batampos– Maskapai penerbangan Citilink secara resmi telah memperoleh
registrasi IOSA (IATA Operational Safety Audit), sebuah standar internasional yang
menegaskan komitmen Perusahaan terhadap keselamatan penerbangan, keandalan
operasional, dan kepatuhan terhadap regulasi penerbangan sipil nasional maupun
internasional.
Direktur Utama Citilink Darsito Hendroseputro mengungkapkan, “Pencapaian ini menjadi
tonggak penting Perusahaan dalam memenuhi prosedur keselamatan yang berstandar
internasional. Ini bukan hanya bukti dari kerja keras seluruh tim, tetapi juga bentuk nyata
komitmen Citilink dalam memberikan layanan penerbangan yang aman, andal, dan
berkualitas tinggi bagi seluruh penumpang,”.
IOSA adalah standar audit keselamatan operasional yang dikembangkan oleh International
Air Transportation Association (IATA) dan diakui secara global oleh industri penerbangan.
Proses IOSA ini mencakup evaluasi menyeluruh terhadap berbagai sistem dan prosedur
manajemen keselamatan, termasuk area organisasi, operasional penerbangan, kabin, ground handling, pengelolaan kargo, manajemen keamanan, hingga teknik dan pemeliharaan
pesawat.
Pencapaian ini juga mencerminkan komitmen Citilink dalam mengedepankan aspek
keselamatan di seluruh lini operasional. Berbagai upaya nyata yang telah dilakukan antara
lain melalui pelatihan keselamatan kru secara berkala, peningkatan kesadaran keselamatan
melalui kampanye internal, serta pelaksanaan audit dan inspeksi keselamatan secara rutin
sebagai bagian dari program pengawasan kepatuhan terhadap regulasi keselamatan
penerbangan.
“Ke depan, Citilink akan terus menjalankan komitmen terhadap perbaikan berkelanjutan guna memastikan standar keselamatan, efisiensi operasional, dan kualitas layanan tetap berada pada level tertinggi. Dengan mempertahankan standar tertinggi dalam industri,
memanfaatkan teknologi modern, dan memperkuat budaya keselamatan di seluruh lini,
Citilink bertekad untuk memberikan pengalaman terbang yang aman, andal, dan nyaman di setiap penerbangan,” tutup Darsito.
Tentang Citilink
Citilink merupakan maskapai penerbangan di bawah naungan Garuda Indonesia Group yang saat ini
melayani lebih dari 80 rute ke lebih dari 50 destinasi di Indonesia maupun internasional.
Sebagai bukti keberhasilan dalam komitmen meningkatkan pelayanan kepada pelanggan, Citilink telah
meraih beberapa penghargaan seperti akreditasi bintang empat dari badan pemeringkat industri aviasi dunia, Skytrax selama dua tahun berturut-turut dari tahun 2018, penghargaan TripAdvisor Traveler’s Choice Award yang telah diperoleh selama tiga tahun berturut-turut dari tahun 2018, predikat 4-Star Low-Cost Airline versi Airline Passenger Experience (APEX) untuk ketiga kalinya dari tahun 2018, predikat 5-Star COVID-19 Airline Safety Rating dari Skytrax di tahun 2021, serta berbagai penghargaan bergengsi lainnya. (*)
Kumpulan limbah yang berada dekat pemukiman warga di daerah Batuaji. f.eusebius
batampos-Dugaan baru mencuat dari kasus pembuangan limbah berbahaya di lahan kosong dekat Perumahan Kodim, Kelurahan Buliang, Batuaji. Warga setempat meyakini limbah tersebut sengaja dibuang oleh sekelompok orang menggunakan truk pada malam hari, agar tidak diketahui masyarakat sekitar.
Informasi yang beredar di lingkungan warga juga menyebut adanya dugaan keterlibatan oknum anggota dewan di Kota Batam dalam kasus ini. Meski belum terbukti, isu ini menjadi perbincangan hangat dan menambah keresahan warga yang sudah terganggu dengan bau menyengat dari limbah.
“Orang-orang sini lihat ada truk yang masuk malam-malam, bawa limbah itu. Ramai juga yang bilang ada oknum anggota dewan di belakang ini. Kami minta ditelusuri dan kalau benar, harus ditindak,” ujar Rd, salah satu warga yang tak mau nama lengkapnya disebutkan.
Warga menilai, siapapun pelaku pembuangan limbah berbahaya ini harus bertanggung jawab. Sebab selain merusak lingkungan, keberadaan limbah tersebut juga berpotensi menimbulkan dampak serius terhadap kesehatan masyarakat, apalagi lokasi sangat dekat dengan permukiman dan sekolah.
Meskipun limbah tersebut sudah diangkut kembali oleh pihak yang membuang, warga tetap tidak tenang. Sisa-sisa limbah yang masih tercecer di lahan kosong tersebut masih terlihat jelas dan belum dibersihkan secara menyeluruh.
