Minggu, 3 Mei 2026
Beranda blog Halaman 13525

Abaikan Keselamatan Demi Rayakan Kelulusan

0
Pelajar melakukan selebrasi di tengah jalan raya Soekarno-Hatta, Selasa (2/5). F. Fara/batampos

batampos.co.id – Pengumuman kelulusan pelajar SMA/SMK sederajat di Tanjungpinang diwarnai dengan sejumlah aksi yang terbilang berbahaya dan mengabaikan keselamatan, Selasa (2/5). Sejak petang, seluruh pelajar sudah berkumpul di area sekolah masing-masing.

Tepat sebelum azan magrib berkumandang, baru terjadi aksi konvoy di jalan raya. Umumnya para pelajar ini sudah mencoret seragam putih mereka ketika di sekolah. Beberapa juga ada di tengah jalan. Namun, yang paling membahayakan keselamatan adalah ketika mereka turun ke jalan mengendarai motor dengan ugal-ugalan.

Sontak hal ini dikeluhkan sejumlah pengendara lain yang kebetulan sedang berpapasan. “Saya tak tahu apa yang mereka pikirkan. Kalau sampai terjadi senggolan, bisa berbahaya karena beriring-iringan dalam keadaan cepat semacam itu pula,” kata Jayadi, seorang pengendara motor yang memilih berhenti kala berpapasan dengan rombongan konvoy pelajar yang tidak diketahui secara pasti asal sekolahnya.

Puncak dari aksi konvoy yang mengabaikan keselamatan ini terjadi di bundaran Jalan Raya Soekarno Hatta searah Jalan Wiratno. Di sini, tak kurang dua ratus kendaraan bermotor roda dua milik para pelajar berhenti dan kemudian membuat kemacetan parah.

Sebagian ada yang berjoged-joged di tengah jalan. Ada yang mencoba menyalakan suar dan petasan, ada yang juga masih sibuk mencoret baju teman-temannya. Dan tentu rasa-rasanya tidak lengkap jika tidak dibarengi dengan memainkan tuas gas motor sehinga menimbulkan kebisingan yang ingar-bingar.

Kemacetan semakin tidak tertahankan. Gema bunyi azan pun ditingkahi kebisingan knalpot mofifikasi yang sebagian besar menempil di motor para pelajar di sana. Namun, semua itu lekas berakhir ketika satu unit mobil patroli milik kepolisian dating dengan sirine yang meraung tak kalah kencang.

“Bubar… bubar…” pekik sepasang polisi yang keluar dari mobil patroli tersebut.

Namun para pelajar di sana bukannya tanpa perlawanan. Mereka justru memancing keributan dengan semakin mengencangkan bunyi mesin motor mereka. Polisi tidak tinggal diam dengan kemudian memarkirkan mobil mereka tepat di tengah jalan dan meminta seluruh pelajar segera beringsut agar arus jalan raya kembali terbuka.

Kurang dari lima belas menit kemudian, arus jalan raya sudah membaik. Sejumlah polisi lain menggunakan kendaraan roda dua pun dating dan juga ikut menyisir sebagian besar area jalan raya di Tanjungpnang agar konvoy lekas disudahi dan tidak lagi membahayakan para pelajar dan pengguna jalan raya lainnya.

Syukuri dengan Salat Magrib Berjemaah

Tidak semua pelajar lantas larut dalam euforia berlebihan menyambut kelulusan tahun ini. Di SMA Negeri 1 Tanjungpinang justru adem-adem saja. Beberapa siswa yang sudah berkumpul sejak petang hanya memilih duduk di taman sembari menunggu instruksi guru agar segera memasuki aula untuk mendapatkan pengarahan dari kepala sekolah.

“Semuanya harus tertib ketika membuka amplop itu nanti. Karena ada dokumen penting dan jangan sampai sobek. Saya tidak mau mengganti kalau sampai dokumen itu rusak,” kata Kepala SMA Negeri 1 Tanjungpinang, Imam Syafii.

Setelah memberikan pengarahan, Imam kemudian meminta seluruh pelajarnya memasuki kelasnya masing-masing. Lantaran pembagian amplop kelulusan akan dibagikan di sana bersama wali kelas.

Seluruh siswa yang sudah menerima amplop dan mendapatkan kepastian kelulusan dirinya, lantas tidak diperbolehklan meninggalkan area sekolah. Sebab Imam meminta mereka yang beragama muslim agar tetap berada di sekolah untuk menunaikan ibadah salat berjemaah.

“Jangan sampai kita menjadi seorang hamba yang lupa bersukur ketika doanya sudah dikabulkan atas kelulusan ini,” kata Imam kepada siswa-siswanya.

Ditemui sebelum salat Magrib, Imam menuturkan siasat semacam ini sudah dilangsungkannya dari tahun ke tahun agar para pelajar SMAN 1 Tanjungpinang mampu menahan niatan untuk bergabung dengan para pelajar dari sekolah lain yang sedang melakukan konvoy merayakan kelulusan. Sebab itu, sambung Imam, tidak ada cara lain kecuali mengumumkan kelulusan itu tepat sebelum azan Magrib.

