Senin, 13 April 2026
Beranda blog Halaman 13328

Ada Buaya di Batu Aji

0
foto: dalil harahap / batampos

Seekor buaya ditemukan di Kelurahan Sei langkai, Batu Aji, Batam. Entah bagaimana buaya itu bisa merapat ke darat.

Buaya itu berhasil diikat warga.

 

Hujan, Pengerjaan Drainase Terhambat

0
Ilustrasi normalisasi drainase. F. Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Intesitas hujan yang cukup tinggi belakangan menghambat sejumlah proyek peningkatan saluran drainase di Batuaji. Imbasnya kerusakan drainase semakin parah sebab banjir terus mengikis pinggiran drainase yang belum disemen. Rumah warga terancam ambruk sebab longsor pinggiran drainase tersebut kian melebar hingga ke rumah warga.

Sebelumnya warga perumahan Puri Mas, kelurahan Buliang yang mengeluhkan longsor di drainase depan perumahan mereka. Keluhan serupa juga datang dari warga di perumahan Bumi Agung kelurahan Kibing, Batuaji.

Drainase utama samping perumahan itu juga dilanda longsor. Longsor akibat pinggiran drainase yang terkikis banjir itu juga sudah memakan pinggiran jalan masuk ke perumahan warga.

Drainase dengan lebar mencapai enam meter itu baru berupa galian seperti sungai saja. Belum ada semenisasi apapun sepanjang drainase itu.

“Sudah bertahun-tahun kondisinya seperti ini. Memang sudah parah. Takutnya longsor itu sampai ke rumah kami,” kata Silvia, salah seorang warga di perumahan tersebut, Kamis (25/5) siang.

Setiap kali hujan, kata ibu dua anak itu, pinggiran drainase memang selalu runtuh karena terkikis banjir. Drainase yang semula lebar sekitar empat meter kini melebar mencapai enam meter. Kondisinya sama persis dengan drainase di perumahan Puri Mas. Warga kuatir jika drainase tersebut tak segera disemenisasi maka pemukiman mereka akan diterjang longsor.

“Kalau dibiarkan terus rumah kami di pinggir ini bisa rusak karena longsor ini,” ujar Silvia, warga perumahan Bumi Agung.

Kerasahan warga perumahan Bumi Agung. itu mulai ditanggapi pemerintah kota Batam. Proyek pembangunan drainase dari Dinas Bina Marga kota Batam di RW 21 itu sudah mulai dikerjakan di lokasi drainase tersebut.

CV Tinuntun Jumbun Karsa selaku pelaksana perbaikan drainase sudah mulai membersihkan saluran drainase yang sudah tertimbun tanah longsor. Pemasangan coran semen sudah mulai dilakukan namun baru sebatas di dekat lokasi gorong-gorong depan jalan perumahan Bumi Agung. Pengerjaan drainase itu memang terhambat sebab intesitas hujan yang cukup tinggi menyulitkan pihak proyek untuk merampungkan pengerjaan drainase itu.

“Sudah tiga hari ini kami tak kerja. Gimana lagi hujan terus,” kata seorang pekerja di lokasi proyek tersebut.

Padahal sesuai jadwal awal, proyek tersebut rencananya akan rampung dalam 120 hari kalender kerja. Namun karena kondisi cuaca yang kurang mendukung proyek tersebut bisa saja tidak bisa diselesaikan tepat waktu.

Senada disampaikan oleh pelaksana proyek pengerjaan drainase di perumahan Puri Mas. Intesitas hujan yang tinggi belakangan ini memang menghambat proyek mereka.

“Sudah pasang besi dan mall untuk cor, tapi belum bisa cor karena hujan terus,” Tato, koordinator pekerja proyek drainase di perumahan Puri Mas.

Pengerjaan sendiri kata Tato baru sebatas pengerukan tanah dan pemasangan beso coran di sisi luar jalan masuk perumahan. Sementara di lokasi longsor belum tersentuh perbaikan.

