Senin, 4 Mei 2026
Beranda blog Halaman 13524

Jangan Ada Penumpukan Sembako

0
Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita menyerahkan penghargaan kepada Gubernur Kepri Nurdin Basirun, Rabu (3/5) di Semarang.

batampos.co.id – Gubernur Kepri Nurdin Basirun berpesan agar pengusaha tidak melakukan penumpukan sembako dan barang lainnya dengan tujuan untuk mencari keuntungan besar. Apalagi menjelang Ramadan dan Idul Fitri ini.

“Saya akan awasi secara ketat. Saya harap tidak ada yang melakukan penumpukan sembako dan barang kebutuhan pokok lainnya,” kata Nurdin usai menerima Penghargaan Peduli Konsumen di Semarang, Jawa Tengah, Rabu (3/5).

Gubernur mengatakan, dia akan sering turun ke lapangan untuk memastikan pasokan sembako benar-benar aman. Jika benar-benar ada kendala, dia segera mencari solusi.

“Kalau pasokan aman dan lancar, harga pasti stabil,” kata Nurdin.

Selain itu, Nurdin juga mengajak seluruh instansi terkait di kabupaten kota untuk melakukan pengawasan terhadap harga kebutuhan.

Dalam kesempat tersebut Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukito juga menyebutkan dia akan berupaya agar harga sembako menjelang puasa dan lebaran sangat stabil dan tidak melonjak harganya.

Enggartiasto Lukito pada kesempatan itu memang menyerahkan Penghargaan Peduli Perlindungan Konsumen kepada Nurdin Basirun. Dalam sambutannya, Enggartiasto mengharapkan semua pihak, termasuk pemerintah daerah untuk menjaga konsumen. Caranya, jangan sampai barang yang masuk ke Indonesia tidak diawasi dengan teliti. Barang-barang yang beredar juga harus sesuai dengan aturan Indonesia.

Enggartiasto juga mengajak bangsa Indonesia untuk mencintai produk dalam. “Jadilah barang indonesia sebagai kebanggaan kita,” tambahnya.

Begitu juga jika berada di luar negeri, sambung menteri, jika ketemu produk Indonesia saat belanja, hendaknya dibeli saja.

“Produk Indonesia yang diekspor keluar negeri cukup banyak, beli aja jika ketemu di toko di luar negeri,” tegasnya.

 

Pada pembukaan tersebut, Menteri mengajak Gubernur Nurdin untuk memukul gong tanda dimulainya hari konsumen nasional 2017. Usai pembukaan, Menteri dan Gubernur melakukan peninjauan stand. (bni)

Syahrul : Yakin Lulus UN 100 Persen

0

batampos.co.id – Wakil Walikota Tanjungpinang, Syahrul mengatakan sebanyak 3.463 pelajar di 26 SMP se-Kota Tanjungpinang sedang mengikuti Ujian Nasional (UN). Syahrul mengimbau agar seluruh pelajar jangan takut menjalani Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) maupun Ujian Nasional Kertas dan Pinsil (UNKP).

“Saya yakin, seluruh Pelajar SMP lulus 100 persen. Jadi saya minta jangan takut jalani UN, percaya dan bertekadlah untuk menyelesaikan semua ujian itu dengan baik dan benar. Dan ingat Allah SWT akan memudahkan semua urusan,” ujar Syahrul ketika diwawancarai di Senggarang, Rabu (3/5).

Sekolah yang menjalani UNBK, kata Syahrul sebanyak 13 SMP. Begitu juga dengan UNKP dilaksanakan oleh 13 SMP. Sedangkan soal ujian yang akan dilalui mereka sebanyak empat mata pelajaran yaitu Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, dan IPA.

Keyakinan Syahrul itu dilihat dari gambaran hasil try out yang dilakukan seluruh pelajar SMP beberapa waktu lalu. Maka dengan hasil sangat memuaskan itulah diharapkan para pelajar lebih fokus dan teliti dalam menyelesaikan seluruh soal-soal dalam ujian.

“Asalkan bisa fokus dan teliti, saya yakin lulus semua,” ujarnya.

