Selama ini, Jalan Malioboro menjadi salah satu daya tarik di provinsi Yogyakarta. Malioboro merupakan bagian dari garis imajiner antara Gunung Merapi, Tugu, Keraton Kasultanan Ngayogyakarta Hadiningrat dan Pantai Selatan. Malioboro terletak antara Tugu dengan Keraton.
Malioboro pun terus dipoles. Kini, jalan yang menjadi pusat belanja khas Yogyakarta itu sudah memiliki trotoar yang memanjakan pejalan kaki.
Selain itu, akan ada toilet khusus di dekat Malioboro. Yang istimewa, toilet itu berada di bawah permukaan alias underground.
Menurut Larasati selaku person in charge (PIC) Borobudur dan Joglosemar dari Pokja Destinasi Prioritas Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menuturkan, proyek toilet underground bintang lima itu sudah memasuki tahap penggalian.
“Penggalian ditargetkan selesai dalam dua pekan pada Minggu 28 April nanti,” ujarnya.
Laras menjelaskan, lokasi proyek toilet underground di Taman Parkir Senopati. Penggalian untuk toilet underground itu sampai kedalaman enam meter.
“Total akan ada 20 toilet, yakni 12 toilet Perempuan, dua toilet difabel dan enam toilet laki-laki,” sebutnya.
Jauh-jauh sebelumnya, Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya sangat getol membuat pernyataan tentang pentingnya toilet bersih di kawasan wisata. Menurutnya, persoalan toilet sering terabaikan.
ilustrasi
Padahal, katanya, wisatawan juga butuh toilet yang bersih. Sebab, higienis merupakan unsur penting untuk menarik wisatawan.
“Toilet sangat berpengaruh terhadap higienitas dan penting sekali buat pariwisata. Toilet harus diperbanyak di setiap destinasi wisata. Pokoknya, toilet harus bersih,” ujarnya. (*)
batampos.co.id – Hujan lebat disertai angin dan petir membuat pohon yang berada di danau samping SPBU Bandara tumbang. Akibat tumbangnya pohon itu, satu orang mengalami meninggal dunia dan dua lainnya luka-luka.
Kapolsek Batamkota Kompol Arwin mengatakan, korban yang tewas akibat tertimpa pohon itu adalah Didik Kurniaan, 25. Sementara, koraban yang mengalami luka-luka adalah Agus Prawito, 25, dan Ali Akbar, 41.
“Kejadiannya siang tadi sekitar pukul 11.30 WIB,” ujar Arwin saat dikonfirmasi, Minggu (23/4) sore.
Arwin menjelaskan, saat kejadian itu, korban bersama keenam temannya sedang berteduh di pondok yang berada di tepi danau. Saat mereka berteduh itu, tiba-tiba angin kencang dan disertai dengan petir menyambar pohon yang telah mati di tengah-tengah danau.
“Pohon tumbang itu mengakibatkan salah satu Korban (Didik) meningal dunia di tempat dengan kondisi kepala pecah dan kaki patah dan dua orang korban lainnya mengalami luka ringan,” katanya.
Atas kejadian ini, korban meninggal atas nama Didik telah dibawa ke Rumah Sakit Otorita Batam, sebelum dibawa pulang ke kampung Halamannya di Jawa Timur.
“Korban yang mengalami luka-luka dibawa ke Rumah Sakit Santa Elisabeth,” ucapnya.
Sejumlah pohon tumbang melintang di Jalan Ahmad yani Batamcenter, Minggu (23/4). Pohon tumbang tersebut akibat diterpa angin kencang yang disertai hujan. F Cecep Mulyana/Batam Pos
Sementara itu, Paijah mengatakan, bahwa Didik selama ini bekerja sebagai pembuat tiang profil beton pilar rumah di tepian danau tersebut. Dikatakannya, Didik baru saja berada di Batam sejak awal April 2017 lalu.
“Ceritanya tadi mereka ini mau jalan-jalan ke pantai. Jadi karena hari hujan, mereka duduk dulu disitu,” ucap kerabat terdekat Didik di Batam itu.
Paijah mengatakan, Didik akan segera dibawa ke kampung halamannya untuk dimakamkan disana.
“Sore ini kami langsung pulang ke kampung,” ujarnya singkat saat ditemui di lokasi kejadian. (cr1)
batampos.co.id – Okta Supriyatna, 32, pengendara sepeda motor Satria BP 63XX FH mengalami tabrakan dengan sepeda motor Mio BP 44XX GA yang dikemudikan Deri Rahmad Dani di dekat putaran-U Mitra Raya, Minggu (23/4) pagi.
