Nelayan Batu Licin sedang membersihkan jaringnya dari karang sebelum melaut. Pemkab Bintan akan menyediakan lokasi pelelangan ikan di Kelurahan Seienam untuk membantu penjualan ikan hasil tangkapannya karen. Foto: Harry/Batampos
batampos.co.id – Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Bintan, Fachrimsyah mengatakan telah mengusulkan anggaran untuk pembangunan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) ke Pemerintah Pusat sebesar Rp 100 miliar. Jika progres itu disetujui pembangunan TPI di atas lahan 10 Hektare (Ha) akan dilaksanakan melalui APBNP 2017 ini.
“Kami sudah antar proposal pengajuan dananya ke Pemerintah Pusat. Semoga saja disetujui di APBNP tahun ini, kalau tidak terpaksa dibangun melalui APBN tahun depan,” ujar Fachrimsyah ketika dikonfirmasi, kemarin.
Diceritakannya, lahan yang digunakan untuk pembangunan TPI itu berada di Kelurahan Seienam, Kecamatan Bintan Timur. Lahan itu sudah dibebaskan seluas 10 Ha. Diantaranya seluas 6 Ha dibebaskan melalui APBD 2014 dan 4 Ha lagi dibebaskan melalui APBDP 2016.
Kemudian kata Fachrim, DKP telah merampungkan Detail Engineering Desigen (DED), Analisis Dampak Lingkungan (Amdal) dan lainnya. Bahkan semua persyaratan pembangunannya juga sudah disampaikannya kepada DKP Kepri untuk ditindaklanjuti. Maka langkah selanjutnya, DKP tinggal mengusulkan anggaran pembangunannya ke Pemerintah Pusat.
“Kami harus mendapatkan bantuan dana dari APBN karena APBD tidak akan sanggup untuk menganggarkan TPI itu,” bebernya.
Ditanya keuntungan adanya TPI, Fachrim mengatakan hasil ikan tangkap nelayan Bintan setiap tahunnya mengalami peningkatan. Diantaranya 2012 hasil ikan tangkap yang diraup nelayan se Bintan sebanyak 41.228 Ton pertahunnya dan untuk 2013 hasil ikan tangkap sebanyak 49.339 Ton pertahunnya. Berikutnya, 2014 ikan tangkap mencapai 60.242 Ton pertahunnya, 2015 ikan tangkap tembus diangka 71.397 Ton pertahunnya dan 2016 ikan tangkap meraup 85.873 ton pertahunnya.
Semua keberhasilan itu, masih Fachrim bisa menjadi sia-sia jika tidak didukung dengan lokasi pendistribusiannya atau tempat penjualannya yaitu TPI. Karena nelayan akan lebih diuntungkan jika ikan hasil tangkap itu dijual melalui TPI dibandingkan sama pengepul ikan. Bahkan dengan keberadaan fasilitas itu dipastikan pelaksanaan atau aktivitas nelayan serta perputaran uang akan meningkat.
“Melalui APBN sebesar Rp 100 miliar, dalam kawasan TPI juga akan dibangun pelabuhan nelayan, pabrik es, bengkel, tempat pelayanan kelistrikan dan air bersih. TPI ini akan menjadi terlengkap dan terbesar se Sumatera,” ungkapnya.
Fachrim berharap TPI bisa dibangun tahun ini juga karena keberadaannya akan menguntungkan nelayan dan pemerintah. Karena mempermudah nelayan menjual ikan hasil tangkapannya. Kemudian nelayan akan meraup keuntungan besar sebab harga satuannya lebih tinggi jika dibandingkan menjual ke pengepul atau toke. Pastinya dengan semua itu perputaran uang juga akan lebih tinggi di wilayah Bintan dan kesetabilan harga ikan ini bisa terus terakomodir dengan baik. (ary)
Rumah tipe 36/72 yang dihadirkan di Putra Jaya Residence di Tanjung Uncang.F. PKP untuk Batam Pos.
batampos.co.id – PT Putra Karyasindo Prakarsa (PKP) menjawab kebutuhan masyarakat berpenghasilan rendah memiliki rumah dengan menyediakan rumah murah bersubsidi namun tetap berkualitas. Yakni proyek Putra Jaya Residence yang berlokasi di Tanjung Uncang, terdiri dari dua tipe hunian, yakni tipe 28/72 dan 36/72 tersedia rumah standar maupun rumah hook.
“Bagi Anda yang ingin memiliki rumah subsidi pemerintah, rumah di proyek Putra Jaya Residen inilah jawabannya. Harga KPR sudah termasuk surat surat,” kata Koordinator marketing Putra Jaya, Suryadi di PKP Fiesta di atrium BCS Mall, kemarin.
