Jumat, 3 April 2026
Beranda blog Halaman 13533

HUT Ke 43 PPNI , RSOB BP Batam Ajak Budayakan Cuci Tangan

0
Anggota PPNI RSOB-BP berfoto bersama dengan Kepala BP Batam

batampos.co.id – Dewan Pengurus Komisariat Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) RSOB BP Batam menggelar kegiatan gerakan mencuci tangan dengan tema “gerakan perawat mendukung masyarakat sehat,” pada Jumat (17/3/2017).

Gerakan tersebut bersampena dengan HUT PPNI ke 43, dimana tercatat untuk acara cuci tangan terbanyak di Kota Batam. Hal tersebut disampaikan Direktur RSOB BP Batam, Sigit Riyarto dalam sambutannya saat menghadiri sosialisasi perayaan HUT PPNI di halaman parkir Gedung BP Batam.

“Derakan ini memecahkan rekor untuk acara cuci tangan terbanyak di Pulau Batam sebagai bentuk sosialisasi untuk mengurangi kematian karena menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), tangan adalah paling banyak menularkan bakteri,” katanya.

Ia juga menyampaikan para perawat memegang peran penting dalam dunia kesehatan. Di usia PPNI ke 43, perawat selalu menjadi basis dalam perkembangan kondisi fisik setiap pasien, sehingga mempengaruhi populasi dan sistem kesehatan.

“Perawat merupakan pekerjaan yang menanamkan kepedulian tentang kesehatan, tanpa perawat maka orang sakit akan sangat tergantung padanya, tepuk tangan saya kepada perawat,” imbuhnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala BP Batam, Hatanto Reksodipoetro menyampaikan apresiasinya kepada seluruh perawat khususnya perawat RSOB BP Batam.

Hatanto mengatakan para perawat RSOB BP Batam telah ikut berjuang dalam mengisi pembangunan di pulau Batam terlebih kepada pelayanan kesehatan.

“RSOB BP Batam adalah salah satu pusat fasilitas pelayanan kesehatan tertua di Batam, kualitas pelayanan kesehatan masyarakat dipengaruhi juga oleh pelayanan paramedisnya terutama dokter dan perawat,” kata Hatanto.

Dukungan penuh ia sampaikan kepada PPNI Komisariat RSOB BP Batam atas terselenggaranya gerakan mencuci tangan. Menurutnya, mencuci tangan secara benar diharapkan menjadi budaya di lingkungan BP Batam untuk mencegah penyebaran kuman dan infeksi.

“Menjaga kebersihan tangan adalah pertahanan awal untuk menjaga kesehatan,” ungkapnya.

Hatanto berpesan perayaan tersebut dapat menjadi momentum peningkatan kompetensi manajemen RSOB BP Batam dengan melalui empat pilar yakni peningkatan kualitas praktek, peningkatan kualitas SDM, peningkatan kualitas pendidikan, dan peningkatan kualitas sistem.

Sementara itu Sekretaris panitia pelaksana, Susy Arissani mengatakan kegiatan perayaan HUT PPNI dan sosialisasi gerakan mencuci tangan diadakan serentak di seluruh Indonesia, khusus di DPK PPNI RSOB BP Batam dihadiri lebih dari 800 peserta di lingkungan BP Batam.

Mencuci tangan dapat dilakukan dengan dua cara.

pertama, mencuci tangan pakai sabun menggunakan air mengalir,

kedua, menggunakan cairan berbasis alkohol. (rilis)

Bea Cukai Tanjungpinang Segel Kontainer Berisi Rokok Tanpa Cukai

0
ilustrasi

batampos.co.id – Satu kontainer rokok tanpa cukai kembali masuk ke Tanjungpinang. Rokok tersebut tersebut diangkut truk kontainer nopol B 97XX VQ, ke salah satu gudang di kawasan Dompak.

Informasi di lapangan, rokok tersebut nantinya akan diedarkan oleh perusahaan yang mendapat kuota dari Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) FTZ Tanjungpinang diluar kawasan berikat.