“Siapapun dia, nggak boleh semena-mena buang limbah kayak gini. Aneh juga, limbah bisa diangkut lagi tanpa proses hukum. Jangan sampai ini cuma ‘beres’ begitu saja,” ujar Irma, warga lainnya dengan nada kecewa.
Warga berharap agar aparat penegak hukum dan instansi terkait benar-benar menelusuri kasus ini secara tuntas. Mereka meminta agar tidak ada perlakuan istimewa terhadap pelaku, meski melibatkan pihak berpengaruh sekalipun.
Namun hingga kini, pihak kepolisian sektor Batuaji mengaku belum mengetahui kejadian tersebut. Kanit Reskrim Polsek Batuaji Iptu Andi Pakpahan menyebut belum ada laporan resmi dari masyarakat yang masuk ke pihaknya terkait penemuan limbah tersebut.
“Tak ada laporan masuk, tapi coba kami telusuri” ujar Kanit. (*)
Warga melintasi jalan di kawasan Sungai Lumpur, Lingga yang belum tersentuh perbaikan dalam satu dekade. F. Vatawari/Batam Pos.
batampos – Jalan di RT 003 RW 001, Kelurahan Sungai Lumpur, Kecamatan Singkep, Kabupaten Lingga kondisinya memprihatinkan. Lebih dari satu dekade, ruas jalan itu tak kunjung mendapat sentuhan perbaikan dari pemerintah.
Jalan yang sempit, berlubang, dan berada di tepi jurang membuat warga resah setiap kali melintas, terutama saat malam hari karena minimnya penerangan.
“Dulu pernah dapat bantuan sekitar tahun 2012 atau 2013. Setelah itu, sampai sekarang tidak pernah disentuh lagi. Padahal kondisinya sudah sangat berbahaya,” ujar Abdul, warga setempat, Kamis (31/7).
Abdul menambahkan, beberapa bulan lalu, seorang warga sempat terjatuh dan nyaris masuk ke jurang karena motornya tergelincir saat melewati lubang.
“Untung tidak sampai masuk jurang, hanya luka ringan. Tapi apa harus tunggu ada korban dulu baru diperbaiki?” tegasnya.
Akses jalan yang buruk juga menyulitkan mobil ambulans dan kendaraan jenazah untuk masuk. Dalam situasi darurat seperti kebakaran, mobil pemadam pun tidak bisa menjangkau lokasi karena kondisi jalan yang tidak memungkinkan.
Menanggapi kondisi tersebut, Lurah Sungai Lumpur, Raja Roni Wahyudin, mengatakan pihak kelurahan terus mengusulkan perbaikan jalan tersebut setiap tahunnya.
“Kita sudah usulkan jadi program prioritas, tapi belum terealisasi karena keterbatasan anggaran,” jelas Roni.
Ia menyebutkan, Dinas Perkim Provinsi Kepri sudah meninjau dan mengukur jalan tersebut, dan dijadwalkan akan memperbaikinya pada tahun 2025 sepanjang sekitar 140 meter.
“Untuk bantuan dari Disperkim Kabupaten Lingga kemungkinan juga akan ada di tahun depan, meski belum bisa menyentuh seluruh jalan sekaligus,” katanya. (*)
Adegan pembunuhan wanita di S Kostel. Foto eusebius sara
batampos – Dua kasus pembunuhan yang mengguncang wilayah Sagulung, Batam, masing-masing memasuki tahap rekonstruksi pada Kamis (31/7). Dua nyawa melayang dalam insiden berbeda yang sama-sama berujung pada proses hukum serius. Rekonstruksi digelar guna menguatkan alat bukti dan memperjelas kronologi di lapangan.
Kasus pertama menimpa pelaut muda Denny P. Makahinda yang tewas ditikam di depan Kafe Marbun, Sagulung, pada 18 Mei 2025 lalu. Kapolsek Sagulung Iptu Husnul melalui Kanit Reskrim Iptu Anwar Aris mengatakan, rekonstruksi memperagakan 12 adegan dengan adegan ke-10 sebagai titik krusial saat pelaku menusuk korban.
Hasil rekonstruksi menegaskan tidak ada perubahan dari keterangan dalam berita acara pemeriksaan (BAP). Motif pembunuhan tetap dipicu oleh keributan di lokasi kejadian. Pelaku, Rahmadani, adalah buruh bangunan asal Medan yang sempat melarikan diri ke Tanjung Balai Karimun sebelum ditangkap oleh tim gabungan.
Korban sempat dilarikan ke RS Elisabet namun nyawanya tak tertolong akibat luka tikaman di perut. Polisi menyita barang bukti berupa pisau lipat, pakaian korban dan pelaku, serta tas selempang. Kasus ini akan segera dilimpahkan ke kejaksaan untuk tahap berikutnya dalam proses hukum.