Perumahan Putra Jaya Residence, hadir diatas tanah seluas delapan hektare, dengan total 635 unit rumah terdiri atas 400 unit tipe 28, dan 200 unit tipe 36. Desain rumah minimalis, dilengkapi teras, dua kamar tidur, ruang tamu, dan satu kamar mandi.
Lebih lanjut, Suryadi mengatakan meskipun merupakan rumah subsidi, namun pengembang tetap mengutamakan kualitas bangunan, yakni dinding bata merah, struktur dari beton bertulang, jendela dari aluminium, atap dari abses gelombang, plafon gypsum, dan pintu dari panel. “Untuk kualitas bangunannya pun terbilang bagus,” jelasnya.
Adapun keunggulan dari perumahan ini berada dekat dengan pusat shipyard terbesar di Batam, sudah terdapat sekolah, dan hanya lima menit ke hypermart Tanjunguncang.
“Rumah ini diminati karena selain terjangkau, lokasinya strategis, dan cocok dijadikan investasi. Apalagi pengembangan properti di lokasi ini relatif cepat,” ujar Suryadi.
Mengenai harga, untuk tipe 28 harga Rp 130-an juta, dimana rumah subsidi ini dimana tinggal beberapa unit saja. Sedangkan tipe 36 dijual dengan harga masih Rp 150-an juta saja.
“Harga jual sudah termasuk gratis sertifikat seperti Akta Jual Beli (AJB) dan subsidi Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB),” ucapnya.
Suryadi menambahkan untuk pembelian KPR, pihaknya telah bekerjasama dengan Bank BTN. Dengan Uang Wajib Tahunan Otorita (UWTO) sampai 2036, artinya konsumen bisa KPR 20 tahun dengan cicilannya pun terbilang ringan per bulan.
Khusus untuk konsumen yang beli selama pameran ini akan mendapatkan kemudahan berupa uang muka (DP) 10 persen bisa dicicil selama 12 bulan, atau perbulan cicilan DP hanya Rp 1,1 juta. Dan uang tanda jadi cukup Rp 1 juta saja.
Bukan hanya itu, untuk konsumen yang beli selama pameran, juga akan mendapatkan kupon undian yang berhadiah grand prize Motor Harley dan 14 hadiah menarik lainnya. Informasi lebih lanjut kunjungi pameran tunggal PKP Fiesta di BCS Mall, hingga Minggu (23/4) nanti. (cr12).
batampos.co.id – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kepri, Marwin Jamal menuturkan, eksistensi keberlangsungan pendidikan berbasis pesantren musti tetap terjaga. Utamanya dalam pelaksanaan pendidikan, pemerintah juga sudah turut membantu meringankan pembiayaan melalui Program Indonesia Pintar (PIP).
Pada program ini, setiap santri akan mendapatkan biaya pendidikan setiap tahun sesuai dengan tingkatannya. Namun, pengurus pesantren tempat santri itu belajar mesti aktif dalam melakukan pelaporan agar eksistensi mereka tetap masuk dalam database yang rutin dilaporkan.
“Menyajikan data tidak bisa asal sebut tetapi harus lengkap by name by address jika ingin mendapatkan bantuan,” kata Marwin pada Rakor Pelaksanaan PIP, kemarin.
Pada rapat tersebut, turut dipaparkan bahwasanya saat ini di Kepri, untuk program pondok pesantren, sebanyak 397 anak didik telah mendapatkan bantuan melalui PIP.
Adapun besaran PIP untuk pondok pesantren tingkat ula (dasar) adalah Rp 450ribu/anak/tahun, tingkat wustho (menengah) Rp 750ribu/anak/tahun, dan tingkat ulya (atas) Rp 1juta/anak/tahun.
“Sebanyak 397 santri sudah mendapatkan bantuan PIP yang disalurkan melalui BRI dalam bentuk tabungan pelajar (tapel). Memang masih terbatas di Karimun, Batam dan Lingga pada tingkat ula dan wustha,” terang Marwin.
Selain itu Marwin juga mengingatkan para pimpinan pondok pesantren untuk tetap mempertahankan lima standar minimal eksistensi pondok yang harus terus ditingkatkan kualitasnya yang terdiri dari adanya kyai yang membimbing pondok, asrama yang memadai karena santri harus mukim, masjid atau musholla sebagai pusat aktivitas pembelajaran, adanya santri yang terus meningkat, dan kitab kuning dalam jumlah cukup sebagai kitab kajian utama. (aya)
Jenderal TNI Gatot Nurmantyo, memberikan arahan kepada prajurit TNI yang menjalankan tugas jaga di landing station PT. Sacofa Indonesia di Kepulauan Anambas Kamis (6/4).
batampos.co.id – Setelah ditutupnya PT. Sacofa Indonesia oleh Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, Kamis (6/4) kemarin, kini perusahaan tersebut sudah tidak ada aktifitas lagi.
