Sabtu, 4 April 2026
Beranda blog Halaman 13572

Presiden Tetapkan 22 Pulau Terdepan di Kepri

0

batampos.co.id – Pemerintah pusat memberikan perhatian besar terhadap pembangunan di Kabupaten Natuna. Wilayah paling utara Indonesia ini dinilai sangat strategis, khususnya untuk dijadikan basis pertahanan negara.

“Natuna adalah kapal selam dan kapal induknya Indonesia,” kata Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo dalam dialog Gerakan Pembangunan Terpadu Kawasan Perbatasan (Gerbangdutas) di Gedung Sri Serindit Ranai, Natuna, Rabu (8/3).

Mendagri mengatakan, saat ini yang menjadi fokus pembangunan pemerintah pusat di Natuna adalah pangkalan pertahanan. Baik untuk TNI AL, TNI AD, dan TNI AU. Proyek ini ditargetkan rampung dalam dua tahun mendatang.

Namun dia menegaskan, pembangunan di wilayah perbatasan harus tetap memperhatikan sinergitas dengan pemerintah dan warga setempat. Sehingga program ini akan membawa dampak positif secara luas.

“Kekompakan juga diperlukan di Natuna. Mulai di tingkat Pangdam sampai Babinsanya. Mulai dari Kapolda sampai Babinkamtibmasnya,” kata Tjahjo.

Menko Polhukam Wiranto yang juga hadir dalam acara itu mengatakan, pencanangan Gerbangdutas merupakan wujud keseriusan pemerintah pusat dalam memperhatikan perbatasan. Tahun ini, pemerintah pusat mengalokasikan anggaran sebesar Rp 17 triliun untuk membangun perbatasan.

Alokasi dana tersebut disebar di 26 Kementerian dan Lembaga untuk dialokasikan bagi pembangunan perbatasan dari Sabang sampai Merauke. Sasarannya menyesuaikan kebutuhan wilayah, mulai kebutuhan pokok, sandang pangan, infrastruktur, fasilitas publik hingga sarana dan prasarana pemerintah.

Untuk Kepri, kata Wiranto, tahun 2017 ini mendapat alokasi sebesar Rp 1,6 triliun lebih dibagi untuk lima kabupaten dan kota.

Rinciannya, untuk

  • Natuna sebesar Rp 470,6 miliar,
  • Batam sebesar Rp 296,6 miliar,
  • Bintan sebesar Rp 158,8 miliar,
  • Anambas sebesar Rp 168,1 miliar,
  • Karimun sebesar Rp 162,6 miliar.

Selain untuk membangun sarana pertahanan negara, anggaran tersebut juga untuk kepentingan Polri, pertanian, koperasi UKM, perindustrian, perdagangan, pariwisata, kelautan dan perikanan, perumahan rakyat, pendidikan, kesehatan, sosial dan agama.

Senada dengan Tjahjo, Wiranto berharap kerja sama seluruh elemen masyarakat dalam program Gerbangdutas ini.

“Program yang sudah dicanangkan semua lembaga terkait, bersama-sama diawasi pelaksanaannya,” Wiranto.

Pencanangan Gerbangdutas tahun 2017, kata Wiranto, merupakan upaya pemerataan pembangunan seluruh wilayah perbatasan di Tanah Air. Gerbangdutas merupakan program sinkronisasi kementerian dan lembaga.

Ada tiga konsep dalam Gerbangdutas tahun 2017. Yakni pembangunan pertahanan wilayah perbatasan, pemerataan kesejahteraan masyarakat, dan pelestarian lingkungan. Tiga konsep ini mendasari pembangunan daerah pinggiran.

“Perbatasan harus lebih hebat dari negara tetangga,” kata Wiranto.

Prajurit TNI rehat di pinggiran dermaga Pulau Nipah, Kota Batam
foto: ahmadi / batampos

Terkait masalah perbatasan, Presiden Jokowi Widodo telah menetapkan 22 pulau di Kepri sebagai pulau terdepan Indonesia di bagian utara. Bertambah tiga pulau dari sebelumnya 19 pulau terdepan.

Secara keseluruhan ada 111 Pulau yang ditetapkan sebagai pulau terdepan yang sebelumnya menggunakan istilah pulau terluar.

