Jumat, 3 April 2026
Beranda blog Halaman 13338

Salad Cemilan Sehat

0
sumber: saladstop.com.sg

Salad dapat menjadi camilan sehat yang tinggi serat, rendah kalori, dan tinggi kandungan air. Salad dengan saus dressing yang rendah kalori dan gula seperti minyak zaitun akan membuat tubuh mendapatkan cukup serat.

“Konsumsi sayur dan buah dapat membuat tubuh merasa kenyang lebih lama,” kata Ahli Gizi dan Nutrisi Nofika Aisyah dalam konferensi pers bersama SaladStop! di Plaza Indonesia, Selasa (9/5).

Nofika menjelaskan camilan salad dapat mencegah kanker dan penyakit jantung serta mencegah tubuh dari obesitas, tekanan darah tinggi, dan stroke. Saat puasa, kata dia, tubuh memerlukan karbohidrat yang cukup, makanan bergizi dan tinggi serat.

Karbohidrat pilihan bisa Quinoa, nasi merah, kentang dan ubi, oatmeal, serealia utuh. Kemudian untuk salad bisa terdiri dari sayuran atau buah.

“Berbagai macam sayuran berdaun hijau, sayuran berumbi, dan buah. Dua-duanya baik, atau bisa dikombinasi jadi salad,” katanya.

Tubuh juga memerlukan makanan tinggi protein yang mudah dicerna. Hal itu agar tubuh tidak mengalami sembelit pada pencernaan.

“Makanan dan camilan kaya serar mencegah konstipasi karena tinggi serat,” jelas Nofika. (cr1/JPG)

70 Orang Oknum TNI Dipecat

0
Pangdam I Bukit Barisan, Mayjen TNI Cucu Somantri, saat memberikan pengarahan terhadap Prajurit TNI di Korem 033 Wira Pratama, F Osias De/batampos.

batampos.co.id – 70 orang oknum prajurit TNI AD di jajaran Komando Daerah Militer (Kodam) I Bukit Barisan dipecat karena terlibat narkoba. Sedangkan 73 lagi sedang menunggu proses pemecatan. Hal itu dikatakan Mayjen TNI Cucu Somantri, saat melakukan kunjungan kerja di Markas Korem 033 Wira Pratama (WP), Senin (8/5) sore.

“Tidak ada ampun kalau terlibat narkoba, pasti dipecat. Untuk itu jangan sekali-kali mengkonsumsi dan menjadi pengedar narkoba,” ujar Cucu Somantri.

Dikatakan Somantri, total keseluruhan anggota TNI AD jajaran Kodam I Bukit Barisan yang terlibat narkoba sebanyak 143 personel dengan rincian 70 orang sudah di pecat dan 73 orang sedang proses pemecatan.

“Narkoba itu bahaya. Prajurit TNI AD sudah diingatkan oleh pimpinan Yakni Panglima TNI, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) agar tidak terlibat atau main-main dengan narkoba,” kata Somantri.

Untuk itu, Pangdam pun berpesan kepada prajurit TNI AD untuk menjauhi narkoba. Selain itu, beliau mengimbau kepada seluruh prajurit untuk menjaga dan membina keluarganya.

“Kalau prajurit terlibat narkoba, kasihan anak istrinya. Lebih baik, kalian membuat kegiatan positif,” ucapnya.

Terpisah Komandan Korem 033 WP, Brigjen TNI Fachri menyebutkan dari 143 personel TNI AD yang terlibat narkoba. Tiga di antaranya merupakan personel Korem 033 WP yang terdiri dari satu orang Perwira, satu Bintara dan satu Tamtama.

“Tiga personel itu tinggal menunggu proses pemecatan. Mereka juga saat ini sudah ditahan,”ujar Fachri.

Dikatakan Fachri, pihaknya selalu mengingatkan personel TNI AD agar tidak terlibat narkoba. Karena memang sesuai aturan hal itu dilarang.

“Kalau terlibat narkoba dan tinggal di asrama maka akan diminta untuk keluar dari asrama,” pungkasnya.(ias)

DP3KB Bintan dapat Bantuan Mini Bus

0

batampos.co.id – Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3KB) Bintan akan membeli satu unit mini bus untuk antar jemput calon akseptor KB di Kabupaten Bintan. Bantuan melalui APBN itu seharga Rp 477.273.000.

