Jumat, 3 April 2026
Beranda blog Halaman 13445

Kemenpar Seriusi Garap Sail Sabang 2017

0

Sail Sabang 2017 digarap serius oleh Kementerian Pariwisata (Kemenpar) di bawah komando Arief Yahya

Mengapa Aceh, salah satunya karena Sabang sudah menjadi salah satu ikon wisata bahari nasional yang berpotensi menjadi pintu masuk wisman ke tanah air dari ujung barat utara Indonesia.

Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Industri Pariwisata Kemenpar RI, Dadang Rizki Ratman menjelaskan, bahwa pihaknya telah dan terus berkoordinasi dengan Pemkot Sabang untuk mengetahui perkembangan terkini terkait kesiapan pelaksanaan Sail Sabang 2017.

Aksesabilitas dan amenitas pendukung juga telah disiapkan seperti peningkatan pelayanan dermaga Ulee Lheue-Balohan dan Bandara Maimun Saleh.  Hal yang juga membutuhkan perhatian adalah penambahan frekuensi kapal penyeberangan dan penerbangan dari dan ke Kota Sabang.

“Kami terus berkoordinasi dengan Pemerintah Aceh dan Pemkot Sabang. Bahkan BPKS sudah berkoordinasi dengan pelaku wisata di Langkawi dan Phuket. Kita berharap dari sana akan banyak wisatawan yang hadir. Kami juga sudah siapkan Yacht Rally. Setidaknya ada 11 kapal Yacth Rally yang akan hadir,” ungkap Dadang.

Pelaksanaan Sail sabang 2017 di Sabang diwacanakan akan digelar sejumlah atraksi, diantaranya Yacht Rally, Seminar dan Pameran Iptek memperingati 20 tahun Jambore Iptek Sabang, Kapal Pemuda Nusantara, Pekan Kebudayaan Aceh, Parade dan Karnaval Sail Sabang, Work Parachute Championship, International Aerobatic Show, kedatangan Cruice Ship International, dan International Diving Competition.

Ditempat terpisah, Tim Kementrian pariwisata pada Sabtu (8/4) berada di Darwin Australia untuk mempromosikan sail Sabang 2017. Tidak hanya mensosialisasikan, Tim Kemnpar juga bertemu dengan para yachter untuk bisa menikmati kekayaan bahari Indonesia di Sabang. Selain itu dalam acara sosialisasi atau promosi di Darwin ini, telah dibahas revitalisasi jalur Darwin-Ambon International Yacht Race, yang sudah dimulai  sejak tahun 1976 lalu.

Honorary Advisor Menpar Arief Yahya dan sekaligus Ketua Tim Percepatan Wisata Bahari Indonesia Kementerian Pariwisata Indroyono Susilo menjelaskan, bahwa program revitalisasi jalur Darwin-Ambon rencananya akan  ditingkatkan menjadi Program Nasional,  sebagai tindak lanjut kegitan pelayaran internasional Sail Banda pada tahun  2010.

“Program dua Sail yang sekarang ditangani Kemenpar akan menjadi Program Tahunan yaitu Sail Banda 2010 menjadi Darwin-Ambon International Yacht Race,” katanya.

Jalur Darwin-Ambon rencana akan dimulai  kembali pada Juli 2017, dimana jalur tersebut akan kembali melewati Laut Banda.

“Diharapkan Gubernur Maluku dan Walikota Ambon dapat menyambut kapal-kapal yacht ini. Serta Dinas pariwisata provinsi dan kota perlu  ambil andil untukk memeriahkan event internasional ini, Pasca Sail Banda 2010,lebih lanjut dengan adanya even ini, akan lebih meneguhkan posisi kepulauan Indonesia sebagai  ‘Surga Yacht Dunia’,” kata Indroyono.

Tidak hanya itu, Menpar Arief Yahya juga menjadikan Sail Karimata-Tanjung Pinang 2016 menjadi Kepri Gerbang Wisata Bahari Indonesia dan Kepri Marine Festival International Event.

“Banyak yang harus dibenahi di wisata bahari kita, potensi kita besar, performansinya masih belum sebanding dari potensinya,” ujar Menpar Arief.

