Rabu, 20 Mei 2026
Beranda blog Halaman 13492

HKI senang FTA Diterapkan Untuk Batam

0
Pekerja dermaga bongkar muat barang Batu Ampar saat bekerja, Batuampar, Kamis (30/6). F.Rezza Herdiyanto Untuk Batam Pos

batampos.co.id – Himpunan Kawasan Industri Kepri menyambut baik, bila Free Trade Agrement diterapkan juga untuk industri yang ada di Batam. Sehingga bisa membuat industri di Batam bisa bergerak, tanpa harus mengandalkan permintaan barang dari luar negeri.

“Itu (FTA untuk Batam,red) yang kami minta,” kata Wakil Koordinator HKI Kepri, Tjaw Hoieng pada Batam Pos.

Ia mengatakan pihak di Industri di Batam sejak tahun lalu,  berusaha memperjuangan agar FTA itu diterapkan juga di Batam. Sehingga bisa bersaing dengan perusahaan-perusahaan luar negeri yang memasok barang yang sama dihasilkan industri di Batam untuk pasar domestik.

“Bagaimana kami mau bersaing, kalo dikenakan bea masuk sebesar 15 persen,” tuturnya.

Sedangkan itu perusahaan yang sama, barang yang dihasilkan sama dari pabrik-pabri yang berada di negera ASEAN dapat memasukan barang mereka tanpa bea masuk. “Nol persen, gak masuk akan kan,” ujarnya.

Ia berharap FTA ini bisa dikaji lagi, dan bisa diterapkan untuk Batam dalam waktu yang dekat. Sehingga pihak industri di Batam bisa melakukan ekpansi dan bisa kembali bergerak. Ia mengatakan banyak barang-barang yang dihasilkan Industri di Batam sangat banyak dan cukup komplit.

“Untuk Batamindo aja, ada beberapa item yang bisa dijual di pasar domestik,” ungkapnya.

Ia mencontohkan perusahaan yang memproduksi “part automotive”. Perusahaan ini bisa memasok ke Daihatsu dan Toyota. “Tapi kalau memasukan barang itu ke dalam negeri dengan sistim saat ini, kalah saing kan dengan perusahaan sejenis yang ada di negera ASEAN seperti Vietnam, Malaysia, Thailand yang dapat kemudahan masuk 0 persen,” ujarnya.

Sebelumnya Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kepri, Gusti Raizal Eka Putra menyebutkan salah satu solusi mengatasi perlambatan ekonomi di Batam yakni memberlakukan FTA. Ia mengatakan diterapkannya bea masuk nol persen bisa dapat menggairahkan perekonomian di Batam lagi.

“Hal ini sedang dikaji di pemerintaha pusat,” tuturnya.(ska)

Tarif Penerbangan Saat Lebaran, Picu Inflasi

0

batampos.co.id – Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kepri, Gusti Raizal Eka Putra membeberkan adanya inflasi di daerah Kepri sebesar 0,17 persen, akibat mahalnya tarif penerbangan saat menjelang lebaran.

“Gaji segitu-segitu aja, sedangkan harga tiket melambung tinggi,” katanya di Mapolda Kepri, Senin (5/6).

Ia mengatakan penyebab inflasi ini juga disebabkan jarak yang terlalu jauh antara tarif batas  bawah dan atas tiket maskapai. Gusti mengatakan andai bisa menekan hal itu, atau tarif batas atas dan bawah tidak terlalu jauh jaraknya. Maka dipercaya dapat menekan inflasi daerah di Kepri.

“Khusus angkutan udara, inflasi yang mereka sumbangkan hingga periode Mei,” tuturnya.

Karena tarif batas atas dan bawah ini adalah kebijakan Kementrian Perhubungan. Oleh sebab itu Gusti mengatakan dirinya sudah berkoordinasi dengan pihak Bank Indonesia pusat. “Saya sudah membicarakan hal ini,” tuturnya.

Nantinya Bank Indonesia pusat, kata Gusti yang akan berkoordinasi dengan pihak Kemenhub. Sehingga inflasi di daerah akibat jarak yang terlalu jauh antara tiket batas atas dan bawah ini bisa ditekan.

Bandara Hang Nadim Batam. foto:yusuf hidayat/batampos

“Kalau secara nasional tak terlalu terpengaruh, tapi inflasi daerah terpengaruh,” ucapnya.

