Kamis, 2 April 2026
Beranda blog Halaman 13440

Pembobol Mesin ATM Dibekuk

0
ilustrasi

batampos.co.id – Jajaran Satreskrim Polres Tanjungpinang dan Polres Bintan, Minggu (9/4) dini hari, meringkus dua orang pelaku pembobolan ATM, yang menjalankan aksinya di Tanjungpinang, Bintan dan Batam.

Penangkapan pertama kali dilakukan petugas terhadap AF, 37, di Jalan Lembah Asri, Kota Tanjungpinang. Dari tangannya, petugas menyita sejumlah barang bukti yang digunakan pelaku saat menjalankan aksinya.

Petugas pun melakukan pengembangan. Yang mana berdasarkan pengakuan IJ, ia menjalankan aksinya bersama dengan AL. Tim Buser gabungan yang tak mau kehilangan jejak, dini hari itu langsung menyebarang ke Batam, dan menangkap AL di rumahnya dikawasan Sagulung.

Salah seorang anggota Buser yang meminta namanya tidak dikorankan, mengatakan penangkapan terhadap pelaku dilakukan berdasarkan laporan polisi yang diterima. Kemudian, ditindaklanjuti dengan melakukan penyelidikan.

“Dari rekaman CCTv didapati ciri-ciri pelaku. Setelah beberapa hari kami lakukan penyelidikan, baru berhasil ditangkap,”ujar sembari mengingatkan agar namanya tidak dikorankan.

Dikatakannya, kedua pelaku yang diamankan tersebut. Salah satunya, merupakan residivis. Sedangkan terkait aksi pembobolan ATM, dilakukan mereka di empat lokasi, di Tanjungpinang, Bintan dan Batam.

“AF, itu residivis kasus jambret. Untuk kasus pembobolan ATM, di Tanjungpinang satu kali, di Indomarket dekat Lapangan Sepakbola, Sulaiman Abdullah. Di Bintan, ATM dekat RSUD dan di Batam di Sagulung dan Sekupang,”katanya.

Sementara itu, salah satu pelaku, AF, mengaku nekat ikut membobol ATM karena diajak rekannya. Hasilnya, pun ia gunakan untuk kebutuhan hidup sehari-hari.

“Kami tidak pernah berhasil membongkar ATM nya. Cuma, bisa dapat uang dari lubang yang kami congkel. Itupun hasilnya tidak banyak,”ucapnya.

AF juga membenarkan bahwa ia dan AL, menjalankan aksinya di empat lokasi, diamankan dua diantaranya dilakukan di Batam, sedangkan dua lainnya di Tanjungpinang dan Bintan.

“Iya, empat kali itulah saya main (mencuri, red). Semua TKP itu selalu sama-sama,”pungkasnya. (ias)

KOR BP Batam FC Taklukkan Viking Batam FC 10 – 1

0

KOR BP Batam FC akhirnya unggul atas Viking Batam. Pada laga tersebut, anak didik Susanto Dwi Handoko menang telak dengan skor 10-1.

Dalam laga yang pertandingan di ATB CUP VIII Futsal Championship 2017 yang digelar di Lapangan futsal Ikan Daun, Batam Center,  Minggu(9/4/2017)malam, BP Batam terlihat menurunkan pemain-pemain muda mereka yang berbakat secara bergantian, guna mendobrak pertahanan viking Batam yang sejak babak pertama sulit sekali di tembus.

Pola-pola permainan bola cepat dan pendek yang dikombinasikan umpan-umpan matang yang dilancarkan BP Batam FC, akhirnya membuat pertahanan anak asuhan Manager Supriatna yang dikenal dengan Budak Baonk ini terbongkar, dan beberapa kali mendaratkan bola ke dalam gawang dengan keras.

Hingga jelang turun minum di babak pertama pola ini pun semakin mantap dimanfaatkan oleh tim BP Batam mendulang gol.

Meski BP Batam mampu menguasai 60 persen jalannya pertandingan, namun beberapa kali serangan balik yang dilakukan Viking Batam sempat membuat tim lawan langsung mundur seribu langkah guna menyelamatkan gawang mereka dari kebobolan.

Pola-pola serangan yang dibangun dari sisi sayap pun diterapkan. Bahkan beberapa kali tendangan cukup keras dari arah kiri dan kanan gawang yang dilontarkan Tim Viking Batam sempat membuat kiper BP Batam jatuh bangun beberapa kali.