Dari 14 pilar di Travel and Tourism Competitiveness Index (TTCI) World Economic Forum 2017, daya saing pariwisata Indonesia naik dari posisi 50 ke 42 dunia. “Perbaikan berbagai regulasi, infrastruktur di port dan marina, itu akan membuat daya saing kita akan lebih hebat,” ujar Menpar Arief Yahya.

Menteri Arief Yahya juga menegaskan jika Kepri sebagai border area atau Daerah perbatasan (lintas batas) yang dekat dengan pasar Singapore. Selain itu menetapkan Sail Karimata-Tanjung Pinang pada tahun 2016  yang menjadikanKepri sebagai gerbang wisata bahari Indonesia dan Kepri Marine Festival International Event.(*)

Pesona Jagir Festival 2017 Tawarkan Atraksi Kebudayaan, Religi, dan Kuliner

0

Kementerian Pariwisata RI (Kemenpar) yang dipimpin Menteri Arief Yahya mendukung Pesona Jagir Festival 2017 yang akan dihelat pada 19-20 Mei 2017.

Kegiatan yang digelar Masyarakat dan Komunitas Wisata Budaya ini akan diisi beragam atraksi kebudayaan, religi, dan kuliner.

Mengambil tema “Merawat Pesona Tatar Galuh”, acara yang dihelat tahunan ini dipusatkan di Lapangan Jayagiri, Kecamatan Panumbangan, Kabupaten Ciamis.

Deputi Bidang Pengembangan Pariwisata Nusantara Esthy Reko Astuti didampingi Kepala Bidang Promosi Wisata Budaya Asdep Personal Kemenpar Wawan Gunawan mengatakan, Pesona Jagir Festival 2017 diadakan untuk memunculkan potensi pariwisata Ciamis. Pesona Jagir Festival 2017 adalah atraksi pariwisata berbasis masyarakat, yang banyak mengangkat unsur budaya.

“Festival ini akan menjadi daya tarik bagi wisatawan nusantara (wisnus) maupun wisatawan mancanegara (wisman). Kali ini dengan penguatan pada materi acara yang lebih optimal. Tujuannya membentuk kemasan dan dukungan pada potensi daerah sebagai ciri khas dan jati dirinya menjadikan acara semakin tertata dan lebih meriah serta mempunyai nilai jual,” ujar Esthy, Minggu (9/4/2017).

Beragam atraksi wisata budaya dan religi yang digelar seperti Bersih Desa Ngaruat Jagat, Pameran Bebegig Sawah, Rampak Kolecer, Pawai Obor, Pengajian, Dzikir Akbar dan Manaqib Qubro, Wisata Ziarah, Musik dan tari religi. Tak ketinggalan, Musik Tradisi dan modern, Musikalisasi Puisi penyair Sufi Ridwan Ch. Madris, Tari tradisi dan modern, Lawak Aman Amin dan Bajidoran Balad Pandawa menampilkan parade sinden dan penari yang menarik nan cantik dengan pesona mojang Priangan..

“Untuk kuliner, ada Festival Kuliner Cita Rasa Pasundan, demo masak 100 nasi liwet, dan tumpeng, dipandu Mojang Jajaka Ciamis, dan cara unik ngampar Makan bersama,” ujar Wawan.

Selain itu, juga akan diadakan Helaran & Karnaval budaya menampilkan Bebegig Baladewa, Wayang Landung, Buta Kararas, Sisingaan, Kuda Bajir, komunitas pedagang ikan, komunitas motor hias dan motor cross, pesona pakaian adat nusantara, Angklung Dogdog dan Buncis.

“Prosesi Pesona Jagir Festival dibagi dua sesi, siang dan malam. Pada siang, akan menampilkan komposisi musik 500 suara terektek bambu. Kemudian Pesta Rakyat Gubyag, tangkap ikan, Perang Leutak, pentas seni Pencak Silat lumpur wargi Saluyu,” kata Wawan.

Sementara Prosesi Pesona Jagir Festival yang digelar malam, akan menampilkan komposisi tari dan lagu, lanjut menari bersama “Bangbung Hideung” diikuti seluruh pengunjung yang hadir di pandu Penyanyi Pop Sunda Rita Tila dan Yanti Puja. Lalu ditutup dengan semarak pesta kembang api.

