Sabtu, 9 Mei 2026
Beranda blog Halaman 13642

Polri Harus segera Usut Serangan terhadap Novel

0
Novel Baswedan

batampos.co.id – “Polri harus segera mengusut kejadian ini dan memberikan prioritas penanganan. Apalagi yang dialami NB bukan kejadian yang pertama,” ujar Anggota Komisi III DPR Arsul Sani kepada JawaPos.com, Selasa (11/4).

Arsul Sani menambahkan pasalnya, ini berkaitan erat dengan kasus yang sedang ditanganinya.

Adapun kasus yang ditangani Novel saat ini yaitu kasus megakorupsi proyek pengadaan e-KTP yang menyeret sejumlah nama pejabat publik hingga politikus Senayan. Lagi pula, ini bukan kali pertama Novel mendapatkan teror dari orang tidak dikenal ketika menangani kasus korupsi.

Kata dia, Polri harus menyeriusi kasus ini. “Ini perbuatan terorisme terhadap penegak hukum yang harus ditangani secara serius,” tegas sekretaris jenderal PPP itu.

Arsul pun meminta supaya kedepannya, perlindungan terhadap para penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) seperti Novel ditingkatkan. “Perlindungan itu tentu ada, tapi dengan kejadian ini tentu standarnya harus ditingkatkan,” pungkas dia.

Sebelumnya, penyidik senior KPK Novel Baswedan kembali diteror. Wajahnya disiram air keras oleh seseorang setelah salat subuh berjamaah di masjid sekitar rumahnya di Kelapa Gading, Jakarta Utara. Novel pun langsung dibawa ke Rumah Sakit Mitra Keluarga, Kelapa Gading untuk mendapatkan penanganan oleh warga yang berada di lokasi.

Teror terhadap Novel bukan baru kali pertama terjadi. Tahun lalu, Novel ditabrak mobil ketika sedang mengendarai sepeda motor menuju kantornya di Kuningan, Jakarta Selatan. Novel juga dipidanakan atas meninggalnya tahanan, ketika ia menjadi penyidik di Bengkulu, yang telah terjadi pada 2004.(dna/JPG)

Usai Salat Subuh Novel Baswedan di Serang, Disiram Air Keras

0
Novel Baswedan

batampos.co.id – Selasa (11/4) pagi, Penyidik KPK Novel Baswedan salat subuh di dekat rumahnya di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Usai salat ia disiram air keras di bagian wajahnya oleh orang tak dikenal.

“Informasinya seperti itu. Kami menghubungi pihak keluarga dan tim kami sedang meluncur ke lokasi,” ujar seoram sumber JawaPos.com KPK,

Informasi yang dihimpun JawaPos.com, pagi itu Novel berangkat ke masjid seperti kebiasaannya di waktu subuh. Salat berjamaah. Namun sepulang dari masjid, saat perjalanan menuju rumah, tiba-tiba dihampiri oleh orang tak dikenal dengan menggunakan motor. Sejurus kemudian orang tersebut menyiramkan cairan ke wajah Novel.

Novel pun mengerang kesakitan saat cairan itu mampir ke kulit wajahnya. Ternyata, itu adalah air keras. Warga sekitar yang melihat kejadian tersebut langsung membawa Novel ke RS Mitra Keluarga Kelapa Gading.

“Sekarang Novel sedan dirawat intensif,” kata sumber itu.

JawaPos.com juga mendapatkan foto terbaru kondisi Novel saat mendapatkan perawatan di rumah sakit. Tampak wajah Novel mengalami benjolan di bagian dahi dan mata kirinya. Mata, kanan Novel juga tampak mengalami memar. Dalam foto itu Novel terbaring dengan mengenakan kaus putih.  (jpg)

Semua Informasi Terbuka kecuali yang Tertutup

0
Guntur Sakti saat membuka acara.
foto: Novyana untuk batampos.co.id

batampos.co.id – Saat ini, era semua informasi terbuka kecuali yang tertutup, semua informasi semua tertutup kecuali yang terbuka. Demikian ukapan Guntur Sakti , Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinis Kepulauan Riau (Kepri).