“Lagipula kami juga sudah berkirim surat secara resmi kepada orang tua agar mereka tahu bahwasanya pengumuman memang dilakukan di sore hari dan jelang Magrib. Agar mereka bisa langsung pulang setelah acara di sekolah selesai,” pungkas Imam. (aya)

Lima Pengedar Sabu Divonis 10 Tahun Penjara

0

batampos.co.id – Mohammad Hafiz, Daroini, Adi Atma, Muhammad Nurcholis, dan Efriadi, terdakwa perkara narkotika menjalani sidang putusan di ruang sidang utama Pengadilan Negeri (PN) Batam, Selasa (2/5/2017).

Hakim ketua, Agus Rusianto mengatakan, perbuatan kelima terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan melanggar hukum, sebagaimana diatur pasal 114 ayat (2) jo pasal 132 ayat (1) UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

“Masing-masing dijatuhi pidana penjara 10 tahun dan denda Rp 1 miliar, subsider satu tahun kurungan,” ujar Agus, didampingi anggota Jasael dan Chandra.

Hukuman yang dijatuhkan lebih ringan dari tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) Rumondang itu dinyatakan terima oleh para terdakwa. Sementara JPU menyatakan pikir-pikir.

Diketahui, kelima terdakwa merupakan satu jaringan pengedar sabu yang diperintahkan Heri (DPO) untuk menjual narkoba. Barang bukti berupa sabu seberat 25,9 gram itu diberikan Heri di pinggir jalan Ocarina, Batamcenter (21/9) lalu. Heri menetapkan harga Rp 30 juta untuk sabu tersebut.

Terdakwa Adi Atma yang menerima barang dari Heri, langsung menemui Mohammad Hafiz sebagai pemimpin jaringannya. Setelah sabu diterima dan dibersihkan, Hafiz membaginya dalam beberapa paket untuk diedarkan terdakwa lainnya.  Namun sebelum sabu diedarkan ke masyarakat, Hafiz lebih dulu ditangkap anggota Polresta Barelang menyusul Daroini, Adi Atma, Muhammad Nurcholis dan Efriadi. (nji)

Duh…Sehari, 750 TKI Ilegal Diberangkatkan dari Batam

0

batampos.co.id – Deputi Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Sujatmiko mengatakan, Batam merupakan tempat recycle atau daur ulang tenaga kerja bermasalah. Setiap hari, sedikitnya 750 TKI ilegal diberangkatkan dari Kota Batam.

TKI Wanita. Foto: istimewa

“Mereka dicuci otaknya, dan dikirim bolak-balik ke luar negeri,” kata Sujatmiko saat menghadiri penandatanganan MoU Gugus Tugas Penindakan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) Kota Batam dengan Yayasan Bantuan Hukum dan Harapan Bangsa, Selasa (2/5/2017).

Mereka yang baru saja kembali dari luar negeri, menjadi target untuk dikirim kembali. “Dirayu, dipaksa, dan dieksploitasi sehingga dimanfaatkan untuk mendapatkan keuntungan,” ujarnya.

Faktor pendidikan yang rendah dan kemiskinan menyebabkan tenaga kerja yang bermasalah ini menjadi korban perdagangan orang. Oleh karena itu, pemerintah harus melakukan tindakan pencegahan, penindakan, dan penanganan terhadap korban. “Langkah pencegahan bisa kita mulai dari pemeriksaan dokumen, selanjutnya memastikan tenaga kerja memiliki keahlian untuk bekerja di luar negeri,” bebernya.
Sujatmiko menyebutkan, berdasarkan laporan yang masuk dari tahun 2015 terdapat 1.584 TKI ilegal yang diduga menjadi korban perdagangan orang, dan digagalkan pengirimannya ke luar negeri. Tahun 2016 terdapat 1.310 yang berhasil digagalkan. “Ini membuktikan usaha mafia untuk menjerumuskan TKI ini terus berjalan, dan jumlahnya tidak sedikit,” terangnya.

Sementara itu, Program Direktur LSM Rumah Faye yang konsen menangani permasalahan perdagangnan orang khususnya anak, Marniati Agus mengatakan, setiap harinya terdapat 750 TKI ilegal keluar dari Batam. “Ini data kami dapat dari Polda Kepri, cukup mengejutkan ternyata di Batam sangat banyak TKI yang nekad berangkat meskipun tidak ada dokumen lengkap,” terangnya.
Rumah Faye memberikan bantuan kepada korban perdagangan orang, termasuk di Batam. “Kami punya rumah aman bagi mereka, memberikan pendampingan dan memulihkan psikologis mereka,” jelasnya.

Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad mengatakan, letak geografis dan strategis Batam yang berbatasan lagnsung dengan negara tetangga menjadikan Batam sebagai kota transit TKI ilegal.

“Mereka berangkat melalui pelabuhan tikus, dan tidak pandang waktu dan cuaca berangkatnya. Tidak sedikit mereka yang tewas karena kecelakaan menuju luar negeri,” terangnya saat peluncuran buku saku TPPO.

