Minggu, 3 Mei 2026
Beranda blog Halaman 1351

Perlancar Arus Lalu Lintas, Dishub Batam Tutup Perempatan dan U-Turn di Sejumlah Titik

0
Ilustrasi.

batampos – Kepala Dinas Perhubungan Kota Batam, Salim mengatakan pihaknya tengah fokus memperlancar arus lalu lintas di kawasan Bengkong. Salah satunya dengan menutup perempatan di dekat Restoran Golden Prawn.

“Persimpangan itu sudah dikasih barrier (pembatas) agar arus lebih lancar. Karena selama ini sering macet,” ujarnya.

Selain itu, Dishub Kota Batam membuka u-turn di depan restoran. Salim mengaku pembuatan u-turn ini berdasarkan pengkajian dan penelitian.

“Itu agar arus lebih lancar, dan sejauh ini tidak ada keluhan dengan u-turn tersebut,” katanya.

Salim menambahkan pihaknya juga segera menutup u-turn yang berada di kawasan Legenda atau di Jalan Sudirman. Kemudian u-turn di Jalan Yos Sudarso atau tepatnya di Seraya Atas.

“U-turn di Legenda ini segera ditutup dan sudah diteliti oleh Badan Pengelola Transportasi Darat (BPTD). Untuk Timnya itu ada dari BP Batam, Sat Lantas, Dinas Bina Marga. Sedangkan di Seraya masih pengkajian,” ungkapnya.

Salim mengaku penutupan u-turn jalan ini dilakukan karena beberapa faktor. Seperti keselamatan pengendara dan kelancaran arus lalu lintas.

Untuk di Seraya, kata Salim, u-turn tersebut dinilai berbahaya. Sebab, berada di jalan yang menurun.

“Dua faktor ini yang kita lihat dulu. Misalkan u-turn itu berbahaya dan berpotensi terjadi kecelakaan, kita tutup,” katanya.

Selain di Jalan Sudirman dan Seraya, kata Salim, pihaknya juga mengusulkan ke BP Batam untuk penutupan u-turn di Jalan Letjend Suprapto atau di sekitar SP Plaza.

“SP Plaza juga itu u-turn-nya berbahaya. Masih dikaji oleh tim beberapa titik lainnya,” tutupnya. (*)

 

Reporter: Yofi Yuhendri

Artikel Perlancar Arus Lalu Lintas, Dishub Batam Tutup Perempatan dan U-Turn di Sejumlah Titik pertama kali tampil pada Metropolis.

2 Bulan Operasi, Bea Cukai Tindak 16 Penyelundupan di Laut

0
Barang bukti tembakau yang ditegah Bea Cukai dalam Operasi Patroli Laut Terpadu di Kawnil DJBC Kepri, Karimun, Selasa (29/7) pagi.F.Yofi Yuhendri/Batam Pos

batampos – Bea Cukai (BC) resmi menutup Operasi Patroli Laut Terpadu Semester I Tahun 2025, yang terdiri dari Operasi Jaring Sriwijaya dan Jaring Wallacea. Penutupan operasi ini dilakukan Direktur Jenderal (Dirjen) BC, Letjen TNI (Purn) Djaka Budhi Utama di Kanwil DJBC Kepri, Karimun, Selasa (29/7) pagi.

Penutupan ditandai dengan apel pasukan yang turut dihadiri seluruh pejabat Kanwil DJBC Kepri. Dalam kesempatan tersebut, Dirjen BC turut meresmikan satuan tugas (satgas) pemberantasan penyelundupan.

Djaka mengatakan Operasi Jaring Sriwijaya dan Jaring Wallacea ini dimulai sejak 1 Mei hingga 7 Juli. Dalam operasinya, Bea Cukai mengerahkan 43 kapal patroli yang terdiri dari fast patrol biat (FPB) 28 meter, FPB 38 meter, 15 speedboat, serta 816 personel.

“Selama operasi kita melakukan 16 penegahan berbagai komoditas ilegal di wilayah barat dan timur. Seperti narkotika, pasir timah, rokok impor ilegal, produk hortikultura, pakaian bekas, senapan angin, dan bahan pokok,” ujarnya.

Baca Juga: Diduga Salah Injak Pedal, Mobil Avanza Tabrak Toko Kue di Batam Centre hingga Dapur Jebol

Ia menjelaskan operasi ini merupakan bentuk nyata pengawasan maritim yang dilakukan BC untuk melindungi negara dari potensi kerugian penerimaan, sekaligus menjaga masyarakat dari peredaran barang ilegal dan berbahaya.