“Kita tidak boleh mengatakan pulau terluar lagi, etisnya adalah pulau terdepan. Karena ini sudah keputusan presiden, tentu harus diberikan perhatian pembangunannya,” ujar anggota Komisi I DPRD Kepri, Ruslan tadi malam.

Menurut Ruslan, selain transportasi tentu yang dibutuhkan adalah sarana infrastruktur. Ditegaskan Ruslan, apabila ada aparatur negara yang bertugas di sana, Pemda harus memberikan intensif khusus.

Pulau-pulau yang ditetapkan tersebut tersebar di beberapa kabupaten kota.

Enam di Anambas (Pulau Malang Berdaun, Pulau Tokong Malang Biru, Pulau Damar, Pulau Mangkai, Pulau Tokong Nanas, dan Pulau Tokongbelayar);

Tujuh di Natuna (Pulau Tokongboro, Pulau Semiun, Pulau Sebetul, Pulau Sekatung, Pulau Senua, Pulau Subi Kecil, dan Pulau Kepala);

Dua di Karimun (Pulau Tokongiyu Kecil dan Pulau Karimun Anak);

Empat di Batam (Pulau Nipah, Pulau Pelampung, Pulau Batuberantai, dan Pulau Putri/Nongsa);

Tiga di Bintan (Pulau Bintan, Pulau Sentut, dan Pulau Berakit). (arn/jpg)

Gubernur Memotivasi Pelajar, Manfaatkan Usia Muda dengan Baik

0
Gubernur Kepulauan Riau H. Nurdin Basirun menyempatkan diri berkunjung ke SMUN 1 Bunguran Timur, Kabupaten Natuna, Rabu (8/3). Foto: ist

batampos.co.id – Dalam kunjungannya ke Kabupaten Natuna, Gubernur Kepulauan Riau H. Nurdin Basirun menyempatkan diri berkunjung ke SMUN 1 Bunguran Timur, Kabupaten Natuna, Rabu (8/3). Gubernur menjadi irup apel pagi di depan 588 siswa dan siswi. Atau 257 siswa dan 331 siswi.

Dalam amanahnya Gubernur memotivasi para siswa dan siswi agar tidak menyia-nyiakan masa mudanya untuk kegiatan negatif seperti narkoba, pergaulan bebas dan sebagainya. Namun hendaknya agar memanfaatkan masa muda untuk bertingkah laku positif serta berlomba untuk mengukir prestasi sebanyak mungkin.

“Natuna ini punya potensi yang luar biasa. Alamnya, lautnya, pantainya dan lainnya. Semua itu perlu tenaga-tenaga handal dan profesional, makanya siapkan diri dari sekarang untuk mengelola segala keunggulan itu. Jangan terjebak kedalam dunia yang justru bisa menghancurkan masa depan. Teruslah mengejar prestasi yang banyak. Dan jangan pernah terjebak dalam dunia narkoba,” pesan Gubernur.

Sebagai pulau terdepan NKRI, diakui Gubernur jika Kabupaten Natuna rawan menjadi target peredaran narkoba duna Namun Gubernur juga sangat yakin bahwa hal itu tidak akan terjadi jika masyarakat Natuna komitmen bersama-sama memerangi narkoba.

“Ingat narkoba ini musuh bangsa yang bisa merusak generasi. Makanya selalu tekankan dan tekadkan di hati slogan narkoba no, prestasi yes dan Naruna jaya,” kata Gubernur.

Lebih penting lagi, Gubernur mengingatkan agar para siswa dan siswi untuj patuh, tunduk dan sopan kepada para gurunya. Perlu di ketahui bahwa ketiga guru marah, itu semata-mata bukan karena dendam melainkan karena perhatian, sayang dan ingin muridnya menjadi baik dan pintar.

“Dulu kena lesing oleh guru tu biasa. Karena kita yakin tidak ada guru marah karena benci, dendam atau bertujuan untuk menyakiti. Pasti guru marah karena peduli, karena sayang agar anak-anaknya lebih baik dan disiplin hingga menjadi pintar,” tutup Gubernur. (jpg)

Pembangunan Perbatasan, Pusat Gelontorkan Dana Rp 1,6 Triliun

0

batampos.co.id – Menko Polhukam Wiranto mengatakan, pencanangan gerakan pembangunan terpadu kawasan perbatasan (Gerbangdutas) adalah keseriusan pemerintah tahun 2017 ini. Bahkan dalam pencanangan mengalokasikan dana sebesar Rp 17 triliun untuk bangun perbatasan.

