batampos.co.id – Kecelakaan tunggal kemarin (18/5) kembali terjadi. Kali ini dialami oleh mobil dinas atau mobil patroli milik Polri yang mengalami kecelakaan di Jelutung, Kelurahan Darussalam, Kecamatan Meral Barat akibat mesin mati mendadak.
”Berdasarkan pengakuan dari Bripda Riski bahwa pada awalnya kondisi mobil dalam keadaan stabil. Kemudian, pada saat berjalan dari arah jelutung menuju ke persimpangan tiba-tiba mesin mobil mati mendadak. Sehingga, stir mobil tidak bisa dikendalikan atau sudah keras. Rem juga tidak berfungsi. Akibatnya, mobil terus berjalan dan menabrak warung milik warga setempat,” ujar Kasat Lantas Polres Karimun, AKP Teuku F Kenedy.
Sebelum menabrak warung milik warga, terlebih dulu mobil menabrak pohon-pohon yang ada di sebelah kiri jalan. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Sebab, warung yang tertabrak mobilo dalam keadaan kosong. Meski demikian, pihaknya telah menemui Fuad Priadi selaku pemilik warung. Kemudian, masalah ini sudah diselesaiklan secara musyawarah dan kekeluargaan.
”Dari peristiwa kecelakaan tunggal ini tidak ada korban jiwa, melainkan hanya korban materil saja. Selain itu, dalam kejadian ini sudah tidak ada permasalahan lagi. Khususnya, terhadap pemilik warung yang kita btemui sepakat untuk berdamai,” jelasnya. (san)
Wasekjen MUI DR.KH. Tengku Zulkarnain saat tabligh akbar di Kundur. F.Imam/batampos.
batampos.co.id – Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Majelis Ulama Indonesia (MUI) DR. KH.Tengku Zulkarnain, mengajak seluruh umat muslim bersatu guna menjaga keutuhan bangsa Indonesia. Yang dapat dilakukan dengan memulai dari keluarga, masyarakat serta lingkungan. Karena dengan bersatunya umat muslim dapat memperkuat aqidah dan menyempurnakan ibadah.
“Saya melihat kondisi umat muslim sekarang ini terpecah belah, bahkan saling menyalahkan antarsesama. Hal itu terjadi karena adanya kepentingan pribadi maupun golongan, sehingga saatnya umat musmlim bangkit dan kembali bersatu. Guna merajut ukhuwah dan menyempurnakan ibadah,” tegas Zulkarnain saat menyampaikan tausiah tabligh akbar memperingati Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW di Tanjungbatu Kundur, Rabu (17/5) lalu.
Tabligh akbar dihelat oleh Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kecamatan Kundur disejalankan menyambut bulan suci Ramadan. Kegiatan dipusatkan di lapangan Balai Pemuda, Seni dan Budaya, dihadiri ribuan masyarakat Pulau Kundur.
Sementara Ketua PHBI Kecamatan Kundur Jajuli mengapresiasi terlaksananya kegiatan tablig akbar yang berlangsung meriah. Kegiatan ini tidak terlepas dari dukungan seluruh masyarakat Pulau Kundur, Pemerintah Karimun, jajaran Uspika Kundur, serta semua lapisan masyarakat. (ims)
Kompol Ade dan Aiptu Bukit saat operasi patuh seligi, Kamis (18/5). F Imam/batampos.
batampos.co.id – Sebanyak 52 unit kendaraan roda dua, dan roda empat, terjaring dalam Operasi Patuh Seligi yang digelar di Jalan RA.Kartini Tanjungbatu Kota, Kamis (18/5) kemarin.
Dari 52 pelanggaran, masing-masing 24 pengendara kendaraan roda dua tidak dapat menunjukan STNK, dua pengendara tidak memiliki SIM C, dan 22 sepeda motor tidak lengkap, serta empat pengendara tidak ada SIM B bagi roda empat. Setelah ditilang di tempat kendaraan diangkut dibawa ke Mapolsek Kundur menunggu proses sidang di Tanjungbalai Karimun.