Menurut Wawan, realisasi dukungan Kemenpar pada kegiatan Pesona Jagir Festival yang sempat menjadi tranding Topik saat pelaksanaan tahun 2016 lalu. Diharapkan, Pesona Jagir Festival dengan dukungan Pesona Indonesia Kementerian Pariwisata, dan Dinas Pariwisata Kabupaten Ciamis, semakin berkembang menjadi milik masyarakat dunia.

“Ini acara sangat khidmat dan akan didatangi puluhan ribu orang, pasti melebihi tahun lalu. Semoga dapat memberikan kontribusi untuk kemajuan pariwisata nusantara dan semakin dapat memeratakan dan mensejahterakan masyarakat,” ujar Wawan.
Sekadar informasi, Galuh Haritage, dengan bentangan tema lokal kontennya Pesona Galuh Nagari “The Art of Galuh” artinya merawat, memelihara, menjaga, melestarikan, mengembangkan, dan memanfaatkan sektor pariwisata sebagai Pesona Tatar Galuh untuk dikembangkan dan dimanfaatkan dalam mencapai dan pemerataan kesejahteraan masyarakat.(*)

Segera Unduh Aplikasi Malang Menyapa, Jalan-Jalan Jadi Makin Asyik

0

Malang Menyapa. Ini bukan tagline ini nama sebuah aplikasi berbasis android yang diluncurkan Pemerintah Kota Malang, Jawa Timur.

Aplikasi “Malang Menyapa” untuk memperkenalkan destinasi wisata Malang. Aplikasi pariwisata ini sudah bisa diunduh secara gratis di Google Play Store.

Kasi Pemasaran Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Malang, Agung H Buana mengatakan, semua yang dilakukan pihaknya adalah untuk pariwisata Indonesia.

“Aplikasi pariwisata berbasis Android ini untuk memudahkan pelaku pariwisata ataupun wisatawannya sendiri. Saat ini terus dikembangkan sampai sesempurna mungkin,” kata Agung, Minggu (9/4/2017)

Dalam aplikasi ini, Agung memaparkan, ada tujuh fitur yang tersedia. Di antaranya, destinasi, belanja, hotel, makanan, travel, oleh-oleh, dan hiburan. Pengelola usaha pariwisata di Kota Malang akan dibebaskan untuk melakukan promosi di dalam aplikasi itu.

“Para pelaku usaha tinggal melakukan pendaftaran dan membubuhkan konten di dalam aplikasi itu yang sesuai dengan usahanya. Pelaku wisata mendapatkan promosi gratis. Jadi dengan masuk ke aplikasi ini bisa mempromosikan usahanya. Pelaku wisata secara mandiri melakukan upload data,” ujar Agung.

Untuk menjaga aplikasi ini dari info palsu, Pemerintah Kota Malang sudah menyiapkan tenaga admin untuk melakukan verifikasi terhadap semua bentuk usaha pariwisata yang ingin masuk ke aplikasi Malang Menyapa.

“Jika data yang dimasukkan tidak sesuai, admin berhak menolak untuk memasukkan konten itu. Kita punya admin yang bertindak untuk memfilter, yang layak atau tidak. Siapapun yang register harus divalidasi dulu oleh admin,” tegas Agung.

Di dalam aplikasi itu, pengguna yang mendaftar harus mencantumkan alamat lengkap lokasi usahanya dan terdeteksi di aplikasi Google Maps. Hal itu untuk mengarahkan wisatawan jika tertarik mengunjungi usahanya.

“Tidak hanya itu, di dalam aplikasi itu juga terdapat fitur kalender event. Fitur itu untuk mengabarkan kepada semua wisatawan terkait event-event wisata yang akan berlangsung di kota Malang,” kata Agung.

Melalui aplikasi itu, Pemerintah Kota Malang menargetkan ada peningkatan kunjungan wisatawan, terutama kunjungan wisatawan asing. Tahun ini, target kunjungan wisatawan asing untuk Kota Malang sebanyak 800 ribu hingga 1,5 juta orang.

