Jumat, 3 April 2026
Beranda blog Halaman 13594

Riono Siap Berikan Keterangan Kasus BUMD

0

batampos.co.id – Proses pemeriksaan kasus pungli penyewaan lapak dan kios dagangan yang dikelola Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Tanjungpinang terus berlanjut. Bahkan pengungkapan aliran dana pungli yang dilakukan Polda Kepri telah menyeret beberapa pejabat teras atas Pemko Tanjungpinang, khususnya Sekda Tanjungpinang, Riono.

Informasi di lapangan, Polda Kepri telah melayangkan surat penggilan kepada Riono. Dalam surat itu, Riono selaku komisaris BUMD diminta ke Mapolda Kepri untuk memberikan keterangan terkait aliran dana penyewaan lapak dan kios yang dikelola perusahaan daerah (perusda) tersebut. Namun Riono tak memenuhi panggilan dari Polda Kepri sampai saat ini.

Riono membenarkan dirinya sudah pernah disurati oleh Polda Kepri. Bahkan surat yang dilayangkan kepadanya sudah diterima secara langsung. Namun dirinya belum dapat memenuhi panggilan tersebut karena padatnya agenda pemerintahan.

“Surat panggilan itu sudah saya terima. Polda minta saya datang kesana, Kamis (23/2) kemarin. Tapi saya belum dapat penuhi karena gak bisa tinggalkan agenda penting pemerintahan,” ujar Riono ketika diwawancarai di Jalan Hang Lekir, Selasa (28/2).

Menurut Riono, kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang menjerat koordinator BUMD Tanjungpinang, Selamat beberapa waktu lalu tidak bisa dikaitkan dengan kewenangan komisaris. Sebab kebijakan penetapan harga sewa lapak dan kios dagangan maupun tatacara pemungutannya berada ditangan direksi.

Oknum yang ditangkap (Selamat, red), lanjut Riono, juga pernah diberikan peringatan dan dipanggil oleh Dirut BUMD agar tidak mengulangi perbuatan itu lagi. Namun peringatan itu tak juga digubris sampai Tim Saber Pungli Polda Kepri menangkapnya.

“Kejadian OTT itu rentannya sangat jauh dengan kewenangan komisaris. Jadi gak bisa dikait-kaitkan. Tapi karena polda butuh keterangan, saya akan berikan sesuai kapasitas,” bebernya.

Disindir kapan dirinya siap untuk berikan keterangan, Riono mengaku selalu siap dan bersedia jika Polda Kepri membutuhkan. Tapi dengan satu syarat, Polda Kepri harus membuat jadwal pemanggilan ulang terlebih dahulu. Dengan surat pemanggilan kedua itu dirinya akan bertandang ke Mapolda Kepri.

“Pasti saya siap berikan keterangan dan akan ceritakan semuanya. Tapi Polda Kepri jadwalkan ulang surat pemanggilan saya,” pintanya.

Meskipun proses pemeriksaan selanjutnya menyeret beberapa oknum BUMD, sambung Riono, dirinya tidak mau ikut campur sedikitpun. Melainkan hanya mampu mendukung polisi untuk mengungkap kasus tersebut sampai tuntas.

“Saya tak mau ikut campur lagi kalau ada tersangka lain. Semuanya saya percayakan kepada polisi saja,” ungkapnya. (ary)

Tarik Mahasiswa Baru, UMRAH Andalkan Program Kemaritiman

0

batampos.co.id – Kepala Bagian Umum, Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) Tanjungpinang , Harzan Syah mengatakan Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan (FIKP) masih menjadi fakultas andalan untuk menarik simpati calon mahasiswa baru. Apalagi tahun ini, akan ada penambahan fakultas baru.

“Sampai sejauh ini, FIKP masih menjadi fakultas favorit. Karena programnya mengadalkan kemaritiman,” ujar Arzan Syah menjawab pertanyaan Batam Pos, Selasa (28/2) di Kantor Umrah Tanjungpinang.

Menurut Arzan ada lima fakultas di UMRAH saat ini. Dari lima fakultas tersebut, ada 19 program studi atau Prodi. Adapun fakultasnya adalah FKIP, Teknik, Ilmu Pemerintahan, Ekonomi, dan Fisip. Masih kata Arzan, tahun ini rencananya akan membuka dua fakultas baru. Yakni Hukum dan MIPA.