“Keberhasilan operasi ini menjadi bukti konkret komitmen Bea Cukai dalam menegakkan hukum dan menjaga kedaulatan ekonomi Indonesia melalui pengawasan maritim yang kuat dan sinergis,” katanya.

Diketahui, hingga Juli 2025, Bea Cukai mencatat 14.657 penindakan, yang terdiri 252 penindakan di laut. Dari seluruh penindakan tersebut total nilai barang mencapai Rp4,3 triliun.

Djaka merincikan penindakan terbesar yang dilakukan pihaknya, yakni 2 ton sabu, dan 49,9’ton pasir timah yang akan diselundupkan ke Malaysia.

Baca Juga: Program Makan Bergizi Mulai Sasar Madrasah di Batam, 919 Siswa Sudah Terlayani

“Kita akan terus melakukan evaluasi terkait keberhasilan operasi ini. Kita juga melihat pola-pola penyelundupan secara nasional,” ungkapnya.

Dengan ditutupnya operasi ini, kata Djaka, pihaknya lakan tetap terus memperketat pengawasan di seluruh pintu masuk dan menindak barang ilegal yang masuk maupun keluar Indonesia.

“Dalam arti, Satgas penyelundupan ini bukan hanya di laut, tapi juga di darat, di pintu masuk. Akan terus kita laksanakan,” tutupnya. (*)

 

Reporter: Yofi Yuhendri

Artikel 2 Bulan Operasi, Bea Cukai Tindak 16 Penyelundupan di Laut pertama kali tampil pada Metropolis.

Tingkat Kemiskinan di Perkotaan Meningkat, Rojali dan Rohana Bermunculan

0
Ilustrasi kemiskinan. (Istimewa)

batampos – Sepanjang semester I 2025, tantangan terhadap perekonomian Indonesia masih cukup besar. Target-target pemerintah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi tinggi harus menghadapi kenyataan bahwa untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mengurangi tingkat kemiskinan tidaklah mudah.

Head of Center of Food, Energy and Sustainable Development Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Abra Talattov menjelaskan, di tengah upaya mendorong pertumbuhan ekonomi, Indonesia mengalami perlambatan pertumbuhan ekonomi pada triwulan I 2025, yakni 4,87 persen Year-on-Year (YoY). Angka ini masih di bawah target 5 persen.

Daya beli masyarakat juga masih mengalami tekanan. Hal ini membuat muncul fenomena rohana (rombongan cuma nanya) dan rojali (rombongan jarang beli). Masyarakat cenderung lebih memilih untuk menabung dan enggan melakukan konsumsi.

“Itu juga bisa menunjukkan adanya indikasi masyarakat untuk hanya melihat barang-barang secara fisik sebagai perbandingan, kemudian mereka nanti akan membeli di platform e-commerce,” terang Abra dalam diskusi publik Indef, Selasa (29/7).

Tingkat kemiskinan secara nasional memang mengalami penurunan. Per Maret 2025, tingkat kemiskinan turun menjadi 8,47 persen, lebih rendah dari September 2024 di level 8,57 persen.

Namun, jika dilihat lebih spesifik, tingkat kemiskinan di wilayah perdesaan masih cukup tinggi di level 11,03 persen. Yang cukup mengkhawatirkan adalah terjadinya kenaikan tingkat kemiskinan di wilayah perkotaan, dari 6,6 persen di September tahun lalu menjadi 6,73 persen per Maret 2025.

Abra menjelaskan, wilayah perkotaan sangat sensitif terhadap kenaikan harga-harga, khususnya harga kebutuhan pokok, biaya transportasi, dan harga untuk kebutuhan perumahan.

“Sehingga ini memberikan tekanan yang cukup signifikan terhadap kelompok rentan miskin di wilayah perkotaan di tengah pendapatan masyarakat perkotaan yang relatif stagnan, atau bahkan cenderung menurun karena mayoritas bekerja di sektor informal,” jelas alumnus Universitas Diponegoro itu.

Tekanan terhadap daya beli masyarakat di kota memunculkan fenomena rohana dan rojali. Masyarakat lebih memprioritaskan kebutuhan dasar dibandingkan kebutuhan sekunder atau tersier. “Jadi, memang ada shifting prioritas masyarakat di wilayah perkotaan,” imbuhnya.

Rasio Gini Indonesia 2025 sebesar 0,375, lebih baik dari target 0,379-0,382. Namun, hal ini menunjukkan stagnasi dalam mengurangi ketimpangan.

