Sabtu, 9 Mei 2026
Beranda blog Halaman 13297

Makan Jalan, Dua Pengendara Sepeda Motor Tewas

0
Warga melihat korban tergeletak usai kecelakaan di Teluk Bakau, Minggu (16/7). F.Slamet/Batam Pos.

batampos.co.id – Dua pengendara sepeda motor tewas karena kecelakaan di Teluk Bakau Kelurahan Kawal Kecamatan Gunung Kijang Minggu (16/7) sekitar pukul 05.15.

Dua pengendara yang tewas adalah Yuko (24) warga Rawabangun Kelurahan Toapaya, sedangkan korban lainnya bernama Wanto (38) warga Kampung Wakatobi, Kawal.

Kepolisian menyimpulkan kecelakaan maut itu disebabkan salah satu korban meleng (tidak berhati-hati) karena saat berkendara korban sembari menyulut api untuk merokok.

Kecelakaan bermula saat itu Yuko pengendara sepeda motor Vario BP 3412 AB membonceng Agus bergerak dari arah Trikora ke arah Kawal. Saat berkendara Yuko sempat menyulut api untuk merokok. Diduga karena kejadian itu, sepeda motor yang dikendarai Yuko keluar dari jalan.

“Makan jalan,” kata Kasat Lantas Polres Bintan AKP Anjar Yagota ke Batam Pos, kemarin. Ketika melaju dengan kecepatan tinggi, tiba-tiba dari arah berlawanan datang sepeda motor Yamaha Mio BP 5370 BM yang dikendarai Wanto.

Wanto saat itu memacu kendaraan dengan sangat kencang karena akan berangkat ke tempat kerjanya di Trikora. “Depan sama depan tabrakan, adu kambing,” kata Anjar Yagota.

Kecelakaan itu mengakibatkan kepala dan mulut Yuko mengeluarkan darah segar, sedangkan Agus luka parah dengan keluar darah di bagian kepala dan telinga. “Yuko tewas dalam perjalanan ke rumah sakit, kalau Agus tewas di tempat,” ujarnya.

Sedangkan rekan korban yang dibonceng, bernama Agus hanya mengalami luka lecet. Kedua korban saat ini, sudah di RSUD Kepri Tanjungpinang.

Anjar mengimbau ke depan agar pengendara sepeda motor berhati-hati saat mengendarai sepeda motor di jalan. “Jangan main hape atau menyalakan rokok. Karena berbahaya. Beberapa detik saja, kecelakaan bisa terjadi,” tukasnya. (cr21)

Menpar Arief Yahya Hadiri Halal Bihalal Ikawangi di TMII Jakarta

0

Menteri Pariwisata Arief Yahya bersama Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat, dan Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas memenuhi undangan Halal bi Halal 1438 H Ikatan Keluarga Besar Banyuwangi (Ikawangi) di Anjungan Jawa Timur, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Minggu (16/7).

Di sini Menpar menyampaikan 3 Key Success Factor dalam pengembangan pariwisata Indonesia dan Dunia.

Menpar Arief Yahya menyebut, hanya 2 negara di ASEAN dalam periode 5 bulan pertama tahun 2017 ini yang masuk dalam Top-20 negara yang pertumbuhan pariwisatanya dahsyat, salah satunya adalah Indonesia.

“Hal ini tentunya tidak terlepas dari semangat gotong royong atau Indonesia Incorporated dalam Pemerintahan Kabinet Kerja dan juga pemimpin daerah. Semua itu bisa terjadi karena faktor 3 A (Atraksi, Aksesibilitas dan Amenitas) yang terintegrasi dengan baik di era sekarang ini. Dan hal ini juga terjadi di Banyuwangi,” kata Menpar Arief Yahya dalam sambutannya.

Hal ini disebutkan Menpar juga bahwa hal yang sama dimana Bupati Banyuwangi Azwar Anas sangat concern pada pariwisata dan hasilnya sudah tampak saat ini, dimana Banyuwangi sebagai Kota Festival terbaik dengan 72 Festival sepanjang tahun 2017 ini. “Banyuwangi beruntung punya Bupati keren kayak Pak Anas. Pak Anas pemain kelas nasioanal. Untuk tahun 2017, Banyuwangi menggelar sebanyak 72 festival, dan ini luar biasa karena secara kuantitas dan kualitas selalu mengalami peningkatan tiap tahun. Jadi Banyuwangi layak dinobatkan sebagai the best festival city dan di nomor dua adalah Solo yang tahun ini menggelar 57 event selama setahun,” jelasnya.

Arief mengatakan, dengan adanya Banyuwangi Festival, Kabupaten Banyuwangi mampu meningkatkan kunjungan wisatawan dengan perputaran uang mencapai Rp 1,5 triliun selama setahun. “Kita pakai hitungan kasar saja, jika kunjungan wisatawan asing yang mencapai 80.000 dan menghabiskan uang rata-rata 500 dollar AS per hari dan wisatawan nusantara yang jumlahnya sekitar Rp 3,2 juta dan menghabiskan sekitar Rp 850.000 sampai Rp 1 juta per hari, maka ada perputaran uang sekitar Rp 1,5 triliun di Banyuwangi,” jelas Arief.

Di sini Menpar juga kembali menegaskan soal CEO Commitment. Dirinya juga  mengucapkan terima kasih kepada Presiden Jokowi yang menjadikan sektor pariwisata sebagai salah satu dari Top-5 leading sector di negara ini. Menanggapi pujian Menpar Arief Yahya, Bupati Banyuwangi Azwar Anas berterima kasih telah disupport oleh Menteri Pariwisata dan jajaran Kemenpar dalam mempromosikan dan mengembangkan Pariwisata Banyuwangi sebagai bagian dari Bali and Beyond.