Perusahaan itu saat ini juga masih mendapat penjagaan ketat oleh aparat TNI. Tidak tanggung-tanggung saat ini perusahaan itu dijaga oleh 60 anggota TNI. 30 diantaranya merupakan TNI AL dan 30 lainnya merupakan TNI AD. Mereka mendirikan tenda di lapangan voly yang berlokasi tepat didepan landing station PT. Sacofa.
“Penjagaan harus ketat supaya lokasi tetap steril dan untuk menjaga terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan,” ungkap Komandan Rayon Militer Tarempa Kapten Inf Syamsuwarno, kepada wartawan Jumat (7/4).
Penjagaan ini kata Syamsuwarno, sudah dilakukan mulai dari tanggal 23 Maret kemarin hingga sekarang dan akan tetap dijaga hingga nanti menunggu arahan dari pimpinan. “Kita belum tahu sampai kapan penjagaan dilakukan, ke depan akan tetap menunggu arahan dari pimpinan,” ungkapnya lagi.
Jenderal TNI Gatot Nurmantyo, juga pernah memberikan saran dan arahan singkat kepada seluruh prajurit yang menjaga landing station itu untuk bertugas dengan baik hingga masalah selesai.
“Terimakasih telah bertugas disini, tugaslah dengan baik,” ungkapnya singkat kepada prajurit yang serentak menjawab “Siap”.
Sebelumnya, Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo, menutup landing station PT. Sacofa Indonesia yang ada di desa Tarempa Barat Kamis, (6/4). Ditutupnya perusahaan tersebut karena telah terbukti melanggar aturan perundang-undangan yang berlaku. (sya)
Beauty Advisor Budy Shop Mega Mall, Qory memperlihatkan hadiah body shop di Batamcenter.F Yofi Yuhendri Batam Pos.
batampos.co.id – Matahari Departement Store (MDS) Mega Mall kembali mengadakan morning sale, Minggu (9/4) di area rolling Matahari Mega Mall, Batamcenter. Kegiatan ini akan diadakan mulai pukul 07.00 WIB hingga 10.00 WIB.
Morning sale kali ini untuk produk body shop. Diantaranya produk parfum, hand cream, body mist, body butter serta scrub, termasuk shampoo dan conditioner diberikan harga khusus Rp 99 ribu.
“Produk ini sangat jarang promo. Dalam morning sale ini tersedia banya produk,” ujar Supervisor Matahari Departement Store Mega Mall, Ulfa Zulaita Lubis, Jumat (7/4).
Selain itu, pada acara ini juga tersedia diskon hingga 75 persen untuk pakaian anak, pakaian remaja, pakaian pria dan wanita, serta sepatu. Termasuk harga spesial mulai dari Rp 30.000 hingga Rp 99.900, diskon sebesar 70 persen, hingga beli 1 gratis 2.
Promo 75 persen diantaranya sepatu merk Fladeo, Yongki, Dr Kelvin, Jim Joker. Sedangkan untuk diskon beli 1 gratis 2 tersedia pakaian dengan produk St. Yves, Connextion, Super T dan Nevada. Untuk pakaian pria tersedia produk Nevada, Stanley Adams, Cole, Super T dan Details.
“Dalam kegiatan ini banyak tersedia jenis barang dengan kualitas unggulan. Dan juga model terbaru,” tutur Ulfa.
Menurut Ulfa, pihaknya akan mengadakan promo menarik lainnya dalam perayaan hari Raya Pashkah mendatang. Diantaranya produk pakaian dan sepatu. “Nanti ada promo dengan diskon besar-besaran,” katanya. (opi)
batampos.co.id – Pemerintah Provinsi Kepri menyiapkan Rp10 miliar untuk membangun jembatan dari Pulau Parit ke Pulau Lumut, Kecamatan Karimun.
Pembangunan ini merupakan hasil pertemuan antara Pemerintah Kabupaten dengan Provinsi Kepri beberapa hari lalu, diantaranya merealisasikan konektivitas antar pulau dengan membangun sarana penghubungnya dalam bentuk jembatan.
“Tahap pertama tahun ini provinsi menyiapkan anggaran Rp10 miliar untuk menghubungkan Pulau Parit ke Pulau Lumut,” ujarKepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Kota Kabupaten Krimun, Zulfan mengatakan, Jumat (7/4).