“Biasanya tahun lalu untuk antar jemput, mobilnya kami sewa,” ujar Kartini, Selasa (6/5).

Pembelian mini bus itu, kata Kartini sedang tahapan lelang. Kemungkinan akhir Mei mendatang moda transportasi tersebut sudah hadir di Kabupaten Bintan. Sehingga warga yang ingin menjalani program KB bisa bisa pulang pergi.

Namun sambungnya, pelayanan pulang pergi itu hanya diperuntukan bagi warga yang berdomisili di kecamatan satu daratan saja. Mulai dari Kecamatan Bintan Utara, Teluk Sebong, Seri Kuala Lobam, Teluk Bintan, Toapaya, Gunung Kijang, sampai Kecamatan Bintan Timur.

“Target kami tahun ini program KB bisa diikuti 18.000 akseptor. Dari yang mengikuti program cukup dua anak maupun memasang implan dan operasi vasektomi,” jelasnya.

Ditanya untuk dana pemeliharaan mini bus dan biaya operasionalnya, Kartini mengaku kedua pendanaan itu tidak dialokasikan melalui APBN melainkan dikucurkan melalui APBD Bintan 2017 sebesar Rp 72.727.000.  Diantaranya untuk dana pemeliharaan rutin atau berkala kendaraan dinas sebesar Rp 50.000.000 dan pengadaan operasional sarana transportasi pelayanan KB sebesar Rp 22.727.000.

“Semua itu disediakan selama setahun. Mulai dari Januari sampai Desember. Baik pemeliharaannya maupun operasional antar jemput calon akseptornya,” ungkapnya. (ary)

Nelayan Minta Solar Subsidi Tetap Ada

0

batampos.co.id – DPRD Kota Tanjungpinang menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan puluhan nelayan asal Kampung Bugis serta jajaran Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan (DP3) dan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tanjungpinang di Ruang Rapat DPRD Tanjungpinang, Senggarang, Selasa (8/5).

RDP itu membahas persoalan dicabutnya subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar untuk nelayan. Wakil Ketua I DPRD Tanjungpinang, Ade Angga mengatakan nelayan akan tetap mendapatkan subsidi BBM jenis solar dari Agen Premium dan Minyak Solar (APMS) maupun Stasiun Pengisian Diesel Nelayan (SPDN).

Asalkan memiliki kartu yang teregister dari DP3 dan Dishub Tanjungpinang. “Nelayan tidak perlu takut tentang BBM subsidi. Sebab nelayan masih bisa mendapatkannya asalkan ada kartu pass kecil,” ujar Ade dihadapan nelayan.

Bedasarkan Undang-Undang Nomor 23 tahun 2014, kata Ade pendaftaraan kapal perikanan nelayan dibawah kapasitas 10 Grostone (GT) akan ditangani oleh dinas terkait di kabupaten/kota. Sedangkan kapal berkapasitas diatasnya akan ditangani oleh pemerintah provinsi (pemprov).

Jadi bedasarkan aturan itu, lanjut Ade nelayan kecil bisa mengurus perihal mendapatkan BBM bersubisidi maupun kelayakan belayar dari DP3 dan Dishub Tanjungpinang. Sebab dengan memiliki surat tanda kebangsaan kapal atau pass kecil nelayan bisa mendapatkan seluruh bantuan baik bersumber dari APBD maupun APBN.

“Jadi kami minta dinas terkait sosialisasikan adanya aturan ini kepada seluruh nelayan. Sehingga tidak ada lagi kericuhan dalam mendapatkan BBM maupun bantuan lainnya,” bebernya.

Ketua Nelayan Kampung Bugis, Hanafi mengaku tidak mengetahui adanya aturan baru untuk mendapatkan solar subisidi dari pemerintah. Sehingga nelayan terpaksa membeli solar non subsidi yang berpaut sebesar Rp 3 ribuan dari yang subsidi. Imbasnya pendapatan nelayan berkurang akibat menutupi operasional untuk melaut.

