Kamis, 2 April 2026
Beranda blog Halaman 13420

Menjemput Calon Turis ke Tiongkok

0

Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menggelar Consumer Selling di Tiongkok. Tujuannya tak lain dan tak bukan menjemput calon wisman dari sana untuyk datang ke Indonesia.

Consumer Selling dilaksanakan di dua Mall terbesar di Guangzhou dan Beijing, Tiongkok. Yang pertama adalah  Grand View Mall, Guangzhou, China yang dilaksanakan pada tanggal 15-16 April 2017.

Sedangkan satu lagi adalah di Mall Xizhimen Capital Mall Beijing yang akan dilaksanakan tanggal 22-23 April 2017. Deputi Pemasaran Mancanegara Kemenpar I Gde Pitana yang juga didampingi Asdep Pengembangan Pasar Asia Pasifik Kemenpar Vinsensius Jemadu mengatakan, untuk menggenjot target kunjungan sebanyak 2.037.000 wisatawan dari Tiongkok, Kemenpar menggelar dua acara tersebut.

“Yang pertama berjalan lancar dan kami melaksanakan Consumer Selling ini di Mall teramai di Guangzhou,” kata Pitana yang juga diamini Vinsensius.

Vinsensius memaparkan, jumlah Wisman Tiongkok ke Indonesia terus meningkat. Pada tahun 2016, sejumlah 1.452,972 wisatawan Tiongkok berkunjung ke Indonesia, naik sebesar 27,31 persen. Dalam 1 minggu, Garuda Indonesia melayani 52 kali penerbangan dari Tiongkok termasuk Hongkong ke Indonesia. Kata VJ itu, dalam kegiatan kemarin, Consumer Selling Tiongkok 2017 diawali dengan Press Conference oleh Kemenpar di Hotel Marriott Guangzhou Tianhe yang dihadiri oleh Ratu Silvy Gayatri (Konjen RI di Guangzhou), Dharmawan Juliardy (GM Garuda Indonesia Guangzhou) Mrs. Janet Huang (VITO Guangzhou) serta 15 Media (online/cetak dan elektronik) lokal di Guangzhou.

“Untuk menarik pengunjung, booth Indonesia menampilkan VCD Promosi Pariwisata dalam Big LED, Penampilan Musik Lagu dari Sasando dan Biola serta Foto Booth dengan Jember Fashion Carnaval. Pengunjung disuguhi Kopi Khas Indonesia oleh Barista serta dapat melihat keindahan Indonesia melalui Virtual Reality, kita buat pengunjung nyaman saat mengunjungi Wonderful Indonesia,” ujarnya.

foto: guangzhoutour.files

Dalam acara tersebut, Konjen RI di Guangzhou membuka Indonesia Consumer Selling Tiongkok 2017 yang berlangsung di Grand View Mall Lt 4 yang merupakan Mall terbesar di Guangzhou. Kemenpar didampingi Garuda Indonesia bersama 5 Sellers Mitra GA yaitu : CitiesTravel, Peace Travel, GDCTS, CTrip & Tong Cheng Travel.

“Semuanya siap menjual paket-paket wisata ke Indonesia. Terutama 10 destinasi prioritas Kemenpar atau biasa disebut dengan 10 Bali Baru,” ujarnya.

Vj juga menambahkan, bagi para pengunjung yg berhasil memenangkan Kuis WI diberikan Door-prize berupa 4 tiket Garuda PP (Guangzhou-Bali), akomodasi dan paket wisata selama 3 hari 2 malam. “Antusiasme pengunjung Mall juga sangat baik. Semoga semakin bangak Wisman Tiongkok yang ke Indonesia,” kata VJ.

Menpar Arief Yahya memberi keluasaan bagi semua pihak untuk co branding. Seperti produk crackers Papatonk, yang sukses co branding dengan Wonderful Indonesia di bungkus kerupuk udang yanh dipasarkan 20 jutaan bungkus selama setahun itu. Juga berpromosi di lebih dadi 60 mall di Tiongkok.(*)

 

Berlomba Taklukkan Pesisir Barat Lampung

0

Peselancar dunia akan berlomba menaklukkan keganasan Pesisir Barat di Lampung lewat kejuaraan Surfing International Krui Pro 2017.