Seruan Menteri Pariwisata Arief Yahya yang ingin mendigitalkan pariwisata makin menggema ke seluruh pelosok negeri. Menurutnya, kondisi pasar sudah berubah, hampir 63% transaksi jasa travel dilakukan secara online sehingga bila travel biro tidak segera menyesuaikan diri ke digital atau tetap konvensional maka nasibnya akan seperti Wartel (Warung Telekomunikasi).

“Perubahan pasar ini dipengaruhi oleh gaya hidup wisatawan juga berubah. Wisatawan dalam melalukan perjalanan (travelling) tak lepas dari digital; mulai dari mencari dan melihat-lihat informasi (look), kemudian memesan paket wisata yang diminati (book) hingga membayar secara online (pay). Sekitar 70% wisman melakukan search and share menggunakana media digital,” kata Menpar Arief Yahya.


Digital tourism, menurut Menpar Arief Yahya, menjadi strategi yang harus dilakukan untuk merebut pasar global khususnya pada 12 fokus pasar yang tersebar di 26 negara. Program digital tourism ini dimulai dengan meluncurkan ITX (Indonesia Tourism Exchnage).

ITX merupakan platform digital market place dalam ekosistem pariwisata atau sebagai pasar digital yang mempertemukan buyer dan seller dimana semua travel agent, akomodasi, atraksi dikumpulkan untuk dapat bertransaksi.

Di ITX, industri diberikan website yang commerce dan sudah lengkap dengan look, book dan payment.

“Dan bisa dengan mudah dan cepat diakses melalui smart phone. Dengan begitu, memudahkan customers dalam memesan fasilitas hotel, airlines, homestay, atraksi yang ada di Indonesia.(*)

Tunjangan dan Uang Makan Tak Jadi Dipotong

0
Seorang ASN melakukan absen dengan Finger Print di Kantor Gubkepri Dompak, Senin (10/4). F.Yusnadi/Batam Pos

batampos.co.id – Pemprov Kepri akhirnya mengalah dan membatalkan untuk sementara waktu Pergub No 6 tahun 2017 tentang disiplin pegawai.

Dalam Pergub ini disebutkan jika ASN tidak melakukan finger print maka dilakukan pemotongan tunjangan dan uang makan. Adanya penundaan ini diduga dipicu adanya pergerakan dari sejumlah ASN yang mengancam akan melayangkan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK).

 

Penundaan ini ditandai dengan dikeluarkannya surat edaran kepada masing-masing OPD di lingkungan Pemprov Kepri.

“Oleh karena penggunaan sistem finger print masih dalam tahap penyempurnaan, maka pemberlakukan sanksi bagi yang melanggar ketentuan tersebut dimulai 1 Mei 2017,” tulis Sekda Arif dalam surat edarannya.

Meskipun demikian, lewat surat edaran tersebut, Arif juga menegaskan kepada setiap kepala OPD untuk memastikan semua ASN sudah melakukan sidik jari. Karena kepala OPD bertanggung jawab langsung kepada gubernur terkait kedisiplinan pegawai.

“Kita mengharapkan setiap ASN tetap melakukan absensi dengan menggunakan finger print. Karena disiplin adalah kebutuhan dalam pekerjaan,” tegas Arif.

Sementara itu Anggota Komisi II DPRD Kepri, Rudy Chua menilai kebijakan disiplin memang ada baiknya. Namun demikian, pelaksanaanya harus didukung dengan peraturan dan ketentuan yang jelas. Tidak adanya juklak dan juknis memang berpotensi menimbulkan reaksi dari garis bawah.

“Sudah banyak persoalan yang terjadi. Harus menjadi evaluasi, jangan sampai kebijakan yang dibuat salah kaprah,” cetus legislator asal Tanjungpinang tersebut.(jpg)

Kaldera Raksasa, Unggulan Tambora

0
foto: ekliptika.files.wordpress.com

Tambora memiliki kaldera raksasa yang ada di Taman Nasional Gunung Tambora (TNGT). Kaldera raksasa ini ialah bekas letusan gunung Tambora pascaletusan tahun 1815 lalu.

Nah kini, kaldera ini jadi ikon utama yang paling diminati wisatawan domestik maupun mancanegara.