Operasi Patuh Seligi dipimpin Kanit Turjawali Satlantas Polres Karimun Ipda Ade bersama Kanitlantas Polsek Kundur Aiptu Bukit, dan puluhan anggota. Selama hampir dua jam operasi patuh seligi 2017 cukup menyita perhatian masyarakat sekadar melihat banyaknya kendaraan yang terjaring dalam operasi patuh seligi. Dijadwalkan kegiatan operasi patuh seligi akan berakhir sampai 22 Mei mendatang.
“Iya hari ini kita gelar kegiatan operasi patuh seligi guna menertibkan pengendara di jalan raya. Semua kendaraan baik roda dua maupun roda empat semua kita cek kelengkapan surat kendaraan maupun kelengkapan fisik kendaraan. Bagi kami operasi patuh seligi tidak ada kompromi, jika terbukti melanggar peraturan lalulintas langsung kita tilang,” tegas Ade di temui di sela-sela razia.
Diakuinya kesadaran pengendara masih rendah untuk melengkapi surat kendaraan seperti STNK maupun surat izin mengemudi (SIM). Selain itu pengendara juga masih enggan untuk mengenakan helm standar Indonesia (SNI).
“Kita harapkan, dengan operasi patuh seligi dapat meningkatkan kesadaran pengendara untuk melengkapi surat kendaraan maupun kelengkapan fisik kendaraan,” imbuhnya. (ims)
Bupati Karimun, Aunur Rafiq menyerahkan piala dan piagam kepada kader PKK yang telah mengabdi untuk kepentingan masyarakat luas di acara puncak HKG PKK, Kamis (18/5). F. Humas Pemkab Karimun untuk batampos.
batampos.co.id – Bupati Karimun Aunur Rafiq meminta kepada seluruh camat agar membantu Tim Penggerak PKK Kecamatan dalam mewujudkan visi dan misi program PKK. Terutama membantu pemerintah dalam bidang pertanian.
“Pemerintah pusat akan memberikan bantuan bibit, dan pupuk pertanian. Agar bantuan bisa bermanfaat, sudah seharusnya camat dan PKK bersinergi membantu pemerintah dalam mengembangkan bidang pertanian,” ungkap Bupati, Kamis (18/5) kemarin.
Bupati yang menghadiri Hari Kesatuan Gerakan PKK di Gedung Nasional ini pun menekankan agar setiap kecamatan membangun lima tanaman obat keluarga (toga). Tujuannya, selain sebagai obat keluarga untuk warga, juga memperindah dan menghijaukan lingkungan sekitar.
“Terpenting, dari peringatan HKG PKK ini dapat memberikan motivasi dan semangat bagi kader agar tetap melaksanakan tugas dan fungsinya. Terutama memberdayakan dan menyejahterakan keluarga melalui berbagai program yang rasional. Karena peran keluarga dalam pembangunan dan pengembangan SDM merupakan faktor yang sangat strategis,” ungkap Bupati.
Sementara Ketua TP PKK Kabupaten Karimun R Asmah Aunur Rafiq menyampaikan, peringatan HKG PKK harus dijadikan momentum untuk melakukan evaluasi mengenai hal-hal apa saja yang telah dilakukan TP PKK selama setahun. Apakah program yang dilakukan telah selaras dengan program-program pemerintah.
“Program HKG PKK memberikan makna dan ungkapan rasa syukur atas kiprah serta karya nyata gerakan PKK selama ini. Terutama dalam usaha memberdayakan dan mensejahtrakan masyarakat,” ungkap Asmah.
Dalam rangkaian peringatan Hari Kesatuan Gerak PKK ke-45 tahun 2017. sebut Asmah, TP PKK Kabupaten Karimun telah memberikan prioritas kepada pengembangan ekonomi keluarga. Dimulai dari rumah tangga, dan dapat dilakukan dengan langkah nyata dan kongkrit.