Peselancar dunia menjadikan Bali sebagai rumah kedua (second home) mereka. Berbagai jenis ombak dengan tipe berbeda-beda ada di Pulau Dewata, mulai dari ombak kecil untuk pemula sampai ombak besar dan ganas untuk para peselancar profesional. Tak salah jika Bali merupakan surga para peselancar.

Jangan pula mengabaikan gelombang Bono di Sungai Kampau, Riau, yang kini diakui para peselancar dunia sebagai salah satu keajaiban. Jika biasanya berselancar di laut, di sini dilakukan di sungai. Meski demikian, tinggi ombaknya bisa mencapai 4 sampai 6 meter dan panjang gelombangnya 300 meter lebih hingga fenomena alam ini membuat penasaran traveler dan peselancar dunia untuk berlomba-lomba menaklukkannya. Bono berbeda dengan tempat lain karena letaknya di garis ekuator. Jadi, gelombangnya cepat, panjang, dan karakternya sulit.

Satu lagi keganasan ombak laut di Indonesia yang siap dijajal dan bakal menjadi tantangan para peselancar dunia. Kabupaten Pesisir Barat di Lampung tempatnya, yang memiliki garis pantai terpanjang sepanjang 210 km dan banyak titik area surfing. Terdapat 21 spot surfing, di antaranya Ujung Bopur, Karang Nyimbor, Way Jambu, Pantai Mandiri, Labuhun Jukung, dan Pantai Tanjung Setia.

“Ombak di Pantai Tanjung Setia disebut-sebut sebagai salah satu ombak terbaik di dunia oleh peselancar dari seluruh dunia. Ombaknya sejajar dengan yang ada di Hawaii atau ombak-ombak kelas dunia,” kata Bupati Bupati Pesisir Barat, Agus Istiqlal, pada pembukaan kejuaraan Surfing Internasional Krui Pro 2017 di Pantai Tanjung Setia, Kabupaten Pesisir Barat, Lampung, Sabtu (15/4).

Lokasi-lokasi menyelam di Pantai Tanjung Setia juga dinilai legendaris di kalangan penggila selam. “Lokasi-lokasi tersebut menjadi salah satu tempat yang dikunjungi ribuan turis setiap tahunnya,” tambah Agus.

Kementerian Pariwisata memandang penting sebuah event digelar di Kabupaten Pesisir Barat sebagai alternatif surga berselancar dan mengenalkan keindahan sekitarnya. Hal ini seperti diungkapkan Asisten Deputi Strategi Pemasaran Pariwisata Mancanegara Kementerian Pariwisata, Ratna Suranti.

“Ini menjadi momentum bersejarah bagi Kabupaten Pesisir Barat Lampung dengan digelarnya kompetisi Surfing Internasional Krui Pro 2017 (QS)1000,” jelas Ratna pada kesempatan sama.

Dikatakan momen bersejarah, tambah dia, karena kompetisi ini menjadi kompetisi pertama yang bertaraf internasional diselenggarakan oleh World Surf League (WSL) yang diadakan di Krui, Pesisir Barat, Lampung. Seremoni pemukulan gong menjadi tanda dimulainya Surfing Internasional Krui Pro 2017 di Pantai Tanjung Setia, Lampung.

Selain mengenalkan spot baru kepada peselancar dunia yang telah menjadikan Bali sebagai second home, Kemenpar juga memanfaatkan kejuaraan ini untuk mengembangkan konsep 3A, yakni Akses, Atraksi, dan Amenitas. Pasalnya, papar Ratna, jika respons kejuaraan selancar ini bagus, secara otomatis pebisnis akan mengembangkan destinasi Lampung Selatan.

