Jumat, 3 April 2026
Beranda blog Halaman 13554

Guru Minta Kepala Sekolah SMAN 1 Subi Diganti

0

batampos.co.id – Kegaduhan antara guru SMAN 1 Subi dan Kepala sekolah hingga saat ini belum selesai. Kondisi tersebut berpengaruh pada proses belajar mengajar di SMA 1 Subi. Kondisi ini menjadi keluhan warga yang disampaikan saat reses Wakil Ketua I DPRD Natuna Hadi Candra di Kecamatan Subi Natuna.

Candra mengatakan, kegaduhan tersebut menyebabkan proses belajar mengajar di SMAN 1 tidak berjalan normal. Sementara siswa akan menghadapi ujian nasional beberapa bulan lagi.

Candra meminta, agar Kepala Dinas pendidikan Provinsi Kepri dan DPRD sececapatnya ke Subi untuk meninjau langsung kedagaduhan guru-guru dengan kepala sekolah agar diselesaikan.

“Dinas Pendidikan Provinsi harus turunkan tim ke Subi,” ujar Candra kemarin.

Dikatakan Candra, persoalan antara guru-guru dan kepala sekolah SMAN 1 Subi ini karena diantaranya sering mengucapkan kata-kata tidak pantas kepada guru lain dan juga kepada tenaga adminitrasi sekolah.

“Juga terjadi penolakan terhadap Arfandi sebagai kepala SMAN 1 Subi, dan ini sudah dibuat secara tertulis,” ujar Candra.

Tidak hanya itu kata Candra, dalam pernyataan guru, diungkapkan kepala sekolah menggunakan pungutan uang komite sekolah sebesar Rp 30.000 per bulan untuk per siswa sejak bulan Januari hingga bulan Juli 2016 lalu tanpa libatkan komite sekolah, orangtua siswa, guru, dan tenaga administrasi sekolah.

“Penolakan guru-guru ini kepada kepala sekolah, juga tidak pernah komunikatif dengan guru. Tidak pernah menjalankan tugas sebagai guru, bahkan sampai sekarang tidak ada komite sekolah dibentuk,” ujar Candra.

Menutut Candra, keluhan para guru tersebut harus diselesaikan oleh Dinas Pendidikan Provinsi. Karena sudah menjadi kewenangannya. Jika tidak, belajar mengajar di SMAN 1 Subi tidak berjalan baik dan normal.

“Sebelumnya guru-guru mogok mengajar. Hanya karena akan menyambut ujian nasional, mereka kembali beraktifitasm” ujar Candra.(arn)

Pencurian di Kantor Pengadilan Agama Masih Diselidiki

0

batampos.co.id – Jajaran Polsek Tanjungpinang Kota, masih melakukan penyelidikan terkait dibobolnya kantor Pengadilan Agama Kelas IB, beberapa hari yang lalu. Yang mana dalam peristiwa tersebut pelaku berhasil menggondol satu unit Laptop dan Televisi LED.

Kapolsek Tanjungpinang Kota, AKP Edy Supandi, mengatakan pihaknya masih memintai keterangan sejumlah saksi diantaranya salah seorang pegawai kantor Pengadilan Agama yang pertama kali mengetahui kejadian tersebut dan juga penjaga makam kantor itu.

“Masih kami telusuri untuk menyelidiki siapa pelaku pembobolan tersebut. Sejumlah saksi juga dan kami mintai keterangan,”ujar Edy, Jumat (10/3).

Dikatakan Edy, untuk mengungkap siapa pelakunya. Pihaknya mendapatkan sedikit kendala, karena tidak adanya CCTv di kantor tersebut. Namun pihaknya yakin akan segera menemukan petunjuk siapa pelaku pencurian di kantor milik pemerintah itu.

“Memang sangat kami sayangkan tidak dilengkapi CCTv dikantor itu. Padahal itu sangat penting sebagai cara mengantisipasi,”ucapnya.

Sementara saat ditanya apakah ada keterlibatan orang dalam atas pencurian dikantor itu, Edy mengaku belum bisa memastikan hal tersebut. Sebab masih melakukan penyelidikan.