“Korban atas nama Okta,” ujar Kanit Laka Lantas Polresta Barelang, Iptu Efendi Marpang, Minggu (23/4) siang.
Marpaung menjelaskan, kejadian laka lantas ini terjadi pada Minggu (23/4) sekitar pukul 05.30 WIB. Saat itu, sepeda motor yang dikendarai oleh Okta datang dari arah simpang Frengki menuju ke arah simpang Gelael.
“Sesampainya didekat U-Turn Mitra raya itu, korban bertabrakan dengan kendaraan motor Yamaha Mio yang datang dari arah yang sama,” katanya.
Akibat tabrakan itu, kepala Okta mengalami pecah akibat terbentur di aspal. Sementara pengendara Yamaha Mio, Deri, mengalami luka lecet di bagian kaki dan tangan, serta mengalami memar di bagian pinggang.
“Korban yang meninggal dunia, telah dibawa ke Rumah Sakit Embung Fatimah Batuaji,” ucapnya.
Marpaung menambahkan, anggotanya telah mendatangi lokasi kecelakaan untuk dilakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mencari saksi-saksi yang berada di lokasi kejadian. Selain itu, kendaraan uang terlibat kecelakaan juga sudah dibawa ke unit Laka Lantas Polresta Barelang.
“Kita juga melakukan koordinasi dengan pihak Jasa Raharja,” imbuhnya. (cr1)
batampos.co.id – Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam, Muslim Bidin mengatakan pelaksanaan ujian nasional (UN) tingkat SMP harus diundur. Ujian yang rencananya diselenggarakan Selasa, (2/5) harus diundur karena peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang jatuh ditanggal yang sama.
“Kemarin staff saya sudah ke Jakarta, dan Mendikbud minta penyelenggaraan diundur,” kata Muslim, Sabtu (22/4).
Mundurnya pelaksanaan jadwal ujian ini tidak usah dikhawatirkan. Hingga saat ini pihaknya masih menunggu surat resmi dari provinsi tentang penyesuaian jadwal yang baru.
Muslim menjelaskan penyesuaian jadwal UN yang baru ini tidak akan menganggu jalannya ujian nasional, baik yang UNBK maupun yang menggunakan kertas.
“Tidak ada perubahan yang signifikan termasuk mata ujian yang akan diujikan nanti,” sebut pria kelahiran Rempangcate ini.
Untuk sekolah yang ujian menggunakan kertas. Soal ujian akan didistribusikan dari Dinas Pendidikan Provinsi Kepri ke Disdik Kota Batam. Setelah itu akan dititipkan di masing- masing kantor polisi terdekat dari sekolah.
“Masih sama dengan tahun sebelumnya,” ujar Muslim.
Tahun ini terdapat 22 sekolah yang mengikuti UNBK. Saat ini persiapan sudah selesai, tinggal menunggu pelaksanaan ujian saja. Beberapa sekolah yang digunakan untuk ujian sudah menyiapkan sarana dan prasara berdasarkan jumlah siswa seperti, siswa SMPN 3 yang menumpang di SMAN 1 Batam.
“Secara keseluruhan UN SMP ini dikuti lebih kurang 11 ribu, dimana 3.152 siswa mengikuti UNBK,” ucap pria 59 tahun ini.
Muslim mengimbau, UN bukan lagi penentu kelulusan. Siswa diharapkan bisa menguasai diri untuk tidak terganggu dan terpengaruh dengan apapun yang bisa menjerumuskan siswa sebelum pelaksanaan UN.
“Termasuk bocoran soal, jangan ada yang percaya. Cukup belajar,” imbaunya. (cr17)
batampos.co.id – Puluhan warga Perumahan Tiban Indah, Kelurahan Tiban Indah melakukan gontong royong bersama pada Minggu (23/4). Gotong royong ini adalah kegiatan berkala yang dilaksanakan warga, untuk membersihkan dan mempercantik lingkungan Perumahan Tiban Indah.
“Warga bersama dengan satu Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) bersinergi untuk gontongroyong,” kata Ketua RT III, RW IV, Kelurahan Tibanindah, Dedi Fitra, Minggu (23/4).