“Hal inilah menurutnya yang telah berhasil mengubah image Banyuwangi menjadi kota Festival dan Pariwisata, serta mengangkat citra Banyuwangi di tingkat nasional dan internasional. Terima kasih Bapak Menteri Pariwisata,” ujarnya.

Bupati Banyuwangi lebih lanjut meminta tolong kepada Menteri Pariwisata untuk dapat merangkul Air Asia sebagai Airline Low Cost Carrier membuka akses konektivitas udara dari luar dan daerah lain di dalam negeri ke Banyuwangi. “Nanti kami akan menggratiskan biaya ground handling dan parkir pesawat Air Asia sebagai insentifnya bila bersedia membuka rute ke Banyuwangi,” kata Anas.

Sementara, Gubernur DKI Jakarta Djarot meyakinkan bahwa tidak salah kalau Menteri Pariwisata berasal dari Banyuwangi. Selain karena destinasi dan atraksinya luar biasa, dikembangkan dengan sangat baik dan ditunjang dengan keseharian masyarakat Osing yang menunjang Pariwisata, yang kuat akan ramah tamah, plural, dan budaya yang luar biasa!

Dan Gubernur DKI Jakarta penerus Basuki Tjahaya Purnama ini juga berterima kasih karena budaya dan kesantunan warga Osing (Ikawangi) di Jakarta telah memperkaya keragaman di Jakarta dan mampu berbaur dengan baik bersama warga perantau dari daerah lainnya

“Dimana Bumi Dipijak, Disitu Langit Dijunjung! Terima kasih Warga Banyuwangi,”  tutupnya.(*)

Bondowoso Mengundang Turis untuk Cicip Kopi Arabika Khas

0
ilustrasi: pixabay

Bermodal kopi dengan aroma khas, Kopi Arabika Bondowoso mampu menarik wisatawan. Kopi dengan label Arabika Java Raung Ijen itu, mampu mengundang 22 pelaku kopi dunia dari 12 negara untuk datang langsung ke Bondowoso, Jumat (14/7).

Kehadiran mereka disambut di pendapa kabupaten dan mencicipi kopi rakyat Bondowoso. Tidak hanya itu, mereka juga dibawa ke tempat proses kopi arabika java ijen raung di Kecamatan Sukosari. Dua belas negara ini diantara dari Irlandia, Perancis, Spanyol, Inggris, Belanda, Australia, Amerika, Thailand, Singapura, Taiwan, Thiongkok, dan Arab Saudi.

“Bagus! Kopi Indonesia makin mendunia. Kita bukan penghasil kopi terbesar dunia, kita kalah dari Brasil. Tetapi kopi-kopi Indonesia punya karakter yang khas dan berbeda, dari satu daerah dengan daerah lain! Kota kita istimewa,” ungkap Menpar Arief Yahya.

Syafrudin, Ketua Asosiasi Kopi Spesialty Indonesia (Aksi) mengatakan, tujuan mereka ke Bondowoso untuk mengenalkan kopi Bondowoso ke dunia. “Sehingga dapat mengangkat derajat petani kopi serta meningkatkan devisa negara” katanya.

Hadirnya para pelaku kopi dunia tersebut, tentu akan ada dampak untuk meningkatkan kualitas dan produktifitas kopi Bondowoso ini. “Untuk tingkat lokal kopi Bondowoso sudah luar biasa banyak cafe-cafe jadi konsumen, termasuk juga cafe di Australia,” terangnya.

Kedatangan para ahli kopi tersebut juga ada tim spesialty Eropa, sehingga ini jadi promosi langsung kopi Bondowoso. “Mereka sudah coba semua dan mengapresiasi kopi Bondowoso,” terangnya.

Syafrudin menambahkan, sebelum ke Bondowoso para ahli kopi tersebut sudah pernah mencoba kopi Bondowoso di negaranya masing-masing.

Bupati Bondowoso Amin Said Husni mengatakan, kedatangan para pelaku kopi di negaranya masingmasing ini karena ingin melihat langsung perkebunan kopi Bondowoso dan prosesnya. “Mereka sudah kenal sebelumnya bahwa Bondowoso sebagai salah satu daerah penghasil kopi terbaik di dunia. Mereka ini juga penasaran dengan bagaimana proses pengolahan dan kebun kopi di Bondowoso,” paparnya.

Dengan kunjungan tersebut, Amin berharap, makin memperluas kopi arabika java raung ijen sebagai kopi arabika spesialty di mancanegara. Selain itu, tambah dia, juga memberikan nilai tambah bagi petani kopi Bondowoso. “Ini juga sekaligus promo wisata kopi Bondowoso jika mereka kembali ke negara asalnya,” katanya.

Sementara Team, warga kebangsaan Belanda ini mengatakan, Kopi Arabika Java Ijen Raung dari Bondowoso ini punya rasa yang bagus.

Sejak 2011, kopi rakyat yang dikembangkan di cluster perkebunan kopi di Sumber Wringin sudah mulai diekspor ke mancanegara. Catatan Dishutbun Bondowoso menyebutkan, pada pengiriman tahun pertama, ekspor sebanyak 17,6 ton (1Kontainer).

Tahun kedua melonjak sebanyak 12 kontainer atau 236,5 ton. Sedangkan pada 2013 lalu, ekspor mencapai 155,3 ton atau sebanyak 6 kontainer.

