Minggu, 5 April 2026
Beranda blog Halaman 13512

Anak Batam Harus Kuasai Bahasa Inggris

0
Nyat Kadir (kiri) dan Rudi SE

batampos.co.id –  Lembaga Adat Melayu (LAM) Kota Batam menggelar musyawarah daerah (Musda) ke IV di Gedung LAM, Batamcenter, Sabtu (25/3) pagi. Kegiatan itu diikuti 72 peserta yang tediri dari unsur LAM Kecamatan, Kota dan Propinsi.

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi yang membuka resmi Musda LAM berharap pemilihan Ketua LAM dapat berjalan lancar. Ia berharap pemimpin LAM kedepannya dapat lebih mengangkat marwah Melayu.

“Kita dukung pemimpin yang memenuhi syarat. Karena besar harapan kita marwah Melayu bisa lebih diangkat,” kata Rudi saat memberi kata sambutan.

Tak hanya itu, Rudi juga berharap kedepannya anak-anak Batam bisa lebih menguasai bahasa Inggris. Sehingga bisa dengan mudah mendapatkan pekerjaan yang baik di luar negeri, seperti dibidang perhotelan dan pariwisata.

“Kalau di Dubai pekerjaan perhotelan banyak diisi oleh orang Philipina. Kedepannya kita harap bisa diisi oleh anak kita. untuk itu satu, kuasai bahasa Inggris,” terang Rudi lagi.

Sementara itu, Ketua LAM Kota Batam Nyat Kadir mengatakan semua adat istiadat budaya harus dihargai untuk memajukan Batam. Pembangunan Batam juga harus dikawal dan menghindari terjadinya gesekan yang bersumber dari media sosial.

“Kita kawal Batam, agar tidak ada gesekan, apa lagi sekarang era globalisasi era Medsos,” kata Nyat dalam kata sambutan.

Menurut dia, sesuai fungsinya sebagai pelestari adat istiadat Budaya Melayu, LAM Kota Batam telah menerbitkan 7 Buku diantaranya;

  • Adat Istiadat Perkawinaan Melayu Batam,
  • Meneroka Upacara Peralihan Kehidupan Orang  Melayu Batam.
  • Prosesi Tepuk Tepung Tawar, Ensiklopedia Melayu Hubungkaitnya dengan Batam,
  • Pakaianan Tradisional Melayu Batam,
  • Pengobatan Tradisional Melayu Batam,
  • Masakan Tradisonal Melayu Batam.

“Kita akan sebarkan ke sekolah-sekolah. Kami berharap ada tanggapan seperti dengan jemput bola,  agar budaya melayu diperkuat di Sekolah  ” terang Nyat.

Musda LAM Kota Batam beragenda  laporan pertanggungjawab pengurus LAM Kota Batam  periode  2011-2016 dan pemilihan ketua LAM Kota Batam  2017-2022.

Serta pengesahan program kerja  yang berdasarkan tujuan LAM untuk melestarikan Adat istiadat melayu. Yang mana tujuannya untuk memayungi semua adat istiadat lain yang ada di Kota  di Batam dan  memberikan masukan kepada  Pemko Batam.

Dalam hal  pembangunan  fisik dan non fisik agar  ada keselesaraan unsur budaya melayu.(she)

Walikota Batam ingin Kendaraan di Batam Dikenai PPN, Dalihnya Tekan Jumlah Kendaraan

0
Lalulintas di Simpang Rujak, Seraya Atas. Foto: Dalil Harahap/ Batam Pos

batampos.co.id – Walikota Batam Rudi menyampaikan harapan ke Dewan Kawasan (DK) agar pungutan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) untuk kendaraan di Batam sama dengan daerah lain. Hal ini dilakukan guna menekan angka kemacetan di Batam.

“Kendaraan yang tidak diambil PPN, yang tidak ada korelasinya dengan pertumbuhan ekonomi Kota Batam, kalau boleh disamakan saja dengan daerah lain. Mobil dan motor boleh masuk tapi tidak boleh dihilangkan PPN-nya,” kata Rudi, Jumat (24/3) siang.

Menurutnya, jika harapannya tersebut terkabul, tentu akan mengurangi petumbuhan kendaraan di Batam penyebab kemacetan. Pasalnya jika tidak segera ditangani masalah kemacetan akan terus meningkat.