Alokasi dana tersebut disebar di 26 Kementerian dan Lembaga, dan disasar dalam pembangunan kawasan perbatasan dari sabang hingga Meroke. Sasarannya menyesuaikan kebutuhan wilayah, mulai kebutuhan pokok, sandang pangan, infrastrukturm fasilitas publik hingga sarana prasarana Pemerintah.

Untuk Kepri kata Wiranto, tahun 2017 ini dialokasikan sebesar Rp 1,6 triliun lebih dibagi dalam lima Kabupaten dan kota. Alokasi dana tersebut, untuk Natuna sebesar Rp 470,657 miliar, Batam sebesar Rp 296,698 miliar, Bintan sebesar Rp 158,848 miliar, Anambas sebesar Rp 168,177 miliar, dan Karimun sebesar Rp 162,621 miliar.

Sasaran alokasi anggaran diantaranya, untuk pertahanan, Polri, pertanian, koperasi UKM, perindustrian, perdagangan, pariwisata, kelautan dan perikanan, PUPR, Perhubungan, Kominfo, ESDM, Pendidikan, Kesehatan, dalam negeri, sosial dan agama.

Pencanangan Gerbangdutas ini kata Wiranto, diharapkan kerjasama seluruh elemen masyarakat. Baik Pemerintah Pusar dan Daerah, Gubernur dan Bupati. Sebaliknya tidak mutlak hanya diserahkan urusannya pada pemerintah Pusat atau hanya menjadi urusan Pemerintah Daerah.

“Program yang sudah dicanangkan semua lembang terkait, bersama-sama diawasi pelaksanaannya,” Wiranto.

Pencanangan Gerbangdutas tahun 2017 kata Wiranto, adalah pemerataan pembangunan seluruh wilayah perbatasan tanah air. Gerbangdutas merupakan program sinkronisasi kementerian dan lembaga.

Dengan tiga konsep dalam Gerbangdutas tahun 2017. Yakni pembangunan pertahanan wilayah perbatasan, pemerataan kesejahteraan masyarakat dan pelestarian lingkungan. Tiga konsep ini mendasari pembangunan daerah pinggiran.

Bicara pertahanan, pergelaran pasukan dan penambahan TNI sudah semakin merata diwilayah perbatasan, agar negara lebih siaga terhadap ancaman dari luar.

Sementara pemerataan kesejahteraan, melalui konsep pembangunan infrastruktur terus dilaksanakan. Baik pembangunan menyangkut pelayanan publik.

Dalam sambutan Presiden kata Wiranto, pembangunan perbatasan tidak hanya sekedar membangun pos lintas batas. Tidak hanya terpaku pada fisik pos tersebut. Tetapi adalah harkat dan martabat bangsa di mata negara tetangga. Ada kesenjangan kesejahteraan dimasa lalu di perbatasan, sehingga tidak terjadi perbedaan yang mencolok dan daerah kumuh, miskin. Tetapi membalikkan posisi itu, menjadi daerah yang cukup menjanjikan.

“Perbatasan harus lebih hebat dari negara tetangga. Saat ini ada 7 pos lintas batas, dan tahun ini akan ditambah menjadi 9 pos lintas batas. Gerbangdutas ini jangan sampai membuat kondisi perbatasan lebih buruk dari negara tetangga, dan itu adalah martabat bangsa ke depannya,” ujar Witanto. (arn)

DPR Revisi Kewenangan KPK, Cegah Perlawanan Koruptor KTP

0
ilustrasi

batampos.co.id – Pengusutan megakorupsi pengadaan KTP elektronik (e-KTP) dikhawatirkan akan memicu serangan balik kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Sebab lembaga antirasuah itu memastikan ada sederet nama besar yang terlibat dalam kasus ini. Serangan balik itu bisa berupa pelemahan kewenangan KPK, atau membenturkan KPK dengan penegak hukum lainnya.

