Jumat, 3 April 2026
Beranda blog Halaman 13557

Paket CCTV, Diskon dan Bonus Flash Disk

0
Salah satu jenis CCTV, kamera EHD, di toko BSS ruko DC Mall, Kamis (9/3). F. Lenni Julia/Batam Pos

batampos.co.id – Toko Batam Service Solution (BSS) di ruko DC Mall, menyuguhkan promo spesial. Berupa pembelian paket Closed Circuits Televison (CCTV) yakni CCTV EHD, akan mendapatkan diskon harga Rp 200 ribu hingga Rp 500 ribu, serta bonus flash disk 8 giga. “Promo ini hanya berlaku bagi 50 pelanggan pertama saja dan berlaku hingga akhir Juni mendatang,” ujar pemilik BSS, Salim Effendi Ing, Kamis (9/3).

Effendi mengatakan paket ini terdiri dari lima paket diantaranya paket dua kamera hanya Rp 2,8 juta, paket tiga kamera seharga Rp 3,5 jutaan, paket empat kamera Rp 4,2 juta, dan paket enam kamera seharga Rp 6,5 juta, serta paket delapan kamera seharga Rp 8,5 juta. “Untuk paket dua, tiga dan empat kamera, harga sudah dipotong diskon,” terangnya.

CCTV EHD, hadir dengan kamera yang sudah dilengkapi teknologi laser sehingga kualitas gambar yang jernih dan tajam pada malam hari. “Teknologi sudah pakai laser tidak pakai infrared lagi, sehingga pada malam hasil lebih terang lagi,” ucap Effendi.

Tak hanya itu kamera pengintai ini juga sudah full HD teknologi Jepang berkualitas dan bergaransi satu tahun. “Bukan barang murahan, rusak langsung ganti baru,” terangnya.

Lebih lanjut, Effendi mengatakan CCTV EHD ini memiliki dua jenis kamera, yakni indoor dan outdoor. Untuk kamera outdoor sudah tahan matahari dan hujan, sedangkan kamera indoor (dalam ruangan) memiliki sorotan yang lebih lebar sehingga cocok digunakan di minimarket, gudang, perkantoran dan lainnya. “Bahannya sudah mengandung magnesium, dan lebih tahan di segala cuaca,”katanya.

CCTV ini juga dibekali dengan full HD infared waterproof 1,3 megapixsel. Kamera ini juga mampu di perbesar hingga 10 meter, dengan panjang jarak sudut pandangan hingga 18 meter persegi dan lebar 12 meter persegi untuk standar ruko. “Sedangkan untuk lapangan bisa menjangkau 50 meter, dengan penambahan power suplay biar gambar lebih kuat,” jelasnya.

Informasi lebih lanjut kunjungi DC Mall Blok U Nomor 15, dekat parkiran mobil dan motor bagian luar. (cr12)

11 Pasangan Suku Laut Bakal Nikah Masal di Senayang

0

batampos.co.id – Kepala desa Penaah, Abang Marwan mengatakan 11 pasangan suku laut akan segera melakukan nikah masal. Sejauh ini pihaknya telah mengurus kelengkapan berkas warga Suku Laut di Selat Kongky dan dusun Bawah Gunung Pulau Buluh tersebut yang telah memeluk agama Islam.

“Kemarin saya sudah ke Disdukcapil dan Kecamatan di Senayang. Mengurus segala kebutuhan berkas-berkas. 11 pasangan yang akan menikah masal, ” ungkap Marwan kepada Batam Pos, Kamis (9/3).

Hal ini kata Marwan merupakan tindak lanjut pertemuan beberapa waktu lalu dengan Pemkab Lingga, Kemenang, Disdukcapil, pemerintah kecamatan Senayang, Aktivis Berantas Buta Aksara Suku Laut dan pihak desa. Persoalan legalitas warga muslim suku laut yang belum menikah secara agama juga tidak memiliki indentitas berupa KTP.

Akibatnya, pernikahan yang berlangsung secara adat tersebut membuat anak-anak warga ini jelas Marwan tidak memiliki Akta lahir.