“Kalau tidak dihentikan, terus jalan kita diperlebar, sepuluh  tahun diperkirakan Batam ini macet total,” ujarnya.

Terlepas soal PPN, dia juga berharap ke pemerintah pusat agar status Rempang Galang (relang) segera dibuka.

“Dengan begitu, minimal 30 persen warga akan ke sana, artinya kendaraan juga akan ke sana,” ucapnya.

Harapan Rudi, diamini oleh anggota DPR RI daerah pemilihan Kepri Nyat Kadir. Menurutnya, Ini perlu dilakukan lebih awal, mengingat di kota-kota besar di Indonesia pertumbuhan kendaraan tak terkendali, seperti di Jakarta.

“Ini ide yang bagus menurut saya, memang pada mulanya akan pro kontra, tapi manfaatnya nanti itu. Kita ini overload, tidak sesuai dengan laju pertumbuhan kendaraan, saya kira itu benar dikenakan pajak,” kata Nyat.

Dia berpendapat, di Indonesia tidak cukup berani mengambil tindakan untuk menekan pertumbuhan kendaraan. Ini berbeda jika dibanding dengan negara tetangga seperti Singapura yang memberlakukan pajak tinggi.

“Ini kita semau-maunya karena ini tak dikenakan pajak yang tinggi,” ujarnya.

Untuk itu, dia akan mengajukan harapan tersebut ke pemerintah pusat.

“Saya akan sampaikan, usul yang bagus saya akan sampaikan,” pungkas Nyat. (cr13)

Pemko Berencana Bikin Jalan Lingkar Luar

0

batampos.co.id – Pemerintah Kota Batam berencana membangun jalan lingkar luar atau ring road yang menghubungkan Patamlestari, Sekupang menuju Jodoh, Nagoya tahun ini.

Jalan yang melingkari pusat kota ini berfungsi untuk mengalihkan sebagai arus lalu lintas.

“Iya ini salah satu cara untuk mengatasi kemacetan di Batam,” kata Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, Jumat (24/3) lalu.

Amsakar mengatakan untuk pembangunan jalan ini, membutuhkan dana yang cukup besar, oleh karena itu Pemko Batam akan mencoba meminta bantuan ke pusat.

“Kalau hanya APBD pembangungan membutuhkan waktu 10- 15 tahun. Nah dengan adanya bantuan APBN kita bisa kejar pembangunan ini,” ujar mantan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Batam ini.

Pria berkacamata ini menambahkan tahun ini pemerintah akan fokus untuk mengurai kemacetan dari Sekupang ke Nagoya Jodoh jika jalan lingkar itu terwujud.

“Yang jelas tahun ini kita sudah mulai proses awal, karena anggaran terbatas pembangunan akan dilanjutkan 2018 nanti,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Bina Marga Kota Batam, Yumasnur mengatakan pembangunan jalan yang membentang sepanjang kurang lebih 4 kilometer itu diharapkan bisa menjadi solusi dalam mengurai kemacetan.

“Pembangunanya akan dilakukan bertahap. Saat ini kami telah meninjau lokasi yang akan dibangun,” kata Yumasnur.

Ide serupa pernah diungkap oleh BP Batam.

Kepala Badan Pengusahaan Kawasan (BP) Batam, kala itu, Mustofa Widjaja mengatakan BP akan segera membangun jalan lingkar atau ring road di Batam. Tujuannya untuk mengurai arus berbagai jenis kendaraan yang kini masih terfokus di jalan-jalan protokol.

“Kami akan bangun ring road dari Batam Center ke Nongsa, “kata Mustofa.

“Jalan lingkar luar Pulau Batam terutama Batam Centre ke Nongsa mengantisipasi terus bertambahnya kendaraan dan ancaman kemacetan arus lalu lintas,” kata Kepala BP Batam Mustofa Widjaja di Batam.

Ia mengatakan, meskipun daerah milik jalan (ROW) masih memungkinkan untuk penambahan lajur, namun jalan lingkar dibutuhkan sebagai alternatif pengendara.

“Seluruh jalan di Batam dirancang agar bisa dilebarkan tanpa melakukan pembebesan lahan. Lahannya sudah disiapkan dari awal, namun jalan lingkar juga dibutuhkan, mengingat pertumbuhan kendaraan sangat pesat,” kata dia.