“Baru sebulan kami kerja memang belum sampai ke sana (lokasi longsor) sebab terkendala hujan terus ini,” katanya.

Meskipun demikian diakui Tato, proyek peningkatan drainase itu memang ditargetkan sampai ke lokasi longsor.

“Total 30 meter yang akan kami kerjakan, termasuk sampai ke lokasi longsor itu,” ujar Tato.

Sesuai jadwal awal pengerjaan itu rencananya akan rampung dalam kurun 220 hari kalender kerja. Namun karena terkendala dengan cuaca, pengerjaan itu bisa saja molor nantinya.

“Air (yang mengalir dalam drainase) cukup deras, jadi belum bisa kami lanjutkan cornya,” kata Tato. (eja)

Kadisdik Batam: Kalau Tidak Bisa ke Sekolah Negeri Jangan Dipaksakan

0
SDN 002 Batamkota duduk ditangga sambil bermain bersama kawan-kawan menunggu jemputan. F. Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Batam Muslim Bidin menyalahkan wali murid terkait minimnya animo bersekolah di swasta, satu sisi di sekolah negeri justru berjubel.

“Ini rata-rata karena orang tua murid juga, anaknya harus ke negeri. Harapan betul kesadaran kita semua sebenarnya,” kata Muslim, Kamis (25/5).

Dia berharap, masyarakat tidak memaksakan kehendak anaknya masuk negeri. Menurutnya, sekolah swasta juga tak kalah saing dengan negeri.

“Kalau tidak bisa ke (sekolah, red) negeri jangan dipaksakan, kalau bisa di (sekolah, red) swasta saja,” harapnya.

Menurut dia, Disdik Batam pernah melakukan pembatasan siswa masuk di sekolah negeri berdasar aturan yang berlaku. Namun yang aterjadi justru para wali calon murid justru menyampaikan protes ke Disdik.

“Pernah kita komit betul tak ada lagi (pembiaran tidak merata), malah demo ke kantor. Sampai berhari-hari demo di kantor dinas, penting kesadaran kita dalam hal ini,” harap dia.

Walau terbilang sulit, pihaknya akan mencoba memberlakukan kembali pembatasan siswa ke sekolah negeri dengan merujuk pada aturan yang berlaku. “Sekarang kita akan mulailah. Memang tidak gampang, paling tidak mengeliminir hal ini,”

Sebelumnya, dia mengatakan sekolah negeri tidak bisa lagi mendominasi penerimaan siswa namun harus memeperhatikan sekolah swasta.

“Kalau tak ada murid kasihan swasta, swasta mitra negeri juga,” ujarnya, Senin (22/5).

Diberitakan sebelumnya, Sekretaris Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Batam Heri Supriyadi mengungkapkan daya tampung sekolah swasta di Batam baru terisi sekitar 55 persen. Artinya, selebihnya daya tampung 336 sekolah dari SD hingga SMA sederajat justru kosong.

Ini kontras dengan keadaan sekolah negeri yang bahkan diklaim daya tampungnya kurang. Bahkan, sejumlah sekolah menyelenggarakan dua shift. Untuk itu, dia meminta pemerintah turun tangan, dengan menjamin tidak ada penumpukan peserta didik yang hanya di sekolah swasta.

“Kami harap merata, sesuai aturan . Jangan main tumpuk, jumlah guru bahkan tak sesuai dengan jumlah murid. Terkesan dipaksakan sekolah negeri harus menerima terus,” ucap Heri.

Secara tertulis, BMPS juga pernah melayangkan surat tanggal 6 Maret 2017 dengan nomor 0789/BMPS-III/2017 dengan perihal ‘Permohonan’.

