Jumat, 10 April 2026
Beranda blog Halaman 13319

DPMPTSP Sediakan Posko Aduan THR

0

batampos.co.id – Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) dan Ketenagakerjaan Hasfarizal Handra menegaskan, sesuai aturan terbaru setiap perusahaan wajib membayarkan Tunjangan Hari Raya (THR) Satu
bulan sebelum lebaran, selasa (23/5).

Ia mengatakan setiap perusahaan di Bintan sudah harus menyiapkan THR karyawannya sejak dini.

Pasalnya DPMPTSP tidak mau mendengar adanya keluhan dari para karyawan perusahaan akibat keterlambatan pembayaran THR.

“Sekarang pembayaran THR tidak lagi seminggu menjelang lebaran. Aturannya sebulan sebelum lebaran sudah dibayarkan. Sebenarnya semua perusahaan itu sudah tahu, menjelang sebelum puasa THR itu sudah harus dibayarkan,” ujar
Hasfarizal, Selasa (23/5)

Merujuk aturan 2017, lanjut Hasfarizal, THR tidak dibayarkan seminggu sebelum lebaran seperti tahun-tahun sebelumnya.

Menurutnya dari aturan terbaru, THR seyogyanya harus dibayarkan sebulan sebelum lebaran atau menjelang puasa. Namun, semua bergantung pada perusahaan.

Kalau ada perusahaan tetap memilih membayarkan seminggu sebelum puasa, itu boleh saja. Dengan catatan THR dibayarkan sesuai prosedur.

“Kita minta semua harus dibayarkan. Termasuk pekerja muda yang baru bekerja, nanti kan dihitung sesuai masa kerjanya,” tegasnya.

Hasfarizal menuturkan pihaknya juga sudah menyiapkan posko khusus THR di kantor Dinas PMDPTSP dan Ketenagakerjaan Bintan. Karyawan atau pekerja yang bermasalah dengan THR perusahaan dapat langsung mendatangi posko tersebut. Semua aduan terkait THR akan disikapi secara cepat oleh DPMPTSP dan Ketenagakerjaan.

“Kami ada buat posko pengaduan THR, tiga hari puasa posko itu sudah terbentuk, jadi pekerja yang bermasalah dengan THR dengan perusahaan silahkan datang ke posko,” jelasnya.

Selain posko, lanjutnya DPMPTSP juga meneruskan informasi himbauan THR ke serikat-serikat pekerja di Bintan.
Para serikat pekerja dapat menjembatani hal-hal yang berkaitan dengan THR pekerja dengan perusahaan.

Ia menambahkan dari data yang tercatat di DPMPTSP ada sebanyak 171 perusahaan yang berdiri di Bintan. Jumlah itu sudah termasuk Perusahaan Modal Asing (PMA) dan Perusahaan Modal Dalam Negeri (PMDN). DPMPTSP dan Ketenagakerjaan
memastikan, 171 perusahaan tersebut tidak pernah bermasalah dengan THR karyawannya. (cr20)

Lagi, BP Batam Tertibkan Babi di Sekitaran Dam Duriankang

0
 F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – BP Batam kembali menertibkan puluhan babi yang berada dikawasan Dam Duriangkang. Dimana sebelumnya BP Batam menertibkan kawasan Monggak, Rabu (24/5) lalu giliran kawasan Rindu Malam I yang terletak didepan Perumahan Mediterania.

“Kurang lebih, kawasan yang kami tertibkan itu sekitar 10 Haktare,” kata Direktur Ditpam BP Batam, Budi Santoso, kemarin.

Ia mengatakan di kawasan Rindu Malam I, pihaknya menemukan masih ada sekitar 50 ekor babi berkeliaran. Sehingga pihak BP Batam kembali mengambil langkah tegas.

“Babi yang ada itu, sisa dari penertiban sebelumnya. Kami musnahkan lagi, dengan cara dibakar,” tuturnya.

Namun ada beberapa orang yang mengakui pemilik dari babi-babi tersebut. Pihak BP Batam mempersilahkan mereka membawa keluar, babi milik mereka. “Kalau yang tak ada pemiliknya, kami bakar dan kubur. Tapi ada yang klaim, kami minta membawa babi tersebut keluar dari kawasan Dam Duriangkang,” ujarnya.

Penindakan ini dilakukan, kata Budi setelah pihaknya menemukan masih adanya babi-babi yang berkeliaran. “Sejak ditertibkan, kami awasi terus. Ini kami tindak lagi,” ungkapnya.

