Kamis, 9 April 2026
Beranda blog Halaman 13616

Nikah Berbasah-basah

0
foto: Asta Yanuar/Radar Ngawi/

Pesta pernikahan pasangan Agus Sujatmiko dan Unik Nikmatul Khoirinda, warga Purwosari, Kwadungan terpaksa dilaksanakan ditengah banjir.

Para tamu undangan juga harus merela berbasah-basah untuk turut memberikan doa restu kepada kedua mempelai.

Sejumlah undangan harus menyingsikan celana dan rok untuk menyeberangi genangan air. Pengantin perempuan pun harus digendong untuk berganti pakaian.

”Tadi (kemarin, Red) sekitar pukul 06.00 air mulai terlihat sekitar 20 sentimeter, sedangkan resepsinya jam 10.00. Ya, mau bagaimana lagi. Undangan sudah disebar, tidak mungkin diundur,’’ terang Sutikno, paman mempelai. (odi/pra/c21/end)

Bahkan di Makam pun Ada Pungli, Hiks…

0
Suasana di Taman Pemakaman Umum (TPU) Karet Bivak, Jakarta Selatan. (Ismail Pohan/Indopos/JawaPos.com)

batampos.co.id – Pungutan liar (pungli) ada di mana-mana. Seolah tiada takut meski sudah ada tim Saber (sapu bersih) yang menyesar pelaku pungli.

Di Taman Pemakaman Umum (TPU) pun ada. Ini terjadi di Jakarta.

Dinas Kehutanan DKI Jakarta meminta para ahli waris segera melaporkan apabila menemukan atau menjadi korban praktik pungutan liar di TPU. Terlebih, saat ini telah dibentuk tim sapu bersih (saber) pungli di tingkat kota yang diketuai unsur dari kepolisian.

“Praktik pungli di TPU bisa dilaporkan warga ke kepolisian. Laporan itu akan ditindaklanjuti petugas dengan memeriksa Pekerja Harian Lepas (PHL) maupun Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang bekerja di TPU,” ujar Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Penegakan Hukum Dinas Kehutanan DKI Jakarta, Henri Perez, kemarin (2/3).

Pihaknya mendorong keluarga yang dirugikan untuk berpartisipasi dengan membuat laporan ke kepolisian. Menurut Perez, untuk memberantas pungli di TPU, pihaknya juga melakukan operasi terbuka dan tertutup. Bersama dengan itu juga digelar apel saber pungli secara rutin di TPU-TPU. “Saya minta feedback juga dari masyarakat berupa laporan. Ini juga untuk pembenahan internal,” katanya.

Kepala Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI Jakarta Djafar Muchlisin sebelumnya mengatakan, kasus dugaan pungli pernah terjadi di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Utan Kayu di Rawamangun, Pulogadung, Jakarta Timur, dan sudah dilaporkan ke pihak kepolisian.

“Sudah. Pihak keluarga sudah menghadap ke Wakapolres (Jakarta Timur). Kita juga dari kabid yang menangani masalah ini juga sudah ketemu Pak Wakapolres untuk langkah-langkah lanjutan,” kata Djafar.

Dia berharap, kasus dugaan pungli itu bisa diproses hukum. Dia mengatakan, pelaku dugaan pungli ini berinisial S.

Pelaku, lanjut Djafar, saat ini belum diketahui keberadaannya. “Jadi sementara ini yang bersangkutan hilang nih tidak terlihat di permukaan,” ujar Djafar.

Sementara itu, Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI sudah meminta keterangan tiga orang pekerja harian lepas, seorang petugas sekuriti, dan pimpinan TPU Utan Kayu, terkait kasus ini. “Jadi tiga orang PHL kita BAP, kemudian satpam kita BAP, termasuk pimpinannya kita BAP ambil keterangan,” ujar Djafar.

