Senin, 4 Mei 2026
Beranda blog Halaman 1354

Tak Dapat DBH, Pemkab Anambas Tunda Pembangunan demi Lunasi Utang

0
Sekda Anambas, Sahtiar.
Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Anambas, Sahtiar. F. Ihsan Imaduddin/Batam Pos.

batampos – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Anambas terus berupaya menyelesaikan utang sebesar Rp95 miliar yang muncul pada tahun anggaran 2024.

Utang tersebut merupakan warisan dari masa kepemimpinan Bupati sebelumnya, Abdul Haris, dan mayoritas berasal dari kewajiban pembayaran kepada kontraktor atas pekerjaan fisik dan pengadaan barang yang telah dilaksanakan.

Sekretaris Daerah (Sekda) Anambas, Sahtiar, membenarkan besarnya utang yang harus ditanggung dan menyatakan bahwa pelunasannya kini menjadi prioritas utama pemerintah daerah.

“Utang 2024 menjadi prioritas Pemkab Anambas untuk dilunasi,” ujar Sahtiar kepada awak media, Rabu (30/7).

Ia menjelaskan, Pemkab secara rutin melakukan pembayaran utang setiap bulan kepada pihak ketiga, terutama kepada kontraktor yang telah menyelesaikan proyek. Hingga akhir Juli 2025, sisa utang yang belum terbayarkan tinggal sekitar Rp20 miliar.

“Utang kita sekarang tinggal Rp20 miliar,” jelasnya.

Sahtiar menambahkan, tumpukan utang ini terjadi akibat tidak diterimanya transfer Dana Bagi Hasil (DBH) dan sejumlah dana lainnya dari Pemerintah Pusat pada akhir 2024. Hal tersebut menyebabkan keterlambatan pembayaran kepada rekanan.

Sebagai langkah strategis, Pemkab Anambas memutuskan untuk meniadakan seluruh kegiatan pembangunan baru sepanjang tahun 2025. Fokus anggaran dialihkan sepenuhnya untuk pelunasan utang dan penataan sistem keuangan daerah.

“Seluruh kegiatan kita tiadakan tahun ini. Fokus kita adalah memperbaiki kondisi fiskal agar di tahun 2026 keuangan daerah sudah kembali stabil,” tegasnya.

Dengan kebijakan ini, Pemkab Anambas berharap dapat menata ulang manajemen keuangan secara lebih sehat dan akuntabel, serta memulihkan kepercayaan masyarakat dan para mitra kerja terhadap tata kelola pemerintahan. (*)

Reporter: Ihsan Imaduddin 

Artikel Tak Dapat DBH, Pemkab Anambas Tunda Pembangunan demi Lunasi Utang pertama kali tampil pada Kepri.

Macet dari Simpang Dam hingga Bukit Daeng, Warga Harap Pelebaran Jalan Tersambung hingga Sagulung

0
Proyek pelebaran jalan Ahmad Yani. Foto. Eusebius Sara/ Batam Pos

batampos – Proyek pelebaran Jalan Ahmad Yani dari simpang Kepri Mall ke simpang Panbil semakin mendekati tahap akhir. Dengan sebagian besar ruas jalan sudah selesai dilebarkan menjadi lima lajur, warga kini mulai menyuarakan harapan agar proyek strategis ini dilanjutkan ke arah Batuaji, tepatnya mulai dari simpang Dam hingga Bukit Daeng.

Pantauan di lapangan, Selasa (29/7), pengerjaan jalan terus dikebut. Beberapa titik sudah memasuki tahap pengaspalan, sementara di sekitar simpang Panbil masih dilakukan semenisasi dan pengerasan lajur baru. Akses masuk ke kawasan Panbil Mall ditutup sementara demi kelancaran pengerjaan proyek.

Kini, dengan jalur lima lajur segera dapat digunakan, masyarakat menilai penting untuk memperpanjang pelebaran ke arah Sagulung. Ruas jalan dari simpang Dam hingga Bukit Daeng saat ini hanya terdiri dari dua jalur untuk dua arah dan menjadi langganan macet, terutama di jam sibuk pagi dan sore hari.

