Rabu, 1 April 2026
Beranda blog Halaman 13361

Habis Ngelem, Dua Pemuda Kritis

0

batampos.co.id – Eko Saputra, 22, dan Radimansyah,18,  dilarikan ke rumah sakit dalam keadaan kritis. Keduanya dalam keadaan mabuk lalu membawa kendaraan dan mengalami kecelakaan di jalur utama Ranai depan Masjid Agung, sekitara pukul 01.00 WIB, Minggu (30/4).

Kapolres Natuna, AKBP Charles Panuju Sinaga melalui Kasat Lantas AKP Awang Sugiharto mengatakan, pengendara dan penumpang sepedamotor Mio dalam pengaruh minuman beralkohol dan lem.

“Kami mengamankan barang bukti, sepeda motor Mio BP 4363 NA warna merah dan sepeda motor Kawasaki Kaze BP 2312 BB warna hitam yang terlibat tabrakan. Dari sepeda motor Mio kita dapat Lem Fox,” ujar Awang.

Dijelaskan Awang, kecelakaan bermula ketika sepeda motor Mio melaju kencang dari arah Ranai menuju Mesjid Agung. Dengan kecepatan tinggi itu mereka langsung berpindah jalur tanpa perhitungan.

Di arah berlawanan, sepedamotor Kawasaki Kaze yang dikendarai Abdul Kholik,24 memboncengi Sohibul Kahfi ,38. Mereka membawa gerobak gandeng di belakang sepedamotor tersebut. Gerobak itu digunakan untuk berdagang usai perhelatan STQ Natuna di kompleks mesjid Agung.

Akibat tabrakan tersebut, penumpang Kawasaki Kaze, Kahfi yang memegang gerobak mengalami luka robek pada dagu dan tangan sebelah kanan. Untung pengendaranya, Abdul hanya mengalami luka lecet pada dagu. Namun sepeda motor mereka rusak dan gerobak pecah berserakan.

“Tapi dua pemuda yang membawa sepedamotor Mio serta penumpangnya mengalami luka serius. Pengendaranya (Nòpi,red) patah tangan kiri, patah kaki kanan dan luka di mulut sampai gigi bagian atas rontok semua. Sama juga Radimansyah, yang diboncenginya. Kaki kanan patah dan luka robek di kaki kiri,” kata Kasat Lantas. (arn)

Subsidi Pelanggan Listrik 450 VA Segera Dicabut

0

batampos.co.id – Pemerintah bersiap mencabut subsidi bagi pelanggan listrik daya 450 volt ampere (VA).

Sebelumnya, pemerintah berhasil mencabut subsidi listrik bagi 18,7 juta pelanggan 900 VA sehingga tarifnya telah mengikuti keekonomian.

Pekerja mengganti kabel pada salah satu tiang listrik di jalan Ahmad Yani Tanjungpinang, belum lama ini. Foto.Yusnadi/Batam Pos

Kepala Biro Komunikasi Kementerian ESDM Sujatmiko mengatakan, subsidi listrik 900 VA kini tinggal dinikmati 4,1 juta pelanggan yang terkategori miskin.

Mereka tetap mendapatkan tarif listrik Rp 605 per kWh.

Proses pencabutan subsidi  untuk pelanggan 450 VA yang tergolong mampu juga sudah berjalan.

PLN dan Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) kini sedang memeriksa identitas pelanggan 450 VA dan mencocokkan dengan data masyarakat miskin yang dimiliki TNP2K.

Proses pemeriksaan diperkirakan selesai pada Oktober 2017.

Setelah itu, pemerintah baru bisa menentukan waktu pencabutan subsidi bagi pelanggan 450 VA yang tidak termasuk dalam data TNP2K.

”Termasuk menentukan berapa tarif keekonomian pelanggan 450 VA nonsubsidi tersebut,” terang Sujatmiko.

Spesialis Komunikasi Hubungan Luar TNP2K Regi Wahono mengakui, proses pemilahan sedang berjalan.

Pihaknya menargetkan pemilahan selesai pada Agustus atau September mendatang.