Syahrul berpesan kepada pelajar agar menjawab soal-soal dengan baik dan tepat. Sebab UNBK dan UNKP ini tidak hanya mengejar kelulusan saja tetapi mampu mempersembahkan nilai-nilai yang tinggi.

Dengan begitu, sambung Syahrul tak hanya membuat para orang tua saja yang bangga. Tetapi juga mengangkat derajat sekolahannya karena masuk kedalam peringkat yang terbaik dari tingkat se-Kota Tanjungpinang maupun di tingkat Provinsi Kepri.

“Ingat jangan hanya kejar kelulusan saja. Tapi bisa mempersembahkan nilai terbaik bagi orang tua dan membanggakan sekolahnya,” ungkapnya. (ary)

Gubernur Perintahkan Kirim Seng dan Paku

0
Gubernur Kepri Nurdin Basirun melihat kondisi rumah warga yang terkena puting beliung di Tanjungriau, Rabu (3/5). F. Humas Pemprov Kepri untuk Batampos.

batampos.co.id – Gubernur Kepri Nurdin Basirun memerintahkan stafnya untuk mengirim segala kebutuhan material untuk korban puting beliung di Tanjungriau, Batam. Segala kebutuhan dengan detil ikut dirincikan Gubernur saat meninjau empat rumah yang paling parah terkena puting beliung.

“Catat, kebutuhan seng, kayu, paku dan lainnya. Biar masyarakat dapat tidur. Yang penting jangan sampai bocor,” kata Gubernur Nurdin saat meninjau rumah-rumah yang atapnya sudah terbuka, Rabu (3/5) petang.

Gubernur ingin masyarakat yang rumahnya terkena puting beliung segera kembali ke kediamannya. Tercatat sekitar 24 rumah terkena puting beliung awal pekan ini.

Beberapa material kayu memang sudah ada di lokasi. Gubernur ingin segala kekurangan segera dipenuhi. Terutama seng.

Nurdin meninjau memang untuk melihat dan berupaya memenuhi kebutuhan untuk tempat tinggal. Malah pada satu rumah, Nurdin langsung menghitung kebutuhan materi.

“Rumah ini perlu empat kodi seng. Antar segera,” kata Nurdin.

Nurdin memang hanya memberi bantuan material. Dia berharap masyarakat bergotong royong ikut membangun rumah-rumah penduduk yang terkena puting beliung.

“Kita gotong-royong bersama-sama. Ada kebersamaan,” kata Nurdin. Nurdin yakin pasti ada hikmah di balik peristiwa ini.

Usai melakukan peninjauan,Nurdin ingin ada penataan untuk kawasan pelantar di Tanjungriau. Dalam pekan depan, Nurdin memerintahkan Dinas Pekerjaan Umum untuk melakukan peninjauan dan melihat program apa yang dinilai cocok untuk penataan kawasan tersebut. (bni)

PAN Buka Pendaftaran Caleg

0
Ketua komite pemenang DPD PAN Karimun Achmad Djambi ketika memberikan keterangan pers, Rabu (3/5). F. Tri Haryono./batampos.

batampos.co.id – Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Karimun, mulai fokus penyiapan pemenangan pemilu legislatif 2019. Pendaftaran caleg pun sudah dibuka partai berlambang matahari ini sejak, Rabu (3/5) kemarin.

Pendaftaran dibuka hingga 30 Juli 2017 mendatang. Baik untuk masyarakat umum maupun pengurus DPD, DPC hingga simpatisan serta tokoh masyarakat.

”Persyaratan seperti biasa. Silakan mengambil formilir pendaftaran, foto copi KTA atau KTP, dan menyerahkan pas foto 4×6 sebanyak 4 lembar di Sekretariat DPD PAN Kabupaten Karimun,” kata Ketua Komite Pemenangan Pemilu Daerah (KPPD) DPD PAN Kabupaten Karimun, Achmad Djambi saat konferensi pers kemarin.