Silakan datang pada Festival Tambora Menyapa Dunia nanti pada 12-16 April 2017.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata NTB, Lalu Moh Faozal menjelaskan, Kaldera raksasa ini memiliki nilai jual tersendiri lantaran tidak semua taman nasional memilikinya.

“Karena itu, tahun ini Kaldera Tambora akan dikembangkan sebagai destinasi wisata yang difokuskan untuk pendakian yang akan dekelola Taman Nasional Gunung Tambora,” ujar Faozal, Minggu (9/4/2017).

Kedepan, lanjut Faozal, TNGT juga akan mengembangkan atraksi wisata di empat jalur utama pendakian, yakni jalur pendakian Piong, Doro Ncanga, Kawinda Toi dan Pancasila.

“Dari empat jalur tersebut, dua jalur di antaranya dikonsep untuk wisatawan minat khusus murni petualangan, seperti di jalur pendakian Kawinda Toi dan Pancasila. Sementara untuk konsep pendakian happy funs dengan tidak mengurangi nilai adventure-nya akan dibuka di jalur Doro Ncanga dan Piong,” tambah Faozal.

“Jalur Piong ini memiliki karakteristik relatif datar, track medanya tidak terlalu berat dan bisa dijangkau dengan kendaraan roda empat. Pengunjung hanya memerlukan waktu dua sampai tiga jam untuk bisa menikmati Kaldera Tambora. Juga bisa digunakan untuk wisata berkuda,” jelasnya.

Pengembangan konsep pendakian happy funs ini, sebut dia, semata-mata untuk mengakomodir keinginan wisatawan yang tidak mau menguras tenaga cukup banyak. Selain dua konsep ini juga akan ada pengembangan jalur pendakian berbasis masyarakat.

“Contoh yang di jalur Doro Ncanga nanti akan kita bentuk asosiasi usaha penyewaan mobil jeep, dibentuk kelompok. Kalau sekarang masih individu,” pungkas Faozal..

Menteri Pariwisata Arief Yahya menilai, wisata pendakian sangat menantang dan bakal mempopulerkan track Kaldera Tambora, yang memiliki sejuta pesona keindahan pariwisata. Di Tambora, mantan Dirut PT Telkom itu diwakili oleh Prof Ahman Sya, Deputi Kelembagaan dan SDM Kemenpar.

Di Dompu, Ahman Sya dan Kepala Badan Ekonomi Keeatif Triawan Munaf, disambut Bambang Bupati Dompu NTB sebelum lokasi acara Festival Tambora.

“Pendakian di Kalder Tambora ini cukup berat, tetapi bagi para pendaki dunia, ini sangat asyik dan penuh tantangan. Apalagi diberi pemandangan yang sangat indah,” ujar Menpar Arief Yahya, yang juga hobi mendaki gunung itu.

Menurut Data Taman Nasional Gunung Tambora (TNGT), Jumlah kunjungan Wisatawan Mancanegara (Wisman) pada tahun 2016 30.847 orang. Wisman yang berkunjung ke TNGT didominasi Amerika Serikat, Belanda, Jerman, Malaysia, Singapura, dan Perancis.

Jumlah wisman sepanjang tahun 2016 naik sebanyak 3.661 orang. Pada tahun 2012 wisman yang berkunjung ke TNGT sebanyak 10.956 orang dan tahun 2013 sebanyak 17.634 orang. Sedangkan tahun 2014 sebanyak 24.176 orang dan tahun 2015 sebanyak 27.186 orang. (*)

PLN Operasikan Genset di Sekolah

0
Wakil Bupati Natuna Ngesti Yuni Suprapti bersama kadis pendidikan Natuna Marka tinjau persiapan UNBK SMAN 1 Bunguran Timu. F. Aulia/batampos.

batampos.co.id – Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di Kabupaten Natuna berjalan lancar. Sebelumnya pelaksanaan UNBK di Natuna sempat dikhawatirkan batal, karena leletnya jaringan internet. Sehingga Dinas Pendidikan dan pihak sekolah menyiagakan mesin genset di sekolah selama UNBK.

Wakil Kepala Sekolah SMAN 1 Bungtim, Khoidirin mengatakan, UNBK perdana ini sangat was-was. Pasalnya untuk pertama kali digelar, pihaknya turut mengantisipasi kondisi jaringan internet dan listrik di Natuna yang tidak seoptimal daerah lain.