Hingga babak dua berakhir, Tim Viking Batam FC tidak bisa memperkecil skor kekalahan. Dan harus cukup puas di skor 10- 1. Dengan kemenangan ini membuat BP Batam ke babak berikutnya, sekaligus menjadi juara Group H.

Sebelumnya, pelatih BP Batam Susanto Dwi Handoko mengaku akan menekankan anak didiknya untuk fokus dan fight dalam laga menghadapi Viking.Dan akan menerapkan strategi jitu.

“Kami akan menekankan anak-anak untuk lebih mengedepankan bermain cantik, santun menjunjung tinggi sportifitas dan Fair Play,” terangnya saat memberikan pelatihan kepada anak-anak BP Batam pada Minggu (9/4/2017) pagi.

Sementara itu, Supriatna, Manager Viking Batam yang dikonfirmasi terpisah mengaku akan melakukan persiapan seperti biasa saja.

“Kami akan seperti biasa saja, tidak ada persiapan khusus dan santai saja. Kami biarkan anak-anak bermain dengan enjoy dan santai. Target kami adalah menang,” jelasnya. (*)

Wasit Banyak Keluarkan Kartu di Laga ATB FC VS Macan Tidar FC

0

ATB Batam FC berhasil menduduki klasemen teratas Grup F.

Posisi ini ia raih setelah sebelumnya melawan Macan Tidar FC harus berbagi kartu selama pertandingan berlangsung di ATB CUP VIII Futsal Championship 2017 yang digelar di Lapangan Futsal Ikan Daun, Batam Center, Minggu(9/4/2017) malam.

Wasit Musmulyadi yang memimpin pertandingan terbilang sengaja memberikan 8 kartu untuk pemain yang dianggap melanggat dari Macan Tidar FC dan ATB Batam FC.

Dari jumlah kartu tersebut, 2 kartu merah untuk pemain Macan Tidar FC yakni Dian S (13)dan M Yusuf (17)dan 6 kartu kuning untuk pemain kedua tim setelah melakukan tindakan pelanggaran keras hingga menginstrupsi keputusan wasit.

“Kami memberikan kartu tersebut hanya untuk menegakkan aturan yang sudah ada dan jelas,” terang Musmulyadi.

Selama pertandingan berlangsung kedua tim sama-sama mendapatkan sejumlah peluang pada babak pertama, namun kesempatan tersebut baru dimanfaatkan oleh Macan Tidar FC dengan menggoyang lawan dengan skor 3-1 di babak pertama.

Namun setelah peluit babak kedua dimulai, ATB FC membalikkan kondisi penyerangan di beberapa lini hingga akhirnya berada di skor 7-3 untuk ATB.

Dengan kemenangan tersebut, langsung membuat ATB FC sebagai juara di Group F dengan memperoleh 7 poin.

Hadi Permana, Manager ATB FC mengaku cukup bersyukur atas prestasi yang sudah ditorehkan oleh anak didiknya dan berharap bisa semakin ditingkatkan mengingat ATB masih harus bertanding kembali di babak 32 besar berikutnya.

“Alhamdulillah hasil kerja keras dari kawan-kawan ini bisa membawa ATB FC sebagai Juara di Group F. Semoga kita bisa lebih baik lagi nanti, “jelasnya.

Sementara itu Dwi Fung, Manager Macan Tidar FC yang dihubungi terpisah mengaku konsentrasi anak didiknya sempat terpecah oleh adanya beberapa hal. Hal ini bisa dilihat pada babak kedua.

“Sebagaimana kita lihat tadi, tensi permainan cukup tinggi dan sangat mempengaruhi anak-anak tadi. Meskipun demikian, namanya sebuah pertandingan pasti ada yang kalah dan menang. Jadi kita ucapkan selamat saja,” jelasnya. (*)

Dalil Harahap, Juara I Nasional Lomba Karya Jurnalistik BTN 2017

0

batampos.co.id – Batam Pos kembali membuktikan diri sebagai wadah para juara. Kali ini, Fotografer-nya Dalil Harahap meraih juara I lomba karya jurnalistik kategori foto dalam rangka ulang tahun ke 67 BTN tahun 2017.