“Kami minta untuk kantor Pemerintahan agar memasang CCTV. Sebab, itu sangat membantu kami jika terjadi kasus serupa untuk mengungkap,”pungkasnya.(ias)

Trakking Bintan Camteras ke-3 Siap Digelar

0

batampos.co.id – Perhelatan Event Trakking Bintan Camteras ke-3 yang dilaksanakan di Kecamatan Seri Kuala Lobam, Minggu (26/3) mendatang siap Digelar, dengan persiapan yang sudah mencapai 80 persen.

Kegiatan kali ini juga dipastikan memiliki progres yang lebih besar dibandingkan dengan event sebelumnya. Pasalnya tim peserta dari luar daerah juga akan ikut berlaga dalam ajang bergengsi tersebut.

“Dalam analisis lapangan yang kami lakukan. Kesiapan pelaksanaan event ini telah mencapai 80 persen. Selanjutnya kami akan terus koordinasi dengan Polres Bintan dan Dinas Kesehatan demi kesiapan pelaksanaan yang lebih profesional,” jelas Ketua Umum Camteras, Fauzi Fahmi, usai menggelar rapat persiapan bersama seluruh panitia pelakasana yang dihadiri Kepala Dinas Pariwisata Luki Zaiman Prawira, di ruang rapat III Sekretariat Daerah Kabupaten Bintan, Jumat (10/3) pagi.

Fauzi menuturkan kegiatan ini bertujuan untuk membangun jiwa sportifitas, sekaligus mempererat tali persaudaraan diantara peserta, dengan menanamkan rasa cinta terhadap alam dan tanah air.

“Tingginya minat para pecinta alam untuk menjelajah keindahan alam Bintan, membuat seluruh tim panitia pelaksana optimis event ini akan berlangsung sukses,” ungkapnya.

Ia menjelaskan dalam kegiatan tersebut, nantinya peserta akan melewati 12 pos yang sudah disiapkan oleh panitia, dengan berbagai tantangan yang tentunya bervariasi.

“Lalu dilanjutkan dengan melewati beberapa rute jalur yang dimulai dari taman kota Seri Kuala Lobam yang menjadi posisi start dan diakhiri ditempat yang sama sebagai lokasi finis,” paparnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Luki Zaiman Prawira, menyampaikan dukungan penuh terhadap kegiatan itu, sekaligus ia juga memberikan pengarahan guna memantapkan penyelenggaraan acara tersebut.

“Kami mengharapkan agar panitia terus melaporkan perkembangan kesiapan event ini. Kegiatan ini harus memberikan dampak positif bagi kita. Dan semoga ajang ini nantinya bisa menjadi batu loncatan untuk menjadi event tahunan dalam skala besar di Kabupaten Bintan,” imbuhnya. (cr20)

Rp 4,8 Milyar DAK Bangun Pengolahan Kelapa

0

batampos.co.id – Kepala Dinas Tenaga Kerja, Koperasi, UKM dan Perindustrian Kabupaten Lingga, Muzammil Ismail melalui sekretarianya, Kisanjaya mengatakan, tahun ini mendapat Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp 4,8 milyar untuk pembangunan fisik centra pengolahan kelapa. Kedepan, pembangunan centra tersebut dapat menyerap tenaga kerja yang ahli dalam bidang tersebut sebagai penggerak penghasil produk kebutuhan dari kelapa.

“Contohnya pembuatan sabut kelapa menjadi cocopeat, jok mobil, sapu dan barang lainnya yang bernilai ekonomi tinggi,” ujar Kisanjaya ketika ditemui di Dabo Singkep, dalam ruang kerjanya, Jumat (10/3) pagi.

Kisanjaya menambahkan, dalam rapat forum Organisasi Perangkat Daerah (OPD) telah menyampaikan agar usulan masyarakat tidak semata pada pembangunan fisik belaka. Namun juga mengusulkan pembangunan SDM yakni tenaga trampil dalam bidang tertentu,” ujar Kisanjaya ketika ditemui di Dabo Singkep, di ruang kerjanya, Jumat (10/3) pagi.