“Ini pertama kali, ngeri-ngeri sedap juga. Tapi untuk kondisi jaringan pihak Telkom sudah punya komitmen menunjang kelancaran UNBK. Untuk tahapan sinkronisasi data dengan kemendikbud pun nantinya, Telkom sudah menunjuk PT. Multimedia Nusantara sebagai mitra mereka di Natuna, ” ujar Khoidir, Seinin (10/4)

Untuk Kabupaten Natuna, dari 19 SMA di Natuna yang melaksanakan ujian nasional, hanya dua sekolah yang melaksanakan ujian nasional berbasis komputer. Yakni SMAN 1 Bunguran Timur dan SMKN 1 Kelautan dan Perikanan.

 

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Pemkab Natuna, Marka DJ mengatakan, UNBK di Natuna diupayakan bertahap berbasis komputer.

Sebanyak 1.022 siswa tercatat sebagai peserta UN dan UNBK dari 19 SLTA di Kabupaten Natuna.

“Ke depan bertahap semuanya kita upayakan. Sekarang kami minta PLN untuk mengoperasikan genset di dua sekolah yang melaksankan UNBK,” kata Marka didampingi Wakil Bupati Natuna Ngesti Yuni Suprapti saat tinjau UNBK di SMAN 1 Bunguran Timur, Senin (10/4).

Menurut Marka, sarana pendidikan di Natuna masih kurang mendukung jika keseluruhan melaksanakan UNBK. Persoalannya ada di jaringan internet, listrik dan fasilitas komputer juga terbatas.

Kepala Sekolah SMAN 1 Bunguran Timur Prihatno Budi mengatakan, pihak PLN sudah menyiagakan genset selama ujian berlangsung.

“Kita pakai genset. PLN yang operasikan, karena kalau tidak, bisa saja nanti kondisi listrik berubah,” kata Budi.

Ia mengatakan, berbagai simulasi sebelumnya sudah dijalankan para siswa. Sehingga yakin, pelaksanaan UNBK di sekolahnya berjalan lancar. Apalagi seluruh siswa dipastikan ikut.

Terkait infrastruktur, pihak SMAN 1 juga menambah 26 unit laptop. Pasalnya jumlah komputer yang tersedia hanya sebanyak 66 unit. UN di sekolah tersebut digelar dalam 3 sesi

“Laptop yang digunakan siswa juga sudah dipastikan terkoneksi dengan baik programnya. Pastinya bebas dari virus,” sebutnya. (arn)

Jaringan Internet di Anambas Kembali Normal

0
Sejumlah tower telekomunikasi yang ada di kota Tarempa. F. Batampos.

batampos.co.id – Kepala Dinas Komunikasi, Informasi dan Statistik Kabupaten Kepulauan Anambas Jefrizal, mengaku lega karena saat ini provider yang awalnya melakukan penurunan kapasitas bandwidth, dari 745 mbps menjadi 346 mbps di kawasan Anambas, kini sudah dikembalikan seperti semula menjadi 475 mbps.

“Pengembalian kapasitas bandwidth sudah dilakukan sejak Minggu (9/4) kemarin. Untuk di wilayah Tarempa, dan Matak sudah pasti, tapi untuk di kecamatan Jemaja belum dicek ulang apakah sudah kembali seperti semula atau belum,” ungkapnya kepada wartawan kemarin.

Dikatakannya dirinya mengaku berterimakasih kepada semua pihak karena kembalinya kapasitas bandwidth ini berkat semua pihak karena setelah adanya penurunan kapasitas bandwidth ini semua pihak melakukan protes termasuk dari pemerintah Natuna Anambas yang didukung dengan pemberitaan-pemberitaan dari beberapa media cetak maupun elektronik bahkan melalui media sosial.

“Karena banyak komplain dan ocehan di beberapa media sosial yang didukung dengan pemberitaan, maka provider langsung menaikkan
bandwidth seperti semula,” ungkapnya lagi.

Diakunya meski sudah menaikkan kembali kapasitas bandwidth yang ada di Anambas bukan berarti jaringan di Anambas sudah baik, tapi jaringan internet dan telekomunikasi di Anambas tetap belum baik seperti di daerah lain, hanya saja sudah terbantu dari yang terburuk menjadi lebih baik.