“Dua Fakuktas ini yang akan dipersiapkan untuk menghadapi penerimaan mahasiswa baru dalam waktu dekat ini,” papar Arzan.

Ditambahkannya, pada 18 Maret nanti, UMRAH akan melakukan wisuda terhadap ratusan mahasiswa dan mahasiswi. Lebih lanjutnya, komitmen kampus adalah tetap memberikan yang terbaik. Sehingga bisa meningkatkan kemampuan Sumber Daya Manusia (SDM) masyarakat Kepri.

“Motivasi kita adalah menjadikan SDM Kepri terus lebih baik. Kita yakin UMRAH akan menjadi universitas terbaik kedepannya. Hanya saja masih butuh proses,” tutup Arzan.(jpg)

Simpan Narkoba, Mantan Pegawai Kemenkumham Ditangkap

0

batampos.co.id – Mantan pegawai Kemenkumham yang pernah bertugas di Lapas Tanjungpinang, Putra, 35, belum lama ini ditangkap Polda Jambi, karena kedapatan menyimpan narkotika jenis sabu seberat Tujuh Kilogram.

Kasubbag Humas Kanwil Kemenkumham, Rinto Gunawan, saat dikonfirmasi, mengatakan pihaknya telah mendengar informasi tersebut. Ia menyebutkan bahwa pria yang diamankan Polisi itu sudah dipecat karena terlibat narkoba.

“Dulu dia pernah bertugas di Lapas Tanjungpinang. Tapi karena bermasalah, di mutasikan ke Kanwil. Tak lama kemudian yang bersangkutan dipindahtugaskan lagi ke Lapas Batam,”ujar Rinto, Selasa (28/2).

Saat bertugas di Batam, kata Rinto, Putra kembali bermasalah, terakit narkoba. Ia pun langsung diberhentikan sebagai pegawai Kemenkumham. Bahkan, yang bersangkutan pernah dihukum di Rutan Tanjungpinang dan dipindahkan ke Lapas.

“Pencopotan dia dulu sebagai sanksi tegas dari Kemenkumham terhadap jajaran yang terlibat narkoba,”kata Rinto.

Rinto mengaku awalnya kaget mendapat kabar adanya pegawai Kemenkumham yang bertugas di Lapas Tanjungpinang diamankan. Dia pun langsung mengecek informasi terkait tertangkapnya Sipir oleh Polda Jambi.

“Saya langsung cek tadi kebenaran hal itu. Rupanya mantan, bukan masih aktif sebagai pegawai yang bertugas di Lapas Tanjungpinang,”ucapnya.

Saat ditanya, apakah mengetahui secara pasti kronologis penangkapan Putra. Rinto, mengaku belum mengetahui kronologis penangkapannya. Namun, ia tidak menyangkal bahwa yang bersangkutan mantan pegawai Kemenkumham Kepri yang sudah dipecat.

“Fatal nanti akibatnya. Untuk itu, kami imbau jangan berani-berani main gitu (narkoba), kalau tidak mau dipecat,”pungkasnya.(ias)

Roro Tradisional Angkutan Siswa MTs Senayang Karam

0

batampos.co.id – Cuaca ekstim angin ribut yang melada perairan kecamatan Senayang Lingga membuat kapal Roro tradisonal yang biasanya mengangkut siswa-siswi MTs Darul Qalam karam. Beruntung kapal tersebut masih dalam keadaan kosong sehingga tak ada korban jiwa.

Informasi yang diperoleh Batam Pos, roro tradisonal ini parkir di pantai pulau Sebangka, tempat sekolah swasta itu berdiri. Saat siang hari, cuaca ekstrim yang terjadi membuat kapal untuk mengangkut pulang siswa karam. Akibatnya sebanyak 64 orang siswa tidak bisa pulang begitu juga dengan tenaga pengajar tersebut.

“Roronya karam. Kami terkepung hujan, kelaparan dan basah semua di pulau Sebangka. Sampai pukul 15.00 WIB baik guru ataupun murid tidak bisa pulang,” kata Belsa guru MTs Darul Qalam dikutip dari akun facebooknya, Selasa (28/2) siang.