Bukan tidak mungkin, pada Oktober data sudah bisa disahkan.

’’Sebelum selesainya pembahasan APBN 2017, pendataan harus selesai,’’ ungkapnya.

Saat ini, jumlah pemakai 450 VA mencapai 27 juta pelanggan. Artinya, terdapat kenaikan empat juta pelanggan.

TNP2K akan menggunakan data terpadu program penanganan fakir miskin (PPFM) untuk menentukan warga yang berhak mendapat tarif subsidi.

’’Mekanismenya sama. PLN akan datang dari pintu ke pintu untuk menyesuaikan data,’’ imbuhnya.

Proses verifikasi lapangan akan dilakukan lagi karena pada tahun lalu hanya dilaksanakan untuk pelanggan 900 VA.

Bedanya, jumlah warga yang masih berhak mendapatkan subsidi listrik untuk kelompok itu diperkirakan lebih besar jika dibandingkan dengan penerima subsidi untuk pelanggan 900 VA yang hanya 4,1 juta.

’’Kalau dari data terpadu, ada 14 juta orang miskin yang berhak mendapat subsidi,’’ terangnya.

Saat ini, data pelanggan kelompok 450 VA dari PLN sudah berada di TNP2K. Setelah semua proses verifikasi selesai, datanya akan diberikan kepada Ditjen Ketenagalistrikan Kementerian ESDM.

Pengamat energi Febby Tumiwa menilai, pemerintah memang perlu tegas kepada warga yang memanfaatkan subsidi.

Alasannya, banyak pelanggan 450 VA yang tergolong mampu.

’’Misalnya, pemilik usaha kos-kosan. Mereka, kan, tidak layak disubsidi. Subsidi hanya untuk orang tidak mampu,’’ terangnya.

Namun, Febby menyoroti kriteria orang miskin yang berhak mendapatkan subsidi.

Dia meminta pemerintah tidak sekadar menjadikan data penduduk miskin di TNP2K sebagai dasar pemberian subsidi.

”Pemerintah harus benar-benar turun ke lapangan berbekal definisi yang jelas,” katanya.

Tarif adjustment untuk pelanggan rumah tangga (R1) saat ini adalah Rp 1.467,28 per kWh.

Tarif listrik pelanggan 900 VA nonsubsidi menjadi Rp 1.352 per kWh. Artinya, terjadi kenaikan dari tarif listrik bersubsidi Rp 605 per kWh. (dim/c6/noe)

Hari Ini Pengumuman UNBK

0

batampos.co.id – Ketua Panitia Ujian Nasional (UN) Dinas Pendidikan Provinsi Kepri, Atma Dinata mengatakan hasil UN 2017 tingkat SMA/SMK akan diumumkan, Selasa (2/5) secara serentak. Menurut Atma, sesuai intruksi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) hasil secara keseluruhannya akan disampaikan hari ini.

“Penyampaiannya serentak hari ini, apapun hasilnya tentu adalah yang terbaik bagi nama Provinsi Kepri” ujar Atma Dinata menjawab pertanyaan Batam Pos, Senin (1/5) di Tanjungpinang.

Pria yang duduk sebagai Kepala Bidang (Kabid) Pendidikan SMA Disdik Kepri tersebut mengatakan, apapun hasilnya UN tidak terlalu berpengaruh pada kelulusan siswa. Karena yang menentukan kelulusan adalah rapat akhir sekolah. Ia tetap berharap, Kepri bisa mempertahankan raihan UN tahun ini seperti tahun sebelumnya.

Masih kata Atma, sebanyak 20.516 pelajar SMA/SMK sederajat di Kepri yang telah mengikuti UNBK yang digelar pada 3 April sampai 6 April lalu untuk SMK. Sedangkan untuk UNBK SMA akan digelar pada 10 hingga 13 April lalu. Jumlah keseluruhan berada di tujuh Kabupaten/Kota yang ada diwilayah Provinsi Kepri.