“Semua warga ini telah menikah. Bahkan sudah memiliki anak lebih dari satu. Mereka tinggal bersama. Sebagai pemerintah desa, kami tentu tak mau membiarkan hal ini terus berlanjut. Ketidak tahuan mereka kami bantu dengan menggelar pernikahan masal. Dengan adanya legalitas, anak-anak mereka kami harapkan segera dapat Akte kelahiran nanti,” jelasnya.

Untuk waktu pelaksanaan kata Marwan, pihak KUA masih mencari waktu yang tepat. Karena dalam waktu dekat ada kegiatan STQ tingkat kabupaten, pihaknya akan menggelar nikah masal setelah kegiatan tersebut.

“Kami harap segera terealisasi. Insyaalah setelah kegiatan STQ ini selesai. Itu hasil koordinasi kami dengan KUA kecamatan Senayang,” pungkasnya. (mhb)

Polres Bintan Sosialiasikan Aplikasi PolisiKu

0

batampos.co.id – Polres Bintan, terus meningkatkan pelayanan untuk mengantisipasi tindak kejahatan yang bisa terjadi setiap saat. Salah satunya dengan program aplikasi PolisiKu yang bisa langsung diunggah (download) melalui ponsel agar masyarakat dapat dengan mudah mengakses komunikasi, serta informasi ke Polsek dan Polres Bintan.

“Dengan aplikasi ini, tindak kejahatan yang terjadi dapat diminimalisir dengan cepat,” jelas Kepala Seksi Telekomunikasi Polres Bintan, Aiptu Muslimin, saat sedang melakukan sosialisasi di Tanjunguban, Kamis (9/3).

Muslimin menjelaskan program aplikasi tersebut merupakan program langsung dari Kepolisian Republik Indonesia, yang akan terus disosialisasikan ke seluruh daerah di Indonesia, termasuk Bintan agar bisa segera memiliki interkoneksi dengan cepat terhadap masyarakat

“Kami terus melakukan sosialisasi secara bertahap ke semua wilayah Bintan. Jadi segala kasus kriminal yang dialami masyarakat bisa langsung dilaporkan melalui aplikasi ini, dan tim bisa segera turun untuk melakukan tindakan,” terangnya.

Selain mempermudah akses komunikasi, sambungnya aplikasi tersebut juga bisa dimanfaatkan masyarakat untuk mencari layanan polisi yang berada di daerah lain, termasuk daerah pusat.

“Program ini juga terus di monitoring setiap polres di daerah masing-masing, begitu juga dari pusat, sehingga tidak ada celah untuk bermain-main dalam menuntaskan permasalahan kriminal yang terjadi,” ungkapnya.

Muslimin berharap dengan adanya program aplikasi tersebut, tingkat kriminal dapat segera berkurang, sehingga suasana bisa terus kondusif dan aman terkendali. “Kami berharap masyarakat juga bisa ikut bekerjasama dalam mendukung program ini sebagai langkah untuk menuntaskan permasalahan kriminal di Bintan,” imbuhnya.

Sementara itu, Wahyudi, 35, warga Tanjunguban, sangat mengapresiasi program aplikasi baru PolisiKu tersebut. Menurutnya dengan adanya media komunikasi yang bisa diakses langsung oleh masyarakat kepada polisi, tentunya sangat efektif untuk meminimalisir kejahatan yang terjadi di Bintan.

“Bagus aplikasi itu (PolisiKu, red), mudah-mudahan bisa tersosialisasi dengan cepat, karena sangat membantu untuk masyarakat,” ungkapnya. (cr20)

Alur Sungai Seilekop Kembali Ditimbun, Camat Sagulung Lapor ke Dinas Lingkungan Hidup

0

batampos.co.id – Proyek reklamasi yang mempersempit alur sungai di RW08, kelurahan Seilekop, Sagulung kembali berjalan. Padahal proyek reklamasi tersebut sebelumnya sudah dihentikan oleh tim gabungan dari Kecamatan Sagulung, Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Pekerjaan Umum (PU) kota Batam karena melanggar aturan lingkungan hidup dengan aktifitas persempitan alur sungai itu.

