Jumat, 10 April 2026
Beranda blog Halaman 1351

Pipa 500 mm Bocor Akibat Pergeseran Tanah, BP Batam Ganti Pipa Baja Diganti Pipa PE

0
Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, bersama Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, saat meninjau lokasi kebocoran. (BP Batam untuk Batam Pos)

batampos– BP Batam tengah menggesa perbaikan jaringan pipa air bersih berdiameter 500 milimeter yang mengalami kebocoran di kawasan Hotel Vista. Kebocoran ini terjadi akibat pergeseran tanah dan berdampak pada gangguan suplai air bersih di sejumlah wilayah sekitarnya.

Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, menyampaikan permintaan maaf kepada warga atas terganggunya layanan air bersih. Pihaknya telah mengambil langkah cepat agar suplai air bisa kembali normal dalam waktu dekat.

“BP Batam berkomitmen untuk menyelesaikan gangguan ini secepatnya. Saat ini perbaikan jaringan pipa tengah dilakukan oleh Badan Usaha SPAM, Fasilitas dan Lingkungan,” katanya, usai melakukan peninjauan di lokasi, Senin (7/7).

BACA JUGA: Ada Pekerjaan Perbaikan Pipa di Depan Hotel Vista, Waspadai Gangguan Layanan

Daerah terdampak akibat kebocoran ini meliputi kawasan Tanjunguma, Perumahan Sandona, Baloi View, dan sekitarnya. Di beberapa titik, tekanan air menurun drastis hingga suplai air bersih terhenti.

Menurut Tuty, perbaikan dilakukan dengan mengganti pipa lama berbahan baja dengan pipa Polyethylene (PE) yang dinilai lebih fleksibel dan tahan terhadap pergeseran tanah. Itu diharapkan dapat meminimalisir potensi kebocoran serupa di masa mendatang.

Untuk membantu warga yang terdampak lebih dari 24 jam, BP Batam melalui Air Batam Hilir menyiapkan armada mobil tangki air bersih. Warga yang membutuhkan dapat mengoordinasikan permintaan melalui Ketua RT/RW atau perangkat kelurahan.

“Kami siap mendistribusikan air bersih melalui mobil tangki bagi pelanggan terdampak. Koordinasi bisa dilakukan secara kolektif dan kami layani melalui call center resmi Air Batam Hilir,” kata dia.

Layanan pengaduan dan permintaan tangki air dapat diakses melalui berbagai saluran resmi BP Batam, termasuk call center, media sosial, dan situs resmi. Perbaikan kemungkinan selesai dalam waktu singkat sehingga suplai air bersih bisa kembali normal dan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi. (*)

Reporter: Arjuna

 

Artikel Pipa 500 mm Bocor Akibat Pergeseran Tanah, BP Batam Ganti Pipa Baja Diganti Pipa PE pertama kali tampil pada Metropolis.

Pipa 500 mm Bocor Akibat Pergeseran Tanah, BP Batam Ganti Pipa Baja Diganti Pipa PE

0
Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, bersama Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, saat meninjau lokasi kebocoran. (BP Batam untuk Batam Pos)

batampos– BP Batam tengah menggesa perbaikan jaringan pipa air bersih berdiameter 500 milimeter yang mengalami kebocoran di kawasan Hotel Vista. Kebocoran ini terjadi akibat pergeseran tanah dan berdampak pada gangguan suplai air bersih di sejumlah wilayah sekitarnya.

Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, menyampaikan permintaan maaf kepada warga atas terganggunya layanan air bersih. Pihaknya telah mengambil langkah cepat agar suplai air bisa kembali normal dalam waktu dekat.

“BP Batam berkomitmen untuk menyelesaikan gangguan ini secepatnya. Saat ini perbaikan jaringan pipa tengah dilakukan oleh Badan Usaha SPAM, Fasilitas dan Lingkungan,” katanya, usai melakukan peninjauan di lokasi, Senin (7/7).