“Tanjungpinang 2.866 peserta UN SMA/SMK. Kemudian di Kabupaten Bintan jumlahnya 1.706, Batam 10.124, Karimun, 3.090, Natuna 1.155, Lingga sebanyak 1.024.Dimana untuk tingkat SMA/MA totalnya berjumlah 12.848 peserta dan untuk SMK sebanyak 8.032 peserta,” tutup Atma

Seperti diketahui, Provinsi Kepri mencatatkan sejarah baru dalam dunia pendidikan nasional. Pasalnya Indeks Integritas Ujian Nasional (IIUN) Provinsi Kepri 2016 lalu. Yakni, Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) meraih predikat terbaik pertama. Sementara untuk Sekolah Menengah Atas (SMA) jurusan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) peringkat lima nasional. Sedangkan untuk jurusan IPA Kepri berada diperingkat tujuh nasional.(jpg)

Singapura Libur Panjang, Batam Kecipratan Wisman

0
Calon penumpang memadati pintu keberangkatan Pelabuhan Internasional Batamcenter, Senin (1/5), Penumpang yang berasal dari Singapura dan Malayasia ini akan pulang usai menikmati liburan di Batam. (Cecep Mulyana/Batam Pos)

batampos.co.id – Pelabuhan Ferry Internasional Batam, arus balik libur panjang para turis asal Singapura dan Malaysia tampak sesak menunggu antrean masuk ke dalam kapal, saat lLibur panjang yang berakhir pada Senin (1/5/2017) .
Tak ayal pihak pelabuhan terpaksa melakukan sejumlah manajemen demi mengatur kelancaran arus penumpang melewati pintu pemeriksaan. Bahkan petugas jaga pun diperbanyak untuk mengantisipasi kejadian yang tak diiinginkan.

Pantauan Batam Pos, ratusan penumpang yang hendak meninggalkan Batam menuju Singapura dan Malaysia tampak antre. Mereka berbaris dan menunggu giliran masuk karena ruang tunggu keberangkatan penuh.

Supervisor Pelabuhan Internasional Batamcenter, Frans Siagian mengatakan, peningkatan jumlah penumpang terjadi pada arus keberangkatan. Ruang tunggu keberangkatan sudah dipadati penumpang yang merupakan warga negara asing (WNA) sejak Senin pagi.

“Kalau arus balik ke Batam memang meningkat dibanding hari biasa. Namun arus balik ke Singapura dan Malaysia jauh lebih meningkat sejak pagi tadi (kemarin, red),” ujar Frans.

Menurut dia, agar tidak terjadi desak-desakan di ruang tunggu, pihaknya menutup beberapa jalur menuju ruang keberangkatan. Bahkan sebelum masuk ruang keberangkatan, para penumpang harus melewati beberapa kali antrean.

Antrean pertama di bawah tangga eskalator, kemudian di atas tangga eskalator dan selanjutnya konter pegecapan paspor menuju ruang tunggu. “Beberapa jalur kami tutup agar tak ada desak-desakan. Jadi semua penumpang wajib antre sebelum masuk ruang keberangkatan. Bahkan untuk jalur yang dari Megamal saja kami tutup,” terang Frans.

Frans memerkirakan jumlah penumpang meningkat beberapa kali lipat dibanding akhir pekan biasa. Hal itu disebab banyaknya WNA, terutama dari Singapura dan Malaysia. “Untuk data tak bisa saya sebutkan, yang pasti jauh meningkat. Rata-rata mereka datang dari Singapura dan Malaysia,” sebut Frans.

Adhar, petugas keamanan Pelabuhan menambahkan, untuk penjagaan dan keamanan hampir seluruh petugas disiagakan. “Dimaksimalkan, ada 36 petugas keamanan. Kalau hari biasa hanya 14 orang. Namun kini dimaksimalkan dari yang shift pagi hingga malam,” beber Adhar. (she/iil/JPG)

Imigrasi Tingkatkan Pengawasan WNA di Tanjungpinang

0

batampos.co.id – Kantor Imigrasi Kelas I Tanjungpinang meningkatkan pengawasan warga negara asing (WNA) di Tanjungpinang, khususnya kepada pekerja seks komersial (PSK). Meski begitu, hingga saat ini Imigrasi belum menemukan adanya PSK asing yang masuk ke Tanjungpinang dan Bintan untuk bekerja.