Ditambahkan, untuk Pemilu Legislatif (Pileg) 2019-2024 nantinya, DPD PAN Karimun akan menargetkan empat kursi di DPRD Karimun. Target tersebut berasal dari Daerah Pemilihan (Dapil) I, Karimun-Buru satu kursi, Dapil II (Kundur, Kundur Barat, Kundur Utara, Ungar dan Belat) dua kursi dan Dapil IV (Tebing, Meral dan Meral Barat) satu kursi.

”Jadi untuk Dapil III di Kecamatan Moro dan Durai, kita belum berani menyampaikan target kursi. Tapi, tetap kita upayakan kader-kader PAN di Dapil III untuk ikut di Pileg maupun dari luar kader partai. Makanya, dibuka pendaftaran Caleg diawal-awal sekarang ini,” jelas Achmad Djambi.

Dengan dibukanya pendaftaran caleg diawal-awal ini, nantinya bisa menjaring calon-calon yang akan menjadi wakil rakyat. Agar, nantinya benar-benar bisa menampung aspirasi masyarakat bawah untuk memasukkan dalam program pembangunan lima tahun kedepan. Selain itu, untuk memberikan pendidikan politik kepada masyarakat supaya memilih figur yang benar-benar berkopeten.

”Intinya, jangan salah pilih wakil rakyat. Kita disini sebagai kapal yang menampung calon-calon wakil rakyat sesuai garis partai. Dan saya yakin masyarakat masih komitmen dengan partai berwarna biru,” ungkapnya. (tri)

ADD 38 Desa Sudah Cair

0

batampos.co.id – Pemerintah Kabupaten Karimun akhirnya mencairkan Alokasi Dana Desa (ADD) yang sejak empat bulan terakhir menyebabkan kepala desa bersama dengan perangkat desa belum menerima gaji dan tunjangan yang besarnya mencapai Rp 3 miliar lebih.

”Dari 42 desa yang ada seluruhnya di kabupaten kita, 38 desa sudah dicairkan ADD-nya yang bersumber dari APBD tahun ini. Jumlah yang dicairkan untuk setiap desa bervariasi. Tapi, rata-rata sekitar Rp 100 juta. Sedangkan, untuk empat desa lagi masih menunggu prosdes pencairan,” ujar Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Karimun, Abdullah, Rabu (3/5).

Memang, kata Abdullah, butuh waktu untuk mencairkan dana yang berasal dari APBD. Artinya, tidak bisa sekaligus untuk diproses. Melainkan bertahap. Untuk itu, empat desa yang belum menerima ADD diharapkan dapat bersabar. Sebab, pihaknya telah melakukan verifikasi. Dan, tinggal menunggu roposes pencairan dari bank ke rekening desa.

Menyinggung tentang penerimaan dana desa (DD) yang berasal dari APBN, Abdullah menyebutkan, sesuai dengan permintaan dari pusat yang telah disampaikan kepada pemerintah kabupaten, maka pihak kabupaten telah melengkapi laporan pertanggungjawaban (LPj) tentang penggunaan DD pada tahun lalu.

”Salah satu syarat untuk pencairan DD dari APBN adalah LPj tahun lalu. Ityu (LPj, red) sudha kita lengkapi semua dan dikirimkan ke pusat. Saat ini, tinggal menunggu surat pencairan dari Kementerian Keuangan saja,” jelas Abdullah. (san)

Pemkap Siap Bersinergi dengan Bank Riau Kepri

0

batampos.co.id – Bupati Anambas, Abdul Haris, menginginkan Bank Riau Kepri mengembangkan sayapnya dengan membuka kantor pelayanan di sejumlah kecamatan terutama di dua kecamatan besar lainnya yakni di kecamatan Palmatak dan kecamatan Jemaja.

Pasalnya di dua kecamatan ini juga tidak kalah potensinya jika dibandingkan dengan pulau Siantan. Hal ini bertujuan agar pertumbuhan perekonomian bisa berjalan dan berkembang secara bersamaan dan menyeluruh.

“Masyarakat disana juga perlu pelayanan bank,” ungkap Haris, ketika memberikan sambutan pada acara penyerahan bantuan dana kemitraan berupa satu unit mobil jenazah di gedung Balai Pretemuan Masyarakat Siantan (BPMS) Tarempa belum lama ini.