Ia menjelaskan bahwa gotongroyong ini memanfaatkan libur panjang. Dedi mengatakan daripada hanya duduk diam dirumah, lebih baik bersama membersihkan lingkungan.
“Selain membuat lingkung jadi cantik, membebaskan masyarakat dari penyakit akibat nyamuk juga,” ucapnya.
Gontongroyong kali ini, kata Dedi tak hanya membersihkan lingkungan. Tapi juga membuat taman bunga, di fasilitas umum milik warga. Dedi mengatakan bahwa biasanya di fasum perumahan lain, dibangun tempat olahraga.
“Tapi kami disini tindak membuat hal itu, dibuat taman aja. Biar tampak segar dan cantik,” tuturnya.
Dedi berharap gotongroyong ini semata-mata tak dipandang sebagai kerjabakti membersihkan lingkungan saja. Tapi juga sebagai sarana untuk mempererat tali silaturahim antar sesama warga di Perumahan Tiban Indah.
Ke depannya, Dedi mengatakan akan berkoordinasi dengan RT dan RW ditempat lainnya. Dimana nanti ada waktu seluruh warga di Kelurahan Tiban Indah bersama-sama membersihkan lingkungan setempat.
“Kami punya forum komunikasi RT/RW, ke depan akan dicanangkan seperti itu,” ujarnya. (ska)
batampos.co.id – Pansus RUU Pemilu hanya tinggal mempunyai sedikit waktu untuk melakukan pembahasan.
Hingga kini, sejumlah poin krusial belum juga disepakati. Lobi-lobi antara ketua partai dan fraksi menjadi penentu dalam menyepakati isu penting yang akan sangat menentukan pelaksanaan pemilu 2019 mendatang. Negoisasi di antara partai belum membuahkan hasil.
Anggota Pansus RUU Pemilu Achmad Baidowi mengatakan, lima isu krusial belum sepenuhnya disepakati. Yaitu, ambang batas pencalonan presiden, ambang batas parlemen, sistem pemilu, konversi suara ke kursi dan jumlah kursi per dapil. “Sampai sekarang belum disepakati,” terang dia.
Awiek, sapaan akrab Achmad Baidowi mengatakan, ambang batas parlemen sempat diberitakan sudah disepakati, tapi sejatinya belum semua fraksi menyetujui angka 5 persen. Memang, kebanyakan setuju dengan angka itu, tapi belum final. Hingga saat ini poin itu juga belum disepakati.
Ambang batas presiden, kobversi suara, sistem pemilu dan jumlah kursi per dapil juga masih alot. Kapan pokok penting itu disepakati? Pihaknya belum bisa memastikan. Anggota pansus hanya menyampaikan pendapat dan suara fraksi masing-masing. Menurut dia, dari lima poin itu, dua diantaranya, yaitu jumlah kursi per dapil dan sistem pemilu kemungkinan bisa secepatnya disepakati. Namun, untuk ambang batas parlemen, ambang batas pencalonan presiden dan konversi suara yang akan alot.
Sirmadji, anggota Pansus dari Fraksi PDIP mengatakan, anggota pansus hanya petugas partai. Apa yang berkembang di sini, dia sampaikan kepada petinggi partai. Jadi, para ketua partai dan ketua fraksi yang akan melakukan lobi-lobi untuk mencapai kesepakatan. “Kami tidak tahu seperti apa dinamika di antara ketua partai,” ucap dia Kemarin (22/4).
Lobi-lobi pucuk pimpinan yang akan menentukan kesepakatan poin krusial. Dia berharap, sebelum masuk rapat pleno, poin itu sudah disepakati, sehingga saat pleno nanti tinggal ketok palu saja. “Sudah ada perdebatan lagi, tinggal mengesahkan saja,” terang mantan Ketua DPD PDIP Jatim itu.
ilustrasi
Sementara itu, pembahasan pasal-pasal di Pansus RUU Pemilu yang masih menyisakan sejumlah isu krusial, kini berhadapan dengan sisa waktu yang tinggal hitungan hari. Dengan perkembangan pembahasan yang terjadi beberapa hari terakhir, kemungkinan besar pembahasan RUU Pemilu akan molor atau dilakukan perpanjangan waktu.
Anggota Pansus RUU Pemilu Hetifah Sjaifudian menyatakan, waktu pembahasan RUU Pemilu bisa jadi diperpanjang, pasca digelarnya Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi Pemilihan Umum. KPU dalam penyampaian mengusulkan pemangkasan tahapan pemilu hingga enam bulan lamanya. Sehingga pemangkasan itu bisa digunakan untuk pembahasan poin-poin krusial RUU Pemilu.