Setelah lama menunggu lanjut Belsa, sekitar pukul 15.30 WIB orang tua siswa baru menjemput anak-anak mereka. “Akhirnya dijemput sama orang tua murid menggunakan pompong. Karena tidak ada pelantar disebangka semua terpaksa mangarungi air laut setinggi pinggang orang dewasa,” lanjutnya.

Persoalan transportasi bagi anak-anak sekolah di kecamatan Senayang ini sebenarnya telah lama menjadi perbincangan. Namun belum juga ada perhatian dan solusi dari pemerintah daerah. Setiap harinya 64 siswa-siswi MTs maupun guru pengajar harus menggunakan tranportasi seadanya. Mengabaikan keselamatan dan kemananan demi menempuh pendidikan.

Sampai berita ini ditulis, seluruh siswa dan tenaga pengajar telah kembali kerumah masing-masing. Namun pihak kelurahan dan kecamatan belum dapat dihubungi. Persoalan telekomunikasi juga menjadi salah satu masalah dikecamatan Senayang yang juga perlu segera diselesaikan intasi terkait.(mhb)

Penggiat Seni Kaligrafi Islam Berkurang

0
Rhuzi sedang mendekorasi karyanya saat perlombaan beberapa waktu lalu. Foto: Hasbi/batampos

batampos.co.id – Seni menulis indah (Khat) atau yang lebih sering dikenal dengan seni kaligrafi di Kabupaten Lingga sepi peminat. Meski menjadi salah satu cabang seni yang sering diperlombakan dalam ajang Musabaqah Tillawatil Quran (MTQ), masuk dalam cabang Khattil Quran, namun penggiat seni kaligrafi ini di Lingga setiap tahun menurun.

Ubaidulllah bin Abbas menyebut Khat sebagai lisan al-yadd atau lidahnya tangan. Melalui tulisan itulah tangan berbicara. Sayangnya kreasi anak-anak muda dan penggiat seni islam saat ini di Lingga terkendala tenaga pengajar dan minimnya perhatian kepada guru yang membina.

Salah seorang penggiat seni khaligrafi di Lingga, Rhuzi Wiranata membenarkan hal ini. Sejauh ini dikatakan Rhuzi, seni kaligrafi khususnya di kecamatan Lingga hanya didominasi oleh warga Desa Panggak Darat.

“Beruntung di kampung kami ada guru yang membagikan ilmu kaligrafi ini. Meskipun tidak ada perhatian dari pemerintah. Belajar secara swadaya dan tidak pernah memungut biaya,” jelasnya.

Di Panggak Darat sendiri kata Rhuzi meskipun sedikit paling tidak ada anak muda yang ikut berpartisipasi menghidupkan seni Islam ini. Setiap tahun, khafilah Kahttil Quran selalu dikirimkan dari Desa Panggak Darat untuk STQ dan MTQ tingkat kecamatan dan kabupaten hingga MTQ tingkat Provinsi Kepri.

“Kendala ini dilapangan yang butuh sentuhan tangan pemerintah. Kita sendiri tau, setiap tahun kegiatan-kegiatan STQ ataupun MTQ selalu digelar. Lingga bekas pusat kesultanan Melayu Islam sebenarnya juga memiliki banyak talenta dan bakat. Seperti Mukhtamar salah seorang juara Nasional asli Lingga,” jelas Rhuzi.

Seni Islam ini lanjut Rhuzi perlulah mendapat perhatian. Agar tidak mati suri. Tenaga pengajar perlu ditambah agar minat generasi muda semakin banyak.
“Kami sangat berharap seni kaligrafi islam ini dapat berkembang. Kreasi ini perlu dikembangkan di Bunda Tanah Melayu,” pungkasnya. (mhb)

Warga Teluk Nipah Ajukan Pemekaran

0
Suasana di Teluk Nipah belum lama ini. Foto: Wijaya/batampos.

batampos.co.id – Terkendala dengan rentang kendali yang cukup jauh, warga Dusun II Teluk Nipah, Desa Suak Buaya, Kecamatan Kepulauan Posek meminta untuk dimekarkan atau berdiri sendiri sebagai desa. Pasalnya, warga mengaku kesulitan dengan menempuh perjalanan laut hingga setengah jam menggunakan pompong menuju kantor desa di Pulau Mas Bangsal.