Atas bantuan tersebut Haris yang mewakili pemerintah daerah dan masyarakat Kabupaten kepulauan Anambas mengucapkan terima kasih atas bantuan satu unit mobil jenazah yang sangat bermanfaat buat masyarakat Anambas.

“Bantuan yang menyentuh sosial dan kepentingan buat masyarakat ini, diharapkan dapat menambah hubungan baik dengan Bank Riau Kepri dan juga pihak Bank lain yang ada di Anambas,” kata Haris.

Deirektur Utama PT. Bank Riau Kepri irvandi Gustari, mengatakan jika kedatangannya bersama rombongan, selain untuk memberikan bantuan dana kemitraan kepada pemda pihaknya juga sudah melihat potensi kecamatan palmatak dan kecamatan Jemaja dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada masyarakat di kedua kecamatan tersebut.

“Bank Riau siap bersinergi dengan pemerintah daerah untuk mengembangkan perekonomian masyarakat Anambas,” ungkap Irvandi dalam sambutannya saat itu.

Sementara itu Kepala Kantor Cabang Bank Riau Kepri Tarempa Desrian, mengaku jika dari hasil survey yang telah dilakukan, kedua kecamatan itu memang sangat berpotensi. “Kalau bisa kantor pelayanan di dua kecamatan itu akan dibuka tahun ini,” ungkapnya.

Diakuinya untuk membuka kantor pelayanan baru di dua kecamatan itu menemui kendala yakni ketersediaan listrik dan jaringan. Namun saat ini sudah tidak menjadi masalah karena listrik sudah 20 jam. Sehingga bisa ditutupi dengan mesin genset.

“Untuk listrik tak masalah karena empat jamnya bisa disuplai dengan genset. Jaringan juga tidak jadi masalah lagi,” ungkapnya.

Dirinya menambahkan, khusus untuk kecamatan Jemaja memiliki potensi pariwisata yang baik. “Bank Riau siap dukung pemerintah kembangkan sektor pariwisata,” jelasnya. (sya)

Pendidikan Masyarakat Pulau Kurang Diperhatikan

0

batampos.co.id – Anggota Dewan Kabupaten Lingga Ahmad Nasirudin mengharapkan agar pemerintah Kabupaten Lingga lebih memperhatikan pendidikan bagi warga yang tinggal di pulau-pulau kecil di Tanah Bunda Melayu ini. Menurut pria yang duduk sebagai anggota komisi I DPRD tersebut, kondisi pendidikan di kawasan pesisir lebih membutuhkan perhatian baik dari segi fasilitas maupun tenaga pengajar.

“Saya mengharapkan adanya perhatian pemerintah yang lebih kepada masyarakat di pulau-pulau terkait pendidikan di sana,” ujar pria yang akrab disapa Udin.

Udin menuturkan, salah satu pulau yang memerlukan perhatian adalah Desa Pulau Batang di Senayang yang hingga saat ini tidak memiliki bangunan SMP. Padahal menurut Udin, jumlah anak di wilayah itu cukup banyak sehingga memungkinkan untuk mendirikan sekolah tingkat SMP.

Selama ini, anak usia sekolah di Pulau Batang terpaksa harus menyeberang laut selama satu jam menggunakan pompong ke Tajur Biru untuk bersekolah. Karenanya setiap anak harus mengeluarkan uang transportasi pompong sebesar Rp 30 ribu hingga Rp 40 ribu setiap hari.

“Jika satu keluarga dua anak yang mesti berangkat ke sekolah setiap hari, apakah tidak berat bagi warga di sana memenuhi kebutuhan mereka?” Ujar Udin.

Selain itu, politisi dari partai Nasdem tersebut mengatakan jika di kawasan perkotaan seperti Dabo Singkep mendapat bantuan atau subsidi transportasi seperti bus dan sebagainya, mengapa kawasan pesisir atau pulau tidak mendapat bantuan transportasi laut? Padahal semua warga berkedudukan sama baik di kota maupun masyarakat di pedesaan termasuk juga masyarakat yang tinggal di pulau.