Pria yang akrab disapa Ali ini mengaku bersyukur prestasi berskala nasional tersebut. Awalnya dia mengaku tidak tahu jepretannya jadi pilihan juri dan keluar sebagai juara, hingga ada rekan sesama wartawan menginformasikan via grup whatsapp.

“Saya bilang ini rezeki, alhamdulillah. Apalagi ini kompetisi nasional, banyak saingannya. Tadi dikasih tahu teman, nggak nyangka juga juara,” kata Ali, Senin (10/4) siang.

Dia mengaku bangga karena ikut mengharumkan nama media Batam Pos yang telah jadi wadahnya dirinya belajar juga bekerja. Maka dari itu, dia berjanji akan tetap semangat bekerja dan terus berkarya.

“Juara ini bikin semangat bekerja lagi. Mudah-mudahan apresiasi ini bukan yang terakhir, ” ucap pria asal Tapanuli Selatan, Sumatera Utara ini.

“Terima kasih keluarga Batam Pos dan keluarga di rumah atas supportnya,” lanjut dia.

Dalil Harahap

Jepretan Ali, yang memenangkan kompetisi ini berjudul ‘Beli Rumah Ingat BTN‘, dengan objek foto sebuah keluarga kecil yang sedang makan bersama.

“Awalnya sulit cari tema. Akhirnya dapat juga ide ambil foto kayak itu,” ujarnya.

Sementara itu, Pemimpin Redaksi (Pimred) Batam Pos Muhammad Iqbal mengapresiasi prestasi tersebut. Dia berharap ke depan akan ada prestasi-prestasi baru.

“Terima kasih sudah mengharumkan nama Batam Pos. Semoga ke depan makin banyak prestasi yang diraih. Terus belajar dan tidak cepat puas diri,” harap Iqbal. (cr13)

Indonesia Raih Special Prize The Best Booth Marine and Diving di Jepang

0

Kementerian Pariwisata (kemenpar) menyabet gelar The Best Booth Marine and Diving dalam ajang pameran Marine Diving Fair, yang dilaksanakan di Tokyo, Jepang, sejak tanggal 7-9 April 2017. Penghargaan tersebut langsung diterima oleh Kepala Bidang Pameran Asdep Pengembangan Pasar Asia Pasifik Kemenpar, Ricky Fauzi.

Penghargaan langsung diserahkan oleh President Marine Art Center, Mr. Itsumi Tateishi, 9 April 2017 di Tokyo.

“Booth Indonesia yang diisi oleh 10 operator diving dari Indonesia layak mendapatkan Special Prize dengan predikat sebagai yang terbaik karena tidak saja design boothnya yang artistik tetapi juga menarik dengan ikon unggulan Kapal Phinisi,” ujar Mr. Itsumi dalam sambutannya.

Kepala Bidang Pameran Asdep Pengembangan Pasar Asia Pasifik Kemenpar, Ricky Fauzi menyambut gembira atas penghargaan ini. Pihaknya memang selalu mengedepankan bahwa design booth di pameran adalah hal utama yang pasti diperhatikan.

“Kami bersyukur dengan apa yang diraih ini. Terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung pameran ini,” ujar Ricky.

Booth Indonesia memang tidak pernah sepi dari pengunjung, selama pameran berlangsung, rata-rata dikunjungi oleh 850 orang perhari. Selain memperlihatkan keindahan alam bawah laut Indonesia, Booth Wonderful Indonesia itu juga banyak disii oleh acara seperti presentasi spot diving oleh Ketua Bidang Wisata Bawah Laut Percepatan Pengembangan Wisata Bahari Cipto Aji Gunawan, produk-produk yang dijual oleh operator diving, juga testimoni para divers yang pernah menikmati keindahan bawah laut Indonesia.

“Selain itu, di booth Indonesia juga memanjakan para pengunjung dengan acara kesenian sambil menikmati kopi dan cemilan khas Indonesia. Ini menjadi daya tarik tersendiri,” kata Ricky.

Dalam pameran tersebut, Indonesia memperkenalkan potensi wisata bahari tanah air. Khususnya wisata selam yang segmentasinya masuk ke dalam kategori niche market. Ini juga untuk menggenjot perolehan target kunjungan wisatawan mancanegara tahun 2017 sebanyak 15 juta orang. Kemenpar datang bersama 10 operator diving.

