Sabtu, 4 April 2026
Beranda blog Halaman 13473

Kawasaki Cuci Gudang Selama Pameran di Kepri Mall

0
foto: cecep Mulyana / Batam Pos

batampos.co.id – Sentral Kawasaki menawarkan promo cuci gudang selama pameran Kartini 4 dan Autoshow yang digelar Batampos di Antrium Keprimal. Tak hanya cuci gudang, ada penawaran uang muka minim hingga berhadiah TV LED 32 inci.

Sales Marketing Sentral Kawasaki, Tri Yudha mengatakan promo cuci gudang berlaku untuk beberapa tipe sepeda motor Kawasaki diantaranya KSR 110 cc, Z 250 SL, Ninja 250 RR Mono ABS dan Z 250. Dimana pihak dealer memberikan subsidi uang muka dari Rp 7 juta hingga Rp 15.500.000.

“Promo cuci gudang ada subsidi untuk uang muka, sehingga konsumen bisa mulai membayar uang muka mulai Rp 3 juta,” terang Tri Yudha di Kepri Mal, Selasa (4/4).

Sedangkan untuk type sepeda motor lainnya ada promo uang muka kembali Rp 1 juta. Atau konsumen bisa memilih hadiah langsung yakni TV LED 32 inci untuk pembeliaan beberapa produk tertentu.

“DP mulai 5 jutaan, atau memilih hadiah langsung TV LED,” jelas Yudha.

Tak hanya itu, selama pameran pihaknya juga menawarkan program tukar motor lama merek apa saja dan dapatkan motor Kawasi baru. Dengan ketentuan yang berlaku, diantaranya sepeda motor keluaran diatas tahun 2012.

“Apapun motor lamanya bisa ditukar Kawasaki. Harga motor lama akan dimasukan dalam DP,” jelasnya.

Sementara itu, Assisten Manajer Event Organizer Batam pos, Heri Anton mengatakan pameran tersebut berlangsung hingga 9 April mendatang. Dimana pada puncak acara akan digelar lomba fashion show dan mewarnai untuk anak. Lomba pun dibagi dalam dua kategori yakni usia 4-6 tahun dan 7 sampai 7 tahun.

“Acara ini dalam rangka menyambut hari kartini. Dan ini merupakan kegiatan keempat kalinya sejak 4 tahun terakhir. Lomba diperuntukan untuk anak usia 4 sampai 9 tahun,” kata Heri.

Menurut dia, pihaknya masih membuka pendaftaran untuk lomba hingga 9 April mendatang. Namun bagi yang ingin mendaftar lebih cepat bisa datang langsung ke Batam Pos.

“Membayar uang pendaftaran Rp 50 ribu. Itu sudah include dengan snack saat acara berlangsung,” pungkas Heri. (she)

Anak Bawah Umur Dilarang Nginap di Hotel

0

batampos.co.id – Polsek Kota Balai Karimun menghimbau kepada para pengelola atau manajemen hotel yang ada di Kecamatan Karimun untuk tidak membenarkan anak di bawah umur menginap atau tidur di hotel. Baik sendiri atau bersama teman laki-laki atau perempuan.

”Manajemen hotel sebaiknya memasang himbauan di hotelnya khusus untuk anak di bawah umur, baik laki-laki atrau perempuan agar tidak dibenarkan untuk menginap di hotel. Kecuali, jika anak tersebut datang menginap bersama orang tua kandungnya dan resepsionis wajib meminta identitasnya,” ujar Kapolsek Kota Balai Karimun, AKP Lulik Febyantara kepada Batam Pos, Selasa (4/4).

Apa yang dilakukan Polsek Kota Balai Karimun, katanya, sebagai bentuk kepedulian dan mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan. Seperti Sabtu malam pekan lalu, pihaknya melakukan operasi cipta kondisi dengan sasaran hotel. Pada saat tim sampai di salah satu hotel ditemukan adanya anak perempuan di bawah umur berinisial Nr bersama teman prianya Sl. Ketika itu, pihaknya langsung menghubungi orang tua Nr.