BACA JUGA: Ada Pekerjaan Perbaikan Pipa di Depan Hotel Vista, Waspadai Gangguan Layanan

Daerah terdampak akibat kebocoran ini meliputi kawasan Tanjunguma, Perumahan Sandona, Baloi View, dan sekitarnya. Di beberapa titik, tekanan air menurun drastis hingga suplai air bersih terhenti.

Menurut Tuty, perbaikan dilakukan dengan mengganti pipa lama berbahan baja dengan pipa Polyethylene (PE) yang dinilai lebih fleksibel dan tahan terhadap pergeseran tanah. Itu diharapkan dapat meminimalisir potensi kebocoran serupa di masa mendatang.

Untuk membantu warga yang terdampak lebih dari 24 jam, BP Batam melalui Air Batam Hilir menyiapkan armada mobil tangki air bersih. Warga yang membutuhkan dapat mengoordinasikan permintaan melalui Ketua RT/RW atau perangkat kelurahan.

“Kami siap mendistribusikan air bersih melalui mobil tangki bagi pelanggan terdampak. Koordinasi bisa dilakukan secara kolektif dan kami layani melalui call center resmi Air Batam Hilir,” kata dia.

Layanan pengaduan dan permintaan tangki air dapat diakses melalui berbagai saluran resmi BP Batam, termasuk call center, media sosial, dan situs resmi. Perbaikan kemungkinan selesai dalam waktu singkat sehingga suplai air bersih bisa kembali normal dan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi. (*)

Reporter: Arjuna

 

Artikel Pipa 500 mm Bocor Akibat Pergeseran Tanah, BP Batam Ganti Pipa Baja Diganti Pipa PE pertama kali tampil pada Metropolis.

Polri Minta Anggaran Sebesar Rp 173,4 Triliun untuk Kinerja Strategis 2026, Naik Rp 46,8 Triliun dari Tahun Lalu

0
Ilustrasi Polri.

batampos – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mengajukan usulan anggaran sebesar Rp 173,4 triliun untuk mendukung pelaksanaan rencana kerja dan kebutuhan operasional institusi pada tahun anggaran 2026. Anggaran tersebut disampaikan melalui surat Kapolri kepada Menteri Keuangan dan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas.

Asisten Kapolri Bidang Perencanaan Umum dan Anggaran (Asrena Kapolri) Komjen Pol Wahyu Hadiningrat menjelaskan, besaran usulan tersebut mengalami kenaikan signifikan.

“Pagu indikatif RK/AKL tahun anggaran 2026, guna mendukung rencana kerja Polri, Polri telah mengusulkan kebutuhan anggaran sebesar Rp 173,4 triliun. Usulan tersebut mengalami kenaikan sebesar Rp 46,8 triliun atau meningkat 37 persen dibandingkan alokasi APBN Polri tahun anggaran 2025 sebesar Rp 126,6 triliun,” kata Wahyu saat rapat bersama Komisi III DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (7/7).

Wahyu merinci, peningkatan anggaran ini terbagi dalam tiga jenis belanja utama. Menurutnya, anggaran belanja pegawai sebesar Rp 64,9 triliun dengan kenaikan sebesar Rp 5,5 triliun atau 9,32 persen.

Selain itu, anggaran belanja barang sebesar Rp 47,6 triliun naik sebesar Rp 13,5 triliun atau 39,74 persen. Sedangkan anggaran belanja modal sebesar Rp 60,8 triliun meningkat sebesar Rp 27,7 triliun atau 83,89 persen.

Namun, pagu indikatif yang telah ditetapkan pemerintah untuk Polri tahun 2026 jauh lebih rendah dari usulan tersebut. “Pagu indikatif Polri tahun 2026 telah ditetapkan sebesar Rp 109,6 triliun,” ungkap Wahyu.

Ia menambahkan, terdapat selisih signifikan antara usulan kebutuhan anggaran Polri dan pagu indikatif yang ditetapkan.

“Belanja pegawai ditetapkan sebesar Rp 60,1 triliun atau menurun 7,43 persen sebesar Rp 4,8 triliun dari usulan. Belanja barang sebesar Rp 33,7 triliun atau menurun 29,11 persen sebesar Rp 13,8 triliun dari usulan. Sementara belanja modal hanya sebesar Rp 15,7 triliun atau menurun 74,12 persen sebesar Rp 45,1 triliun,” jelasnya.