Sejauh ini, menurut dia, tidak ada pengakuan dari anak buahnya bahwa mereka terlibat dalam kasus ini. Jajarannya juga sudah jera dengan kasus makam fiktif. “Kalau secara langsung tidak ada pengakuan karena memang beberapa waktu lalu mereka sudah jera juga ya,” ujar Djafar. (wok/yuz/JPG)

Kementerian BUMN Bangun Rumah Kreatif

0
Coastal Area yang terus dijaga keindahannya dan ditambah dengan pembangunan Rumah Kreatif oleh BNI 46 Cabang Tanjungbalai Karimun. Foto: Tri Haryono/batampos.

batampos.co.id – Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), bangun rumah kreatif di Coastal Area hall A. BNI 46 Cabang Tanjungbalai Karimun ditunjuk untuk merealisasikan rumah kreatif dengan berbagai fasilitas yang diberikan kepada para pelaku usaha menengah kecil (UKM) di Kabupaten Karimun.

“Ini program Kementerian BUMN. Dan kita ditunjuk untuk menyiapkan fasilitas, bagi pelaku UKM untuk memasarkan produknya secara online. Salah satu program CSR BNI 46 Cabang Tanjungbalai Karimun yang bekerjasama dengan blandja.com,” kata Pimpinan BNI Cabang Tanjungbalai Karimun Joko Teguh Sembodo, Kamis (2/3) kemarin.

Adapun fasilitas yang diberikan di rumah kreatif, berupa internet, ruang display untuk produk, ruang rapat, dan ruang kantor. Sementara untuk Sumber Daya Manusia (SDM) yang akan mengoperasikan Rumah Kreatif, nantinya melibatkan Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM dan ESDM Pemda Karimun. Dengan demikian, para pelaku UKM diajak beralih ke ekonomi digital. Artinya, pelaku UKM yang selama ini menjual produknya secara manual atau penjualan sekitar Karimun dan beberapa kota yang ada di Kepri.

”Program ini, sebagai upaya membantu pelaku bisnis untuk meningkatkan kualitas standarisasi produk. Serta memanfaatkan era digital dalam pengembangan usaha seperti memanfaatkan situs e-commerce sebagai etalase online produk-produk UMKM,” tuturnya.

Sementara Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM dan ESDM Pemkab Karimun M Yosli membenarkan, program kementerian BUMN untuk membangun Rumah Kreatif dilokasi keramaian. Dengan adanya rumah kreatif semoga akan semakin menggairahkan para pelaku UKM, pengerajin dan seniman untuk mengembangkan usaha sekaligus mendukung pengembangan wisata yang ada di Karimun.

“Nanti, di Rumah Kreatif semua pelaku usaha bisa mempromosikan produknya. Kita disini sebagai fasilitasi tempat, semuanya dibangun oleh pihak BNI 46 Cabang Tanjungbalai Karimun termasuk bimbingan dan pelatihan para enterpreneur,” ucapnya.

Dengan demikian, bagi pelaku UKM bisa berkonsultasi bagaimana menjual produk secara online dengan desain yang lebih bagus. Sehingga, bisa meningkatkan pendapatan pelaku UKM itu sendiri. Selain itu bisa mempromosikan daerah Karimun, dengan objek-objek wisata bahari.

“Kita (Pemda Karimun-red) sangat mendukung sekali Rumah Kreatif yang disediakan oleh BNI 46 Cabang Tanjungbalai Karimun. Tinggal bagaimana kita berikan pandangan para pelaku UKM dan yang lainnya untuk memanfaatkan fasilitas Rumah Kreatif,” ungkapnya. (tri)

Kepala Bandara Jajaki Penerbangan Komersil

0

batampos.co.id – Kepala Unit Penyelenggaran Bandar Udara tipe III Dabo Singkep, Adi Hendra Suryaka walau baru saja menjabat dan menggantikan Yogi Suryadiningrat mengaku telah mempelajari rutinitas penerbangan perintis di Bandara Dabo Singkep yang baik. Dengan modal data tersebut, Adi menjajaki sejumlah penerbangan perintis untuk terbang melayani masyarakat Kabupaten Tanah Bunda Melayu ini.