Budi mengatakan bahwa pihaknya tak akan pernah berhenti menindak, oknum-oknum nakal yang mencoba memelihara babi di sekitaran Dam Duriangkang. Oleh sebab itu, ia menuturkan pihak Ditpam BP Batam akan melakukan pengawasan secara berkala.

“Untuk mencegah masuknya orang-orang yang ingin mendirikan perternakan babi, atau hal-hal lainnya yang dapat mencemari air di Dam Duriangkang,” tuturnya.

Tak hanya babi saja, Budi menuturkan pihaknya juga melakukan penindakan terhadap keramba ikan ilegal yang didirikan di kawasan Dam Duriangkang. Selain itu juga kebun-kebun yang digarap warga, dengan cara menebang pohon-pohon besar disekitaran Dam Duriangkang. Bila pohon tersebut ditebang, makan akan menurunkan daya serap air di sekitaran Dam Duriangkang.

“Sudah dua hari kami bekerja, dari kemarin (22/5) dan sekarang (23/5). Nanti ada temuan lagi, kami turun dan tindak lagi,” ujarnya. (ska)

Rossa Hibur Konsumen One Residence

0
Artis ibukota Rosa tampil memukau saat menghibur warga Batam pada acara customer gathering One Residence di Hotel Harris Batam Center, Senin (22/5). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – One Residence Apartment menggelar acara customer gathering yang dihadiri ratusan pemilik maupun calon pemilik suite di One Residence Apartment. Acara ini digelar di Ballroom Hotel Haris, Batam Center, Senin (15/5) malam.

Dalam acara customer gathering ini, pemilik apartemen maupun calon pembeli di hibur dengan artis papan atas Rossa. Dalam penampilannya, Rossa membawakan beberapa lagu populernya. Diantaranya lagu berjudul Pudar, Ku Menunggu, Terlanjur Cinta dan beberapa lagu hits lainnya.

Customer gathering ini kita menghadirkan Rossa untuk memanjakan para pemilik unit maupun yang belum memiliki unit di One Residence,” ujar Chief Project Marketing, Reagan Halim.

Dijelaskan Reagan, One Residence merupakan apartement pertama di Batam yang bersebelahan langsung dengan terminal ferry internasional,Batam Center, pusat perbelanjaan Mega Mall dan berada tepat di pinggir laut. Sehingga hunian eksklusif ini, dapat memanjakan pemiliknya dengan pemandangan laut.

“Jadi kami punya pelantar di tepi pantai. Konsumen yang sudah membeli apartemen One Residence dapat berjalan pada pagi hari hari maupun sore di sepanjang pelatar fasilitas apartemen,” ucapnya.

Reagan menyatakan, One Residence Apartemen memiliki 336 unit suite yang terbagi ke dalam 25 lantai. Dari jumlah suite yang tersedia, hingga Senin (22/5) malam sudah laku terjual hingga mencapai 55 sampai 60 persen.

“Malam ini, dalam acara customer gathering sudah bertambah lagi unit yang terjual. Perkiraannya, malam ini sudah terjual hingga puluhan unit,” paparnya.

Reagan menambahkan, pembangunan apartemen One Residence sendiri akan segera dilakukan pada bulan Agustus 2017 mendatang dan akan dilakukan serah terima pada Desember 2019.

“Konsumen yang telah membeli itu ada berbagai macam. Baik itu Warga Negara Indonesia (WNI) maupun Warga Negara Asing (WNA),” imbuhnya. (cr1)

Indonesia-Vietnam Bersitegang di Natuna Petugas PSDKP Ditangkap, TNI Kerahkan KRI

0
ilustrasi foto: humas psdkp

batampos.co.id – Ketegangan kembali terjadi di Laut Cina Selatan. Kali ini melibatkan Indonesia dan Vietnam. Kapal patroli Hiu Macan milik Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) dihadang kapal Penjaga Pantai (coast guard) Vietnam, saat menindak kapal-kapal nelayan Vietnam yang kedapatan mencuri ikan di laut Natuna, Minggu (21/5). Satu kapal ikan Vietnam tenggelam, sementara satu awak kapal PSDKP ditahan kapal patroli pantai Vietnam.

“Petugas PSDKP yang ditahan Penjaga Pantai Vietnam itu namanya Gunawan,” ujar Koordinator pengawas PSDKP Natuna Syaiful Anam kepada Batam Pos, Selasa (23/5).