Lebih lanjut Udin menyampaikan kalau DPRD akan mendukung seluruh tindakan yang akan diambil Pemerintah jika hal tersebut untuk mensukseskan pendidikan seperti yang selama ini didengungkan Pemda terkait program pendidikan gratis.

“Terlebih pimpinan daerah yang memiliki visi dan misi untuk meningkatkan dunia pendidikan, salah satunya pendidikan gratis,” ujar Udin. (wsa)

Lingga Berangkatkan 200 Kafilah ke Batam

0

batampos.co.id – Pemerintah Kabupaten Lingga memberangkatkan 200 lebih khafilah untuk memeriahkan kegiatan Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) ke-VII tingkat Provinsi Kepulauan Riau tahun 2017 yang dilaksanakan di Kota Batam, Kamis (4/5) mendatang.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) pemerintah Kabupaten Lingga, Akhmad Zukhri yang menangani masalah ini mengatakan, jumlah tersebut terdiri dari peserta lomba, pendamping, rombongan penggembira barisan pawai Ta’aruf, panitia STQ Kabupaten Lingga, serta jajaran pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) kabupaten setempat.

“Lingga akan menurunkan 14 orang peserta untuk mengisi dua cabang yang dilombakan pada STQ Provinsi di Batam nanti, diantaranya cabang Tilawah anak/dewasa dan cabang hafalan Qur’an (Hafiz) 1-30 Juz,” kata dia di Daik Lingga, Selasa (2/5).

Menurut Akhmad, Pemkab Lingga tidak hanya menargetkan capaian peringkat pada lomba Tilawah dan Hafiz saja, tapi juga pada kegiatan lain yang disertakan dalam agenda STQ tersebut, seperti stan bazar, rebana, dan pawai ta’aruf.

“Untuk Tilawah dan Hafiz, kami akan berupaya mencapai peringkat lebih baik dari tahun-tahaun sebelumnya. Tapi untuk stan bazar kami optimis. Karena tren Lingga selalu baik untuk yang satu ini,” ungkapnya.

Dia menjelaskan, Kabupaten Lingga lewat kerjasama antara Badan Penanaman Modal Perizinan Terpadu Satu Pintu dan Perdagangan (BPM-PTSPP), Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) dan beberapa instansi daerah lainnya, akan menampilkan berbagai macam produk unggulan kreatif dan khas milik Bunda Tanah Melayu di stan bazar kabupaten.

“Kali ini Lingga akan menampikan kuliner khas Bunda Tanah Melayu yang masih dipertahankan sampai hari ini,” tuturnya.

Selain itu, lanjutnya, Lingga juga mengirimkan 49 hafiz Qur’an 5-30 Juz dari beberapa pesantren kabupaten setempat, untuk diwisuda bersama 1.000 hafiz se Kepulauan Riau oleh Guburnur Nurdin Basirun.

Dia berharap dengan keikutsertaan Lingga di agenda STQ tingkat Provinsi Kepri di kota Batam tersebut semakin menyemarakkan agenda bernuansa islami yang rutin digelar pemerintah daerah setiap tahunnya itu.

“Pada intinya, STQ ini bukan sebatas perlombaan saja. Tapi mengandung nilai-nilai religius. Kita tidak boleh melupakan tujuan sebanarnya yakni syiar islam, agar Al-Qur’an jadi pedoman hidup umat kedepan,” tutupnya. (wsa)

Perjalanan Dinas Luar Negeri Disorot

0

batampos.co.id – Akademisi Politeknik Negeri Batam, Zainuddin turut menyoroti rencana perjalanan dinas keluar negeri yang akan dilakukan sejumlah pejabat Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah (BPAD) Provinsi Kepri bersama beberapa Anggota Komisi IV DPRD Kepri. Menurutnya meskipun skala prioritas, jumlah yang berangkat cukup perwakilan saja.

“Pemerintah pusat sudah mengintruksikan, supaya pemerintah daerah melakukan efisiensi anggaran. Karena kondisi keuangan negara sedang tidak stabil,” ujar Zainuddin menjawab pertanyaan Batam Pos, Rabu (3/5).