Baca Juga: Teror Order Fiktif Sasar Tiga Kantor Media di Kepri, AJI Desak Polisi Usut Pelaku

Amir, warga Batuaji, menyampaikan harapannya agar proyek pelebaran tidak berhenti hanya sampai simpang Panbil. Menurutnya, perlu ada kesinambungan infrastruktur agar arus lalu lintas dari wilayah industri Mukakuning hingga permukiman padat di Tembesi dan Sagulung bisa mengalir lancar.

“Kalau bisa pelebarannya disambung terus sampai Batuaji dan Tembesi. Jalan dari simpang Dam sampai Bukit Daeng itu tiap pagi dan sore macet parah. Kalau lima lajur bisa tembus sampai ke sana, pasti arus kendaraan jauh lebih lancar,” ujar Amir.

Menurut dia, pembangunan jalan yang merata akan memberi dampak besar terhadap mobilitas warga dan distribusi barang di kawasan industri dan permukiman. Apalagi, wilayah Sagulung dan Batuaji dikenal padat penduduk dan memiliki aktivitas kendaraan tinggi.

Pelebaran lanjutan juga dinilai sejalan dengan visi pemerintah dalam mendorong pengembangan kawasan hinterland. Warga berharap agar Pemko Batam dan BP Batam segera memasukkan proyek lanjutan ini dalam agenda prioritas infrastruktur berikutnya.

Baca Juga: Polisi Masih Selidiki Kasus Keributan Saguba, Dua Pihak Bersikeras Lanjutkan Proses Hukum

Sebelumnya, Kepala BP Batam Amsakar Achmad menegaskan komitmennya dalam mempercepat pembangunan infrastruktur strategis di Batam. Ia menyebutkan bahwa jalan dan konektivitas wilayah menjadi kunci penting mendukung pertumbuhan ekonomi dan kenyamanan warga.

“Infrastruktur yang mumpuni adalah tulang punggung kemajuan kota. Kita akan terus evaluasi dan sesuaikan pembangunan dengan kebutuhan masyarakat,” ujarnya beberapa waktu lalu. (*)

 

Reporter: Eusebius Sara

Artikel Macet dari Simpang Dam hingga Bukit Daeng, Warga Harap Pelebaran Jalan Tersambung hingga Sagulung pertama kali tampil pada Metropolis.

Mobil Listrik Wuling Hasil Personalisasi Konsumen Turut Meriahkan Booth Wuling GIIAS 2025

0
Balutan stiker berwarna Fanchi Lemon dan MaxDecal White serta penggunaan bodykit carbon untukmenambah nuansa racing retro pada air ev ini.

batampos– Dalam partisipasinya di ajang GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025, Wuling Motors (Wuling) turut menampilkan 2 (dua) unit kendaraan listrik milik konsumen yang telah dikreasikan, yaitu Air ev dan BinguoEV.

Melalui penampilan kedua model ini di booth Wuling memperlihatkan bahwa mobil listrik juga dapat dilakukan personalisasi dengan fleksibel sesuai karakter maupun ekspresi dari para pemiliknya.

Yang pertama, Wuling Air ev yang mengusung nama Kiiro.EV tampil berani dengan tema Mooneyes Retro Racer Concept. Sentuhan kreasi ini memadukan gaya retro balap khas Mooneyes dengan nuansa modern, menghasilkan tampilan yang sporty sekaligus unik. Proyek ini mengandalkan desain body kit hasil kreasi sendiri, dengan koreksi fitment serta detail fungsional yang tetap menjaga kenyamanan dan performa harian.

Dari sisi eksterior, Air ev Kiiro.EV dilengkapi dengan paket aksesori tambahan “KIIRO LUNA” berupa lips dan sideskirt berbahan karbon dari KitaCarbon, kap karbon dengan stiker Mooneyes, hingga sunroof dari Cloudblue Akasia.