Di hari yang sama, rekonstruksi juga digelar untuk kasus pembunuhan seorang wanita bernama Vivi Lia (30) yang dibunuh usai berkenalan dengan pelaku melalui aplikasi MiChat. Pelaku, M. Ikhsan pemuda 19 tahun memperagakan 19 adegan di sebuah kamar kostel kawasan Sagulung, mulai dari pemesanan korban hingga penikaman sadis.
Kapolresta Barelang Kombes Pol Zaenal Arifin yang hadir langsung dalam proses rekonstruksi mengatakan bahwa pelaku sudah membawa pisau dari rumah, yang mengindikasikan adanya niat melakukan pembunuhan. “Tersangka menusuk korban sebanyak 19 kali. Ini bukan spontan, tapi ada niat yang sudah disiapkan,” ujarnya di lokasi.
Zaenal menyebut adegan ke-11 dan 12 menjadi titik paling krusial. “Di adegan itu terlihat bagaimana tersangka dengan brutal menusuk korban di bagian vital tubuh. Ini jadi penguat pembuktian bahwa ada unsur pembunuhan berencana,” jelasnya lagi.
Motif pembunuhan berawal dari ketidaksesuaian pembayaran usai hubungan intim. Dari kesepakatan Rp300 ribu, korban hanya bisa membayar Rp56 ribu. Janji pelunasan dengan transfer justru memicu pertengkaran yang memanas dan berakhir dengan aksi pembunuhan.
“Tersangka emosi, langsung mengeluarkan pisau yang telah dibawa dari rumah dan menyerang korban. Korban sempat melawan tapi akhirnya tewas di lokasi,” ujar Zaenal. Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada dalam menggunakan aplikasi daring serta mencegah pergaulan bebas yang bisa berujung pada tindakan kriminal. (*)
Selebrasi Cristiano Ronaldo setelah mencetak gol. (Carlos Costa/AFP/Antara)
batampos – Cristiano Ronaldo telah menjalani karier sepak bola yang luar biasa, membela klub-klub elite seperti Manchester United, Real Madrid, hingga Juventus. Dalam perjalanannya, ia bermain bersama sederet pemain kelas dunia yang kemudian membentuk bagian dari sejarahnya sebagai salah satu pemain terbaik sepanjang masa.
Namun, siapa saja rekan terbaik yang pernah bermain bersama Ronaldo? Mengutip dari GIVEMESPORT, Ronaldo akhirnya mengungkapkan 11 pemain yang menurutnya merupakan rekan satu tim terbaik sepanjang kariernya. Dari lini belakang hingga lini serang, nama-nama yang disebut bukan hanya pemain hebat, melainkan juga legenda di posisinya masing-masing.
Pilihan Ronaldo di Lini Pertahanan: Duet Emas dari Madrid hingga Manchester
Untuk posisi penjaga gawang, Ronaldo tanpa ragu memilih Iker Casillas, kapten Real Madrid kala itu. Selama enam musim bersama di Bernabeu, keduanya mempersembahkan tujuh trofi. Pilihan ini dianggap masuk akal meski Ronaldo juga pernah bekerja sama dengan kiper legendaris lainnya seperti Edwin van der Sar, Gianluigi Buffon, dan Keylor Navas.
“Casillas telah memenangkan segalanya dan merupakan salah satu kiper terbaik sepanjang masa,” menurut laporan GIVEMESPORT yang mengulas daftar tersebut.
Di posisi bek kanan, pilihan jatuh pada Sergio Ramos. Meski lebih dikenal sebagai bek tengah, Ramos memulai kariernya sebagai bek kanan dan telah memainkan 339 pertandingan bersama Ronaldo, dengan 237 kemenangan.
Sementara untuk duet bek tengah, Ronaldo memilih Rio Ferdinand dan Giorgio Chiellini. Ferdinand adalah figur penting saat Ronaldo mulai naik daun di Manchester United, dan merupakan bagian dari tim yang menjuarai Liga Champions pada 2008. Adapun Chiellini, walaupun masa bermainnya bersama Ronaldo di Juventus tergolong singkat, ia tetap dikenal sebagai salah satu bek terbaik dunia yang penuh dedikasi dan determinasi.
Untuk posisi bek kiri, Marcelo menjadi pilihan utama. Kombinasinya dengan Ronaldo di Real Madrid dianggap sebagai salah satu yang paling mematikan. Keduanya bermain bersama dalam 332 pertandingan dan terlibat dalam 33 kontribusi gol bersama.
Kekuatan di Lini Tengah: Campuran Elegan dari Inggris, Kroasia dan Jerman
Ronaldo memilih trio gelandang dari berbagai era: Paul Scholes, Luka Modric, dan Toni Kroos. Ketiganya memiliki gaya bermain berbeda, namun saling melengkapi.