“Selama ini poinnya adalah Paviliun Indonesia selalu mengangkat keindahan alam, keanekaragaman budaya serta keramahtamahan masyarakat yang diimplementasikan disetiap mengikuti pameran international,” ujar Ricky.

Seperti diketahui, Indonesia memang juaranya di urusan alam bawah laut.Indonesia punya trumbu karang yang ada di lautan Indonesia menyumbang 18% dari luas total terumbu karang dunia. Indonesia juga memiliki lebih dari 55 destinasi diving dan lebih dari 1.500 dive spots yang tersebar dari Pulau Weh di Aceh hingga Cendrawasih Bay di Papua. Jumlah ini lebih banyak dibandingkan dengan seluruh negara di dunia.

“Dunia mengakui Indonesia memiliki beberapa diving spot terbaik dunia, kita juga harus juara dunia, kita harus banyak terus mendapatkan penghargaan-pernghargaan berkelas dunia di berbagai acara alam bawah laut. Karena memang alam bawah laut kita yang terbaik,” kata Menteri Pariwisata Arief Yahya.(*)

 

KBRI Hanoi dan Kemenpar Dorong Maskapai Vietnam Terbang ke Indonesia

0
foto: asia361

Kementerian Pariwisata (Kemenpar) serius menarik wisman asal Vietnam untuk berkunjung ke Indonesia.

“Saya sudah bertemu dengan dua pemilik maskapai yakni Vietnam Airlines dan VietJet Air, semua sepakat akan melakukan penerbangan langsung ke Indonesia, karena memang saat ini urusan Air Connectivity di Vietnam menuju Indonesia adalah kendala paling utama,” ujar Duta Besar Republik Indonesia di Hanoi, Vietnam, Ibnu Hadi dalam acara Vietnam International Travel Mart 2017, Minggu (12/4).

Untuk progressnya, semua dalam kondisi on the track. Kata Ibnu, VietJet saat ini hanya tinggal mencari rekanan bisnisnya di tanah air yang membuat paket dan bentuk kerjasama yang ideal dan langsung terbang.

“Kalau Vietnam Airlines tentu mereka adalah perusahaan negara di Vietnam, sudah progress dibahas di internal mereka. Intinya, Indonesia harus semakin terbuka untuk dikunjungi wisatawan Vietnam,” ujar Dubes Ibnu.

Ibnu memaparkan, bahwa pertumbuhan ekonomi di Vietnam juga sangat bagus. Tahun 2017 ini pertumbuhan ekonomi mencapai 6,8 persen, sedangkan tahun lalu pertumbuhannya 6,2 persen.

“Jadi mereka siap membelanjakan uangnya di negara kita, cara efektif untuk mengangkat perekonomian bangsa saat ini adalah Pariwisata. Seperti apa yang diungkapkan oleh pak Menteri Pariwisata Arief Yahya,” ujar Ibnu.

Saat ini, penerbangan hanya ada dari Ho Chi Min City ke Jakarta dan hanya ada satu kali penerbangan dari Vietnam Airlines.

“Semoga kursi penerbangan semakin bertambah dari Hanoi ke Jakarta maupun Hanoi ke Bali. Karena semakin banyak kursi masuk, semakin banyak Wisman yang datang ke Indonesia, dan perekonomian kita juga makin membaik,” kata Ibnu.

Ibnu juga mengucapkan terima kasih kepada Kemenpar yang berpartisipasi di acara VITM 2017. Kata Ibnu, ini merupakan pameran kedua yang dilakukan Kemenpar di Vietnam.

“Dan peningkatannya sangat drastis, pameran tahun lalu masih swadaya KBRI dan industri kami cari di lokal industri, namun sekarang sudah didukung Kemenpar dengan Booth yang bagus dan megah seperti ini serta dengan industri yang profesional. Bagi kami ini kebanggaan sebuah bangsa karena juga pameran ini diikuti oleh beberapa negara, dan terlihat di sini kita bangsa yang besar,” ujar pria yang murah senyum itu.

Booth Indonesia memang paling seksi. Tampil dengan kapal Phinisi, booth Indonesia terlihat paling besar dan unik. Di sisi depan, gambar destinasi Bali menjadi wajah pameran. Tulisan besar Indonesia terpampang indah dan gagah. Sisi belakangnya, ada gambar destinasi prioritas Borobudur.