”Pada saat itu, orang tua dari Nr tidak bisa menerima anaknya ada di dalam kamar hotel bersama temannya. Akibatnya, orang tua Nr sempat membuat laporan polisi. Namun, akhirnya kedua belah pihak sepakat menyelesaikan persoalan ini tidak dengan jalur hukum. Melainkan, dengan cara kekeluaragaan. persoalan-persoalan seperti ini yang kita hindari, untuk itu kita minta kepada pihak hotel untuk memberlakukan himbauan ini,” kata mantan Kanit Buser Polres Karimun ini. (san)

Badan Pendapatan Daerah Keluarkan 76,235 Lembar SPPT

0

 

batampos.co.id – Badan Pendapatan Daerah Karimun, telah menerbitkan sebanyak 76,235 lembar Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang (SPPT) Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) tahun 2017. Selanjutnya SPPT PBB diserahkan pada lurah, dan kepala desa se Kabupaten Karimun pada akhir Maret lalu untuk diberikan kepada wajib pajak (WP).

”Tidak berbeda jauh dengan tahun lalu surat yang kita terbitkan. Paling penting, bagi WP yang kedapatan surat SPPT PBB ganda bisa datang ke kantor untuk dilakukan perbaikan,” jelas Kepala Badan Pendapatan Daerah Karimun Kamarulazi, Selasa (4/4).

Dikatakan, dari 76,235 lembar SPPT PBB tersebut apabila dirupiahkan akan mencapai Rp7,01 miliar. Dan apabila terbayar oleh si WP, akan melebihi target yang telah ditentukan yaitu Rp 5 miliar untuk tahun 2017 ini.

Sedangkan di sektor Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan Perkotaan (PBB-P2), yang tahun 2014 telah diserahkan ke Pemerintah Daerah (Pemda) Karimun kembali dikelola Kantor Pajak Pratama Tanjungbalai Karimun. Hingga tahun 2016, sudah terealisasi Rp 5,2 miliar dari target Rp 4,7 miliar di tahun 2015. Selanjutnya tahun 2016 lalu, target Rp 5,1 miliar yang sudah terealisasi mencapai Rp 5,2 miliar.

”Yang jelas, masyarakat untuk membayar PBB tetap ada peningkatan setiap tahunnya. Artinya, kesadaran membayar pajak di tengah-tengah masyarakat cukup tinggi,” ungkapnya.

Paling penting kata Kamarulazi lagi, dalam proses validitas data atas objek pajak bagi WP yaitu kesesuaian luas tahan, luas bangunan, nama subjek serta lokasi objek. Karena dasar dari penetapan nilai yang harus dibayarkan. Sehingga, semua informasi yang sudah terdata akan diterbitkan SPPT PBB nantinya.

”Pendataan itu paling penting, sebagai acuan untuk menerbitkan SPPT di tahun berikutnya,” tegasnya. (tri)

Ekspos Penyelundupan Rokok

0

Danlantamal IV Tanjung Pinang Laksamana Pertama (Laksma) TNI S Irawan (kanan) bersama Danlanal Batam Kolonel Laut Ipong Wicaksono dan Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak  menunjukan barang bukti rokok ilegal berserta empat tersangka yang diamankan saat ekpos di Mako Lanal Batam, Rabu (5/4).

Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

991 Kepala Keluarga Kundur Barat Terima Raskin

0
Pekerja pelabuhan sedang membongkar raskin setelah tiba di Kundur Barat, Sabtu (1/4) lalu.

batampos.co.id – Camat Kundur Barat Anjitrisno mengaku, kecamatan sudah mendistrisbusikan beras untuk warga miskin (raskin), Selasa (4/4) kemarin. Raskin yang diberikan kepada mereka yang berhak menerima merupakan jatah bulan Januari, Februari, dan Maret 2017.

Setiap kepala keluarga menerima 15 kilogram, sehingga total yang diterima selama tiga bulan sekaligus yakni sebanyak 45 kilogram.

“Alhamdulillah kita sudah dapat mendistribusikan jatah raskin untuk 991 kepala keluarga (KK). Mereka terbagi Kelurahan Sawang 317 KK, Desa Sawang Selatan 235 KK, Desa Sawang Laut 143 KK, Desa Kundur 226 KK, dan Desa Gemuruh 70 KK,” terang Anji Trisno.

Anjitrsino mengakui adanya penyusutan jumlah penerima raskin dari tahun sebelumnya 2016 sebanyak 1.106 kepala keluarga menjadi 991 kepala keluarga. Sehingga jika dibandingkan, ada sekitar 115 kepala keluarga pada tahun 2017 yang tidak lagi mendapatkan raskin. (ims)

Lebih Baik Beri Bantuan Kapal untuk Nelayan

0
Asmin Patros. F. Wijaya satria/batampos.

batampos.co.id – Putra asli kelahiran Dabo Singkep, Asmin Patros memberikan masukan kepada Pemkab Lingga demi meningkatkan taraf perekonomian di tanah kelahirannya. Solusi yang baik adalah memberikan keberpihakan Pemkab Lingga kepada penggiat hasil sumber daya kelautan yang sudah jelas menjadi andalan wilayah Kabupaten Tanah Bunda Melayu.