Paul Scholes, yang dijuluki ‘GPS’ karena akurasi umpannya, menemani masa-masa awal Ronaldo di Manchester United. Ronaldo menghargai dedikasi dan kejeniusan Scholes dalam membaca permainan, terlebih dalam laga ikonik final Liga Champions 2008.
Sementara Modric dan Kroos adalah dua pilar yang menemani Ronaldo di masa kejayaannya di Real Madrid, terutama saat meraih tiga trofi Liga Champions secara beruntun dari 2016 hingga 2018. Meski Modric pernah “merebut” Ballon d’Or dari Ronaldo pada 2018, sang megabintang tetap menghargai kualitas sang gelandang asal Kroasia sebagai salah satu terbaik di generasinya.
“Ronaldo dan Kroos hanya empat tahun bersama, tapi mereka memenangkan banyak gelar dalam waktu singkat,” tulis laporan GIVEMESPORT.
Bagian paling menarik dari daftar ini tentu saja datang dari lini depan, di mana Ronaldo memilih tiga nama besar: Wayne Rooney, Karim Benzema, dan Gareth Bale.
Rooney, meskipun sempat memiliki hubungan yang panas dengan Ronaldo di luar lapangan, tetap dianggap sebagai tandem terbaiknya selama di Manchester United. Keduanya berbagi lapangan dalam lebih dari 200 laga dan menghasilkan 25 kontribusi gol bersama. Ronaldo dikabarkan sangat menghargai pengorbanan Rooney, yang banyak melakukan pekerjaan defensif agar Ronaldo bisa bersinar.
Karim Benzema menjadi pilihan sebagai striker utama. Pemain asal Prancis ini terkenal karena kerendahan hatinya dalam membiarkan Ronaldo menjadi pusat perhatian di Real Madrid. Setelah Ronaldo hengkang, Benzema bahkan mampu menjadi bintang utama dan membawa Madrid juara Liga Champions pada 2022 serta menyabet Ballon d’Or.
Sedangkan Gareth Bale, pemain sayap Wales, melengkapi trio penyerang ini. Bale didatangkan ke Real Madrid dengan nilai transfer fantastis—lebih tinggi dari Ronaldo saat itu—yakni sekitar GBP 85 juta (setara Rp1,85 triliun). Namun, Ronaldo tetap menyambutnya dengan tangan terbuka dan menjalin kerja sama yang luar biasa di lapangan. Mereka berdua menciptakan 41 kontribusi gol bersama.
Pemain Besar yang Absen dari Daftar
Menariknya, beberapa nama besar justru tidak masuk dalam daftar Ronaldo. Di antaranya adalah Ryan Giggs, Mesut Ozil, Carlos Tevez, Casemiro, hingga Buffon. Ketidakhadiran nama-nama ini menunjukkan betapa ketatnya persaingan untuk masuk dalam daftar XI impian versi Ronaldo.
Namun, menurut laporan GIVEMESPORT, Ronaldo tidak memilih berdasarkan popularitas semata. Kombinasi kualitas teknis, ikatan emosional, hingga keberhasilan di lapangan menjadi dasar utamanya.
Statistik Membuktikan Kekompakan
Dari semua pasangan yang disebut, Benzema adalah pemain yang paling banyak bermain bersama Ronaldo, yakni dalam 342 pertandingan, dengan 76 kontribusi gol bersama. Sementara dari sisi pertahanan, Sergio Ramos memiliki rekor terlama, bermain dalam 339 laga bersama CR7.
Salah satu data menarik juga menunjukkan bahwa trio Modric, Kroos, dan Casillas sama-sama memiliki rekor kemenangan tinggi bersama Ronaldo dengan rata-rata 2,2 poin per pertandingan atau lebih.
Tim Impian dari Sang Legenda
Sebagai seorang pemain yang telah menyabet lima Ballon d’Or dan memecahkan rekor gol terbanyak di berbagai ajang, pilihan Ronaldo tentu tidak sembarangan. Tim ini bukan hanya cerminan dari kualitas rekan setimnya, tetapi juga menggambarkan perjalanan karier Ronaldo yang penuh warna, drama, dan kejayaan.
Dari Manchester hingga Madrid, dari Juventus ke Arab Saudi, Cristiano Ronaldo telah menciptakan kisahnya sendiri dalam sejarah sepak bola dunia. Dan, melalui daftar rekan terbaiknya, ia juga memperlihatkan siapa saja yang ia anggap sebagai bagian penting dari warisan itu.
Jika suatu hari tim ini bisa benar-benar bermain bersama, tak diragukan lagi, inilah tim impian yang sangat layak disebut sebagai ‘GOAT XI’.