“Kalau kami tahu ada aturan itu tak mungkin kami ngadu masalah ini ke dewan. Sebab selama ini kami beli solar non subsidi Rp 8.000 perliternya sedangkan yang subsidi Rp 5.150 perliternya,” katanya.

Dari RDP ini, kata Hanafi seluruh nelayan kecil di Tanjungpinang tetap mendapatkan solar subsidi. Tetapi harus melakukan registrasi dulu ke dinas terkait. Jika sudah teregistrasi nelayan akan mendapatkan pass kecil sebagai kartu sakti untuk mendapatkan BBM itu.

Agar nelayan bisa mendapatkan kartu sakti itu, lanjut Hanafi DP3 dan Dishub Tanjungpinang harus mensosialisasikannya. Sehingga seluruh nelayan yang berdomisili dikota ini mengetahui persyaratan yang harus dipenuhi untuk mendapatkannya.

“Sebenarnya sangat mudah untuk mendapatkan pass kecil sampai BBM subsidi. Tapi kalau tak disosialisasikan siapa yang tahu untuk mendapatkannya,” cetusnya.

Terpisah, Kepala DP3 Tanjungpinang, Raja Khairani mengatakan akan segera mensosialisasikan aturan baru untuk mendapatkan subsidi solar bagi nelayan. Sebab aturan ini baru memiliki payung hukumnya di Kota Tanjungpinang yaitu Peraturan Walikota (Perwako).

“Aturan ini sudah ada sejak tahun lalu. Namun turunan dari aturan itu untuk Tanjungpinang baru dibuat. Sehingga kami baru berani mensosialisasikannya,” akunya.

Sosialisasi penerbitan pass kecil ini akan dilaksanakan dinasnya secara bertahap. Mulai dari nelayan di Kecamatan Tanjungpinang Barat, Tanjungpinang Kota, Tanjungpinang Timur dan Bukit Bestari.

“Setelah kami sosialisasikan nelayan harus segera mengajukannya. Jadi proses administrasinya bisa secepatnya diselesaikan,” ungkapnya. (ary)

Pelepasan Tukik Tak Tercapai Target

0

batampos.co.id – Pelepasan tukik atau anak penyu yang disejalankan dengan acara festival Padang Melang akan tetap dilaksanakan sesuai dengan rencana. Namun jumlah tukik yang akan dilepaskan tidak sampai 5000 ekor seperti yang sudah ditargetkan sebelumnya.

“Jumlah tukiknya tidak sampai 5000 ekor karena saat penetasan tidak maksimal, banyak yang tidak menetas karena telurnya banyak yang busuk. Tapi jumlah pasti yang menetas kita belum cek lagi,” ungkap Kepala Dinas Perikanan Pertanian dan Pangan Kabupaten Kepulauan Anambas Chatarina Dwi Retno Erni Winarsih

Pada awalnya kata Chatarina target 5000 ekor tersebut akan disiapkan oleh Pemda dan dari perusahaan Star Energy. Pemda siap menetaskan sebanyak 3500 ekor sementara perusahaan Star Energi siap untuk menetaskan 1500 ekor sehinga jumlahnya tepat menjadi 5000 ekor.

“Setelah kita konfirmasi kepada pihak perusahaan tidak sampai 1500 ekor, hanya ada 400 ekor saja,” ungkap Chatarina lagi.

Sebalumnya, pemerintah Anambas telah berencana akan melepaskan tukik sebanyak 5000 ekor pada acara festival padang melang yang akan dilaksanakan pada 11 hingga 13 Mei mendatang. Pelepasan 5000 anak penyu tersebut diharapkan bisa memecahkan rekor muri. Pemda sebelumnya sangat yakin target tersebut akan tercapai. Namun kenyataan tidak demikian. Target pemerintah daerah kembali meleset. (sya)

Investor Singapura Kembangkan Pulau Asam

0

 

Gubernur Kepri Nurdin Basirun berdiskusi dengan investor asal Singapura di Rumah Dinas Bupati Karimun usai melakukan peninjauan potensi investasi di Pulau Asam, Selasa (9/5). F. Humas Pemprov Kepri untuk batampos.

batampos.co.id – Sejumlah investor asal Singapura menunjukkan antusias dan minat yang tinggi perkembangan investasinya di Karimun. Termasuk ketika rombongan yang berjumlah 11 orang investor memusatkan kunjungannya ke Pulau Asam pada Selasa (9/5) pagi.