“Sebagai kawasan berporos maritim sebaiknya Pemkab Lingga memperhatikan kelompok-kelompok nelayan untuk diberi bantuan kapal yang lebih mumpuni,” ujar polisi yang duduk di Komisi II DPRD Provinsi Kepri ini.

Jika kelompok nelayan mendapat bantuan kapal yang besar, Asmin memperkirakan akan mendapatkan hasil yang lebih baik pula. Sebab, menurut pria kelahiran Pulau Singkep ini, semakin ke tengah laut, ikan yang didapat tentunya ikan yang bernilai ekonomis lebih tinggi.

Tentunya, masih Asmin, kapal bertonase besar tersebut tersebut harus memiliki fasilitas yang mendukung pula, seperti alat pendingin untuk mengawetkan ikan dan and sebagainya agar hasil tangkapan dapat dijaga mutunya dan tentunya bernilai ekonomi tinggi. Dia juga mencontohkan sejumlah negara yang membekali nelayannya dengan kapal besar dan sarana yang lengkap.

Jika ini berjalan dengan baik, Asmin memperkirakan dapat membantu meningkatkan taraf hidup masyarakat Tanah Bunda Melayu ini. Hal ini dikarenakan kondisi geografis Kabupaten Lingga terdiri dari laut yang luas dan kaya akan hasilnya.

Seperti diketahui, Pemkab Lingga melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Lingga telah banyak memberikan bantuan alat tangkap dan sejumlah kapal seperti Inkamina dan bantuan lainnya. Namun kapal bantuan ini belum sesuai dengan yang dimaksudkan Asmin Patros.

Dia menyebutkan kapal besar yang berangkat hingga satu-dua bulan di tengah laut, tentunya akan membawa ikan lebih besar dan lebih banyak. Otomatis mendapatkan hasil bernilai ekonomi yang lebih baik pula.

“Galangan kapal di Batam sangat banyak, mungkin pemerintah dapat bekerjasama dengan mereka untuk membuatkan kapal ikan yang besar,” ujar Asmin.

Namun Asmin menanti-wanti agar bantuan kapal tersebut tentunya bukan diberikan kepada perorangan, melainkan kepada kelompok nelayan yang tepat agar dapat dioperasikan dengan baik dan benar. Sehingga menjadikan kesinambungan pendongkrak pendapatan di daerah penerima bantuan tersebut.

Walau demikian, Asmin memberikan apresiasi kepada Bupati Lingga Alias Wello dengan trobosan pemindahan kantor DKP dari Daik Lingga ke Senayang. Trobosan ini diangkap perlu sebagai langkah awal dan mempermudah penyerapan aspirasi masyarakat khususnya nelayan karena menjadi lebih dekat. (wsa)

Promosi Wisata Indonesia Bergabung pada Vietnam International Travel Mart 2017

0

Indonesia bergabung pada ajang Vietnam International Travel Mart (VITM) 2017 yang akan diselenggarakan pada tanggal 6 hingga 9 April 2017 di Ha Noi International Center for Exhibition (I.C.E Ha Noi) Vietnam.

Deputi Pemasaran Mancanegara Kemenpar I Gde Pitana didampingi Asisten Deputi Pengembangan Pemasaran Asia Tenggara Rizki Handayani mengatakan, VITM 2017 merupakan tempat potensial untuk melanjutkan program promosi Kemenpar yang fokus pada branding, advertising dan selling.

Kata Pitana, VITM merupakan pameran business to customer yang memungkinkan para pelaku industri di Indonesia memperluas jejaring pasar mereka dan menawarkan paket-paket wisata Indonesia. “Pak Menteri Arief Yahya mendesain promosi yang selama ini menitik beratkan pada branding dan advertising, mulai bergeser ke selling. Branding sudah dilakukan gencar di tahun pertama, Advertising digeber tahun kedua. Tahun ketiga ini sudah harus selling to the point,” ujar pria yang biasa disapa Profesor Pitana itu.

Tiga poin penting – Go Digital, Air Connectivity, dan Homestay Desa Wisata, imbuh Pitana, menjadi pegangan utama Kemenpar untuk melangkah di kuartal pertama 2017. Tiga hal itu akan diselaraskan dengan kapasitas destinasi di 3 greaters (Bali, Jakarta, Kepri) serta 10 top branding dan 10 top destinasi sebagai Bali Baru.