Lebih lanjut, Komjen Wahyu menegaskan bahwa kekurangan pagu tersebut berpotensi menghambat capaian target prioritas nasional dan reformasi birokrasi yang diemban Polri. Ia berharap adanya pembahasan lanjutan dengan kementerian terkait agar kebutuhan anggaran 2026 dapat dipenuhi secara proporsional dan realistis sesuai tugas-tugas strategi. (*) 

Sumber; JP Group

Artikel Polri Minta Anggaran Sebesar Rp 173,4 Triliun untuk Kinerja Strategis 2026, Naik Rp 46,8 Triliun dari Tahun Lalu pertama kali tampil pada News.

Dua Pengendara Tewas Tabrak Bundaran Dompak, PJU Mati Jadi Sorotan

0
Kondisi satu diantara bundaran yang ada di kawasan Dompak Tanjungpinang, Senin (7/7). F. Mohamad Ismail/Batam Pos.

batampos – Penerangan Jalan Umum (PJU) di kawasan Dompak, Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau dikeluhkan warga usai terjadi kecelakaan maut yang menewaskan dua pengendara motor, Minggu (6/7) subuh.

Kedua korban, AR (30) dan HI (36), tewas di tempat setelah menabrak bundaran dekat sirkuit non permanen Dompak yang gelap gulita tanpa lampu penerangan.

Minimnya PJU di kawasan ini disebut-sebut sebagai salah satu pemicu utama kecelakaan. Tak hanya gelap, sejumlah bundaran di Dompak juga belum memiliki pembatas jalan yang memadai.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kepri, Rodyantara, mengakui kondisi PJU yang belum berfungsi optimal. Ia menyebut akan segera memperbaiki serta menambah titik lampu di sejumlah lokasi rawan.

“Ke depan akan kami tambahkan titik PJU yang belum terpasang. Yang sudah terpasang tapi tidak berfungsi juga akan segera kami perbaiki,” kata Rodyantara, Senin (7/7).

Rodyantara mengatakan desain bundaran sebenarnya telah sesuai standar, termasuk adanya kanstin dan rambu penanda. Namun ia tidak menampik penerangan memang masih jadi persoalan.

“PJU memang belum maksimal di beberapa titik, itu yang akan kami benahi,” tambahnya.

Sementara itu, Kanit Gakkum Satlantas Polresta Tanjungpinang, Ipda Werry Wilson Marbun, menyebut kecelakaan akibat menabrak bundaran baru pertama kali terjadi.

“Kalau kecelakaan di kawasan Dompak memang sudah sering. Tapi kalau yang sampai nabrak bundaran, ini pertama kali,” ujarnya.

Pemprov Kepri mengimbau pengguna jalan untuk tetap waspada dan berhati-hati, terutama saat melintas malam hari di kawasan yang penerangannya belum maksimal. (*)

Reporter: M. Ismail

Artikel Dua Pengendara Tewas Tabrak Bundaran Dompak, PJU Mati Jadi Sorotan pertama kali tampil pada Kepri.

Kasus Pencurian dan Pengancaman Dominasi SPDP di Kejari Lingga Semester Pertama 2025

0
Kantor Kejaksaan Negeri Lingga. F. Vatawari/Batam Pos

batampos – Kejaksaan Negeri (Kejari) Lingga mencatat sebanyak 14 Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) telah masuk selama semester pertama 2025.

Data ini menunjukkan tren penanganan perkara yang cukup aktif dibandingkan total 37 SPDP yang diterima sepanjang tahun 2024.

Kepala Seksi Pidana Umum (Kasi Pidum) Kejari Lingga, Dhonny Armandos menyebut, mayoritas perkara yang masuk sepanjang Januari hingga Juli 2025 didominasi tindak pidana pencurian dan pengancaman.

“Untuk semester pertama, kami menerima 14 SPDP. Rinciannya dua perkara pencabulan, tiga pencurian, dua narkotika, dua pengancaman, serta masing-masing satu kasus penipuan dan tindak pidana lainnya,” ujar Dhonny saat ditemui di kantornya, Senin (7/7).