Salah seorang warga yang ditemui tak jauh dari gudang tempat penimbunan rokok tanpa cukai di kawasan Dompak, yang minta namanya tidak disebutkan mengatakan, kontainer yang berisi rokok itu sudah berada disana sejak Kamis (16/3) lalu. Namun, belum dibongkar karena disegel oleh KPPBC Tipe B Tanjungpinang.

“Informasinya tidak dibongkar karena disegel. Selain itu belum ada pihak Bea Cukai yang periksa dan mengawasi aktivitas itu,”ujar warga itu.

Saat dikonfirmasi terkait penyegelan kontainer rokok tersebut. Kasi Penegahan dan Penindakan (Kasi P2) KPPBC Tanjungpinang, Agus Tris, membenarkan.

Penyegelan dilakukan pihaknya, karena dokumen yang dimiliki saat membawa rokok itu belum lengkap dan pihaknya belum mengetahui jumlah rokok yang berada dalam kontainer itu.

“Kalau dokumennya sudah lengkap, baru segelnya kami lepas. Nah, sampai saat ini belum ada permintaan untuk buka segel itu,” ujar Agus saat dikonfirmasi.

Terpisah, kepala PTSP FTZ Tanjungpinang, Den Yelta, yang dikonfirmasi apakah mendapat laporan dari pengusaha rokok tanpa cukai tersebut saat membawa rokok itu ke Tanjungpinang mengatakan perusahaan tidak ada kewajiban untuk melaporkan ke Badan Pengawasan. Namun, pihaknya nanti yang mengecek realisasi dokumen cukai atau surat jalan.

“Jadi kami hanya mengecek dokumen atau surat jalan pemasukan barang yang dikeluarkan pabrik dan Bea Cukai,”kata Den Yelta.
(ias)

Polres Bintan Tangkap Dua Orang Diduga Bandar Narkoba

0
ilustrasi sabu dan ekstasi yang diamankan.

batampos.co.id – Jajaran Satnarkoba Polres Bintan, menangkap dua orang yang diduga sebagai bandar narkoba di parkiran Hotel Comfort, Jumat (17/3) sekitar pukul 17.00 WIB.

Dari penangkapan tersebut petugas berhasil mendapatkan narkoba jenis sabu seberat 16,5 kilogram dan 500 butir pil ekstasi.

Informasi yang dihimpun, penangkapan terhadap kedua orang yang menginap di kamar 208 hotel Comfort itu dilakukan petugas setelah dua hari mengikuti tersangka yang mengambil barang haram tersebut dari Berakit, Kabupaten Bintan.

Masih informasi di lapangan, saat dilakukan penangkapan. Petugas mengamankan barang bukti diduga sabu dan ekstasi di bagasi mobil sedan warna putih yang dibawa tersangka. Sebelum melakukan penangkapan, petugas jumpa sempat menginap di hotel tersebut.

Salah seorang supir taksi yang ditemui di lokasi, Anwar, mengatakan saat akan dilakukan penangkapan oleh petugas. Salah satu tersangka mencoba melarikan diri kearah bagian belakang hotel. Namun, karena terjatuh ia pun langsung diamankan petugas.

“Setahu saya yang pakai baju warna kuning yang jatuh waktu mencoba kabur. Sedangkan kawannya yang memakai baju warna abu-abu, terus didalam mobil dan tidak mau keluar tapi dipaksa sama petugas,”ujar Anwar.

Dikatakan Anwar, dari penggeledahan di mobil yang digunakan pelaku. Petugas membawa dua tas ransel yang diduga berisi barang haram itu.

“Mereka dicegat puluhan polisi dekat pintu pos satpam hotel itu. Polisi ambil dua tas dari mobil mereka, satu tas ransel besar satunya tas kecil,”kata Anwar.

Terpisah, receptionis Hotel Comfort, Joko, mengatakan kedua pelaku sudah satu malam menginap di hotel tempatnya bekerja. Namun, ia tidak mengetahui kapan mereka mulai masuk (check in).

“Masuknya tanggal (16/3). Mereka nginap dikamar 208. Sesuai data yang check in di kamar itu atas nama Achyadi. Mereka menginap berdua dikamar itu. Cuma nama rekannya saya tidak tahu,”ujar Joko.