Selain pada jalur pinggir pantai dari pusat pemerintahan Batam Centre-Nongsa, jalan lingkar juga akan dibangun di kawasan-kawasan lain dengan tujuan yang sama.

“Kami juga akan memisahkan jalan bagi kendaraan pribadi dengan kendaraan berat yang memuat barang-barang kebutuhan industri dengan membangun jalan tol,” kata Mustofa.

(cr17)

Penjelasan Resmi Kepala Imigrasi Batam tentang Stop Pelayanan Paspor

0

batampos.co.id – Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Batam menghe-ntikan pelayanan pembuatan paspor baik paspor baru maupun paspor perpanjangan hingga pertengahan pekan depan.

Pelayanan dihentikan karena petugas tidak bisa memasukkan data pemohon ke data base Dirjen Imigrasi mulai Sabtu (25/3).

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Batam, Teguh Prayitno mengungkapkan, penghentian pelayanan itu hanya bersifat sementara dan khusus untuk input data pemohon ke server. Sedangkan pelayanan pengajuan berkas tetap dilayani saat jam dinas.

Saat ini menurut Teguh, Dirjen Imigrasi tengah memperbaiki pusat data (server) keimigra-sian yang dengan tujuan untuk memperlancar pelayanan nanti karena server yang ada saat ini telah usang  dan lemot setiap input data.

“Pergantiannya mulai hari ini, di pusat bukan kami (Batam,red),” ujar Teguh kepada Batam Pos.

Menurut Teguh, pergantian server dan penyimpanan database paspor ini, membutuhkan waktu tiga hari. Bila dihitung pengerjaan dari Sabtu, maka diperkirakan pada Senin (27/3) baru selesai.

Tapi ia menduga, server tersebut belum tentu bekerja sepenuhnya. Sehingga membutuhkan waktu penyesuaian.

“Tapi tentu belum sepenuhnya terkoneksi, jadi belum rasanya Senin itu,” ucapnya.

Kemungkinan, kata Teguh pelayanan paspor baru bisa optimal dilaksanakan pada Selasa (28/3) atau Rabu (29/3).

Ia berharap masyarakat bisa memaklumi kondisi ini. Walau demikian, masyarakat kata dia bisa memasukan data berkas pengurusan paspor.

“Masih bisa memasukan berkas, namun terganggu karena server masih dalam perbaikan,” tuturnya.

Walau pergantian server dilakukan di pusat, Teguh mengklaim petugas imigrasi Batam tetap lembur untuk menangani server yang tengah diperbaiki.

“Ya terpaksa lembur anak-anak (petugas imigrasi,red),” katanya.

Menurut dia setelah pergantian server maka pelayanan pembuatan paspor bisa lebih cepat dari biasanya.

“Yang pasti lebih cepat,” katanya.

Selama perbaikan server, Teguh mengklaim pembuatan paspor untuk jamaah calon haji tetap dilayani pihaknya. Pelayanan paspor JCH tidak terpengaruh perbaikan server tersebut.

“Paspor haji tetap kami layani,” katanya.  (ska)

Daud Jordan Menang KO pada Ronde Kedua

0

Daud Yordan menang dalam pertarungan nongelar yang berlangsung di OCBC Arena, Singapura, Sabtu (25/3) malam. (Mahkota Promotion)

batampos.co.id – Petinju Indonesia, Daud Yordan, menang KO atas Campee Phayom dalam pertarungan nongelar yang berlangsung di OCBC Arena, Singapura, Sabtu (25/3) malam.

Sebuah straight kanan Daud tepat mengenai kepala Campee yang bergerak maju sehingga menimbulkan dampak yang luar biasa. Petinju Thailand berusia 19 tahun itu tergeletak di kanvas dan tak mampu melanjutkan duel.

“Sejak awal saya berusaha menjalankan instruksi pelatih (Craig Christian, Red) untuk bertarung disiplin dan itu terbukti berhasil. Semoga ini menjadi tanda kebangkitan tinju Indonesia,” ujar Daud seusai pertarungan, dalam rilis yang diterima JawaPos.com.

Saat ditanya tentang rencana pertarungan berikutnya, Daud menyerahkan semuanya pada pihak promotor.