Ia menambahkan, dua kasus yang paling menonjol dan menyita perhatian publik adalah penipuan BNI Life dan pengancaman. Kedua perkara tersebut dinilai memiliki dampak sosial yang signifikan.

“Kasus penipuan BNI Life mendapat perhatian karena menyangkut kerugian masyarakat, sementara pengancaman menimbulkan keresahan di tengah warga,” jelasnya.

Meski belum merinci identitas tersangka dan detail modus operandi, Kejari Lingga memastikan bahwa seluruh perkara tersebut tengah diproses sesuai hukum yang berlaku.

Dhonny juga menegaskan komitmen kejaksaan dalam menuntaskan setiap perkara secara transparan, akuntabel, dan berpihak pada rasa keadilan masyarakat.

“Kami terus mendorong masyarakat agar tidak ragu melapor jika menjadi korban tindak pidana. Penegakan hukum tidak akan maksimal tanpa partisipasi publik,” pungkasnya. (*)

Reporter: Vatawari

Artikel Kasus Pencurian dan Pengancaman Dominasi SPDP di Kejari Lingga Semester Pertama 2025 pertama kali tampil pada Kepri.

Disdik Batam Buka Pendaftaran Tambahan, Fokus Pemerataan Sekolah Negeri

0
Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam, Tri Wahyu Rubianto. Foto. Azis Maulana/ Batam Pos

batampos – Dinas Pendidikan Kota Batam masih membuka layanan pendaftaran tambahan murid baru di Gedung Gurindam, Senin (7/7), khusus bagi calon siswa SD dan SMP yang belum mendaftar sama sekali. Meski demikian, penempatan hanya bisa dilakukan di sekolah negeri yang masih memiliki kuota tersisa.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam, Tri Wahyu Rubianto menegaskan, semua calon murid tetap diakomodir, asalkan bersedia ditempatkan di sekolah yang belum penuh. “Sebenarnya semua bisa kita tampung, tapi harus mau ditempatkan di sekolah yang masih bisa diisi. Tidak bisa memaksakan diri ke sekolah yang sudah penuh,” ujarnya.

Tri mengungkapkan, hingga hari ini masih ada orang tua yang bertahan agar anaknya masuk ke sekolah pilihan awal, meskipun daya tampung sekolah tersebut telah penuh. Kondisi ini menurutnya menjadi tantangan tersendiri dalam upaya pemerataan.

“Kita terus beri pemahaman bahwa setiap sekolah negeri ada batas kuota. Kalau sudah penuh, tidak boleh lagi ada tambahan. Pemerataan penempatan adalah bentuk keadilan untuk semua siswa,” jelasnya.

Baca Juga: Sekolah Swasta Jadi Solusi Pemerataan, Pemko Batam Siapkan Bantuan Pendidikan

Disdik Batam telah mengarahkan calon siswa ke berbagai sekolah yang masih memiliki ruang, sesuai wilayah domisili masing-masing. Contohnya di Sei Beduk, siswa diarahkan ke SDN 16 dan SDN 58 sebagai bagian dari pemerataan sekolah negeri.

“Hari ini kita fokus melayani mereka yang belum mendaftar sama sekali. Tapi sekali lagi, penempatannya tidak bisa pilih sekolah sendiri. Harus ikut aturan dan pemerataan,” tegas Tri.

Dalam upaya mengatasi keterbatasan daya tampung sekolah negeri, Tri juga mengimbau kepada orang tua yang mampu secara ekonomi untuk mempertimbangkan menyekolahkan anaknya di sekolah swasta. Hal ini agar peluang lebih terbuka bagi siswa dari keluarga tidak mampu untuk masuk ke sekolah negeri.

“Bagi orang tua yang secara ekonomi mampu, kami sarankan mempertimbangkan sekolah swasta. Ini akan sangat membantu pemerataan dan mengurangi tekanan di sekolah negeri,” katanya.