Namun Syaiful enggan berkomentar banyak karena kasus ini telah diambil alih oleh pusat.

Hal senada dikatakan Satuan Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Batam. Meski membenarkan, namun enggan berkomentar banyak.

“Peristiewa itu benar, tapi kami tak bisa beri komentar banyak karena ini sudah diambil alih pusat,” ujar Kepala seksi (Kasi) Penindakan dan Pengawasan PSDKP Batam Syamsu, Selasa (23/5).

PSDKP pusat dalam keterangan resminya kemarin membenarkan ketegangan tersebut. Semua berawal saat kapal PSDKP Hiu Macan 001 sedang melakukan penyisiran di perairan Natuna dengan alur pencarian dari utara ke selatan.

Sekitar pukul 10.00 WIB, di perairan Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia  (WPP-NRI) 711, Hiu Macan berhasil mendeteksi dan menyergap lima kapal ikan Vietnam yang kedapatan sedang melakukan aktivitas penangkapan ikan.

Kelima kapal nelayan itu kemudian digiring menuju daratan dalam formasi iring-iringan dengan kapal Hiu Macan 001 memimpin di depan.

Namun dalam perjalanan, tiba-tiba muncul Kapal Pengawal Pantai (Coast Guard) milik Vietnam CSB 8005 menguntit dari belakang. Kapal ikan vietnam terbelakang, bernomor lambung  KH 97579TS, tiba-tiba ditabrak oleh CSB 8005 hingga tenggelam. Sebanyak 44 ABK KH 97579 TS bersama satu orang awak kapal pengawas (AKP) bernama Gunawan yang mengawal kapal paling belakang saat digiring ikut mencebur ke laut. Mereka lantas diangkut dan diselamatkan oleh CSB 8005.

Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Eko Djalmo membenarkan peristiwa tersebut.

“Setiap satu kapal ditangkap, perwira kapal diamankan dan dinaikkan ke Hiu Macan. Satu orang petugas PSDKP lantas ditempatkan di setiap kapal untuk mengawasi sisa kru, kapal paling belakang petugas ditempatkan adalah Gunawan,” ujarnya.

Sebelum kapal tenggelam akibat ditabrak kapal penjaga pantai Vietnam, Gunawan yang berada di KH 97579 TS, sempat mengirim panggilan darurat bahwa kapal ikan Vietnam yang ia jaga akan tenggelam.

“Akhirnya Hiu Macan terpaksa memutar ke belakang untuk menyelamatkan Gunawan,” tutur Eko.

Namun, saat Hiu Macan tiba, kondisi KH 97579 sudah hampir ditelan air laut. Eko menyebut, Gunawan diselamatkan oleh kapal Vietnam. “Putar baliknya butuh waktu,” tutur Eko.

Eko menjelaskan Hiu Macan “hanyalah” kapal berlambung fiber glass ukuran 32 meter. Kapal ini dihadapkan dengan CSB 8005 dengan ukuran sekitar 80 meter dengan lambung besi dan dilengkapi senjata meriam. Kalah jumlah dan senjata, Hiu Macan akhirnya mundur dan meminta bantuan TNI AL.

KRI Pattimura akhirnya dikirim dari pangkalan Sabang Mawang Ranai untuk memberikan bantuan. “Saat KRI Pattimura tiba di lokasi, kapal penjaga pantai Vietnam tak ada lagi, begitupun kapal nelayan yang sempat digiring sudah pada kabur,” kata Eko.

Komandan Lantamal IV Tanjungpinang Kolonel Laut (p) Ribut Eko Suyatno membenarkan TNI AL langsung mengirim KRI ke lokasi untuk membantu kapal Hiu Macan milik PSDKP.

“Nanti kami kirim satu KRI lagi. Kemungkinan itu KRI Diponegoro atau KRI Hasanuddin. Semua sesuai dengan arahan dari Pangarmabar,” kata Ribut Eko Suyatno saat dihubungi Batam Pos, Selasa (23/5).

Dari informasi yang didapat pihaknya, pemerintah pusat juga berusaha menghubungi otoritas Vietnam terkait kasus ini. Ribut mengatakan Kemenlu sudah memanggil Dubes Vietnam, untuk mengkoordinasikan hal ini.

“Kru PSDKP yang terbawa itu atas nama Gunawan,” tuturnya.