Laporan World Inequality Report melaporkan penduduk 10 persen teratas memiliki pendapatan 19 kali lebih besar dibandingkan 50 persen terbawah, dengan kekayaan nasional terkonsentrasi pada kelompok elite. Kemiskinan di perdesaan masih dominan, diperparah oleh rendahnya upah di sektor pertanian, yang menyerap tenaga kerja terbanyak namun memiliki produktivitas rendah.

Peneliti Pusat Makroekonomi dan Keuangan Indef Riza A. Pujarama menyatakan, penurunan angka kemiskinan belum diimbangi dengan pemerataan kesejahteraan. Ketimpangan urban-rural, rendahnya produktivitas, dan keterbatasan fiskal daerah menjadi tantangan utama.

Koperasi desa berpotensi menjadi solusi, namun memerlukan penguatan SDM, pengawasan ketat, dan pendekatan bottom-up untuk mencegah stagnasi dan korupsi. “Untuk mengatasi ketimpangan pendapatan, pemerintah perlu mempercepat hilirisasi, meningkatkan pendidikan, dan memastikan bansos yang transformatif,” tandasnya. (*)

Artikel Tingkat Kemiskinan di Perkotaan Meningkat, Rojali dan Rohana Bermunculan pertama kali tampil pada News.

Apriyani Rahayu/Febi Setianingrum Bungkam Duo Tiongkok di Macau Open 2025

0
Apriyani/Febi berhasil melaju ke babak kedua Macau Open 2025. (@badminton.ina)

batampos – Pertarungan rival dengan dua partner berbeda berhasil dimenangkan Apriyani Rahayu/Febi Setianingrum.

Mereka menundukkan duo Tiongkok Chen Qing Chen/Keng Shu Liang pada Babak Pertama Macau Open 21-13, 21-19 di Macao Esat Asian Games Done, Selasa (29/7).

Sebelumnya, Apriyani yang pernah berduet dengan Greysia Polii dan Siti Fadia Silva Ramadhanti, memiliki rivalitas dengan Chen Qing Chen yang sebelumnya berduet dengan Jia Yi Fan. “Chen Qing Chen adalah pemain yang punya kualitas sangat baik. Dia sedang membimbing juniornya yang juga punya kualitas,” ujar Apriyani.

Secara penampilan dan aura, Apriyani menilai Chen masih sama di lapangan. “Walau sekarang terasa lebih kalem,” ungkap pemain binaan PB Jaya Raya Jakarta itu.

Pemain kelahiran Konawe itu menyebutkan bahwa masih banyak melakukan kesalahan sendiri. Khususnya di game kedua yang membuat lawan sempat mengejar. “Kami agak turun fokusnya, ini yang tidak boleh terjadi di pertandingan berikutnya,” ucapnya.

Apriyani menuturkan, di event berlabel Super 300 itu, dia ingin penampilannya bisa lebih konsisten. “Dan itu kami terus usahakan,” tegas pebulu tangkis berusia 27 tahun itu.

Sementara itu, ganda putra Rahmat Hidayat/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan harus susah payah menundukkan duo Malaysia unggulan keenam Ong Yew Sin/Teo Ee Yi dengan rubber game (21-15, 16-21, 23-21).

“Kami percaya dengan kemampuan diri sendiri. Dari pola kami menerapkan permainan no lob cepat, berusaha agar mereka tidak banyak mengangkat bola yang menguntungkan mereka,” ungkap Yeremia.

Yeremia menyebutkan, di poin-poin akhir game ketiga, mereka memaksa untuk bermain dengan pola yang diterapkan. “Lawan coba memperlambat tempo dan dengan pertahanan mereka yang kuat, mereka terus berusaha mengangkat bola. Kami hari ini bisa unggul di adu drive dan permainan depan,” ucapnya.

Pemain binaan PB Exist Jakarta itu menuturkan, di turnamen ini sudah memasang mindset. “Saat masuk lapangan kami berpikir kami tidak mau kalah. Ini saatnya kami untuk unjuk gigi,” tuturnya. (*)

Jadwal dan Head to Head Macau Open 2025 Rabu (30/7)

Tunggal Putra

  1. Moh Zaki Ubaidillah vs Mads Christophersen (0-0)
  2. Alwi Farhan vs Cheam June Wei (1-0)
    Pertemuan terakhir Macau Open 2024, Alwi menang 2-0 (21-17, 22-20)
  3. Yohanes Saut Marcellyno vs Prannoy H. S. (0-0)
  4. Chico Aura Dwi Wardoyo vs Rithvik Sanjeevi Satish Kumar (0-0)

Artikel Apriyani Rahayu/Febi Setianingrum Bungkam Duo Tiongkok di Macau Open 2025 pertama kali tampil pada Olahraga.

