Jumat, 3 April 2026
Beranda blog Halaman 13485

Pelajar dan Mahasiswa Minta Asrama Permanen

0

batampos.co.id – Wakil Bupati Karimun Anwar Hasyim mengunjungi asrama mahasiswa Kabupaten Karimun di Semarang, Rabu (29/3) kemarin. Kehadiran orang nomor dua di Bumi Berazam di Semarang ini, selain mempererat silaturahmi juga ingin mengetahui perkembangan mahasiswa asal Kabupaten Karimun di perantauan.

Pertemuan berlangsung sederhana, dan penuh keakraban. Wabup mengaku bangga karena melihat mahasiswa asal Kabupaten Karimun menunjukkan prestasi akademik yang baik. Yang terpenting, Wabup berpesan agar mahasiswa dapat menjaga nama baik Kabupaten Karimun.

“Di daerah orang ini, saya berpesan kepada adik-adik mahasiswa agar tetap menjalani perkuliahan dengan baik. Terpenting mampu menjaga nama baik Kabupaten Karimun, dan selalu menjaga kekompakan,” pesan Wabup.

Kesempatan bertatap muka langsung dengan Wakil Bupati, mahasiswa pun langsung menyampaikan uneg-uneg yang sudah lama terpendam. Di antaranya berharap pemerintah mampu mencarikan asrama secara permanen. Artinya, tidak lagi berpindah-pindah. Selain itu, mengupayakan kucuran beasiswa bagi mahasiswa berprestasi dari kalangan ekonomi kurang mampu.

“Selama ini, asrama yang kami tempati masih menyewa. Baik asrama putra yang dihuni 30 orang, maupun asrama putri sebanyak 20 orang. Untuk itu, kami dari Himpunan Pelajar Mahasiswa Kabupaten Karimun (HPMKK) Semarang berharap pemerintah dapat mencarikan asrama secara permanen,” tutur seorang mahasiswa.

Pun untuk mahasiswa dari kalangan ekonomi kurang mampu dapat dibiayai oleh pemerintah. Khususnya bagi mahasiswa yang berprestasi. “Tidak ada salahnya, kalau pemerintah mau menyediakan anggaran pendidikan bagi mahasiswa dari kalangan ekonomi kurang mampu,” tambahnya.

Wabup memahami keluhan yang dihadapi mahasiswa yang tergabung dalam HPMKK ini. Untuk mencari asrama mahasiswa secara permanen, tetap diupayakan oleh pemerintah.

“Intinya, kami dari pemerintah tetap berupaya mencarikan asrama mahasiswa di Semarang secara permanen. Terutama disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah, dan sesuai aturan yang berlaku. Mengingat, harga rumah di Semarang cukup tinggi,” tegas Wabup. Kedatangan Wabup ke Semarang didampingi Asisten III, Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Badan BPKAD, Kabag Protokol, dan Kabag Perlengkapan. (enl)

Ketua LAM Minta DPRD Kawal Proses Kasus Penembakan

0

 

Ketua LAM Natuna, Wan zawali saat di kantor DPRD Natuna. F. Aulia/batampos

batampos.co.id – Ketua Lembaga Adat Melayu (LAM) Kabupaten Natuna Wan Zawali beserta pengurus dan anggota mendatangi Kantor DPRD Natuna, Kamis, (30/3 siang.

Kedatangan Ketua LAM ini meminta DPRD mendesak pemerintah mengawal kasus penembakaan kediaman ketua LAM yang terjadi, Selasa (28/3) dini hari kemarin.

Rombongan LAM diterima Ketua DPRD Kabupaten Natuna Yusripandi, dan anggota dewan lainnya. Dan membahas terkait insiden penembakan di rumah Ketua LAM Wan Zawali di Desa Sungai Ulu Kecamatan Bunguran Timur Kabupaten Natuna. Dalam pembicaraan tersebut Wan Zawali menceritakan kronologis kejadian malam itu.

“Pada malam itu, ada suara berdentum-dentum, tapi saya belum tau apakah itu penembakan atau apa. Cuma saya pada malam itu, lampu hidup saya matikan, malam itu hari hujan, ” papar Wan Zawali di ruang paripurna DPRD.