“Saya sudah mempelajari dan menemukan data penerbangan perintis di Bandara ini (Bandara Dabo, red) bagus. Makanya penerbangan komersil akan kami jajaki,” ujar Adi ketika ditemui seusai acara serah terima jabatan antara Yogi Suryadiningrat kepada Adi di Bandara Dabo Singkep, Kamis (2/3) lagi.

Lebih lanjut Adi mengatakan, terlebih infrastruktur di Dabo Singkep telah memadai. Seperti jalan yang bagus, alam yang masih asri serta dukungan seluruh lapisan masyarakat yang baik, tentunya menambah gairah penerbangan di daerah ini.

Adi menegaskan, selain menjajaki penerbangan komersil, penerbangan perintis di Dabo Singkep dipastikan akan bertambah rute dan rutinitas penerbangan pada tahun ini. Selain itu, Adi memastikan penerbangan akan beroperasi awal pekan depan pada bulan ini. Sekaligus Adi menyampaikan keterlambata operasi penerbangan perintis tahun ini karena ada teknis yang masih berjalan.

Mantan petugas pemantau bandara di Surabaya ini juga menyampaikan kesan pertama saat menginjakkan kaki di Kabupaten Lingga. Dia mengaku sangat tertarik dan merasa nyaman bertugas di daerah baru ini. Sehingga Adi yakin akan mengembangkan penerbangan di Kabupaten Lingga.

“Untuk mengambangkan simpul-simpul gerbang transportasi terutama dalam dunia penerbangan, kami ada di sini,” ujar Adi dengan semangat.

Dalam kegiatan pisah sambut itu, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Lingga, Idrus saat hadir mewakili Bupati Lingga Alias Wello juga meminta agar seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) bersama seluruh elemen masyarakat untuk mendukung kemajuan Kabupaten Lingga dalam hal peningkatan kunjungan pariwisata ke Tanah Bunda Melayu ini.

“Sama-sama kita jaga kelestarian serta meningkatkan kunjungan wisata karena daerah kita yang sangat potensial,” ujar Idrus dalam sambutannya.

Kadis berkumis tebal itu juga menyampaikan kalau bandara Dabo Singkep adalah salah satu ikon Kabupaten Lingga sesuai dengan arahan Bupati Lingga Alias Wello. Sehingga masyarakat dan instansi lainnya agar bersama menjaga dan mendukung perkembangan penerbangan perintis di Bandara tersebut. (wsa)

Defisit Anggaran, Perubahan DED Monumen Bahasa Ditunda

0

batampos.co.id – Tahun Anggaran (TA) 2017 Pemprov Kepri masih didera defisit anggaran mencapai Rp100 miliar. Sehingga menyebabkan banyak kegiatan yang ditunda pelaksanaanya. Salah satunya adalah perubahan Detail Engineering Design (DED) Monumen Bahasa Melayu (MBM) Pulau Penyengat, Tanjungpinang yang ditangani Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Provinsi Kepri.

“Perubahan DED kita tunda pelaksanaanya tahun ini. Karena APBD masih mengalami defisit,” ujar Kadis PUTR, Abu Bakar menjawab pertanyaan Batam Pos, Kamis (2/3) di Tanjungpinang.

Menurut Abu Bakar, pihaknya sudah membuat perencanaan. Akan tetapi, kemampuan belum memadai. Dijelaskannya, pihaknya melakukan pekerjaan sesuai dengan yang diperintahkan pimpinan. Dijelaskannya, persoalan proyek MBM awalnya ditangani oleh Dinas Kebudayaan Pemprov Kepri.

“Bagaimana teknisnya nanti, kami menunggu perintah pimpinan. Apabila ada petunjuk, tentu akan segera kami kerjakan,” tegas Pejabat asal Karimun tersebut.