Pulau Asam sendiri direncanakan menjadi salah satu Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). Dari beberapa kali pertemuan di Jakarta, pulau ini menjadi yang paling memenuhi kriteria masuk dalam Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Kabupaten Karimun.

“Potensinya sangat bagus. Ini akan menjadi pusat oil tangking terbesar di Asia,” kata salah seorang investor, saat berbincangan denga Gubernur H Nurdin Basirun di Tanjungbalai, Selasa (9/5) siang.

Gubernur memang melakukan lobi langsung agar para investor berinvestasi di Kepri. Mereka berbincang dengan Gubernur Nurdin setelah melihat potensi di Pulau Asam.

Pada kunjungan itu tampak beberapa utusan dari perusahaan W H Marathon Pte Ltd yang merupakan Perusahaan yang bergerak di bidang Teknik, Pengadaan, Konstruksi dan Pemeliharaan di Industri Minyak, Gas, Kimia, Petrokimia dan Industri dengan proyek bisnis di negara-negara ASEAN.

Rombongan sangat antusias saat menginjakkan kaki nya ke pulau Asam melihat secara langsung titik-titik lokasi yang sesuai rencana mereka akan bangun oil tanking.

Investor yang tergabung dalam PT. Karimun Storage Terminal (KST) tersebut direncanakan membangun oil tanking di Pulau Asam, sejalan dengan rencana pemerintah daerah yang akan mendirikan perusahaan di bidang oil storage terminal, kawasan shipyard, logistic-logistic base, transhipment, sektor pariwisata dan perdagangan.

“Kami sudah melihat potensinya. Kami yakin investasi akan banyak datang ke sini,” kata perwakilan WH Marathon PTE Ltd. Saat berkeliling, mereka tahu laut-laut di Karimun sangat dalam dan bisa dijelajahi kapal kapal besar.

Total investasi gabungan perusahaan ini mencapai 1,5 miliar dolar AS. Gubernur semakin meyakinkan para investor untuk berinvestasi di Kawasan ini.

Malah, untuk pekerja, mereka meyakinkan akan memperkerjakan anak-anak setempat. Termasuk transfer pengetahuan sebagai tenaga profesional.

“Tenaga profesional dari kita akan mentransfer skill ke pekerja lokal,” kata investor.

Karena itu Nurdin yakin Kepri merupakan pendukung utama keinginan Presiden Jokowi menjadikan Indonesia Poros Maritim Dunia.

“Kepri siap untuk itu,” kata Gubernur.

Ditambah lagi, kawasan ini akan menjadi tempat menyimpang cadangan energi Indonesia yang cukup besar.

Menurut Gubernur, potensi laut sangat besar. Dalam catatan Kemenko Maritim, ada potensi Rp20 ribu triliun dari laut Indonesia. Potensi terbesar, kata Nurdin, ada di Kepulauan Riau.

“Harus ada terobosan untuk memaksimalkan potensi itu. Apalagi jika kita lakukan semuanya dengan kebersamaan dan gotong royong,” kata mantan Bupati Karimun dua periode ini. (bni)

Jelang Sail Sabang 2017, Kemenpar Gelar FGD Sail Indonesia dan Sail 2 Indonesia Passage

0

Kementerian Pariwisata (Kemenpar) mengadakan acara Focus Group Discussion (FGD) Sail Indonesia dan Sail 2 Indonesia Passage yang dilaksanakan pada tanggal 9 Mei 2017 di Ruang Meeting Hotel Ibis Style Bandara, Tangerang.

Ketua Tim Percepatan Pengembangan Wisata Bahari Kemenpar Indroyono Soesilo didampingi Sekretaris Tim Percepatan Pengembangan Wisata Bahari Ratna Suranti memaparkan, acara ini digelar berdasarkan keputusan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, nomer 28 tahun 2016.

Ini terkait dengan panitia nasional Sail Sabang 2017 dan rapat koordinasi Sail Sabang 2017 beberapa waktu lalu di Jakarta. Kini telah diputuskan bahwa acara tersebut akan dilaksanakan pada tanggal 28 November hingga 5 Desember 2017 di Kota Sabang, Pulau Weh, Provinsi Aceh.