Untuk itu, Kemenko juga akan berkoordinasi dengan lintas sektoral untuk melakukan upaya penekanan meminilisir pengiriman orang ke luar negeri, khususnya di pelabuhan tidak resmi, yang sering menjadi jalur untuk mengirim TKI ke luar negeri.

Dia menambahkan, TKI yang dikirim ke luar negeri bukanlah berasal dari Batam, mereka melainkan berasal dari daerah yang didiminasi orang NTT, Sukabumi, Indramayu, Jakarta, dan Lombok Tengah. “Ini yang tengah kami dorong, bagaimana TPPO ini bisa ditegakkan, jadi semua lintas sektor harus terlibat,” tutup Amsakar.(cr17)

Program Magang Kemenkop UKM 2017 Dorong 500 Wirausaha Muda

0

Kementerian Koperasi dan UKM mendorong dunia usaha membuka kesempatan magang bagi pemuda.

Melalui kegiatan ini peserta akan mendapat pengalaman langsung sebagai seorang wirausahawan.

Nantinya, para peserta diharapkan menjadi wirausaha muda yang mandiri atau menjadi mitra usaha di tempat mereka magang.

Asisten Deputi Peran Serta Masyarakat Kementerian Koperasi dan UKM, Hariyanto mengatakan program yang digagas pemerintah melalui Kemenkop UKM ini bertujuan untuk menularkan mental, jiwa, dan semangat berwirausaha kepada pemuda melalui pemberian pemahaman dan pengalaman praktik-praktik wirausaha pada dunia usaha khususnya UKM sehingga diharapkan dapat tercipta wirausaha muda yang memiliki kompetensi baik.

‘’Program magang dilaksanakan dengan dasar hukum UU Nomor 20 Tahun 2008 pasal 19 ayat 1 yakni dalam rangka memasyarakatkan dan membudayakan kewirausahaan, meningkatkan keterampilan teknis dan manajerial, serta membentuk dan mengembangkan lembaga pendidikan dan pelatihan. Intinya, kegiatan ini untuk melakukan pendidikan, pelatihan, penyuluhan, motivasi, dan kreativitas bisnis, dan penciptaan wirausaha baru,’’ ujar Hariyanto.

“Peserta yang berhak mengikuti program magang ialah peserta yang dijaring oleh panitia seleksi dengan kriteria diantaranya pria dan wanita berumur 17-30 tahun, minimum SMA sederajat, dan lolos seleksi serta bersedia mengikuti tata cara magang yang berlaku”, lanjut Hariyanto.

“Program magang yang berjalan berhasil merekrut sebanyak 100 peserta dan 20 UKM, yang mana setiap satu UKM menampung peserta magang sebanyak 5 orang,’’ ungkap Hariyanto.

Proses magang akan dilaksanakan selama 25 hari. Dimana para peserta akan dibagi dalam kelompok bidang spesifik (produksi UKM) dan manajemen usaha (pembukuan dan lain-lain), serta dilakukan secara intensif melalui proses monitoring. Sebelum mulai magang, para peserta, pendamping dan pemilik UKM diberi pembekalan terkait aktivitas magang dengan cara diberi buku panduan magang dan akan dibagi kelompok bagi setiap UKM yang menerima peserta magang.

“Peserta magang dijaring oleh Dinas Koperasi dan UKM yang nantinya akan merekomendasikan UKM yang berminat menjadi tempat magang, merekomendasikan peserta magang, serta melakukan monitoring pelaksanaan magang,” tandas Hariyanto.

Hariyanto mengatakan, selama proses magang, monitoring dan perekaman akan dilakukan setelah 14 hari berjalannya kegiatan. Pihak kementerian didampingi Dinas Koperasi dan UKM provinsi akan melakukan kunjungan langsung ke UKM pendamping untuk mengevaluasi proses magang yang sedang berjalan.

Dengan begitu, para peserta yang mengikuti program magang diharapkan dapat memahami dan menyelami dunia bisnis praktis, terutama kewirausahaan secara langsung.

“Peserta akan dibekali dengan pelatihan mulai dari proses produksi, kemasan, manajemen usaha hingga pemasaran,” jelasnya.
ilustrasi

Melalui pelatihan magang kali ini, para peserta diharapkan menjadi wirausaha muda yang mandiri yang dapat menjadi mitra usaha ditempat magangnya masing-masing.

”Manfaat melalui program ini peserta yang notabene baru belajar menjadi wirausaha akan mendapatkan informasi praktek kewirausahaan secara langsung. Mereka juga mendapatkan keterampilan yang berguna sebagai bahan pertimbangan rencana masa depan. Program ini diharapkan dapat memotivasi dan memberikan alternatif bagi pemuda apabila berminat membuka usaha,” ujar Hariyanto.

Selain itu, menurutnya, program magang juga mendatangkan manfaat bagi UKM mitra magang yakni menularkan pengetahuan dan metode kepada peserta dan diharapkan dapat mengembangkan usahanya secara teori atau keilmuan.

Di samping itu, dalam program itu ada interaksi dengan akademisi sehingga diharapkan akan memperkaya metode dan alat di dalam menjalankan usahanya.