DPRD Batam Nilai TPS Punggur Bisa Dongkrak PNBP, Diyakini Tekan Potensi Kebocoran

0
Rencana pembangunan TPS di Pelabuhan Punggur.

batampos – Pembangunan Tempat Penimbunan Sementara (TPS) di Pelabuhan Telaga Punggur, Nongsa, disambut positif oleh DPRD Kota Batam. Keberadaan fasilitas ini diyakini mampu menekan kebocoran Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari aktivitas lalu lintas barang antarpulau yang selama ini dinilai belum optimal.

Demikian disampaikan oleh Wakil Ketua I DPRD Kota Batam, Aweng Kurniawan, usai menghadiri seremoni peletakan batu pertama atau groundbreaking TPS Punggur, Selasa (29/7). Ia menyebut, pengelolaan distribusi logistik Batam ke pulau-pulau hinterland selama ini masih menyimpan potensi penerimaan yang luput dari pencatatan resmi.

“Penjelasan dari Direktur Persero tadi sudah jelas, kehadiran TPS bisa menekan kebocoran penerimaan dari lalu lintas barang yang terjadi di Pelabuhan Punggur ini,” katanya.

Baca Juga: Batam Bangun TPS Rp7 Miliar di Punggur, Target Beroperasi Awal 2026

Menurutnya, potensi penerimaan dari arus barang antarpulau sangat besar. Jika dikelola secara transparan dan terstruktur, Batam bisa memperoleh tambahan PNBP yang signifikan dan berkelanjutan. Kuncinya adalah menyediakan fasilitas yang mampu mengawasi serta mendata seluruh pergerakan logistik secara akurat.

Legislator dari Fraksi Partai Gerindra itu mengatakan, pembangunan TPS merupakan langkah konkret reformasi pelayanan logistik di Batam. Aweng pun berharap, TPS Punggur menjadi model pengelolaan lalu lintas barang yang tertib, efisien, dan berkontribusi nyata terhadap pendapatan negara.

“Sebagai wakil rakyat, tentu kami berharap ada peningkatan penerimaan yang tujuannya untuk membuat Batam ini semakin maju dan modern,” kata dia.

Keberadaan TPS yang memadai akan memperkuat fungsi pengawasan serta menutup celah kebocoran yang kerap terjadi akibat lemahnya sistem pelaporan manual di pelabuhan konvensional.

Baca Juga: Disdik Batam Ingatkan Sekolah Tak Boleh Paksa Pembelian Seragam

“Kami sangat apresiasi dibangunnya fasilitas TPS seperti ini. Ini akan memaksimalkan lalu lintas barang sekaligus mendorong peningkatan PNBP, seperti yang dijelaskan oleh Pak Direktur Persero tadi,” katanya.

Menurut informasi dari pengelola, TPS Punggur ditargetkan dapat mulai digunakan pada tahun 2026 mendatang. Dalam masa transisi ini, DPRD akan terus mengawal pembangunan agar berjalan sesuai rencana dan tidak menyimpang dari tujuan awal.

“Kalau katanya tahun depan sudah bisa digunakan, tentu kita juga mendukung peningkatan pelayanan ini. Yang penting, ada transparansi, manfaatnya terasa, dan penerimaan negara bisa lebih optimal,” kata Aweng. (*)

 

Reporter: Arjuna

Artikel DPRD Batam Nilai TPS Punggur Bisa Dongkrak PNBP, Diyakini Tekan Potensi Kebocoran pertama kali tampil pada Metropolis.

Polri Tangani Temuan Beras Oplosan, Kasus 4 Produsen Besar Naik ke Tahap Penyidikan

0
Satgas Pangan Polri menunjukkan sampel beras premium dan medium yang diduga melanggar aturan dalam peredarannya. (Syahrul Yunizar/JawaPos.com)

batampos – Satuan Tugas (Satgas) Pangan Polri menindak produsen beras yang diduga berada di balik peredaran beras oplosan. Korps Bhayangkara memastikan, proses hukum terhadap 4 produsen besar sudah naik ke penyidikan.

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan bahwa hasil investigasi Kementerian Pertanian (Kementan) pada 26 Juni 2025 terhadap 212 merek beras di 10 provinsi menunjukkan adanya pelanggaran serius.

Dari 232 sampel yang diuji, sebanyak 189 merek dinyatakan tidak sesuai mutu beras. Sehingga dilakukan proses hukum.

”Artinya posisinya berada di bawah standar terkait dengan regulasi yang ditentukan, baik itu beras dalam kemasan premium maupun medium,” terang Sigit dalam keterangan resmi pada Selasa (29/7).