Di antara kegiatan yang digelar, sosialisasi pengelolahan makanan berbahan dasar ikan, dan penilaian terbaik terhadap 10 program pokok PKK kecamatan.
“Pemenangnya kita umumkan hari ini, sekaligus diberikan piala, dan piagam. Termasuk untuk kader PKK yang telah mengabdi untuk kepentingaan masyarakat luas,” beber Asmah. (enl)
batampos.co.id – Pasokan beras dari Pulau Jawa untuk Karimun sudah mulai masuk. Yakni beras sebanyak 85,5 ton. Beras tersebut diangkut menggunakan kapal laut, Kamis (18/5).
Pasokan beras puluhan ton tersebut diharapkan mampu menambah persediaan beras di Karimun serta mampu menutupi kekurangan beras premium dan komersil di Karimun.
”Berdasarkan laporan manifets atau daftar muatan dari kapal kargo DJO No 2 yang berangkat dari Pelabuhan Sunda Kepala tujuan ke Tanjungbalai Karimun memang ada membawa muatan beras prremium dan layak komersil berbagai merek sebanyak 73 ton. Dan, saat ini kaopal sudah sampai dan sedang melakukan pembongkaran muatan di Parit Rampak, Kecamatan Meral,” ujar agen pelayaran PT Rempak Karimun Line, Andre, kemarin.
Ada juga kapal kargo KM Bahari 22 yang membawa muatan beras yang diageninya, dalam dua hari ke depan dari Jakarta akan masuk ke Tanjungpinang. Hanya saja jumlahnya tidka banyak. Hanya 12,5 ton saja, tidak sebanyak muatan kapal kargo DJO.
Kebutuhan beras di Kabupaten Karimun Karimun dalam satu bukan atau selama Ramadan mencapai 2.900 ton. Sementara, persediaan beras yang ada saat ini hanya mencapai 700 sampai 800 ton saja. Sehingga, saat ini Kabupaten Karimun masih kekurangan dua ribu ton. (san)
batampos.co.id – Ihsan, 26, warga Jalan Pramuka Tanjungpinang, tenggelam dan hilang saat memancing di wilayah perairan Desa Telukbakau, Kecamatan Gunung Kijang pada Rabu (17/5) sekitar pukul 15.30 WIB kemarin.
Kasatpolair Polres Bintan, AKP Norman DJ mengatakan Ihsan yang pergi memancing menggunakan sampan ciau bersama rekannya Ari pada pukul 12.00 WIB.
“Saat kejadian, sampan yang mereka tumpangi terbalik. Saat itu Ari langsung berenang menuju kelong cacak yang ada didekatnya dan berteriak minta tolong. Kemudian ada warga bernama David yang mengetahui langsung menolong menggunakan speed boat kecil,” sebutnya, Kamis (18/5).
Usai mendapatkan Ari, David lantas mencari Ihsan, namun karena setelah dicari keliling lokasi sampan terbalik. Ihsan tidak ditemukan hingga saat ini. Kemudian Ari dilarikan ke RSUD Kepri di Batu 8 untuk mendapatkan perawatan medis.
“Kami bersama aparatur pemerintah setempat dan TNI AL saat ini sedang melakukan pencaharian, namun sampai siang ini masih nihil,” ucapnya.
Norman mengimbau kepada masyarakat yang beraktifitas di laut, agar dapat lebih hati-hati dan waspada, bila perlu menggunakan life jacket untuk alat keselamatan. (cr20)
Bus sekolah BP 7452 DA 9kiri) kecelakaan dengan mobil Pikap warna hitam BP 8333 TA (kanan) di simpang Ceruk Ijuk, Kecamatan Toapaya, Kamis (18/5). F. Choki/batampos.
batampos.co.id – Bus sekolah BP 7452 DA kecelakaan dengan mobil Pikap warna hitam BP 8333 TA disimpang Ceruk Ijuk, Kecamatan Toapaya, Kamis (18/5). Akibatnya sebanyak 31 pelajar SMP dan SMA, serta tujuh penumpang dan satu sopir mobil Pikap dilarikan ke Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) Tanjungpinang, untuk mendapatkan perawatan intensif.