“Kami berharap melalui program magang dapat terjadi peningkatan kapasitas dan kredibilitas, serta memperluas jaringan usaha UKM,” katanya.

Khusus awal tahun ini, program magang diberikan kepada 500 peserta yang telah lolos seleksi. Peserta akan ditempatkan pada 100 UKM pendamping. Kegiatan ini di laksanakan di 5 (lima) Provinsi yakni Jawa Timur, Bali, Jawa Tengah, D.I. Yogyakarta, Kalimantan Utara.

Jawa Timur

Program Magang Kemenkop dan UKM ditahun 2017 ini diawali dengan dilaksanakannya pembukaan kegiatan di Kabupaten Tuban, Provinsi Jawa Timur. Kegiatan yang bersinergi dengan Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) dan dibuka langsung ketuanya, I Gusti Ayu Bintang Darmawati di pendopo Krido Manunggal Tuban di Jl. Gub. RM. Suryo, Tuban.

Magang diikuti oleh 100 orang peserta dan 20 UKM pendamping. Peserta akan mendapat pelatihan selama 25 hari, mulai Senin (6/3/2017) sampai Jumat, (7/4/2017). Program magang ini akan resmi ditutup Minggu, (9/4/2017).

Bali

Sedangkan di Provinsi Bali, program dibuka langsung oleh Menteri Koperasi dan UKM, AAGN Puspayoga di Hotel Aston Denpasar, Selasa, (21/3/2017).

Peserta yang mengikuti program sebanyak 100 pemuda dan 20 UKM Pendamping yang berasal dari Kota Denpasar dan Kabupaten Gianyar.Program Magang akan dilaksanakan mulai Senin, (27/3/2017) sampai Jumat, (28/4/2017) dan ditutup Kamis, (4/5/2017).

Jawa Tengah

Khusus di Provinsi Jawa Tengah pembukaan magang dilaksanakan pada Rabu, (26/4/2017) di Semarang. Pelaksanaan kegiatannya mulai dilakukan, Kamis, (27/4/2017) sampai Senin (5/5/2017) dan ditutup Sabtu, (10/6/2017). Peserta magang berasal dari 5 kabupaten dengan peserta masing-masing 20 orang dan 5 orang dari UKM di setiap kabupatennya. Kelima kabupaten tersebut ialah Temanggung, Wonosobo, Karanganyar, Wonogiri dan Purworejo.

Yogyakarta

Sementara, Kabupaten Kulonprogo dipilih mewakili Provinsi DI Yogyakarta. Pembukaan Program Magang dibuka Sekretariat Deputi Bidang Pengembangan SDM Kementerian Koperasi dan UKM, Rully Nutyanto di Hotel King, Jumat (28/4/2017).

“Tujuan utama kegiatan magang ini bagi peserta selain mendapat teori tentang kewirausahaan dan kiat dan strategi didalam kelas, tetapi peserta magang dapat terjun langsung melihat para pelaku usaha dalam mengelola dan mengembangkan usahanya,” ujar Rully.

Kegiatan diikuti oleh 100 peserta magang dan 20 UKM Pendamping yang dimulai Selasa, (2/5/2017) sampai Rabu (7/6/2017). Program ini akan ditutup Minggu, (11/6/2017).

Kalimantan Utara

Pembukaan program magang di Provinsi Kalimantan Utara akan dilakukan pada Rabu (17/5/2017). Kegiatan diikuti oleh 100 peserta pada 20 UKM pedamping. Peserta magang ini berasal dari Malino dan Tarakan. Pelaksanaan program magang dimulai, Senin (22/5/2017) sampai Jumat, (30/6/2017) dan ditutup pada Rabu, (5/7/2017).(Adv)

Wacana Provinsi Khusus Batam Jangan Hanya Euforia

0
Anggota Komisi I DPRD Kota Batam, Ruslan M Ali Wasyim. Foto: facebook Ruslan M Ali Wasyim

batampos.co.id – Wacana pembentukan provinsi khusus Batam yang bergulir akhir-akhir ini termasuk dari mantan Presiden RI Baharuddin Jusuf Habibie perlu mendapat kajian khusus dan komprehensif sebelum diwujudkan. Pasalnya jika itu terwujud tapi terjadi bentrok kepentingan lagi maka akan sulit untuk dirombak.

Untuk itu, Ketua DPD II Partai Golkar Batam, Ruslan M Ali Wasyim beranggapan, wacana ini harus dikaji secara mendalam dan komprehensif dari seluruh aspek baik aspek ekonomi, aspek hukum, aspek budaya, aspek sosial dan lainnya.

“Jadi bukan euforia semata. Ini butuh kajian yang mendalam karena pasti ada plus minusnya dengan pembentukan provinsi khusus ini,” ujar Ruslan, Selasa (2/5) sore.

Sebenarnya kata anggota Komisi I DPRD Batam ini, provinsi khusus itu mirip bagaimana Habibie membangun Batam dulunya. Tapi berjalannya waktu, hadirnya daerah otonom yakni Pemko Batam. Terjadi dualisme kewenangan antara Otorita Batam (kini BP Batam,red) dengan Pemko yang sama-sama memiliki Undang-undang sendiri.