Ungkapan itu ia sampaikan saat membuka pelatihan Jurnalistik PPID dan PPKP di lingkungan Pemprov Kepri, Senin (10/4/2017) di Hotel Comfort, Tanjungpinang.

“Pelatihan ini untuk melatik staf di masing-masing OPD (dulu disebut SKPD, red) agar mampu mengelola informasi yang ada di tiap-tiap OPD untuk bisa di-share di website kepriprov.go.id,” urai Guntur.

Peserta pelatihan berasat dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) kabupaten/kota yang ada di Provinis Kepri.

Gol dari pelatihan ini membentuk staf OPD yang mampu mengumpulkan dan mempresentasikan setiap kebijakan dan kegiatan kepada masyarakat luas.

Para peserta yang berjumlah 90 itu antusias untuk bisa mewujukan tujuan tersebut. Mereka aktif bertanya tentang segala hal yang dihadapi di lapangan. Sebagai pemateri ialah jurnalis Tanjungpinangpos, Batam Pos, Kompas dan dari kemenkominfo serta fotografer Kepri. (disarikan dari tulisan peserta pelatihan)

BP Batam Selesaikan 1.336 Izin Peralihan Hak

0
Sejumlah warga Batam sedang mengurus dokumen di kantor Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) BP Batam Gedung Sumatera Promotion Center. F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Badan Pengusahaan (BP) Batam telah menyelesaikan 1.336 dokumen Izin Peralihan Hak (IPH) dari 3.127 permohonan IPH yang masuk sejak awal 2017.

“Dalam sehari, ada sekitar 103 jumlah permohonan IPH yang masuk,” kata Direktur Promosi dan Humas BP Batam, Purnomo Andiantono di ruangannya, Senin (10/4).

Sejak 1 April kemarin, BP Batam memberitahukan mengenai faktur IPH yang sudah selesai melalui email dan layanan SMS Gateway.

Selain 1.336 IPH yang sudah selesai, masih ada 479 IPH yang tengah dalam proses dan ada lagi 749 IPH yang tengah diverifikasi.

“Dari jumlah yang diverifikasi tersebut ada 426 faktur IPH yang sudah selesai namun belum diambil. Jika belum diambil maka belum bisa dilanjutkan untuk pemerosesan hingga tahap penerbitan IPH,” ungkapnya.

Andi kemudian melanjutkan sebanyak 18 permohonan IPH telah ditolak dan 242 permohonan telah kembali ke loket.

“Kembali ke loket maksudnya adalah harus melengkapi lagi dokumen yang kurang baru bisa diproses lagi,” ujarnya.

Untuk mempermudah pelayanan pengurusan dokumen lahan kedepannya, BP Batam telah menerapkan layanan pemberitahuan faktur IPH yang sudah selesai lewat email dan SMS Gateway.

“Semuanya sekarang lewat sistem online. Kami menerapkan teknologi digital signature (tanda tangan digital) untuk mempermudah pemrosesan IPH dan dokumen lahan lainnya,” tambahnya lagi.

Dokumen online IPH sudah dikode dengan tanda tangan elektronik yang telah disetujui oleh Lembaga Sandi Negara.

“Sehingga IPH saat ini tidak bisa dipalsukan atau dibobol lagi. Lebih aman,” terang Andi.

Tidak bisa dipalsukan, prosesnya lebih cepat dan tak ada lagi proses tatap muka sehingga menghindari praktek pungli.

“Ya semuanya untuk mempermudah masyarakat,” ujarnya.

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Real Estate Indonesia (REI) Khusus Batam, Achyar Arfan menanggapi positif soal pembenahan BP Batam ini.

“Bagus dong, sekarang zamannya kan mengutamakan proses real time. Kami minta apapun langsung jadi, istilahnya business to customer,” jelasnya.