Untuk memperkuat bentuk pameran, Kemenpar membangun paviliun seluas 54 sqm (6 booth) dengan mengangkat tema 10 destinasi prioritas dengan terpampang gambar digital keindahan alam Indonesia.

Peserta yang bergabung di paviliun Indonesia terdiri dari 12 industri pariwisata Indonesia dan Pemerintah daerah yaitu: Bali (4), D.I Yogyakarta (4), DKI Jakarta (1), Dinas Pariwisata Prov. Yogyakarta (1), dan local agent Vietnam (2) yang menjual paket-paket wisata ke Indonesia, komposisi tersebut terdiri dari TA/TO anggota ASITA, industri Akomodasi, dan DMO untuk melakukan pelayanan informasi, promosi produk dan destinasi.

Seperti diketahui, Kementerian di bawah komando Arief Yahya itu mengikuti event VITM 2017 yang diselenggarakan pada tanggal 6 hingga 9 April 2017 di Ha Noi International Center for Exhibition (I.C.E Ha Noi) Vietnam. Menteri pariwisata Arief Yahya mengatakan, pergunakan semua momentum untuk membuka Indonesia terkait dengan air connectivity. Karena penerbangan langsung sangat penting di pariwisata Indonesia. Selain itu sambil terus konsisten dengan program promosi Kemenpar yang fokus pada branding, advertising dan selling.

“Saatnya kini mendesain promosi yang selama ini menitik beratkan pada branding dan advertising, mulai bergeser ke selling. Branding sudah dilakukan gencar di tahun pertama, Advertising digeber tahun kedua. Tahun ketiga ini sudah harus selling to the point,” ujar mantan Direktur Utama Telkom itu.

Air Connectivity merupakan tiga poin penting di Pariwisata Indonesia. Dalam berbagai kesempatan, Arief Yahya selalu menegaskan bahwa – Go Digital, Air Connectivity, dan Homestay Desa Wisata menjadi pegangan utama Kemenpar untuk melangkah di kuartal pertama 2017.

Tiga hal itu akan diselaraskan dengan kapasitas destinasi di 3 greaters (Bali, Jakarta, Kepri) serta 10 top branding dan 10 top destinasi sebagai Bali Baru.(*)

Saksikan Jogja International Air Show, Akhir Bulan Ini

0

Jogja Air Show naik kelas menjadi Jogja International Air Show (JIAS) 2017

Tahun ini, event yang digelar 26-30 April 2017 itu levelnya sudah naik menjadi internasional.

Seluruh unsur Pentahelix diajak bahu-membahu dan bergotong-royong untuk menyiapkan event spektakuler itu.

Melalui sinergi Indonesia Incorporated, JIAS 2017 disulap menjadi Size getting Bigger, Scope getting Broader, dan Skill getting Better.

“Teori Pak Menpar Arief Yahya ini ternyata bisa jalan. Dalam audiensi dengan pak Menpar di Gedung Sapta Pesona akhir pekan silam, saya jelaskan bahwa Jogja Air Show kembali digelar. Namun kali ini levelnya ditingkatkan menjadi Jogja International Air Show yang melibatkan penerbang-penerbang dari mancanegara,” ujar Komandan Landasan Udara Adi Sucipto Yogyakarta Marsekal Madya Novyan Samyoga, Minggu (9/4).

Dalam audiensi tadi, Novyan didampingi Direktur Utama Sriwijaya Air, Chandra Lie.

Novyan sadar, untuk menggarap even ini Bandara Adisucipto tak bisa bergerak sendirian. Gaweannya harus dikeroyok rame-rame. Karenanya sinergi stakeholder yang ada di dalam konsep pentahelix ABGCM (Academics, Business, Government, Community, and Media) juga ikut dilakukan. Kementerian Pariwisata ikut digandeng untuk koordinasi terkait kedatangan wisatawan mancanegara.

“Kami buruh Kemenpar karena antusiasme wisman sangat terlihat. Saat ini yang sudah mendaftar ada 167 atlet dari 10 negara. Lantaran keterbatasan kuota oleh panitia, hanya 67 atlet yang tertampung dalam acara tersebut,” katanya.

JIAS 2017 akan menampilkan beberapa kegiatan aeroshow. Di antaranya terjun payung, paramotor, dan aeromodelling. Acara akan dilaksanakan mulai dari Borobudur, Prambanan, Sleman, Bantul, Gunung Kidul, dan Kota Jogjakarta.