Kisanjaya menambahkan, setelah menyampaikan usulan tersebut ada enam kecamatan mengajukan sejumlah kegiatan yang notabenenya untuk meningkatkan kemahiran yang berdampak pada peningkatan perekonomian masyarakat. Untuk itu, Dinas Tenaga Kerja, Koperasi, UKM dan Perindustrian mengakomodir ajuan tersebut terlebih yang telah masuk dalam rencana kerja tahun ini.

Namun, usulan yang tidak masuk dalam rencana kerja dinas pada tahun ini, Kisanjaya memastikan akan memasukkan program tersebut dalam rencana kerja selanjutnya. Sehingga seluruh aspirasi masyarakat, terutama pada peningkatan keahlian SDM masyarakat Lingga, akan ditanggapi dengan serius.

Lebih lanjut, Kisanjaya menjelaskan, peningkatan tenaga trampil di tengah-tengah masyarakat tentunya akan berdampak pada peningkatan penghasilan masyarakat itu sendiri. Bahkan jika SDM di Kabupaten Lingga telah siap pakai, secara otomatis menekan angka pengangguran.

“Dalam tahun ini kami juga telah bekerjasama dengan sejumlah badan latihan kerja dan sejumlah perusahaan untuk melatih tenaga siap pakai,” ujar Kisanjaya.

Adapun bidang latihan yang tahun ini dilaksanakan yakni, pelatihan mengelas, otomotif, tehnik mesin, hingga pengoperasian alat berat. Seluruh pelatihan ini, aku Kisanjaya, akan dilakukan bekerjasama dengan Badan Latihan Kerja Provinsi dan sejumlah perusahaan yang mau mendidik tenaga produktif warga Kabupaten Lingga. (wsa)

Blanko e-KTP Kosong, Sekda Utus Kadis ke Kemendagri

0

batampos.co.id – Kosongnya blanko e-KTP di Provinsi Kepri menimbulkan kerisauan Sekda Kepri, TS. Arif Fadillah. Atas dasar itu, Arif meminta Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Kependudukan, Sardison melakukan kroscek ke Kementerian Dalam Negeri (Kemdagri).

“Kita juga risau, dengan kosongnya Blanko e-KTP membuat pelayanan pengurusan KTP di Kepri menjadi terganggu. Maka kita minta Kadis PMD dan Kependudukan melakukan kroscek,” ujar Arif Fadillah menjawab pertanyaan media, Jumat (10/3) di Masjid Raya Dompak, Tanjungpinang.

Disinggung mengenai adanya penerbitan Surat Pengganti e-KTP, Mantan Sekda Karimun tersebut mengatakan kebijakan tersebut merupakan keputusan Kemendagri. Masih kata Sekda, surat yang diterbitkan untuk sementara bisa digunakan masyarakat untuk mengurus berbagai keperluan administrasi diantaranya, BPJS, Perbankan, surat nikah, dan lainnya.

“Kita sangat berharap tahun ini persoalan ini sudah teratasi. Sehingga tidak ada lagi keluhan masyarakat tentang pelayanan e-KTP di Kepri,” papar Arif.

Sementara itu, Kepala Dinas PMD dan Kependudukan, Sardison mengatakan selama ini, koordinasi mengenai pelayanan e-KTP langsung dari Kabupaten/Kota ke Kemendagri. Meskipun demikian, pihaknya juga melakukan koordinasi dengan Pemerintah Pusat.

“Kita juga harus tahu, apa yang menyebabkan kosongnya blanko e-KTP. Karena tugas kita adalah mengkoordinasikan dan memfasilitasi. Sedangkan pelaksanaanya tetap di Kabupaten/Kota,” ujar Sardison belum lama ini.

Ditambahkannya, selain itu, pihaknya juga mendorong masyarakat di Kepri untuk bergerak cepat dalam mengurus Kartu Indentitas Anak (KIA). Menurut Sardison keberadaan KIA sangat dibutuhkan kedepannya.