“Setengah jam itu kalau kondisi cuaca bagus, kalau angin kencang seperti sekarang ini malah kami tak berani ke kantor desa,” ujar Nazar salah satu tokoh masyarakat di Teluk Nipah, Selasa (28/2) siang.

Namun Nazar mengaku pengajuan usulan pemekaran ini bukan berdasarkan ketidak puasan warga Teluk Nipah dengan pemerintaha desa sekarang ini. Terlebih, pembangunan di Teluk Nipah juga berjalan dengan seperti biasanya dan baik-baik saja. Begitu juga dengan pelayanan petugas kantor desa berjalan normal tidak ada kekurangan apapun.

Usulan pemekaran tersebut murni dari warga yang mengeluhkan jarak tempuh ke kantor desa untuk mengurus segala sesuatu keperluan warga. Selain itu, Nazar juga memastikan bahkan pemekaran ini membantu desa atau pemerintahan induk karena dapat mengembangkan kawasan Teluk Nipah secara mandiri.

“Jika Teluk Nipah dimekarkan ADD dan DD Desa Suak Buaya tidak lagi dituangkan untuk kepentingan Wilayah Teluk Nipah,” ujar Nazar.

Usulan pemekaran ini bukan hanya isapan jempol belaka, warga Teluk Nipah telah menyiapkan sejumlah persyarakatan yang dibutuhkan bagi kawasan pemekaran. Antaranya, mereka telah menyediakan lahan untuk perkantoran desa. Selain itu, sejumlah fasilitas lainnya, kawasan Teluk Nipah juga sudah memenuhi syarat untuk berdiri sendiri menjadi desa.

Nazar juga mengatakan, usulan pemekaran ini telah disampakan warga kepada Anggota Dewan beberapa waktu lalu. Warga juga mendapatka jawaban sesuai dengan keinginan mereka untuk dimekarkan menjadi desa.

“Pada prinsifnya, Dewan menyetujui usulan ini. Dan mereka menyarankan untuk mengajukan pemekaran ini kepada pemerintah daerah dan mereka yang menilai dan memutuskan layak atau tidaknya pemekaran desa ini,” ujar Nazar. (wsa)

Belasan Kapal Tangkapan Asing, Tinggal Rangka

0
Kapal-kapap hasil tanggapan tahun 2015 yang dibiarkan begitu saja, diantaranya sudah ada yang tinggal rangkanya. Foto : batampos.

batampos.co.id – Belasan kapal asing hasil tangkapan pemerintah RI dibiarkan rusak dibelakang kantor Satuan Kerja Pengawas Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP)  Antang desa Tarempa Timur kecamatan Siantan.

Kapal-kapal tersebut tampak ada yang sudah rusak parah hampir musnah tinggal rangka kapal dan ada juga yang terlihat masih tegak namun sudah mulai mengeropos dan cat body kapal sudah mulai luntur. Kapal-kapal tersebut rusak begitu saja karena sudah bertahun-tahun dibiarkan dilokasi tersebut.

Salah satu staf PSDKP Irvan, mengatakan jika kapal-kapal tersebut sudah lama yakni ketika masih zaman pemerintahan Natuna. Kata Irvan, kapal-kapal itu sudah diserahkan kepada Kejari Natuna. Jadi saat ini sudah menjadi ranah kejaksaan.

“Kapal-kapal itu sudah diserahkan kepada pihak Kejaksaan Negeri Natuna jadi, mau diapakan saja itu hak kejaksaan,” ungkapnya kepada wartawan kemarin.

Dikatakannya jika tangkapan kapal tahun 2015 sampai sekarang sudah dipastikan akan ditenggelamkan. “Kalau tangkapan tahun 2015 sampai sekarang, setelah proses hukum selesai, maka kapal sudah pasti akan ditenggelamkan,” jelasnya.

Sebelumnya Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Tarmizi, mengatakan jika bangkai kapal ditenggelamkan, maka bangkai kapal itu akan menjadi tempat mainan ikan khususnya ikan karang sehingga laut Anambas akan berpotensi menjadi spot-spot atau tempat memancing yang potensial.