“Dilain sisi hadirnya OB adalah adalah agar investor tidak lagi berurusan di pusat baik izinnya atau lainnya. Jadi OB untuk ‘mendaerahkan’ pusat,” ujar Ruslan.

Jadi ia berharap agar semua kewenangan yang tumpang tindih di Batam saat ini dapat didudukkan dengan baik karena fakta di lapangan saat ini adalah banyak perusahaan besar kolaps. Padahal perusahaan-perusahaan ini banyak menampung tenaga kerja.

Ia berharap agar pemerintah pusat memberikan perhatian penuh terhadap Batam. “Harus ada langklah cepat dan tepat untuk menormalkan kembali perekonomian di Batam. Karena negara lain yang belajar FTZ dari Batam malah lebih maju sedangkan Batam sendiri makin terpuruk,” katanya.

Dualisme pemerintahan di Batam saat ini diyakininya menimbulkan ketidakpastian hukum serta keamanan berinvestasi juga berbelit-belitnya birokrasi. (spt)

Kepala Pos Pelabuhan Domestik Jadi Tersangka

0
Kapolres Tanjungpinang, AKBP Joko Bintoro, didampingi Wakapolres Kompol Andi Rahmansyah dan Kasat Reskrim, AKP Andri Kurniawan, menunjukkan barang bukti dari OTT Pungli di Pelabuhan SBP Tanjungpinang, Selasa (2/5), F Osias De/batampos.
batampos.co.id –  Polres Tanjungpinang, menetapkan tiga orang tersangka dari Operasi Tangkap Tangan (OTT) Pungli di Pelabuhan Domestik Sri Bintan Pura (SBP).
Mereka yang ditetapkan tersangka yakni Kepala Pos Pelabuhan SY, dan dua pegawai Kementerian Perhubungan (Kemenhub) EP dan HS yang bertugas di Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Tanjungpinang.
Kapolres Tanjungpinang, AKBP Joko Bintoro, mengatakan penetapan tersangka dilakukan pihaknya setelah melakukan serangkaian pemeriksaan pasca OTT, Senin (1/5) lalu.
“Memang awalnya yang terjaring OTT satu orang yakni HS. Dari penyelidikan kemudian berkembang menjadi tiga orang,” ujar Joko, didampingi Ketua Tim Saber Pungli Kota Tanjungpinang, Kompol Andi Rahmansyah dan Kasat Reskrim AKP Andri Kurniawan, saat konfrensi pers di Mako Polres Tanjungpinang, Selasa (2/5).
Dikatakan Joko, ketiga orang yang ditetapkan sebagai tersangka ini mempunyai peran masing-masing. SY, berperan merekap uang yang diterima dari agen kapal. Sedangkan HS dan EP, mengecek kapal dan penumpang.
“Jadi setiap kapal yang hendak berangkat ini di cek, kalau ada kelebihan penumpang yang tidak sesuai manifes mereka meminta uang pelicin. Kalau tidak diberikan, kedepannya kapal tersebut akan di persulit,”kata Joko.
Dari OTT tersebut, sambung Joko, pihaknya berhasil menyita barang bukti cukup banyak. Diantaranya, buku rekening atas nama SY, rekapan data uang yang diterima dari agen kapal, lima lembar amplop berwarna coklat yang diduga setoran bulanan, satu buku merk Bintang obor.
“Sedangkan uang yang disita yakni setoran dari agen kapal Sabuk Nusantara Rp 500 ribu, dari agen kapal VOC Batavia, Rp 400 ribu, dari Superjet Rp 450 ribu, Seven Star Rp 300 ribu, dari agen tiket MV Marina Rp 200 ribu dan hasil ceking kapal Rp 400 ribu. Total Keseluruhan uang yang didapat yakni Rp 2,6 juta,”ucap Joko.
Dilanjutkan Joko, selain menerima setoran dari ceking kapal dan penumpang secara harian. Ketiga tersangka tersebut juga menerima setoran bulan dari agen kapal. Namun, untuk jumlah pastinya belum diketahui berapa.
“Saat kami OTT kemarin didapati amplop kosong, di amplop itu tertulis 373 kali Rp 5 ribu. Kemungkinan amplop itu berisi uang setoran bulan yang diterima mereka,”terang Joko.
Sementara saat ditanya, apakah aliran dugaan pungli hanya diterima ketiga tersangka atau sampai ke pimpinan tertingginya. Joko menjelaskan pihaknya masih menelusuri itu. Jika memang ditemukan ada aliran ke petingginya, tidak tertutup kemungkinan tersangka nya akan bertambah.
“Baru tiga orang ini yang kami tetapkan tersangka. Perkembangan lebih lanjut tidak menutup kemungkinan ada tersangka baru,”sebut Joko.
Akibat perbuatannya, terang Joko, ketiga tersangka dijerat dengan pasal 12 huruf undang-undang nomor 31 tahun 1999 sebagaimana dirubah dalam undang-undang nomor 20 tahun 2001 tentang tindak pidana korupsi dengan ancaman maksimal 20 tahun.
“Mereka masih menjalani pemeriksaan intensif di Satreskrim Polres Tanjungpinang untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya,”pungkas Joko.(ias)

Tour de Barelang 2017 Diikuti 500 Pesepeda, dari 36 Negara

0

Warga Batam mari kita sambut Tour de Barelang 2017, yang akan dihelat pada 13 Mei 2017, mendatang.