Diketahui sejak awal Maret ini kapasitas bandwidth sudah dikurangi. Atas pengurangan ini berdampak pada semua pihak. Telekomunikasi di Anambas menjadi terpuruk. Bahkan Badan Pengelola Keuangan (BPK) yang beberapa waktu lalu melakukan pemeriksaan di Anambas geram karena tidak bisa mengirimkan data ke kantor BPK Kepri. (sya)

Hari Ini 34 Ribu Blanko e-KTP Dijemput

0
Hendrik operator perekaman data e-KTP saat merekam data warga Desa Sugie. foto:polister/batampos

batampos.co.id – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Kependudukan dan Catatan Sipil (DPMD Dukcapil) Pemprov Kepri, Sardison mengatakan hari ini, Selasa (11/4) sebanyak 34 ribu blanko e-KTP untuk Provinsi Kepri akan dijemput ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

“Secara keseluruhan kebutuhan sekarang ini adalah 60 ribu blanko. Jumlah tersebut diperuntukan bagi tujuh kabupaten/kota yang ada di Kepri,” ujar Sardison menjawab pertanyaan Batam Pos, Senin (10/4) di Tanjungpinang.

Menurut Sardison, dari jumlah tersebut, tahap awal ini Kepri mendapatkan 34 ribu. Meskipun demikian, dirinya belum berani untuk membeberkan berapa angka pasti yang didapat masing-masing Kabupaten/Kota. Masih kata Sardison, ada tiga kabupaten yang mendapatkan blanko sebanyak 2.000.

“Selain itu ada satu kabupaten mendapatkan 4.000. Ada juga satu kabupaten yang mendapatkan 6.000. Sedangkan dua kota ada yang kebagian 8.000, ada juga yang 10 ribu,” papar Sardison.

Mantan Kepala Biro Pembangunan Pemprov Kepri tersebut menegaskan, kepastian berapa jumlah yang diterima, akan dikonfirmasi langsung dirinya ke Dirjen Administrasi Kependudukan (Adminduk) Kemendagri, hari ini. Lebih lanjut katanya, apabila memungkin jatah yang didapat akan dibawa langsung ke Kepri.

“Kekosongan blanko e KTP di Kepri sudah hampir setengah tahun. Memang belum terpenehui semua, tetapi secara bertahap harus segera dituntaskan,” tegas Sardison.

Ditambahkannya, apabila blanko e-KTP sudah tiba di masing-masing Kabupaten/Kota, diharapkan pihak terkait untuk segera melakukan percetakan e-KTP bagi masyarakat yang sudah melakukan perekaman. Prosesnya tentu berdasarkan waiting list yang sudah dibuat.

“Karena jumlah yang masih terbatas, tentu yang didahulukan adalah masyarakat yang pertama melakukan perekaman. Jangan sampai persoalan ini, menimbulkan gejolak ditengah-tengah masyarakat,” tutup Sardison.(jpg)

Kendaraan Dinas Pemkab Anambas Tak Terawat

0
Beberapa pegawai BKD mendata kendaraan dinas atau plat merah yang dipakai ASN Pemkab Anambas di halaman kantor Bupati Anambas, Senin (10/4)

batampos.co.id – Bupati Kepulauan Anambas, Abdul Haris merasa gerah ketika melihat motor pegawai saat dilakukan cek fisik di halaman kantor bupati pada Senin (10/4). Pasalnya banyak diantara kendaraan dinas yang dilihatnya saat didata tidak dipasang nomor polisi. Selain itu kondisi motor juga tidak terawat dan jarang dicuci sehingga motor kelihatan kotor dan buruk.

Ia merasa heran saja kenapa sikap pegawai mestinya sebagai contoh yang baik kapada masyarakat malahan tidak mencerminkan hal yang baik. Dia menyayangkan hal ini yang semestinya tidak terjadi. Ke depannya, bagi pegawai yang menggunakan kendaraan dinas, seperti sepeda motor jika tidak memasang plat nomor akan dilakukan penarikan dan digantikan kepada pagawai lainnya.