Kapolres Bintan, AKBP Febrianto Guntur Sunoto, membenarkan jajarannya menangkap dua orang yang diduga terlibat jaringan narkoba. Namun, ia belum bisa menjelaskan lebih lanjut karena masih melakukan pengembangan.

“Iya ada penangkapan itu, tapi saya belum tahu jumlah pastinya barang bukti yang ditemukan. Saya tidak bisa menjawab asal-asalan karena bisa menjadi masalah,”ujar Febri.

Sementara saat ditanya, terkait asal usul barang haram dan hendak dibawa kemana, Febrianto, juga enggan memberitahu. Ia beralasan belum mendapat laporan dari jajarannya yang masih melakukan pengembangan dilapangan.(ias)

10 Jasad TKI Dimakamkan Minggu Depan

0

batampos.co.id – Polda Kepri berencana akan memakamkan 10 jenazah TKI yang merupakan korban kapal tenggelam di Johor, Malaysia 23 Januari lalu, pada minggu depan. Langkah ini diambil, karena hingga kini ke 10 jenazah itu tak bisa teridentifikasi.

“Iya, rencananya minggu depan,” kata Kabiddokkes Polda Kepri Kombes Pol Djarot Wibowo membenarkan hal ini, Jumat (17/3).

Ia mengatakan pihaknya telah mengambil beberapa data-data penting. Dengan harapan bila ada data pembanding yang cocok, keluarga korban mengetahui kerbatnya sudah dikebumikan di Batam.

Diungkapkan oleh Djarot, alasan tak bisa terungkanya identitas 10 jenazah TKi tersebut. Karena minimnya data pembanding yang dimiliki oleh Tim DVI. Ia mengatakan sudah mengerahkan segala cara, termasuk melakukan pencocokan dengan DNA. Tapi hasilnya tak sesuai dengan harapan Tim DVI.

“Namun data pembanding yang ada tak cocok, dengan 10 jenazah tersebut,” tuturnya.

Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol S Erlangga menambahkan bahwa langkah ini biasa diambil, saat korban tidak teridentifikasi. Tapi ia mengatakan bahwa pihaknya telah menyimpan semua sampel DNA milik korban tersebut.

“Bila sewaktu-waktu dibutuhkan, data itu ada,” tuturnya.

Dari data yang dimiliki Batam Pos, dari 20 jenazah yang ditemukan di perairan Bintan dan sekitarnya. Sebanyak 10 jenazah berhasil teridentifikasi. Jenazah yang telah teridentifikasi tersebut, ke semuanya sudah dipulangkan ke kampung halamannya masing-masing pada beberapa waktu lalu. (ska)

Ampuan: Hanya Masalah Komunikasi

0
Ampuan Situmeang (memegang mik)

batampos.co.id – Praktisi hukum Batam, Ampuan Situmeang, mengatakan masalah komunikasi pimpinan BP Batam dengan kalangan pengusaha turut menyumbang instabilitas perekonomian di Batam.

“Saya melihat masalah kita bukan masalah yuridis, bukan masalah ekonomi. Tapi masalah komunikasi,” kata Ampuan yang juga menjadi pembicara dalam diskusi kemarin.

Karena itu, Ampuan merekomendasikan agar dibentuk tim khusus yang nantinya memediasi pengusaha dengan BP Batam.

Selain itu, dia juga menganggap banyak kebijakan dari pimpinan BP Batam yang baru membuat gaduh masyarakat Batam.

“Hukum itu dibuat untuk akomodir masyarakat, namun ini jadinya menyalahkan pengusaha,” katanya.

Ia mengingatkan kembali bahwa yang membangun Batam itu adalah pengusaha. Karena ketika Batam mulai terbentuk pada tahun 1973, Otorita Batam saat itu mengundang pengusaha dari luar Batam untuk investasi di Batam.

“Dulu lahan itu dikasih-kasih, perizinannya belakangan. Yang penting ada pembangunan di Batam. Kalau dibilang mafia, kita semua mafia. Banyak cincai-cincainya. Kalau tidak, Batam ini tak bisa dibangun,” tegasnya.