Atas kejadian itu kata Wan Zawali, atap rumahnya dan mobil dinas Avanza BP1010 N yang diparkir di sebelah rumah berlobang sampai satu ban mobil ikut berlubang.

Insiden malam itu sambungnya, tidak menimbulkan korban jiwa atau luka, namun ada rasa takut. Baik di pihak keluarga saya maupun warga. Kasus ini sekarang memang sudah ditangani oleh kepolisian dalam hal ini Polres Natuna dan pihak TNI, tinggal menunggu prosesnya.

“Kami dan warga ada rasa takut setelah penembakan itu. Kami inginkan DPRD sebagai wakil rakyat mengawal proses kasus ini sampai ke pusat,” sebut Wan Zawali.

Camat Bunguran Timur Asmara Juana Suhardi yang hadir dalam pertemuan di paripurna DPRD tersebut mengatakan, kasus penembakan rumah warga tidak dapat ditolerir. Dan tidak bisa dibiarkan tanpa penyelesaian siapa yang harus bertanggung jawab.

“Yang ditembaki itu rumah orang tua kita, mereka berani melakukan hal semacam ini. Bagaimana dengan kita masyarakat luas ini kedepanya,” tegas Asmara.

Ketua DPRD Natuna Yusripandi, mengharapkan agar kejadian ini tidak terulang kembali. Meskipun nanti ada jalan perdamaian, namun persoalan ini harus diselesaikan secara tegas.

“Dewan akan membantu mengawal kasus ini, dan siap memfasilitasi apa saja yang menjadi persoalan masyarakat untuk disampaikan ke Pemerintah Pusat,” sebut Yusripandi.(arn)

Rp1,5 Triliun Investasi untuk Kota Baru

0
Bupati menandatangi MoU pembangunan terminal international. F.Tri Haryono/batampos.

batampos.co.id – Bupati Karimun Aunur Rafiq, kemarin (30/3) menandatangani MoU pembangunan terminal Ferry International antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karimun, PT Pelindo I Medan dan pihak swasta Panbil Group Batam melalui anak perusahaan PT Jaya Annurya Karimun (JAK) di rumah dinas Bupati.

Bupati Karimun Aunur Rafiq mengatakan, MoU ini sebagai tanda komitmen pihak swasta dan Pelindo membangun kota baru yang ada di wilayah Coastal Area. Sehingga, bisa sejalan dengan program Pemerintah membangun daerah yang secara otomatis efek dominonya akan dirasakan masyarakat sekitarnya.

”Ke depan kota baru akan lebih megah. Dengan investasi yang cukup besar, paling penting adalah ekonomi kerakyatan tumbuh secara drastis,” ungkapnya.

Sedangkan PT JAK Jhon Kennedy mengungkapkan, tahap awal ini untuk pembangunan terminal Ferry International yang memadai dengan wilayah yang cukup luas. Seiring dengan perkembangan perkotaan yang sudah berkembang pesat, sehingga sangat perlu pembangunan fasilitas publik yang lebih modern salah satunya terminal Ferry International.

”Terminal Ferry yang dibangun nanti sebagai gerbang masuknya kota Karimun. Dan akan dibangun fasilitas pendukung disekitar terminal tersebut. Sehingga, bisa merubah wajah Karimun ketika masuk, seperti kota-kota besar lainnya yang ada di Indonesia,” ujarnya.

Nilai investasi yang ditanamkan pada proyek ini mencapai Rp 1,5 Triliun. Dengan perencanaan pembangunan tahap pertama untuk terminal akan diperkirakan membutuhkan waktu mencapai 2 tahun ke depan. Selanjutnya, akan dibangun fasilitas pendukung lainnya secara modern.

” Sekarang sudah pematangan lahan. Kita perkirakan pertengahan tahun akan dimulai pembangunan,” jelasnya.