Ribut mengatakan pihaknya masih menunggu arahan dari pemerintah pusat. “Kami masih menunggu, informasi lebih lanjut nanti akan kami sampaikan,” ujarnya.

Sementara itu, meski kapal penjaga pantai Vietnam dan empat kapal Vietnam tersisa diperkirakan kabur kembali ke Vietnam, namun Hiu Macan berhasil menahan 11 awak kapal dari kelima kapal nelayan Vietnam yang diamankan diawal penangkapan.

Bukan Penyanderaan

Sekjend KKP Rifky Effendi Hardjianto menolak untuk menyebut insiden ini sebagai situasi penyanderaan. Menurutnya, Gunawan dilaporkan berada di Vietnam dalam kondisi sehat.

“Vietnam bakal mengembalikan Gunawan kapanpun kami minta,” katanya.

Rifky menyebut, Menteri KKP Susi Pudjiastuti telah mengontak kedubes Vietnam di Jakarta untuk mengurus pengembalian Gunawan sekaligus merundingkan langkah menyikapi insiden ini.

“Semuanya akan kami selesaikan secara diplomatik, tidak ada penyanderaan,” katanya.

Meski demikian, investigasi akan tetap berjalan untuk memastikan apakah kapal KH 97579 tenggelam karena ditabrak ataukah faktor lain. Selain itu, Rifky menyebut dalam waktu dekat Indonesia akan melepaskan sebagian sekitar 400 orang nelayan Vietnam yang ditahan di Natuna.

“Tapi sekali lagi ini bukan pertukaran sandera,” pungkas Rifky.

Wakil Ketua I DPRD Natuna Hadi Candra mengatakan, insiden di laut
Natuna itu menjadi pelajaran yang sangat tidak bisa dilupakan. Menurutnya, insiden tersebut menandakan pertahanan laut di Natuna masih diremehkan
negara tetangga.

“Jelas kami sangat menyayangkan insiden seperti ini terulang. Ini tidak bisa dibiarkan. Presiden harus cepat membangun pertahanan laut di Natuna. Minimal setingkat Pangkalan Utama, sehingga KRI bisa siaga di Natuna, dan bergerak cepat dalam kondisi seperti ini,” kata Candra, Selasa (23/5). (arn/jpg/eja/ska)

Pak Jusuf Kalla Tak Punya Ambisi Jadi Presiden, Ingin Rehat, Katanya

0
Wapres Jusuf Kalla. Foto: JPG

batampos.co.id – Dua tahun jelang Pemilihan Presiden (Pilpres), Partai Golkar nampaknya tak bakal ‘mengutus’ kembali Jusuf Kalla pada rivalitas 2019 mendatang.

Sang Wapres mengaku ogah ikut kembali di Pilpres 2019.

Dia mengaku sudah ingin beristirahat. Selain itu, JK mengatakan ingin meluangkan lebih banyak waktu untuk keluarga.

“Saya kan mau istirahat setelah ini. Pastilah ingin menikmati dengan cucu dan sebagainya,” kata JK di rumah dinasnya, Jakarta Pusat, Selasa (23/5).

JK pun setuju dengan suara-suara di DPP Golkar yang menginginkan agar Golkar segera menyodorkan calon wakil presiden untuk Jokowi nanti. Pasalnya, Golkar sudah resmi akan mengusung Jokowi pada pilpres 2019 nanti.

“Perlu lah di internal Golkar (dibahas). Golkar perlu mengevaluasi kader yang cocok untuk itu (calon wapres). Yang jelas bukan saya,” demikian JK. (jar/rmol/mam/JPG)

Kondisi Novel Dikabarkan Membaik

0
Novel Baswedan di atas kursi roda

batampos.co.id – Kondisi Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan Novel pasca penyiraman air keras kini semakin membaik.

Ia telah 43 hari menjalani perawatan mata intensif di Singapura.

Ia pun telah menjalani operasi beberapa waktu lalu, .

Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, setelah enam hari dilakukan operasi membran terhadap kedua mata Novel, dokter melakukan empat tindakan. Yaitu, uji membaca huruf dan angka, pemeriksaan tekanan mata, scaning mata, dan pengobatan.

“Tekanan mata normal (kanan: 15, kiri:19), kemampuan melihat mata kiri meningkat dari kemarin, namun masih sebatas melihat jari tangan, dan mata kanan sedikit menurun pada level 80/24 (melihat huruf besar di papan uji)” kata Febri saat dikonfirmasi, Rabu (24/5).