BACA JUGA: Wuling Berkolaborasi dengan NMAA Menampilkan Mitra EV ‘VIP Concept’ dalam Ajang GIIAS 2025

Warna bodi hadir dalam balutan dua warna Fanchi Lemon Yellow dan MaxDecal White, serta penggunaan kaca film IceU RT70 0% SkyBlue dan lampu underglow untuk memperkuat nuansa racing retro.

Tak hanya itu, mobil listrik modifikasi ini ditopang oleh velg Enkei Aerodish gen 1 ’83 berukuran 13 inci, ban Falken Sincera, serta custom spring dan custom shock. Tak ketinggalan, penggunaan full polyurethane bushing dari Protoflex. Ditambah lagi dengan pengaplikasian Mini Projector – Beebot MKII dan underglow.

Air ev ini juga dilengkapi sistem Full Venom Audio System, mulai dari Exodus Speaker Tweeter, DSP, hingga Active Subwoofer. Selain itu, kabin juga dilengkapi A-pillar dari Venom, Brill HepaFilter, TrapoXtreme floor, custom seatbelt, serta aksen interior bertema Mooneyes yang menambah karakter unik kendaraan ini.

Beralih ke unit ke dua yakni BinguoEV. Hatchback EV ini dipersonalisasikan dengan pendekatan Daily Driven style, yang menonjolkan kesan klasik modern dan tetap ideal digunakan sebagai kendaraan harian. Kombinasi desain, warna, dan detail personalisasi menjadikan tampilan BinguoEV lebih khas dan harmonis.

Sisi eksterior memadukan wrapping sticker warna putih, striping klasik berwarna coklat dan hitam doff, over fender sewarna bodi, grill depan berwarna emas, dan aksen Dot Sphere pada bumper depan

Dari sektor kaki-kaki, mobil ini menggunakan velg Fortis PLW-02 dengan ukuran ring 15 berwarna Magnesium Gold yang cocok dengan padanan warna bodi Milk Tea, serta ban BF Goodrich Advantage Touring berukuran 185/65 R15 yang lebih tebal dari standar, menambah kesan kokoh.

Lalu pada sisi eksterior memadukan wrapping sticker warna putih pada atap dan spion dengan Teckwrap white super gloss, striping klasik berwarna coklat dan hitam doff dengan MaxDecal print uv, over fender yang dibuat sewarna bodi, grill depan berwarna emas, frame kaca depan dan belakang dengan Teckwrap black super gloss sampai dengan aksen “Dot Sphere” coklat pada bumper depan yang menjadi elemen estetika tambahan.

Untuk bagian kabinnya terdapat tambahan armrest, console extender dan Trapo Classic Mark-IV.

Melalui kehadiran Air ev Kiiro.EV dan BinguoEV Daily Classic Driven di GIIAS 2025, Wuling menunjukkan bahwa kendaraan listrik dapat menjadi bagian dari gaya hidup masa kini yang ekspresif dan fungsional. Kedua karya ini menjadi cerminan fleksibilitas produk Wuling dalam merespons kebutuhan konsumen yang ingin menghadirkan kendaraan sesuai preferensi pemiliknya.

Tentang Wuling Motors

Wuling Motors resmi berdiri di Indonesia pada Juli 2017. Komitmen jangka panjang Wuling ditunjukkan dengan peresmian pabrik dan Supplier Park seluas 60 hektar di Cikarang, Jawa Barat. Produk pertama dari Wuling Motors, seri Confero yang diluncurkan pada Agustus 2017, telah mendapat tiga penghargaan di kancah otomotif Indonesia.

Kemudian, seri Cortez yang didebut pada 2018 telah mendapat pembaharuan menjadi seri New Cortez. Lini produk dengan kenyamanan berkelas ini dianugerahi berbagai penghargaan di segmen medium MPV. Selanjutnya, Wuling menghadirkan SUV pertamanya yakni Almaz, pada Februari 2019 dan melengkapinya dengan Wuling Indonesian Command (WIND) pada Juli 2019.