Ditempat yang sama Direktur Bisnis PT Pelindo I Medan Saputra S memaparkan, bahwa pihaknya siap bekerjasama dalam proses pembangunan terminal. Dirinya, hanya berharapkan tentang perizinan karena Pelindo sebagai operator sedangkan KSOP berfungsi sebagai regulator saja.

” Kami ini sebagai operator. Jadi, dalam perizinan ada ditangan KSOP. Artinya, pembangunan di pesisir harus mempunyai perizinan yang cepat dalam prosesnya,” singkatnya.

Sementara Asisten I Pemerintah Provinsi Kepri Syamsul Bahri mengungkapkan, bahwa kota Karimun ini menghadap pantai dan pulau-pulau. Pembangunan kota baru di Karimun harus didukung semua pihak. Secara umum di Provinsi Kepri sudah dibahas oleh Pemerintah Pusat, daerah mana saja yang diprioritaskan pembangunan.

”Salah satunya kota Karimun ini. Kita (Pemprov Kepri-red) sangat mendukung keberadaan kota Baru yang lokasinya cukup strategis,” ucapnya.(tri)

Nilai SPPT PBB Karimun Tahun Ini Rp 7 Miliar

0
Bupati Karimun Aunur Rafiq dan Sekda Karimun M Firmansyah ketika membayar pajak PBB didampingi Kepala Badan Pendapatan Daerah Karimun Kamarulazi. F. Tri Haryono/batampos

batampos.co.id – Badan Pendapatan Daerah Karimun, Kamis (30/3), menyerahkan Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang (SPPT) Pajak Bumi dan Bangunan tahun 2017 kepada seluruh Lurah dan Kepala Desa se Kabupaten Karimun. Penyerahan SPPT Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan Perkotaan (PBB-P2) pribadi maupun rumah dinas diawali dari Bupati Aunur Rafiq, dan Sekretaris Daerah M Firmansyah.

”Diharapkan, agar Wajib Pajak (WP) segera membayar PBB-P2. Kan tidak terlalu mahalah, saya saja tidak mencapai Rp 300 ribu untuk rumah pribadi dan rumah dinas,” ungkapnya.

Dengan membayar PBB-P2, secara otomatis masyarakat membantu memberikan kontribusi kepada Pemerintah Daerah (Pemda) Karimun. Agar dana yang terkumpul dari PBB-P2 bisa digunakan untuk pembangunan di seluruh wilayah Kabupaten Karimun. Walaupun, target tahun ini hanya Rp5 Miliar mudah-mudahan terealisasi melebihi target.

”Alhamdulillah, di sektor PBB-P2 setiap tahunnya target selalu melewati batas. Artinya, masyarakat sudah sadar untuk membayar PBB-P2,” ujar Aunur.

Sementara Kepala Badan Pendapatan Daerah Karimun Kamarulazi menuturkan, di sektor PBB-P2 merupakan objek pajak daerah yang sejak tahun 2014 dalam pengelolaanya sudah dialihkan dari Kantor Pajak Pratama Tanjungbalai Karimun ke Pemerintah Kabupaten Karimun. Dimana selama tahun 2014 hingga 2016 lalu, pencapaian realisasi PBB per lahan meningkat dan ditahun 2015 sudah terealisasi sebesar Rp 5,2 miliar dari target Rp 4,7 miliar. Selanjutnya tahun 2016 lalu, target Rp5,1 miliar yang sudah terealisasi mencapai Rp 5,2 miliar.

”Tahun 2017 ini jumlah SPPT yang sudah kita terbitkan sebanyak 76,235 lembar dengan nilai rupiah mencapai Rp7,015 miliar yang tersebar di 12 kecamatan dan 71 desa/kelurahan,” paparnya.

Lanjutnya, dalam pelaksanaan pemungutan PBB, nantinya akan diprioritaskan terhadap Wajib Pajak (WP) adalah validitas data atas objek pajak yaitu kesesuaian luas tahan, luas bangunan, nama subjek serta lokasi objek karena dasar dari penetapan nilai yang harus dibayarkan. Sehingga, semua informasi yang sudah terdata akan diterbitkan SPPT PBB nantinya.