Menurut Amin Said Husni, sejak enam tahun terakhir pihaknya memberi perhatian besar dalam pengembangan kopi dengan membuat klaster kopi. Pemkab Bondowoso bersama Puslitkoka, Bank Indonesia (BI), dan sejumlah lembaga lainnya, bahu-membahu membenahi sektor budidaya dan kelembagaan petani kopi di Bondowoso.

Kerja keras itu membuahkan hasil nyata. Saat Temu Lapang Kopi yang diselenggarakan di Kebun Percobaan Andungsari milik Puslitkoka Indonesia, Bupati Amin mengatakan, kopi arabika Java Ijen Raung sudah mendapat sertifikat Indikasi Geografis (IG) dari Kementerian Hukum dan HAM.

IG adalah semacam hak paten komoditas di satu kawasan. Selain itu, ekspor kopi arabika terus meningkat dari tahun ke tahun. Pada 2014, volume ekspor baru 529 ton, lalu 2015 mencapai 800 ton, dan 2016 sekitar 1.600 ton.
Malah, sejak 2016 lalu Bupati Amin Said Husni membuat branding Bondowoso sebagai Republik Kopi. Branding ini rupanya merangsang tumbuhnya entrepreneur muda untuk memproduksi kopi arabika siap seduh. Kopi siap seduh itu dijual dengan beragam merek, kemasan, dan harga.(*)

Sriwijaya dan Salim Group Bangun Bandara Swasta di Bintan

0

Kawasan pariwisata Lagoi, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau terus bersolek. Keindahan Lagoi, yang makin lengkap amenitas dan atraksinya kini akan dilengkapi dengan akses Bandara yang mumpuni.

Nah, bandara swasta pertama di Bintan itu sedang digarap PT Bintan Resort Cakrawala (BRC) salah satu pengelola tempat wisata di Pulau Bintan bersama Sriwijaya Air.

Luas totalnya 1.300-1.500 hektare. Semua akan ditopang anggaran 100 juta – 150 juta dollar AS.

Pembiayaannya berasal dari Gallant Venture, induk perusahaan Bintan Resort yang  dimiliki Salim Group. dan pembangunan bandaranya dan ditargetkan rampung tahun depan.

”Kami sudah mulai land preparation, hanya sekarang ini sedang membuat aspal runaway dan membangunan bandara,” kata General Manager PT Bintan Resort Cakrawala Abdul Wahab, dihubungi di Bintan, Sabtu (15/7).

Selain bandara, peluang lain yang digarap dari kerja sama tersebut ialah pembangunan fasilitas bengkel pesawat atau maintenance repair overwhole (MRO) milik Sriwijaya Air di area bandara tersebut, termasuk pembuatan landasan baru.

Pada tahap pertama, pembangunan mencakup runway sepanjang 3.000 meter, gedung bandara dan MRO. Targetnya, pembangunan tahap pertama kelar pada tahun 2019 dan setahun kemudian siap operasional.

“Dengan selesainya pembangunan bandara tahap pertama ini diharapkan bisa mendatangkan sebanyak dua sampai tiga juta wisatawan ke Pulau Bintan,” ucap Wahab

Lebih lanjut untuk tahap kedua, ungkap Wahab, pembangunan meliputi airport hub, yang mana akan terdapat industri maskapai dan sekolah penerbangan. Keberadaan sekolah ini untuk mempersiapkan tenaga kerja di sektor tersebut. Target penyelesaian tahap kedua di tahun 2025.

“Kami menargetkan setelah airport hub selesai, bisa mencetak 25.000-35.000 tenaga kerja ahli dari berbagai wilayah di Indonesia,” kata Wahab.

Tahap selanjutnya akan dibangun runway kedua. Sejauh ini, Bintan Resort hanya fokus pada pembangunan Bandara Bintan. Terkait fasilitas MRO, Bintan Resort dan Sriwijaya Air melayani reparasi pesawat dari maskapai penerbangan lain. Pertimbangannya, jumlah bengkel pesawat di Indonesia masih terbatas.

“Kami juga akan menerima international repair, tidak hanya maskapai Indonesia saja, karena sejauh ini pesawat yang rusak harus diperbaiki di luar negeri,” katanya.

Dengan adanya Bandara Bintan, Wahab menargetkan, sampai akhir tahun setidaknya ada sebanyak 600.000 turis datang ke Pulau Bintan. Sebesar 80 persen merupakan turis asing.

“Potensi pariwisata Bintan sangat menarik wisman. Rata-rata per tahun wisatawan asing mencapai 200.000 pelancong. Juga dukung dengan fasilitas hunian Bintan Resor, sekitar 7.000 kamar,” pungkasnya.

Menteri Pariwisata Arief Yahya menyambut baik pembukaan bandara dengan pemiliknya dari pihak swasta. Pria asal Banyuwangi tersebut mengungkapkan Bintan masih menjadi primadona bagi wisatawan lokal dan mancanegara. Ribuan turis berduyun-duyun datang untuk menikmati keindahan Lagoi.

“Jumlah kunjungan wisman pada 2016 mencapai 2.004.000 wisman, atau 17% dari total wisman yang datang ke Indonesia. Dengan adanya Bandara Bintan, masalah Air Conectivity dan kekurangan seat nantinya akan terbantu, ” ucap Menpar Arief Yahya.  (*)

Pokcai Tenggelam, Satu Tekong dan Dua ABK Diperiksa

0

batampos.co.id – Polres Bintan, saat  ini masih terus melakukan pendalaman terkait penyebab tenggelamnya rakit penyeberangan (Pokcai) di selat Bintan, Sabtu (15/7), sekitar pukul 17.00 WIB.