Tim Impian Cristiano Ronaldo (Formasi 4-3-3)
GK: Iker Casillas (Real Madrid)
RB: Sergio Ramos (Real Madrid – posisi aslinya CB, tapi awal karier di RB)
CB: Rio Ferdinand (Manchester United)
CB: Giorgio Chiellini (Juventus)
LB: Marcelo (Real Madrid)
CM: Paul Scholes (Manchester United)
CM: Luka Modric (Real Madrid)
CM: Toni Kroos (Real Madrid)
RW: Wayne Rooney (Manchester United)
ST: Karim Benzema (Real Madrid)
LW: Gareth Bale (Real Madrid)
Cadangan: Gianluigi Buffon, Edwin van der Sar, Mesut Ozil, Ryan Giggs, Casemiro, Carlos Tevez, Keylor Navas.
Asisten Deputi Kesatuan Bangsa Kemenko Polkam Cecep Agus Supriyanta dalam Dialog Ormas Islam dan OKP Islam Tingkat Nasional di Kementerian Agama (30/7). (Humas Kemenag)
batampos – Indonesia bisa jadi negara dengan jumlah organisasi masyarakat (ormas) terbanyak di dunia. Data resmi pemerintah menyebutkan, sampai dengan 9 Juli 2025 ada 618.009 ormas berbadan hukum. Terdiri atas 239.311 perkumpulan dan 378.698 yayasan. Selain itu, ada 998 ormas ber-SKT dari Kemendagri dan 44 ormas asing yang tercatat di Kementerian Luar Negeri.
Data keberadaan ormas di Indonesia itu disampaikan Asisten Deputi Kesatuan Bangsa Kemenko Polkam Cecep Agus Supriyanta dalam Dialog Ormas Islam dan OKP Islam Tingkat Nasional. Acara yang diselenggarakan Direktorat Penerangan Agama Islam, Ditjen Bimas Islam Kementerian Agama pada (30/7) itu mengambil tema Menjaga Harmoni dan Memperkuat Wawasan Kebangsaan.
Cecep mengatakan ada sekitar 15 kementerian dan lembaga yang mereka berikan rekomendasi tindak lanjut penataan ormas. “Kemenag adalah yang paling aktif dan konkret dalam bergerak. Ini role model,” ujar dia.
Menurut Cecep, Kemenag tidak hanya membangun komunikasi intensif dengan ormas keagamaan. Tetapi juga mengajak masyarakat secara luas untuk merawat suasana damai. Serta memperkuat ketahanan nasional melalui narasi keagamaan yang sejuk dan inklusif.
Dari pengamatannya, Kemenag aktif bersilaturahmi, membangun jejaring, berdialog langsung dengan tokoh-tokoh ormas seperti NU dan MUI. “Kami melihat sendiri dan ikut terlibat dalam beberapa kegiatan lapangan bersama Kemenag,” lanjutnya.
Cecep menambahkan bahwa kerja sama antara Kemenko Polkam dan Kemenag akan diperluas dalam bentuk dialog kebangsaan lintas daerah, dari Sabang sampai Merauke. Rencana ini tengah digodok bersama, dan akan melibatkan tokoh masyarakat, pemerintah daerah, serta para pemuka agama.
Dalam kesempatan yang sama Menag Nasaruddin Umar menyampaikan syukur karena agama-agama di Indonesia bisa tumbur dengan baik. Kemudian para pemeluknya hidup berdampingan dengan harmonis. Baginya ormas, khususnya ormas keagamaan, memiliki peran penting menjaga hubungan yang baik tersebut.
Nasaruddin juga menyinggung soal nasionalisme inklusif dalam forum itu. Dia mengatakan, nasionalisme inklusif harus menjadi fondasi utama dalam merawat keberagaman bangsa. Terutama di tengah ketegangan geopolitik global yang kian kompleks. Dia menegaskan nasionalisme yang terbuka, bukan eksklusif, adalah kekuatan khas Indonesia dalam menjaga harmoni antarumat beragama.
“Nasionalisme yang eksklusif hanya akan melahirkan segregasi,” katanya. Imam Besar Masjid Istiqlal itu mengatakan, Indonesia butuh nasionalisme inklusif yang mampu mengintegrasikan keberagaman. Tanpa menegasikan identitas agama, budaya, maupun etnis.
Ia menjelaskan, nasionalisme inklusif yang diusung Indonesia berbeda dengan nasionalisme berbasis etnis atau agama tertentu. Seperti yang berkembang di beberapa negara lain. Nasionalisme Indonesia berdiri di atas semangat Pancasila yang mengakomodasi seluruh elemen masyarakat tanpa diskriminasi.
“Islam bukan dari Indonesia, Hindu bukan dari Indonesia, Kristen pun bukan dari Indonesia,” katanya. Tapi semua agama itu, bisa tumbuh dalam konteks kebudayaan Indonesia. Di sinilah pentingnya proses indonesianisasi ajaran. Bukan arabisasi, bukan indiaisasi, bukan westernisasi.