”Yang penting data. Takutnya, nanti kita penerima WP mendapatkan surat SPPT yang double. Mereka pasti bayar, tapi satu karena satu lagi sama. Ini sering terjadi di beberapa waktu lalu,” ucapnya. (tri)

Menu Khas Tarempa Hadir di Karimun

0
Bupati Karimun Aunur Rafiq ketika menikmati mie Tarempa didampingi pemilik Kopitiam Tarempa Relvi. F.Tri Haryono/batampos.

batampos.co.id – Bagi masyarakat Karimun penikmat mie Tarempa tidak perlu lagi harus bepergian jauh. Cukup singgah di Kopitiam Tarempa, Jalan Pramuka Tanjungbalai Karimun, Anda sudah bisa menikmati jajanan khas kuliner Tarempa.

Kopitiam Tarempa yang menghadirkan kuliner khas Tarempa ini, secara resmi dibuka, Kamis (30/3) oleh Bupati Karimun, Aunur Rafiq.

Usai memberikan sambutan, orang nomor satu di Kabupaten Karimun ini pun menikmati secangkir teh sambil menyicipi mie Tarempa yang sudah disuguhkan oleh tuan rumah.

”Jadi sekarang tidak usah lagi ke Batam untuk menikmati mie Tarempa. Di sini sudah ada, rasanya cukup enak. Mienya tidak nampak minyak, dan pas di lidah kita,” ungkap Rafiq sedikit berpromosi.

Kehadiran Kopitiam Tarempa menjadi pendorong ekonomi mikro yang memang diharapkan pemerintah daerah. Sehingga, dapat menggerakan wisata kuliner yang secara otomatis bisa membuka lapangan kerja bagi masyarakat Karimun.

”Saya ucapkan terimakasih kepada Relvi yang sudah bisa membuka usaha kuliner. Ini sebagai salah satu peluang usaha yang harus ditiru oleh kita semua,” tuturnya.

Sementara pemilik Kopitiam Tarempa Relvi mengaku, membuka usaha kuliner karena terpanggil ingin menyerap tenaga kerja di seputar Pulau Karimun. Selain itu bisa memberikan alternatif bagi penghobi kuliner, untuk menikmati makanan khas Tarempa yaitu mie dan berbagai menu yang disuguhkan.

”Kuliner yang kita utamakan yaitu mie Tarempa. Tapi ada juga beberapa menu khas Tarempa dan paling penting harganya terjangkau, dengan suasana yang santai,” kata Revli. (tri)

Jalanan Dompak Rawan Lakalantas

0
Simpang menuju Jembatan Dompak, salah satu titik rawan kecelakaan. Pembatas jembatan diduga jd pemicu. F. Faradilla/batampos.

batampos.co.id – Para pengendara yang melintas di simpang menuju Jembatan I Dompak mesti lebih waspada. Akses jalan menuju jembatan yang baru dibuka awal tahun lalu itu cukup ramai pada jam-jam berangkat maupun pulang kerja. Hal itu menyebabakan ruas jalan yang menghubungkan empat arus itu pun semakin padat. Karena itu perlu kewaspadaan agar tak tidak terjadi hal-hal yang tak diinginkan.

Pasalnya, sejak akses jalan menuju Jembatan I Dompak itu dibuka, berulang kali terjadi kecelakaan lalu lintas. “Sering kali pun. Apalagi kalau hujan,” kata Udin, tukang parkir di sebuah kedai kopi yang berada di tepi jalan simpang tersebut, Kamis (30/3).

Masih kata Udin, yang paling baru, lakalantas terjadi sehari sebelumnya. Saat itu ketika hujan sedang deras-derasnya, sebuah mobil dari arah Jalan Basuki Rahmat melaju kencang dan menabrak mobil yang sedang dalam posisi terparkir. Belum lagi, kata Udin, beberapa pengendara motor juga kerap bersenggolan dari berlawanan arah.

“Kalau tak awas, ada pembatas jembatan yang belum dirobohkan. Ada juga yang pernah nabrak itu,” ujar Udin.