Dari sekian nama yang beredar, Ketua DPR Setya Novanto yang paling santer dikaitkan dengan kasus kelas wahid itu. Bahkan, petinggi Partai Golkar itu disebut-sebut berperan sebagai aktor politik yang mengorganisir skandal e-KTP dengan kerugian keuangan negara yang fantastis, Rp 2,3 triliun.

”Kami minta nama-nama yang diduga terlibat dibuka seluas-luasnya oleh KPK,” ujar aktivis Indonesian Legal Roundtable (ILR) Erwin Natosmal Oemar, Rabu (8/3).

Erwin mengatakan, potensi KPK menjadi sasaran utama serangan balik (counter attack) sangat besar. Ini jika melihat catatan sejarah KPK dalam menangani kasus-kasus besar korupsi.

Saat menangani masalah surat keterangan lunas (SKL) Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) pada awal 2015, misalnya. Skenario kriminalisasi menimpa komisioner komisi antirasuah Bambang Widjojanto dan Adnan Pandu Praja. Kala itu, KPK intensif menelusuri dugaan penyimpangan BLBI yang disinyalir melibatkan elit politik.

Kriminalisasi terhadap KPK juga pernah terjadi saat lembaga antirasuah tersebut mengusut indikasi korupsi simulator surat izin mengemudi (SIM). Skenario itu menyasar penyidik KPK Novel Baswedan pada 2015. Novel merupakan koordinator tim penyidik untuk kasus simulator SIM dengan tersangka Djoko Susilo, petinggi Polri.

Karena itu, Erwin mengingatkan agar potensi serangan balik ini diantisipasi secepatnya. Salah satunya dengan membuka seluas-luasnya semua nama yang terlibat perkara tersebut. Dengan demikian, publik dapat turut berpartisipasi membentengi KPK dari serangan pihak-pihak yang tidak menginginkan pemberantasan korupsi berjalan mulus.

”Saat ini sedang jalan RUU (revisi undang-undang) KPK, bisa jadi dalam waktu dekat akan ada perubahan UU KPK,” ujarnya.

Menurut Erwin, perubahan UU itu merupakan salah satu bentuk pelemahan KPK.

”Cara yang kedua (melemahkan KPK) yang pernah terjadi membenturkan KPK dengan penegak hukum lain,” terangnya.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, pihaknya tidak gentar dengan dampak politik yang akan muncul setelah pembacaan dakwaan e-KTP. KPK tetap akan fokus pada proses pembuktian dua terdakwa e-KTP, yakni mantan Dirjen Kependudukan dan Catatan Sipil Kemendagri Irman dan anak buahnya Sugiharto.

”Untuk dampak politik, kami tentu tidak menghitung itu,” ujarnya.

Febri berharap pihak yang nantinya terungkap dalam dakwaan mengedepankan jalur hukum, bukan politik. KPK berjanji akan bekerja secara profesional menegakkan hukum meski ada elit politik terlibat dalam perkara itu.

”Penyebutan nama pihak tertentu dan perannya masing-masing tidak terhindarkan. Meskipun belum tentu semuanya merupakan pelaku dalam perkara ini,” imbuhnya.

Disinggung soal keraguan publik terhadap independensi KPK, Febri berjanji akan membalik tudingan itu. Pihaknya bakal bekerja maksimal mengumpulkan bukti yang cukup untuk menjerat nama-nama yang terlibat. Dia menegaskan KPK akan menjunjung tinggi supremasi hukum.

”Hukum yang diletakkan di atas segalanya, jadi kalau ada akses lain itu di luar domain KPK,” ucap mantan aktivis Indonesia Corruption Watch (ICW) ini.

KPK pun berharap tidak ada upaya pelemahan dari pihak-pihak yang merasa dirugikan dengan pengusutan kasus e-KTP. Revisi UU KPK, misalnya, diharapkan tidak mengurangi ruang gerak lembaga antirasuah dalam memberantas korupsi. Seperti poin penyadapan yang nantinya harus dilakukan setelah ada bukti permulaan yang cukup.