Salah satu isi surat tersebut yakni, dalam penerimaan siswa baru tiga tahun terakhir sama sekali tidak memperhatikan sekolah swasta. Surat tersebut menyebutkan, adanya pembiaran sekolah negeri menerima murid melebihi daya tampung tanpa memperhatikan keberadaan sekolah swasta.  (cr13)

Dishub Pemko Batam Janji Tertibkan Angkot Tak Laik Jalan

0
foto: dalil harahap / batampos

batampos.co.id – Angkutan tak layak jalan masih banyak di Kota Batam. Keberadaannya pun dapat membahayakan para penumpang dan pengguna jalan lain. Tidak ada bumper, mengeluarkan asap tebal, sampai juga kedaluwarsa masa uji kelayakannya namun masih tetap beroperasi.

Kepala Dinas Perhubungan, Yusfa Hendri membenarkan, banyak kondisi angkot yang tak layak jalan. Dishub kata dia, sudah melakukan penindakan bagi angkot yang kedapatan memang tak seharusnya beroperasi.

Kami akan terus tertibkan yang tidak lagi laik (layak dan baik) untuk beroperasi,” tuturnya.

Yusfa juga mengaku sudah menghimbau seluruh para pengusaha dan pemilik badan usaha angkutan umum, untuk segera menghentikan kegiatan operasionalnya karena tidak lagi laik dijalanan dan sangat membahayakan para pengguna jalan.

“Kita sudah lakukan itu, inilah pekerjaan rumah Dishub,” ujarnya.

Menurutnya, tak sedikit angkot yang belum melakukan uji KIR kendaraan. Padahal uji KIR ini kewajiban yang harus dilakukan oleh pemilik kendaraan. Karena piranti utama dalam menentukan kelaikan kendaraan beroperasi dijalan umum.

“Serta tentunya bentuk pengawasan Dishub dalam menjamin kemanan berlalu lintas,” katanya.

Dalam uji KIR tersebut, lanjutnya Dishub akan melakukan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap kendaraan, mulai pemeriksaan dari rem, lampu sampai pada emisi yang dihasilkan, dengan tujuan agar bisa terjamin kelayakan kendaraan.

Sekretaris Komisi III DPRD Batam, Bustamin menyambut baik penertiban angkutan tak layak jalan oleh dishub ini. Karena selain membahayakan penumpang, angkot tersebut juga mengancam keselamatan pengguna jalan lain.

“Ada yang gak ada remnya. bumper copot, itukan bahayakan penggunan jalan lain. Kita minta secepatnya ditertibkan,” tegasnya. (rng)

Kemenag, Pantauan Hilal Dipusatkan di Tanjungpinggir

0
ilustrasi

batampos.co.id – Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Batam, Zulkifili aka mengatakan pemanatauaan hilal untuk menetapkan puasa 1 Ramadan 1438 hijriah akan di pusatkan di Pantai Tanjungpinggir Sekupang, Jumat (26/5). Tim pemantau hilal sebelumnya sudah melakukan pertemuan terkait kegiatan pantauan hilal tersebut.

“Seperti tahun sebelumnya, Insha Allah rukyatul hilal akan kita laksanakan di sana (Tanjungpinggir, red), “kata Zulkifli, Kamis (25/5).

Dia menerangkan pemantauan hill akan dimulai pada pukul 16.00 WIB dengan melibatkan beberapa organisasi masyarakat (ormas) masyarakat Islam. Hujan yang turun beberapa ini, diharapkan tidak menghalangi tim pemantau yang akan bekerja nantinya. Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Badan Metreologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Batam.

Zulkifli menambahkan, selain Batam terdapat 76 titik di Indonesia yang akan menggelar kegiatan yang sama. Dia berharap penetapan awal Ramadan tahun ini bisa serentak. Sebelumnya, pihaknya tlah menerima informasi awal Ramadan dari ormas Muhammadyah.

“Mereka akan mulai puasa, Sabtu (27/5), sedangkan kita masih menunggu hasil sidang isbat yang rencananya akan dilaksanakan Jumat, (26/5),” terangnya.

Pria kelahiran Aceh ini mengimbau kepada penjual makanan dan seluruh umat beragaman di Batam bisa menghormati umat muslim yang menjalankan ibadah nanti.