Pembatas jembatan yang dimaksudkan Udin adalah sisa dari pelebaran jalan menuju jembatan, yang sampai hari ini belum juga dirobohkan. Keberadaan pembatas itu juga dikeluhkan sejumlah pengandara.

“Apa sih susahnya merobohkan (pembatas) itu. Diratakan terus kan jadi rapi jalannya,” kata Hardieka, pengendara asal Bintan.

Selain itu, yang perlu diperhatikan adalah ketersiediaan rambu-rambu atau kalau perlu lampu lalu lintas di sana. Menurut Hardieka, seiring waktu simpang menuju jembatan Dompak itu akan semakin ramai, terlebih pada jam-jam kerja.

“Kalau ada lampu merahnya kan bisa lebih tertib,” pungkasnya. (aya)

Baru Setahun Laman Boenda dan Gedung Gonggong Rusak

0
Laman Boenda dan Gedung Gonggong, kawasan rekreasi keluarga Tanjungpinang. F. batampos.

batampos.co.id – Wakil Ketua Komisi III DPRD Tanjungpinang, Ashadi Selayar mengaku miris melihat kondisi bangunan Laman Boenda dan Gedung Gonggong. Sebab proyek kawasan rekreasi keluarga dengan biaya APBD 2016 sebesar Rp 14,3 miliar itu sudah rusak parah.

“Belum setahun Laman Boenda dan Gedung Gonggong sudah rusak parah. Kami minta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemko Tanjungpinang segera memperbaikinya sebelum menelan korban,” ujar Ashadi ketika dikonfirmasi, Kamis (30/3).

DPRD Tanjungpinang, kata Ashadi merekomendasikan agar Dinas Kebersihan Pertamanan dan Pemakaman (DKPP) Tanjungpinang serta Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUPR) Tanjungpinang untuk membangun kembali batu mereng penopang Laman Boenda dan Gedung Gonggong. Jika tidak segera dibangun, kedua bangunan diatasnya akan ambruk dan bisa menelan korban jiwa.

Selain batu mirting, lanjut Ashadi, kerusakan juga terjadia pada dinding kaca Gedung Gonggong. Kaca dilantai dua sebelah barat dan timur gedung tersebut retak bahkan hampir berjatuhan.

Memang masa pemeliharaan kedua bangunan itu akan berakhir 28 April mendatang. Namun untuk pelaksanaannya hanya mampu memperbaiki bagian kaca yang retak saja. Sedangkan untuk memperbaiki batu miring tidak bisa dilakukan saat ini juga karena besaran anggaran pemeliharannya hanya tersisa sedikit.

Agar area batu miring itu tak menelan korban jiwa, sambung Ashadi, Dinas PUPR maupun DKPP harus memasang plang peringatan agar area itu tak dijadikan tempat permainan anak-anak.

“Untuk memperbaiki batu miring yang ambruk tidak dapat dilakukan tahun ini juga. Melainkan pelaksanaannya harus dianggarkan tahun depan,” jelasnya.

Seketaris Dinas PUPR Tanjungpinang, Amrialis mengaku akan memperbaiki batu miring yang mulai keropos dan rawan amblas. Namun perbaikannya tak dapat dilakukan tahun ini juga sebab masa pemeliharannya akan habis.

“Kami akan memperbaiki batu miring yang amblas itu. Tapi pelaksanaannya dilakukan melalui anggarka tahun depan. Untuk sementara kami akan pasang plang peringatan dulu agar tak ada korban jiwa diarea batu miring tersebut,” ungkapnya. (ary)

BkkbN Kepri Gandeng TNI, LAM dan LPM Kepri sebagai Mitra

0
Ketua Lembaga Adat Melayu Kepri Abdul Rozak bersama Kepala Perwakilan BKKBN Kepri, Ulyantina Meity menandatangani nota kerjasama saat acara rapat koordinasi teknis kemitraan di Da Vienna Boutique Hotel, Nagoya, Kamis (30/3).Kegiatan tersebut diikuti oleh Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Kepri menjalin kemitraan dengan TNI, Lembaga Adat Melayu (LAM) Kepri dan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kepri. F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Kepri menjalin kemitraan dengan TNI, Lembaga Adat Melayu (LAM) Kepri dan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kepri dalam rapat koordinasi teknis kemitraan di Da Vienna Boutique Hotel, Nagoya, Kamis (30/3).