“Nah, rumus 3A; Atraksi, Akses, dan Amenitas akan menentukan untuk mengembangkan destinasi di sana. Atraksi yang istimewa bisa men-drive Akses dan Amenitas di sana,” paparnya.

Diharapkan kejuraaan ini akan mendongkrak angka kunjungan wisatawan ke Kabupaten Pesisir Barat. Seperti dijelaskan Agus, tercatat selama 2016 jumlah kunjungan wisatawan mancanegara di Kabupaten Pesisir Barat sebanyak 16.400 wisman. Jumlah ini meningkat dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya (2015) sebanyaj 8.866 wisman.

“Jumlah terbanyak adalah wisman dari Australia, sebanyak 5.524 turis, yang diikuti Spanyol, Prancis, Jepang, Korea, dan beberapa negara lainnya. Dan, tahun ini diharapkan naik dua kali lipat turis datang ke wilayah kami,” harapnya.

Kompetisi Surfing Internasional Krui Pro 2017 sendiri digelar mulai 15 hingga 20 April, diikuti oleh surfer-surfer andal Indonesia dan berbagai negara seperti Australia, Jepang, Selandia Baru, Brazil, Filipina, Hawaii, dan lainnya.

Menpar Arief Yahya selalu mengapreaiasi semua kegiatan sport tourism yang berskala international. Menurut survei, 60% dari wisatawan sport tourism, akan menjadi repeaters. Mereka akan datang lagi ke Indonesia, untuk berwisata.

Nantinya akan ada 18 surfer asal Indonesia, terdiri dari 11 surfer pria dan 7 surfer wanita, yang siap bersaing dengan 53 surfer dari mancanegara. (*)

Berikut nama-nama surfer Indonesia yang akan berlaga di Surfing Internasional Krui Pro 2017, menurut data WSL:

1.         Oney Anwar

2.         Darma Putra

3.         Dylan Longbottom

4.         Mustafa Jekson

5.         Pepen Hendrik

6.         I Nyoman Artana

7.         I Komang Hermawan

8.         Dede Suryana

9.         I Made Widiarta

10.     Raditya Rondi

11.     Tipi Jabrik

12.     Janiati Hansel

13.     Yasinyar Gea

14.     Ni Kadek Dyah Rahayu Dewi

15.     Kailani Johnson

16.     Taina Izquierdo

17.     Puanani Johnson

18.     Salini Rengganis

Tanjung Kelayang Kuatkan Sisi Amenitas

0
Museum Kata Andrea Hirata di Belitung

Person in charge (PIC) Tanjung Kelayang dari Pokja Percepatan Destinasi Wisata Prioritas Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Larasati Sedyaningsih mengatakan, pada 11 April lalu ada focus group discussion (FGD) untuk membahas keparisiwataan Belitung. FGD yang difasilitasi Kemenpar itu dihadiri para pemangku kepentingan kepariwisataan Belitung.

“Ini dalam rangka menentukan prioritas pengembangan kepariwisataan Belitung di tahun 2017,” ujar Laras.

Dalam FGD itu dibahas tentang amenitas. Saat ini, pengembangan wilayah yang masuk Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Kelayang memang sedang dikebut.

Bandara Internasional Beres, Tanjung Kelayang Kebut Amenitas

Provinsi yang kini kondang dengan julukan Bumi Laskar Pelangi itu sedang menambah jumlah kamar bagi wisatawan.

Pengelola KEK Tanjung Kelayang juga sudah membebaskan lahan seluas 7.528 meter persegi di luar kawasan.

“Lahan itu untuk keperluan homestay dan sekarang sedang proses sertifikasi lahan,” sebutnya.

Ketersediaan amenitas memang jadi hal penting bagi Tanjung Kelayang. Apalagi Bandara HAS Hanandjoeddin di Tanjung Pandan terhitung sejak 22 December 2016 sudah menyandang status sebagai international airport.