Pantauan di lapangan, jembatan yang terbuat dari bak kontainer dan sejumlah tiang pancang sempat dibongkar dan bahkan pekerja dari Dinas PU sudah sempat melebarkan kembali alur sungai itu, namun sepekan belakangan ini pihak proyek kembali memasang bak kontainer dan tiang panca untuk pembangunan jembatan itu.

Akibatnya alur sungai kembali dipersempit dan kini lebarnya tinggal sekitar enam meter saja. Padahal lebar awal sungai tersebut mencapai setengah lapangan sepak bola. Akibat pembangunan jembatan yang mempersempit alur sungai itu, sungai yang menjadi saluran pembuangan utama dari berbagai pemukiman warga di Batuaji dan Sagulung itu tak bisa berfungsi normal.

Sungai hanya bisa digenangi air laut yang pasang, sementara air pembuangan dari pemukiman warga tak bisa mengalir keluar dan semakin hari semakin memenuhi badan sungai tersebut. Kondisi ini diperparah lagi dengan aktifitas warga yang masih marak buang sampah ke alur sungai.

Warga kian diselimuti perasaan was-was sebab kuatir pemukiman mereka akan terendam banjir jika hari hujan. Warga mendesak pemerintah agar mengambil tindakan tegas atas kegiatan reklamasi yang mempersempit alur sungai itu.

“Pemerintah sepertinya anggap sepele dengan persoalan ini. Ini saluran utama loh, kalau ditutup apa jadinya pemukiman di Sagulung dan Batuaji ini. Selama ini sudah sering banjir, kalau ditutup bisa tambah parah lagi banjirnya nanti,” ujar Rahman, warga perumahan Puteri Hijau, Seilekop Sagulung, kemarin.

Selain kuatir akan bahaya banjir, warga sekitar juga mengaku resah dengan aktifitas kendaraan proyek reklamasi itu. Kendaraan proyek yang melintasi jalan pemukiman warga membuat jalan jadi rusak. Debuh bertebaran hingga ke dalam rumah warga.

Warga di perumahan Taman Anugerah yang berdekatan dengan lokasi reklamasi itu sudah memblokade aktifitas truk pengangkut tanah untuk proyek reklamasi itu pada, Rabu (8/3) lalu. Warga tidak terima sebab jalan pemukiman mereka juga rusak akibat aktifitas proyek reklamasi tersebut.

Camat Sagulung Reza Khadafi saat dikonfirmasi mengaku, geram dengan sikap bandel pihak proyek itu. Dia sendiri sudah cek ke lokasi reklamasi dan memang benar sungai kembali dipersempit.

“Sudah dua kali kami bongkar tapi belakangan mereka kembali tutup. Ini tidak bisa tinggal diam. Kami sudah surati Dinas Lingkungan Hidup agar ini ditindak tegas,” ujar Reza.

Bagaimanapun kata Reza, alur sungai tersebut tidak seharusnya ditimbun sekalipun pihak proyek mengantongi perizinan lahan dari pemerintah terkait.

“Lahan boleh punya mereka tapi sungai kan punya masyarakat. Jadi itu tidak boleh diganggu gugat,” ujar Reza.

Selain menyurati Dinas Lingkungan Hidup, pihak kecamatan juga terus berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum pusat untuk secepatnya menormalisasikan kembali sungai itu.

“Kalau untuk Dinas Lingkungan Hidup akan tangani masalah bandelnya proyek itu, tapi untuk normalisasi tetap akan dilakukan, sekalipun mereka membangun jembatan beton atau apapun itu akan tetap dibongkar. Kami masih tunggu dari PU pusat karena proyek normalisasi ini diambil alih pemerintah pusat,” ujar Reza. (eja)

Menjambret untuk Memenuhi Kebutuhan Hidup

0

batampos.co.id – Ismail, 27, pelaku tindak kejahatan jalanan (jambret, red) di tujuh lokasi berbeda di wilayah hukum Polres Tanjungpinang, yang diamankan petugas, Jumat (3/3) lalu. Pelaku nekad melakukan aksinya untuk memenuhi kebutuhan hidup.