Tahun 2021, Wuling meniagakan Almaz RS yang didukung dengan Advanced Driver Assistance System (ADAS) dan Wuling Remote Control App yang dapat diakses melalui MyWuling+. Penghargaan yang diberikan kepada SUV ini pun beragam, meliputi tujuh penghargaan untuk Almaz, termasuk Car of The Year versi Gridoto Award 2019 dan lima penghargaan termasuk Car of The Year Otomotif Award 2021 untuk Almaz RS.

Wuling turut mendukung pemerintah Indonesia dalam rangka percepatan elektrifikasi kendaraan di Tanah Air melalui Air ev, kendaraan listrik pertama Wuling di Indonesia. Mobil bebas emisi ini diterima dengan hangat oleh masyarakat Indonesia, terbukti menjadi kendaraan listrik terlaris di tahun 2022 sejak diluncurkan pada Agustus 2022 dan langsung meraih delapan penghargaan dari berbagai pihak, termasuk gelar Rookie of the Year dalam ajang OTOMOTIF Award 2023.

Selanjutnya, Wuling memperkenalkan kendaraan hybrid pertamanya di Tanah Air yaitu Almaz Hybrid, yang memadukan performa berkendara yang menyenangkan dan efisiensi. Tidak ketinggalan, Wuling terus melebarkan sayapnya dengan menawarkan segmen Low Commercial Vehicle (LCV) setelah sebelumnya menghadirkan Formo dan Formo S, lalu di tahun 2023 Wuling mendebut Formo Max. Kemudian, Wuling memasuki segmen baru lainnya yaitu compact SUV dengan Alvez yang diperkenalkan pada Februari 2023.

Pada Mei 2024, Cloud EV resmi diluncurkan sebagai kendaraan listrik ketiga Wuling di Indonesia. Wuling Motors terus berkomitmen untuk menghadirkan produk dan layanan yang dapat menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat Indonesia. (*)

Artikel Mobil Listrik Wuling Hasil Personalisasi Konsumen Turut Meriahkan Booth Wuling GIIAS 2025 pertama kali tampil pada Lifestyle.

Final AFF U-23 Indonesia vs Vietnam Berujung Ricuh, 22 Suporter Ditangkap

0
Sejumlah penonton diamankan usai akhir laga final Piala AFF U-23 2025 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (29/7) malam. (Istimewa)

batampos – Suasana panas mewarnai akhir laga final Piala AFF U-23 2025 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (29/7) malam. Timnas Indonesia yang harus mengakui keunggulan Vietnam dengan skor 0-1, membuat sejumlah pendukung tak bisa menahan emosi.

Keributan pun pecah tak lama setelah peluit panjang dibunyikan. Pihak kepolisian langsung turun tangan mengamankan situasi. Sebanyak 22 orang suporter diamankan karena diduga terlibat dalam aksi ricuh.

Dua orang penonton mengalami luka-luka. Salah satunya bahkan harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat penanganan medis.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro menyebut, keributan terjadi sesaat setelah pertandingan berakhir.

“Personel kami yang sudah bersiaga langsung bergerak cepat. Kami amankan lokasi, pisahkan kelompok yang terlibat, dan pastikan keributan tidak meluas,” ujar Susatyo, Rabu (30/7).

Ia mengklaim pengamanan dilakukan secara persuasif dan terukur. Fokus utama adalah mengembalikan situasi agar tetap aman.

“Kami sudah siagakan personel pengamanan sejak sebelum pertandingan dimulai. Situasi berhasil dikendalikan, dan saat ini kondisi di sekitar lokasi kejadian sudah kondusif,” lanjutnya.

Proses pemeriksaan terhadap 22 suporter yang diamankan masih berlangsung di Polres Metro Jakarta Pusat. Polisi memastikan bahwa proses hukum akan berjalan sesuai aturan.

Kapolres juga mengimbau agar seluruh pendukung Timnas Indonesia tetap menjunjung sportivitas, meskipun hasil pertandingan mengecewakan.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk tetap menjaga ketertiban. Kalah atau menang adalah bagian dari pertandingan, jangan sampai emosi sesaat justru menimbulkan kerugian dan pelanggaran hukum,” imbuh Susatyo. (*)

Artikel Final AFF U-23 Indonesia vs Vietnam Berujung Ricuh, 22 Suporter Ditangkap pertama kali tampil pada Olahraga.