“Sekarang sedang menunggu penerbangan perdana Kuala Lumpur-Belitung,” sebut Laras. (*)

PT KAI Dukung Konektivitas menuju Danau Toba

0
ilustrasi

Wisata di Danau Toba sudah terbayang akan bergerak lebih cepat apalagi PT KAi berikan dukungan.

Ya, Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT) pada Kamis lalu (13/4) menggelar rapat koordinasi (rakor) dengan PT Kereta Api Indonesia (KAI). Rakor itu dalam rangka mengebut konektivitas menuju Danau Toba. Hasilnya, Hasil rakor pun memperjelas dukungan PT KAI pada konektivitas menuju Danau Toba.

Rakor yang digelar di kantor Jakarta Railway Center itu juga dihadiri perwakilan Pemerintah Kabupaten Simalungun.

“PT KAI mendukung pengembangan kereta api menuju Danau Toba dengan dua tahap, yakni Medan-Pematang Siantar dan Pematang Siantar-Danau Toba,” kata Kepala BOPDT Arie Prasetyo.

Untuk tahap satu atau Medan-Siantar, PT KAI akan menambah frekuensi perjalanan. Nantinya bakal ada enam perjalanan per hari dari Medan menuju Siantar dan sebaliknya.

“Akan beroperasi pada September 2017,” sebutnya.

PT KAI bahkan sudah menyiapkan sistem integrasi tiket. Dengan demikian, nantinya wisatawan yang tiba di Bandara Kualanamu bisa melanjutkan perjalanan ke Danau Toba dengan menggunakan kereta api.

“PT KAI siap untuk integrated ticketing Kualanamu-Danau Toba,” sambung Arie.

Selain itu, PT KAI juga membenahi Stasiun Pematang Siantar.

“Ada penataan kawasan di sekitar Stasiun Siantar untuk komersial,” sebut Arie, yang menyebut spirit “Indonesia Incorporated” yang diluncurkan Menpar Arief Yahya itu makin bergulir cepat di Danau Toba.

BOPDT tak hanya menggandeng PT KAI. Pelaku bisnis rental mobil dan motor di Siantar pun perlu disentuh. “Untuk hal ini BPODT akan berkoordinasi dengan Pemkot Siantar,” katanya.

Skenario lain yang disiapkan BPODT adalah menggandeng Damri. Yakni dalam rangka penyediaan shuttle bus. “Jadi ada integrasi moda dengan shuttle bus,” tuturnya.

BPODT juga memberi masukan tentang jalan nasional Pematang Siantar-Parapat. Menurut Arie, jalur itu perlu mendapat penanganan khusus.

“Agar menjadi jalan pariwisata,” katanya.

Salah satu usulan BPODT adalah membuat jalur bersepeda yang nyaman.

“BPODT akan berkoordinasi dengan BPIW (Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah, red) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat,” urainya, yang didampingi Ketua Pokja Percepatan 10 Destinasi Prioritas Kemenpar, Hiramsyah S Thaib.

Sedangkan untuk menambah konektivitas udara, BPODT pada 12 April lalu mengikuti rapat koordinasi tentang tindak lanjut pengusulan Bandara Silangit sebagai international airport. Rakor itu bertujuan membahas progres dari masing-masing stakeholder.

Menurut Arie, pada 19-20 April nanti akan ada survei teknis oleh AirNav Indonesia. BUMN bidang navigasi penerbangan itu akan melakukan survei untuk pemasangan instument landing system (ILS) dalam rangka menjadikan Bandara Silangit sebagai international airport.

Hanya saja, untuk pemasangan ILS juga memerlukan lahan. “Tepat di ujung runway yang membutuhkan  lahan sepanjang 1200 meter,” ujarnya.

Menurut Menpar Arief Yahya, Belitung adalah destinasi prioritas yang punya prospek cepat dan bagus. Jarak tempuh dari Jakarta tidak sampai 1 jam penerbangan. Begitupun dari Singapore san Kuala Lumpur, tidak terlalu jauh dan sudah mendapatkan alam yang bahari yang bagus.