Menurutnya, tantangan geopolitik global saat ini justru menguji ketangguhan nilai-nilai kebangsaan. Ketika banyak negara mengalami fragmentasi identitas, Indonesia berhasil mempertahankan keutuhan berkat fondasi keberagaman yang dijaga melalui pendekatan inklusif dan moderat.
Nasaruddin mencontohkan bagaimana perempuan di Indonesia memiliki akses dan peran publik yang lebih luas dibanding negara-negara di kawasan Timur Tengah. “Pasar-pasar tradisional kita, penjual dan pembelinya banyak perempuan. Masjid kita pun bisa diisi bersama. Ini tidak bisa dipaksakan dengan pendekatan tekstual yang kaku, tapi harus kontekstual,” katanya.
Dalam konteks keislaman, Nasaruddin menekankan bahwa Indonesia dikenal dunia sebagai model Islam moderat yang damai, toleran, dan mampu berdialog dengan demokrasi. Identitas ini menjadi kekuatan tersendiri di tengah meningkatnya ekstremisme global.
“Islam Indonesia bukan Islam pinggiran. Justru kita menjadi cahaya baru dari Timur yang berhasil mempertemukan iman, kebudayaan, dan kemanusiaan,” ujarnya.
Baca Juga: Pemkot Surabaya Anggarkan Penyelesaian Jalan Wiyung Rp 1,9 Triliun, Ditargetkan Selesai 2027
Nasaruddin juga menyinggung pentingnya kesadaran geopolitik dan geostrategis dalam menjaga keberlangsungan negara. Menurutnya, geopolitik tidak boleh dilepaskan dari geodemografi dan geobudaya. Indonesia memiliki keuntungan geografis dan pluralitas budaya yang harus dikelola dengan visi kebangsaan yang kuat.
“Negara kita adalah negara dengan UUD yang jarang diubah. Ini menunjukkan kestabilan. Tapi di sisi lain, kita harus terus memperkuat nilai-nilai bersama agar tidak mudah terpecah,” katanya. Nasionalisme inklusif, lanjutnya, bukan hanya tugas negara. Tetapi juga tanggung jawab umat. Agama harus menjadi energi positif untuk merawat persatuan, bukan alat politik identitas yang memecah belah. (*)
Suasana Job Fair Batam 2022 pada hari kedua yang lebih, Selasa (8/11) foto: Dalil Harahap / Batam Pos
batampos– Bursa kerja bertajuk Job Fair Batam 2025 yang digelar Pemerintah Kota Batam melalui Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) terus mendapat respons positif dari masyarakat. Hingga penutupan pendaftaran pada Rabu (31/7), tercatat 39 perusahaan telah bergabung membuka 1.075 lowongan kerja.
Jumlah perusahaan ini bertambah dari sebelumnya yang hanya 38. Penambahan terjadi sesaat sebelum penutupan pendaftaran, menunjukkan antusiasme tinggi dari kalangan dunia usaha untuk ikut serta dalam menyerap tenaga kerja lokal.
Sementara itu, jumlah pelamar juga meningkat signifikan. Hingga 31 Juli 2025, tercatat 3.995 pencari kerja (pencaker) telah mendaftar secara online, dan jumlahnya masih terus bertambah.
Meski demikian, sejumlah posisi masih belum dilamar, terutama untuk jabatan dengan kualifikasi pendidikan sarjana (S1) dan keahlian teknis. Karena itu, Disnaker Batam memutuskan untuk memperpanjang masa pendaftaran satu hari lagi, yakni hingga Kamis, 1 Agustus 2025.
“Banyak posisi yang belum memiliki pelamar, terutama untuk jenjang pendidikan sarjana dan jabatan teknis. Kami berikan tambahan waktu satu hari agar pencaker yang belum sempat mendaftar bisa segera melengkapi prosesnya. Informasi ini juga telah kami umumkan melalui akun Instagram @disnakerbatam,” kata Plt Kepala Disnaker Batam, Nurul Iswahyuni, Kamis (31/7).
Job Fair Batam 2025 akan dilaksanakan selama tiga hari, yakni 5 hingga 7 Agustus 2025, bertempat di Kampus Universitas Putra Batam (UPB), Tembesi. Kegiatan akan berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 16.00 WIB, dan menggunakan sistem walk-in interview, di mana pelamar dapat langsung bertemu dengan pihak perusahaan yang membuka lowongan.
Nurul menjelaskan, kegiatan ini merupakan bagian dari strategi Pemerintah Kota Batam dalam menekan angka pengangguran dan menciptakan peluang kerja yang luas, khususnya bagi masyarakat lokal.