Rapat ini membahas peran pemangku kepentingan dan mitra kerja dalam penggarapan program Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK).

Kepala Perwakilan BKKBN Kepri, Ulyantina Meity mengatakan adanya kesepakatan bersama dalam program KKBPK ini bisa memperlihatkan hasil yang lebih baik.

“Karena mengingat tenaga petugas lapangan kami sangat terbatas. Dengan bermitra dengan TNI, LAM dan LPM Kepri, jangkauan BKKBN bisa semakin luas lagi. Selain itu, mitrakerja ini juga menjadi bahan evaluasi bagi kinerja kami,” kata Ulyantina.

Ia juga berharap kepada mitra kerja, suatu saat pembuatan Kelompok Kerja (Pokja) semuanya bisa jadi leading sector dan bekerja sama membangun masyarakat yang lebih baik.

Ketua LAM Kepri, Abdul Razak mengatakan LAM siap membantu dan bekerjasama dengan BKKBN. “Kita bisa bersinergi dalam memberikan syiar dan penguatan keluarga. Mengingat objek atau sasaran utama kita adalah masyarakat yang terbilang awam. LAM sebagai lembaga yang dekat dengan masyarakat pedesaan bisa memberikan pengertian secara halus betapa pentingnya program KB ini,” jelas Razak.

Ketua Umum DPD LPM Provinsi Kepri, Syafruddin Saa’doen menyanggupi kemitraan dengan membangkitkan kinerja masyarakat. “LPM merupakan motor penggerak, kami juga aktif memperjuangkan aspirasi masyarakat melalui pengembangan pendidikan, kesehatan dan ekonomi,” kata Syafruddin.

Kasi Ter Korem 033/WP, Kolonel Infantri Luhut Marpaung mengatakan selain dalam operasi militer, TNI juga aktif memberikan pemberdayaan masyarakat. Apapun kebijakan program pemerintah melalui BKKBN bisa sejalan dengan TNI. “Saya pikir ini sangat pas dan efektif melibatkan Babinsa kami yang ada sampai tingkat desa,” kata Luhut.

“Misi ini penting, karena jika terjadi ledakan penduduk yang tidak terbendung akan berakibat pada dampak sosial. Kami juga akan mengarahkan kepada seluruh prajurit untuk menyebarkan dan mengadopsi program KKBPK ini, ” pungkasnya. (cr18)

Pasar Berdikari Kijang Kebanjiran

0
Kondisi Pasar Berdikari banjir setelah turun hujan cukup lama. F. Choki/batampos

batampos.co.id – Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Bintan sejak pukul 09.00 WIB, menyebabkan pasar Berdikari, Kawasan pertokoan lama, Kijang Kota, Kecamatan Bintan Timur, digenangi air setinggi betis kaki orang dewasa.

Pantauan Batam Pos, di lokasi terlihat hampir di seluruh wilayah pasar terendam banjir.

Sejumlah pengunjung pasar juga kesulitan melewati jalan, akibat air yang menggenangi pasar cukup tinggi.

Salah satu warga yang tinggal di pasar Berdikari, Risna, 27,mengatakan, banjir tersebut sudah sering terjadi. Setiap kali hujan meski intensitasnya rendah selalu berujung banjir. Kondisi ini sudah lama dikeluhkan warga dan pengunjung pasar. “Sudah sering begini (banjir), pokoknya begitu ada hujan pasti banjir, jadi susah orang dibuatnya,” katanya.

Sementara itu, Lurah Kijang Kota Anton Hatta Wijaya, mengaku pihaknya sudah pernah meninjau area di wilayah yang sering kebanjiran teresebut.

“Kami sudah meninjau lokasi yang tergenang tersebut, dan benar adanya (tergenang),” sebutnya.