“Oleh karena itu kami mengadakan event ini, di mana kami rasa sangat perlu untuk menyatukan visi dan misi melalui kegiatan FGD kegiatan Sail 2 Indonesia Passage menuju Sail Sabang 2017,” ujar Indroyono yang juga diamini Ratna.

Indroyono menambahkan, dalam acara tersebut akan diundang seluruh pihak terkait. Diantaranya adalah kementerian-kementerian lain yang terlibat dalam perhelatan tersebut, kepala dinas yang terkait dengan Sail Sabang 2017, internal Kemenpar dan beberapa pihak swasta dan media.

Kemenpar dalam acara tersebut juga mempersiapkan nara sumber yang kompeten dan berbobot. Acara pembukaan langsung dibuka oleh Ketua Tim Percepatan Pengembangan Wisata Bahari (TPPWB) Kemenpar Indroyono Soesilo. Sementara pembicara yang lain adalah, Kepala Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan bebas dan Pelabuhan Bebas Sabang (BPKS) , Fauzi Husin.

Selain itu ada Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Esthy Reko Astuti, Anggota Bidang II TPPWB Aji Sularso, Anggota Bidang II TPPWB Raymond Lesmana, Director Sail Malaysia Sazil Kamal Bazha, dan Direktur Utama PT Pelindo Properti Prasetyo.

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan, gong perhelatan Sail Sabang 2017 harus ditabuh sangat meriah dan direncanakan dengan baik.

“Kali ini harus wah event-nya. Semakin lama, harus semakin bagus dari segi kualitas, perencanaan, dampak dan manfaatnya. Kami juga ingin sebelum dan sesudah kegiatan ini daerah bisa menarik manfaat dari percepatan infrastruktur yang terjadi,” kata Menpar Arief Yahya.

Dalam acara tersebut, semua peserta akan diajak mengarungi spot-spot eksotis dari Teluk Sabang, Pantai Iboih dan Gapang hingga Pulau Rondo dan kota Banda Aceh di Pulau Sumatera. Kebanyakan peserta akan masuk ke Sabang dari Langkawi (Malaysia) dan Phuket (Thailand).

Mereka akan melewati dan singgah di Kupang, Badas, NTB, Banyuwangi, Karimunjawa, Belitung, Bintan dan persinggahan lainnya. Diperkirakan, semua peserta sudah masuk Sabang pada 1 Desember 2017.

“Kita memberi kemudahan para Yachter dengan fasilitas pelayanan CIQP satu atap, ” kata Arief.

Dengan kemudahan tadi, menteri asal Banyuwangi itu yakin agenda sailing ini bakal banyak dilirik seluruh peserta dari dunia. Apalagi, Sabang merupakan salah satu destinasi unggulan untuk wisata bahari. Favoritnya para Yachter dunia karena memiliki taman laut yang indah.

Lokasinya pun dekat dengan Langkawi, Phuket dan Singapura juga menjadi daya tarik lainnya bagi para yachter. “Sabang sudah dikenal mancanegara karena beberapa kali menyelenggarakan acara skala international seperti Sabang Regatta dan mendapat sambutan antusias,” kata Arief Yahya. (*)

Pemko Beli Lampu Seharga Rp 673 Juta

0
Pemko akan mempercantik Gedung Gongong ini dengan lampu berkualitas tinggi. F.Yusnadi/Batam Pos

batampos.co.id – Pemko Tanjungpinang akan membeli berbagai jenis lampu berkualitas tinggi untuk menerangi Gedung Gonggong di Laman Boenda, Kawasan Tepi Laut. Dengan lampu berkelas dunia itu, Gedung Gonggong yang sudah menghabiskan anggaran sebesar Rp 14,3 miliar itu akan tampil seindah Gedung Opera Sydney, Australia.

“Kami akan menghadirkan lampu yang indah. Karena kami ingin gedung itu tampil megah dan mewah seperti Gedung Opera Sydney,” ujar Walikota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, Selasa (8/5).