Dalam Kasus Kematian Diplomat Arya Daru Pangayunan Muncul Nama Vara

0
Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Wira Satya Triputra (kedua dari kiri) mengungkap kematian diplomat Kemlu, Arya Daru Pangayunan. (Syahrul Yunizar/JawaPos.com)

batampos – Di antara pengungkapan kasus kematian diplomat Kementerian Luar Negeri (Kemlu), Arya Daru Pangayunan, muncul nama seorang perempuan. Dia adalah Vara.

Perempuan itu sempat bersama dengan Daru saat berbelanja di Grand Indonesia pada malam terakhir sebelum pria berusia 39 tahun itu ditemukan tewas mengenaskan.

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Metro Jaya Kombes Wira Satya Triputra menyampaikan bahwa dalam kasus tersebut telah memanggil 26 orang saksi.

Namun dari 26 saksi tersebut, baru 24 saksi yang memenuhi panggilan untuk diperiksa. Sementara 2 saksi lainnya belum sempat diperiksa oleh penyelidik Polda Metro Jaya.

”Jadi, dari Tim Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya telah melakukan klarifikasi terhadap 24 orang saksi, yang sebenarnya kami mengundang 26 (saksi). Namun, masih ada 2 yang belum berkesempatan hadir,” jelasnya.

Dari 24 saksi tersebut, Polda Metro Jaya membagi ke dalam beberapa klaster saksi. Yakni klaster saksi dari lingkungan keluarga, saksi dari lingkungan tempat tinggal korban, saksi dari lingkungan tempat kerja, dan saksi yang bisa menggambarkan profil korban atau saksi yang sempat berinteraksi dengan korban. Vara termasuk salah satunya. Wira memastikan dia sudah diperiksa.

”Terkait dengan apakah sudah diambil keterangan (terhadap Vara), sudah. Kalau masalah hubungannya kami tidak bisa sampaikan karena itu privasi,” ungkap Wira.

Sebelumnya, jenazah Daru ditemukan pada Selasa pagi (8/7). Dia ditemukan dalam keadaan kepala terlilit lakban kuning. Di balik lakban kuning tersebut juga ada plastik yang menutup wajah Daru. Sebelum ditemukan tewas mengenaskan, Daru sempat bepergian ke salah satu pusat perbelanjaan dan berdiam diri di rooftop Gedung Kemlu. (*)

Artikel Dalam Kasus Kematian Diplomat Arya Daru Pangayunan Muncul Nama Vara pertama kali tampil pada News.

Pelaku Curanmor di Tiban Lama Diringkus Polisi, Motor Curian Disita

0
Pelaku pencuri motor yang diamankan polisi. f.ist

batampos– Unit Reskrim Polsek Sekupang berhasil mengungkap kasus pencurian sepeda motor (curanmor) yang terjadi di wilayah Kelurahan Tiban Lama, Kecamatan Sekupang. Dua pelaku diringkus di lokasi berbeda dan satu unit motor curian berhasil diamankan sebagai barang bukti.

Kapolsek Sekupang, Kompol Hippal Tua Sirait, mengatakan pengungkapan kasus ini dilakukan berdasarkan laporan warga yang kehilangan sepeda motor pada Senin (28/7) dini hari.

“Kejadian bermula saat korban menyadari sepeda motornya yang diparkir di teras rumah hilang saat hendak digunakan. Korban kemudian berinisiatif mencari dan menemukan motornya terparkir di tepi jalan bersama salah satu pelaku,” jelas Kompol Hippal saat dikonfirmasi, Rabu (30/7).

Melihat sepeda motornya, korban langsung mengamankan pelaku dengan bantuan warga sekitar dan menyerahkannya ke pihak kepolisian. Berdasarkan hasil pemeriksaan dan pengembangan, tim opsnal yang dipimpin IPTU M. Ridho, S.H., kemudian berhasil menangkap satu pelaku lainnya.