”Di UU saat ini penetapan tersangka dan penyidikan berdasarkan bukti permulaan yang cukup. Artinya sama saja ke depan penyadapan kalau seperti itu (dilakukan setelah ada bukti permulaan, Red) tidak ada lagi OTT (operasi tangkap tangan),” terangnya.

*Akui Revisi UU KPK

DPR mengakui rencana untuk melakukan revisi UU nomor 30/2002 tentang KPK kembali bergulir. Di tengah-tengah ramai penyebutan nama sejumlah anggota dewan terkait kasus proyek pengadaan e-KTP, DPR menyebut telah memulai sosialisasi revisi UU KPK, melalui Badan Keahlian DPR (BKD). Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Ketua DPR Bidang Politik Hukum dan Keamanan Fadli Zon di gedung parlemen.

Setelah terhenti pembahasannya di akhir 2015 dan awal 2016 lalu, BKD sejak Februari sudah mulai melakukan sosialisasi terkait revisi UU KPK ke berbagai kampus.

”Sosialisasi RUU KPK ini merupakan satu hal yang tertunda. Penundaan cukup lama disebabkan dinamika politik yang terjadi di DPR, dan baru akan dimulai sekarang,” kata Fadli.

Sesuai program BKD itu, Fadli menegaskan bahwa sosialisasi ini belum masuk ke dalam isu pembahasan. Lebih lanjut, Fadli juga mengingatkan bahwa revisi UU KPK juga belum masuk dalam daftar program legislasi nasional (prolegnas) prioritas 2017.

”Belum tentu akan ada revisi. Apa yang dilakukan BKD juga tidak hanya sosialisasi RUU KPK, tapi juga RUU lainnya,” ujarnya.

Fadli juga menepis bahwa isu ini digulirkan setelah ramai isu keterlibatan anggota dewan di kasus e-KTP. Menurut dia, antara sosialisasi RUU dengan kasus e-KTP adalah dua hal berbeda yang tidak perlu dikait-kaitkan.

Terkait nama politisi yang akan terungkap di korupsi e-KTP, Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto memastikan bila pihaknya mendorong pemberantasan korupsi tersebut. Dia menyerahkan sepenuhnya kasus itu kepada KPK. Ia berharap komisi antirasuah bertindak adil dan menegakkan kebenaran berdasarkan fakta-fakta materil yang sudah dikumpulkan.

Tentang dugaan keterlibatan kader partai banteng, Hasto sudah melakukan klarifikasi kepada sejumlah kader yang disebut-sebut dalam kasus itu. Menurut dia, tuduhan yang diarahkan kepada kader PDIP tidak benar.

“Biarlah pengadilan yang nanti membuktikannya,” jelas politisi asal Yogyakarta itu. (tyo/bay/lum/jpgroup)

Dua Tahun Diresmikan Pelabuhan Ini Belum Juga Difungsikan

0
Gedung dan terminal pelabuhan tanjungbatu. Foto; batampos.

batampos.co.id – Ketua DPRD Provinsi Kepri Jumaga Nadeak mempertanyakan terkait belum difungsikan proyek terminal penumpang pelabuhan Tanjungbatu yang menelan anggaran APBD provinsi Kepri tahun 2013 sebesar Rp2,6 miliar. Sementara proyeknya sudah diresmikan gubernur Kepri (almarhum HM.Sani) 2015 lalu, namun sampai sekerang belum juga ditempati.

Jumaga Nadeak mengatakan pihaknya akan segera menanyakan kepada Gubernur Nurdin Basirun terkait belum difungsikan terminal penumpang pelabuhan Tanjungbatu. Selain itu kita juga akan terlusuri masalah perjanjian hibah dari Pemerintah Provinsi Kepri ke pihak pelabuhan Tanjungbatu. Hal itu disampaikan Jumaga di sela-sela menghadiri penutupan pendidikan SPN Polda Kepri di Tanjungbatu, Selasa (7/3) lalu.

“Iya saya akan pertanyakan pada gubernur supaya terminal penumpang pelabuhan Tanjungbatu secepatnya dimanfaatkan karena biayanya cukup besar. Yang kedua kalau digunakan saya yakin arus penumpangpun nyaman, masalah hibah atau kendalanya nanti biar ditangani komisi III,” tegas Jumaga Nadeak.