Maksud dari perkataan Achyar adalah dengan munculnya sistem email dan SMS Gateway ini akan mempermudah pekerjaan pengembang.

“Ini sama seperti kita pesan tiket. Begitu oke, langsung dapat SMS. Kan enak jadinya,” katanya lagi.

Namun ia tetap meminta BP Batam agar jangan jumawa karena masih harus terus meningkatkan pelayanannya.

“Saya pikir sistem online itu belum tuntas 100 persen. Masih banyak yang perlu dibenahi,” ungkapnya.

Ia mengatakan arah BP Batam saat ini sudah benar karena pengembang menginginkan layanan yang jelas dan terukur.

“Terukur waktunya, kita tahu kapan siapnya dan sedang dimana prosesnya. dan juga transparan,” harapnya.

Achyar juga menyarankan agar BP Batam memperbaharui pelayanan Pecah PL.

“Saya dengan Kantor Lahan BP Batam sudah sepaham. PL induk harus satu nanti ketika dibutuhkan dipecahkan menjadi ratusan PL contohnya. Tapi ratusan PL itu tetap menginduk kepada satu PL induk,” pungkasnya. (leo)

Penumpang Lion Air Melahirkan di Pesawat

0
ilustrasi

batampos.co.id – Yohana Ellu, penumpang pesawat Lion Air dengan nomor penerbangan JT 972 rute Medan-Batam-Surabaya, melahirkan di dalam pesawat sesaat sebelum pesawat lepas landas di Bandara Hang Nadim Batam, Sabtu (8/4) pukul 16.00.

“Iya, proses persalinan dibantu para perawat klinik bandara dan pramugari,” kata General Manager Operasional Bandara Internasional Hang Nadim Batam, Suwarso kepada Batam Pos.

Yohanna sendiri hendak ke Kupang. Sejatinya ia dua kali naik pesawat untuk sampai ke tempat tujuannya itu. Penerbangan pertama dari Medan tujuan Surabaya dengan transit di Batam. Di Surabaya nanti, Yohanna rencananya naik pesawat Lion Air JT 696 tujuan Kupang.

Namun, saat pesawat Lion dari Medan yang ia tumpangi transit di Batam, Yohanan yang sedang hamil 9 bulan tiba-tiba kontraksi. Padahal, dalam penerbangan dari Medan ke Batam, tak ada tanda-tanda ia akan melahirkan.

Pramugari pesawat yang mengetahui kondisi Yohana langsung menghubungi perawat bandara saat pesawat sudah berhenti di apron.

Petugas perawat Hang Nadim buru-buru menuju pesawat Lion Air, begitu mendapatkan pemberitahuan dari personel Lion Air. Namun belum sampai ke pesawat tersebut, Yohanna sudah melahirkan dengan dibantu pramugari.

“Melahirkan dengan selamat, bayinya laki-laki. Perawat langsung melakukan perawatan penyelamatan terhadap ibu dan sang bayi,” ujar Suwarso.

Setelah itu, pihak Hang Nadim merujuk ibu dan bayinya ke Rumah Sakit Elizabeth, Batam Center. Saat ini kondisi ibu dan bayinya sehat. Penerbangannya ke Kupang pun terpaksa tertunda.

Manager Area Lion Air Batam, M Zaini Bire membenarkan kejadian tersebut. “Iya,” katanya.  (ska)

Polisi Amankan 4 Calon TKI Asal NTT yang Hendak Diselundupkan

0

batampos.co.id – Jajaran Polda Kepri dan Polres Tanjungpinang, menangkap TY, 41, penampung Tenaga Kerja Indonesia (TKI) Ilegal di Kampung Simpangan, kilometer 16, Toapaya Selatan, Senin (10/4) sore.

Saat ditangkap, petugas juga menemukan empat orang calon TKI asal Nusa Tenggara Timur (NTT) yang terdiri dari tiga orang laki-laki dan satu perempuan yang hendak dipekerjakan keluar negeri.