Kecelakaan laut tersebut menyebabkan satu korban meninggal dunia, yakni Mahani, istri Kepala Desa Pengujan.

Kapolres Bintan, AKBP Febrianto Guntur Sunoto mengatakan dalam kasus ini tim penyidik dari Polres Bintan sudah memeriksa tiga orang saksi diantaranya satu Tekong, yakni Putra Irawandi, 21 (PI), warga Selat Bintan I, dan dua Anak Buah Kapal (ABK), masing-masing bernama M Febri, 16, dan Jefri Eka Julizar, 19.

“Sementara ini tiga orang yang kami periksa masih jadi Saksi. Kita masih dalami apa yang menjadi penyebab kecelakaan itu,” ungkap Guntur, Minggu (16/7).

Selain mendalami keterlibatan tekong dan Abk, lanjutnya pihaknya juga akan mendalami keterlibatan dari pihak pengelola Pokcai yang diketahui dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) terkait adanya dugaan kelebihan muatan yang tidak sesuai dengan kapasitas dari rakit penyeberangan tersebut.

“Dalam pengungkapan kasus ini kita masih alami kesulitan, seperti untuk memeriksa para saksi korban, karena masih trauma dengan kejadian kemarin,” tuturnya.

Untuk itu kata Guntur, tim penyidik berencana akan mendatangi langsung ke rumah beberapa saksi mata malam ini untuk mendapatkan keterangan, sekaligus mendata identitas dari korban seluruhnya.

“Kita akan mengupayakan agar kasus ini bisa cepat selesai dan bisa segera terungkap,”

Sebelumnya, dari informasi yang berhasil didapat, tenggelamnya rakit penyeberangan ini diduga diakibatkan karena kebocoran di bagian bawah rakit yang menyebabkan air terus masuk sebelum sampai ke tempat penyebrangan, sehingga mengakibatkan kapal tenggelam.

Dari data yang dihimpun dilokasi kejadian didapatkan pokcai tersebut mengangkut 25 orang penumpang, yang ditambah 1 unit mobil berplat hitam serta 8 unit sepeda motor.

Seluruh penumpang diketahui langsung terjun ke laut saat mengetahui adanya kebocoran.

20 orang diantaranya berhasil selamat, dan 4 orang lainnya mengalami luka dan lemas, sehingga harus dilarikan ke Puskesmas Desa Busung untuk mendapatkan perawatan medis.

Sementara itu, satu orang penumpang bernama Mahani yang merupakan istri Kepala Desa Pengujan, nyawanya tidak bisa tertolong meskipun sempat mendapatkan pertolongan medis di RSUP Tanjunguban. (cr20)

Etape 3, Tour de Flores 2017 Beberkan Pariwisata NTT

0

Pembalap Iran bernomor punggung 121, Arvin Moazamigodarzi (Iran) jadi yang pertama melewati garis finis pada etape ketiga Tour de Flores 2017 Ende – Mbay yang berjarak 83,3 kilometer dengan waktu 2 jam 5 menit 57 detik.

Pembalap asal Inggris Daniel Whitehouse (Inggris) dari CCN Cycling Team (Laos) berada di posisi kedua dengan selisih 53 detik dari sang juara. Pembalap Spanyol Edgar Nieto Nohales dari 7 Eleven Cycling Team (Filipina) di tempat ketiga. Selisih waktu Edgar dengan Arvin sebanyak 1 menit detik.

Start dilaksanakan pukul 09.30 WITA di Kantor Bupati Ende, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT), Minggu (16/7). Sebanyak 71 pembalap yang mengikuti etape ketiga memulai lomba dengan menempuh rute seremonial sepanjang 9,2 kilometer. Lokasi finis berada di Lapangan Berdikari Mbay, Nagekeo.

Sepanjang rute terdapat satu titik sprint dan dua titik king of mountain (KOM). Sprint pertama berada di kilometer 28 di Nangapanda. KOM pertama di KM 51,5 di Bidoa Boatuwe dengan ketinggian 618 mdpl (kategori dua). KOM kedua di KM 70,2 di Kapela Lape berketinggian 521 mdpl (kategori empat).

Sprint pertama diraih Arvin, disusul Keisuke Aso (Jepang) dari Kinan Cycling Team (Jepang) serta Daniel Whitehouse. Arvin juga menjadi yang terbaik pada KOM pertama, diikuti Edgar Nieto, Daniel Whitehouse, Keisuke Aso, pembalap Kenya Joseph Gichora Kamau dari Futuro Pro Cycling (Australia) dan Selamat Juangga (Indonesia) dari KFC Cycling Team (Indonesia). KOM kedua dikuasai Arvin, Nieto dan Whitehouse.

Klasemen umum TdF 2017 masih dipegang pembalap Selandia Baru Nick Miller dari Futuro Pro Cycling Team (Australia) dengan total waktu 9 jam 40 menit 48 detik. Dengan begitu, Miller tetap berhak mengenakan PLN Yellow Jersey.Klasemen pembalap Indonesia terbaik (Mandiri White Jersey) dan pembalap ASEAN (BTN, PP Properti, Bank NTT Blue Jersey) terbaik juga tak beranjak dari Imam Arifin.

Tak ada perubahan juga dalam klasemen pembalap tercepat (BNI Green Jersey) dan raja tanjakan (BRI Polkadot Jersey). Green Jersey masih dikenakan Hyeongmin Choe (Korea Selatan) dari Geumsan Insan Cello dan BRI Polkadot Jersey disandang Keisuke Aso.