“Kalau bangkai kapal itu ditenggelamkan, bisa jadi tempat mainan ikan, ikan akan banyak disekitar bangkai kapal itu,” ungkap Tarmizi kalau itu. (sya)

 

Pembaca, Ada Pesawat Jatuh, 4 Tewas

0
Tim PMK berusaha mematikan api yang membara.usai pesawat jatuh. (REUTERS)

batampos.co.id – Sebuah pesawat jenis Cessna 310 tiba-tiba jatuh dan menyambar rumah penduduk di Kota Riverside, California, Amerika Serikat (AS), Senin petang (27/2) waktu setempat.

Sebanyak empat orang dipastikan tewas dan dua lainnya mengalami luka-luka yang cukup parah. Selain itu, masih ada dua orang lainnya yang dinyatakan hilang dan masih dicari.

Juru Bicara Federal Aviation Administration (FAA) Ian Gregor mengungkapkan, pesawat tersebut jatuh pukul 16.40 waktu setempat. Kala itu pesawat nahas tersebut baru saja lepas landas dari Riverside Municipal Airport menuju San Jose, California.

’’Tidak diketahui pasti apa yang menyebabkan pesawat tersebut terjatuh,’’ ujar Gregor. Namun, saat itu cuaca mendung dan hujan meski tidak terlalu deras. Jarak pandang pun masih lebih dari 4 kilometer.

Pesawat berkapasitas enam orang tersebut tiba-tiba menabrak rumah penduduk di Rhonda Road, Riverside, hingga badan pesawat terbelah. Jarak tempuh dari bandara ke lokasi kejadian hanya sekitar 5 menit. Pilot perempuan yang mengemudikan pesawat tersebut termasuk dalam daftar korban tewas.

’’Kami telah mengevakuasi jenazah empat korban. Setidaknya satu di antaranya masih berusia belasan tahun,’’ kata Kepala Pemadam Kebakaran Riverside Michael Moore.

Penumpang pesawat itu baru saja menghadiri acara cheer conference di Disneyland, Anaheim, California. Mereka berencana pulang ke San Jose dengan menaiki pesawat kecil itu.

Moore menambahkan, ada lima keluarga di lokasi kejadian yang terpaksa meninggalkan rumahnya. Bahkan, salah satu rumah terbakar cukup parah. Sebanyak 60 anggota pemadam kebakaran dikerahkan untuk mencari dua korban hilang. Mereka berdua adalah penghuni rumah yang ditabrak pesawat tersebut. (AFP/Reuters/TimesOfSandiego/sha/c15/any/tia)

Kakinya Non…. Kok Naik Kursi….

0
Konselor Donald Trump, Kellyanne Conway (kiriL) memeriksa hasil fotonyae di Oval Office Gedung Putih. (AFP PHOTO/Brendan Smialowsk)

batampos.co.id – Selasa malam waktu setempat (28/2) atau pagi ini WIB (1/3), Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, 70, akan memaparkan rencana pemerintahannya selama setahun ke depan.

Menjelang pidato penting tersebut, kontroversi masih tetap membayangi pengganti Barack Obama itu.

Tidak seperti naskah pidato pelantikannya pada 20 Januari lalu yang sempat diklaim sebagai buah pikirannya sendiri, kali ini Trump jujur. Dia menggandeng Stephen Miller dan beberapa ajudan lain untuk merumuskan pidato yang dibacakan tepat pukul 21.00 waktu setempat (sekitar pukul 09.00 WIB) tersebut. Hari ini gedung House of Representatives menjadi podium tertinggi Trump.

”Presiden akan berbicara tentang pembaruan semangat rakyat Amerika,” kata Jubir Gedung Putih Sean Spicer tentang tema pidato perdana Trump di hadapan Kongres AS. Kabarnya, Obamacare dan anggaran pertahanan yang besar akan mendominasi pidato tersebut. Pekan lalu Trump menegaskan bahwa lewat pidato yang disiarkan langsung ke seantero AS itu, dirinya akan menyuntikkan optimisme.

Tim Albrecht, ahli strategi Partai Republik, menyebut pidato itu sebagai peluang emas bagi Trump untuk memamerkan kecakapannya. Jadi, dia berpesan kepada suami Melania Knauss itu agar berhati-hati terhadap pilihan katanya. Apalagi, para politikus Demokrat sudah memastikan kehadirannya dalam event tersebut. ”Seperti yang selalu dilakukannya, Presiden Trump akan mengusung prinsip konvensional dalam pidatonya,” ujar Albrecht.