Kepala Seksi Pengawasan dan Penindakan (Kasi Wasdakim) Imigrasi Tanjungpinang, Babay Baenullah, mengatakan meski pihaknya belum menemukan adanya PSK asing di Tanjungpinang dan Bintan. Pihaknya, mengimbau kepada masyarakat yang mengetahui adanya WNA ilegal dan PSK asing agar melaporkan ke pihaknya untuk ditindaklanjuti.

“Memang belum ada sekarang kami temukan PSK asing di Bintan dan Tanjungpinang. Kami tetap mengawasinya jangan sampai mereka masuk kesini. Untuk itu kami harapkan kerjasama dari warga yang mengetahui untuk melaporkan,”ujar Babay, Senin (1/5).

Dikatakan Babay, belum lama ini. Kantor Imigrasi Kelas I Tanjungpinang, meluncurkan Aplikasi Pengawasan Orang Asing (APOA) di Tanjungpinang dan Bintan. Pihaknya pun telah mensosialisasikan aplikasi tersebut di Hotel, Resort dan penginapan.

“Lewat sistem online pemilik hotel atau masyarakat yang membawa orang asing tidak perlu jauh-jauh lagi melapor ke kantor imigrasi. Cukup melaporkan keberadaan orang asing lewat aplikasi tersebut di website http.www.imigrasi.go.id,”kata Babay.

Diterapkannya aplikasi tersebut, sambung Babay, dalam rangka menjalankan aturan keimigrasian Pasal 72 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang pejabat imigrasi dapat meminta keterangan semua orang yang memberikan penginapan kepada orang asing, pemilik tempat penginapan wajib memberikan data mengenai orang asing yang menginap di tempanya jika diminta petugas imigrasi. Bagi pemilik hotel dan penginapan yang tidak melaporkan keberadaan orang asing bisa dipidana tiga bulan kurungan penjara atau denda 25 juta, sebagaimana yang diatur dalam Pasal 117 UUD Nomor 6 Tahun 2011 tentang keimigrasian.

“APOA ini untuk pengawasan pergerakan orang asing di dalam negeri. Selama ini kesulitan untuk mengawasi orang asing dengan banyaknya masuknya orang asing ke Indonesia,” ucapnya.

Terpisah, Humas Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham), Rinto Gunawan, yang dikonfirmasi terkait maraknya WNA yang bermasalah akhir-akhir ini di Kepri. Mengatakan permasalahan tersebut bukan dari pengawasan yang kurang dari petugas. Namun, petugas tidak bisa membatasi WNA yang masuk ke Indonesia, khususnya Kepri.

“Pengawasan tetap dilaksanakan, bahkan meminta bantuan masyarakat agar segera melaporkan jika mengetahui. Dari informasi itu akan kami tindaklanjuti,”pungkasnya.(ias)

Pelanggan PLN Golongan 900 VA, Tarif Listrik Anda Naik

0

batampos.co.id – Pembaca batampos.co.id ketahuilah tarif dasar listrik (TDL) golongan 900 VA kembali naik per 1 Mei kemarin.

Di Batam ada sekira 4.400 pelanggan pada golongan itu.

TDL yang mesti dibayar 18,7 juta pelanggan itu kini naik Rp 329 per kWh menjadi Rp 1.352.

Sesuai dengan Permen ESDM 28/2016 tentang Tarif Tenaga Listrik yang Disediakan PLN, kenaikan bulan ini merupakan yang terakhir.

Setelah itu, masyarakat yang masih menggunakan listrik daya 900 VA nonsubsidi, tarifnya disesuaikan dengan harga keekonomian. Saat ini tarif pelanggan rumah tangga nonsubsidi adalah Rp 1.467,28 per kWh. Itu berarti, pengguna daya 900 VA kembali merasakan kenaikan tarif.

Namun, itu tidak termasuk tiga tahap kenaikan yang berjalan sejak Januari, Maret, dan Mei. Angkanya bergantung tarif baru yang berlaku pada Juli karena nanti tarifnya sama dengan golongan 1.300 VA.