Dikatakan Lis, lampu berkelas dunia itu harganya Rp 650.000.000. Biayanya pembeliannya bersumber dari APBD Tanjungpinang 2017 yang dikucurkan melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Pemko Tanjungpinang.

Agar pengadaan dan pemasangan lampu itu tepat sasaran, lanjut Lis juga disediakan alokasi dana untuk belanja konsultasi pengawasannya. Kisaran dana yang disiapkan sebesar Rp 23 juta.

“Jadi untuk memperindah dan menawannya Gedung Gonggong akan menelan biaya Rp 673 juta. Mulai dari pengadaan, pemasangan hingga biaya konsultasinya. Semuanya masih dalam tahap pelelangan,” bebernya.

Lis yakin, dengan tampilan megah dan mewah gedung Gonggong membuat kota ini lebih terkenal lagi di mata nasional dan internasional. Sebab gedung itu akan menjadi brand baru dan objek wisata unggulan yang ada di Kepri maupun Indonesia.

Bahkan kata Lis, keberadaan gedung dua lantai di pusat perkotaan itu akan menyumbang angka kunjungan wisatawan baik domestik maupun mancanegara.

“Saya yakin gedung itu akan bermanfaat bagi khalayak ramai. Makanya harus tampil beda dulu agar memiliki daya tarik untuk dikunjungi,” ungkapnya. (ary)

Penyidikan Korupsi Program Padat Karya Dihentikan Sementara

0

batampos.co.id – Penyidikan dugaan kasus korupsi program padat karya tahun 2009 yang habiskan anggaran Rp 19 miliar dihentikan sementara. Kasus ini sudah bergulir sejak tahun 2012 di Kejaksaan Tinggi Kepri dan dilimpahkan di Kejakaan Negeri Natuna.

Kepala Kejaksaan Negeri Natuna Efrianto menjelaskan, menghentikan sementara proses penyidikan kasus tersebut untuk mengumpulkan dokumen terbaru. Karena sulitnya pembuktian, mengingat banyaknya saksi yang harus diperiksa.

“Langkah pending ini bukan berarti menghentikan seluruh proses penanganan perkara, hanya dipending sementara. Kasusnya sudah lama dan anggaran cukup besar, jadi tidak mungkin kasusnya ditutup,” kata Efrianto, Selasa (9/5).

Sementara Kasi Pidsus Kejari Natuna, Safri Hadi menambahkan, penanganan perkara dugaan korupsi ini sudah di tangani bertahun-tahun oleh Kejari Natuna. Sejumlah berkas dan saksi pun sudah banyak yang di periksa. Bahkan Kejari Natuna juga sudah menetapkan seorang tersangka bernama Joko, namun masih DPO.

“Dokumen-dokumen yang sudah lama diperbaharui, sekaligus saksi-saksi diperiksa ulang,” jelasnya.

Dalam penanganan kasus ini sambungnya, Kejaksaan mengalami kesulitan dan kendala. Diantaranya DPO yang tidak kunjung ditemukan, banyaknya saksi yang harus diperiksa dan usia perkara itu sudah terbilang cukup lama.

Pihaknya mencatat, terdapat puluhan bahkan ratusan saksi yang harus dimintai keterangan dari 72 Desa dan Kelurahan di Natuna yang menerima program padat karya tahun 2009 lalu. Sementara saksi-saksi belum diketahui domisilinya saat ini.

“Setelah proses kelengkapan dokumen diperbaharui selesai, penyidikan akan dilanjutkan. Sekarang kami sudah membentuk tim penyidik,” ujar Syafri.(arn)

Kemenpar Gelar Pelatihan Win Way Champion di Batam

0

Kemenpar melaksanakan Pelatihan Win Way Champion (WWC) di Batam, 9-10 Mei 2017.

Targetnya, mencetak SDM unggul yang melibatkan unsur Pentahelix dari Akademisi, Bisnis, Government, Community, dan Media.

“Kami ingin lebih banyak lagi mencetak SDM unggul. Karenanya setelah WWC Angkatan pertama di Bali sukses digelar 25-27 April silam, sekarang kami siap menyongsong WWC kedua. Jumlah pesertanya 30 orang. Dan pelatihannya akan digelar di Hotel Golden View Batam selama dua hari,” terang Deputi Bidang Pengembangan Kelembagaan Kepariwisataan Ahman Sya, yang didampingi Asdep Pengembangan SDM Aparatur Kemenpar Riwud Mujirahayu, Selasa (9/5).