Pemerintah sendiri tengah menyiapkan skema bantuan biaya pendidikan bagi siswa dari keluarga kurang mampu yang masuk ke sekolah swasta. Bantuan ini sedang digodok bersama pihak sekolah swasta dan dinas terkait.

“Kita sedang atur skemanya. Bantuan untuk siswa tidak mampu di sekolah swasta sedang dalam proses pemetaan. Kategori mampu dan tidak mampu akan jadi dasar pemberian bantuan,” tambahnya.

Sejak pekan lalu, lebih dari seribu calon murid tercatat belum tertampung di sekolah negeri akibat kendala administrasi dan keterbatasan kuota. Melalui posko di Gedung Gurindam, Disdik Batam terus memfasilitasi pendaftaran tambahan hingga Jumat pekan ini.

Dengan pendekatan pemerataan dan dukungan bantuan pendidikan, Pemko Batam menargetkan seluruh anak usia sekolah di Batam tetap dapat melanjutkan pendidikan tanpa terkendala lokasi atau ekonomi. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Artikel Disdik Batam Buka Pendaftaran Tambahan, Fokus Pemerataan Sekolah Negeri pertama kali tampil pada Metropolis.

Ratusan Warga Tempuh Jalur Hukum atas Dugaan Penipuan Kavling oleh PT Erracipta Karya Sejati

0
Lokasi lahan kosong yang disebut sebagai  lapak kaveling yang dijual belikan. Foto. Eusebius Sara/ Batam Pos

batampos — Kasus dugaan penipuan jual beli kavling oleh PT Erracipta Karya Sejati terus bergulir. Senin (7/7), Lurah Seibinti, Jamil, mengungkapkan bahwa perusahaan tersebut memang pernah menyampaikan rencana pematangan lahan kepada pihak kelurahan pada tahun 2022. Namun, saat diminta menunjukkan legalitas lahan, pihak perusahaan hanya mengklaim bahwa dokumen perizinan sedang diproses di BP Batam.

“Saat itu mereka hanya sampaikan mau clearing lahan. Kami tanya dokumen legalitas dan peruntukannya, tapi mereka bilang masih proses. Setelah itu, kami dengar mulai ada transaksi jual beli kavling,” ujar Jamil.

Jamil mengatakan, pihak kelurahan telah berulang kali mengingatkan masyarakat agar tidak tergiur tawaran kavling murah tanpa kejelasan status hukum. Ia menegaskan bahwa program Kavling Siap Bangun (KSB) dari BP Batam sudah dihentikan sejak tahun 2016. “Kami sudah ingatkan warga. Kalau ada yang tawarkan lahan, silakan cek dulu ke BP Batam, apakah benar punya legalitas atau tidak,” tegasnya.

Baca Juga: Kaveling Bodong: Masalah Lama, Korban Baru

Setelah pertemuan mediasi yang digelar Minggu (6/7) kemarin, puluhan warga korban penipuan sepakat akan menempuh jalur hukum. Mereka berencana mengajukan laporan resmi ke Polresta Barelang agar kasus ini bisa diusut tuntas dan pelaku diproses secara hukum.

“Saya mendukung langkah warga untuk melapor ke polisi. Supaya ada kejelasan dan tidak semakin banyak korban. Ini penting sebagai bentuk perlindungan masyarakat,” ujar Jamil.

Sementara itu, Henni, salah satu korban, menyatakan bahwa laporan resmi akan disampaikan ke Polresta Barelang pada Selasa (8/7). “Kami sudah sepakat. Semua korban akan datang bersama-sama. Totalnya ada sekitar 200 orang,” ujarnya.

Henni menambahkan, sebagian besar korban mengalami kerugian antara Rp30 juta hingga Rp140 juta per orang. Lahan yang dibeli berada di tiga lokasi: belakang Kantor Lurah Seibinti, belakang SP Plaza, dan kawasan Tembesi. Namun hingga kini, tak satu pun lokasi tersebut menunjukkan tanda-tanda pembangunan.

Korban juga mengaku sempat percaya karena proses transaksi dilakukan secara formal, lengkap dengan kwitansi dan surat perjanjian yang mengatasnamakan PT Erracipta Karya Sejati. Nama Restu Joko Widodo tercantum dalam dokumen sebagai penanggung jawab, dan seorang pria bernama Joko diduga menjadi perantara utama penjualan.