BACA JUGA: Seorang Pria Nyaris Diamuk Massa Usai Tertangkap Basah Coba Curi Motor dan Sepatu Safety

Dua pelaku yang diamankan masing-masing berinisial AB (25), warga asal Kabupaten Madiun, Jawa Timur, dan HS (24), warga asal Padang Lawas, Sumatera Utara. Keduanya diamankan di dua lokasi berbeda di kawasan Sekupang dan kini telah ditahan di Mapolsek Sekupang.

Barang bukti yang disita dari tangan pelaku yakni satu unit sepeda motor Honda Beat warna hitam beserta surat-surat kendaraan, yaitu STNK dan BPKB asli milik korban. Hasil pemeriksaan awal menunjukkan bahwa motor dicuri dalam kondisi kunci masih tergantung.

“Keduanya mengakui perbuatannya dan saat ini tengah menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut. Kasus ini akan kami proses sesuai hukum yang berlaku,” tambah Kompol Hippal.

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk selalu waspada dan tidak sembarangan memarkir kendaraan, meskipun di halaman rumah sendiri.

“Kami imbau warga agar tidak meninggalkan kunci tergantung di kendaraan. Gunakan pengaman tambahan jika perlu, dan laporkan segera jika melihat hal-hal yang mencurigakan di lingkungan sekitar,” tegasnya. (*)

Reporter: Rengga

Artikel Pelaku Curanmor di Tiban Lama Diringkus Polisi, Motor Curian Disita pertama kali tampil pada Metropolis.

Tampang Buron Penipuan Duit Pupuk Asal Jambi Ditangkap di Tanjungpinang

0
Buron penipuan
Penampakan buronan kasus penipuan asal Jambi yang diringkus polisi di Tanjungpinang. F. Polresta Tanjungpinang untuk Batam Pos.

batampos – Seorang buronan kasus penipuan dan penggelapan uang di Jambi akhirnya berhasil diamankan polisi gabungan dari Satreskrim Polresta Tanjungpinang bersama Polda Jambi.

Pria bernama Ardiansyah Putra itu ditangkap tanpa perlawanan saat bersembunyi di sebuah rumah kontrakan di kawasan Tanjungpinang Kota, Selasa (29/7) malam.

Penangkapan ini merupakan hasil kerja sama lintas wilayah antara kepolisian Jambi dan Tanjungpinang, menyusul permintaan resmi dari Polda Jambi untuk menangkap yang bersangkutan yang telah masuk Daftar Pencarian Orang (DPO).

Diketahui, Ardiansyah terlibat dalam kasus penipuan dan penggelapan uang puluhan juta rupiah dari hasil penjualan pupuk di sebuah kebun wilayah Jambi, beberapa waktu lalu.

Kapolresta Tanjungpinang Kombes Hamam Wahyudi membenarkan adanya penangkapan tersebut. “Iya benar. Tadi malam (29 Juli 2025) diamankan oleh Satreskrim Polresta Tanjungpinang,” ujar Hamam kepada Batam Pos, Rabu (30/7).

Hamam menambahkan, proses hukum sepenuhnya ditangani Polda Jambi. Polresta Tanjungpinang hanya membantu proses penangkapan melalui koordinasi antar kepolisian. “Yang bersangkutan sudah langsung dibawa ke Jambi,” ungkapnya.

Kapolresta juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap berbagai modus penipuan dan segera melapor jika mengetahui informasi terkait keberadaan DPO atau tindak kejahatan di lingkungan sekitar.

“Segera lapor atau hubungi 110 kalau ada yang mencurigakan, kami akan tindaklanjuti,” pungkasnya. (*)

Reporter: Yusnadi Nazar 

Artikel Tampang Buron Penipuan Duit Pupuk Asal Jambi Ditangkap di Tanjungpinang pertama kali tampil pada Kepri.

BKPSDM Bintan Batalkan Kelulusan PPPK Mantan Caleg

0
Sekda Bintan
Sekda Bintan, Ronny Kartika. F. Slamet Nofasusanto/Batam Pos.

batampos – Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Bintan resmi membatalkan kelulusan seorang calon pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) tahap 2 bernama Ardianto.