Event tahunan ini dugelar untuk keenam kalinya tahun ini. Pendaftaran dimulai sejak Maret 2017 lalu.

Hingga kini, sudah dipastikan dari 36 negara yang ikut berpartisipasi. “Sebanyak 500 pembalap sepeda memastikan diri ikut beradu cepat mengayuh sepeda di Tour de Barelang 2017,” kata Kepala Dinas Pariwisata dan Budaya Kota Batam, Pebrialin, Selasa (2/5/).

Format eventnya tidak jauh berbeda dengan tahun lalu. Start perjalanan dari Terminal Ferry Batam Center, para peserta akan mengadu kecepatan dan melakukan perjalanan sejauh 75 km mulai dari ujung Jalan Trans Barelang ke ujung satunya hingga jalan habis dan kembali lagi sejauh 60 km ke garis finish di Jembatan 1 Barelang yang juga dikenal dengan Jembatan Tengku Fisabilillah.

“Ferry dari Singapura akan memberangkatkan para peserta ke Batam pada pagi hari melalui Terminal Ferry Harbour Front dan kembali di sore hari setelah balapan ke Singapura sekitar pukul 6-7 sore,” tambah Pebrialin.

Yusfa melanjutkan, setelah tiba di Batam Center, peserta akan dibawa menuju ke Barelang dengan dikawal oleh kepolisian dan jalanan yang steril sejauh 12 km. Di sini peserta akan bersepeda seharian penuh ini. Total jarak yang ditempuh adalah 125 km.

Terkait rutenya, untuk mengawali balapan, peserta akan melewati jembatan 1 Barelang yang merupakan jembatan paling terkenal dari total 6 jembatan yang melintasi pulau-pulau di daerah administrasi Kota Batam. Setelah melewati Jembatan 1 Barelang, peserta akan melalui pulau-pulau kecil dan Jembatan 2, 3 dan 4 secara berurutan.

“Pulau-pulau yang dilewati peserta adalah Pulau Tonton, Pulau Nipah Pulau Setokok, dan Pulau Rempang. Perjalanan akan berakhir di ujung Pulau Galang Baru,” papar Pebrialin.

Peserta akan memasuki Pulau Rempang pada KM 32, dimana semua tantangan baru saja dimulai. Selama 25 km ke depan, peserta akan ditantang dengan landscape perbukitan yang menguras stamina.

Setelah melintasi beberapa bukit, peserta akan sampai di Jembatan 5 Barelang dan akan disuguhi pemandangan luar biasa dengan hamparan laut biru Laut China Selatan di sisi kanan jembatan, disertai dengan perbukitan yang masih alami. Setelah sampai di ujung Pulau Galang Baru, pada KM65, peserta akan kembali menuju Jembatan 1 untuk mencapai garis finish.

Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Kementerian Pariwisata, Esthy Reko Astuti berharap event ini lebih semarak dibandingkan tahun lalu. Untuk menyemarakkannya, Esthy berharap Dinas Pariwisata setempat menyiapkan acara pendukung untuk hiburan rakyat.

“Tahun kemarin yang saya tahu kurang semarak. Bisa dimaklumi karena pembukaannya bukan di area publik. Untuk menyiasatinya, Tour de Barelang 2017 harus didukung dengan event-event atraksi agar masyarakat lebih tertarik,” ujar Esthy.

Esthy berjanji, Kemenpar akan menyuport event-event seperti ini, terutama dari segi promosi. Namun Esthy mengapresiasi pemerintah Batam yang konsisten dalam menggelar event sport tourism ini.

“Tapi saya berterima kasih kepada Pemerintah Daerah Batam, khususnya Kepala Dinas Pariwisata karena acara Tour de Barelang selama ini dapat berlangsung dengan baik,” pungkas Esthy.

Bagi Menpar Arief Yahya, sport event itu memegang peran strategis. Pertama, nilai news value atau indirect impact nya sangat besar, bahkan dua kali dari direct impact-nya. Kedua, sudah tentu mengundang wisman masuk, baik sebagai atlet, official, tim teknis, supporter, dan penonton bebas.

“Ketiga, dan ini yang juga penting adalah 60 persen dari wisatawan olahraga itu akan kembali lagi untuk mengeksplorasi destinasi yang dilalui dalam cycling itu. Mereka akan datang lagi, sebagai wisatawan mancanegara. Itu sudah dihitung dan disurvei,” kata Menpar Arief Yahya. (*)

Rinjani 100 Diminati, Peserta Datang dari 195 Negara

0

Rinjani 100 kembali digelar Jumat 5 Mei 2017 mendatang.

Peserta yang mendaftar ajang wisata olahraga (sport tourism) Rinjani 100 tahun ini melonjak dibanduing tahun lalu.

Event yang digelar di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) ini akan diikuti 497 pelari dari dalam dan luar negeri.