Terminal penumpang pelabuhan Tanjungbatu dibangun dua lantai dengan ruangan perkantoran dan ruang tunggu penumpang. Fasilitas penunjang yang sudah ada seperti kursi penumpang, televisi dan pendingin ruangan (AC). Proyek terminal dan ruang tunggu penumpang dibangun menggunakan dana APBD dinas perhubungan sebesar Rp 2,6 miliar tahun anggaran 2013.

Kepala kantor pelabuhan (Kanpel) Tanjungbatu Octavinas Nazman mengakui sampai saat ini belum menerima penyerahan aset terminal penumpang pelabuhan Tanjungbatu. Meskipun sebelumnya sudah ada surat perjanjian dari dinas perhubungan provinsi Kepri jika aset terminal penumpang selesai dibangun, Pemerintah Provinsi Kepri akan menghibahkan asetnya kepada unit penyelenggara pelabuhan kelas II Tanjungbatu. (ims)

Old Boy Salon, Barber Shop yang Menyediakan Tukang Cukur Perempuan yang Ehemm….

0
Barbershop Seksi Panen Klien (mirror.co.uk)

batampos.co.id – Dimana-mana fenomena barber shop menggejala. Lagi in begitulah.

salahsatunya Old boy Salon, sebuah barbershop di Oskemen, Kazakhstan, tiba-tiba diserbu banyak pria. Ada yang rambutnya memang berantakan dan butuh dicukur, ada yang biasa saja, ada pula yang sudah nyaris gundul. Mereka mendatangi kios cukur tersebut lantaran tertarik oleh iklannya. Para klien tidak dilayani barber biasa. Melainkan tukang-tukang cukur ayu tanpa baju.

Ya, dalam iklan yang disebarluaskan lewat media sosial, tampak pria-pria di Old Boy dilayani barber superseksi. Ada yang berambut hitam, memakai bra dan thong saja. Satu lagi cewek berambut merah mengenakan celemek panjang. Tapi tanpa memakai apa-apa di bawahnya. Pose mereka saat memotong rambut klien juga menggoda.

Sayang, pria-pria yang mengharap servis lebih daripada sekadar dicukur harus kecewa. Dua cewek itu bukanlah tukang cukur beneran. Mereka adalah penari dari sebuah kelab di dekat barbershop itu dan hanya difoto untuk pembuatan iklan. Barber yang asli ya pria-pria berkumis yang rata-rata berpenampilan seperti Borat.

Kenyataan itu jelas menyakitkan. Namun, itu tak membuat mereka berhenti bersikap flirty. Terutama di media sosial.

”Rambutku sudah panjang nih. Perlu ke tukang cukur kayaknya,” tulis seseorang di Facebook.

Yang lain menulis, ”Aku perlu banget dilayani tukang cukur sekarang!” Iya, sana. Tapi tukang cukur yang beneran, ya. (fam/c11/na/sep/JPG)

Penerangan Jalan Banyak Tidak Berfungsi

0
Banyak lampu jalan ditemukan tidak berfungsi di Moro. Foto : Polister.

batampos.co.id – Penerangan jalan di beberapa titik ruas jalan umum Kota Moro, ditemukan banyak yang tak menyala. Kondisi tersebut menyebabkan kota Moro gelap di malam hari. Karena itu, masyarakat berharap kepada yang berkompoten untuk mengganti lampu jalan yang rusak tersebut.

“Dari pantauan kami di malam hari, sudah banyak lampu jalan yang tak berfungsi. Terlebih pada titik simpang jalan kuburan, serta di beberapa titik ruas jalan persimpangan lainnya di lingkungan Kelurahan Moro. Menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, sebaiknya lampu yang rusak segera diperbaiki atau diganti,” ungkap tokoh masyarakat Moro, Rivai, Rabu (8/3) kemarin.

Lampu jalan memang sudah lama terpasang. Sayangnya yang sudah tak berfungsi dibiarkan atau belum diganti-ganti. Imbasnya, jalan umum yang vital dilalui masyarakat mengendarai sepeda motor maupun roda empat, rawan terjadi kecelakaan.
“Yang mengherankan, setiap pembayaran rekening listrik langsung dipotong biaya pajak penerangan lampu jalan (PPLJ),” keluh Rivai.