Gusti menyampaikan perlunya pengkajian tarif tersebut. Sebab bila inflasi bisa ditekan, dapat menjaga stabilitas keuangan dan ekonomi di daerah.

“Untuk mencapai stabilitas nasional, didukung dengan stabilitas di daerah,” ujarnya. (ska)

Pembaca, Tiket Mudik masih Tersedia

0
Ilustrasi.

batampos.co.id – Pembaca batampos.co.id yang berencana mudik lebaran, maskapai Lion Air kembali membuka jadwal extraflight, untuk mengakomodasi permintaan masyarakat menjelang mudik lebaran tahun ini. Extraflight yang diberlakukan tersebut, untuk tiga wilayah favorit mudik tahun ini.

“Ke Padang, Surabaya dan Pekanbaru,” ujarnya.

Sebelumnya Lion Air menambah rute penerbangan ke Surabaya sebanyak dua kali, Padang dua kali penerbangan dan Pekanbaru satu kali penerbangan.”Tapi saat ini untuk Batam ke Padang kami tambah jadi sebanyak 5 kali, Batam Surabaya sebanyak 5 kali dan Batam ke Pekanbaru sebanyak empat kali,” tuturnya.

Dengan adanya extraflight ini, ketersedian tiket Maskapai Lion Air naik menjadi sekitar 30 persen.

“Sekitar segitu lah, tapi ini untuk hari ini yah. Gak tau besoknya, soalnya orang terus booking tiket dan beli,” ujarnya.

Selain tiga rute favorit ini. Bire mengungkapkan pihaknya menambah satu kali rute untuk Batam ke Jogja dan Jogja ke Batam. “Extraflight ini berlaku dari 15 Juni hingga 10 Juli,” ujarnya.

Ia berharap dengan adanya extraflight ini dapat mengakomodasi permintaan masyarakat Batam.

Sementara itu dari pihak Citilink masih tetap menjadwalkan extraflight untuk rute Batam ke Medan, Padang, Palembang dan Surabaya sebanyak satu kali.

“Untuk tiket yang sudah penuh itu 90 persen dan tersisa 10 persen,” katanya. (ska)

Gurihnya Mushroom Cream Soup, Bikin Nagih

0
Mushroom Cream Soup ala Hotel Mercure Jakarta Simatupang (DERY RIDWANSYAH/JAWA POS)

 

Hmmm….  Rasa gurih pada bawang putih dan lembutnya jamur tercampur menjadi satu dalam Mushroom Cream Soup ala Chef Hotel Mercure Jakarta Simatupang, Chef Noldy Herling.

Menu ini juga lezat sebagai menu pembuka (appetizer) sebelum menyantap porsi besar saat berbuka puasa. Didahului dengan air putih dan tiga butir kurma, Mushroom Cream Soup bisa menjadi menu berikutnya.

“Kami gunakan kombinasi ala western, cara membuatnya sederhana dan cepat. Paling hanya butuh waktu 30 menit. Cocok banget buat buka puasa,” kata Noldy kepada JawaPos.com.

Ditambah dengan roti tawar atau roti dengan bawang putih (garlic bread) yang dimasak dengan oven, menambah Mushroom Cream Soup semakin gurih. Chef Noldy juga memiliki tips bagi para ibu rumah tangga untuk menggunakan kaldu yang lezat di menu ini.

“Kami pakai kaldu dan rata-rata tiap hotel pakai kaldunya dari tulang-tulang ayam. Itu lebih sehat dibanding kaldu blok,” tuturnya.

Bahan-bahan :

  • Bawang putih dicincang 0,03 gram
  • Bawang merah dicincang 0,03 gram
  • Bawang bombay dicincang 0,05 gram
  • Jamur Champignon segar 0,2 gram
  • Daun salam 0,001 gram
  • Daun basil 0,001 gram
  • Kaldu 0,3 ml
  • Minyak salad 0,002 gml
  • Garam 0,01 gram
  • Krim kental 0,01 ml
  • Lada putih 0,001 gram
  • Roti bawang putih (garlic bread) 0,005 gram

Cara membuat :

Tumis bawang putih, bawang bombay, dan bawang merah. Kemudian masukkan jamur dan kaldu. Masukkan pula semua bumbu seperti daun basil dan daun salam, minyak salad. Kemudian hingga matang tambahkan garam secukupnya serta lada.