Menariknya, pada Sabtu, 29 April 2017, akan ada Dirgantara Carnival yang terdiri dari Drum Band Taruna, atlet olahraga dirgantara internasional, dan temuan kedirgantaraan beberapa universitas. Di atas karnaval tersebut, ada juga Jupiter Aerobatic Team TNI AU yang akan melakukan aksi akrobatik udara.

Bila Novyan fokus di urusan dirgantara, Sriwijaya Air akan fokus menggarap atraksi Man Made di Yogyakarta. Maskapai swasta itu juga akan menggelar dialog pengembangan rute baru konektivitas udara.

“Sriwijaya akan memberikan dukungan pada event-event pariwisata yang digelar di Jogjakarta,” ujar Direktur Utama Sriwijaya Air, Chandra Lie.

Selain pembukaan rute baru ke pelosok negeri, Sriwijaya juga akan menawarkan paket-paket khusus untuk event pariwisata. Dari paparan Chandra Lie, Sriwijaya Air sudah punya rute ke sejumlah destinasi dalam negeri yang tidak populer. Itu dilakukan untuk mendukung program Kemenpar dalam mempromosikan 10 Bali Baru.

“Sriwijaya Air telah punya 7 rute penerbangan ke 10 Bali baru, termasuk Borobudur yang berdekatan dengan Adi Sucipto,” katanya.

Selain 10 Bali Baru, Sriwijaya juga sudah terbang ke 7 destinasi wisata unggulan lainnyua. Dari mulai rute Lubuklinggau (Sumsel), Muara Bungo (Jambi Barat), Berau (Kaltim), Luwuk (Sulteng), Maumere (NTT), Waingapu (Sumba), bahkan Alor, sudah dijelajahi Sriwijaya.

Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya angkat topi dengan semua upaya tadi.

“Jadi, melalui Indonesia Incorporated kita akan Bigger-Broader-Better together. Ilmu 3S-3B ini saya dapatkan ketika mengambil Executive Course di Kellogg School of Management, Chicago, USA,” ujarnya. ***

Menyongsong Rinjani sebagai Geopark

0

Deputi Pengembangan dan Destinasi Wisata Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Dadang Rizky Ratman mengatakan pemerintah menangkap minat masyarakat dan menindak lanjuti rekomendasi Unesco untuk penetapan Unesco Global Geoparks (UGG).

Taman bumi (Geopark) adalah wilayah terpadu yang terdepan dalam perlindungan dan penggunaan warisan geologi dengan cara yang berkelanjutan, dan mempromosikan kesejahteraan ekonomi masyarakat yang tinggal di sana.

“Kami terus menindaklanjuti 10 arahan dewan UGG terkait Rinjani untuk penetapan Rinjani menjadi Geopark,” kata Dadang, Minggu (9/4).

Menurut Dadang, sesuai surat Duta Besar/Wakil Delegasi Tetap RI untuk UNESCO no B-00096/PARIS/170301 Februari 2017 Rinjani belum biasa di inskripsikan sebagai Geopark. Hal ini sesuai hasil pertemuan UNESCO Global Geopark Council yg diselenggarakan di Torquay Inggris 24-25 September 2017,

“Dan Indonesia diberi waktu selama dua tahun untuk menindak lanjuti 10 butir Rekomendasi Dewan UGG tersebut,” ujar Dadang yang sudah diinstruksikan Menpar Arief Yahya untuk melakukan percepatan geopark.

Ia menjelaskan pemerintah akan melakukan comparative study untuk melihat keterkaitan Geopark Rinjani Lombok dengan Geopark Batur Bali.

“Karena dianggap ada kemiripan, sehingga akan ditelaah lebih lanjut, untuk melihat kemiripan struktur geologinya,” katanya.

Kedua pemerintah akan mengembangkan kerjasama dengan pihak universitas serta lembaga penelitian untuk mendapatkan dukungan ilmiah. Upaya ini akan meningkatkan perbaikan desain panel interpretasi agar situs geologi tampak lebih baik. (*)

Keliling Danau Toba dengan Kapal Sumbangan Patra Jasa

0
foto: pesonaindo

Badan Otorita Pariwisata Danau Toba (BOPDT) menggandeng Patra Jasa  dalam rangka pengadaan kapal penjelajah atau cruise di Danau Toba.