Hal tersebut dikatakan Wakapolres Tanjungpinang, Kompol Andi Rahmansyah didampingi Kapolsek Tanjungpinag Barat, AKP Yuhendri Yanuar saat ekspose kasus tersebut di Polsek Tanjungpinang Barat, Kamis (9/3).

”Dia ini mantan Satpam di salah satu Mall di Tanjungpinang. Dia mencuri untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarganya,” ujar Andi.

Dikatakan Andi, untuk di wilayah hukum Polsek Tanjungpinang Barat. Pria yang memiliki tato di bagian kaki sebelah kirinya itu menjalankan aksinya di tiga lokasi di antaranya Jalan Soekarno Hatta, Jalan Bhayangkara dan Jalan Dewa Ruci. Pelaku berhasil mendapatkan dua unit Handpone merk Xiamio dan Samsung A5 serta uang tunai Rp 1 juta lebih.

”Tersangka menjambret di tujuh TKP. Tiga laporan Polisi nya di Polsek Barat, tiga laporan di Polsek Bukit Bestari dan satu di Polres. Dia pemain tunggal,”kata Andi.

Penangkapan terhadap pelaku, sambung Andi, dilakukan jajaran Satreskrim Polres Tanjungpinang dan Polsek Tanjungpinang Barat, saat hendak menjual Handpone hasil jambretnya tersebut di depan rumah makan Rina Rini, Jalan Di Panjaitan.

”Anggota waktu itu menyamar menjadi pembeli. Janjian sama dia (pelaku) untuk transaksi. Disitulah dia tertangkap. Dari tangan pelaku barang bukti yang kami sita dua unit Handpone dan sepeda motor Honda Vario BP 3048 AW yang digunakan pelaku untuk mencuri,”terang Andi.

Dijelaskan Andi, dalam menjalankan aksinya. Modus yang digunakan pelaku yakni mendekati korbannya. Kemudian mengambil tas atau dompet yang diletakkan di sisi kiri dasbord motor.

”Dari tiga LP yang di Polsek Barat ini, dia habis main di Jalan Bhayangkara, kemudian kembali bermain di Jalan Dewaruci dalam jangka waktu yang berdekatan,”jelas Andi.

Akibat perbuatannya, sebut Andi, pelaku dijerat dengan pasal 362 KUHP junto pasal 364 dengan ancaman hukuman lima tahun penjara.

”Pada kesempatan ini saya juga mengimbau, kepada masyrakat terutama kaum wanita yang mengendarai kendaraan bermotor. Agar tidak meletakan tas atau dompet di dasbor motornya. Karena kejahatan terjadi bukan karena ada niat pelakunya, tapi karena ada kesempatan,”pungkasnya.(ias)

Pak Wali Banyak Sampah di Laut Batam

0
Sampah laut

batampos.co.id – Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam, Dendi Purnomo mengatakan saat ini masih banyak sampah yang ditemui di laut. Hal ini tidak terlepas dari masih rendahnya kesadaran masyarakat, terutama yang tinggal di pesisir.

Langkah pemerintah sendiri, yaitu mencoba untuk menambah sarana dan prasarana untuk penanganan sampah seperti, penambahan armada jenis boat, yang digunakan untuk penanganan masalah sampah laut.

“Tahun depan kami sudah ajukan lima per kecamatan yang membutuhkan,” tutup Dendi.

Batam menjadi satu dari 23 daerah yang akan menjadi pilot project atau proyek percontohan penanganan masalah sampah laut, yang akan dilaksanakan oleh Kementrian Kemaritiman Republik Indonesia tahun 2017 ini.

Dendi menyebutkan pilot project ini akan dilaksanakan di daerah wisata dan daerah perbatasan.

“Nah, Batam masuk dalam daerah perbatasan, selain itu Kepri juga merupakan kepulauan,” katanya.

Saat ini Indonesia menjadi penyumbang sampah laut terbesar kedua setelah Cina. Dari total delapan juta ton sampah, Indonesia menyumbang 4,48 persen atau 1,29 juta ton sampah ke laut.