Setelah itu masukkan seluruh campuran jamur dan bumbu tersebut ke dalam blender. Tuang ke dalam mangkuk kemudian tuang krim kental di bagian akhir agar tidak pecah. Sajikan dengan roti tawar atau garlic bread akan menambah rasa gurih saat berbuka. (cr1/JPG)

Zonasi PPDB Harus Segera Dipetakan

0

batampos.co.id – Dinas Pendidikan (disdik) Kota Batam diminta untuk secepat mungkin memetakan zonasi penerimaan peserta didik baru (PPDB) secara adil dan merata di seluruh kecamatan bahkan kelurahan pascaterbitnya Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 17 tahun 2017 terkait PPDB.

Bahwasannya kata Sekretaris Komisi IV DPRD Batam Udin P Sihaloho, PPDB tahun ini diwajibkan untuk dilaksanakan berdasarkan Permendikbud tersebut. Disisi lain, waktu pelaksanaan PPDB tinggal beberapa minggu bahkan saat ini PPDB untuk sekolah favorit sedang berlangsung.

Udin mengaku kuatir akan tetap terjadi persoalan dengan sistem zonasi 90 persen sesuai amanat Permendikbud tersebut. Hal ini didasarkan pada fakta bahwasannya ada beberapa wilayah di Batam yang masih kekurangan bahkan tidak ada SD, SMP bahkan SMA/SMK negeri-nya.

“Contohnya di Kelurahan Seijodoh. Sampai saat ini kelurahan itu tidak punya SD, SMP atau SMA/SMK negeri. Jadi Disdik diminta untuk secepatnya memetakan zonasi itu untuk mengakomodir semua anak,” ujar Udin kepada Batam Pos, Selasa (6/6).

Politikus PDI Perjuangan ini mengatakan, PPDB yang sedang berjalan saat ini masih menggunakan sistem rayonisasi sementara Permendikbud terkait PPDB tahun 2017 telah dikeluarkan dan wajib untuk dilaksanakan.

“Jadi kami akan segera rapat dengan Disdik untuk evaluasi sistem yang ada karena PPDB akan tetap mengacu pada Permendikbud yang baru,” ujarnya.

Orangtua dan anaknya mengantri saat mendaftarkan anaknya sekolah di SMPN 3 Seiharapan, Sekupang, Senin (5/6).  F. Dalil Harahap/Batam Pos

Ia juga berharap, walau dengan siste zonasi 90 persen, Disdik harus merangkul sekolah-sekolah swasta yang ada di kota ini terutama sekolah-sekolah swasta yang kekurangan murid. “Sebab operasional sekolah seperti bayar gaji guru akan sulit dilakukan oleh sekolah swasta jika kekurangan murid. Jadi harus dirangkul,” ujarnya.

Menggandeng sekolah swasta menurut Udin tidak hanya memberikan imbauan kepada orang tua untuk tidak memaksakan anaknya masuk sekolah negeri tapi Disdik harus memberikan terobosan dengan menempatkan guru negeri untuk mengabdi di sekolah swasta dan pendanaan lain seperti subsidi uang pendaftaran kepada anak dari keluarga tidak mampu dan lainnya.(spt)

Demi Istri, Apa pun Dilakoni Suami

0
Theunis Wessels tetap santai menjalankan aktivitas memangkas rumput meski pusaran tornado membumbung tinggi mendekati rumahnya. (Cecilia Wessels/The CanadiaPress via AP)

Theunis Wessels mungkin layak jadi hubby teladan (atau hubby paling takut istri). Pria asal Alberta, Kanada, itu tetap tenang memangkas rumput di pekarangan. Padahal, di belakangnya, ada pusaran gelap tornado yang tengah mendekat.

Anak Wessels yang pertama melihat pusaran angin itu muncul di kejauhan. Dia berteriak meminta sang ayah berlindung ke dalam rumah. Eh, si bapak santai saja.

’’Masih jauh,’’ katanya mengacu pada tornado itu.

Sang anak pun membangunkan Cecilia, istri Wessels, yang sedang tidur siang. Melihat suaminya anteng, Cecilia yang memberi titah memotong rumput jadi ngeri sendiri.