Kepala BOPDT Arie Prasetyo mengatakan, pihaknya pada 4 April lalu telah menggelar pertemuan dengan anak usaha Pertamina yang bergerak di bidang perhotelan itu.

“Patra Jasa siap mendukung penyediaan kapal wisata atau cruise di Danau Toba. Targetnya cruise dengan  kapasitas 200 orang,” ujar Arie, Minggu (9/4).

Dari pertemuan itu ada sejumlah opsi terkait rencana pengadaan kapal. Jika mau cepat, bisa membeli kapal dari luar.

Namun, bisa juga membuat kapal baru di lokasi. “Perlu waktu lebih kurang 10-12 bulan,” tuturnya.

Selain itu, kata Arie, Patra Jasa juga akan melihat opsi membeli kapal yang ada di Danau Toba.

“Selanjutnya direnovasi,” katanya.

Lebih lanjut Arie mengatakan, BOPDT memiliki masterplan pengembangan kawasan Danau Toba. Sedangkan Patra Jasa memang memiliki aset di kawasan Danau Toba. Misalnya, resor seluas enam hektare di Parapat dan lapangan golf seluas 16 hektare. “Kedua aset ini siap untuk di-upgrade dengan skema kerja sama,” katanya.

Arie menambahkan, Patra Jasa memang menunjukan keseriusan dalam berpartisipasi mengembangkan kawasan Danau Toba. Bahkan, Patra Jasa membiayai pembuatan film tentang Danau Toba dengan menggandeng sutradara kondang Joko Anwar. “Proses produksi diperkirakan dimulai Bulan Mei,” sebut Arie.

Selain itu, BOPDT juga telah menggelar pertemuan dengan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM). Dalam rapat yang digelar di Jakarta pada 4 April lalu, BKPM mengusulkan agar BOPDT memiliki kantor sekretariat bersama.

Merujuk usulan BKPM, kantor bersama itu akan melibatkan person in charge (PIC) dari 12 kementerian/lembaga sesuai Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 49 Tahun 2016 tentang BOPDT, sekaligus delapan pemda yang terkait langsung dengan Danau Toba.

“Ini terkait dengan penyelenggaraan perizinan,” ujar Arie.

Selain itu, BKPM juga akan membantu BOPDT dalam memasarkan potensi kepada investor potensial. “Salah satunya dari Jepang, China dan Korea,” sebutnya.

Sebelumnya, pada Kamis lalu (6/4) ada tiga perusahaan asal Singapura yang meninjau langsung kawasan Danau Toba di Tobasa. Ketiga perusahaan itu  adalah KOP Properties, Montingo Resort dan Butterfly Park Sentosa Resort.

BPODT pun memberi gambaran besar tentang pengembangan kawasan wisata danau kaldera terbesar di dunia itu. Menurut Arie, utusan investor Singapura diajak mengunjungi lahan zona otorita di Sibisa seluas 602 hektare dan Bandara Sibisa di Ajibata, Tobasa.

“Investor melihat lahan Otorita dan Bandara Sibisa dapat saling melengkapi,” tuturnya.

Selain itu, delegasi investor asal Negeri Pulau Tumasik juga mengunjungi potensi lahan pengembangan seluas 7,5 hektare di Silalahi, Kabupaten Dairi. Namun, lahan yang sudah diincar KOP memang masih terkendala tata ruang.

Karenanya, BOPDT mengajak delegasi investor Singapura berdiskusi dengan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Dairi guna mendiskusikan tata ruang. Progres pun langsung terlihat.

“KOP sangat tertarik dan serius berinvestasi di Danau Toba. Ada dua opsi lahan yang akan mereka proses, dan mereka memiliki cukup kapasitas untuk memilih keduanya,” ujar Arie. ***

Semarang Great Sale Berhadiah Dua Mobil

0

Mulai tanggal 7 April – 7 Mei 2017 Kota Semarang mengadakan Great Sale alias pesta diskon hingga 70 persen.

Hujan diskon belanja gede-gedean itu disebut Semarang Great Sale (Semargres) 2017.