Jarak tempuh, atau kedekatan geografis itu, kata Menteri Arief, cukup menentukan dalam pariwisata. Ini mirip dengan bisnis transportasi dan telekomunikasi.

“Jarak yang semakin dekat, akses semakin mudah, semakin murah, semakin berpeluang dikunjungi. Selain jarak, juga season, ketiga bisnis itu mengenal istilah low and high season,” kata Menpar Arief Yahya.

Upaya memoles Tanjung Kelayang juga menjangkau peningkatan kapasitas sumber daya manusianya. Pada 10 April lalu ada pembinaan kepada para pemilik homestay.

“Bentuknya kegiatan peningkatan kapasitas yang digelar di Desa Terong, Sijuk, Belitung,” sambung Laras yang didampingi Ketua Pokja Percepatan 10 Destinasi Prioritas Kemenpar, Hiramsyah S Thaib

Sedangkan dalam rangka mempromosikan Tanjung Kelayang, pada pada 15-17 April ada famtrip dari Visit Indonesia Tourisme Officer (VITO) Prancis.

“Famtrip ini dalam rangka memperkenalkan Belitung kepada masyarakat Prancis,” sebutnya. (*)

Dalam Naungan Panji Rasulullah

0
Suasana pengajian umum Rajab 1438 Hijriah yang digelar HTI Kota Batam, Minggu (16/4/2017). Foto: Muhammad Nur/Batam Pos

BATAM (BP) – Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Kota Batam kembali menggelar Pengajian Umum Rajab 1438 Hijriah di ruang serba guna gedung SMK Kartini di Kompleks Baloi View Batu Batam, Ahad (16/4/2017).

Pengajian kali ini mengusung tema “Bersama Ummat Dalam Naungan Panji Rasulullah”. Acara ini dihadiri oleh anggota, simpatisan, dan umat Islam dari berbagai kalangan.

Sejatinya, acara ini diawali dengan konvoi kendaraan sambil mengibarkan panji Rasulullah Al Liwa-Ar Rayah (Liwa-Rayah), yaitu bendera umat Islam. Namun kepolisian meminta agar konvoi ditiadakan.

“Kami menyayangkan larangan konvoi itu, tapi sebagai organisasi yang taat aturan dan respon terhadap permintaan teman-teman kepolisian, maka konvoi kami tiadakan, hanya pengajian umum saja,” ujar Ustad Donny Irawan, penanggungjawab acara saat ditemui di usai pengajian.

Pengajian sendiri berlangsung aman dalam pengawalan pihak kepolisian. Hadir sebagai pemateri antara lain Ustad Ahmad Syahreza, dan beberapa pemateri lainnya.

Dony mengatakan, ada yang salah memahami keberadaan Panji Rasulullah, Liwa Rayah, dengan mempersepsikan bendera tersebut akan menggantikan bendera merah putih. Padahal, persepsi tersebut keliru. Liwa Rayah adalah bendera umat Islam, sehingga tak perlu dipersepsikan negatif. Bendera itu telah ada sejak zaman Rasulullah hingga saat ini.

HTI maupun umat Islam lainnya pada dasarnya punya tugas untuk mensosialisasikan Liwa Rayah, bahwa itu adalah bendera umat Islam. Bukan bendera partai politik atau organisasi manapun.

Bagi Hizbut Tahrir, bendera tersebut sebagai simbol tumbuhnya semangat juang untuk menegakkan Islam yang Kaafah (sempurna) demi terciptanya Islam Rahmatan lil ‘Alamiin. Itu sebabnya HTI selalu membawa bendera tersebut dalam setiap kegiatannya.

“Rencana konvoi itu dalam rangka memperkenalkan kembali ke publik bendera umat Islam itu, tapi karena diminta tidak konvoi, ya kita taati,” ujar Dony, lagi.