Untuk itu, sudah saatnya penerangan lampu jalan yang mati total di lingkungan Kelurahan Moro, dan Kelurahan Moro Timur, Kecamatan Moro, menjadi perhatian serius dari pihak yang berkompoten. Dengan beroperasinya lampu jalan tersebut, tentu bagi pengendara sepeda motor dan kenderaan roda empat akan lebih rasa nyaman melintasi persimpangan jalan. (pst)

198 CJH Karimun Mulai Pemeriksaan Medis

0
CJH mulai menjalani pemeriksaan medis di puskesmas Tanjungbalai. Foto : Tri/batampos.

batampos.co.id – Sebanyak 198 Calon Jemaah Haji (CJH) Kabupaten Karimun, sejak Senin (6/3) lalu mulai melakukan pemeriksaan medis atau kesehatan di tiga Puskesmas yang ada di Kabupaten Karimun.

Diantaranya Puskesmas Tanjungbalai Karimun, melayani CJH asal kecamatan Karimun, Tebing, Meral, Meral Barat dan Buru hingga hari ini. Kemudian dilanjutkan, Puskesmas Kundur Senin (13/3) depan untuk CJH asal kecamatan Kundur, Kundur Barat, Kundur Utara dan terakhir Puskesmas Moro Rabu (21/3) nanti bagi CJH asal Kecamatan Moro dan Durai.

”Untuk di kecamatan Belat dan Ungar, CJH nya bergabung ke CJH Kundur dan Kundur Utara. Jadi pada bulan ini, para CJH dilakukan pemeriksaan kesehatan. Dan bagi yang kesehatannya kurang, CJH akan dilanjutkan pemeriksaannya di RSUD M Sani pada bulan April mendatang,” jelas Kasi Penyelenggaran Haji dan Umroh Kantor Kementerian Agama Karimun H Samsudin, kemarin (8/3).

Adapun CJH per kecamatan yang akan menunaikan ibadah haji pada tahun ini, untuk wilayah pulau Karimun yang meliputi kecamatan Karimun ada 27 orang, Meral 28 orang, Tebing 30 orang, Meral Barat 4 dan Buru 2 orang. Kemudian untuk wilayah pulau Kundur, kecamatan Kundur 66 orang, Kundur Utara 12 orang, Kundur Barat 16 orang dan pulau Moro, kecamatan Moro 6 orang dan Durai 7 orang. Sedangkan CJH yang tertua berasal dari kecamatan Kundur yaitu Suraji Ramuwijoyo (80) dan Sukayat Sidik Suto (79), kemudian CJH termuda pasangan suami istri berasal dari kecamatan Tebing Muhamad Karta Ali (31), serta Safriyanti Sanusi (30).

”Hingga saat ini, para CJH secara umum kondisi fisiknya masih sehat-sehat saja. Tapi, belum bisa dipastikan karena tunggu hasil pemeriksaan kesehatan dahulu,” ungkapnya.
Sedangkan, untuk biaya pelunasan BPIH (Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji) 2017, pihaknya masih menunggu ketetapan dari Presiden RI berapa kisaran angka yang harus dilunasi untuk CJH Karimun.

”Paling kisaran di bawah Rp30 Jutalah, karena belum bisa dipastikan. Kita juga ada cadangan CJH sebanyak 10 orang, tapi belum bisa kita tetapkan dahulu,” tuturnya.

Sementara Kepala Puskesmas Karimun dr Ade Kristiawan saat di konfirmasi mengatakan, pemeriksaan medis terhadap kesehatan CJH untuk empat kecamatan meliputi laboratorium, ronsen thorak, test kebugaran dengan jalan kaki 1 kilometer dan imunisasi influenza.

”Dalam pemeriksaan medis terhadap CJH, kita terjunkan 14 petugas medis selama empat hari secara bergiliran,” singkatnya. (tri)

Dua Syarat Sarapan Sehat

0
Ilustrasi (doc Jawa Pos.com)

batampos.co.id – Pembaca batampos.co.id yang mencintai kesehatan, jangan remehkan perut kosong saat melaksanakan kegiatan. Dampaknya akan terakumulasi jangka panjang.