Namun hasil penelusuran di lapangan menunjukkan lahan yang dijanjikan masih berupa kebun milik warga, dan tidak masuk dalam alokasi pemukiman dari BP Batam. Tidak ada aktivitas pembangunan ataupun papan proyek di lokasi-lokasi tersebut.

Kini, warga berharap laporan yang mereka ajukan bisa segera ditindaklanjuti aparat hukum. Mereka mendesak agar pelaku penipuan segera ditangkap dan ada kepastian hukum terkait uang yang telah mereka setorkan. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Artikel Ratusan Warga Tempuh Jalur Hukum atas Dugaan Penipuan Kavling oleh PT Erracipta Karya Sejati pertama kali tampil pada Metropolis.

Tradisi Bubur Syuro Warnai Peringatan 100 Tahun Masjid Baiturrahim Tarempa

0
Wakil Bupati Anambas, Raja Bayu mencicipi bubur syuro dalam peringatan 100 hari Masjid Jami’ Baiturrahim Tarempa. F. Ihsan Imaduddin/Batam Pos.
Wakil Bupati Anambas, Raja Bayu mencicipi bubur syuro dalam peringatan 100 tahun Masjid Jami’ Baiturrahim Tarempa. F. Ihsan Imaduddin/Batam Pos.

batampos – Tradisi makan bubur syuro mewarnai peringatan 100 tahun Masjid Jami’ Baiturrahim di Tarempa, Kabupaten Kepulauan Anambas, Senin (7/7).

Tradisi ini menjadi simbol kebersamaan dan syukur warga atas perjalanan seabad salah satu masjid tertua di daerah tersebut.

Sejak pagi, masyarakat berbondong-bondong datang ke halaman masjid untuk mengikuti doa selamat sekaligus menikmati bubur syuro yang dimasak secara gotong royong.

Bubur khas ini memang selalu hadir dalam momen penting keagamaan dan adat, sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai kebersamaan dan kearifan lokal.

“Bubur syuro ini bukan hanya makanan, tapi simbol kebersamaan. Setiap momen besar, masyarakat berkumpul dan masak bersama. Inilah bentuk syukur dan solidaritas,” ujar Ardhan, Ketua Pengurus Masjid Baiturrahim.

Wakil Bupati Anambas, Raja Bayu, yang turut hadir dalam acara tersebut menyampaikan apresiasinya atas terjaganya tradisi dan kekompakan masyarakat dalam memakmurkan masjid. Ia berharap semangat kebersamaan seperti ini terus dijaga lintas generasi.

“Tradisi seperti bubur syuro ini penting untuk dirawat. Ia mengajarkan kita nilai-nilai gotong royong dan kebersamaan dalam bingkai keislaman,” ujarnya.

Peringatan 100 tahun Masjid Baiturrahim juga menjadi refleksi sejarah dan perjuangan para pendahulu. Masjid ini telah lama menjadi pusat aktivitas ibadah dan sosial warga Tarempa.

Dalam usianya yang genap seabad, pengurus dan masyarakat bertekad menjadikan masjid sebagai ruang dakwah dan pendidikan yang lebih kuat ke depan. (*)

Reporter: Ihsan Imaduddin

Artikel Tradisi Bubur Syuro Warnai Peringatan 100 Tahun Masjid Baiturrahim Tarempa pertama kali tampil pada Kepri.

SMAN 27 Batam Akan Diubah Menjadi SMKN 12, Jawab Lonjakan Minat ke Sekolah Kejuruan

0
SMAN 27 Batam di kawasan Batuaji yang akan menjadi SMKN 12. Foto. Eusebius Sara/ Batam Pos

batampos — Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Riau (Disdik Kepri) berencana mengubah SMAN 27 Batam di kawasan Batuaji menjadi SMKN 12. Langkah ini diambil untuk mengurai penumpukan siswa baru yang tidak tertampung di sejumlah SMK Negeri favorit seperti SMKN 1 dan SMKN 5 Batam.