’’Saat kutanya kenapa nggak masuk, dia malah menolak dengan tenang,’’ ucap Cecilia sebagaimana dikutip AP. Wessels mengungkapkan, meski sedang asyik memotong rumput, dirinya mengawasi gerakan tornado itu.

’Kalau kalian lihat, pusarannya masih jauh. Nggak jauh-jauh amat, sih. Tapi, tetap saja tidak di dekat kami,’’ tegas sang suami.

Memang, pusaran angin itu hanya lewat, tidak menerjang rumah mereka. Anggota keluarga Wessels juga baik-baik saja.

Memang, kemarahan perempuan lebih mengerikan daripada terjangan tornado. Jadi, mending dihindari ya! (Fox News/fam/c17/na)

Anak Usia 6 Tahun Bisa Masuk SD Negeri, Asalkan…

0
Dokumentasi Batam Pos

batampos.co.id – Orang tua yang anaknya berusia dibawah 7 tahun sangat cemas jika ingin memaksakan buah hatinya masuk ke Sekolah Dasar Negeri. Karena syarat utama masuk SD adalah usia 7 tahun.

Tapi mulai tahun ini, orang tua seperti ini tidak perlu cemas karena Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan memberikan kelonggaran kepada anak usia dibawah 7 tahun yakni minimal 6 tahun untuk bisa masuk SD.

Dihimpin batampos.co.id berdasarkan Peaturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 17 tahun 2017 terkait persyaratan ternyata anak usia 6 tahun bisa masuk SD.

Dalam Pasal 5 Permendikbud menyebutkan :

(1) Persyaratan calon peserta didik baru kelas 1 (satu) SD atau bentuk lain yang sederajat:

a. calon peserta didik baru yang berusia 7 (tujuh) tahun wajib diterima sebagai peserta didik; dan

b. calon peserta didik baru berusia paling rendah 6 (enam) tahun pada tanggal 1 Juli tahun berjalan.

(2) Pengecualian syarat usia paling rendah 6 (enam) tahun sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf b diperuntukkan bagi calon peserta didik yang memiliki kecerdasan istimewa/bakat istimewa atau kesiapan belajar dibuktikan dengan rekomendasi tertulis dari psikolog profesional.

(3) Dalam hal psikolog profesional sebagaimana dimaksud pada ayat (2) tidak tersedia, rekomendasi dapat dilakukan oleh dewan guru Sekolah.
(4) Ketentuan pada ayat (2) dan ayat (3) dilaksanakan sesuai dengan batas daya tampungnya berdasarkan ketentuan rombongan belajar dalam Peraturan Menteri. (spt)

Cucian Mobil Di Atas Drainase Dibongkar

0
Ilustrasi

batampos.co.id – Tim terpadu kota Batam bersama pihak kecamatan Batuaji bongkar paksa lapak cucian kendaraan bermotor yang menutupi saluran drainase di pinggir jalan depan ruko Prana Jaya, Senawangi, kelurahan Kibing, Batuaji, Selasa (6/6/2017) pagi.

Pembongkaran tersebut merupakan upaya dari pemerintah kota Batam untuk menormalisasi drainase yang selama ini banyak bermasalah dan menyebabkan banjir.

Penertiban itu sempat mendapat perlawanan dari pihak pengelola tempat cucian kendaraan bermotor tersebut. Mereka tak terima sebab penertiban tersebut tanpa melalui pemberitahuan terlebih dahulu. Namun demikian upaya perlawanan itu sia-sia sebab tim gabungan tetap bergerak merobohkan atap ataupun coran lantai lapak doorsmir yang menutupi saluran drainase tersebut.

“Tidak ada alasan lagi bu. Ini untuk kebaikan bersama. Jadi sudah resiko kalau bangun diatas drainase memang harus dibongkar. Persoalan banjir selama ini karena bangunan seperti ini,” kata seorang petugas dari Satpol PP di lokasi penertiban.

Senada disampaikan oleh Kasi Trantib Satpol PP kota Batam Imam Tohari yang menuturkan, penertiban itu memang harus dilakukan karena sesuai dengan instruksi wali kota Batam untuk mengatasi persoalan banjir yang sering keluhkan warga selama ini. “Pemerintah lagi gencar-gencarnya untuk mengatasi persoalan banjir ini. Jadi ini tidak ada alasan lagi. Bangunan ini menutupi drainase dan itu tak boleh,” kata Imam.