Penangkapan terhadap wanita yang berprofesi sebagai penyalur  TKI tersebut dilakukan petugas berdasarkan laporan dari keluarga keempat orang calon TKI ke Polda NTT. Yang mana selanjutnya berkoordinasi dengan Polda Kepri. Karena sesuai dengan daftar penumpang di maskapai penerbangan, keempat calon TKI itu terbang ke Batam. Adapun inisial, keempat calon TKI itu diantaranya, OM, 18, PB, 20, AL, 43, dan MB, 24.

Kapolres Tanjungpinang, AKBP Joko Bintoro, mengatakan penangkapan dilakukan pihaknya berdasarkan perintah dari Polda Kepri. Yang mana pihaknya bersama subdit Reskrim Polda Kepri langsung melakukan penyelidikan.

“Penangkapan langsung di rumah penyalur. Saat penangkapan kami juga mendapati empat orang calon TKI asal NTT,” ujar Joko Bintoro.

Mendapat perintah itu, anggota Sat Reskrim bersama anggota Subdit Reskrim Polda Kepri langsung mendatangi rumah tersangka dan memang benar ada 4 orang calon TKI Ilegal dirumah tersangka yang berasal dari Wakrame Provinsi NTT.

Dikatakan Joko, keempat calon TKI tersebut rencananya akan diberangkatkan ke Malaysia melalui Pelabuhan tidak resmi (tikus, red). Sebab, mereka tidak memiliki kelengkapan administrasi untuk bekerja.

“Ini masih akan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Untuk penyalur, keempat calon TKI dan barang bukti kami amankan ke Polres dulu dan lakukan penyelidikan lebih dalam,” pungkas Joko. (ias)

Pembobol Mesin ATM Dibekuk

0
ilustrasi

batampos.co.id – Jajaran Satreskrim Polres Tanjungpinang dan Polres Bintan, Minggu (9/4) dini hari, meringkus dua orang pelaku pembobolan ATM, yang menjalankan aksinya di Tanjungpinang, Bintan dan Batam.

Penangkapan pertama kali dilakukan petugas terhadap AF, 37, di Jalan Lembah Asri, Kota Tanjungpinang. Dari tangannya, petugas menyita sejumlah barang bukti yang digunakan pelaku saat menjalankan aksinya.

Petugas pun melakukan pengembangan. Yang mana berdasarkan pengakuan IJ, ia menjalankan aksinya bersama dengan AL. Tim Buser gabungan yang tak mau kehilangan jejak, dini hari itu langsung menyebarang ke Batam, dan menangkap AL di rumahnya dikawasan Sagulung.

Salah seorang anggota Buser yang meminta namanya tidak dikorankan, mengatakan penangkapan terhadap pelaku dilakukan berdasarkan laporan polisi yang diterima. Kemudian, ditindaklanjuti dengan melakukan penyelidikan.

“Dari rekaman CCTv didapati ciri-ciri pelaku. Setelah beberapa hari kami lakukan penyelidikan, baru berhasil ditangkap,”ujar sembari mengingatkan agar namanya tidak dikorankan.

Dikatakannya, kedua pelaku yang diamankan tersebut. Salah satunya, merupakan residivis. Sedangkan terkait aksi pembobolan ATM, dilakukan mereka di empat lokasi, di Tanjungpinang, Bintan dan Batam.

“AF, itu residivis kasus jambret. Untuk kasus pembobolan ATM, di Tanjungpinang satu kali, di Indomarket dekat Lapangan Sepakbola, Sulaiman Abdullah. Di Bintan, ATM dekat RSUD dan di Batam di Sagulung dan Sekupang,”katanya.

Sementara itu, salah satu pelaku, AF, mengaku nekat ikut membobol ATM karena diajak rekannya. Hasilnya, pun ia gunakan untuk kebutuhan hidup sehari-hari.

“Kami tidak pernah berhasil membongkar ATM nya. Cuma, bisa dapat uang dari lubang yang kami congkel. Itupun hasilnya tidak banyak,”ucapnya.