Keputusan itu diambil setelah diketahui bahwa Ardianto merupakan mantan calon legislatif (caleg) Perjuangan pada pemilu sebelumnya.

Sekretaris Daerah (Sekda) Bintan, Ronny Kartika, menjelaskan bahwa Ardianto telah mengajukan pengunduran diri dari proses seleksi PPPK tahap 2 secara resmi kepada BKPSDM. Pihak BKPSDM kemudian mengumumkan pembatalan kelulusan tersebut melalui situs resmi mereka.

“Sudah diposting di media publikasi BKPSDM bahwa yang bersangkutan mengundurkan diri,” ujar Ronny saat dikonfirmasi, Rabu (30/7).

Ronny menambahkan bahwa sebelumnya Ardianto telah dinyatakan lulus seleksi dan tengah berada dalam tahap penyusunan berkas riwayat hidup. Namun, belum sempat diterbitkan Surat Keputusan (SK) pengangkatan sebagai PPPK.

“Kemarin sudah dinyatakan lulus, namun belum keluar SK,” kata Ronny.

Setelah pembatalan kelulusan, Pemerintah Kabupaten Bintan melalui BKPSDM telah mengirimkan surat kepada Badan Kepegawaian Negara (BKN) untuk mengajukan usulan resmi pembatalan keikutsertaan dan kelulusan Ardianto sebagai calon PPPK.

“Kita menunggu jawaban dari BKN,” tutup Ronny. (*)

Reporter: Slamet Nofasusanto 

Artikel BKPSDM Bintan Batalkan Kelulusan PPPK Mantan Caleg pertama kali tampil pada Kepri.

Polisi Masih Selidiki Kasus Keributan Saguba, Dua Pihak Bersikeras Lanjutkan Proses Hukum

0
Kanit Reskrim Polsek Sagulung, Iptu Anwar Aris. Foto. Eusebius Sara/ Batam Pos

batampos – Polsek Sagulung masih terus melakukan penyelidikan atas kasus keributan antar kelompok remaja yang terjadi di kawasan Sagulung Baru (Saguba). Meski kejadian telah berlalu beberapa hari, kedua belah pihak yang terlibat masih bersikeras untuk melanjutkan proses hukum dan belum menunjukkan itikad damai.

Kapolsek Sagulung Iptu Husnul melalui Kanit Reskrim Iptu Anwar Aris mengatakan bahwa pihaknya kini tengah menelusuri lebih lanjut keterangan para saksi serta mengumpulkan barang bukti yang mendukung masing-masing laporan.

“Kami masih dalami kedua laporan. Masing-masing pihak mengklaim sebagai korban, sehingga perlu pembuktian lebih lanjut,” ujarnya, Selasa (29/7).

Baca Juga: Teror Order Fiktif Sasar Tiga Kantor Media di Kepri, AJI Desak Polisi Usut Pelaku

Penyidik juga masih terus memeriksa saksi-saksi tambahan untuk memastikan kronologi dan titik awal terjadinya bentrok tersebut. Sejauh ini, sudah delapan saksi yang diperiksa dari kedua pihak. Bukti fisik seperti rekaman video amatir dan barang-barang yang digunakan saat kejadian juga sedang dikumpulkan sebagai bagian dari proses penyidikan.

Aris menegaskan bahwa pihaknya akan tetap netral dalam menangani perkara ini. Polisi akan menilai berdasarkan fakta dan bukti yang ada, bukan dari klaim sepihak. “Kami akan proses laporan secara adil dan profesional. Tidak ada yang kami tutupi,” tambahnya.

Di sisi lain, polisi juga mengimbau kepada masyarakat, khususnya warga di kawasan Saguba, untuk tetap menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Aris meminta agar warga tidak terprovokasi atau ikut-ikutan menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya.

“Kami minta masyarakat tetap tenang, jangan main hakim sendiri. Serahkan penanganan kasus ini sepenuhnya kepada kami. Semua akan kami tindaklanjuti sesuai hukum yang berlaku,” kata Aris.