Dirjen Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Andy Noorsaman Sommeng menyatakan, proses kenaikan tarif sampai tahap akhir berjalan lancar. Tidak ada resistansi yang berarti karena masyarakat mampu sudah mengerti pentingnya subsidi tepat sasaran.

Ilustrasi

“Subsidi listrik 2016 mencapai Rp 60,44 triliun. Dengan subsidi tepat sasaran, diharapkan pada 2017 bisa ditekan menjadi Rp 45 triliun,” ujarnya kepada Jawa Pos,  (30/4/2017).

Dia menyatakan, ada target penghematan sampai Rp 15,44 triliun yang nanti digunakan untuk pendanaan listrik pedesaan. Termasuk 7 juta rumah tangga yang belum menikmati listrik di daerah terluar, tertinggal, dan terisolasi atau terpencil. Melalui penghematan itu, diharapkan pada akhir 2019 rasio elektrifikasi Indonesia bisa 97,35 persen.

Di tempat terpisah, Kepala Pusat Komunikasi Publik Kementerian ESDM Sujatmiko menegaskan lagi soal tahap ketiga yang menjadi akhir kenaikan tarif. Dia berharap tidak ada resistansi dari masyarakat. Sebab, semangat kenaikan tarif itu adalah mencabut subsidi dari pelanggan yang mampu.

Sejak kenaikan tarif dilakukan pada Januari, dia mengungkapkan, sudah ada pengaduan dari masyarakat. Jumlahnya mencapai 27.300 pelanggan atau kurang dari 0,1 persen dari 18,7 juta pelanggan mampu yang subsidinya dicabut.

Dari jumlah aduan itu, 13 ribuan pengaduan ada dalam data Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K). Itu berarti akan mendapat subsidi. ”Sisanya sekitar 14 ribuan pengaduan masih diverifikasi TNP2K dan diserahkan ke Kemensos untuk dicek kembali,” jelasnya.

Setelah kenaikan tarif 900 VA selesai, Kementerian ESDM akan melakukan hal yang sama terhadap pelanggan 450 VA. Dasarnya sama, ada dugaan subsidi untuk masyarakat miskin bocor dan dinikmati masyarakat mampu. Soal kapan kenaikan dilakukan, Sujatmiko belum bisa memastikan. (dim/c10/oki)

Apri Targetkan 2019 Bandara Tambelan Beroperasi

0
Bandara Tambelan ini pengerjaannya sudah 60 persen, target 2019 bandara sudah bisa beroperasi. F. batampos.

batampos.co.id – Bupati Bintan Apri Sujadi, memastikan Bandara Tambelan, yang sedang digesa pembangunannya bisa segera beroperasi pada tahun 2019 mendatang.

Pasalnya pengerjaan proyek akses transportasi udara yang menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) ini sudah berjalan 60 persen.

“Insyaallah tahun 2019 bandara ini bisa langsung beroperasi. Kami sudah lihat progres pembangunannya sangat baik. Dimana landasan pacu (RunWay) sepanjang 1200 meter sudah diaspal.Tinggal melakukan pemotongan lagi untuk pembentukan, serta melapis aspal kedua supaya kuat,” jelas Apri, saat meninjau langsung pembangunan Bandara di Kecamatan Tambelan, Minggu (30/4) lalu.

Apri menjelaskan untuk realisasi pembangunan bandara pada tahap satu ini sudah menelan anggaran biaya sebesar Rp 67 Miliar. Dan ini akan dilanjutkan dengan anggaran tahap kedua yang ditargetkan akan turun pada tahun 2018, mendatang sebesar Rp 100 Miliar.

“Ini akan menjadi fokus utama kami untuk mengawasi pembangunan bandara ini. Agar bisa segera selesai. Untuk itu, kami akan terus berkoordinasi dengan pusat agar anggaran bisa secepatnya tersalurkan dari total keseluruhan biaya yang diperkirakan sebanyak Rp 200 Miliar,” terangnya.