Dilakukannya fungsi pengawasan anggaran, pengawasan kegiatan, dan budgeting berada ditangan DPRD tentunya. Masih kata Zainuddin, kebiasaan buruk para wakil rakyat adalah berbondong-bondong melakukan perjalanan dinas keluar negeri. Sementara kondisi sosial ekonomi masyarakat tidak diperhatikan.

“Terkadang ego seperti ini yang menimbulkan reaksi ditengah-tengah masyarakat. DPRD juga harus mendukung efesiensi anggaran di daerah,” paparnya.

Mantan Komisioner KPU Batam tersebut juga mengatakan, APBD Kepri masih rawan terjadi defisit anggaran. Untuk menyiasati ini, perlu ada pembatasan-pembatasan. Seperti mengurangi perjalanan dinas, baik keluar negeri maupun dalam negeri.

“Artinya secukupnya saja, yakni sesuai dengan yang dibutuhkan. Karena bisa dijamin, semakin banyak jumlah yang berangkat, pasti tidak fokus dengan tujuan yang dicari,” tegas Zainuddin.

Sebelumnya, Kepala Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah (BPAD) Provinsi Kepri, Amir Husin membenarkan adanya rencana perjalanan dinas ke Belanda pada pertengahan bulan ini. Adapun agendanya adalah untuk mencari dokumen Sultan Mahmud Riayat Syah III.

Menurutnya, perjalanan tersebut adalah upaya untuk menuntaskan Sultan Mahmud Riayat Syah III sebagai pahlawan nasional ke tiga dari Kepri. Disebutkannya, untuk kepentingan ini Pemprov Kepri melalui BPAD Kepri sudah menyiapkan anggaran sebesar Rp 300 juta. Dijelaskannya, anggaran tersebut bukan semata untuk perjalanan, tetapi juga untuk keperluan mencari dokumen-dokumen yang dibutuhkan.(jpg)

52 Hafiz Atthoiriyah Wakili Karimun

0

batampos.co.id – Hafiz yang kini menimba ilmu di Yayasan Atthoiriyah, Kecamatan Moro, mendominasi kafilah Karimun di ajang Seleksi Tilawatil Quran (STQ) VII Provinsi Kepri yang dilaksanakan di Kota Batam, Kamis (5/5) ini. Sebanyak 52 hafiz/hafizah Atthoiriyah sudah bertekad memberikan yang terbaik bagi Kabupaten Karimun dalam upaya merebut juara umum.

“Selaku pimpinan kecamatan, tentu saya bangga banyak hafiz/hafizah dari Kecamatan Moro mewakili Karimun di ajang STQ Kepri. Mereka semangat, dan berjanji mengerahkan kemampuan untuk mengharumkan nama Karimun di pentas STQ,” tegas Camat Moro, M Fidias, Rabu (4/5) kemarin.

Adapun cabang atau golongan Hifzhil Alquran 5 juz, 10 juz, 20 juz, dan 30 juz merupakan andalan kafilah Karimun. Mengingat, Ma’had Tahfizul Quran Atthohiriyah adalah pondok pesantren yang sistem pendidikan utamanya adalah Hafiz Quran.

“Memang kita sangat berharap, hafiz dari yayasan Atthohiriyah mampu memberikan yang terbaik di ajang STQ. Khususnya yang menjadi andalan di cabang Hifzhil Alquran 5 juz, 10 juz, 20 juz, dan 30 juz,” papar Fidias.

Menghadapi STQ Kepri, kafilah Kabupaten Karimun sudah menjalani pemusatan pelataihan (TC). Pembimbing yang didatangkan sebanyak 9 orang dari tingkat nasional, provinsi, dan kabupaten.

”Target kita juara umum di STQ Provinsi Kepri kali ini,” tegas Ketua LPTQ Karimun, Anwar Hasyim.

Untuk itu, Anwar Hasyim meminta seluruh kafilah mampu memberikan yang terbaik. Tidak ketinggalan, Anwar berpesan agar seluruh kafilah tetap menjaga kesehatan, dan selalu berdoa.

“Teruslah tingkatkan pemahaman Alquran, dan jangan lupa jaga kesehatan. Semoga target juara umu bisa terpenuhi,” harap Anwar Hasyim. (enl)