“Akan lebih baik tentunya kalau anak-anak juga mengantongi identitas,” tutup Sardison.(jpg)

Lokasi Strategis Cocok untuk Usaha

0
Ruko Kemakmuran Mas.

batampos.co.id – Pengembang PT Barelang Jaya, akan menghadirkan rumah toko (ruko) Kemakmuran Mas di daerah Bengkong (deratan Top 100). Ruko ini berada di lokasi padat penduduk, sangat cocok untuk investasi berbagai usaha.

“Saat ini masih dalam tahap pengerjaan. Serah terima dilakukan sekitar, Juli 2017,” ujar Marketing Ruko Kemakmuran Mas, Ica, Jumat (10/3).

Ica mengatakan, ruko yang berkonsep bangunan modern minimalis ini, dalam proses pembangunannya, pengembang hanya membangun sebanyak 18 unit. “Iya benar, kami hanya membangun unit terbatas,” ungkap Ica.

Bangunan ini terdiri dari tiga lantai, dengan ukuran yang sesuai dengan kondisi saat ini, yakni lantai satu berukuran 4,5×15 meter persegi, sementara lanti dua dan tiga berukuran 16×4,5 meter persegi. Dan memiliki ukuran luas lahan parkir sekiatar 18×70 meter. “Memiliki jalan bagian depan dan belakang,” kata Ica.

Sambung Ica, Ruko Kemakmuran Mas berdiri di lokasinya yang sangat stategis berada di pinggir jalan raya Bengkong dan kawasan bisnis, pusat keramain 24 jam, dekat dengan lokasi perbangkan, sekolah, pasar tradisonal, dan lain sebagainya. “Lokasi sangat cocok untuk tempat membuka usaha apa saja,” sebut Ica.

Lebih lanjut Ica menuturkan, mengenai kualitas bangunan yang digunakan bermutu tinggi, terbarik di kelasnya. “Pembelin ruko ini sudah ingkul kemarin dan plafon,” ucap Ica.

Mengetahui informasi lebih detail, bisa hubungi nomor yang tertera di iklan Batam Pos. “Buruan sebebelum kehabisan, karena unit yang tersdia terbatas,” tutup Ica. (cr14)

Toyota Raih Penghargaan Brand Terpopuler

0

batampos.co.id – PT Toyota Astra Motor (TAM) kembali mendapat penilaian terbaik di bidang otomotif, yakni dalam kategori Indonesia WOW Brand 2017, Kamis (9/3). Pengahargaan ini didapatkan berdasarkan hasil survey yang diselenggarakan MarkPlus Insight dengan melibatkan 34.500 responden di beberapa kota besar Indonesia.

Indonesia WOW Brand merupakan penghargaan bagi brand yang tidak hanya populer tetapi juga harus mampu membuat konsumen untuk merekomendasikannya. Penghargaan ini sekaligus merupakan wujud keseriusan Toyota mengaplikasikan semangat Let’s Go Beyond, yaitu senantiasa berupaya untuk memberikan yang terbaik kepada pelanggan melalui pilar Beyond Product, Beyond Technology, dan Beyond Service.

“Bagi kami penghargaan WOW Brand Award 2017 merupakan wujud apresiasi dari masyarakat pelanggan terhadap komitmen Let’s Go Beyond Toyota-Astra Motor dalam menjaga kepercayaan dan kepuasan terhadap produk, teknologi, dan layanan yang dihadirkan Toyota selama ini. Upaya ini implemetasi semangat kami untuk selalu memberikan yang terbaik kepada pelanggan dengan didasarkan nilai-nilai Kaizen,” kata Marketing Planning Division Head TAM, Fransiscus Soerjopranoto.

Di pentas mobil nasional selain mampu bertahan sebagai market leader,
Toyota selama ini juga dikenal sebagai brand dengan dukungan line-up terlengkap, memenuhi hampir semua segmen konsumen pasar otomotif nasional. Toyota hadir sesuai dengan kebutuhan pelanggan yang berbeda-beda sesuai dengan kebutuhan masing-masing.

Di segmen sedan, Toyota dikenal dengan produk andalan, Vios, Limo, Altis, sedan sport FT 86 dan Camry. Sedangkan di segmen hatchback hadir antara lain Agya, Etios dan Yaris. Sementara itu di segmen terbesar dalam pasar otomotif nasional yaitu MPV, Toyota menawarkan Calya, Avanza-Veloz, Innova, Alphard dan Vellfire.