Menjelang hari besarnya, Trump justru memicu kegaduhan baru. Dalam wawancara dengan Fox News, dia menuduh Obama sebagai dalang unjuk rasa tokoh-tokoh Demokrat terhadap pemerintahannya yang baru seumur jagung.

”Saya yakin dia (Obama, Red) berada di balik semua ini,” ucap penguasa Gedung Putih itu dalam program Fox and Friends.

Saat itu, host minta tanggapan Trump soal rumor keterlibatan Obama dalam gerakan anti-Trump. Khususnya unjuk rasa di kantor Senat yang menghadirkan sejumlah tokoh penting pemerintah. Baik pejabat pemerintah yang masih aktif maupun mereka yang sudah mantan. Trump menyatakan bahwa Obama sengaja menjatuhkan reputasinya sebagai pemimpin karena alasan politik.

”Memang seperti itulah politik,” ucap Trump.

Dia yakin ada campur tangan Obama dalam aksi anti-Trump yang muncul di internal pemerintahannya. Sebab, selama ini orang-orang Obama-lah yang selalu berulah. Karena itu, dia meyakini bahwa orang-orang tersebut juga membocorkan banyak rahasia terhadap media agar citra pemerintah kian buruk.

Beberapa waktu lalu, Trump mengecam aksi sejumlah oknum pemerintah yang membocorkan rahasia negara. Sebagian besar adalah rahasia intelijen. Termasuk perbincangan telepon antara Trump dan Perdana Menteri (PM) Australia Malcolm Turnbull yang memantik ketegangan.

Juga, percakapan jarak jauh Trump dengan Presiden Meksiko Enrique Pena Nieto yang membuat rakyat Meksiko marah.

Sementara itu, Kellyanne Conway kembali jadi pusat perhatian. Senin malam waktu setempat (27/2), beredar foto yang memperlihatkan ketidaksopanan penasihat senior kepresidenan tersebut.

Dalam foto yang berlatar Oval Office tersebut, Conway tampak duduk bersimpuh di atas sofa dengan sepatu hak tinggi yang masih terpasang di kedua kakinya. Dia memegang smartphone yang difungsikan sebagai kamera.

”Conway dan sepasang sepatunya di sofa Oval Office. Masih konsisten dengan ketidaksopanan yang selama ini selalu ditunjukkan tim Presiden Trump,” tulis salah seorang pengguna Twitter, mengomentari foto santai Conway yang langsung menjadi viral tersebut. Di ruangan yang sama, Trump sedang menemui delegasi universitas dan kampus kulit hitam.

Hingga kemarin pagi, foto yang kali pertama diunggah fotografer AFP di Twitter itu diunggah ulang lebih dari 1.700 kali. Selain ditandai like oleh 1.600 pemilik akun Twitter, foto yang disebarluaskan media-media AS tersebut menerima sedikitnya 1.400 komentar. Bersamaan dengan hal itu, meme Conway langsung berseliweran di jagat maya.

”Jika (Susan E.) Rice atau (Valerie) Jarrett yang duduk dengan sikap yang sama seperti itu di Oval Office, saya yakin para politikus konservatif sudah berteriak-teriak dan membahasnya sampai berminggu-minggu. Tapi, yang sekarang ini memang murahan,” kritik Bret Stephens, kolumnis Wall Street Journal. Rice dan Jarrett adalah dua perempuan yang hampir selalu berada di Oval Office pada masa pemerintahan Obama.

Pose tak sopan Conway tersebut melengkapi daftar ketidaklayakannya sebagai penasihat kepresidenan. Bukan karena dia kurang cakap berstrategi atau berdiplomasi, melainkan karena perilaku dan tutur katanya. Conway yang digandeng Trump sejak masa kampanye itu beberapa kali bikin blunder. Mulai menciptakan istilah fakta alternatif hingga mempromosikan Ivanka Trump Clothing Line. (AFP/Reuters/CNN/usatoday/hep/c16/any/tia)

Woohoo…. Ada PNS Kedapatan Miliki Rekening Gendut, Rp 195 Miliar

0
ilustrasi

batampos.co.id – Kepala Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Rina menjelaskan bahwa memang ada seorang PNS yang dideteksi memiliki uang dengan jumlah yang fantastis, Rp 195 miliar.