Pria yang bekerja di salah satu rumah sakit di Batam ini juga meluruskan anggapan yang menyebut HTI tak cinta NKRI. Ia menegaskan, HTI justeru sangat cinta NKRI. Hal ini bisa dibuktikan dalam setiap gerakannya yang getol memperjuangkan agar kekayaan alam Indonesia tidak diberikan ke asing, tapi dikelola sendiri oleh negara untuk kesejahteraan rakyat Indonesia.

“Saat referendum Timor Timur, HTI juga getol meminta agar jangan ada referendum karena khawatir Timor Timur lepas dari NKRI, namun tetap saja digelar referendum, Timor Timur akhirnya lepas dari NKRI,” ungkap Dony.

Masih adanya persepsi negatif terhadap perjuangan HTI dinilai Dony sebagai sebuah pemicu semangat untuk terus mensosialisasikan lebih jauh ke publik, khususnya umat Islam. “Artinya, kami harus kerja keras dan lebih giat lagi melakukan sosialisasi,” ujar Dony. (nur)

Hang Nadim Perlu Pembenahan

0
foto: Humas BP Batam

batampos.co.id – Bandara Interanasional Hang Nadim Batam sudah dibangun semenjak 1993. Dari tahun itu, hingga sekarang belum ada perombakan atau pembenahan besar-besaran di bandara yang memiliki landasan terpanjang di Indonesia. Untuk meningkatkan pelayanan, bandara kebanggan masyarakat Kota Batam ini memerlukan pembenahan.

“Insya Allah, akan dilakukan (pembenahan,red),” kata General Manager Operasional Hang Nadim Batam, Suwarso, Sabtu (15/4).

Ia mengatakan bahwa beberapa pembenahan kecil sudah dilakukan pihak Hang Nadim, mulai dari perombakan ruang tunggu bandara, hingga membangun apron baru.

Semua itu dilakukan demi pelayanan optimal. Sehingga masyarakat merasa senang, aman dan nyaman.

“Beberapa konter di hilangkan, untuk memberikan ruang kepada masyarakat. Lalu Apron baru dibangun, tak akan ada lagi pesawat yang antri untuk memasuki Hang Nadim,” ucapnya

Namun bila dibandingkan dengan bandara di Makasar, Padang ataupun Medan. Hang Nadim cukup ketinggalan.

“Jelas mereka baru saja dibangun. Oleh sebab pihak kami merencanakan pada 2019 akan dibangun terminal II,” ujarnya.

Terminal II ini sudah jauh hari direncanakan. Pembangunan terminal II bukan hanya akan mempercantik Hang Nadim, namun juga dapat menampung penumpang lebih banyak.

Sebab dari statistik Hang Nadim, pertumbuhan penumpang pada tiap tahunnya naik. Pada tahun 2015 sebanyak 5 juta orang penumpang yang keluar dan masuk dari Kota Batam melalui Bandara Hang Nadim. Lalu pada 2016 sebanyak 6,1 juta orang.

“Dan tahun ini kami memiliki target sebanyak 6,7 juta orang,” ucapnya. (ska)

Kenaikan UWTO 432 Persen, Itu Tarif untuk ….

0
Sejumlah warga Batam sedang mengurus dokumen di kantor Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) BP Batam Gedung Sumatera Promotion Center, Jumat (15/2). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Skala kenaikan tarif Uang Wajib Tahunan Otorita (UWTO) untuk alokasi lahan baru yang mencapai 432 persen.

Tarif itu merupakan basis rancangan baru untuk pengalokasian lahan baru dengan konsep online nanti.

“Sebenarnya kenaikan tarif ini tidak perlu dipersoalkan karena nantinya toh hanya sebagai plafon dan mekanisme pengalokasian lahan baru melalui lelang online,” ujar Direktur Promosi dan Humas BP Batam, Purnomo Andiantono pada Sabtu (15/4).

Menurutnya pada saat pengalokasian lahan baru lewat lelang online nanti, tentu saja akan tetap terjadi tawar menawar harga lahan antar investor.