Sedangkan di segmen SUV, dua produk yang menjadi andalan Toyota adalah Fortuner dan Rush. Toyota juga mengisi pasar komersial dengan Hilux, Hi-ace dan Dyna.Keragaman produk tersebut juga didukung dengan luasnya jaringan pemasaran yang dimiliki Toyota dengan 298 outlet pemasaran dan service yang tersebar di seluruh Indonesia.

“Inovasi senantiasa kami lakukan untuk menghadirkan product line-up yang lengkap, teknologi yang sesuai kebutuhan, menjaga kualitas, serta
menghadirkan aftersales service yang prima untuk memberikan peace of mind bagi pelanggan agar mereka mendapatkan kepuasan yang lebih dalam memiliki mobil Toyota sejalan dengan semangat Toyota Let’s Go Beyond,” kata Vice President Toyota Astra Motor, Henry Tanoto.

Toyota juga dikenal sebagai brand yang berhasil mengembangkan aftersale terbaik di Indonesia. Sejalan dengan semangat Let’s Go Beyond, Toyota sukses memperkuat positioning produk- produknya di pasar otomotif nasional seperti terlihat dari pangsa pasar Toyota yang rata-rata di atas 30%.

Berbagai produk baru yang lahir dalam semangat Let’s Go Beyond, seperti All New Avanza-Veloz, All New Kijang Innova, AllNew Fortuner, All New Sienta, All New Calya, New Yaris Heyker, New Venturer dan berbagai improvement pada Toyota Corolla dan Vios berhasil mencatatkan kinerja yang baik.

Penghargaan Indonesia WOW Brand Award 2017 menambah deretan penghargaan yang diterima TAM terkait dengan eksistensi Toyota sebagai merk mobil di Indonesia. Tercatat tahun ini Toyota juga memperoleh penghargaan Netizen Brand Choice Award (INBCA) dan 3 produk andalan Toyota yaitu, Toyota Avanza dan Toyota Kijang Innova di kategori MPV Car dan Toyota Yaris di kategori City Car berhasil meraih gelar untuk kategori otomotif dalam ajang Top Brand Award 2017 yang diselenggarakan oleh Frontiers Consulting Group.

Top Brand Award 2017 diberikan kepada lebih dari 100 merek di Indonesia
dari berbagai kategori industri yang telah berhasil meraih 3 parameter
merek, yakni Top of Mind Share, Top of Market Share, dan Top of Commitment Share. Pemenang Top Brand Award 2016 diperoleh melalui riset dan survei yang melibatkan 12.200 responden di 15 kota di Indonesia (Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, Medan, Makassar, Pekanbrau, Balikpapan, Palembang, Samarinda, Denpasar, Jogjakarta, Malang, Manado dan Banjarmasin). (opi)

Jaksa Periksa Empat Pengurus KONI 2014-2015

0

batampos.co.id – Empat orang pengurus KONI Kabupaten Natuna masa bakti 2014 – 2015, datang memenuhi panggilan penyidik pidana khusus (Pidsus) untuk dimintai keterangan sebagai saksi atas kasus dugaan korupsi dana hibah KONI Natuna tahun anggaran 2010 yang merugikan negara Rp 1,1 miliar.

Asisten tindak pidana khusus (Aspidsus) Kejati Kepri, Ferytas mengatakan pemeriksaan terhadap para saksi untuk mengejar penuntasan pemberkasan perkara para tersangka.

“Saya lupa siapa nama pengurus KONI Natuna yang diperiksa. Laporan yang terima dari tim penyidik mereka pengurus masa bakti tahun 2014-2015,”ujar Ferytas, Jumat (10/3) di Tanjungpinang.

Dikatakan Ferytas, setelah selesai pemeriksan para saksi. Pihaknya pun akan mengagendakan pemeriksaan terhadap kedua tersangka yakni Ir Wahyu Nugroho yang merupakan Kadis Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Natuna, serta Defri Edasa, mantan Ketua Harian KONI Natuna tahun 2006 dan 2010 yang saat ini sebagai Kasi Liputan dan Olahraga Pusat Pemberitaan pada kantor LPPRRI di Jakarta.