Uang sebesar itu diduga hasil dari penyelundupan baby lobster.

Temuan ini karena instruksi dari Menteri KKP Susi Pudjiastuti.

”Saya dapat pesan dari Ibu Menteri untuk menyampaikan adanya PNS yang memiliki rekening gendut karena baby lobster,” tegasnya.

Soal siapakah PNS tersebut, dia mengaku belum bisa mengungkapkannya dengan jelas.

Menurutnya, KKP pada awalnya menyerahkan sejumlah nama pada Pusat Pelaporan dan Analisa Transaksi Keuangan (PPATK).

”Dari sejumlah nama itu, baru diketahui ada satu ini seorang lelaki dan profesinya PNS,” tuturnya ditemui di gedung KKP.

Menurutnya, yang pasti KKP bersama Bareskrim akan berupaya untuk memiskinkan para penyelundup baby lobster.

Kerugian negara begitu besar akibat penyelundupan tersebut. ”Siapapun akan ditindak, tidak terkecuali,” ungkapnya.

Sementara Dirjen Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikaran (PSDKP) Eko Djalmo Asmadi menuturkan, PNS itu berdinas di salah satu pemerintah daerah (Pemda).

Tentunya, oknum semacam itu tidak akan dibiarkan. ”Pemda ya, nanti kalau sudah akan disampaikan,” terangnya.

Sementara Wakabareskrim Polri Irjen Antam Novambar mengatakan bahwa karena ini masih tahap awal, tidak banyak yang bisa diungkapkan. Yang pasti, PNS ini akan segera ditangkap.

”Secepatnya kami tangkap,” tegasnya.

Menurutnya, sindikat penyelundupan baby lobster itu penjahat yang sangat egois.

Sebenarnya, baby lobster itu masih bisa ditunggu untuk dipanen, tapi justru baby lobsternya diambil.

”Kalau baby lobsternya yang diambil, keuntungan hanya pribadi. Tapi, kalau lobsternya, nelayan juga kebagian kesejahteraannya,” terangnya.

Harga Baby Lobster itu saat dibeli dari nelayan sekitar dua dollar amerika. Namun, di luar negeri harganya berlipat, kalau dirupiahkan antara Rp 60 ribu hingga Rp 135 ribu.

”Kalau lobster usia layak konsumsi itu harganya mencapai 100 dollar amerika. Inilah mengapa mereka penyelundup ini ingin mengambil keuntungan sendirian dan secepatnya,” ungkapnya.

Dengan begitu, negara juga dirugikan dengan semakin minimnya lobster di habitatnya.

Apalagi, negara lain seperti Vietnam malah bisa menjadi eksportir terbesar lobster karena baby lobster selundupan dari Indonesia. ”Padahal, garis pantai mereka sangat sedikit,” tuturnya.

Bareskrim dan KKP juga melakukan pengungkapan tiga sindikat penyelundup baby lobster dengan jumlah 65 ribu ekor kemarin.

Ada tujuh orang yang ditangkap karena upaya penyelundupan tersebut, yakni Dasini, Hendra, Rudiyanto alias Asiong, Joni Kristiadi, Jek Sen, Yen Yen alias Aeng dan Siti.

”Tiga sindikat yang ditangkap di Lombok, Bali dan Surabaya ini ternyata terhubung,” paparnya.

Ketiganya menggunakan modus yang sama, dengan memasukkan lobster dalam botol yang terisi air dan diberikan oksigen.

Botol itu dibawa dalam koper, seperti penumpang pesawat biasanya.

”Kami pastikan, semua personel dipersiapkan di bandara untuk mencegah penyelundupan semacam ini,” ungkapnya.

Kepala BKIPM Rina menambahkan, salah satu pelaku bernama Dasini diduga telah 52 kali menyelundupkan baby lobster.

Hal itu terlacak dari paspornya yang sudah keluar negeri dengan tujuan yang sama, Singapura dan kemudian ke Vietnam.

”Ini belum paspornya yang lama ya. Kami pastikan, dia juga akan dimiskinkan,” ujarnya. (idr)