Jarak antara Pulau Parit dengan Pulau Lumut dipisahkan dengan selat kecil. Lebarnya 100 sampai dan jika jembatan tersebut sampai ke darat bisa mencapai 150 meter. Anggaran tahap awal ini untuk pemasangan tiang pancang.
Sebelumnya disebutkan, Pemerintah Provinsi Kepri ingin merealisasikan konektivityas antar pulau di Kabupaten Karimun dan membutuhkan angaran mencapai Rp 2 triliun lebih. Karena, jembatan yang akan dibangun tidak hanya sampai di Pulau Lumut, tapi, juga akan sampai ke Pulau Kundur. Rencana konektivitas ini sudah ada ketika Nurdin Basirun menjadi Bupati Karimun. (san)
batampos.co.id – Dua hari pascatumbangnya besi ponton pelabuhan domestik Tanjungbatu, Syahbandar terpaksa mengoperasikan satu ponton saat ini.
Kondisi ini menyebabkan puluhan kapal ferry dan speed boat yang hendak bersandar harus mengantri. Kendatipun demikian aktivitas berjalan lancar, tidak ada penumpukan penumpang di ponton.
Kepala Syahbandar Tanjungbatu Octavinas Nazman melalui Edy Purnomo membenarkan jika Syahbandar terpaksa mengoperasikan satu ponton. Hal itu dilakukan untuk mensterilkan kondisi ponton tersebut. Insiden tumbangnya besi ponton sudah dilaporkan kepada Dinas Perhubungan Kabupaten Karimun.
“Iya untuk menjaga keamanan dan kenyamanan penumpang terpaksa aktifitas ponton Bravo kita tutup, sementara waktu hanya mengopersikan satu ponton saja. Akibatnya sejumlah kapal ferri maupun seped boat yang hendak bersandar menurunkan maupun menaikan penumpang harus mengantri,” kata Edy Purnomo, Jumat (7/4) kemarin.
Lebih lanjut dikatakannya setiap harinya terdapat 28 kunjungan baik kapal ferry maupun speed boat yang menurunkan dan menaikan penumpang. Jadwal yang paling padat terjadi pagi hari hingga pukul 14.00 WIB, sehingga sejumlah kapal harus mengantri.
Untuk sementara ponton sudah ditarik oleh dinas perhubungan dalam perbaikan sekaligus agar lebih aman. Harapanya agar perbaikan secepatnya selesai karena tidak lama lagi akan tiba lebaran. (ims)
Nyanyang Haris Pratamura foto: iman wachyudi / batampos
batampos.co.id – Rencana Pemko Batam untuk membangun Trans Laut diharapkan tepat sasaran. DPRD meminta, pembangunan Trans Laut yang direncanakan Dinas Perhubungan (Dishub) itu benar-benar mempertimbangkan dari segi fungsi dan masterplan yang ada.
Ketua Komisi III DPRD Batam, Nyangnyang Harris Pratamura mengatakan, Pemko harus belajar dari kegalalan pembangunan Pelabuhan Sijantung yang kurang perencanaan. Harus ada persiapan sebaik mungkin, agar ke depan kegagalan sebelumnya tak terulang lagi.
“Pada intinya kita mendukung rencana pembangunan ini. Harus jelas tujuan dan maksud pembangunannya,” kata Nyanyang, kemarin.
Ia mengaku, mubazir bila pembangunan yang memakan waktu 10-15 tahun malah tidak sesuai masterplannya.
“Alangkah baik kalau uangnya dipakai untuk pembangunan yang lebih banyak manfaatnya,” tuturnya.
Politisi Gerindra itu tak ingin pemerintah membangun pelabuhan namun tak terpakai nantinya.
“Juga harus disesuaikan dengan kemampuan daerah. Tahun kemarin kita defisit, tahun ini kebutuhan kita juga tinggi, dan realisasinya tidak ada,” jelasnya.
Ia menilai, pembangunan dipilah sesuai priorias. Selain itu pemerintah kota dan DPRD sebagai lembaga legislatif harus kuat mencari dukungan dari pemerintah pusat.
“Kan sayang, ketika perencanaan sudah bagus, namun terkendala anggaran,” lanjutnya.
Terkait pembangunan trans laut ini, Nyanyang mengaku belum sampai ke tangan DPRD. Hanya saja, ada kabar dari Dishub Batam, kalau Batam mendapat bantuan Dana Alokasi Khusus (DAK) dari pusat, untuk membangun dua dermaga.