“Itu semua urusan promotor. Saya yakin pihak promotor telah menyiapkan yang terbaik untuk saya ke depannya,” katanya lagi.

Mahkota Promotion masih terus menyiapkan pertarungan perebutan gelar juara dunia untuk Daud. Saat ini ada beberapa opsi, namun promotor Raja Sapta Oktohari masih belum mau menyebutkan detilnya.

“Kami sudah melaporkan hasil pertarungan ini pada partner kami di Amerika Serikat dan kami memang sudah menyiapkan pertarungan untuk gelar juara dunia untuk Daud. Tapi hingga saat ini masih belum bisa saya beberkan detilnya. Hanya saja, kemungkinan pertarungan itu tidak akan digelar di Indonesia,” kata Oktohari.

Pertarungan ini merupakan bagian dari gelaran Battle of Champions: Road to Glory dengan partai utama perebutan gelar juara kelas welter (66,6 kg) WBC Silver antara juara bertahan Charles Manyuchi dari Zimbabwe melawan penantang Quadratillo Abduqaxorov dari Uzbekistan.

Abduqaxorov berhasil menjatuhkan juara bertahan Manyuchi dalam waktu kurang dari tiga menit di ronde pertama. Kemenangan ini disambut pendukung Abduqzxorov yang memenuhi OCBC Arena.

Pada pertarungan lain, petinju Indonesia Jamed Jalaranta kalah angka mutlak dari petinju Malaysia Stephen Onn. (ira/JPG)

Terlalu,… Rido Rhoma Ditangkap Polisi terkait Kasus Mirasantika

0
Rido Rhoma

batampos.co.id – Pedangdut Rido Rhoma ditangkap jajaran Satreskoba Polres Metro Jakarta Barat terkait kasus mirasantika (minuman kerasa dan narkotika).

Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat AKBP Suhermanto menjelaskan, Ridho ditangkap Jumat (24/3) malam di kawasan Hotel Ibis, Daan Mogot, Jakarta Barat. Setelah ditangkap dengan barang bukti sabu-sabu, muncul pengakuan mengejutkan itu.

’’Yang bersangkutan kurang lebih dua tahun ini mengkonsumsi narkoba,’’ kata Suhermanto.

Saat ini, Ridho masih diperiksa secara intensif. Aparat juga mendalamu kemungkinan apakah Ridho juga menjadi bandar, atau sebatas memakai saja. Penyidik juga masih mendalami alasan Ridho nekat mengkonsumsi narkoba ditengah karirnya yang kembali merangkak naik.

“Masih kami dalami lagi ya. Untuk sementara (memakai narkoba) untuk keinginannya pribadi,” sambung dia.

Penangkapan itu bermula dari penyelidikan mendalam yang mereka dilakukan. Akhirnya, dilakukan penangkapan Ridho Rhoma di Hotel Ibis, Daan Mogot, Jakarta Barat pada Jumat (24/3) malam.

’’Dari keterangan (Ridho Rhoma) dia beli dari rekannya, MS seharga Rp 1,8 juta. Lalu dipakai,’’ kata dia ketika dikonfirmasi, Sabtu (25/3).

Saat dilakukan penangkapan kata dia, Ridho bahkan masih dalam pengaruh sabu-sabu.

’’Memang masih dalam pengaruh ya, karena habis pakai (sabu-sabu). Jadi dari keterangannya, dia beli dulu dari MS, nah MS sekarang sudah kami tangkap,’’ katanya.

Bila Ridho ditangkap di Daan Mogot, Jakarta Barat, MS terang Suhermanto ditangkap di kawasan Thamrin, Jakarta Pusat. Dari kedua orang itu polisi sama-sama menyita narkoba jenis sabu-sabu serta alat isap berupa bong.

’’Jadi RR beli dari MS, MS ini juga beli dari rekannya D. Untuk D sekarang masih DPO (daftar pencarian orang),’’ sambungnya.

Sampai kini Ridho masih dalam pemeriksaan di Polres Metro Jakbar. Akibat ulahnya dia terancam hukuman penjara sampai belasan tahun.

Tertangkapnya Ridho, tentu merusak karirnya. Apalagi, anak dari Rhoma Irama itu baru saja mengeluarkan single baru yang berjudul Mengapa.

Karir Ridho juga kembali merangkak naik setelah single terbarunya mulai dilempar ke pasaran.