Minggu (9/4) kemarin acaranya resmi dibuka. Beberapa pelaku usaha serta komunitas turut memeriahkan dengan melakukan parade promo mulai dari halaman Balaikota Semarang, Jalan Pemuda, Imam Bonjol, Piere Tendean, dan kembali ke Balaikota. Launching secara nasional juga sudah dilakukan Menpar Arief Yahya di Balairung, Gedung Sapta Pesona, Kemenpar bulan lalu.

Walikota Semarang Hendrar Prihadi menyampaikan Semargres sebulan penuh (7/4-7/5) sudah berskala nasional dengan melibatkan semua pelaku usaha baik kalangan atas sampai tingkat bawah, yakni pasar tradisional dan UMKM.

“Pembukaan ini meriah sekali karena yang terlibat tak hanya pelaku usaha kalangan atas tapi sampai tingkat bawah, jadi masyarakat ngerti ada event namanya Semargres,” katanya usia membuka event.

Dikatakannya, event yang ketujuh kalinya ini telah ada peningkatan baik dari skala eventnya, jumlah tenant yang terlibat, sampai hadiah yang bisa dibawa pulang para pemenang undian belanja.

“Ada sekitar 2 ribuan tenant, kupon kita cetak 4 juta lembar dan minimal target nilai perputaran dari perdagangan ini Rp 200 miliyar. Hadiah juga minimal ada dua unit mobil,” ujarnya.

Hendi, sapaan Walikota, juga mengaku jika event Semargresa sudah menjadi ikon agenda nasional setelah dilaunching oleh Kemenpar di Jakarta pada akhir Maret lalu. Secara promotif pemkot Semarang melibatkan vendor-vendor skala nasional seperti Garuda Indonesia dan KAI.

Launchingnya di Jakarta, medianya nasioanal dan keterlibatan Garuda Indonesia serta KAI akan lebih memudahkan masyarakat menuju ke Semarang,” katanya.

Dalam parade promo dilibatkan unsur bisnis pasar moderen, PKL, UMKM, Perhotelan, komunitas, sosialita, fashion desainer, dan lainnya. Mereka mengenalkan program promo masing-masing dengan kostum unik kombinasi sarungan.

Sementara, Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Kementerian Pariwisata, Esthy Reko Astuti yang hadir ikut membuka mengatakan Semargres menjadi salah satu event yang mendorong wisata belanja baik bagi wisatawan asing maupun domestik. Wisatawan menurutnya kini tak hanya tertarik pada wisata leisure tetapi juga mulai melirik segi experience-nya.

“Nah, spendingnya setelah leisure perjalanan wisata ya experience, dengan berwisata belanja inilah menjadi daya tarik dari Semargres ini,” katanya.

Dia menyampaikan, Kemenpar kini mengembangkan wisata belanja dengan mendorong daerah memperbanyak event-event wisata belanja dan kuliner. Data surveinya ada target 15 juta kunjungan wisatawan manca dan domestik di 2017, 3,4 juta diantaranya milik wisata belanja dan kuliner.

“Media promosi konvensional seperti Semargres ini sangat bagus. Jadi ada kombine promosi mulai produk sendiri dan even sebagai daya tarik. Dampaknya pasti secara bisnis, karena tak hanya pengusaha atas juga ada dari UKM dan pedagang tradisional. Apalagi semarang juga banyak kegiatan dalam HUT- nya. Ini bagus,” tambahnya.

Dia juga mengapresiasi Pemkot Semarang dengan melibatkan pedagang kecil pasar tradisional dan UMKM. Hal ini bisa menjadi ikon tersendiri bagi wisatawan, seperti dalam mencari kuliner dan produk kreatif khas daerah.

“Pasar tradisional dilibatkan sehingga orang datang tak hanya ke pasar modern saja tapi ke tingkat bawa juga. Even ini, pelaku usaha kecil tak gigit jari hanya melihat tapi ikut terlibat, sehingga akan berdampak langsung kemasyarakat,” katanya.

Menpar Arief Yahya mengapresiasi penyelenggaraan Semarang Great Sale 2017 yang memasuki tahun ke-7 dengan target transaksi dan jumlah wisatawan yang terus meningkat.

“Event Semarang Great Sale sebagai daya tarik Kota Semarang sebagai destinasi wisata belanja dan kuliner. Wisata ini dalam fortopolio bisnis pariwisata memiliki porsi besar untuk menarik wisatawan,” kata Menpar. (*)