“Cukup mengejutkan,  pilot project nanti diharapkan bisa mengurangi sampah laut dari negara kita,” ucap Dendi.

Dendi mengungkapkan Kementerian tengah menyusun regulasi dan tahapan yang akan dilakukan. Pilot project nanti bisa berupa kampanye sampah laut, hingga persiapan saran dan prasarana dalam menangani sampah laut.
(cr17)

BPJS Ketenagakerjaan Buat Program Khusus

0

batampos.co.id – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan membuat terobosan untuk meningkatkan pelayanan kepada peserta BPJS Ketenagakerjaan. Yakni Payment Reminder System (PRS), Collection Contact Centre (3C), serta menyempurnakan program Jaminan Kecelakaan Kerja menjadi Jaminan Kecelakaan Kerja Return To Work (JKK-RTW).

“Khusus untuk JKK-RTW adalah merupakan bentuk pelayanan kepada pekerja yang mengalami cacat akibat kecelakaan kerja,” ujar Kepala Bidang Pemasaran, BPJS Ketenagkerjaan Tanjungpinang, Muhammad Kurniawan disela-sela kegiatan sosialiasi program JKK-RTW di Hotel Aston, Tanjungpinang, Kamis (9/3)

Pada kegiatan yang bertajuk “Optimaliasi cakupan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan sebagai jembatan menuju kesejahteraan pekerjaan tahun 2017” tersebut, sosialiasi ini dilakukan untuk memastikan semua program dan pelayanan berjalan baik.

“Poin penting yang kita inginkan adalah JKK- RTW menjadi daya tarik seluruh tenaga kerja. Program ini tidak ada biaya tambahan, karena otomatis mereka yang sudah terdaftar akan mendapatkan pelayanan ini,” papar Muhammad Kurniawan.

Dicontohkannya, apabila ada seorang pekerja mengalami cacat fisik, misalnya tangannya putus. Melalui program JKK-RTW, BPJS Ketenagakerjaan akan memberikan keterampilan baru bagi pekerja tersebut. Yakni melalui pelantikan di Balai Latihan Kerja.

“Maka kita istilahkan Return To Work. Sehingga pekerja yang mengalami cacat bisa terus berkarya, dan tidak mudah putus asa,” jelasnya.

Sedangkan program PRS dan 3C adalah merupakan terobosan untuk mengingatkan peserta BPJS Ketenagakerjaan mengenai kewajiban iurannya. PRS adalah alarm melalui pesan singkat. Sementara 3C adalah pemberitahuan by phone kepada setiap peserta.

“Pada kegiatan ini, juga disejalankan dengan penandangan komitmen bersama 179 perusahaan peserta BPJS Ketenagekerjaan dan 32 pelayanan kesehatan yang terlibat,” tutup Muhammad Kurniawan.

Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Provinsi Kepri, Tagor Napitupulu meminta BPJS Ketenagakerjaan tetap berkomitmen penuh untuk memberikan yang terbaik kepada peserta BPJS Ketenagakerjaan. Karena kesehatan pekerja adalah bagian dari kesejahteraan.

“Jangan sampai ada keluhan pekerja atau perusahaan, mengenai pelayanan ini. Apalagi sekarang ini juga dilakukan penandangan komitmen bersama,” ujar Tagor Napitupulu.

Sementara itu, Kajari Tanjungpinang, Heri Ahmad Pribadi yang ikut mendukung program ini juga mengingatkan perusahaan untuk patuh pada kewajibannya. Apalagi Kejaksaan adalah Pengacara Negara yang siap memberikan bantuan hukum bagi BPJS Ketenagakerjaan, apabila ada perusahaan yang tidak tertib administrasi.(jpg)

Gunadi: Loket Layanan Perlu Ditambah

0
Seorang warga Batam sedang mengurus dokumen lahan di kantor Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) BP Batam Gedung Sumatera Promotion Center, Jumat (15/2). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Loket pelayanan di Badan Pengusahaan Batam masih dirasa kurang. Sejauh ini hanya ada 10 loket yang aktif digunakan sepanjang hari. Jumlah ini dirasa masih jauh dari kata cukup mengingat dalam sehari jumlah pengurusan terkait administrasi lahan di Batam bisa mencapai puluhan berkas yang harus dilayani.