Sarapan sehat bisa menyantap berbagai macam menu seperti telur, sereal, buah, smoothies, susu berenergi, roti, sandwich, oatmeal dan salad.  Sarapan dapat meningkatkan daya konsentrasi bekerja dan belajar.

Sempatkan sarapan, paling sehat sebelum jam 09.00 pagi selama sepuluh menit.

Ketua Umum Pergizi Pangan, Hardinsyah dalam kampanye “Sarapan Sehat Sebelum jam 9” mengatakan kini sudah semakin banyak masyarakat yang mulai paham akan pentingnya sarapan sehat. Hardinsyah berharap sarapan sehat menjadi kebiasaan baik didalam setiap keluarga dan menjadi gaya hidup setiap pagi.

Menurut Guru Besar IPB  yang lulusan Doktor dari University of Queensland ini, sarapan dapat disebut sebagai sarapan sehat bila memenuhi 2 syarat utama.

Waktu Sarapan
Waktu sarapan yang tepat adalah pagi hari atau sebelum jam 9 pagi di mana kondisi gizi tubuh mulai menurun setelah berpuasa 10-12 jam.

Komposisi Sarapan
Komposisi sarapan yang tepat adalah harus mengandung karbohidrat, protein, lemak, serat, vitamin dan mineral serta air  yang dapat memenuhi ¼ kebutuhan gizi harian.

“Edukasi memang membutuhkan komitmen dan proses yang berkelanjutan. Untuk itu kami terus mengajak masyarakat untuk memahami pentingnya sarapan sehat dan kandungan gizi yang dibutuhkan,” katanya dalam keterangan tertulis kepada wartawan, Selasa (7/3). (cr1/JPG)

Biasakan Sarapan sebelum Pukul 9 Pagi

0
Ilustrasi (doc Jawa Pos.com)

batampos.co.id –Tingginya permasalahan kekurangan gizi sarapan di Indonesia masih menjadi pekerjaan rumah sesuai Peraturan Menteri Kesehatan No. 41/2014 tentang Pedoman Gizi Seimbang yang salah satu pesannya adalah ‘Biasakan Sarapan’.

“Kami sadar bahwa untuk membangun kesadaran masyarakat tentang pentingnya sarapan sehat sebelum jam 9 tentunya membutuhkan proses dan harus dilaksanakan secara konsisten. Untuk itulah, pada momen perayaan ‘Pekan Sarapan Nasional 2017’ mengajak masyarakat Indonesia membangun generasi yang sehat, cerdas dan aktif melalui kebiasaan sarapan,” kata Marketing Director PT Mayora Indah selaku produsen Energen, Goesnawan, dalam keterangan tertulis kepada wartawan, Selasa (7/3).

Perwakilan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dr. Ulul Albab, Sp.OG menjelaskan masyarakat diharapkan memulai hari dengan sarapan. Hal ini membentuk kebiasaan baik. Namun edukasi dan informasi kandungan sarapan yang dikonsumsi harus mulai juga diperhitungkan kandungan gizinya agar manfaat sarapan bisa maksimal dan mampu menunjang aktivitas seharian.

Sarapan yang baik itu harus mengandung zat cair dan zat padat. Kombinasi tersebut dapat menunjang metabolisme yang diperlukan tubuh. Intinya sarapan sehat harus dengan komposisi yang benar, tidak hanya banyak tetapi juga harus mengandung zat gizi yang tepat,” tegas Ulul.

Gizi yang terkandung di dalam sarapan sehat harus memiliki komposisi yang tepat juga memberi tenaga. Dia mencontohkan format susu sereal dapat menjadi alternatif yang sehat karena memenuhi semua syarat komposisi sehat dari sebuah sarapan sehat.

Kampanye ‘Sarapan Sehat Sebelum Jam 9’ bertujuan semakin banyak keluarga dan masyarakat yang melakukan sarapan serta memperhatikan keseimbangan gizi sarapan sebelum memulai aktivitas. Permasalahan kekurangan gizi sarapan masyarakat Indonesia juga telah menjadi perhatian utama Pergizi Pangan Indonesia. Pentingnya membiasakan sarapan sehat terutama di usia dini agar terbentuk generasi yang sehat dan cerdas. (cr1/JPG)