Lagu itu merupakan daur ulang tembang milik ayahnya, Rhoma Irama. Oleh sebab itu, dia akhir-akhir ini disibukkan dengan kegiatan promo lagu tersebut. Namun perjalanan kariernya terancam usai ditangkap polisi pada Jumat (24/3).

Sementara, Tanti, manajer Ridho mengaku tidak tahu detail kejadian penangkapan talent-nya. Dia mengatakan, belum mendapat kepastian soal dicicuknya penyanyi dangdut tersebut. ’’Aku nggak tahu masalah itu,” kata Tanti saat dihubungi awak media, Sabtu (25/3). (elf/ded/JPG)

Jambret Apes Bonyok Digebuki Massa

0
Ilustrasi

batampos.co.id – Feri Handoko menjadi bulan-bulanan warga di jalan raya Sagulung sekitar pukul 10.00 WIB, Jumat (24/3) lalu.

Ia tertangkap lalu dikeroyok saat menjambret wanita paruhbaya bernama Nur Santi,52, yang melintas dengan sepeda motor.

Nur Santi berteriak saat tas yang ia letakan di motornya ditarik oleh Feri Handoko yang mengendarai sepeda motor lain.

Lokasi penjambretan itu tepat di depan mako Satuan Polisi Pamong Praja. Beberapa anggota Satpol PP dan warga yang mendengar teriakan Nur langsung mengejar Feri yang berusaha kabur.

Apes, sepeda motornya terjatuh dalam pengejaran itu. Feri pun diamuk warga.

“Sudah mau dibakar orang tadi, tapi untung Sat Pol PP juga kuat dan polisi juga cepat datang,” kata Jamris, seorang warga di lokasi kejadian.

Feri kemudian digelandang ke kantor polisi. Kanit Reskrim Polsek Batuaji Iptu Rasmen Simamora membenarkan penangkapan terduga pelaku jambret itu.

“Sudah kami amankan, cuma korbannya belum melapor. Ini percobaan jambret,” ujar Rasmen. (eja)

Warga Jakarta Ditangkap di Batam, sebab Bawa 796 Gram Sabu

0
GM Bandara Hang Nadim Suwarso (kiri) bersama Rasman yang kedapatan bawa Sabu.
foto: Hang Nadim

batampos.co.id – Rasman alias Kevin Alvian alias Alvian Putra Pratama, ketiga nama itu sesuai dengan yang tertera di 3 KTP yang ia kantungi, diamankan petugas Bandara Hang Nadim Batam, Sabtu (25/3) sekitar pukul 15.30 WIB.

Warga Jakarta berusia 36 tahun ini kedapatan membawa 796 gram sabu yang disimpan di celana dalam, paha, hingga sepatu.

GM Bandara Hang Nadim Batam Suwarso mengatakan penangkapan Rasman berawal dari kecurigaan petugas bandara (Aviation security).

Saat melewati walktrought, Rasman terlihat bertingkah aneh setelah alarm walktrought berbunyi. Petugas kemudian memeriksa Rasman secara manual.

“Setelah diperiksa secara manual, ternyata ada sesuatu benda dililitkan di paha pelaku. Yang ternyata lilitan itu berisi bungkusan sabu,” kata Suwarso, Sabtu sore.

Mendapati sabu petugas langsung membawa Rasman ke dalam ruang. Di dalam ruang, Rasman ditelanjangi sehingga petugas kembali mendapati bungkusan serbuk kristal di celana dalamnya.

“Petugas juga mendapati sabu di dalam sepatu sebelah kiri pelaku. Dan jika ditotal beratnya 796 gram yang dibungkus dalam 5 paket,” jelas Suwarso.

Rasman yang merupakan calon penumpang maskapai Lion Air tujuan Makassar yang transit ke Denpasar.

Rasman rencananya berangkat dengan pesawat Lion Air JT 926 sekitar pukul 16.45 WIB.