Informasi yang dihimpun, 31 pelajar yang menjadi korban kecelakaan ini merupakan siswa dari SMAN 1 Teluk Bintan, yang berjumlah sebanyak 21 orang dan 10 siswa dari SMPN 6 Bintan.
Salah satu saksi mata, Sayet 52, mengatakan kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 07.00 WIB, ini berlangsung sangat cepat. Dimana bus sekolah yang datang dari arah Toapaya, tiba-tiba dihantam keras oleh Pikap yang melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Tanjungpinang.
“Bus dan Pikap itu lajunya sama-sama kencang. Sehingga tabrakan pun tak bisa dihindarkan. Dengan menghantam keras bagian tengah dari samping kiri bus, sampai sempat terbalik dua kali, dan terseret jauh dari bahu jalan,” terang Sayet dilokasi kejadian.
Sedangkan para penumpang mobil Pikap juga terpental jauh ke arah badan jalan. “Begitu kejadian polisi dibantu warga langsung mengevakuasi semua pelajar dan penumpang Pikap ke RSUP untuk mendapatkan perawatan,” lanjutnya.
Nina Idora 15, siswa yang menjadi korban dalam kecelakaan tersebut mengatakan sebelum kecelakaan terjadi sopir dan seluruh penumpang sudah mengetahui ada Pikap yang melaju kencang dari arah Tanjungpinang, sehingga sang sopir sempat mengklekson beberapa kali.
“Sebenarnya sudah nampak dan sudah klakson, tapi gak ada yang mau ngalah,karena dua-duanya sama-sama kencang. Tabrakan pun gak bisa dielakkan,” terangnya di RSUP Tanjungpinang.
Gadis yang duduk dibangku kelas X SMAN 1 Bintan, ini mengakui bus yang ditumpanginya itu sempat terseret dan terbalik dua kali setelah ditabrak Pikap.
“Rasanya kayak mimpi. Semuanya teriak dan nangis ketakutan saat itu. Apalagi aku yang duduk paling depan, sempat terjepit dibangku,” ungkapnya.
Beruntung lanjutnya polisi dan warga langsung membantu untuk mengevakuasi satu persatu pelajar yang berada di dalam bus.
“Gak mau lagi naik bus. Ini yang terakhir. Takut kejadian lagi,” tuturnya.
Nina juga mengakui aksi ugal-ugalan sopir, yakni Suwanto, 31, juga sudah sering terjadi dan kerap membuat pelajar ketakutan.
“Kami takut juga kadang-kadang kalau mau berangkat sekolah. Supirnya suka bawa kencang-kencang,” sebutnya.
Ia berharap kejadian ini bisa menjadi pelajaran untuk semuanya, agar lebih berhati-hati kedepannya
“Supir itu maunya hati-hati aja. Gak usah terlalu laju. Yang penting pelan tapi pasti sampai,” pintanya.
Unit Laka Pos Gesek, Bripda Al Razak, mengatakan untuk semua korban kecelakaan, baik pelajar maupun penumpang pikap kini sudah mendapatkan perawatan dari pihak medis RSUP Tanjungpinang.
“Sopir bus sudah kami amankan di Pos Gesek, beserta bus dan pikap. Ini dilakukan untuk penanganan lebih lanjut,” jelasnya.
Ia menambahkan Dirlantas Polda Kepri, Kombes Pol Asep Akbar Hikmana, juga dijadwalkan akan turun langsung untuk melakukan analisa penyelidikan lanjutan Technikal Insiden Anality (TIA) dilokasi kecelakaan, Jumat (19/5).
“Kami belum bisa pastikan siang atau pagi. Namun pastinya besok (hari ini, red) pak Dir Lantas akan langsung datang ke Bintan, untuk meninjau tempat kecelakaan terjadi,” terangnya.