“Sementara satu orang bisa banyak berkasnya tidak cuma satu. Sampai 20 berkas pun ada,” tutur salah seorang pegawai PTSP BP Batam, dijumpai usai mengisi absensi, Kamis (9/3) kemarin pagi.

Melihat kondisi antrean yang panjang, maka tak heran jika terlihat adanya kalangan memilih untuk datang bahkan sebelum jam pelayanan dibuka.

“Saya datang duluan dari jam antrian biar tak terlalu lama menunggu,” tutur Michael salah seorang warga yang telah mengantre sejak pukul 07.15 WIB.

Membawa satu berkas, Michael lantas baru dapat mengambil nomor antrean tepat pada pukul 08.00. Berharap dapat dilayani lebih cepat, namun nyatanya Michael baru dipanggil menuju loket sekitar 25 menit setelahnya.

Dari 10 loket yang tersedia, hanya tujuh loket yang terbuka untuk pelayanan lahan. Dua loket untuk kepengurusan lalu lintas darat. Sementara loket ke-10 merupakan loket BPN.

Kasubdit Pelayanan dan Perizinan PTSP BP Batam, Gunadi menepis adanya keterlambatan pelayanan setelah nomor antrian diambil. Dipastikannya, seluruh loket langsung membuka pelayanan setelah nomor antrian pertama diambil.

“Biasanya gak begitu. Begitu nomor antrian diambil, langsung itu loket terima pelayanan,” tutur Gunadi ditemui di ruangannya kemarin.

Namun ia mengakui kebutuhan loket yang perlu ditambah. Mengingat pelayanan lahan menjadi sasaran pelayanan yang banyak dituju.

Dijelaskannya, sebagian dari kalangan yang ikut mengantre juga terdiri dari developer atau pun notaris.

“Mereka inilah yang paling banyak mengurus. Dan membawa berkas sampai banyak-banyak,” terang Gunadi.

Terkait persoalan ini, beberapa waktu Gunadi melanjutkan, REI dan BP Batam sempat membicarakan untuk pengadaan loker yang berbeda. Antara pelayanan kepada masyarakat perorangan dan developer maupun notaris.

“Bukan untuk mengistimewakan pihak lain, tapi ini untuk menambah kenyamanan pelayanan bagi masyarakat yang mengurus perorangan. Jadi tak perlu lama menunggu,” tutur Gunadi.

Meski demikian, Gunadi menuturkan belum adanya kelanjutan progres terkait pemisahan loket tersebut.

Sementara pada kondisi saat ini, ia menerangkan tak jarang ada masyarakat yang mau tak mau tidak dapat dilayani. Berhubung jam kerja yang telah berakhir.

“Tapi biasanya mereka kalau melihat sudah ramai dan tak memungkinkan, mereka sendiri langsung memutuskan datang lebih awal besoknya,” tutur Gunadi. (aya)

Dispar Bantah Wisata Buru Babi Proyek Siluman

0

batampos.co.id– Kadis Pariwisata Idrus melalui Kasi Promosi, Rosanna membantah tudingan dugaan proyek siluman berburu babi. Menurutnya kegiatan yang diagendakan dengan nama Visit to Lingga 2017 tersebut telah melewati verifikasi Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) kabupaten Lingga 2016 lalu.

“Kegiatan ini sudah diverifikasi Bappeda terlebih dahulu. Selanjutkan ke DPRD,” ungkapnya Kamis (9/3) kepada Batam Pos.

Rosanna membenarkan jika item kegiatan yang diberi nama Visit to Lingga 2017 tersebut memiliki dua buah agenda. Yakni Off Road dan Berburu Babi. Untuk berburu Babi kata Rosanna akan dilaksanakan dalam waktu dekat di daerah Kampung Mentok, desa Musai dan dusun Budus desa Merawang.