Kejuaraan dengan lisensi 2.2 Federasi Balap Sepeda Internasional (Union Cycliste Internationale/UCI) balap sepeda internasional Tour de Flores (TdF) 2017 melahirkan juara baru pada setiap etape. Pada etape pertama Larantuka-Maumere, Jumat (14/7), pembalap Australia, Drew Morey dari Terengganu Cycling Team (Malaysia) finis terdepan.

Sedangkan pada etape kedua Maumere-Ende, giliran pembalap sepeda Indonesia Imam Arifin dari KFC Cycling Team yang naik podium satu. Etape keempat Tour de Flores 2017 akan dimulai pada pukul 09:00 WITA dan para pebalap menempuh jarak 170.9 kilometer dari Mbay menuju Borong.

Tim Genpi #GenerasiPesonaIndonesia juga ikut mengawal balapan sepeda internasional ini. @Genpi_NTT, @GenpiJateng, @GenpiJogja @PesonaId_travel terus melaporkan realtime dari lokasi balapan dengan hastag #PesonaTDF2017.

Sejak Etape1 melepas hastag khusus #PesonaEtape1 lalu #PesonaEtape2TDF  dan #PesonaEtape3TDF di etape 3. Yang mereka liput bukan hanya sport event atau balapannya. Tetapi juga destinasinwisata yang dilewatinya.

Sementara itu, TdF 2017 dengan slogan yang berkaitan erat dengan promosi wisata, yakni “Explore the Wonderful Land” diyakini menjadi sarana efektif bagi promosi potensi wisata di Nusa Tenggara Timur (NTT). Terbukti, di tiap tempat-tempat wisata di masing-masing etape selalu masuk dalam pemberitaan (media value) TdF 2017.

Kepala Bidang Promosi Wisata Buatan, Kementerian Pariwisata, Putu Gayatri mengaku optimistis penyelenggaraan Tour de Flores 2017 akan membuat potensi wisata di sejumlah kabupaten di Pulau Flores, NTT akan semakin populer di dunia.

“Setidaknya pada tahun-tahun mendatang sudah dapat kita lihat hasilnya, berupa peningkatan jumlah kunjungan wisatawan,” kata Gayatri saat meninjau pelaksanaan TdF 2017 di Ende, NTT, Minggu (16/7). TdF 2017 yang digelar kedua kalinya ini berlangsung pada 14 – 19 Juli 2017.

Lomba balap sepeda ini menempuh jarak sepanjang 721.5 km dan terbagi atas enam etape. Perlintasannya berawal dari Larantuka di Flores Timur sampai dengan Labuan Bajo di Manggarai Barat.

Menurut Gayatri, lomba ini bisa membuat publik dunia makin mengenal Flores.

“Berbeda dengan lomba lari marathon yang bisa mendatangkan ribuan orang pada saat pelaksanaan, pada event balap sepeda mungkin yang datang hanya 200-an orang, namun event ini bisa untuk promosi yang efektif melalui media,” kata Gayatri.

Gayatri memuji panitia Tour de Flores 2017 yang selama ini gencar memasukkan agenda promosi wisata saat mempopulerkan lomba tersebut. Misalnya, dengan menggelar lomba swafoto (selfi) di instagram terkait lomba itu di pulau Flores.

Dia berharap Pemprov NTT dan pemkab-pemkab di Pulau Flores segera mengimbangi upaya promosi tersebut dengan memperbaiki berbagai kekurangan sarana pendukung sektor pariwisata di sana.”Terutama dalam akomodasi dan transportasi ke tempat-tempat tujuan, serta juga harus meningkatkan kualitas SDM sektor pariwisata,” kata Gayatri.

Dia mencatat, di Pulau Flores, sektor pariwisata yang sudah tergarap lumayan baru Ende dan Labuhan Bajo. Padahal banyak objek wisata potensial lainnya di Pulau Flores yang belum banyak digarap.

Situs resmi lomba balap sepeda ini, www.tourdeflores.org, melengkapi informasi di lamannya dengan memaparkan sejumlah tempat wisata potensial di Pulau Flores. Tempat-tempat itu berada tak jauh dari perlintasan balapan.

Misalnya, untuk wisata pantai, ada Tanah Kreket, Oa, Meko, Ina Barak, Kojogete, Tanjung, Paga, Wolotopo hingga Pantai Panggajawa. Selain itu, wisata alam di Gua Maria Lewoleba, Pulau Pangabatan, Sumber Mata Air Panas Sabu Tobo, Sumber Mata Air Panas Adum, Sumber Mata Air Panas Lebalimut dan Bukit Maria Nilo.