“Berdagang boleh, tapi mungkin menggunakan penutup seperti tirai, hal ini untuk menghargai yang berpuasa,” imbau Zulkifli. (cr17)

Hang Nadim Perkirakan Mudik lebih Ramai

0
foto: Humas BP Batam

batampos.co.id – Pihak Bandara Internasional Hang Nadim Batam optimis meningkatnya jumlah arus mudik tahun ini, dibandingkan tahun lalu. Walau ekonomi tak begitu baik, tapi Hang Nadim percaya kenaikan penumpang pada saat mudik pada kisaran 8-12 persen.

“Kami perkirakan naik,” kata General Manager Bandara Internasional Hang Nadim Batam, Suwarso, kemarin.

Kenaikan ini terlihat, sebelum Ramadan sudah ada maskapai yang mengajukan extraflight. Sebab biasanya pengajuan ini baru muncul H-14 sebelum Lebaran. Maskapai yang sudah mengajukan extraflight ini yakni Citilink. “Mereka mengajukan untuk empat rute, Batam, Medan, Palembang dan Pontianak,” ucapnya.

Sementara itu maskapai lainnya seperti Sriwijaya, Garuda, Lion masih menunggu arahan dari kantor pusat mereka.

“Saat arus mudik, kami perkirakan penumpang dalam satu harinya menyentuh angka 12 ribu,” tutur Suwarso.

Ia mengatakan arus mudik akan mulai terlihat dari H-14 sebelum Lebaran. Dan puncaknya diperairan dari H-5 sampai H-1.

Dari data Hang Nadim tahun lalu, angkutan Lebaran dari 24 Juni sampai 17 Juli 2016 terdapat sebanyak 1616 penerbangan dan 251864 orang penumpang. “Dengan prediksi naiknya jumlah penumpang ini, kami juga telah meningkatkan pelayanan. Dimana jumlah petugas Avsec juga akan diperbanyak,” ungkap Suwarso. (ska)

Polda Kepri Tingkatkan Kewaspadaan

0
. F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Polda Kepri meningkatkan pengawasan dan kewaspadaan terhadap segala kemungkinan yang terjadi. Hal ini diberlakukan mengingat terjadinya aksis teror yang menewaskan tiga orang polisi di Kampung Melayu,Jakarta, Rabu (24/5).

“Dengan adanya kejadian teror global di Inggris, Filipina. Serta di Jakarta, Bapak Kapolda telah menginstruksikan ke jajarannya untuk meningkatkan keamanan di Kepri,” kata Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol, Erlangga, Kamis (25/4).

Peningkatan pengamanan ini, kata Erlangga sesuai dengan instruksi Kapolda di daerah-daerah keramaian seperti Mall, Plaza dan tempat-tempat ibadah.
Tak hanya itu saja, markas-markas polisi seperti Polresta, Polres dan Polda pengamanannya juga ditingkatkan.

“Kepada masyarakat diminta juga tetap selalu tenang dan waspada,” ujar Erlangga.

Selain itu ia meminta kepada masyarkat menyampaikan ke pihak kepolisian terdekat, bila menemukan hal-hal aneh. Atau orang-orang gerak geriknya mencurigakan.

“Sekecil apapun informasi, sangat berguna bagi kepolisian,” tuturnya.

Erlangga meminta kepada seluruh masyarakat yang ada di Kepri, untuk tidak membagikan foto-foto korban dari aksi teroris. Sebab bila foto tersebut jadi viral di dunia maya, maka akan jadi patokan suksesnya aksi teror para pelaku.

“Selain itu, ini untuk menghormati korban dan keluarganya,” ujar Erlangga.

Ia menjelaskan prinsip terorisme adalah membunuh satu orang, untuk menyebarkan ketakutan kepada jutaan orang.