“Kalau hanya mengandalkan anggaran sendiri (APBD Kota 2017), jelas tak cukup. Makanya harus dipertegas dulu anggarannya. Apa murni APBD atau dibantu APBN,” jelas Nyangnyang.
Sebelumnya, Pemko Batam pernah membangun pelabuhan Sijantung, Galang. Nominal pembangunan ini, diperkirakan mencapai Rp 17,3 miliar. Ditargetkan, pelabuhan itu akan dimanfaatkan untuk memperpendek jalur pelayaran, Batam-Lingga. Sehingga, hasil produksi pertanian Kabupaten Lingga, bisa dipasarkan di Batam. Namun kini pelabuhan itu tidak berfungsi dengan baik. (rng)
Warga saat mengurus administrasi di Disduk Karimun. F. Tri/batampos.
batampos.co.id – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Karimun, hingga kini belum menerima blangko e-KTP dari pusat. Blangko e-KTP yang diperkirakan paling sedikit 10 ribu yang sudah diajukan, untuk sementara Disduk mengeluarkan surat keterangan sementara KTP bagi masyarakat untuk pengurusan surat menyurat lainnya.
”Belum ada informasi dari pusat kapan blangko e-KTP diterima. Karena informasi yang diterima dari Kementerian Dalam Negeri, sudah didistribusikan ke kabupaten/kota, tapi kita belum dapat informasi kelanjutannya,” kata Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Karimun M Tahar, Jumat (7/4).
Sedangkan, proses perekaman e-KTP ditingkat kecamatan terus dilakukan perekaman biodata. Sehingga, apabila sudah tiba blangko e-KTP tinggal diproses pencetakan. Artinya, terjadi kekosongan blangko e-KTP selama ini tidak menjadi hambatan untuk mendapatkan kartu identitas diri.
”Pokoknya, kita tidak mempersulit untuk mendapat identitas warga. Paling penting ikuti prosedur dan saya tegaskan lagi, tidak ada pungutan seperserpun di kantor ini. Baik itu KTP, KK, Akte dan sebagainya, semuanya sudah ada anggaran dari Pemerintah,” tegasnya.
Sementara pantauan di kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Karimun warga ramai antri untuk melakukan pengurusan administrasi baik KTP, KK, surat kelahiran, surat kematian dan sebagainya. (tri)
UNBK di SMK Yaspika beberapa waktu lalu. F. Tri/batampos.
batampos.co.id – Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) selama empat hari, diikuti tiga sekolah kejuruan yaitu SMK Yaspika 88 pelajar, SMK Vidya Sasana 69 pelajar, dan SMK Budi Mulya Kundur 100 pelajar. Total keseluruhan siswa SMK mencapai 257 orang yang sudah terdaftar untuk ikut UNBK.
”Untuk yang ikut UNBK cuma satu siswa yang tidak ikut mulai pertama sampai akhir. Sedangkan yang UN biasa semuanya ikut,” jelas Kepala Dinas Pendidikan Karimun Bakri Hasyim, kemarin (7/4).
Dan lembar naskah dan lembar jawaban, sudah dikirim ke Provinsi Kepri melalui kapal reguler. Sedangkan, UNBK langsung ke pusat soal dan lembar jawabannya. Sementara hari Senin (10/4) nanti, pelaksanaan Ujian Nasional (UN) akan dilaksanakan mulai pukul 10.00 WIB dengan satu mata pelajaran seharinya.
”Sebanyak 3.098 Pelajar SMA yang terdaftar ikut UN. Baik negeri maupun swasta dengan 34 sekolah yang ada di Kabupaten Karimun,” tuturnya.
Sedangkan, mata pelajaran meliputi Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris dan pilihan sesuai jurusan. Artinya, satu hari pelaksanaan UN dilaksanakan dengan satu mata pelajaran. Dan sistem pengisian lembar jawaban seperti tahun lalu.
”Paling penting adalah mengisi biodata. Insyallah, nanti berjalan lancar seperti UNBK yang sudah dilaksanakan,” ungkapnya.
Sebelumnya, panitia UNBK SMK Yaspika Karimun Endang Supriatin mengatakan, bahwa anak didiknya yang sudah terdaftar untuk ikut UNBK ada 88 pelajar. Namun, beberapa waktu lalu ada salah satu pelajar atas nama Dinda Miranda jurusan pemasaran mengundurkan diri karena sakit. Sehingga, tidak dapat melaksanakan UNBK dengan demikian ada 87 pelajar yang ikut pada hari pertama.
”Yang pasti siswi kami tidak ikut melaksanakan UNBK. Dia akan mengulang tahun depan,” tuturnya. (tri)