“Kami fasilitasi pertemuan langsung antara pencari kerja dan perusahaan. Ini kesempatan yang sangat baik untuk mencari pekerjaan sesuai dengan minat dan kompetensi masing-masing,” jelasnya.
Perusahaan-perusahaan yang terlibat dalam kegiatan ini berasal dari berbagai sektor strategis, mulai dari industri manufaktur, elektronik, kesehatan, perbankan hingga jasa. Beberapa di antaranya adalah Caterpillar, Panasonic, RS Awal Bros, Naraya, OSI Electronics, Tunas Karya Indoswasta, McDermott Indonesia, dan banyak lainnya.
Pendaftaran Job Fair dilakukan secara online dan tanpa biaya melalui laman resmi: https://simnaker-batam.id/daftarloker. Para pelamar diminta untuk memantau terus informasi jadwal wawancara, lokasi booth perusahaan, dan pembaruan lainnya melalui tautan tersebut.
“Seluruh proses ini gratis, tidak ada pungutan biaya dalam bentuk apapun. Kami mengimbau pencaker datang dengan pakaian rapi, membawa dokumen lamaran lengkap, dan hadir sesuai jadwal,” tambah Nurul.
Job Fair Batam 2025 juga mendapat dukungan dari PASKER ID (Pusat Pasar Kerja), serta sejumlah mitra swasta seperti Wings, Naraya, Sedaap, Inaraya, dan Sanford.
Bagi pencari kerja yang ingin mendapatkan informasi tambahan terkait tips melamar kerja, daftar perusahaan, atau jadwal walk-in interview, dapat mengikuti media sosial resmi Disnaker Kota Batam, antara lain Instagram @disnakerbatam, @epasarkerjabatam, serta TikTok @disnaker.batam. (*)
batampos– Penyelidikan terhadap kebakaran hebat yang melanda gedung operasional PT Team Metal, kawasan Bintang Industri, Tanjunguncang, terus dilakukan. Kamis (31/7), Kanit Reskrim Polsek Batuaji, Iptu Andi Pakpahan mengungkapkan bahwa polisi telah memeriksa tiga orang saksi terkait insiden tersebut.
Dari hasil pemeriksaan awal, diketahui bahwa di dalam gedung yang terbakar sedang berlangsung pekerjaan pengelasan. Diduga kuat, percikan api dari proses pengelasan menyambar bahan-bahan yang mudah terbakar di sekitar lokasi, sehingga memicu kobaran api yang cepat membesar.
“Dugaan sementara api berasal dari pekerjaan pengelasan yang dilakukan di dalam gedung. Tiga orang saksi yang kami periksa juga memberikan keterangan yang sejalan dengan dugaan awal tersebut,” ujar Iptu Andi.
Gedung yang terbakar merupakan salah satu bangunan operasional utama perusahaan. Akibat kebakaran tersebut, sejumlah peralatan dan material produksi mengalami kerusakan cukup parah. Namun demikian, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.
Saat ini, gedung yang terbakar masih dalam status penyelidikan dan telah dipasangi garis polisi untuk membatasi akses. Polisi masih menunggu hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) lanjutan guna memastikan penyebab pasti kebakaran.
Meski salah satu gedung terbakar, aktivitas operasional PT Team Metal secara keseluruhan tetap berjalan. Pihak perusahaan disebut telah mengalihkan sebagian kegiatan ke gedung lain yang tidak terdampak kebakaran.
“Kami masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut. Untuk saat ini, belum bisa dipastikan apakah ada unsur kelalaian atau murni kecelakaan kerja,” tambah Iptu Andi.
Pihak kepolisian mengimbau agar perusahaan meningkatkan pengawasan dan prosedur keselamatan kerja, terutama dalam aktivitas yang melibatkan potensi api seperti pengelasan. (*)
Bendera dan aksesoris merah putih mulai ramai dijajakan di pinggir jalan Batuaji dan Sagulung. F.Eusebius Sara
batampos – Suasana menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia mulai terasa di sejumlah sudut Kota Batam, khususnya di kawasan Batuaji dan Sagulung. Deretan pedagang musiman tampak menghiasi pinggiran jalan dengan dagangan bernuansa merah putih, mulai dari bendera hingga berbagai macam aksesori perayaan.
Setiap tahunnya, pedagang bendera dan aksesori merah putih ini memang bermunculan mendekati bulan Agustus. Tahun ini, mereka kembali hadir dan mengaku mengalami lonjakan pembeli sejak akhir Juli. Bendera-bendera kecil untuk kendaraan menjadi barang paling laris sejauh ini.
Oni, salah satu pedagang yang menjajakan dagangannya di pinggir Jalan Marina City, mengatakan bahwa antusiasme masyarakat mulai meningkat. “Paling banyak dicari saat ini bendera kecil buat motor dan mobil. Kalau yang untuk rumah dan kantor belum terlalu banyak, biasanya nanti mendekati tanggal 17,” katanya.