Berdasar hasil pendalaman oleh polisi, ditemukan 71 sampel beras tidak sesuai SNI, 139 sampel tidak sesuai SNI sekaligus dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET), serta 3 sampel beras premium tidak sesuai SNI dan berat kemasan tidak sesuai label.

Bahkan, polisi mendapati 19 merek beras yang melakukan 3 pelanggaran sekaligus.Yakni tidak sesuai SNI, dijual melebihi HET, dan berat di bawah standar.

”Sudah ada 16 produsen yang saat ini kami lakukan pemeriksaan, klarifikasi. Dan saat ini kita sudah menaikkan sidik terhadap 4 produsen besar, yakni PT FS, PT WPI, SY, dan SR,” terang Jenderal Sigit.

Tidak hanya itu, Polri juga memeriksa 39 saksi dan 4 ahli. Mereka juga melakukan penggeledahan, penyitaan barang bukti, hingga pemasangan garis polisi di tempat produksi maupun gudang milik produsen.

Sigit menyatakan bahwa pengungkapan serupa dilakukan di beberapa daerah. Misalnya di wilayah hukum Polda Riau, polisi berhasil mengungkap modus beras reject yang dioplos menjadi beras medium lalu dikemas ulang dan dijual sebagai beras SPHP Bulog.

”Kami berkomitmen menindak tegas praktik beras oplosan ini, karena sangat merugikan masyarakat dan bertentangan dengan instruksi bapak presiden agar pangan betul-betul dijaga kualitas dan distribusinya,” tegas Sigit. (*)

Artikel Polri Tangani Temuan Beras Oplosan, Kasus 4 Produsen Besar Naik ke Tahap Penyidikan pertama kali tampil pada News.

Tahun ini, Pemprov Kepri Laksanakan Pemeliharaan di 16 Titik Jalan Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan

0
Gubkepri Ansar Ahmad

batampos– Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau melalui Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Pertanahan (PUPP) di tahun anggaran 2025 ini melaksanakan pemeliharaan jalan di 16 titik yang ada di ibu kota provinsi Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan.

Gubernur Kepri, Ansar Ahmad di Tanjungpinang, Senin (28/7/2025) mengatakan, pemeliharaan jalan di Tanjungpinang dan Bintan ini sebagai bentuk respon positif atas keluhan masyarakat.

Selain itu, lanjut Gubernur, pemeliharaan jalan dilaksanakan untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan masyarakat dalam berkendara.

“Pemeliharaan jalan di Tanjungpinang dan Bintan ini berupa pengaspalan dan juga perbaikan gorong-gorong. Selain itu juga terkait penanganan longsor,” terang Gubernur Ansar.

Kepala Dinas PUPP Provinsi Kepri, Rodi Yantari

Terpisah, Kepala Dinas PUPP Provinsi Kepri, Rodi Yantari menjelaskan, pemeliharaan jalan di Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan telah dilaksanakan sesuai tanggal kontrak pada 24 Juni 2025 lalu.

BACA JUGA: PUPP Kepri Anggarkan Rp3,2 Miliar untuk Perbaikan Jalan Rusak di Tanjungpinang

Total pagu dana yang dilokasikan senial Rp8,68 miliar bersumber dari dari dana APBD Kepri tahun anggaran 2025.

Total anggaran itu terbagi dalam tiga kegiatan pemeliharaan rutin dan berkala di jalan provinsi, yakni:

1. Pemeliharaan berkala jalan provinsi di Kota Tanjungpinang, nilai kontrakRp. 3.293.348.700,00, dengantarget penanganan:

– Penggantian gorong-gorong yang ambruk dengan pemasangan box culvert pracetak ukuran 1×1 meter di Jalan Brigjen Katamso (Batu 2 Depan MOS).

– Pengaspalan di Jalan MT Haryono (Batu 3 Depan Polsek Bukit Bestari)

– Pengaspalan di Jalan Gatot Subroto (Batu 5 Depan RM Pondok Ciung).

– Pengaspalan di Jalan RE.Martadinata (Jalan Menuju Pelabuhan Batu 6).

– Pengaspalan di Jalan DI Panjaitan (Batu 9 Depan KFC)

– Pengaspalan di Jalan Tanjung Uban Lama (Batu 10 Depan SPBU Menuju Kedai Kopi Batu 10)

– Pengaspalan dan pemasangan bronjong pada longsoran box culvert di Jalan Nusantara – Batas Kota Km 15 (Batu 13 Depan Bandara Asri)

– Peninggian Badan Jalan pada lokasi banjir dengan pemasangan box culvert 1×1 meter di Jalan Daeng Kamboja (Batu 14 Menuju Kantor Pengadilan Negeri)

2. Pemeliharaan rutin Jalan Provinsi di Kabupaten Bintan, nilai kontrak Rp. 2.968.565.000,00 dengan target penanganan:

– Penanganan longsoran dengan pemasangan box culvert pracetak double ukuran 3×4 meter di Jalan Simpang Gesek – Tirta Madu.