Febri mengatakan, penurunan tersebut terjadi karena pemasangan membran dan lensa kontak. Serta, merupakan konsekuensi di beberapa hari pasca operasi dilakukan.

“Diharapkan pemasangan membran akan merangsang pertumbuhan jaringan selaput mata secara signifikan,” ujar Febri.

Menurut Febri, untuk memastikan tidak ada infeksi, dilakukan scanning pada kedua mata. Hasilnya bagus dan kondisi kedua mata dalam keadaan baik.

Febri menambahkan, Novel merasakan mata kiri perih dan gatal, serta radang di tenggorokan. Menurut dokter, perih dan gatal pada mata akan membaik karena itu adalah akibat pasca operasi. Untuk radang tenggorokan dilakukan pengobatan.

“Terkait dengan penanganan kasus penyerangan Novel, kami belum mendapat informasi pihak yang melakukan teror tersebut. Kita harap pelaku dapat diproses dan kasus ini bisa dituntaskan,” pungkasnya. (Put/jpg)

Taiwan Larang Makan Daging Anjing

0
Anjing-anjing di salah satu pasar di Asia. (Kim Kyung-Hoon/Reuters)

Parlemen Taiwan menyetujui perubahan UU Perlindungan Binatang yang memuat larangan mengonsumsi anjing dan kucing.

’’Ini menunjukkan bahwa Taiwan adalah masyarakat yang sangat peduli dengan kesejahteraan binatang,’’ jelas legislator Wang Yu-min.

Pada 2001, Taiwan mulai melarang penjualan daging anjing dan kucing. Namun, konsumsi daging tersebut saat itu masih diperbolehkan. Larangan hanya diterapkan di beberapa kota.

Revisi UU tersebut berawal dari perilaku masyarakat Taiwan yang telah berubah. Dulu, di Taiwan, sebagian besar penduduk mengonsumsi daging anjing.

Namun, seiring dengan berjalannya waktu, binatang yang kerap disebut sebagai sahabat manusia yang paling setia itu lebih banyak menjadi peliharaan dibanding santapan di meja makan.

Presiden Tsai Ing-wen terkenal sebagai penyayang binatang. Dia kerap mengunggah foto bersama dua kucing kesayangannya, Cookie dan A-Tsai, selama masa kampanye pemilu presiden tahun lalu. Dia juga mengadopsi tiga anjing pemandu yang sudah tua.

Tekanan masyarakat agar pemerintah memberikan perlindungan lebih pada binatang juga kiat kuat. Sebab, belakangan marak laporan kasus kekerasan terhadap hewan.

Misalnya, tahun lalu militer Taiwan harus minta maaf setelah beredar video tiga tentara yang menyiksa dan mencekik anjing liar hingga tewas dengan menggunakan rantai besi. Saat itu, penduduk turun ke jalan untuk menuntut pertanggungjawaban.

Agar tak ada yang melanggar, pemerintah memberikan sanksi cukup berat. Orang yang ketahuan mengonsumsi daging dua binatang tersebut didenda 250 ribu dolar Taiwan atau setara dengan Rp 108,6 juta.

Di dalam UU itu, juga diatur hukuman untuk orang yang berlaku kasar maupun membantai binatang. Bukan hanya anjing dan kucing, melainkan seluruh binatang. Pelaku bakal dihukum 2 tahun penjara dan didenda 2 juta dolar Taiwan (Rp 869,4 juta). Jika kedapatan mengulangi perbuatannya, pelaku akan dipenjara hingga 5 tahun dan didenda lebih dari dua kali lipat.

’’Pelaku yang melanggar aturan baru itu juga akan dipermalukan di depan umum. Nama dan foto mereka akan dipampang pemerintah,’’ bunyi aturan dalam UU tersebut.

Mengajak binatang peliharaan jalan-jalan kini juga diatur. Pemilik tidak diperbolehkan lagi menaiki kendaraannya, baik sepeda motor maupun mobil, sambil membiarkan binatang kesayangan mereka berlari di sampingnya.

Daging anjing banyak dikonsumsi di negara-negara Asia, sedangkan daging kucing lebih jarang. Contohnya, Festival Yulin yang berlangsung di Tiongkok setahun sekali. Itu adalah festival makan daging anjing.