Menurutnya selama ini pemerintah merupakan bagian dari masalah. Pemerintah menciptakan peraturan yang malah mempersulit masyarakat dan hanya berniat untuk memeras masyarakat.

Ia meminta agar ke depannya BP Batam mau membuka forum diskusi seluas-luasnya kepada masyarakat dan kalangan pengusaha.

“Kesalahpahaman ini bukan masalah yuridis tapi terletak pada masalah komunikasi,” ungkapnya. (ian/nur)

Tiada Pungli pada Penerimaan Polisi, bila Ada, akan Dipidana

0

batampos.co.id – Polda Kepri akan mempidanakan oknum yang menerima atau memberi pungli, dalam penerimaan calon anggota polisi yang saat ini sedang berlangsung. Langkah in diambil untuk menerapkan prinsip BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel dan Humanis).

“Bila ketahuan,  peserta tak hanya diskualifikasi. Tapi dua-duanya (pemberi dan penerima) bisa di penjara,” kata  Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Erlangga pada Batam Pos, Jumat (17/3).

Ia mengingatkan kepada masyarakat yang ingin anaknya bergabung dengan kepolisian Republik Indonesia. Supaya tak memberikan sejumlah uang ke oknum kepolisian.  Karena pihak kepolisian membuat pengamanan ganda yakni Eksternal dan Internal.  “Penerimaan ini diawasi ketat oleh tim internal yakni Irwasda, Propam dan Tim Saber Pungli. Lalu dari Eksternal juga dari Ombusman dan Media,” jelasnya.

Erlangga menuturkan bahwa penerimaan polisi tidak di pungut biaya. Sehingga ia meminta masyarakat tidak tergiur dengan iming-iming siapapun. “Dibilangin bahwa masuk mereka bisa masukin anaknya jadi polisi, jangan percaya. Atau minta rekomendasi pejabat, juga jangan percaya,” ucapnya.

Ia menghimbau kepada masyarakat yang ingin keluarganya menjadi anggota Polri. Agar dapat mempersiapkan diri, dengan latihan peningkatan kapasitas. “Polres dan Polda membuka kesempatan untuk memberikan bimbingan atau latihan kepada calon anggota polri,” ungkapnya.

Pihak Polda Kepri membuka kontak pengaduan bagi masyarakat yang merasa diminta uang oleh oknum-oknum yang tak bertanggungjawab.

“Bisa kontak ke nomor 082173609888, atau email ke [email protected] dan [email protected],” tuturnya.

Ia mengatakan laporan ini akan langsung ditindak lanjuti oleh Bidpropam Polda Kepri dan tim saber pungli. “Penerimaan Polri sudah dibuka, dengan mendaftar terlebih dahulu melalui website Polri.go.id yang akan ditutup pendaftaran pada 15 April,” pungkasnya. (ska)

Shipyard Batam Harus Bisa Bersaing dengan PT PAL

0
ilustrasi galangan kapal di Batam.
foto: anwar saleh / batampos

batampos.co.id – Kepala BP Batam Hatanto Reksodipoetro berjanji akan melakukan promosi baik ke dalam maupun ke luar negeri. Namun dia mengakui, perkembangan shipyard di Batam saat ini terkendala karena minimnya permintaan. Juga karena industri pendukung sedang lesu.

Cara yang paling memungkinkan untuk memajukan shipyard di Batam menurut Hatanto adalah dengan menggabungkan beberapa perusahaan yang kecil. Sehingga bisa memproduksi kapal yang lebih besar dengan teknologi yang lebih tinggi.

“Jadi perusahaan-perusahaan kecil harus merger. Dan ketika menjadi besar maka kita bisa undang investor besar,” katanya.

Menurutnya, saat ini banyak perusahaan galangan kapal di Batam yang hanya mampu membuat kapal tongkang. Padahal permintaan untuk kapal jenis ini terus turun seiring dengan lesunya bisnis tambang, khususnya batubara. Karenanya, galangan kapal di Batam harus meningkatkan kapasitas dan kemampuannya untuk memperluas pasar dan konsumen.