Keberadaan lapak usaha cucian kendaraan itu kata Imam memang cukup mengganggu. Berdiri diatas saluran drainase, lapak tersebut mempersempit alur drainase. Imbasnya upaya normalisasi berupa pengerukan drainase yang sudah dilakukan di simpang masuk jalan tersebut sia-sia sebab aliran air dari pemukiman warga tersumbat di lokasi tempat cucian kendarana bermotor tersebut.  “Kalau ini tak bongkar maka sia-sia juga kalau bersihkan yang dibawa. Tetap saja air akan tersumbat di sini. Jadi ini harap maklumlah. Ini untuk kebaikan bersama,” kata Imam.

Camat Batuaji Fridkalter juga menuturkan hal yang sama. Sesuai arahana dari Wali kota penertiban bangunan yang menutupi saluran drainase memang harus di lakukan. Ini bertujuan untuk mengembalikan fungsi drainase sebagai saluran pembungan untuk mengatasi persoalan banjir.
“Tidak disitu saja. Masih dua titik lagi yang jadi target kami. Pemukiman liar di dekat kantor lurah Kibing dan di sepanjang drainase perumahan Kodim juga akan ditertibkan dalam waktu dekat ini,” ujar Fridkalter. (eja)

4 Pelajar Bintan Lulus Seleksi Pendidikan ke Turki

0
Ayyi (kiri) ditemani kakaknya, Iffah menunjukkan piagam prestasi yang sudah diraihnya, selama ini. F. Slamet/Batam Pos

batampos.co.id – Empat pelajar asal Kabupaten Bintan lulus seleksi tahap pertama program beasiswa untuk pendidikan thafiz Alquran.

Program pendidikan yang ditaja Ditjen Pendidikan Islam Kementerian Agama RI ini bekerjasama dengan Yayasan Pusat Persatuan Kebudayaan Islam Indonesia-Turki United Islamic Culture Centre of Indonesia Turkey (UICCI) akan memberangkatkan para peserta yang lulus seleksi untuk mengikuti pendidikan thafiz di Turki.

Empat pelajar asal Bintan itu adalah Sayyidah Azimah dan Muammar dari Pondok Pesantren Madani Bintan serta Nurul Fatihah dan Siti Jazilah Alvara dari LPQ Darul Quran Bintan.

Keempat pelajar itu dijadwalkan akan mengikuti seleksi tahap kedua berupa orientasi pesantren di Pesantren Sulaimaniyah di Medan Provinsi Sumatera Utara pada tanggal 7 hingga 11 Juni 2017.

Salah satu pelajar yang berhasil ditemui Batam Pos, Senin (5/6) kemarin, yakni Sayyidah Azimah atau akrab disapa Ayyi. Ayyi di rumahnya, Perum Lobam Mas Asri Tahap II Kelurahan Tanjung Permai, Kecamatan Seri Kuala Lobam menuturkan, sudah lama ingin belajar di Turki. Karena Turki dikenal sebagai negara yang menghasilkan lulusan thafiz Al Quran terbesar di dunia.

“Senang banget, karena sudah lama bercita-cita ke Turki,” kata anak kedua dari empat bersaudara itu.

Ayyi menjelaskan, awalnya ia bisa ikut dalam seleksi program beasiswa pendidikan di Turki ini semua berkat informasi dan kesempatan yang diberikan salah satu orangtua temannya. Dari sana, dia lalu mendaftar dan diseleksi. Ternyata hanya 4 orang yang lulus seleksi pertama.

“Berkat Pak H Lukman, Ayyi diberi kesempatan untuk ikut ujian. Terima kasih pak,” katanya. Setelah ikut seleksi tahap pertama, Ayyi menerima kabar baik dari salah seorang gurunya di pondok pesantren bahwa dirinya lulus.

“Senang bercampur bahagia mendengar kabar saat itu,” ungkap mengisahkan kepada Batam Pos.

Remaja yang sudah hafal 6 juz ini, bertekad serius akan mengikuti seleksi kedua, yakni orientasi di Medan. Karena, setelah ini, mereka akan dikarantina selama lebih kurang 1 tahun.