“Dikasih tarif nol pun, jika alokasi lelang kan tetap terjadi tinggi-tinggian dalam penawaran kan,” katanya lagi.

Lagipula harga tanah di pasaran sudah mencapai jutaan, sedangkan nilai UWTO masih mencapai ratusan ribu. Inilah yang menjadi dasar pertimbangan BP Batam menerapkan hal tersebut.

Kenaikan setinggi ini menjadi pembicaraan hangat antara Dewan Kawasan (DK) dan Komisi VI DPR RI. Pasalnya DK telah menerbitkan Surat Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian dengan Nomor S-657/SS.M.EKON/12/2016.

Surat tersebut merupakan usulan dari tim teknis kepada Ketua DK. Isi usulan adalah kenaikan UWTO tertinggi adalah 150 persen. Setelah itu Surat dengan Nomor s-348/M.EKON/12/2016 yang ditandatangani langsung oleh Ketua DK, Darmin Nasution terbit pada 19 Desember 2016

Surat ini berisi perihal mengenai kebijakan umum atas tarif UWTO,tarif jasa kepelabuhanan, dan mekanisme pencabutan lahan BP Batam. Sifatnya sangat segera untuk dilaksanakan. Usulan kenaikan tarif lahan paling tinggi hanya 150 persen.

Menanggapi hal ini, Andi mengatakan persoalan kenaikan tarif lahan setinggi 432 persen akan segera disampaikan ke DK.

“Nanti akan kami sampaikan ke DK langsung,” ungkapnya.(leo)

PLN Batam Ikut Pameran sebagai Sarana Sosialisasi Tarif

0

batampos.co.id – PLN Batam menjadikan pameran sebagai lokasi menyosialisasikan penyesuaian Tarif Listrik Batam (TLB).

Yup, PLN Batam dibawah komando Dadan Kurniadipura turut berpartisipasi memeriahkan Batam Trade Investment  and Tourism Expo 2017 yang digelar di Kepri Mall yang ditutup pada Minggu (16/4/2017).

Seorang penjag astan, Putri, mengatakan sejauh ini pelanggan yang datang dan bertanya tentang tarif bisa paham saat dijelaskan.

“Gak ada yang marah-marah kok,” ujarnya.

Tak hanya itu,  stan anak perusahaan PLN Persero itu juga menyuguhkan informasi pelayanan terhadap publik. Mulai dari informasi pelayanan ubah daya, penyambungan baru, grand max, hingga layanan listrik portable.

“Kami sangat senang dapat berperan dan menjadi salah satu peserta pameran. Hal ini sebagai bukti bahwa kami turut mendukung usaha yang ada di Indonesia, khususnya Kota Batam,” ungkap Corporate Communication PLN Batam, Suprianto.

Kegiatan itu, lanjut Suprianto, sebagai ajang untuk mendekatkan diri dengan para pelanggan LN Batam dengan nuansa yang berbeda.

“Karena diselenggarakan di fasilitas umum,” ungkap pria yang akrab disapa Bung Rian ini.

Dalam kegiatan itu, stan bright PLN Batam mendapatkan cukup banyak pengunjung,  sebagian besar dari mereka adalah ibu-ibu rumah tangga yang menanyakan tentang penyesuaian tarif  yang telah diterapkan berdasarkan Pergub Nomor 12 Tahun 2017.

Pada kesempatan ini, PLN Batam mengajak masyarakat agar bijaksana dalam memakai listrik. “Pakai seperlunya dan matikan yang tidak perlu,” ungkap Suprianto.

Seperti mematikan lampu, televisi dan perlalatan elektronik lain apabila tidak diperlukan.

Diketahui, Batam Trade Investment and Tourism Expo 2017 merupakan pameran berskala nasional yang rutin diselenggaran di Kota Batam. Tahun ini, merupakan kali ketiga event ini digelar. (hgt)

Usai Lebaran, Pemko Batam Tata Kawasan Jodoh Boulevard

0
Pasar legendaris, Tanjung Pantun, Jodoh di potret dari Ketinggian, Selasa (14/3). Di kawasan inilah Jodoh Boulevard berada. F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Wali Kota Batam, Muhammad Rudi mengatakan penertiban dan penataan pedagang yang berada di kawasan Jodoh Boulevard pada Juli mendatang.