Di Batam, Ahmas Sya akan fokus mengasah skill dan knowledge aparatur dinas pariwisata di 10 destinasi prioritas. Sama seperti ahli strategi perang asal China yang terkenal Sun Tzu, pria berkacamata itu juga ingin merencanakan kemenangan. Aparatur Dinas Pariwisata di 10 Destinasi Prioritas akan didorong bergerak cepat.

Semua diajak memenangkan tiap peperangan sebelum berperang lewat narasumber Yuswohady, Samsriyono Nugroho (Staf Khusus Menteri Bidang Teknologi Informasi Pariwisata) dan Widya Iswara Kemenpar.

“Ini dalam rangka mencapai target 20 juta wisman pada 2019. Semua akan didorong ikut action. Mengangkat sisi-sisi terbaik yang kita miliki yang membuat kita berbeda dengan lainnya,” ujar Ahman Sya yang juga diamini Riwud Mujirahayu, di Jakarta.

Hal lain yang dicari dari Pelatihan WWC adalah membangun karakter 3S. Percepatan yang didorong Menpar Arief Yahya di Kemenpar harus diimbangi dengan Solid, Speed Smart, di semua level. Dari pusat hingga daerah, semua harus seirama. Tak boleh patah di tengah atau atas.

“Selain itu melalui pelatihan ini bisa mendukung program prioritas Kementerian Pariwisata terkait top 3 program prioritas di tahun 2017 serta menyelaraskan program antara Kemenpar dengan dinas pariwisata,” ujar Ahman Sya.

Riwud Mujirahayu juga seirama denga Ahman Sya.

“Ini bagian upaya untuk memenangkan kompetisi dan mencapai target pariwisata nasional. Transformasi SDM Kemenpar dengan menggunakan pendekatan budaya organisasi Solid, Speed dan Smart (3S) yang dinamakan dengan Wonderful Indonesia Way (WIN Way),” timpal Riwud.

Tidak hanya itu, Lanjut Riwud, melalui WIN Way ini, diharapkan setiap insan Kemenpar bermental pemenang, bukannya pecundang. Setiap insan Kemenpar diharapkan mampu menciptakan “bukit-bukit kemenangan” dan secara terus-menerus menyukseskan “bukit kemenangan satu ke bukit kemenangan berikutnya”.

“Untuk menjadi pemenang seorang pemimpin harus memiliki dua elemen dasar, yaitu Great Spirit dan Grand Strategy. Yang pertama menyangkut Heart (hati), yang kedua menyangkut Head (pikiran). Yang pertama menyangkut karakter sebagai hasil olah ruh dan olah rasa, yang kedua menyangkut kompetensi sebagai hasil dari olah rasio dan olah raga,” tuturnya.

Menteri Pariwisata menyambut baik program pelatihan WWC tersebut. Baginya, Spirit dan strategy merupakan dua elemen dasar yang saling melengkapi dan mengisi. Keduanya tidak bisa dipisahkan satu dari yang lain.

“Itu sebabnya kunci kesuksesan pemimpin ditentukan oleh kemampuannya menyeimbangkan dan mengharmonikan keduanya. Setiap pemimpin mutlak harus memiliki semangat yang tinggi karena semangat yang tinggi akan mencari jalannya sendiri untuk sukses,” ujar Menpar Arief Yahya.

Menteri asal Banyuwangi ini juga mengatakan jika WIN Way merupakan elemen dari Great Spirit. WIN Way diciptakan untuk membentuk karakter pemenang di Kemenpar.

“Yaitu insan Kemenpar yang memiliki keyakinan, nilai-nilai, dan perilaku pemenang. Pada hakikatnya tugas pokok pemimpin adalah managing people. Artinya, sebagai pemimpin kita harus fokus pada aspek orangnya. kita harus fokus membentuk keyakinan, nilai-nilai, dan perilaku orang-orang yang Kita pimpin memiliki ‘Leadership focus on people, management focus on work’,” katanya. (*)