Sementara untuk potensi wisata budaya, ada Gereja Antik Peninggalan Portugis, Regalia Peninggalan Raja-Raja Sikka, Kerajinan Tenun Ikat, Situs Rumah Pengasingan Bung Karno dan Situs peninggalan perang dunia II.(*)

Hasil etape ketiga: 1. (121) Arvin Moazamigodarzi (Iran), Pishgaman Cycling Team (Iran) 02:05:57  2. (64) Daniel Whitehouse (Inggris), CCN Cycling Team (Laos) +00:53  3. (1) Edgar Nieto Nohales (Spanyol), 7 Eleven Cycling Team (Filipina) +01:21  4. (141) Thomas Lebas (Prancis), Kinan Cycling Team (Jepang) +02:43  5. (2) Jesse Ewart (Australia), 7 Eleven Cycling Team (Filipina), +03:51  6. (4) Marcelo Felipe (Filipina) , 7 Eleven Cycling Team (Filipina) +03:53  7. (142) Jai Crawford (Australia), Kinan Cycling Team (Jepang) +03:53  8. (82) Selamat Juangga (Indonesia), KFC Cycling Team (Indonesia) +03:53  9. (144) Kenji Nakahishi (Jepang), Kinan Cycling Team (Jepang) +03:53  10. (105) Ho San Chiu (Hongkong), HKSI Pro Cycling Team (Hongkong) +03:53

Pembalap Indonesia Terbaik etape ketiga: 1. (82) Selamat Juangga (Indonesia), KFC Cycling Team (Indonesia) 02:09:50 2. (153) Bambang Suryadi (Indonesia), Banyuwangi Road Cycling Team (Indonesia) 02:09:50 3. (85) Muhammad Abdurrohman (Indonesia), KFC Cycling Team (Indonesia) 02:09:5

Pembalap Asia Tenggara terbaik etape ketiga: 1. (4) Marcelo Felipe (Filipina) , 7 Eleven Cycling Team (Filipina) 02:09:50 2. (82) Selamat Juangga (Indonesia), KFC Cycling Team (Indonesia) 02:09:50 3. (25) Jonel Carcueva (Filipina), Team Go for Gold (Filipina) 02:09:50

Klasemen Umum TdF 2017:
1. (32) Nick Miller (Selandia Baru), Futuro Pro Cycling Team (Australia) 09:40:48
2. (84) Muhammad Imam Arifin (Indonesia), KFC Cycling Team (Indonesia) +00:58
3. (141) Thomas Lebas (Prancis), Kinan Cycling Team (Jepang) +01:13
4. (4) Marcelo Felipe (Filipina) , 7 Eleven Cycling Team (Filipina) +02:19
5. (142) Jai Crawford (Australia), Kinan Cycling Team (Jepang) +02:25
6. (121) Arvin Moazamigodarzi (Iran), Pishgaman Cycling Team (Iran) +04:59
7. (145) Genki Yamamoto (Jepang), Kinan Cycling Team (Jepang) +05:35
8. (81) Jamal Hibatullah (Indonesia), KFC Cycling Team (Indonesia) +06:15
9. (2) Jesse Ewart (Australia), 7 Eleven Cycling Team (Filipina), +07:29
10. (85) Muhammad Abdurrohman (Indonesia), KFC Cycling Team (Indonesia) +07:48

Klasemen sementara pembalap Indonesia terbaik Tour de Flores 2017:
1. (84) Muhammad Imam Arifin (Indonesia), KFC Cycling Team (Indonesia) 09:41:46
2. (81) Jamal Hibatullah (Indonesia), KFC Cycling Team (Indonesia) 09:47:03
3. (85) Muhammad Abdurrohman (Indonesia), KFC Cycling Team (Indonesia) 09:48:36

Klasemen sementara pembalap Asia Tenggara terbaik Tour de Flores 2017:
1. (84) Muhammad Imam Arifin (Indonesia), KFC Cycling Team (Indonesia) 09:41:46
2. (4) Marcelo Felipe (Filipina) , 7 Eleven Cycling Team (Filipina) 09:43:07
3. (81) Jamal Hibatullah (Indonesia), KFC Cycling Team (Indonesia) 09:47:03

Klasemen sementara pembalap sprint terbaik Tour de Flores 2017:
1. (71) Hyeongmin Choe (Korea Selatan), Geumsan Insan Cello (Korea Selatan) 13 poin
2. (175) Wu Chih Hao (Taipei), Action Cycling Team (Taipei) 11 poin
3. (85) Muhammad Abdurrohman (Indonesia), KFC Cycling Team (Indonesia) 6 poin

Klasemen sementara pembalap raja tanjakan:
1. (143) Keisuke Aso (Jepang), Kinan Cycling Team (Jepang) 18 poin
2. (121) Arvin Moazamigodarzi (Iran), Pishgaman Cycling Team (Iran) 14 poin 3. (141) Thomas Lebas (Prancis), Kinan Cycling Team (Jepang) 10 poin

Klasemen tim terbaik:
1. Kinan Cycling Team (Jepang) 29:11:41
2. KFC Cycling Team (Indonesia) 29:17:06
3. 7 Eleven Cycling Team (Filipina) 29:21:44

BP Batam Lelang Pengelolaan Air pada Awal 2019, Siap-siap Ya…

0
ilustrasi

batampos.co.id – Badan Pengusahaan (BP) Batam, akan memulai lelang pengelolaan air bersih, yang saat ini di kelola PT ATB Batam. ‎Lelang direncanakan akan dimulai awal tahun 2019, walau kontrak ATB berakhir 2020. Sementara dokumen yang disiapkan untuk kepentingan lelang, sekarang sudah mulai disiapkan dan selesai persiapan pada tahun 2018.

Rencana itu diungkapkan Deputi Bidang Pengusahaan dan Sarana Lainnya, Badan Pengusahaan (BP) Batam, Purba Robert ‎M Sianipar, Jumat (21/8) di Batam. Dimana, disiapkan dokumen termaksud terkait dengan aset-aset yang akan masuk dalam dokumen lelang.

“Sekarang persiapkan dokumen yang diharap selesai 2018. Kita harap, awal 2019 sudah mulai lelang,” kata Robert.