– Penanganan Longsoran dengan Pemasangan Box Culvert Pracetak Ukuran
2×2 meter di Jalan Tanjungpinang – Tanjunguban Lama (Km. 34).

– Pengaspalan di Jalan Toapaya – Tembeling (Simpang 4 Lintas Barat – Tembeling)

– Pengaspalan doi Jalan Simpang Lintas Barat – Simpang Lagoi.

– Pengaspalan di Jalan Lome – Malang Rapat.

3. Pemeliharaan berkala di Jalan Provinsi di Kabupaten Bintan, nilai kontrak Rp. 2.423.237.000,00, dengan target penanganan:

– Penanganan longsoran dengan pemasangan box culvert pracetak ukuran 2×2 meter di Jalan Tanjungpinang – Tanjunguban Lama (Km. 38)

– Penanganan longsoran dengan pemasangan box culvert pracetak ukuran1x1 meter di Jalan Nusantara – Kijang (Simpang Korindo), dan

– Pengaspalan jalan per segment ruas-ruas jalan yang rusak berat di Jalan Nusantara – Kijang (Simpang Korindo).


Pemeliharaan jalan ini, terang Rodi, dilaksanakan untuk menjaga kondisi jalan agar tetap berfungsi optimal dalam melayani lalu lintas dan memastikan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan.

Selain itu, pemeliharaan dilaksanakan untuk memperpanjang umur jalan serta untuk mengurangi biaya operasi kendaraan dan mencegah kerusakan lebih lanjut pada struktur jalan.

“Waktu pelaksanaannya selama 180 kali kalender (6 bulan). Demikian pula pemeliharaan jalan di Kabupaten Bintan,” imbuhnya.

Rodi menyampaikan masyarakat pengguna jalan diharapkan dapat memaklumi dampak yang ditimbulkan dari aktivitas pemeliharaan jalan ini.

“Mungkin pemeliharaan ini untuk sementara dapat menimbulkan kemacetan. Atas ketidaknyamanan ini kami berharap masyarakat dapat memakluminya,” ungkap Rodi.(*)

Artikel Tahun ini, Pemprov Kepri Laksanakan Pemeliharaan di 16 Titik Jalan Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan pertama kali tampil pada Kepri.

ExxonMobil Perluas MACHINEXT ke Batam dan Jakarta, Dorong Efisiensi Industri Lewat Teknologi Pelumasan Canggih