“Semestinya pegawai negara itu memberikan contoh yang baik kepada masyarakat, bukan sebagai pelaku yang tidak baik pula. Bagi pegawai yang melepaskan plat nomor motor dinasnya, maka akan dilakukan penarikan dan tidak dibenarkan menggunakan sepeda motor milik negara lagi,” tegas Haris dengan wajah kesal.

Dirinya tidak pandang bulu apakah yang melakukan itu kepala dinas maupun siapa saja jika terbukti tidak merawat motornya, maka akan diberikan teguran hingga dilakukan penarikan. “Jika motor dinas tidak menggunkan Plat merah maka akan kita tarik, dari penggunanya, siapa saja baik itu kepala SKPD, Kabid atau lainnya yang mempergunakan kendaraan Dinas.,” tegasnya.

Hal semacam ini lanjut Haris tidak boleh dibiarkan dan perlu dilakukan penertibah sehingga penggunaan kendaraan dinas itu memang sesuai dengan peruntukannya. Haris Juga menghimbau kepada ASN yang mendapatkan pembagian kendaraan dinas untuk mempergunakan kendaraannya dengan tepat.

“Pelan-pelan kita tertibkan ini, dan saya himbau untuk penggunaan kendaraan dinas secara tepat, jangan dibawa jalan-jalan,” tuturnnya. (sya)

Nunggak Pajak Sampai Dua Tahun

0
Beberapa pegawai BKD mendata kendaraan dinas atau plat merah yang dipakai ASN Pemkab Anambas di halaman kantor Bupati Anambas, Senin (10/4)

batampos.co.id – Badan Keuangan Daerah (BKD) Kabupaten Kepulauan Anambas, bekerja sama dengan pihak Samsat Natuna melakukan pendataan kendaraan dinas roda dua maupun roda empat milik Pemerintah Daerah (Pemda) selama empat hari ke depan. Dimulai sejak Senin (10/4) di halaman kantor bupati Anambas kemudian nantinya dilanjutkan di setiap kecamatan yang ada di Anambas.

Kepala Bidang Aset Badan Keuangan Daerah (BKD) Kabupaten Kepulauan Anambas, Syarif Ahmad menjelaskan, sekitar 300 unit kendaran bermotor yakni roda dua mengalami penunggakan pembayaran pajak kendaran kepada negara, oleh sebab itu Pemda melakukan pendataan, supaya pajaknya dapat dibayarkan. Penunggakan pajak tersebut sejak tahun 2015 silam hingga sekarang.

“Hari ini kita mulai melakukan pendataan setiap kendaraan dinas yakni sepeda motor yang digunakan oleh Aparatur Sipil Negara (ASN). Bukan sepeda motornya saja yang dikumpulkan, tapi surat-suratnya juga harus dibawa untuk dilakukan perubahan nama atau pembayaran pajak yang tertunda,” ungkap Syarif Ahmad, kepada wartawan, Senin (9/4).

Kenapa hal ini baru dilakukan, sebab anggaran untuk itu baru disediakan oleh Pemda. Ia juga berharap kepada seluruh ASN yang menggunakan sepeda motor agar segera melaporkan atau melakukan uji fisik kendaran yang sesuai dengan yang disampaikan sebelumnya. Jika selama kegiatan ini digelar masih ada ASN yang tidak ingin melakukan kerja sama yang baik, maka pihaknya akan menarik sepeda motor yang digunakan oleh para ASN dan itu sesuai dengan arahan oleh pimpinan.

Kata Syarif, dalam melaksanakan kegiatan tersebut sebagian pengguna kendaran dinas melaporkan kehilangan surat-surat kendaraan akibat mengalami kebakaran dirumahnya beberapa waktu yang lalu. Bagi surat-surat kendaraan yang hilang akan diterbitkan kembali dan bentuk fisik kendaraan harus ada dibawa.

“Jika surat hilang karena kebakaran, kita tidak mempersoalkannya dan akan kita terbit kembali surat tersebut, namun perlu dibuktikan bentuk fisik kendaraan kepada kita.” jelasnya.

Diakuinya, kendaraan dinas roda empat yang berada diluar daerah seperti dikota Batam, Tanjungpinang dan Anambas berjumlah 10 unit. (sya)