Setiap tahun, ada sekitar 10 ribu anjing yang dibunuh dan dimakan di Kota Yulin. Festival itu kerap mendapatkan kritikan dari para aktivis dan penyayang binatang. (AFP/TheTelegraph/sha/c23/any)

Pembalap F1 Jelajahi Kawasan Pariwisata Lagoi

0
GGM PT BRC, Abdul Wahab, kepala Dispar Bintan, Luki Zaiman Prawira menjamu kehadiran Pebalap F1, Rio Haryanto ke Warung Yeah, Area Lagoi Bay, Kawasan Pariwisata Lagoi, Selasa (23/5).

batampos.co.id – Pembalap Formula 1 asal Indonesia, Rio Haryanto telah menjelajahi seluruh lokasi di Kawasan Pariwisata Lagoi, Kecamatan Teluk Sebong dari 19-21 Mei. Kehadiran pembalap kelahiran Solo, Jawa Tengah (Jateng) 1993 silam itu ingin berekreasi serta meramaikan perhelatan Bintan Triathlon 2017 di Area Nirwana Gardens Resort.Putra dari pernikahan Sinyo Haryanto (ayahnya-red) dan Indah Pennywati (ibunya-red) ini mengaku sangat takjub dengan keindahan alam yang dimiliki Lagoi. Bahkan sibungsu dari empat bersaudara ini kagum dengan kehebatan PT Bintan Resort Cakrawala (BRC) yang merubah Bintan menjadi indah.

“Saya kagum dengan PT BRC yang mampu merubah dan mengelola hutan Bintan menjadi kawasan yang indah. Bahkan terbaik kesatu di Indonesia,” ujar Rio ketika diwawancarai, kemarin.

Diakatakan Rio, meskipun hanya dua hari mengelilingi Lagoi dan seharian penuh berkompetisi di event sport tourism yang bergengsi. Dirinya sudah bisa memprediksikan bahwa indahnya pantai dan alam di Lagoi bisa menggeser posisi Bali di Indonesia.

Menurut Rio, nilai jual tinggi yang dimiliki Bintan yaitu sangat dekat jaraknya dengan Malaysia dan Singapura. Poin inilah yang tidak dimiliki Bali maupun Jakarta dan lainnya.

“Surganya Indonesia itu Lagoi. Bukan saya saja yang mengakuinya tapi rekan-rekan saya juga kagumi indahnya Lagoi,” bebernya.

Sementara itu, Group General Manager (GGM) PT BRC, Abdul Wahab mengucapkan terimakasih atas pujian yang diberikan Rio Haryanto. Begitu juga dengan PT BRC sangat berterimakasih juga kepadanya atas kehadirannya di Lagoi.

“Kami ucapkan terima kasih atas kunjungan Pembalap F1 ke Lagoi. Dia (Rio-red) mengakui takjub dengan indahnya alam disini,” katanya.

Lebih terkesima lagi, kata Wahab kehadiran Rio Haryanto sangat berpengaruh besar pada kunjungan wisatawan mancanegara dan lokal. Sebab selain ingin melihat Rio, wisatawan juga ingin bertanding secara langsung dengan Pembalap F1 itu.

Wahab berharap disetiap event sport tourism yang digelar di Lagoi bisa didukung oleh semua pihak.Baik dari pemerintan pusat maupun pemerintah daerah.

“Kalau bisa tak hanya Rio sajayang didatangkan. Tapi setiap event ada atlet terkenal yang dihadirkan kesini sehingga mampu menjadi daya tarik baru bagi wisatawan datang ke Bintan,” ungkapnya. (ary)

Bayangkan Makan Enak Ditemani Tikus….. Hmmm….

0

Di San Francisco, ada animal cafe yang tak biasa. Kafe pop-up itu menyajikan binatang tamu berupa tikus.

Ya tikus.

Selama dua hari, yakni 1 dan 7 Juli, salah satu sudut The San Francisco Dungeon akan disulap jadi kafe tikus. Tidak perlu khawatir tikusnya jorok. Sebab, hewan-hewan pengerat itu disuplai Rattie Ratz, kelompok penyelamat tikus di Bay Area. Mereka bersih dan bebas penyakit. Plus, bisa diadopsi sebagai hewan peliharaan di rumah.

Menurut juru bicara Rattie Ratz, tikus domestik adalah peliharaan yang menyenangkan.