Diharapkan, pada akhir tahun 2019 mendatang sudah diketahui pemenang lelang. Sehingga setelah itu ada proses transisi dengan pemenang tender pengelola air pasca ATB. “Sehingga masa transisi antara ATB dengan pemenang tender, berjalan dengan baik,” harapnya.

Dimana, aset-aset ATB yang ada saat ini, termaksud pipa yang ditanam, akan diserahkan ke BP Batam setelah masa konsesi berakhir. “Kalau ada masa transisi sekitar dua tahun, maka proses transis akan berjalan dengan baik. Sehingga tidak ada gangguan pelayanan terhadap masyarakat,” kata Robert.

Saat ini diakui, sedang disiapkan untuk proses pengalihan dari ATB melalui tim pengakhiran konsesi dengan ATB. Dimana tim pengakhir konsesi itu sudah dibentuk dan merupakan tim internal. Tim ini akan bekerjasama dengan sejumlah pihak untuk mengakhiri konsesi dengan ATB.

“Saat ini kami sedang menyiapkan. Ada tim pengakhiran konsesi dari internal, bersama BPSPAM, Kementerian PUPR, Meko Perekonomian,” ujar Robert.

Terkait kemungkinan ATB akan mengelola air bersih di Batam kembali, Robert tidak menutup kemungkinan. Hanya saja ditegaskan, siapapun yang menang lelang nanti, tidak menurunkan pelayanan dari yang dijalankan ATB saat ini. Apa lagi ATB sudah memiliki pengalaman dalam mengelola.

“Dengan pengalamannya, silahkan. Tapi siapapun yang menang, kinerjanya tidak boleh turun. Akan kita buat persyaratan yang akan memuat target minimal. Target minimal, sesuai kondisi saat ini,” tegasnya

Investor yang berminat mengelola air bersih di Batam, dinilai tidak perlu khawatir soal suplay air kedepan. Dimana, air saat ini, cukup untuk suplai air hingga tahun 2022. Dimana, saat ini sambungan pelanggan rumah yang ada 268ribu.

“Yang di ruli (rumah liar) juga kami layani, karena air merupakan kebutuhan dasar,” imbuhnya.

Ditempat sama, Kepala Kantor air dan Limbah BP Batam, Binsar Tambunan mengatakan, untuk persediaan air bersih di Batam, mereka juga sudah menyiapkan rencana. Dimana, direncanakan Batam akan interkoneksi air dengan Bintan dan Lingga. Selain itu, akan ada dukungan suplay air limbah yang di kelola.

“Kita siapkan rencana interkoneksi air Batam, Busung Bintan dan Lingga. Kita rencanakan di Bintan, ada Busung,” imbuhnya.(mbb)

Warga Lapor Ada Pocong, Polisi Datang dan Berhasil Menangkapnya

0
ilustrasi

batampos.co.id – Warga resah dihantui pocong, mereka lapor ke polisi. Polisi pun berhasil menangkapnya.

Adalah Warga di Kelurahan Kalaka, Kecamatan Bunta, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah yang bebeberapa hari belakangan dilanda keresahan dan bahkan ada yang ketakutan menyusul kemunculan hantu pocong yang gentayangan di ruas jalan Trans Sulawesi.

Atas laporan ini, polisi pun turun ke TKP untuk membuktikan kebenaran laporan tersebut. Walhasil, polisi benar-benar menemukan pocong. Namun pocong yang ditangkap bukan pocong hantu melainkan dua orang remaja nakal yang menggunakan kostum bak hantu pocong.

Ulah iseng dua remaja berinisial F dan D itu pun, akhirnya harus berurusan dengan aparat kepolisian.

Keduanya diamankan aparat Polsek Bunta, Jumat (13/7) dini hari, saat beraksi menakut-nakuti pengendara yang kebetulan melintas di jalur Trans Sulawesi, Kelurahan Kalaka.

Beberapa masyarakat yang melintas, sempat mengira bahwa kain putih yang sengaja dipasang para remaja itu, adalah hantu pocong.

Kapolsek Bunta, Iptu Chandra mengatakan, aksi para remaja ini sudah berulang kali dilakukan, sehingga membuat resah masyarakat sekitar. Bukan hanya warga Kalaka yang jadi korban keisengan, namun juga sejumlah pengendara truk, mobil dan motor yang lewat di jalan Poros Palu-Luwuk itu.

Setelah menerima laporan, aparat Polsek Bunta kemudian bergerak. Kapolsek Bunta memerintahkan Bhabinkamtibmas serta Kanit Intel Polsek Bunta untuk mengecek kebenaran laporan awal masyarakat tentang adanya hantu pocong.

Hasilnya ternyata benar, hantu pocong tersebut tidak ada, melainkan hanya F dan D, yang didapati sedang memegang kain putih tersebut. Dua remaja yang masih berusia 13 tahun ini pun, digelandang ke Mapolsek Bunta.

“Adapun maksud dari kedua pelaku melakukan perbuatan tersebut semata mata untuk menakut nakuti warga Kelurahan Kalaka serta pengendara yang melintas di jalan,” jelas Chandra sebagaimana dilansir dari Radar Sulteng.

Chandra mengimbau agar masyarakat tidak mudah takut apalagi menemui kejadian serupa. “Kepada seluruh masarakat agar tidak mudah terprovokasi serta mempercayakan aparat kepolisian tentang laporan atau hal-hal yang meresahkan,” jelasnya.