“Kita harus bisa mengerjakan proyek skala besar supaya bisa bersaing dengan PT PAL,” katanya. (ian/nur)

Lift Terjatuh dari Lantai 7, 22 Orang Luka

0
Aparat kepolisian menyegel lift di Blok M Square yang jatuh. (Elfany Kurniawan/JawaPos.com)

batampos.co.id –Sebuah lift yang dalam keadaan penuh terjatuh dari lantai 7.

Kejadian nahas itu terjadi di kawasan Blok M Square, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Terpantau dari akun Twitter @BPBDJakarta, total ada 22 orang yang menjadi korban jatuhnya lift itu. Sementara ada dua di antaranya yang luka berat.

“Situasi: sudah ditangani kepolisian. Korban: 22 orang, cedera berat: 2 orang (semua korban dievakuasi ke RSPP),” kata akun itu, Jumat (17/3).

Kasubag Humas Polres Metro Jakarta Selatan, Kompol Purwanta juga membenarkan insiden itu. Menurut dia, sejumlah anggotanya sedang berada di lokasi.

“Kejadiannya benar, anggota lagi di sana membantu evakuasi,” kata dia singkat.

Belum diketahui pasti apakah ada korban jiwa dalam insiden ini. Purwanta juga belum bisa menyimpulkan apa penyebab jatuhnya lift itu. (elf/JPG)

Sesuai Peruntukan, Lahan Tak akan Ditarik

0
ilustrasi F.Rezza Herdiyanto/Batam Pos

batampos.co.id – Kabar meresahkan yang beredar di masyarakat bahwa BP Batam akan mengambil alih lahan yang masa sewa 30 tahun berakhir mulai 2020 mendatang, dibantah keras oleh Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Hatanto Reksodipoetro.

“Informasi itu tak benar. Kami tak pernah bilang begitu, itu dipelintir media,” ujar Hatanto  saat menjadi pembicara utama dalam forum diskusi publik yang digelar Batam Pos di Hotel Harmoni One, Kamis (16/3).

Hatanto menegaskan, sepanjang penggunaan lahan tersebut sesuai dengan peruntukan, termasuk lahan pemukiman, maka tidak ada alasan bagi BP Batam menarik lahan tersebut meski masa “kontrak” 30 tahun berakhir.

Opsi paling logis adalah memperpanjang dengan kewajiban pemilik membayar uang wajib tahunan otorita (UWTO) kepada BP Batam untuk 20 tahun pertama.

“Secara logika tidak mungkin kami melakukannya. Sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 40 Tahun 1996, jika sudah sesuai peruntukannya, tidak mungkin kami mengambilnya,” jelas Hatanto, lagi.

Situasi ini berbeda dengan lahan yang menyalahi peraturan. Ada lahan yang mengalami perubahan peruntukan tanpa diketahui oleh BP Batam. Untuk kasus ini, BP Batam tidak bisa memberi jaminan apakah akan memperpanjang sewa lahannya lagi atau tidak.

Pernyataan tegas ini menjawab pertanyaan anggota DPRD Provinsi Kepri Asmin Patros yang sempat membaca dari media online yang menulis BP Batam akan menarik lahan perumahan dan mengalokasikannya untuk peruntukan lain setelah UWTO 30 tahun berakhir mulai 2020 mendatang.

Asmin menilai, secara aturan BP Batam memang memiliki kewenangan tidak memperpanjang lahan yang UWTO-nya berakhir. Namun, Asmin menilai informasi itu terlalu dini dilontarkan karena bisa memicu keresahan dan ketidakpastian di Batam.

“Jujur ini meresahkan, tapi kalau tak benar berarti hoax,” ujar Asmin, usai mendengar bantahan Hatanto di acara forum diskusi Batam Pos tersebut.

Beberapa contoh perumahan yang akan habis masa UWTO-nya antara lain perumahan Crown Hill, perumahan Citra Nongsa, perumahan-perumahan tua yang ada di Seraya dan Kampung Utama, dan lainnya.

Khusus kasus lahan milik Persero, BP Batam memang memutuskan tidak memperpanjang sewa lahannya karena akan digunakan untuk memperluas pelabuhan Batuampar.