Sementara itu, Bupati Bintan Apri Sujadi menegaskan kejadian ini merupakan murni kecelakaan lalu lintas.
“Kami sudah melihat kondisi langsung dari pelajar yang menjadi korban. Alhamdullilah semuanya sudah berangsur membaik. Hanya ada beberapa yang masih mendapatkan perawatan intensif dari pihak medis, yakni satu orang mengalami patah tulang di bahu kiri, dan lainnya mengalami luka di kepala dan kaki,” terang Apri saat menjenguk pelajar di RSUP Tanjungpinang.
Apri menuturkan untuk pembiayaan perobatan bagi siswa, semuanya akan ditanggung oleh asuransi Jasa Raharja dan juga akan dibantu Pemkab Bintan.
“Alhaamdullilah, dana asuransi dari Jasa Raharja sudah dikeluarkan. Masing-masing pelajar mendapatkan Rp 10 juta, untuk membantu biaya perobatan,” ungkapnya.
Menurutnya kejadian ini, tentunya harus menjadi pelajaran bagi semua pihak untuk lebih memperhatikan semua aspek yang menyangkut terkait keselamatan bagi pelajar di Kabupaten bintan.
“Kami akan segera mengevaluasi semua aspek, mulai dari kondisi rambu jalan, sopir, bus dan lainnya. Ini untuk mengantisipasi agar kejadian yang sama tidak terjadi lagi kedepannya,” jelasnya.
Politisi partai Demokrat ini menambahkan pihaknya segera berkoordinasi untuk mengundang pihak Satuan Kerja agar lebih memperhatikan kondisi jalan, baik dari rambu lalu lintas maupun lainnya.
“Lintas barat ini merupakan aset nasional. Jadi Saya dan Kapolres Bintan serta stake holder lainnya sepakat akan membahas ini dengan perwakilan satker yang memiliki kewenangan dengan jalan ini, agar bisa lebih memperhatikan kelengkapan jalan, sehingga kecelakaan yang terjadi tidak terulang lagi,” imbuhnya.
Pantauan Batam Pos di lapangan, dari total 31 pelajar yang sempat mendapatkan perawatan intensif di RSUP Tanjungpinang, 27 diantaranya, kini sudah pulang ke rumah masing-masing. Sementara 4 pelajar lainnya masih dirawat intensif karena mengalami luka cukup serius dibagian tangan, kepala, dan kaki. (cr20)
batampos.co.id – Badan Pengusahaan (BP) Batam sangat mendukung keterbukaan informasi publik. Dukungan ini untuk meningkatkan profesionalisme dalam memberikan pelayanan informasi kepada masyarakat.
Untuk mewujudkannya, BP Batam menggelar sosialisasi bagi anggota Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) BP Batam pada Rabu (18/5).
“Kinerja PPID dalam mendukung keterbukaan informasi publik harus terus ditingkatkan mengingat BP Batam mendapat peringkat 6 dalam keterbukaan informasi publik dari Komisi Informasi Pusat (KIP) pada tahun kemarin untuk lembaga non kementerian,” kata Kepala Subdit Humas BP Batam, Ferdiana Sumiartony.
Kegiatan ini diikuti oleh 35 orang dari perwakilan PPID di 22 unit kerja BP Batam. “Maka dengan sosialisasi ini, pejabat PPID dapat memahami pentingnya peranan PPID dalam penegakan UU Nomor 14 Tahun 2008 dalam memberikan pelayanan informasi publik kepada masyarakat,” tambah Ferdiana.
Sedangkan Komisioner KIP, Yhannu Setiawan mengatakan BP Batam sudah masuk dalam kategori badan publik dengan keterbukaan informasi yang cukup informatif secara nasional.
“Menata kelola informasi memang bukan hal yang mudah. Butuh waktu karena informasi itu bersifat dinamis,’ jelasnya.