“Rencananya tanggal 10 Juli penataan sudah dimulai,” kata Rudi, Sabtu (15/4).

Sebelumya, dikatakan Rudi sudah ada pertemuan dengan pedagang dan Camat Batuampar beberapa waktu lalu. Hasilnya, pedagang bersedia untuk menertibkan kios mereka masing- masing, namun menunggu waktu yang tepat yakni seusai bulan puasa dan lebaran.

Inisiatif pembongkaran ini, lanjut Rudi berasal dari pedagang yang berada di kawasan tersebut. “Mereka minta diberi waktu paling lambat abis lebaran, alasannya karena mau mencari rejeki didua momen tersebut,” ujarnya.

Penataan kawasan tersebut, diharapkan bisa membangkitkan perekonomian dan menciptakan kondisi yang tertip dan rapi.

“Kami akan tata menjadi pusat bisnis yang bisa mendukung sektor pariwisata di Batam,” sebut mantan walikota Batam ini.

Rudi mengakui saat ini industri galangan kapal yang selama ini menjadi ikon Batam, sudah tidak bisa diharapkan seperti sebelumnya. Oleh karena itu, pemerintah harus berpikir untuk mencari peluang demi meningkatkan pendapatan asli daerah.

“Makanya saya butuh dukungan, agar semua rencana pembangunan kota Batam bisa berjalan dengan baik,” ucapnya.

Saat ini terdapat lebih kurang 1.600 pedagang yang menggantungkan nasibnya dengan berjualan di kawasan Jodo- Nagoya, termasuk yang berada di kawasan Jodoh Boulevard.

Selain menata keberadaan pedagang kaki lima yang berada di kawasan Jodoh- Nagoya. Rudi juga meminta kepada pemilik ruko untuk mempercantik ruko dengan warna yang menarik. Hal ini diharapkan bisa menjadi daya tarik wisatawan. Karena kawasan tersebut memang disiapkan untuk menjadi pusat oleh- oleh Batam.

Rudi menambahkan, secara bertahap pihaknya akan membenahi Batam menjadi lebih baik. “Perkembangan pembangunan Batam hanya lima hingga 10 persen, sangat jauh ketinggalan dari negara tetangga. Bahkan dari Johor saja kita sudah kalah. Mereka memiliki jalan yang sangat luas, sedangkan kita baru mau mulai. Kita harus kejar ini,” tutup Rudi. (cr17)

Ibu Mertua Abidin Hasibuan Dimakamkan di Nongsa

0
Suasana pemakaman ibu mertua Abidin Hasibuan.
foto: cecep mulyana / batampos

batampos.co.id – Jenazah ibu mertua Presiden Direktur PT Sat Nusapersada Tbk, Abidin Hasibuan, Pang Boh Kio, 80 telah dimakamkan di pemakaman umum marga Tionghoa, nongsa, Minggu (16/4) siang.

Isak tangis dari keluarga dan kerabat mengiringi jenazan Pang Boh Kio yang menghembuskan nafas terakhirnya, Rabu (13/4) sore lalu. Sahabat dan kerabat bergantian menyampaikan duka cita kepada Abidin saat masih di rumah duka Marga Tionghoa sejak Rabu lalu.

Pang Boh Kio, meninggalkan empat orang anak laki-laki dan dua orang anak perempuan, serta lima belas orang cucu.

Jenazah Pang Boh Kio diberangkatkan dari rumah duka sekitar pukul 10.00 WIB.

“Saya ucapkan terima kasih kepada teman-teman dekat dan saudara yang hadir dan telah ikut mengantarkannya sampai ke tempat yang terakhir,” ujar Abidin Hasibuan. (cr1)