Anton menyampaikan, pekan lalu kelurahan sudah meninjau kawasan pasar Berdikari. Peninjauan itu dilakukan bersama Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bintan.
Hasil dari peninjauan bersama disepakati, pemerintah daearah yang akan melakukan normalisasi drainase.

Menurut Anton, normalisasi drainase adalah solusi tepat mengatasi genangan besar yang selalu terjadi di Pasar Berdikari.

“Pada tahun ini akan ada normalisasi drainase sebagai solusi untuk mengatasi genangan air di Pasar Berdikari. Pasar ini sangat penting bagi warga. Pasar Berdikari juga akan ada penataan kembali unuk menjadi kampung tua,”kata Anton.

Anton juga menghimbau kepada warga yang berada di sekitar Pasar Berdikari untuk tidak membuang sampah di selokan. Sebab salah satu penyebab banjir, karena selokan tersumbat sampah.

“Kami sangat tekankan, jangan membuang sampah di selokan. Buang saja sampah di tong sampah atau di tempat pembuangan sampah yang sudah tersedia,” imbuhnya. (cr20)

Jelang ATB Cup VIII Futsal Championship 2017

0

batampos.co.id – Sebanyak 64 tim dipastikan akan ‘bertarung’ seru dalam Liga Futsal bergengsi di Provinsi Kepri bertajuk ATB Cup VIII Futsal Championship 2017 yang akan digelar pada 5-16 April mendatang.

Even tahunan ini, menyiapkan total hadiah Rp 63 Juta untuk para pemenangnya. Selain itu, tahun ini panitia juga menyiapkan hadiah menarik untuk para penonton selama pertandingan futsal berlangsung.

“Tahun ini, sengaja kita buat berbeda. Untuk penonton yang beruntung sudah kita siapkan hadiah menarik berupa Home Theatre dan Printer Laser jet,” kata Bagus Permadi, Ketua Panitia ATB Cup VIII Futsal Championship 2017, Rabu (29/3).

Caranya cukup mudah, selama babak penyisihan hingga semifinal penonton akan di berikan kupon khusus yang berisikan identitas diri.

Namun, sebelum mendapatkan kupon berhadiah tersebut penonton harus menunjukan aplikasi ATB mobile Apps yang sudah diinstal sebelumnya melalui playstore kepada panitia. ATB mobile Apps merupakan sebuah layanan ATB Mobile yang menyajikan berbagai informasi seputar ATB.

Di aplikasi tersebut, pelanggan bisa melihat secara langsung informasi tagihan lokasi pembayaran rekening air hingga menyampaikan keluhan . Selain itu pelanggan juga bisa mendapatkan update terbaru terkait info gangguan suplai air, edukasi pelanggan hingga berita-berita terbaru dari ATB.

“Syaratnya penonton wajib mendownload ATB mobile app melalui playstore dan menunjukan ke panitia. Selanjutnya penonton dapat mengikuti undian tersebut. Namun program ini tidak berlaku bagi karyawan ATB,” lanjut Bagus.

Panitia akan menyiapkan kotak undian selama pertandingan berlangsung mulai dari 5-15 April 2017. Dan undian ini akan umumkan pada babak final yang berlangsung di Stadion Temenggung Abdul Jamal, Mukakuning pada Minggu (16/4/2017).

“Bagi penonton yang beruntung, panitia akan memverikasi hasil undian dengan pemenang menunjukan ID ATB mobile saat pengambilan hadiah. Tidak ketinggalan, di sela-sela babak final nantinya panitia juga menyediakan hadiah berupa souvenir menarik dari ATB,” tambah Bagus.

Sebelum dilaksanakan pertandingan, panitia juga menjadwalkan Technical Meeting untuk seluruh peserta ATB Cup Futsal Championship 2017 pada Sabtu(1/4/2017) di lantai 7 Adhya Building Sukajadi, Batam dimulai pukul 10.00 WIB hingga selesai.

“Technical Meeting ini, sebagai rapat awal yang dihadiri oleh para Manager tim yang bertujuan untuk membicarakan dan menjelaskan tentang peraturan-peraturan atau tata tertib dalam pertandingan futsal ATB,” ujar Bagus.(rilis)