BP Batam tetap masuk dalam monitoring KIP tiap tahunnya.”Salah satu media yang dapat diukur apakah informasi itu tersedia melalui website BP Batam yang telah aktif dan dimonitor dalam pemeringkatan KIP tiap tahunnya,” pungkas Yhannu.(leo)
Bupati Bintan, Apri sujadi (baju putih) menjenguk salah satu warga yang dirawat di Puskesmas Kawal saat sidak untuk memastikan pelayanan medis yang diberikan Puskesmas kepada masyarakat di Kabupaten Bintan. F. Kominfo Bintan untuk batampos.
batampos.co.id – Bupati Bintan, Apri Sujadi menekankan kepada seluruh petugas medis Puskesmas di Kabupaten Bintan, agar tetap selalu mengutamakan untuk memberikan pelayanan medis terbaik bagi masyarakat.
Ini dilakukan untuk mendukung program berobat gratis yang menjadi fokus Pemkab Bintan, saat ini.
“Semua petugas Puskesmas, mulai dari Kepala hingga perawat harus betul-betul mengutamakan yang namanya pelayanan. Dan pelayanan yang baik harus bisa dirasakan semua warga disini (Bintan, red),” ungkap Apri saat melakukan inspeksi mendadak di Puskesmas Kawal dan Puskesmas Toapaya, Rabu (17/5).
Dalam kunjungan ini Apri juga menyempatkan diri mengecek langsung pelayanan pasien yang sedang menunggu, guna mendapatkan pelayanan dan pertolongan medis.
“Tujuan kami ini untuk memastikan apakah pelayanan berobat gratis sudah berjalan dengan baik atau belum. Tapi setelah kami lihat alhamdullilah pelayanan yang diberikan semuanya berjalan dengan baik,” ungkapnya.
Politisi partai Demokrat ini juga memberikan arahan terkait beberapa perbaikan sarana dan prasarana penunjang Puskesmas. Hal ini dilakukan demi terwujudnya perbaikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
“Saya harapkan agar petugas Puskesmas harus bisa tersenyum dalam melayani, bekerja keras, cerdas dan juga ikhlas dalam memberikan pelayananan,” imbuhnya. (cr20)
Foto Raja Thailand Maha Vajiralongkorn yang sepertinya dipermasalahkan pemerintah (kiri). . (Athit Perawongmetha/Reuters, Facebook.)
batampos.co.id – Thailand memaksa Facebook untuk menghapus foto-foto candid Raja Maha Vajiralongkorn hingga pukul 10.00 waktu setempat kemarin (16/5).
Batas waktu itu sudah habis.
Namun, foto-foto putra mendiang Raja Bhumibol Adulyadej yang berjalan-jalan di sebuah pusat perbelanjaan itu masih bisa dilihat. Facebook juga masih bisa diakses secara normal.
’’Pengadilan menerbitkan surat perintah pemblokiran untuk 34 laman dan mengupayakan untuk 97 laman lagi. Tapi, sejauh ini belum ada satu pun yang dikirimkan ke Facebook,’’ kata Takorn Tantasith, pejabat National Broadcasting and Telecommunication Commission (NBTC) Thailand. Karena itu, pemerintah pun urung memblokir Facebook.
Semula, pemerintah mengancam menutup akses Facebook di Thailand jika sampai batas waktu yang ditetapkan 131 laman yang memuat foto Vajiralongkorn dan seorang perempuan tersebut masih ada. Namun, kesalahan teknis yang dilakukan pengadilan membuat pemerintah tidak berdaya. Foto-foto Vajiralongkorn yang terlihat santai dengan kaus dalam kuning itu pun masih eksis di dunia maya.
Selain karena kesalahan teknis, Takorn menyatakan, pemerintah membatalkan ancamannya karena Facebook sangat kooperatif. Sejak punya kantor perwakilan di Thailand pada 2015, Facebook aktif menghapus unggahan berupa tulisan dan gambar yang bertentangan dengan hukum lese majeste.
Facebook juga memblokir situs-situs tautannya yang memuat konten bernada menghina kerajaan. (BBC/thenation/hep/c22/sof)