“Waktu itu disampaikan tahapan bisa dikurangi, sehingga pansus masih bisa bernapas,” kata Hetifah.
Menurut Hetifah, pansus RUU Pemilu menyambut usulan pemangkasan tahapan itu. Namun, pemangkasan itu belum tentu bisa digunakan begitu saja oleh pansus untuk memperpanjang pembahasan. Ada sejumlah tahapan lain yang masa waktunya dirasa pendek bisa direvisi untuk ditambah waktunya.
“Misalkan waktu untuk mengumpulkan berkas aduan kita perpanjang, atau proses persidangan di MK bisa ditambah. Sehingga nanti bisa ketemu titik waktu yang pas dimana,” kata Hetifah.
Meski begitu, Hetifah secara pribadi meminta agar Pansus tetap konsisten pada jadwal yang sudah disepakati. Dalam hal ini, tenggat waktu yang ada tetap dioptimalkan untuk menyelesaikan pembahasan, meski terbuka peluang adanya perpanjangan pembahasan. “Meski bisa bernapas, kita sebaiknya konsisten saja,” ujarnya.
Direktur Eksekutif Perkumpulan Pemilu untuk Demokrasi Titi Anggraini menilai, pembahasan RUU Pemilu di Pansus nampaknya tidak akan selesai pada 28 April nanti. Meski ada skenario untuk memperpendek tahapan, rencana itu harua dipertimbangkan dan diambil keputusan lebih serius.
“Meski ada opsi itu, desain ke depan tidak boleh mengurangi kualitas persiapan pemilu,” kata Titi.
Menurut Titi, Pansus juga harus bisa memastikan bahwa penyelenggara pemilu bisa bekerja optimal dalam tahapan yang pendek. Sebab, banyak problem nonteknis diluar penyelenggara pemilu yang bisa menghambat. Namun, jika memang ada upaya untuk menyelesaikan tepat waktu, Titi berharap pansus bisa menghasilkan RUU yang komperehensif.
“Jangan sampai ada catatan-catatan ketidaksinkronan, karena dikejar buru-buru,” tandasnya. (lum/bay)
batampos.co.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan tekanan politik dan ancaman terhadap saksi yang terjadi belakangan ini tidak bakal mempengaruhi pengusutan kasus dugaan korupsi kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP). Baik itu proses persidangan Irman dan Sugiharto maupun penyidikan terhadap Miryam S. Haryani serta Andi Agustinus alias Andi Narogong.
Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, proses penegakkan hukum dalam kasus e-KTP tetap berjalan normal sampai saat ini. Khususnya penuntutan Irman dan Sugiharto, komisi antirasuah memastikan jadwal di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta tetap akan dilaksanakan setiap Senin dan Kamis. ”Kami akan menghadirkan pihak yang disebutkan di dakwaan,” katanya, kemarin (22/4).
Menurutnya, KPK tetap fokus pada pembuktian unsur memperkaya diri atau orang lain atau korporasi. Nah, untuk membuktikan itu, jaksa penuntut umum (JPU) KPK perlu menghadirkan saksi-saksi yang diperkaya dalam kasus tersebut. Termasuk anggota DPR yang beberapa waktu lalu dihadirkan di muka persidangan. ”Kami tetap akan ajukan bukti-bukti termasuk saksi-saksi,” ungkapnya.
Terkait polemik pengusutan kasus memberikan keterangan palsu yang menjerat Miryam S. Haryani sebagai tersangka, KPK memastikan penanganannya tetap berjalan. Lembaga yang dipimpin Agus Rahardjo itu tidak mau ambil pusing dengan tekanan dari kelompok DPR yang meminta KPK membuka bukti rekaman pemeriksaan Miryam.
ilustrasi
”Kami tetap tidak bisa membuka karena kami sedang melakukan penyidikan,” terangnya. KPK sudah bersikap tentang permintaan sepihak itu. Pertimbangannya jelas, yakni berisiko menghambat penanganan kasus e-KTP secara umum. ”Hak angket atau hak konstitusional lain seharusnya tidak digunakan untuk intervensi proses hukum, kecuali memang ada perintah pengadilan untuk membuka itu.”