Terpisah, Ketua Lembaga Adat Melayu (LAM) Provinsi Kepri, Abdul Razak mengatakan, MBM merupakan hasil mufakat 12 antara LAM Kepri dengan LAM Riau. Tentu atas dasar itu, pihaknya sangat berharap pembangunan MBM Penyengat dapat dilakukan pada tahun 2018. Baik itu DED maupun fisiknya MBM.

“Kegagalan pembangunan 2014 lalu memang menjadi penyebab tertundannya penyelesaian MBM. Kita berharap jangan sampai MBM dibatalkan pembangunanny,” ujar Abdul Razak.

Lebih lanjut katanya, pihaknya juga akan membicarakan persoalan ini dengan Gubernur Kepri, Nurdin Basirun. Sehingga MBM Penyengat menjadi prioritas pembangunan lewat APBD 2018 mendatang. Apalagi dalam waktu dekat ini, Pemprov Kepri akan melaksanakan Musyawarah Pembangunan (Musrenbang) Provinsi Kepri.

“Mudah-mudahan MBM Penyengat masuk dalam rencana pembangunan 2018 nanti,” tutup Abdul Razak.

Seperti diketahui, lewat APBD Kepri TA 2017, Dinas PU Kepri sudah menyiapkan anggaran sebesar Rp600 juta untuk melakukan perubahan DED. Akan tetapi, karena defisit anggaran rencana tersebut batal dilaksanakan. Tahun 2014 lalu, Proyek MBM dikerjakan PT. Sumber Tenaga Baru (STB) dengan nilai kontrak Rp12,5 miliar. Namun ditengah jalan terjadi wanprestasi. Sehingga pembangunan tidak bisa dilanjutkan.(jpg)

Zakir Naik ke Sentul? Ah Itu Hoks…

0
Arifin Ilham (kiri) bersama Zakir Naik

batampos.co.id – Ulama kondang asal India, Zakir Naik tak datang ke Indonesia.

Demikian klarifikasi Pimpinan Majelis Zikir Az Zikra, Ustad Arifin Ilham soal jadwal kunjungan Zakir Naik ke Indonesia yang beredar melalui medsos.

Pimpinan Majelis Zikir Az Zikra, Ustad Arifin Ilham mengungkapkan, jadwal yang kini beredar di masyarakat bukanlah agenda kunjungan Zakir Naik.

Sambil mengunggah fotonya bersama Zakir Naik, Ustad Arifin menjelaskan bahwa itu adalah jadwal dirinya.

“SubhanAllah yg abang tulis ini adalah jadwal abang di majlis Az Zikra Sentul, bukan jadwal ustadz DR Zakir Naik. InsyaAllah besok khutbah jumat di mesjid Az Zikra, dan kembali ahad besok 5 Maret / 7 Jumadil Akhir Tawshiyah Zikir Akbar mulai 07 00 pagi, dan dilanjutkan siaran langsung TV ONE Damai Indonesiaku mulai 15.00 – 17.00 di mesjid Az Zikra Sentul Bogor,” ujar dia melalui akun Facebook @kh.muhammad.ilham, Jumat (3/3).

Ustad Arifin Ilham mengungkapkan, Zakir Naik rencananya akan datang ke Indonesia pada bulan April. Namun, dirinya belum bisa memastikan waktu pastinya.

“InsyaAllah bulan depan beliau yg akan beriau Tawshiyah di mesjid Az Zikra,” jelas dia. (mam/JPG)

Tahun Ini Pelabuhan Penagi Dikembangkan

0

batampos.co.id – Kepala Dinas Perhubungan Pemkab Natuna Iskandar DJ mengatakan, tahun 2017 ini pelabuhan bongkar muat di Penagi dikembangkan. Pemerintah Provinsi sudah mengalokasikan dana sebesar Rp 5,5 miliar.