Politisi partai Demokrat ini menuturkan pembangunan bandara ini merupakan fokus utama dari Pemkab Bintan. Sebab dengan adanya bandara tersebut, tentu akan mendukung untuk kemudahan transportasi yang bisa diakses bagi masyarakat Bintan maupun pendatang luar daerah.

“Harapannya bandara ini bisa menjadi salah satu akses terbaik yang nantinya dapat mempermudah siapa pun yang ingin berkunjung ke Tambelan. Serta sebagai pendukung untuk peningkatan pertumbuhan ekonomi Kabupaten Bintan,” ungkapnya.

Tak hanya Bandara, lanjut Apri saat ini akses transportasi laut berupa Pelabuhan Roro di Kecamatan Tambelan juga sudah selesai pengerjaannya. Tentu ini akan menjadi salah satu pendukung dalam memajukan perekonomian Bintan.

“Alhamdullillah Tambelan pun kini sudah memiliki akses baru transportasi laut. Tapi saat ini masih dalam tahap pemeliharaan. Kami perkirakan awal tahun 2018 sudah bisa beroperasi. Kita tunggu saja penyerahan asetnya nanti,” imbuhnya. (cr20)

Barelang Sangat Memungkinkan jadi Provinsi Khusus

0

batampos.co.id – Sebelum Presiden ketiga RI BJ Habibie membuka ke publik soal rencana menjadikan Batam, Rempang, dan Galang (Barelang) sebagai provinsi khusus ekonomi, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) ternyata sudah melakukan kajian mendalam.

”Benar, Kemenkumham sudah mengkaji ide provinsi khusus ini. Sudah ada kajiannya. Bisa ditanya ke Pak Menteri Yasonna Laoly,” ujar Deputi II Badan Pengusahaan (BP) Batam Junino Jahja, kepada Batam Pos, Jumat (28/4/2017) di Turi Beach Resort Nongsa, Batam.

Pria yang pernah menjabat Deputi Bidang Pengawasan Internal dan Pengaduan Masyarakat, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) periode 2004-2007 ini mengungkapkan, dari hasil kajian Kemenkumham itu, sangat mungkin Barelang menjadi provinsi khusus. Dari aspek hukum maupun yang lainnya memenuhi syarat.

Namun, Junino belum bisa membeberkan secara detail hasil kajian Kemenkumham itu. Ia hanya memastikan kajian tersebut ada dan peluang Barelang menjadi provinsi khusus sangat terbuka lebar.

Junino hanya mengatakan, salah satu isi kajian Kemenkumham itu menyebutkan, nantinya tetap ada kelurahan-kelurahan dan kecamatan-kecamatan yang akan melayani administrasi kependudukan di provinsi khusus ini.
”Saya kira kajian itu sangat baik dan saya yakin ini menjadi solusi terbaik buat Batam,” katanya sambil tersenyum.

Apakah ide ini bakal diterima Pemko Batam? ”Wallahualam, tapi ini ide terbaik,” ujar Junino.

Habibie mengatakan, provinsi khusus itu nantinya akan dipimpin seorang gubernur yang berasal dari kalangan profesional dan ditunjuk langsung. Habibie menyebut gubernur berasal dari BP Batam karena selain diisi oleh sumberdaya manusia profesional, personel BP Batam juga dinilai paling memahami visi masa depan Batam dan sejarah pembangunan Batam. (nur/leo/rng)

SDIT Al Madinah Gelar Malam Bina Iman dan Taqwa

0
Pelajar SDIT Al Madinah saat sedang melaksanakan Mabit di Masjid Agung Al Hikmah Tanjungpinang, Sabtu (29/4). F. panitia SDIT Al Madinah untuk batam Pos

batampos.co.id – Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Al Madinah menggelar malam bina iman dan taqwa (Mabit) di Masjid Agung Al Hikmah depan Gor Kaca Puri Tanjungpinang, Sabtu (29/4) hingga Minggu (30/4).

Ketua pelaksana Mabit SDIT Al Madinah, Adhariansyah mengatakan Mabit merupakan kegiatan rohani yang bertujuan meningkatkan ibadah, iman, dan taqwa pelajar. Beberapa kegiatan Mabit diantaranya muhasabah, training motivasi, dan shalat tahajud bersama.