Sementara soal ancaman saksi di sidang e-KTP, Febri mengatakan pihaknya sudah memeriksa Johanes Richard Tanjaya, saksi yang diduga diancam usai bersaksi di pengadilan. Pemeriksaan itu untuk memperdalam keterangan Johanes yang disampaikan di pengadilan. Yakni, besaran fee 7 persen proyek e-KTP untuk Ketua DPR Setya Novanto (Setnov).
”Yang kami lakukan adalah proses pemeriksaa untuk kebutuhan penyidikan AA (Andi Agustinus alias Andi Narogong),” ujarnya. Keterangan Johanes di sidang e-KTP pada Kamis (20/4) memang punya arti penting bagi penanganan dugaan korupsi berjamaah e-KTP. ”(Kesaksian Johanes) sebagai bagian dari informasi untuk kepentingan pengembangan perkara,” imbuhnya.
Penyidikan terhadap Andi Narogong terus dilakukan secara maraton. Salah satunya yang berkaitan dengan indikasi bagi-bagi fee. KPK cukup intensif memeriksa para saksi untuk pengusaha yang diduga sebagai otak proyek senilai Rp 5,9 triliun tersebut. Saksi itu diantaranya kakak kandung Andi, Dedi Prijono.
”Beberapa fakta persidangan kami konfirmasi dan klarifikasi di penyidikan ini (Andi Narogong).” (tyo)
batampos.co.id – Batam mendapatkan jatah kuota produk hortikultura sebanyak 637 ton untuk semester pertama 2017. Ada enam negara yang boleh mengekspor produk hortikultura ke Batam yakni China, Thailand, Bangladesh, Selandia Baru, Belanda dan Afrika Selatan.
“Kuota 637 ton itu dihitung sejak 1 Januari sampai 30 Juni 2017 dan ada 10 item produk hortikultura yang bisa diimpor,” kata Direktur Lalu Lintas Barang Badan Pengusahaan (BP) Batam, Tri Novianto, Sabtu (22/4).
Kuota impor produk hortikulturan ditentukan oleh Kementerian Perdagangan. Setelah mengajukan kuota impor kepada Kementerian Perdagangan, maka perusahaan tersebut harus meminta izin impor dari BP Batam.
Adapun 10 item yang termasuk kategori produk impor antara lain wortel dari China, apel dari China, jeruk mandarin dari China, lengkeng dari Thailand, kentang segar atlantik dari Bangladesh dan China, bawang bombay dari Selandia Baru dan Belanda, jeruk orange dari China, anggur pomelo dari China, lemon dari Afrika Selatan dan anggur segar dari Afrika Selatan.
Sedangkan tiga perusahaan yang mendapatkan izin impor dari BP Batam, yakni PT Frozen King Mulia, kemudian PT Segar Inter Fruits dan PT Segar Prima Jaya.
Namun dari 10 item tersebut, ketiga perusahaan ini hanya mengimpor enam item yakni apel, jeruk mandarin, lengkeng, bawang bombay dan lemon.
Apel diimpor oleh PT Segar Inter Fruits sebanyak 36 ton dan PT Segar Prima Jaya sebanyak 27 ton. Kemudian jeruk mandarin diimpor oleh PT Segar Prima Jaya sebanyak 27 ton. Lalu lengkeng diimpor oleh PT Frozen King Mulia sebanyak 100 ton dan PT Segar Prima Jaya sebanyak 27 ton.
Kemudian bawang bombay dari Selandia Baru diimpor sebanyak 54 ton oleh PT Frozen King Mulia dan 210 ton oleh PT Segar Prima Jaya. Sedangkan bawang bombay dari Belanda diimpor sebanyak 108 ton oleh PT Frozen King Mulia. Dan Lemon yang diimpor sebanyak 48 ton oleh PT Segar Prima Jaya.
“Secara terperinci, PT Frozen King Muliar mendapat jatah impor 262 ton, PT Segar Inter Fruits dapat 36 ton dan PT Segar Prima Jaya dapat 339 ton,” pungkas. (leo)
batampos.co.id – Melalui facebook. gadis asal Italia, bernama Ilaria jatuh cinta dengan Dzulfikar warga Desa Tragung, Kecamatan Kandeman, Kabupaten Batang, Jawa Tengah.
Bule cantik itu dikabarkan berhasil merajut jalinan asrama melalui jejaring Facebook dengan Dzulfikar. Bahkan Ilaria rela menemui sang pujaan hati jauh-jauh dari Italia ke Indonesia.