Pengembangan pelabuhan bongkar muat ini kata Iskandar, berupa penambahan panjang pelabuhan. Diperkirakan akan menyambung hingga pelabuhan penumpang di Pelantar Penagi.

“Pemerintah Provinsi Kepri sudah menganggarkan sebesar Rp 5,5 miliar untuk pengembangan pelabuhan bongkar muat Penagi. Kendala pelabuhan sudah bisa teratasi,” kata Iskandar, Kamis (2/3).

Dikatakan Iskandar, pengembangan pelabuhan Penagi akan dilaksanakan multiyear. Karena selain menambah panjang pelabuhan, masih banyak sarana dan fasilitas yang perlu dibangun untuk kelancaran.

Pemerintah Daerah sambungnya, tahun depan mengusulkan pembangunan gudang penumpukan barang. Agar mempermudah pendistribusian dan memperlancar bongkar muat barang dari kapal ke pelabuhan. Selain itu di pelabuhan juga dibutuhkan pembangunan cran

“Memang selama ini pengusaha keluhkan bongkar muat barang butuh waktu lama. Karena pelabuhannya sempit. Jadi ngantre sampai seminggu,” ujar Iskandar.

Pemerintah Daerah kata Iskandar, juga akan merevitalisasi pelabuhan di pelantar Penagi. Fungsinya untuk dijadikan pelabuhan penumpang. Karena satu sisi sudah terkoneksi dengan pelabuhan bongkar muat barang.

“Pemerintah daerah juga berharap, kapal perintis kembali merapat di pelabuhan Penagi setelah pelabuhan Penagi dikembangkan. Dan tentu pengerukan untuk perlebar alur Penagi juga penting, meski biaya tidak sedikit,” ujar Iskandar.

Seperti diketahui, pengembangan pelabuhan Penagi di Natuna merupakan hasil kunjungan Gubernur Kepri Nurdin Basirun ke Natuna tahun lalu. Kunjungan tersebut, Nurdin meninjau kondisi dan berjanji mengembangkan pelabuhan Penagi yang sangat sempit.(arn)

Terbiasa Smartphone, Remaja Merasa Ribet Gunakan Nokia 3310

0

batampos.co.id – Kebo nyusu gudel. Sebuah pepatah tua Jawa. Yang artinya Kerbau menyusu kepada anak kerbau. Maknanya orang tua belajar kepada anak muda. Itulah yang terjadi pada dunia digital saat ini. Anak-anak dan remaja lebih jadi mengoperasikan gawai termutakhir.

Namun, ada masanya gudel (anak kerbau) belajar kepad kebo. Seperti video diatas. Seorang remaja sudah terbiasa dengan smartphone dengan layar sentuh. Ia gagal mengoperasikan Nokia 3310 yang notabene bukan smartphone.

Sampai di Bintan Tim Jawa Pos Langsung Uji Coba Rute

0

 

Tim Jawa Pos uji coba rute Tour de Bintan di Lagoi. Foto: Jhon/batampos.

batampos.co.id – Tim Jawa Pos ikut memeriahkan jalannya event Tour de Bintan, yang diselenggarakan selama tiga hari ini, mulai Jumat (3/3), hingga Minggu (5/3). Mereka mengikutsertakan empat klub sepeda terbaiknya yang berasal dari pulau Jawa. Diantaranya, Surabaya Road Bike Comunity (SRBC), Free Bike Indonesia, Ratjoen Cycling Club (RCC) dan Kelapa Gading Bikers (KGB).

“Kami siap mengikuti event berkelas dunia ini. Sebanyak 20 atlet kami akan bertanding bersama atlet dari 52 negara lain,” ujar Joe Boemihardjo, peserta dari SRBC, di Lagoi, Kamis (2/3).

20 atlet yang diturunkan diantaranya, lima atlet yang tergabung dalam klub SRBC, dua atlet tergabung dalam klub RCC, tiga atlet tergabung dalam klub Free Bike Indonesia, serta 10 atlet tergabung dalam klub KGB.