“Satu tahun ini, akan dibina antara menghafal 30 juz, bahasa arab dan bahasa Turki,” katanya.

Jika dalam satu tahun berhasil menghafal 30 juz, maka akan langsung dikirim untuk mengikuti pendidikan thafiz di Turki selama 3 tahun. Lulus pendidikan, katanya, peserta didik akan diminta mengabdi selama lebih kurang 1 tahun di pondok tahfiz Al Quran di Indonesia.

Sementara itu, Iffah Khairiyah Ismayanti, kakak dari Ayyi berpesan agar adiknya itu menggunakan kesempatan yang sudah diberikan dengan baik. “Tidak menyia-yiakan kesempatan yang sudah datang,” ungkapnya.

Sedangkan orangtua Ayyi, Irza Surya Idham meluapkan kegembirannya. Ia mengaku perasaannya sangat senang, anaknya bisa lulus seleksi pertama untuk mengikuti pendidikan thafiz di Turki. “Mudah-mudahan lancar,” harap pegawai di RSUD Kepri, Tanjung Uban ini.

Kepala Kanwil Kemenag Kepri Marwin mengatakan, dirinya masih ada acara di Asrama Haji. “Sebentar ya masih acara,” tukasnya. (cr21)

Diduga Begal, Lima Remaja Dihajar Warga

0


batampos.co.id – Ds, Wy, Dn, Ac dan Pt lima remaja terduga pelaku begal babak belur diamuk massa di komplek ruko Bumi Ayu Permai, kelurahan Kibing, Batuaji, Minggu (4/6/2017) lalu sekitar pukul 03.00 WIB. Kelima remaja yang mengaku tinggal di Tanjungpiayu, Seibeduk diinformasikan membegal Wawat Ardianto, warga perumahan SP Plaza, Sagulung di depan kawasan Mitra Mall, Batuaji pada sehari sebelumnya, Sabtu (3/6) malam. Tidak saja membawa kabur sepeda motor Satria FU milik korban, dalam aksi begal itu kelima remaja itu juga melukai tangan korban dengan sebilah parang.

Informasi yang didapat, aksi begal tersebut terjadi saat korban baru pulang bermain dari kawasan Mitra Mall. Saat hendak keluar dari kawasan pusat perbelanjaan itu, korban mendadak dihadang kelima pelaku yang mengendarai tiga sepeda motor. Tanpa basa-basi satu dari lima pelaku tersebut langsung menebas tangan korban dengan sebilah parang yang dibawanya. Usai melukai korban para pelaku kabur bersama sepeda motor korban ke lokasi warnet di lokasi mereka ditangkap.

Usai kejadian korban langsung memposting kejadian yang baru dialaminya itu ke akun media sosial termasuk sepeda motornya yang dibawa kabur para pelaku. Alhasil dari postingan itu pengguna media sosial lainnya akhirnya menginformasikan jika sepeda motor dengan ciri-ciri yang sama terlihat di depan warnet di ruko Bumi Ayu Permai.

Mengetahui itu, Wawat bersama beberapa rekannya mendatangi lokasi warnet dan setelah dicek memang benar sepeda motor itu miliknya yang baru dibegal. Melihat itu Wawat menanyakan ke pengunjung warnet siapa yang punya sepeda motor tersebut.

Mendengar pertanyaan itu, Ds yang ada di dalam warnet langsung menjawab bahwa itu miliknya. Karena masih tersulut emosi,  Wawat dan kawan-kawannya langsung menyerang Ds di depan warnet tersebut. Kawan-kawan Ds yang tak terima dengan aksi pengeroyokan itu akhirnya turun tangan. Bentrokan antara dua kubu di lokasi warnet tersebut tak terelakan.

Kejadian tersebut menyita perhatian warga sekitar. Warga yang mengetahui jika bentrokan itu karena aksi begal akhirnya menghajar Ds dan kawan-kawannya hingga babak belur. Ds dan kawan-kawannya itu langsung diserahkan ke Mapolsek Batuaji untuk ditindak lanjuti. “Kelima pelaku sudah kami amankan. Mereka ini terduga pelaku curas (pencurian dan kekerasan). Mereka melukai dan merampas sepeda motor korban di depan Mitra Mall,” kata Kapolsek Batuaji Kompol Sujoko. (eja)