0
batampos– Dalam upaya memperkuat peran sebagai mitra strategis industri manufaktur nasional, PT ExxonMobil Lubricants Indonesia (EMLI) resmi memperluas layanan MACHINEXT, solusi manajemen pelumasan canggih, ke dua pusat industri utama Indonesia: Batam dan Jakarta beserta wilayah penyangganya, yakni Tangerang dan Bekasi.
Ekspansi layanan ini menjadi langkah strategis EMLI dalam menjawab kebutuhan sektor industri terhadap sistem pelumasan yang efisien, andal, dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat kehadiran ExxonMobil sebagai pemimpin dalam inovasi teknologi pelumas di Indonesia.
“Sebagai perusahaan yang telah hadir lebih dari 125 tahun di Indonesia dan dipercaya lebih dari 35.000 OEM global, kami terus berinovasi dan menghadirkan solusi yang relevan bagi pelaku industri. MACHINEXT menjadi bukti komitmen kami untuk mendukung pertumbuhan industri nasional melalui efisiensi, keandalan, dan keberlanjutan,” ujar Syah Reza, Presiden Direktur PT ExxonMobil Lubricants Indonesia.
Solusi Pelumasan Modern untuk Industri yang Lebih Tangguh
MACHINEXT merupakan solusi manajemen pelumas komprehensif yang menggabungkan teknologi filtrasi canggih, keahlian teknis di lapangan, dan peralatan khusus untuk mendukung kelancaran operasional mesin industri.
Terdiri dari tiga komponen utama, MACHINEXT mampu membantu pelanggan industri mengatasi berbagai tantangan pelumasan:
1.Oil Filtration System
Teknologi filtrasi tiga tahap yang mampu menyaring partikel kontaminan hingga ukuran 0,1 mikron. Efektif untuk berbagai jenis pelumas seperti hidrolik, turbin, kompresor, dan spindel.
2.Coolant Sump Cleaner
Perangkat pembersih cairan pendingin yang mampu menyedot serpihan logam dan kontaminan dengan blower dua tahap berdaya tinggi, menjaga sistem tetap bersih dan efisien.
3.Tramp Oil Separator
Alat pemisah oli dari cairan pendingin larut air pada mesin CNC, meningkatkan efisiensi kerja mesin dan memperpanjang masa pakai cairan pendingin.
Ketiga komponen ini bekerja sinergis untuk mengurangi risiko kerusakan mesin, memperpanjang umur operasional peralatan, serta menekan biaya perawatan dan limbah industri.
Dua Wilayah Industri Strategis Jadi Fokus Ekspansi
Batam dan Jakarta dipilih sebagai wilayah ekspansi berkat potensi industri yang tinggi. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Triwulan I 2025:
•Provinsi Kepulauan Riau mencatat PDRB sebesar Rp91,30 triliun dengan pertumbuhan ekonomi 5,13%.
•DKI Jakarta mencatat PDRB sebesar Rp957 triliun dengan pertumbuhan 4,95%.
Dengan tingginya aktivitas manufaktur di kedua wilayah, kebutuhan akan layanan pelumasan industri yang modern dan andal pun meningkat. ExxonMobil melihat hal ini sebagai peluang untuk memberikan dampak nyata terhadap operasional industri nasional.
Didukung Mitra Lokal untuk Layanan Optimal
Untuk menjangkau pelanggan secara lebih efektif, ExxonMobil menjalin kemitraan strategis dengan dua perusahaan lokal:
•PT Prima Karya Nusa (PKN) sebagai mitra layanan MACHINEXT di Batam sejak 13 Juni 2025.
•PT Sari Sarana Kimiatama (SSK) sebagai mitra layanan untuk wilayah Jakarta, Tangerang, dan Bekasi yang mulai beroperasi pada 21 Juli 2025.
Kolaborasi ini memungkinkan implementasi teknologi MACHINEXT dilakukan secara tepat guna, sesuai karakteristik dan kebutuhan masing-masing kawasan industri.
Dorong Industri Lebih Efisien dan Berkelanjutan
Lewat kehadiran MACHINEXT di wilayah-wilayah industri strategis, ExxonMobil memperkuat perannya dalam mendorong efisiensi biaya, mengurangi waktu henti operasional, dan meningkatkan daya saing industri Indonesia. Di saat yang sama, solusi ini juga mendukung praktik industri yang lebih ramah lingkungan dengan mengurangi limbah dan konsumsi energi.
Tentang ExxonMobil
ExxonMobil adalah salah satu perusahaan energi terbesar di dunia yang mengedepankan inovasi dan teknologi dalam memenuhi kebutuhan energi global. Di Indonesia, ExxonMobil hadir melalui berbagai afiliasi dengan merek ExxonMobil, Mobil™, dan Federal Oil™. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi exxonmobil.com dan ikuti akun resmi mereka di X dan LinkedIn. (*)

Artikel ExxonMobil Perluas MACHINEXT ke Batam dan Jakarta, Dorong Efisiensi Industri Lewat Teknologi Pelumasan Canggih pertama kali tampil pada Lifestyle.

Diduga Salah Injak Pedal, Yarris Cross Tabrak Toko Kue di Batam Centre hingga Dapur Jebol

0
Dinding dapur Toko Kartini 1945 di Ruko Anggrek Sari, Batam Centre, jebol setelah ditabrak mobil avanza.

batampos – Satu unit mobil Toyota Avanza oranye berpelat nomor BP 1282 IA menabrak tembok dapur Toko Kartini 1945 di Ruko Anggrek Sari, Selasa (29/7). Insiden sekitar pukul 10.30 WIB ini sempat mengejutkan pegawai toko yang sedang sibuk memproduksi kue.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, dampaknya cukup signifikan karena tembok bagian dapur jebol dan produksi sempat terhenti. Sedangkan Mobil mengalami rusak parah di bagian depan.

“Kejadiannya cepat sekali. Tiba-tiba terdengar suara benturan keras, lalu ruangan bergetar,” kata pemilik Toko Kartini 1945, Cindy, kemarin.

Baca Juga: Disdik Batam Ingatkan Sekolah Tak Boleh Paksa Pembelian Seragam

Saat kejadian, tim produksi tengah berada di lantai dua, mempersiapkan ratusan kue lapis dan bika ambon untuk pesanan pelanggan. Kegiatan produksi sempat dihentikan sementara untuk memastikan kondisi bangunan aman.