AF juga membenarkan bahwa ia dan AL, menjalankan aksinya di empat lokasi, diamankan dua diantaranya dilakukan di Batam, sedangkan dua lainnya di Tanjungpinang dan Bintan.

“Iya, empat kali itulah saya main (mencuri, red). Semua TKP itu selalu sama-sama,”pungkasnya. (ias)

KOR BP Batam FC Taklukkan Viking Batam FC 10 – 1

0

KOR BP Batam FC akhirnya unggul atas Viking Batam. Pada laga tersebut, anak didik Susanto Dwi Handoko menang telak dengan skor 10-1.

Dalam laga yang pertandingan di ATB CUP VIII Futsal Championship 2017 yang digelar di Lapangan futsal Ikan Daun, Batam Center,  Minggu(9/4/2017)malam, BP Batam terlihat menurunkan pemain-pemain muda mereka yang berbakat secara bergantian, guna mendobrak pertahanan viking Batam yang sejak babak pertama sulit sekali di tembus.

Pola-pola permainan bola cepat dan pendek yang dikombinasikan umpan-umpan matang yang dilancarkan BP Batam FC, akhirnya membuat pertahanan anak asuhan Manager Supriatna yang dikenal dengan Budak Baonk ini terbongkar, dan beberapa kali mendaratkan bola ke dalam gawang dengan keras.

Hingga jelang turun minum di babak pertama pola ini pun semakin mantap dimanfaatkan oleh tim BP Batam mendulang gol.

Meski BP Batam mampu menguasai 60 persen jalannya pertandingan, namun beberapa kali serangan balik yang dilakukan Viking Batam sempat membuat tim lawan langsung mundur seribu langkah guna menyelamatkan gawang mereka dari kebobolan.

Pola-pola serangan yang dibangun dari sisi sayap pun diterapkan. Bahkan beberapa kali tendangan cukup keras dari arah kiri dan kanan gawang yang dilontarkan Tim Viking Batam sempat membuat kiper BP Batam jatuh bangun beberapa kali.

Hingga babak dua berakhir, Tim Viking Batam FC tidak bisa memperkecil skor kekalahan. Dan harus cukup puas di skor 10- 1. Dengan kemenangan ini membuat BP Batam ke babak berikutnya, sekaligus menjadi juara Group H.

Sebelumnya, pelatih BP Batam Susanto Dwi Handoko mengaku akan menekankan anak didiknya untuk fokus dan fight dalam laga menghadapi Viking.Dan akan menerapkan strategi jitu.

“Kami akan menekankan anak-anak untuk lebih mengedepankan bermain cantik, santun menjunjung tinggi sportifitas dan Fair Play,” terangnya saat memberikan pelatihan kepada anak-anak BP Batam pada Minggu (9/4/2017) pagi.

Sementara itu, Supriatna, Manager Viking Batam yang dikonfirmasi terpisah mengaku akan melakukan persiapan seperti biasa saja.

“Kami akan seperti biasa saja, tidak ada persiapan khusus dan santai saja. Kami biarkan anak-anak bermain dengan enjoy dan santai. Target kami adalah menang,” jelasnya. (*)

Wasit Banyak Keluarkan Kartu di Laga ATB FC VS Macan Tidar FC

0

ATB Batam FC berhasil menduduki klasemen teratas Grup F.

Posisi ini ia raih setelah sebelumnya melawan Macan Tidar FC harus berbagi kartu selama pertandingan berlangsung di ATB CUP VIII Futsal Championship 2017 yang digelar di Lapangan Futsal Ikan Daun, Batam Center, Minggu(9/4/2017) malam.

Wasit Musmulyadi yang memimpin pertandingan terbilang sengaja memberikan 8 kartu untuk pemain yang dianggap melanggat dari Macan Tidar FC dan ATB Batam FC.

Dari jumlah kartu tersebut, 2 kartu merah untuk pemain Macan Tidar FC yakni Dian S (13)dan M Yusuf (17)dan 6 kartu kuning untuk pemain kedua tim setelah melakukan tindakan pelanggaran keras hingga menginstrupsi keputusan wasit.