Untuk memperkuat bentuk pameran, tambah Rizki, Kemenpar rencananya akan menampilkan paviliun seluas 54 sqm (6 booth) dengan mengangkat tema kapal phinisi sebagai icon yang menjdi ciri khas booth Indonesia di pameran.

Peserta yang bergabung di paviliun Indonesia terdiri dari 12 industri pariwisata Indonesia dan Pemerintah daerah yaitu: Bali (4), D.I Yogyakarta (4), DKI Jakarta (1), Dinas Pariwisata Prov. Yogyakarta (1), dan local agent Vietnam (2) yang menjual paket-paket wisata ke Indonesia, komposisi tersebut terdiri dari TA/TO anggota ASITA, industri Akomodasi, dan DMO untuk melakukan pelayanan informasi, promosi produk dan destinasi.

“Selain sebagai ajang mempromosikan destinasi wisata di Indonesia kepada masyarakat Vietnam, VITM 2017 diharapkan juga bisa menghasilkan transaksi yang signifikan dari hasil penjualan paket wisata dalam upaya mendatangkan wisatawan Vietnam ke Indonesia dan memperkenalkan destinasi-destinasi pariwisata Indonesia,” beber Rizki.

Rizki menambahkan, program acara di paviliun Indonesia antara lain B to B meeting, B to C oleh industri pariwisata Indonesia, pelayanan informasi pariwisata Indonesia, pendistribusian bahan promosi, virtual reality video 360°, coffeerefreshment khas Indonesia, games quiz interaktif, gift redemption, serta pertunjukan kesenian yang bekerja sama dengan KBRI Hanoi.

Rizki juga menambahkan, poartisipasi pada event tahunan ini, merupakan salah satu upaya untuk melanjutkan program promosi Kemenpar yang sebelumnya fokus pada branding dan advertising. Keikutsertaan Indonesia pada event ini adalah untuk mempromosikan sekaligus mempertahankan eksistensi pariwisata Indonesia di dunia khususnya kawasan Asia Tenggara, selain itu sebagai upaya untuk melanjutkan program Kemenpar mempromosikan Wonderful Indonesia.

Kata Rizki, negara Vietnam sendiri merupakan salah satu fokus pasar yang menjadi perhatian dari Kementerian Pariwisata dalam usaha promosi pariwisata ke negara-negara anggota ASEAN pada saat ini.

Untuk tahun 2017, pemerintah sudah mematok target kontribusi Pariwisata terhadap perekonomian (PDB) nasional sebesar 13%, devisa yang dihasilkan sebesar Rp 200 triliun, penyerapan tenaga kerja sebanyak 12 juta, jumlah kunjungan wisman 15 juta dan pergerakan wisnus 265 juta, serta indeks daya saing (WEF) berada di ranking 40 meningkat dari posisi saat ini di ranking 50 dunia.

“VITM 2017, merupakan momentum yang paling potensial untuk menjaring lebih banyak wisatawan untuk berkunjung ke Indonesia terutama wisman dari Vietnam. Dikarenakan pameran tersebut merupakan pameran yang diselenggarakan setiap tahun dan menjadi pameran terbesar yang ada di Vietnam,” pungkasnya.(*)

 

Lanal Batam Tangkap Speed Bawa Rokok Ilegal

0

batampos.co.id – Tim Western Fleet Quick Response (WFQR) Lantamal IV Tanjungpinang, mengamankan satu buah Speedboat tanpa nama yang membawa rokok tanpa cukai sebanyak 125 karton di perairan Tanjung Canang, Pulau Galang, Senin (3/4), sekitar pukul 23.00 WIB.

Speed dengan ABK tiga orang dengan mesin 200 PK sebanyak tiga buah, merupakan target operasi dan terkenal licin dalam menyelundupkan rokok milik pengusaha asal Batam itu.

Komandan Lantamal IV Tanjungpinang, Laksma TNI S Irawan, mengatakan rokok tanpa cukai tersebut rencananya hendak dibawa ke Pulau Kijang, selanjutnya akan di edarkan ke wilayah lainnya.

“Rokok tersebut diduga berasal dari daerah FTZ Batam. Yang sengaja diselundupkan lewat laut untuk diedarkan di daerah lain,”ujar Irawan, Selasa (4/4). Dikatakan Irawan, dari hasil pemeriksaan ditemukan beberapa pelanggaran diantaranya, tidak ada dokumen muatan kapal, tidak adanya Surat Pemberitahuan Berlayar (SPB).