Ilaria menuturkan, memanfaatkan akun Facebooknya untuk berkenalan dengan Dzulfikar, pemuda asal Batang itu. Selanjutnya pasangan muda mudi beda negara itu saling jatuh cinta. Mereka juga dikabarkan tengah berniat untuk melanjutkan ke jenjang pelaminan.
Setelah terjadi kecocokan, akhirnya Ilaria datang ke Indonesia pada 18 April 2017 dan langsung menuju ke Desa Tragung. Maksud dan tujuan Ilaria datang ke Indonesia untuk bertemu Dzufikar. Karena di rasa sudah cocok, akhirnya mereka sepakat akan mengadakan pernikahan.
Hal ini juga sudah disampaikan ke pihak orangtua Ilaria. Pada intinya mereka menyetujui rencana pernikahan dua orang tersebut.
“Selama dua tahun saya mengumpulkan uang dari hasil bekerja saya di sebuah restoran di negara saya, hanya untuk datang ke Indonesia. Menemui Dzulfikar,” kata Ilaira.
Karena rasa penasarannya, Wakapolsek Tulis IPTU Agus Windarto bersama dengan tiga orang anggotanya melaksanakan pengecekan langsung ke Desa Tragung. Pengecekan itu dilaksanakan karena adanya informasi dari masyarakat bahwa ada orang asing yang datang ke desa tersebut.
Setelah berkoordinasi bersama perangkat Desa Tragung, Agus Windarto langsung menuju ke rumah Dzulfikar sang pujaan hati Ilaria gadis asal Italia itu.
Disana, Agus Windarto bersama tiga orang anggota disambut dengan baik oleh orangtua Dzulfikar, yang kedatangan tamu dari warga negara asing tersebut.
foto: facebook
Pemantauan dan pengawasan Warga Negara Asing (WNA), ini sangat diperlukan kepedulian dan partisipasi aktif dari seluruh masyarakat. Maka perlu dilakukan pengecekan terhadap warga negara asing (WNA) untuk pendataan terkait keimigrasian, terutama warga yang berada di daerah pedesaan. (radar pekalongan/yuz/JPG)
Pegawai Negeri Sipil Pemko Batam meninggalkan lapangan usai mengikuti apel gabungan jajaran Pemko Batam di Dataran Engku Putri Batam Center. F Cecep Mulyana/Batam Pos
batampos.co.id – Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) membuka lowongan CPNS.
Rencananya, rekrutmen CPNS baru kembali dibuka tahun ini.
Informasi lowongan CPNS baru untuk formasi khusus itu disampaikan langsung Menteri PAN-RB Asman Abnur kemarin (22/4).
Dia menjelaskan, ada beberapa formasi khusus yang benar-benar membutuhkan aparatur baru. Formasi khusus itu di antaranya petugas imigrasi, sipir, PNS spesialis pertambangan, serta hakim.
“Kuotanya masih kami hitung. Yang jelas memang benar-benar membutuhkan pengisian CPNS baru,” jelas dia.
Asman lantas mencontohkan untuk petugas imigrasi. Dia mengatakan, sebentar lagi Terminal 3 Soekarno Hatta bakal dioperasikan, jelas membutuhkan penambahan petugas imigrasi.
Bukan hanya itu, petugas imigrasi juga diperlukan di sejumlah daerah. Di antaranya di pintu masuk Sumatera Utara. Di kawasan itu pariwisatanya sedang dikembangkan. Begitu pula untuk formasi sipir, tenaga bidang pertambangan, dan hakim juga perlu ditambah.
Asman menambahkan, rekrutmen harus sesuai kualifikasinya. Dia tidak ingin lagi ada penempatan PNS yang asal-asalan. Misalnya PNS berlatar belakang Satpol PP ditempatkan sebagai pegawai dinas perhubungan.
Khusus untuk pengisian ahli pertambangan, dia ingin diisi pelamar yang sesuai keahliannya.
Untuk CPNS bidang adminstrasi, Asman mengatakan tidak dibuka lowongan pegawai baru. Postur saat ini, sekitar 60 persen PNS yang ada merupakan tenaga adminsitrasi. Sedangkan beban pekerjaannya tidak terlalu besar.
“Kalau diamati, mereka itu banyak bekerjanya atau menganggurnya. Bisa dilihat sendiri,” jelasnya. (wan/oki)