“Jangan bantu teroris dengan turut menyebarkan ketakutan dan foto korban berlebihan. Mereka ingin kita overreact dan hidup dalam ketakutan,” ucapnya. (ska)

Ziarah Kubur

0

Dua hari jelang bulan Ramadan, warga Batam sudah memadati pemakaman untuk berziarah. Seperti di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Islam Seitemiang, Batuaji maupun di Taman langgeng Sei Panas.

foto: cecep mulyana / batampos

Main-main ke KRI dr. Soeharso-990 dan KRI Sultan Hasanudin-366

0

KRI dr. Soeharso-990 dan KRI Sultan Hasanudin-366 bersandar di Pelabuhan Batu Ampar, Batam. Kesempatan ini dimanfaatkan untuk menerima kunjungan pelajar Batam.

SMA Harapan Utama yang mengunjungi KRI dr. Soeharso pada hari Selasa (23/5/2017), dengan jumlah siswa 17 orang dengan tiga pendampung guru.

Kunjungan selanjutnya dilakukan oleh ketua Jalasenastri Cabang 5 Korcab IV DJAB beserta pengurus Jalasenastri Lanal Batam ke KRI dr. Soeharso-990.

Pada hari Rabu (24/5/2017), beberapa siswa-siswi  sekolah  yang ada di Batam melakukan kunjungan ke KRI, diantaranya yang berkunjung ke KRI Sultan Hasanudin-466 adalah dari SMA 14, Tanjung Sengkuang, Batu Ampar, dengan jumlah 20 siswa dan satu orang guru pendamping, kemudian SMA Harapan Utama, Batam Center sebanyak 20 siswa dengan tiga guru pendamping. Selain itu juga dilanjutkan siswa-siswi Saka Bahari Lanal Batam sebanyak 10 orang.

 

teks / foto: dalil harahap / TNI AL

Porter dan Petugas Terlibat Baku Pukul

0
ilustrasi

batampos.co.id – Salah seorang petugas Bea dan Cukai berinisial Fa terlibat baku pukul dengan seorang buruh angkut (porter), Ul alias J di pelabuhan Batuampar, Rabu (24/4) siang. Tidak terima, Fa mengadu ke Polsek Kesatuan Pelaksanaan Pengamanan Pelabuhan (KPPP).

Kapolsek KPPP AKP Reza Tarigan membenarkan adanya insiden baku hantam antara Fa dan Ul di pelabuhan Batuampar. Ia mengatakan, Fa bertugas untuk mengawasi barang bawaan penumpang di Mesin X Ray Keberangkatan Penumpang.

“Karena situasi hujan lebat, maka terjadilah desakan penumpang, barang dan porter di dekat mesin X Ray. Kerena desak-desakan itu, kemudian Fa mengatur antrian agar lebih kondusif,” ujarnya.

Melihat situasi yang padat tersebut, Fa menepikan barang yang dibawa oleh beberapa porter. Fa meminta barang yang berisikan keramik itu jangan di naikkan dulu ke KM Kelud. Selanjutnya, barang ditepikan di sebelah beberapa orang porter.

“Tidak lama kemudian, ketahuan oleh Fa bahwa ada porter yang menarik barang dari lokasi, kemudian Fa mengambilnya kembali,” katanya.

Agar kejadian yang sama tidak terulang, kemudian Fa membuat garis batas dan memberi peringatan agar jangan mencoba lagi untuk mengambil barang itu. Jika nantinya ketahuan dengan petugas dan melewati batas yang sudah ditentukan, maka akan di tendang oleh Fa.

“Porter tidak mengindahkan himbauan dari Fa, dan Fa pun menendang barang yang melewati batas, dan Ul membalasnya dengan memukul Fa di bagian rahang,” tuturnya.

Setelah kejadian itu, Ul yang memukul Fa sudah melakukan permintaan maaf. Namun, pada siang harinya Fa merakasan yang tidak enak di bagian rahang sebelah kanannya dan melakukan pemeriksaan di Rumah Sakit Awal Bros.

“Setelah memeriksa di rumah sakit itu, Fa langsung membuat laporan ke Poslek. Saat ini masih dilakukan penyelidikan oleh anggota,” imbuhnya. (cr1)