“Modusnya, mereka memasukkan barang tersebut dimalam hari untuk menghindari petugas dan kemudian membawa keluar Batam secara sembunyi-sembunyi. Bila memungkinkan dan aman. Mereka langsung bergerak cepat dengan berkoordinasi menggunakan Handpone dengan orang yang sudah menunggu di pelabuhan tertentu,”kata Irawan.

Saat ini, sambung Irawan, barang bukti Speed dan rokok ilegal tersebut diserahkan ke Patkamla Kal Nipah Batam, guna penyelidikan lebih lanjut.

“Dari kalkulasi sementara potensi kerugian negara di perkirakan mencapai Rp 1 miliar lebih. Kami juga terus berkoordinasi dengan aparat yang mempunyai kewenangan dilaut untuk bersama-sama memberantas kegiatan ilegal seperti penyelundupan rokok. Hal itu, kami intensifkan agar stigma negatif tentang wilayah Kepri sebagai sarang penyelundupan tidak adalagi,”pungkas Irawan. (ias)

BP Batam dan Poltek Batam Tandatangan MoU Pengembangan SDM

0

batampos.co.id – Badan Pengusahaan (BP) Batam menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan Politeknik Batam terkait pengembangan kapasitas lembaga dan sumber daya manusia di Gedung Marketing BP Batam pada Selasa (4/4).

MoU ini ditandatangani oleh Kepala BP Batam, Hatanto Reksodipoetro dan Direktur Poltek Negeri Batam, Priyono Eko Sanyoto.”Untuk kelangsungan investasi yang terus berkembang, suatu daerah diperlukan dukungan tenaga kerja terampil yang terus menerus,” ujarnya.

Menurut Hatanto, Poltek Batam telah menorehkan banyak prestasi yang membanggakan. Contohnya robotnya sudah sampai pada tingkat internasional.”Kita sangat berharap Poltek Batam dapat mencapai cita-cita awal pendiriannya, yakni turut berkontribusi dalam penyediaan tenaga terampil,” ujarnya lagi.

Sedangkan Priyono dalam kata sambutannya mengatakan bahwa Poltek Batam memiliki standar tinggi dalam memberikan pendidikan kepada mahasiswanya dibanding Poltek lainnya di Indonesia sehingga sarjananya sangat terampil.”Kedepannya selain D3 kami akan buka D4 dan program magister yang menghasilkan pekerja dan desainer terampil,” katanya.

Ruang lingkup MoU antara keduanya meliputi penyediaan tenaga kerja terampil sebagai infrastruktur investasi di Batam, peningkatan kompetensi dan jenjang pendidikan karyawan serta konsultasi, penelitian dan pengembangan dalam rangka penguatan kelembagaan sumber daya manusia.(leo)

REI telah Siapkan Skema Bisnis di Mandalika

0

Real Estate Indonesia (REI) sudah membuat skema bisnis untuk berinvestasi di  Mandalika, NTB.

“Slotnya sudah saya bayangkan. Ibarat puzzle, kami akan segera mengatur puzzle bisnis yang ada di Mandalika. Ini tempat luar biasa, kawasan sangat luas, alam yang sangat bagus dengan kombinasi laut dan bukit. Kami akan segera berinvestasi di Mandalika dan akan segera menggelar pertemuan dengan pihak terkait,” ujar Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Real Estate Indonesia (REI) Sulaiman Sumawinata usai mengunjungi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB), Senin (3/4), kemarin.

Seperti diketahui, REI sedang menggelar acara Gathering Corporate. Rangkaiannya, para pengusaha dari seluruh tanah air itu menggelar Mandalika Investment Forum (MIF) yang digelar satu hari sebelumnya dan kunjungan ke KEK Mandalika di hari terakhir. Acara yang berlangsung dari tanggal 1 hingga 3 April tersebut didukung Kemenpar RI.

Deputi Bidang Pengembangan Pariwisata Nusantara Bidang Promosi Perjalanan Insentif Asdep Bisnis dan Pemerintah Kemenpar serius mensupport kegiatan ini. Dalam acara kunjungan ke KEK Mandalika, seluruh peserta REI dibalut baju dan topi dengan branding Pesona Indonesia berwarna biru.