“Masih kita periksa, nanti baru kita serahkan ke petugas berwenang. Dari pelaku kita juga amankan  uang  Rp 747.500 , tiga kartu ATM dan dua unit ponsel,” kata Suwarso. (she)

20 Izin Pertambangan Dicabut

0

batampos.co.id – Sebanyak 20 Izin perusahaan yang bergerak dibidang pertambangan  dicabut. Hal ini sesuai dengan pengumuman Kementerian ESDM No 1115 pm/04/DJB/2016 ditandatangani Dirjen Menerba, Bambang Gatot Ariyono tentang izin usaha pertambangan diseluruh Indonesia termasuk di wilayah provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

Khusus wilayah Kepri katakan Gatot, sebanyak 44 IUP yang dicabut langsung oleh kementerian. Yakni 5 IUP Pasir Laut di Batam, 12 IUP bauksit di Bintan, 7 Izin Pertambangan Timah di Provinsi Kepri, 15 IUP Bauksit di Lingga, 3 IUP Bijih Besi di Lingga dan 2 IUP Timah di Lingga.

Dampak dari dicabutnya IUP tersebut di Kepri, peluang daerah untuk mengelola potensi tambang bauksit relaksasi ekspor tertutup. Sedang sejumlah izin tambang yang tidak dicabut juga masih mengalami kendala perpanjangan izin, masalah deposit cadangan yang tidak layak dan juga kendala masalah kewajiban pajak serta masalah kelengkapan administrasi dan dokumentasi yang sulit terpenuhi.

Sedangkan di Lingga, kegiatan eksploitasi tambang yang berlangsung antara tahun 2010 hingga 2014, hingga saat ini Jaminan Dana Reklamasi Pasca Tambang (Jamrek) yang nilainya mencapai Rp 206 Miliar juga belum tau keberadaanya.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Perdagangan (PMPTSPP) kabupaten Lingga, Raja Fahrurrazi, terkait dicabutnya 20 IUP di Lingga, dirinya memilih tidak berkomentar.

“Saya lagi diluar daerah, nanti saya cek lagi info selanjutnya,” ungkap Fahrurrazi mellaui sambungan telepon. (mhb)

Pemkab Berupaya Bersihkan Sampah di Laut

0
Sejumlah pegawai Pemkab mengenakan perlengkapan selam dan bergotong royong membersihkan sampah yang ada di perairan Tarempa, Jumat (24/3).

batampos.co.id – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas gotong royong membersihkan sampah di sekitar kota Tarempa, Jumat (24/3).

Gotong royong tersebut dilakukan untuk mendukung destinasi pariwisata di Kabupaten Kepulauan Anambas dan berusaha menjaga kebersihan lingkungan baik di darat maupun di perairan.

“Kami terlebih dahulu membuat langkah nyata. Konsep kami ingin mendukung pariwisata, dan kebersihan itu merupakan kunci menarik perhatian wisatawan yang berkunjung ke Anambas. Karena sangat tidak elok, kita memiliki destinasi pariwisata, tetapi sampah bertebaran, itu yang harus kita cegah,” kata Wakil Bupati Kepulauan Anambas Wan Zuhendra usai mengikuti gotongroyong Jumat (24/3).

Untuk tahap awal, pihaknya mengawali dari pihak pemerintah dulu. Ke depan kata Wan Zuhendra, pihaknya bukan hanya membersihkan di lingkungan pantai saja namun di bawah pemukiman penduduk juga akan dibersihkan sekaligus memberikan pemahaman kepada penduduk agar tidak menjadikan laut sebagai tong sampah. “Ke depan kita akan kesana, tapi itu membutuhkan waktu,” ungkapnya lagi.

Masalah kebersihan laut di wilayah Tarempa dan sekitarnya sudah terlalu parah sehingga beberapa waktu lalu mendapatkan teguran keras dari pemerintah pusat.

Menko Kemaritiman RI beberapa waktu lalu telah menyarankan jika Pemkab Anambas akan mengembangkan pariwisata seharusnya memperhatikan hal-hal terkecil yang selama ini diabaikan. Salah satu contohnya yakni memerikan pemahaman kepada masyarakat Anambas agar tidak membuang sampah sembarangan di laut yang dapat mencemari air laut.

“Bagaimana turis suka berkunjung ke Anambas jika lautnya saja penuh sampah, ini hal kecil tapi harus diperhatikan, jangan sampai mereka tidak nyaman di Anambas jika Anambas akan jadikan daerah pariwisata,” ungkap Asisten Deputi Kementerian Kemaritiman Rahman Hidayat beberapa waktu lalu. (sya)