Jumlah peserta Mabit kata Adhariansyah, sebanyak 74 pelajar yang semuanya hanya diikuti oleh pelajar kelas 6 SDIT Al Madinah dengan dimentori oleh tenaga pengajar guru SDIT Al madinah. Sementara training motivasi untuk sukses ujian sekolah diisi dosen Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Miftahul Ulum, Ramli Muasmara.

“Kegiatan Mabit ini merupakan kegiatan ekstra kurikuler agenda tahunan. Dilaksanakan tiap semester, dalam satu tahun dua kali melaksanakan Mabit yang berlangsung selama dua hari, mulai Sabtu sampai Minggu,” ujar Adhariansyah. (cca)

Pak Walikota..Kapan Jalan Marina Diperbaiki

0
Jalan di kawasan MArina yang rusak berat akibat tak kunjung diperbaiki. Di musim hujan seperti saat ini kerusakan kian parah dan mengganggu aktivitas warga. Foto: Eusebius Sara/Batam Pos

batampos.co.id – Wacana Pemerintah Provinsi Kepri untuk melebarkan dan memperbaiki jalur jalan Marina City sangat dinantikan warga. Jalan menuju kawasan wisata terpadu Marina hingga ke Tanjungriau, Sekupang, itu dalam kondisi rusak parah.

Hujan yang terus mengguyur Batam belakangan menyebabkan jalan rusak semakin bertambah banyak. Lubang lama kian bertambah dalam dan lebar, begitu juga lubang baru bermunculan di sepanjang jalan tersebut.

Jalan depan simpang Perumahan Permata Laguna, misalkan kini sudah di kelilingi dengan lubang yang cukup dalam. Padahal sebelumnya jalan tersebut mulus. Intensitas hujan yang cukup tinggi menyebabkan jalan jadi rusak sebab lokasi tersebut daerah resapan air. Air yang genang setiap hari menyebabkan aspal jalan jadi terangkat karena padatnya arus lalu lintas. Jalan jadi berlubang dan kian bertambah besar setiap hari. Panjang jalan yang rusak sekitar delapan meter dan seluruh badan jalan sudah tak beraspal lagi.

Jalan tersebut menjadi ancaman serius bagi pengendara sebab berada di lokasi persimpang masuk perumahan. Tidak sedikit kendaraan yang terlibat tabrakan ataupun jatuh di jalan berlubang itu. “Semenjak musim hujan inilah rusaknya dan sudah banyak korban. Kasian ibu-ibu (pengendara sepeda motor) sering jatuh di sini,” ujar Hendra, seorang warga, Senin (1/5/2017).

Kondisi yang sama juga terjadi di simpang Perumahan Jupiter dan depan Perumahan Devin Premier Marina. Seluruh badan jalan di titik-titik tersebut nyaris tak ada aspal lagi. Lubang dengan kedalaman mencapai 30 cm cukup mengancam keselamatan pengguna jalan. “Kalau hujan dan jalanan ini terendam banjir, pasti banyak yang jatuh karena terjebak dalam lubang. Air sudah rata dengan jalan jadi orang nggak tahu kalau ada lubang di dalamnya,” kata Sofyan, warga di depan perumahan Jupiter, kemarin.

Warga berharap agar pemerintah segera merealisasikan wacana perbaikan dan pelebaran jalan tersebut. “Ruli dan kios di pinggir jalan sudah ditertibkan. Katanya mau pelebaran jalan. Kami berharap agar itu secepatnya terwujud,” ujar Sofyan lagi.

Belum lama ini Tim Terpadu Kota Batam memang sudah menertibkan bangunan liar di sepanjang jalan tersebut. Kasi Trantib Satpol PP Kota Batam Imam Tohari mengatakan, penertiban itu untuk mendukung wacana Pemprov Kepri untuk pelebaran jalan tersebut. “Iya mau ada pelebaran jalan makanya ditertibkan,” ujar Imam.

Imam juga belum memastikan kapan proyek pelebaran jalan tersebut akan dimulai sebab masih fokus penertiban bangunan liar. (eja)