“Minggu depan mereka akan kami lakukan pemeriksaan sebagai tersangka. Surat pemanggilan terhadap keduanya juga sudah kami layangkan,”kata Ferytas.

Dalam kasus ini, selain empat orang mantan pengurus KONI Natuna tersebut, sambung Ferytas, pihaknya juga telah memintai keterangan dari mantan Bupati Natuna, Raja Amirullah dan mantan Pelaksana tugas (PLT) Sekda Natuna, Min Wardi, beberapa waktu lalu.

“Mantan Bupati dan mantan Plt Sekda kami mintai keterangan nya pada saat penetapan tersangka untuk kasus ini. Selain itu, kami juga sudah memeriksa sejumlah saksi lainnya kurang lebih sudah belasan orang,”ucapnya.

Seperti diketahui sebelumnya, mencuatnya dugaan korupsi anggaran dana hibah yang diterima KONI Natuna tersebut berawal ketika pengurus KONI masa bakti 2006-2010 mengajukan proposal dana hibah untuk kegiatannya ke Pemkab Natuna. Yang mana setelah pengajuan Pemkab mengalokasikan anggaran untuk kegiatan organisasi olahraga tersebut.

“Masa bakti mereka itu habisnya awal Desember 2010. Sedangkan pencairannya terjadi di awal Januari 2011. Padahal mereka sudah tidak berhak untuk menerima dana hibah itu,”kata Kepala Kejati Kepri, Yunan Harjaka, belum lama ini.

Sedangkan penetapan tersangka terhadap kedua orang tersebut, terang Yunan, dilakukan pihaknya setelah melalui serangkaian penyelidikan hingga penyidikan dan berkesimpulan untuk menetapkan tersangka.

“Proses pengajuan, pencarian, penggunaan dan pertanggungjawaban bantuan dana hibah tidak sesuai persyaratan dan prosedur bantuan hibah sehingga negara dalam hal ini Pemkab Natuna dirugikan Rp 1 miliar,”ujar Yunan, kepada wartawan dikantornya, Kamis (16/2).

Untuk itu, jelas Yunan, atas perbuatannya kedua orang tersebut dijerat dengan pasal 2 ayat (1) atau pasal 3 junto pasal 18 ayat (1) huruf b undang – undang RI nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) sebagaimana telah dirubah dan ditambah dengan undang undang RI nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan atas undang-undang RI nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan Tipikor junto pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHPidana.(ias)

Sri Nima Melahirkan di Ambulans, Nahas Ambulan Itu Tabrakan dengan Truk

0
ilustrasi

batampos.co.id – Sri Nima melahirkan di tengah perjalanan dalam ambulans yang membawanya ke Rumah Sakit. Nahas ambulans yang ia tumpangi Tabrakan dengan truk…..

Kronologi laka lantas itu berawal ketika ambulans Mitsubishi Strada warna perak metalik nopol KB 1886 G dikemudikan Paino melaju dari arah Sampit menuju Pangkalan Bun.

Di dalam ambulas itu empat orang dewasa dan satu bayi yang abru lahir.

Tiba di Jalan Ahmad Yani Km 7, Arut Selatan, Kobar, Paino yang sudah benar di jalur kiri terperanjat. Dari arah berlawanan ada sebuah motor. Dia berusaha menghindari sepeda motor (belum diketahui identitasnya) yang datang dari arah melawan arus dengan mengambil jalur sebelah kanan.

“Pada saat bersamaan, datang truk kuning dengan nomor registrasi H 1864 EC yang dikemudikan Sutrisno dengan membawa satu penumpang Faisal tanpa muatan,” terang Kasatlantas Polres Kobar AKP Asdini Pratama Putra kepada Kalteng Pos.

Kecelakaan tak terhindarkan Jumat (10/3) sekira pukul 00.45 waktu setempat.

Mobil ambulans yang ringsek.

Untung, seluruh penumpangnya selamat.

Ambulans tersebut membawa pasien hamil rujukan dari Kecamatan Manis Mata, Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar).