Dua remaja ini pun, tidak diproses hukum, hanya diberikan teguran dan pembinaan saja. (bar/sad/JPG)

Anak Jeremy Thomas Disekap, Sekarang Sudah …

0
Kapolda Jabar Anton CH bersam artis Jeremy Thomas yang merupakan ayah dari Axel Mathew (instagram Jeremy Thomas)

batampos.co.id – Axel Mathew anak artis Jeremy Thomas menjadi korban penyekapan dan penganiayaan.

Pelakunya adalah beberapa oknum yang mengaku sebagai anggota polisi dari Satuan Narkoba Polres Bandara Soekarno Hatta, Sabtu (15/7).

Ketika dikonfirmasi, Jeremy membenarkan hal itu. Menurut dia, mulanya penyekapan dilakukan di sebuah hotel di kawasan Kemang, Jakarta Selatan.

Axel, kata dia ketika itu berada di rumahnya di wilayah Cilandak, pukul 19.00 WIB, mendapat telepon dari seorang temannya untuk diminta datang ke hotel tersebut.

Axel saat tiba pukul 19.30 WIB, langsung diciduk oleh beberapa orang menggunakan baju preman dengan kondisi mulut berbau alkohol.

“Axel Korban sempat berontak dengan melarikan diri karena menyangka mereka adalah preman yang sedang mabuk. Namun berhasil ditangkap, dan ternyata mereka adalah oknum polisi diduga dari Satuan Narkoba Polres Bandara Soetta,” terang Jeremy saat dikonfirmasi, Senin (17/7) dini hari.

Lebih lanjut Jeremy menerangkan, korban sempat disekap selama empat jam hingga pukul 22.30 WIB.

Ketika di dalam kamar, Axel dipaksa untuk mengaku menggunakan dan memiliki narkoba. Korban juga sempat mendapat aksi pemukulan.

Mengetahui kejadian itu, Jeremy melaporkan peristiwa penyekapan ke Mapolda Metro Jaya.

“Akhirnya dilepaskan setelah kita melapor dibantu oleh dari Jatanras Polda Metro Jaya, karena tidak ditemukan bukti narkoba padanya (Axel),” ucapnya.

Akibat dari kejadian itu, Axel mendapat luka memar di bagian wajah, tangan, kaki dan punggung. “Visum sudah dilakukan di RSCM,” ucapnya.

Dia menuturkan, kasus penyekapan dan penganiayaan oleh diduga oknum polisi dari Polres Bandara Soetta ini bakal dilaporkan ke Divisi Propam Mabes Polri. (elf/JPG)

Kapolri: Perairan Indonesia Longgar

0
Kapal penyelundup sabu satu ton diamankan di Dermaga Bea dan Cukai, Tanjunguncang, Batuaji, Sabtu (16/7). F Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Sebuah kapal berhasil mengirim sabu-sabu seberat 1 ton ke Indonesia. Hal ini menunjukkan kondisi keamanan perairan Indonesia terlalu longgar. Kapal itu berhasil ditangkap di perairan Tanjung Berakit, Bintan, Kepulauan Riau.

Perairan Tanjung Berakit hanya berjarak sekitar 35 km dari Tanjung Sepang, Malaysia.

Artinya, kapal pesiar tersebut ditangkap pada detik-detik akhir akan keluar wilayah Indonesia.

“Penangkapan dilakukan sekitar pukul 15.00,” ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divhumas Polri Brigjen Rikwanto.

Melihat longgarnya perairan di Indonesia, Kapolri Jenderal Tito Karnavian memandang perlu adanya evaluasi.

Setelah menghadang, kata Rikwanto,petugas langsung menangkap pengemudi dan penumpang kapal pesiar. Ada lima warga negara Taiwan. Mereka adalah

  1. Tsai Chih Hung,
  2. Sun Chih Feng,
  3. Kuo Chun Yuan,
  4. Kuo Chun Hsiung,
  5. Juang Jin Sheng.

“Mereka ditetapkan sebagai tersangka,” jelasnya.

Salah satu ABK kapal Wanderlust warga Taiwan digiring anggota polisi diatas kapal saat reka ulang penangkapan di Dermaga Bea Cukai, Tanjunguncang, Batuaji, Minggu (16/7). F. Dalil Harahap/Batam Pos

Polisi juga menggeledah kapal pesiar bernama Wanderlust yang berbendera Republic of Sierra Leone, Afrika, itu.

Apakah narkotika ditemukan? Dia menjelaskan, saat penggeledahan itu, sama sekali tidak ditemukan barang haram. Hanya disita 2 unit rubber boat dan 2 unit mesin boat.

“Masih terus dikembangkan,” jelasnya.

Selanjutnya, kapal digiring ke Pelabuhan Tanjung Uncang, Batam. Lima tersangka tersebut diperiksa. Diketahui, masih ada satu orang lagi yang terlibat.

“Masih diperiksa apa dan bagaimana keterlibatannya,” terang jenderal berbintang satu tersebut.

Sementara itu, Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombespol Argo Yuwono menuturkan, belasan personel gabungan Polda Metro Jaya, Polresta Depok, dan Polda Kepulauan Riau mendapatkan informasi nama kapal tersebut pada Jumat (14/7). Tim mendapat kabar itu dari salah seorang narasumber.

Setelah mendapat kabar tersebut, polisi segera menghubungi Bea Cukai Batam. Argo mengungkapkan, bea cukai-lah yang berwenang menghadang kapal itu. Polisi dan Unit Kejahatan Kekerasan Laut (Jatanrasla) Lantamal IV Tanjungpinang dengan Tim Patroli Bea Cukai Batam menguntit kapal Wanderlust.

“Penguntitan dilakukan beberapa jam,” terangnya. (idr/sam/c10/ang)