“Peserta yang daftar telah mencapai 497 pelari, terdiri atas 302 pelari domestik dan 195 pelari luar negeri antara lain Australia, Austria, Cina, Perancis, Jepang, Slovakia, Romantis, Rusia, hingga Irlandia,” jelas Kepala Dinas Pariwisata NTB Lalu Muhammad Faozal, Selasa (2/5).

Faozal mengungkapkan, ada peningkatan 97 peserta di tahun ini. Jumlah peserta tahun sebelumnya sebanyak 400 pelari. Peningkatan peserta dari luar negeri bahkan mencapai 100 persen.

“Rinjani 100 jadi agenda calender of event dari tahun ke tahun. Jumlah peserta juga terus meningkat. Ini bukti Rinjani 100 diminati penggemar,” ujar Faozal.

Faozal berharap, event yang sudah digelar sejak 2012 ini semakin mendorong pengembangan wisata olahraga yang sedang digencarkan Pemerintah Provinsi NTB.

Faozal mengungkapkan, medan lombanya terbilang sulit diterabas. Di kategori 100k, lintasan akan dimulai dari Desa Senaru, Bayan melewati hutan lebat menuju Pelawangan Senaru, diteruskan menuruni tebing-tebing terjal menuju Danau Segara Anak.

Dari danau yang terletak di sekitar ketinggian 2000 meter di atas permukaan laut ini peserta akan kembali melanjutkan lintasan membelah  arah menuju pelawangan Sembalun dan menghadapi lintasan curam menuju puncak Gunung Rinjani.

Dari Puncak Rinjani dengan ketinggian 3.726 meter di atas permukaan laut, peserta akan turun ke arah Desa Sembalun, Lombok Timur melewati perbukitan tinggi dan padang savana yang belum terjamah.

Tidak hanya itu, lautan pasir vulkanik beserta dorongan angin kencang, dengan balutan pegunungan dan lembah serta padang rumput yang indah, dipastikan siap menemani peserta lari Rinjani 100.

“Totalnya, ada 13 check point dan dua tempat pemberhentian yang harus dilewati peserta untuk finish dalam cut of time waktu 36 jam,” tambahnya.

Faozal melanjutkan, Rinjani 100 digelar atas kerja sama dengan Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR), KONI NTB, Polda NTB, dan sejumlah komunitas pendaki di TNGR.

“Rinjani punya keunikan dan diminati komunitas sport tourism, ini motivasi kita menjaga Rinjani lebih baik dari sisi pengelolaan dan kelestarian alam,” tukas Faozal.

Lantas apa kelebihan dari event Rinjani 100 ini? Panorama alamnya dijamin bikin betah. Keindahan Pesona Indonesia bisa dengan mudah ditemui di sana. Selain rute klasik dan menantang dari Senaru ke Danau Segara Anak, Anda akan mendapatkan pengalaman menjelajah trek bukit Sembalun, kawasan yang baru saja dianugerahi gelar World Best Halal Honeymoon di ajang World Halal Tourism Award (WHTA) 2016 di Abu Dhabi, UEA.

“Lomba trail running ini cukup berat, tetapi bagi para runner dunia, ini sangat asyik dan penuh tantangan,” ujar Menteri Pariwisata Arief Yahya, Jumat (24/2), saat dimintai pendapat mengenai acara tersebut.

Menteri asal Banyuwangi itu memang tak berlebihan. Karena Rinjani yang sedang diupayakan menjadi eco park ini memiliki keindahan alam yang sangat mempesona namun penuh dengan tantangan yang bisa memompa adrenalin.

“Event sport tourism ini memang kami khususkan kepada petualang yang siap memacu adrenalin dengan tantangan ekstrim. Jadi mereka yang sudah menyepakati mengikuti lomba sudah siap dengan hujan, panas terik atau cuaca dan bahaya di luar perkiraan teknis lainnya.

Menpar Arief Yahya pun mengapresiasi acara tersebut. Menurutnya, even tersebut akan makin meningkatkan pancaran pesona Mandalika yang berada tak jauh dari Rinjani. Mandalika, yang sudah dimasukkan ke dalam 10 destinasi prioritas selain Danau Toba Sumut, Tanjung Kelayang Belitung, Tanjung Lesung Banten, Pulau Seribu Jakarta, Borobudur Jawa Tengah-Jogja, Bromo Jawa Timur, Labuan Bajo NTT, Wakatobi Sultra dan Morotai Malut, diyakini akan makin dikenal pelari-pelari dunia.