Deputi III BP Batam, Eko Santoso Budianto mengatakan perluasan pelabuhan kargo itu sangat penting sehingga memerlukan lahan milik Persero.

“Kebutuhan perluasan adalah bangun 400 meter dermaga utara, reklamasi seluas 20 hektare. Memperdalam pelabuhan dari 5 meter menjadi 13,5 meter dan penambahan gantry crane,” jelasnya.

Dengan demikian pelabuhan Batuampar akan diarahkan untuk menjadi pelabuhan kontainer. “Dan itu butuh dana sekitar Rp 2,7 triliun,” jelasnya.

Eko menjelaskan Persero hadir di Batam karena permintaan Otorita Batam kala pertama kali mengelola Batam. Mereka tidak dikenakan sewa sesenpun selama 30 tahun pertama.

“Itu lahan yang punya negara kok, ini masalah prioritas. Sekarang kepentingan mana yang lebih besar,” jelasnya. (leo/nur)

Awal Tahun, Wisman ke Batam Merosot

0
Turis Singapura tiba di Pelabuhan Internasional Sekupang, Sabtu (11/3). Di hari Sabtu dan Minggu turis luar negeri ramai mengunjungi Batam untuk liburan dan belanja. F. Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam Pebrialin mengatakan, untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisata mancanegara ke Batam, Kempar akan mengalokasikan sedikitnya 50 ribu tiket weekdays (Senin-Jumat) bagi Batam.

Batam sebagai pintu masuk pariwisata diharapkan bisa mendatangkan jumlah wisatawan terbanyak ke Kepri.

“Nah, setelah dari Batam mereka bisa melanjutkan perjalanan ke tempat wisata yang berada di Kepri,” kata Pebrialin, akhir Februari lalu.

Tiket weekdays tujuan Singapura-Batam, Johor-Batam pulang pergi bagi wisatawan asal Negeri Singa dan Negeri Jiran. Teknis pemberian tiket gratis ini melibatkan para agen travel yang mengajukan proposal.

“Masih kami tunggu, nanti akan langsung disampaikan ke Kemenpar untuk secepatnya diproses, semakin cepat semakin baik, karena tahun ini kami ditargetkan 1,7 juta wisatawan mancanegara,” pungkas dia.

Pada Januari 2017 lalu, Badan Pusat Statistik Provinsi Kepulauan Riau mencatat telah terjadi penurunan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke kota Batam. Dari data resmi tersebut, dipaparkan penurunan kunjungan wisman pada awal 2017 dibandingkan Desember 2016 mencapai 18,55 persen atau sebanyak 29.549 orang.

“Pada Desember 2016 turis ke Batam sebanyak 159.277 orang, sedangkan pada Januari 2017 hanya 129.728 orang,” sebut Kepala BPS Kepri, Panusunan Siregar, kemarin.

Penurunan di Kota Batam sontak ikut menyumbang andil dalam penurunan jumlah wisatawan di Kepri dalam periode yang sama. Panusunan menyebutkan, secara kolektif memang telah terjadi penurunan kunjungan wisman pada empat pintu masuk internasional yang ada di Kepulauan Riau.

Penurunan jumlah kunjungan wisatawan terbesar terjadi di Tanjungpinang. Di ibu kota provinsi ini penurunan mencapai 20,88 persen. Sedangkan di Bintan turun 19,15 persen dan di Karimun hanya 10,63 persen.

“Wisman yang berkunjung ke Provinsi Kepulauan Riau selama bulan Januari 2017 tercatat sebanyak 172.698 kunjungan atau mengalami penurunan sebesar 18,44 persen dibanding kunjungan wisman selama bulan Desember 2016 yang mencapai 211.732 kunjungan,” beber Panusunan.

Guna kian mendongkrak angka kunjungan wisatawan mancanegara, Pemko Batam bekerja dengan Kementerian Pariwisata kini punya cara cukup unik, yakni memberikan tiket gratis bagi pengunjung luar negeri.

Cara tersebut sedang dioptimalkan Pemerintah Kota (Pemko) Batam. Pemberitan tiket gratis ini melibatkan agen perjalanan yang biasa mampu mendatangkan para turis ke dalam negeri. (aya)