Baca Juga: Perlancar Arus Lalu Lintas, Dishub Batam Tutup Perempatan dan U-Turn di Sejumlah Titik

Kasus ini menjadi perhatian publik setelah sempat terjadi dua kali keributan dalam satu malam yang berujung pada penyerangan ke rumah warga dan adanya korban luka. Bentrokan juga melibatkan senjata tajam dan menyebabkan kerusakan rumah warga.

Pihak kepolisian berharap proses penyelidikan ini bisa segera menemukan titik terang, dan situasi di Saguba kembali kondusif. Warga diminta tetap waspada dan melapor ke pihak berwenang jika melihat potensi gangguan keamanan di lingkungannya. (*)

 

Reporter: Eusebius Sara

Artikel Polisi Masih Selidiki Kasus Keributan Saguba, Dua Pihak Bersikeras Lanjutkan Proses Hukum pertama kali tampil pada Metropolis.

Aturan 3 Bulan Rekening Bank Nganggur Diblokir Tuai Polemik, Menko Polkam Koordinasi dengan PPATK

0
Menko Polkam Budi Gunawan. (Humas Kemenko Polkam)

batampos – Niatan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) memblokir rekening bank milik masyarakat yang tidak aktif melakukan transaksi dalam waktu 3 bulan menuai polemik. Banyak pihak mempertanyakan bahkan menolak tegas aturan tersebut.

Atas suara-suara yang muncul di masyarakat, Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) langsung berkoordinasi dengan PPATK. Dalam keterangan resmi yang disampaikan kepada awak media di Jakarta pda Rabu pagi (30/7), Menko Polkam Budi Gunawan menyampaikan hal itu.

Budi Gunawan menegaskan bahwa koordinasi dilakukan oleh instansinya dengan PPATK untuk memastikan bahwa pemerintah hadir dalam menjaga dan melindungi masyarakat. Termasuk yang berkaitan dengan urusan dana yang disimpan oleh masyarakat di bank.

”Kemenko Polkam akan berkoordinasi dengan PPATK dan stakeholder terkait untuk menjaga dan melindungi masyarakat, atas dana yang dimiliki dan disimpan di perbankan,” terang Budi Gunawan.

Mantan kepala Badan Intelijen Negara (BIN) tersebut menyampaikan bahwa pemerintah mendengarkan dan memahami aspirasi yang disampaikan oleh masyarakat secara luas. Utamanya untuk mendapatkan perlindungan dan jaminan atas dana yang mereka miliki di akun perbankan.

”Pemerintah memastikan hak masyarakat tetap dijamin dan terlindungi dengan baik. Pemerintah merespon dan mendengar dengan seksama keluhan masyarakat,” tegas Budi Gunawan.

Sebelumnya, PPATK mengumumkan bakal menghentikan sementara transaksi untuk rekening-rekening pasif atau rekening dormant milik nasabah yang tidak aktif selama 3 bulan. Hal itu dilakukan lantaran mereka telah banyak menemukan rekening pasif yang disalahgunakan untuk jual beli rekening atau digunakan untuk tindak pidana pencucian uang (TPPU).

”Untuk melindungi masyarakat dan sistem keuangan, PPATK menghentikan sementara transaksi pada sejumlah rekening dormant, sesuai dengan UU No. 8 Tahun 2010,” dikutip dari akun media sosial resmi @ppatk_indonesia pada Senin (28/7).

Meski ada pemblokiran sementara, PPATK memastikan, dana nasabah di rekening yang telah berstatus dormant itu akan tetap aman dan tidak hilang. PPATK memastikan penghentian sementara rekening menjadi bagian dari pemberitahuan terhadap nasabah, ahli waris, atau perusahaan bahwa rekening tersebut masih tercatat aktif, meskipun lama tidak digunakan. (*)

Artikel Aturan 3 Bulan Rekening Bank Nganggur Diblokir Tuai Polemik, Menko Polkam Koordinasi dengan PPATK pertama kali tampil pada News.