“Semoga Pamor wisata Lombok makin berkibar. Kebetulan, akses menuju Lombok sudah makin mudah. Garuda Indonesia akan membuka penerbangan langsung Lombok-Guangzhou, Tiongkok dengan frekuensi penerbangan 2 kali seminggu. Untuk rute domestik, Garuda akan menambahkan frekuensi penerbangan rute Lombok-Yogyakarta dan Lombok-Ujung Pandang dari sekali seminggu menjadi dua kali seminggu,” ujarnya. (*)

E-Tilang Diberlakukan di Lingga 

0
batampos.co.id – Kasat Lantas Polres Lingga AKP Tasriadi mengatakan telah memberlakukan e-tilang di seluruh wilayah kerja mereka untuk meningkatkan kesadaran pengendara dalam hal peningkatan kepatuhan berkendara yang baik dan aman. Selain itu, e-tilang juga sebagai bentuk memperkecil penyelewengan personil Lantas di lapangan.
“Tadi kami sudah sosialisasi di gedung Sanggar Praja di Dabo Singkep,” ujar Tasriadi ketika ditemui di Dabo Singkep, Selasa (2/5) pagi.
Lebih lanjut Tasriadi mengatakan pemberlakuan e-tilang ini mendapat respon positif dari seluruh masyarakat yang hadir dalam kegiatan sosialisasi yang di gelar di gedung Sanggar Praja tersebut. Seluruh masyarakat menginginkan peningkatan layanan dalam hal ketertiban berlalulintas.
Pemberlakuan e-tilang tersebut mengharuskan pengendara yang tertangkap melanggar peraturan untuk langsung membayar denda pelanggaran ke Bank yang telah ditentukan. Setelah itu pengendara bersangkutan tidak diharuskan mengikuti sidang di pengadilan.
“Yang menjadi kendala saat ini, kami hanya tinggal menunggu tabel besaran denda pelanggaran dari Pengadilan. Karena belum ada tabel itu jadi kami tidak mengetahui besaran denda tersebut,” ujar Tasriadi.
Namun Tasriadi juga meminta kepada Pengadilan Negeri agar membedakan tarif denda pelanggaran terhadap masyarakat di Kabupaten Lingga. Pasalnya, kondisi perekonomian masyarakat di Tanah Bunda Melayu ini masih dalam kondisi belum stabil.
Sedangkan masalah jaringan internet terkait pemberlakuan e-tilang, Tasriadi menambahkan personil dapat mengatasi masalah jaringan tersebut dengan mencari lokasi yang memang terdapat jaringan internet di kawasan Kabupaten Tanah Bunda Melayu ini. (wsa) 

Peraih Nilai UN SMK Tertinggi di Kepri Ini Terancam Tak Bisa Kuliah Karena Biaya

0
Tario Rino Saragih, pelajar SMKN I Batam peraih nilai UN tertinggi se-SMK di Kepri tahun 2017. Foto: Tario untuk Batam Pos

batampos.co.id – Tario Rino Saragih, siswa jurusan Otomasi Industri SMKN I Batam yang mendapat predikat sebagai juara umum hasil ujian nasional berbasis komputer (UNBK) tingkat SMK se-Kepri tahun ini, memang dikenal siswa berprestasi. Selama belajar di SMKN I Batam ia langganan juara umum di sekolah setiap ujian semester. Dia bahkan pernah mengharumkan nama bangsa dengan membawa pulang medali perak pada Festival Akademik yang digelar di Thailand dan Cina pada 2016.

Saat dihubungi Batam Pos sore kemarin, Tario cukup terkejut. Dia sempat tak percaya dengan informasi yang disampaikan bahwa namanya keluar sebagai juara umum se-Kepri tahun ini. ”Ah yang benar mas. Masa iya, banyak kok yang lebih pintar dari saya,” ujarnya, merendah.

Beberapa saat setelah dia memastikan informasi tersebut, Tario akhirnya percaya dan berulang kali mengucap syukur. ”Iya mas benaran saya juara. Syukurlah kalu gitu,” ujarnya dengan semangat.

Meskipun sempat kaget, Tario mengaku cukup yakin bahwa dia akan lulus dalam ujian yang baru dilewatnya itu. ”Karena waktu ujian kemarin, hanya dua mata pelajaran yang membuat saya ragu yakni bahasa Indonesia dan Kejuruan. Kalau Matematika dan Bahasa Inggris saya cukup yakin akan lulus dengan nilai yang baik,” ujarnya.

Keyakinannya itu berbuah hasil sebab nilai yang dapat cukup memuaskan. Menurut Humas SMKN I Batam Junaidi nilai yang diperoleh Tario cukup tinggi yakni 377,3. Bahkan tertinggi dari nilai SMA/MA di Kepri.

Tario membenarkan kalau ia kerap mewakili sekolah dan negara ke berbagai ajang lomba. Baik skala nasional maupun internasional. ”Pernah kirim ke Cina dan Thailand, juga pernah ikut olimpiade fisika tingkat kota tahun 2016 dan keluar sebagai juara dua,” ujarnya.
Tidak itu saja, dia juga pernah dikirim sebahai peserta LKS mewakili Kepri tingkat nasional di Malang tahun 2016 lalu.

”Kalau di sekolah saya memang sering juara umum hampir setiap semester. Semua itu saya capai atas didikan guru-guru saya. Kalau bukan karena mereka saya takan seperti ini,” ujarnya.

Meskipun menyandang sebagai juara umum se Kepri, Tario belum merasa tenang. Sebab impiannya untuk melanjutkan kuliah belum bisa dipastikan. ”Saya dari keluarga tak mampu. Pengen kuliah tapi belum tahu dimana karena masih cari beasiswa,” ujarnya. (she/ska/eja/rng)