Menurut Oni, harga yang ditawarkan cukup bervariasi. Bendera kecil untuk kendaraan dibanderol mulai Rp 5 ribu, sementara paket lengkap bendera dan umbul-umbul untuk kantor atau gedung bisa mencapai Rp 800 ribu, tergantung ukuran dan kualitas bahan.
Hal senada disampaikan oleh Sahrul, pedagang bendera lainnya yang biasa mangkal di Jalan R. Suprapto. Ia menyebutkan bahwa tahun ini dagangannya terbilang lebih cepat diminati dibandingkan tahun lalu. “Baru masuk awal Agustus saja, dagangan saya sudah mulai berkurang. Lumayan laris,” ungkapnya.
Meski semarak di pinggir jalan sudah terasa, namun pemandangan berbeda terlihat di kawasan pemukiman. Mayoritas warga belum mulai menghias rumah mereka dengan atribut kemerdekaan. Hiasan merah putih masih jarang terlihat terpasang di gang-gang atau depan rumah.
Kendati begitu, sejumlah perangkat RT dan RW sudah mulai mengimbau warganya untuk turut serta menyemarakkan perayaan HUT RI. Pemasangan bendera diharapkan sudah dimulai sejak awal Agustus demi menjaga semangat nasionalisme dan rasa hormat terhadap perjuangan bangsa.
Pemerintah daerah pun turut mengeluarkan surat edaran agar seluruh rumah, perkantoran, dan pertokoan memasang bendera merah putih serta atribut kemerdekaan lainnya. Edaran tersebut biasanya berlaku selama sebulan penuh, dari 1 hingga 31 Agustus.
Perayaan HUT RI tahun ini menjadi momen yang spesial karena menandai 80 tahun Indonesia merdeka. Semangat nasionalisme dan kebersamaan diharapkan terus tumbuh di tengah masyarakat, tidak hanya melalui seremoni, tetapi juga partisipasi nyata dalam memeriahkan hari besar bangsa ini.
Dengan antusiasme yang mulai terlihat, diharapkan suasana perayaan kemerdekaan tahun ini dapat berlangsung lebih meriah dan menggugah semangat persatuan seluruh elemen masyarakat di Batam. (*)
Petugas kesehatan saat mengevakuasi ibu hamil dari pulau menuju RSUD Tarempa. Di Anambas 23 desa belum memiliki bidan. F. Tiktok/dr.albar_sp.og
batampos – Sebanyak 23 dari 52 desa di Kabupaten Kepulauan Anambas, Kepulauan Riau, masih belum memiliki bidan. Kondisi ini menjadi tantangan tersendiri dalam pelayanan kesehatan ibu dan anak, terutama bagi ibu hamil yang membutuhkan pemeriksaan rutin dan pendampingan selama kehamilan hingga persalinan.
Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan dan Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan Anambas, Muswandar, menyebut meski belum semua desa memiliki bidan, pelayanan dasar kesehatan tetap dijalankan oleh tenaga medis lain.
“Memang masih ada desa yang belum memiliki bidan, tapi tetap ada tenaga kesehatan lainnya, yakni perawat. Kami juga terus berupaya meningkatkan kualitas bidan yang ada,” ujarnya, Kamis (31/7).
Dinkes Anambas, lanjut Muswandar, secara rutin mengadakan pertemuan bulanan antara puskesmas dan bidan untuk pembinaan dan pelatihan, terutama yang berkaitan dengan kesehatan masyarakat.
“Tiap bulan ada pembinaan dengan puskesmas. Tapi pelatihannya lebih ditekankan ke bidang kesehatan masyarakat,” jelasnya.
Bidan di daerah juga memiliki peran krusial, tidak hanya menangani kehamilan dan persalinan, tetapi juga memberikan imunisasi, edukasi kesehatan reproduksi, hingga menangani kasus medis ringan dan pencatatan data kesehatan di wilayah tugasnya.
Meski masih ada kekurangan, selama dua tahun terakhir tidak ditemukan kasus kematian ibu di wilayah Anambas. Hal ini dinilai sebagai indikator bahwa layanan kesehatan dasar masih berjalan meski dengan keterbatasan. Namun, tantangan geografis masih menjadi kendala utama.
“Jarak puskesmas ke desa-desa cukup jauh, dan harus ditempuh dengan perahu motor atau pompong. Tapi tenaga kesehatan kami tetap berkomitmen memberikan layanan terbaik bagi masyarakat,” tegas Muswandar.
Ke depan, Dinas Kesehatan Anambas akan terus mendorong penambahan bidan di desa-desa yang masih kosong demi memastikan layanan kesehatan ibu dan anak merata di seluruh wilayah kepulauan tersebut. (*)