”Tikus sangat cerdas dan gampang dilatih. Selain itu, ia bisa berbaur dengan hewan lain,” paparnya sebagaimana dikutip Huffington Post.

Untuk bisa merasakan suasana kafe tikus, pengunjung akan dikenai biaya USD 49,99 (Rp 663 ribu).

Setelah menyantap menu pastry dan teh atau kopi, pengunjung bisa bermain dengan tikus-tikus tersebut selama 15 menit.

Di Indonesia, sepertinya nggak perlu ribet ke kafe segala kalau mau bermain dengan tikus. Cari saja di tempat-tempat yang tampak terhormat, hehehe… (Huffington Post/c10/fam)

Balada Pelayanan Kesehatan masih Ada

0
ilustrasi

batampos.co.id – Zamil, bayi yang kondisi kritis dan harus ditangani di ruangan Pediatric Intensive Care Unit (PICU) harus meregang nyawa. Dia sempat terlunta-lunta beberapa hari di RSUD Aripin Achmad, Pekanbaru, karena tidak mendapatkan ruangan PICU.
Konon tidak dapatnya ruang itu, karena ayahnya Aswandi terjegal masalah administrasi di rumah sakit tersebut dan harus diselesaikan.

Akhirnya ruang PICU yang semula ada dan telah di-booking pihak rumah sakit awal, RSUD Indra Sari Rengat akhirnya habis, karena sudah dipakai oleh pasien non-BPJS.

Dilansir Riau Pos, Zamil diketahui meninggal dunia Minggu dini hari (21/5). Sebelumnya dia sudah berada di rumah sakit itu sejak 16 Mei 2017.

Aswandi menuturkan, dirinya masih tidak habis pikir, bayinya yang sudah kritis sejak pertama kali datang tapi tidak mendapat penanganan serius. Bayi ini awalnya dirawat di RSUD Indra Sari Rengat. Dokter di RSUD di Inhu tersebut mendiagnosa Zamil sudah dalam keadaan kritis hingga harus masuk ruang PICU sehingga dirujuk ke RSUD.

Tapi sesampainya di RSUD Aripin Achmad, Pekanbaru, ternyata masih ada administrasi yang belum lengkap, hingga Aswandi harus menyelesaikannya. Karena terlambat menyelesaikan beberapa menit, ruangan PICU yang sudah di-booking sejak di Rengat keduluan diisi oleh pasien umum. Akibatnya ruang PICU penuh. Setiap kali dan setiap hari dirinya bertanya, ruang PICU selalu penuh.

Sabtu (20/5) malam, beberapa jam sebelum anaknya dinyatakan meninggal, Aswandi tetap berjuang agar anaknya kembali pulih. Akhirnya baru bisa masuk ruang PICU. Malang nasib di bayi, tiba-tiba ketika dokter jaga menyatakan anaknya sudah tiada pada dini hari.

“Saya masih kesal, mengapa rumah sakit begitu lambat menangi anak saya. Padahal anak saya sudah kritis sejak akan dirujuk ke RSUD. Sudah berhari-hari anak saya tidak kunjung masuk ruang PICU, padahal sudah di-booking dan sudah direkomendasikan dokter asal rujuk,” terangnya.

Dirinya ingin mengadu terkait pelayanan buruk RSUD ini ke Ombudsman Provinsi Riau karena memakan korban jiwa anaknya yang baru berusia dua bulan. Sebagai pasien BPJS, dirinya juga sempat bertanya-tanya, apakah pasien BPJS di RSUD masih dinomorduakan hingga pasien umum didahulukan untuk menggunakan ruang PICU

Atas kejadian ini,  pihak RSUD Aripin Achmad membantah tidak memberikan pelayanan terhadap bayi bernama Zamil, buah hati pasangan Irma Yeni dan Aswandi.

“Kami memberikan pelayanan dan menangani secara baik. Kami tidak ada menelantarkan pasien tersebut,” ungkap Masriah.

Lebih lanjut Dirut RSUD Aripin Achmad dr Nuzelly Husnedi mengklaim pada saat itu ruang PICU memang penuh.

“Nanti kalau sudah masuk pasien ada dokter anak yang menanganinya,” sebutnya.

Namun Nuzelly tidak mampu menjelaskan seperti apa kronologi hingga Zamil meninggal dunia ketika ditangani di di RSUD Aripin Achmad.

“Saya belum mendapatkan kondisi klinis bayi tersebut,” singkatnya. (end/*3/iil/JPG)