“Alasan kami membuat kegiatan ini untuk memberi ruang kepada wisatawan peminat khusus. Penghobi olahraga tembak. Selain berburu Babi dan mengikuti kegiatan Off Road, wisatawan-wisatan ini adalah calon investor di Lingga. Kami berharap lewat kegiatan ini mereka tertarik menanamkan investasi di Lingga dibidang pariwisata. Lagipula banyak travel yang bertanya tentang kegiatan ini. Setiap tahun pemburu juga sering datang ke Lingga,” kata Dia.

Kegiatan ini jelas Rosanna menjadi kegiatan perdana setelah OPD tersebut terpisah dari dinas Kebudayaan. Langkah inipun di klime menjadi tonggak awal Dispar menggaet investor ke Lingga dan memajukan pariwisata. Terkait dugaan titipan oleh pihak lain, hal tersebut juga dibantah Rosanna.

Menjawab sisi profit dan keterlibatan masyarakat dalam kegiatan tersebut, Rosanna mengatakan memang tidak dapat dirasakan secara langsung. Namun perlahan, hama babi akan berkurang lewat kegiatan ini.

“Memang tidak langsung. Tapi persoalan hama akan berkurang paling tidak,” lanjutnya.

Sementara itu, beberapa waktu lalu Ketua Komisi II DPRD Lingga, Khairil Anwar membantah pernah membahas kegiatan Visit to Lingga berburu babi tersebut. Ia mengatakan hanya membahas kegiatan Off Road.

“Tidak ada membahas kegiatan berburu babi. Kami hanya membahas kegiatan Off Road,” jelasnya.

Sedang mantan Kepala Bappeda Lingga, Ir H M Ishak yang dikonfirmasi Batam Pos mengatakan kegiatan tersebut masuk dalam pembasan didetik-detik pengesahan APBD 2016 Lingga. (mhb)

Bapak-ibu, Simpangjam akan Ditutup selama Dua Bulan

0
Sejumlah pekerja melakukan pengerjaan proyek jalan layang Simpang Jam Baloi, Rabu (8/3). Pembangunan jalan layang bertujuan dalam mengatisipasi kemacetan kendaraan yang melintas di kawasan tersebut. F Cecep Mulayana/ Batam Pos

batampos.co.id – Kontraktor flyover Simpangjam, PT PP (Persero) Tbk akan menutup perempatan jalan tersebut selama dua bulan. Penutupan itu dilakukan karena kontraktor akan meninggikan elevasi jalan tersebut setinggi satu meter.

“Rencananya penutupan mulai April. Namun bisa rencana itu batal tergantung situasi nanti,” ujar Kepala Satuan Kerja (Kasatker) Flyover Simpangjam, Andre Sahat Tua Sirait di kantornya yang berada di Ruko Kurnia Djaja Alam, Batamcentre, Kamis (10/3).

Sebagai gantinya, para pengguna jalan akan dialihkan ke jalur alternatif. Pengguna jalan yang datang dari arah bandara akan melintasi jalur lambat dan memutar di U-Turn dekat Awal Bros. Begitu juga dengan pengguna jalan dari Nagoya akan memutar jalan melewati U-Turn depan Edukits. Begitupun dari arah lainnya, sudah disiapkan jalan alternatif.

Andre menyebutkan, hingga saat ini, progres pembangunan flyover sudah rampung 53 persen.

Selain meninggikan elevasi jalan di sana, kontraktor juga akan segera membangun jembatan tengah flyover atau box girder yang berada di atas jalan raya. “Sekarang sudah mulai dalam tahap pengecoran awal,” jelasnya.

Andre juga menyampaikan selama pembangunan flyover, jalanan di sekitarnya menjadi rusak. Banyak yang berlubang dan banyak jalan digenangi air. Ini disebabkan masalah utilitas.

“Itu terjadi karena ATB tengah memindahkan pipanya. Minggu depan mungkin sudah selesai,” katanya.

Ia optimis flyover Simpangjam akan selesai pada akhir 2017. Setelah lebaran nanti seluruh konstruksinya akan terlihat termasuk jembatan flyovernya. (leo)