Sulaiman mengucapkan terima kasih kepada Kemenpar yang memfasilitasi kunjungan ke Mandalika sehingga seluruh anggotanya tahu bentuk dan kualitas salah satu 10 Bali Baru ini. Sulaiman juga menjelaskan bahwa pihaknya sudah bertemu dengan Ketua Pokja 10 Bali Baru Kemenpar Hiramsyah Thaib saat di Bali dan sudah membicarakan hal terkait investasi.

“Action saya selanjutnya adalah kumpulkan pengusaha, koordinasi dengan daerah dan membicarakan bentuk investasinya. Kita lihat hitung-hitungannya, karena ini semua terkait dengan Bank dan uang yang besar,” kata Sulaiman.

Intinya, masih kata Sulaiman, anggotanya sangat tertarik berinvestasi di kawasan yang memiliki luas 1034 hektare (ha) ini untuk melebarkan sayap bisnisnya.

“Pariwisata itu kan juga harus memikirkan akses, kami lihat akses ini sudah dapat poinnya. Kawasan sangat dekat dengan bandara, jadi saya malah memprediksi kawasan ini akan lebih indah dan besar dari Nusa Dua Bali, kita akan keluarkan hitung-hitungannya segera,” kata Sulaiman.

Ya, menuju KEK Mandalika hanya membutuhkan waktu sekitar 30 menit dari Bandara International Praya Lombok. Dalam perjalanan menuju KEK Mandalika, para peserta REI menyaksikan rumah Wisata Desa Sade Lombok, melihat semua akses, amenitas yang ada di Mandalika dan berakhir makan siang di Hotel Novotel, Mandalika Lombok. Kunjungan REI ke Mandalika juga didampingi oleh PIC Mandalika Pokja Percepatan 10 Bali T. Rahmadi.

Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Kemenpar Esthy Reko Astuti didampingi Kepala Bidang Promosi Perjalanan Insentif Hendri Karnoza mengatakan, pemerintah memberikan perhatian serius terhadap pembangunan KEK Mandalika, di Lombok Tengah ini.

Hal ini ditandai dengan akan dibangunnya infrastruktur dan fasilitas penunjang sebagai bagian dari 10 destinasi utama pariwisata Indonesia.

10 Bali Baru yang telah ditetapkan Kemenpar adalah Mandalika (Nusa Tenggara Barat), Candi Borobudur, Labuan Bajo (Nusa Tenggara Timur), Danau Toba (Sumatera Utara), Wakatobi (Sulawesi Tenggara), Bromo-Tengger-Semeru (Jawa Timur), Kepulauan Seribu (DKI Jakarta), Tanjung Lesung (Banten), Morotai (Maluku Utara) dan Tanjung Kelayang (Belitung).

“Berbagai persyaratan bagi beroperasinya KEK telah disiapkan pemerintah seperti lahan, administrator dan aparatur administrator, pelimpahan kewenangan, perangkat pendukung dan infrastruktur dalam kawasan semua sudah dilengkapi oleh pihak terkait, nah acara dukungan kami terhadap REI ini juga usaha kami agar investor semakin banyak yang tertarik untuk berinvestasi ke Mandalika. Kami juga berharap REI menjadi garda terdepan investasi di Mandalika,” ujar Esthy.

Menteri Pariwisata Arief Yahya juga menggarisbawahi salah satu keunggulan KEK Mandalika adalah diterapkannya green infrastructure. Nantinya suplai air bersih dan air minum bagi resort Mandalika berasal dari proses desalinasi air laut. Demikian pula dengan suplai tenaga listrik, yang dirancang melalui pembangkit energi surya.

Keberadaan green infratsructure tentunya akan menambah daya tarik investor kelas dunia menanamkan modalnya di KEK ini. Praktik green economy diharapkan membangun kebanggaan bagi Pemerintah, masyarakat dan pengelolanya.

“KEK Mandalika dapat menjadi percontohan bagi pengembangan kawasan sejenis lain di Indonesia, silahkan berinvestasi di Mandalika,” imbuhnya.

Mantan Direktur Utama Telkom itu juga menekankan agar PT Indonesia Tourism Development Corporation sebagai pengusul dan pengelola, Dewan Kawasan bersama masyarakat dapat senantiasa menjaga iklim sosial ekonomi kondusif dan integritas lingkungan hidup wilayah. Sehingga nantinya KEK Mandalika dapat berkembang dengan baik dan membangun manfaat berkelanjutan bagi semua masyarakat Indonesia.

“Ingat, jangan sampai sampah berserakan dan masyarakat jangan buang sampah sembarangan. Harus dijaga KEK Mandalika,” kata Menpar Arief Yahya.(*)