“Kondisi ibu itu baik-baik saja, tapi tetap mendapat perawatan,” jelasnya.

Karena kejadian tersebut, lanjut Asdini, dua penumpang mengalami luka-luka dan dibawa ke Rumah Sakit Sultan Imanudin untuk mendapat perawatan lebih lanjut.

Bayi yang baru dilahirkan Sri Nima itu selamat dari kecelakaan karena dipeluk perawat pendamping bidan bernama Soliah.

Bayi itu langsung dimasukkan ke ruangan khusus untuk mendapat perawatan.

“Bayinya masih dalam perawatan khusus. Tidak boleh sembarang masuk,” ujarnya.

Bidan Ratna Sari mengalami luka di wajah. Sedangkan Juni, 36, suami Sri Nima, 32, pasien yang akan dirujuk dan melahirkan itu, mengalami patah tulang kaki. (vin/c3/abe/c10/ami)

Antara Tolop, Nipah dan Batuampar

0
Menko Kemaritiman Luhut B Panjaitan saat berkunjung ke Batam (Cecep Mulyana/Batam Pos)

batampos.co.id – Pulau Tolop, Batuampar dan Nipah. berada di perbatasan negara, di Perairan Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) dengan Singapura.

Ketiganya memiliki potensi yang cukup strategis dan saling mendukung.

Pulau Tolop yang terdapat di Belakangpadang, Batam, Kepulauan Riau (Kepri) yang selama ini dijadikan sebagai pangkalan militer bagi TNI AL. Dari pulau ini dapat dipantau aktivitas lalu lintas laut di Selat Malaka.

Jumat (10/3), pulau ini sempat dikunjungi oleh Menteri Koordinator (Menko) Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan. Melihat dari kondisi geografisnya, Luhut berpikir bagaimana pangkalan militer ini bisa juga dijadikan sebagai salah satu pusat industri. Sehari-hari pulau seluas 8,6 hektare ini dijaga oleh 20 aparat TNI AL yang siap siaga memantau selat Malaka.

Pulau ini memiliki satu dermaga, satu helipad yang berada di tengah pulau. Semakin ke dalam, maka akan bisa melihat sekumpulan gedung tempat para marinir tersebut bertugas.

Ada lima gedung yang terdiri tiga mess, satu ruang serbaguna, dan satu menara kontrol. Di depan komplek bangunan terdapat tembok besar yang dilindungi lagi oleh tembok pemecah ombak. Sehingga pulau ini seperti sebuah benteng besar.

Pulau Tolop ini sulit untuk direklamasi karena berdekatan dengan Pulau Belakangpadang, walaupun pulau tersebut langsung berhadapan dengan Singapura.

“Semua bisa dikoordinasikan, namun salahnya kita tak pernah terintegrasi kerjanya,” jelas Menteri Koordinator (Menko) Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan.

Dua pulau lainnya, Pulau Nipah dan Batuampar. Kedua tempat tersebut dianggapnya berpotensi karena memiliki kedalaman yang cukup untuk tempat labuh jangkar kapal-kapal besar.

“Pulau Nipah bagus karena area lego jangkarnya sedalam 15 meter. Begitu juga dengan wilayah lautan Pelabuhan Batuampar. Tinggal dikoordinasikan dengan Kementerian Perhubungan mengenai teknis dan pengelolaannya nanti,” ujarnya purnawirawan TNI AD itu.

Khusus untuk Pelabuhan Batuampar, sebut Luhut, merupakan salah satu target pembangunan yang bisa menampung banyak kapal.

Sebelum memulai langkah baru dalam merancang industri baru, pihaknya akan melakukan langkah terpadu untuk mengamankan wilayah perbatasan termasuk mengamankan Pulau Tolop.

“Hal yang terpenting adalah segera mengamankan wilayah perbatasan. Pulau Tolop adalah pulau terdepan saat ini,” pungkasnya.

Sementara itu, Pulau Nipah selain memiliki kedalaman yang cukup untuk menjadi pelabuhan transhipment juga memiliki lokasi yang relatif cukup mudah untuk direklamasi. (leo/iil/JPG)