Semua atlet itu akan mengikuti empat kelas bergengsi, yakni Grand Fondo Classic dengan jarak tempuh 140 Km, Grand Fondo Challenge dengan jarak tempuh 82 Km, dengan Grand Fondo Discovery dengan jarak tempuh 55 Km, serta Grand Fondo Century dengan jarak tempuh 107 Km.

“Kami yakin akan menoreh prestasi di ajang ini, karena di hari pertama mendarat di Bintan, kami langsung uji coba semua rute,” imbuhnya. (cr20)

Kecelakaan Maut di Lintas Barat, Merenggut Nyawa Aryudha

0

 

Mobil Honda Brio BP 1370 TP dan Lori BP 9296 UT yang mengalami Kecelakaan di Lintas Barat Kabupaten Bintan, Kamis (2/3).F.Choky/Batam Pos

batampos.co.id – Kecelakaan maut terjadi antara lori Daihatsu Delta BP 9296 UT yang dikemudikan Rahman, 34, dengan mobil Honda Brio BP 1370 TP milik Aryudha Yelasandi di jalan Lintas Barat Km 18, Kecamatan Toapaya, Kamis (2/3). Akibatnya Aryudha meninggal dunia karena mengalami sejumlah luka serius setelah mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) Kepri di Tanjungpinang.

Kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 11.00 WIB, ini berlangsung sangat cepat, dan sontak mengejutkan warga dan pengendara yang melintasi jalan tersebut.

“Saya terkejut. Tiba-tiba mobil putih itu (Honda Brio, red) langsung banting setir ke kanan, dengan laju sangat cepat dari arah Tanjunguban. Padahal lori pengangkut semen yang datang dari Tanjungpinang, lajunya normal. Tabrakan pun tak terhindarkan,” ungkap Yogi, 23, saksi yang melihat langsung kejadian tersebut dari belakang lori, dilokasi kejadian Km 18, Toapaya, Kamis (2/3).

Yogi menuturkan setelah terjadinya kecelakaan, dua penumpang yang juga ada di dalam lori tersebut, yakni, Sularmi, 34, dan Susan, 7, sempat mengalami kesulitan untuk bisa keluar dari dalam mobil, karena kondisi kaca dalam posisi tertutup.

“Beruntung ada warga yang cepat bantu evakuasi korban di lori itu, kasihan ada anak kecil didalamnya. Tapi mereka bertiga gak begitu parah, hanya pengemudi mobil Brio itu yang paling parah. Tak sadarkan diri, wajah dan mulutnya penuh dengan darah,” jelasnya.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Bintan, AKP Krisna Ramadhani menuturkan sebelum terjadi tabrakan maut tersebut, mobil lori Daihatsu Delta itu datang dari arah Tanjungpinang, menuju ke arah Tanjunguban.

Sampainya di Km 17 Jalan Lintas Barat, pas di tikungan tiba-tiba dari arah Tanjunguban, datang mobil Honda Brio dengan kecepatan tinggi sudah berjalan di bahu kiri jalan, dan tiba-tiba pengemudi mobil Honda Brio tersebut langsung membanting stir ke kanan. Lalu melaju mengejar ke arah mobil lori Daihatsu Delta, sehingga terjadi tabrakan.

Warga setempat dan pengemudi yang melintas di jalan tersebut langsung memberikan pertolongan dan melarikan korban ke Rumah Sakit Umum Provinsi Kepri di Tanjungpinang.

“Akibat tabrakan tersebut, nyawa Aryudha tak tertolong, meskipun sempat dilarikan ke rumah sakit,” ungkapnya.

Krisna menambahkan pengemudi lori dan juga dua penumpang lainnya hanya mengalami luka ringan. Saat ini kedua mobil yang rusak parah akibat kecelakaan tersebut sudah diamankan di Pos Polantas di Gesek, Toapaya. (cr20)