Kepala Cabang Disdik Kepri wilayah Batam, Kasdianto, menyebut rencana tersebut sudah masuk dalam skema SPMB tahun ajaran 2025/2026. Bahkan, penerimaan siswa SMKN 12 sudah mulai diakomodir lewat posko penyaluran siswa baru. “Itu memang sudah diwacanakan. Tapi kepastian dan teknisnya nanti dari Pak Kadisdik Kepri,” ujarnya, Senin (7/7).

Menurutnya, tingginya minat masyarakat terhadap SMK membuat daya tampung di sekolah-sekolah tertentu membludak. Sementara itu, sekolah negeri lainnya terutama SMA masih memiliki kuota. Karena itu, Disdik Kepri membuka posko pemerataan siswa di empat titik sekolah untuk membantu penyaluran calon peserta didik.

Baca Juga: Respons Kebutuhan Pendidikan Vokasi, Gubernur Ansar Dukung Konversi SMA di Batam Jadi SMK

Posko ini dibuka sejak 3 hingga 5 Juli lalu di SMAN 1 Batam, SMAN 5 Batam, SMKN 7 Batam, dan SMAN 16 Batam. Tujuannya agar lulusan SMP/MTs yang tidak lolos PPDB reguler tetap bisa mendapatkan sekolah negeri yang tersedia sesuai zonasi.

Kepala Disdik Kepri, Andi Agung, menegaskan bahwa pemerintah bertanggung jawab memastikan seluruh lulusan SMP mendapat akses pendidikan yang merata. “Tidak boleh ada siswa yang kehilangan hak atas pendidikan karena keterbatasan daya tampung,” katanya. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Artikel SMAN 27 Batam Akan Diubah Menjadi SMKN 12, Jawab Lonjakan Minat ke Sekolah Kejuruan pertama kali tampil pada Metropolis.

Pemprov Kepri Wacanakan Pinjam Dana ke PT SMI untuk Bangun Jalan dan Rumah Sakit

0
Sekretaris Daerah Provinsi Kepri, Adi Prihantara. F. Mohamad Ismail/Batam Pos

batampos – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) mewacanakan peminjaman dana ke PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) untuk membiayai sejumlah proyek pembangunan infrastruktur di daerah.

Uang hasil pinjaman ini rencananya akan digunakan untuk perbaikan jalan, fasilitas rumah sakit, hingga pelantar amblas.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kepri, Adi Prihantara, menyebut pihaknya telah menggelar pertemuan dengan PT SMI pada Senin (7/7) di Kantor Gubernur Kepri, Dompak, Tanjungpinang. Pertemuan itu membahas mekanisme dan skema pinjaman yang dimungkinkan.

“Baru sebatas pembahasan teknis, belum ke angka pasti. Kita ingin tahu dulu alurnya seperti apa,” ujar Adi kepada wartawan.

Adi menegaskan, rencana ini masih dalam tahap konsultasi dan belum final. Menurutnya, pinjaman ke PT SMI akan diambil jika pemerintah daerah kesulitan mengeksekusi pembangunan dalam waktu dekat karena keterbatasan anggaran.

“Kalau secara fiskal tidak memungkinkan dilakukan dalam waktu dekat, ya kita cari solusi. Pinjaman ini bisa jadi alternatif untuk percepatan pembangunan yang manfaatnya langsung ke masyarakat,” jelasnya.

Sejumlah proyek yang mungkin akan didanai lewat skema pinjaman ini antara lain perbaikan Pelantar I Tanjungpinang yang amblas, sejumlah ruas jalan rusak, serta pengadaan utilitas rumah sakit di Kepri.

Namun, berapa nilai pinjaman yang bakal diajukan masih belum ditentukan. “Untuk nilainya belum, ini masih tahap konsultasi. Mungkin tahun depan baru bisa difinalkan,” tutup Adi. (*)

Reporter: M. Ismail

Artikel Pemprov Kepri Wacanakan Pinjam Dana ke PT SMI untuk Bangun Jalan dan Rumah Sakit pertama kali tampil pada Kepri.