“Kami memberikan kartu tersebut hanya untuk menegakkan aturan yang sudah ada dan jelas,” terang Musmulyadi.

Selama pertandingan berlangsung kedua tim sama-sama mendapatkan sejumlah peluang pada babak pertama, namun kesempatan tersebut baru dimanfaatkan oleh Macan Tidar FC dengan menggoyang lawan dengan skor 3-1 di babak pertama.

Namun setelah peluit babak kedua dimulai, ATB FC membalikkan kondisi penyerangan di beberapa lini hingga akhirnya berada di skor 7-3 untuk ATB.

Dengan kemenangan tersebut, langsung membuat ATB FC sebagai juara di Group F dengan memperoleh 7 poin.

Hadi Permana, Manager ATB FC mengaku cukup bersyukur atas prestasi yang sudah ditorehkan oleh anak didiknya dan berharap bisa semakin ditingkatkan mengingat ATB masih harus bertanding kembali di babak 32 besar berikutnya.

“Alhamdulillah hasil kerja keras dari kawan-kawan ini bisa membawa ATB FC sebagai Juara di Group F. Semoga kita bisa lebih baik lagi nanti, “jelasnya.

Sementara itu Dwi Fung, Manager Macan Tidar FC yang dihubungi terpisah mengaku konsentrasi anak didiknya sempat terpecah oleh adanya beberapa hal. Hal ini bisa dilihat pada babak kedua.

“Sebagaimana kita lihat tadi, tensi permainan cukup tinggi dan sangat mempengaruhi anak-anak tadi. Meskipun demikian, namanya sebuah pertandingan pasti ada yang kalah dan menang. Jadi kita ucapkan selamat saja,” jelasnya. (*)

Dalil Harahap, Juara I Nasional Lomba Karya Jurnalistik BTN 2017

0

batampos.co.id – Batam Pos kembali membuktikan diri sebagai wadah para juara. Kali ini, Fotografer-nya Dalil Harahap meraih juara I lomba karya jurnalistik kategori foto dalam rangka ulang tahun ke 67 BTN tahun 2017.

Pria yang akrab disapa Ali ini mengaku bersyukur prestasi berskala nasional tersebut. Awalnya dia mengaku tidak tahu jepretannya jadi pilihan juri dan keluar sebagai juara, hingga ada rekan sesama wartawan menginformasikan via grup whatsapp.

“Saya bilang ini rezeki, alhamdulillah. Apalagi ini kompetisi nasional, banyak saingannya. Tadi dikasih tahu teman, nggak nyangka juga juara,” kata Ali, Senin (10/4) siang.

Dia mengaku bangga karena ikut mengharumkan nama media Batam Pos yang telah jadi wadahnya dirinya belajar juga bekerja. Maka dari itu, dia berjanji akan tetap semangat bekerja dan terus berkarya.

“Juara ini bikin semangat bekerja lagi. Mudah-mudahan apresiasi ini bukan yang terakhir, ” ucap pria asal Tapanuli Selatan, Sumatera Utara ini.

“Terima kasih keluarga Batam Pos dan keluarga di rumah atas supportnya,” lanjut dia.

Dalil Harahap

Jepretan Ali, yang memenangkan kompetisi ini berjudul ‘Beli Rumah Ingat BTN‘, dengan objek foto sebuah keluarga kecil yang sedang makan bersama.

“Awalnya sulit cari tema. Akhirnya dapat juga ide ambil foto kayak itu,” ujarnya.

Sementara itu, Pemimpin Redaksi (Pimred) Batam Pos Muhammad Iqbal mengapresiasi prestasi tersebut. Dia berharap ke depan akan ada prestasi-prestasi baru.

“Terima kasih sudah mengharumkan nama Batam Pos. Semoga ke depan makin banyak prestasi yang diraih. Terus belajar dan tidak cepat puas diri,” harap Iqbal. (cr13)