“Setelah dicek, ternyata mobilnya menabrak bagian belakang ruko sampai jebol,” ujar Cindy.

Pemilik lainnya, Rolend Santoso, menambahkan bahwa mobil nyaris menabrak oven besar yang berada dekat tembok dapur.

“Untung tidak kena oven dan tidak ada karyawan yang terluka. Tapi ya, tembok jebol cukup parah,” ujarnya.

Baca Juga: Program Makan Bergizi Mulai Sasar Madrasah di Batam, 919 Siswa Sudah Terlayani

Menurut Rolend, pengemudi mobil diketahui merupakan warga sekitar Anggrek Mas. Diduga, kecelakaan terjadi karena pengemudi panik dan salah menginjak pedal gas.

“Informasi dari warga, anaknya mau bertanggung jawab penuh. Katanya akan ganti rugi dan membangun kembali tembok yang rusak,” katanya.

Toko Kartini 1945 sendiri baru saja menggelar grand opening pada Sabtu (26/7) lalu. Toko ini dikenal menyajikan kue-kue khas seperti lapis legit dan bika ambon, serta mengusung konsep klasik ala dapur rumahan tempo dulu. (*)

 

Reporter: Yashinta

Artikel Diduga Salah Injak Pedal, Mobil Avanza Tabrak Toko Kue di Batam Centre hingga Dapur Jebol pertama kali tampil pada Metropolis.

Gagal Juara Piala AFF U-23, Timnas Indonesia U-23 Tetap Diganjar Bonus Ratusan Juta

0
Timnas Indonesia U-23 vs Vietnam pada pertandingan final Piala AFF U-23 2025 di SUGBK, Senayan, Jakarta, Selasa (29/7/2025). (Dery Ridwansah/ JawaPos com)

batampos – Maruarar Sirait mengungkapkan, timnas Indonesia U-23 tetap mendapat apresiasi berupa bonus meski gagal menjuarai Kejuaraan ASEAN U-23. Timnas dikalahkan timnas U-23 Vietnam 0-1 pada laga final melalui gol Nguyen Cong Phuong (37′).

Setelah berbicara dengan anaknya, Yoshua Sirait, pria yang akrab disapa Ara itu mengungkapkan bonus yang dia berikan adalah sebesar Rp 100 juta untuk setiap pemain Garuda Muda dan Rp 300 juta untuk setiap pelatih.

”‎Seperti Pak Presiden Prabowo selalu bilang, semangat untuk mendapatkan yang terbaik. Tadi kami ngomong sama anak saya Yoshua, bagaimana kalau kita juga tetap perhatikan, walaupun belum berhasil timnas kita, kami memberikan bonus kepada setiap pemain 100 juta rupiah, dan kepada pelatih, satu orang pelatih 300 juta rupiah,” kata Ara seperti dilansir dari Antara.

Pria yang juga menjadi Ketua Steering Committee (SC) turnamen pramusim Piala Presiden 2025 itu mengatakan bonus ratusan juta rupiah tersebut bersumber dari dana pribadinya.

”‎Ya, uangnya uang dari pribadi saya. Jadi saya sangat bangga dengan apa yang mereka capai, dan bangkit kembali ya, kami bersama, dan kalian tidak sendirian. Saya mendukung dengan hati,” kata pria 55 tahun tersebut.

Kekalahan ini merupakan kekalahan kedua Indonesia di final Kejuaraan ASEAN U-23 setelah yang pertama terjadi pada 2023 di Thailand, ketika Garuda Muda kalah 5-6 dalam adu penalti.

“Biasa dalam hidup kalah dan menang itu biasa. Dan mereka bisa menerima hari ini, dan saya yakin ke depan dengan doa dan usaha bisa bangkit kembali,” tambah Ara.

‎Sementara itu, dalam kesempatan berbeda Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyambut positif apa yang dilakukan Ara.

“Pak Ara bagian dari PSSI, dia kan ketua Piala Presiden. Jadi kalau ada dermawan-dermawan yang suka sepak bola ya berkah ya Pak Menpora (Dito Ariotedjo),” kata Erick.

Saat ditanya apakah dari pihak PSSI juga akan memberikan bonus kepada timnas U-23, Erick mengatakan ada. ”Ada, pasti ada,” ucap dia.

Erick melanjutkan apresiasi yang akan diberikan berupa bonus, namun dia tak memberikan besaran bonus yang akan diberikan. (*)

Artikel Gagal Juara Piala AFF U-23, Timnas Indonesia U-23 Tetap Diganjar Bonus Ratusan Juta pertama kali tampil pada Olahraga.