Selasa, 12 Mei 2026
Beranda blog Halaman 13656

Pengangkatan Pejabat di Daerah Langgar Aturan

0

batampos.co.id – Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) menyebut banyak daerah yang melakukan pelanggaran dalam pengisian jabatan pimpinan tinggi (JPT).

Menurut Komisioner KASN Tasdik Kinanto, tercatat ada 22 dari 34 provinsi dan 314 kabupaten/kota tidak melaporkan status pengisian JPT kepada KASN.

Padahal sudah ada Surat Edaran MenPAN-RB No. B/3116/M.PANRB/09/2016 Pengisian JPT di Lingkungan Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten/Kota‎ yang mengatur itu.

SE tersebut merupakan tindak lanjut dari PP Nomor 18 tahun 2016 tentang Perangkat Daerah, untuk melaksanakan ketentuan Pasal 232 ayat (1) UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.

Dalam SE MenPAN-RB dijelaskan, pengisian JPT pada OPD Baru dengan pengukuhan harus memenuhi tiga kriteria.

Pertama, tugas dan fungsi sama atau tidak berubah signifikan. Kedua, perubahan karena dipecah, yang memenuhi kualifikasi dan kompetensi, dan ketiga, perubahan karena penggabungan, yang memenuhi kualifikasi dan kompetensi.

“Pengisian melalui uji kesesuaian (Job Fit), diperuntukkan bagi JPT yang tidak mendapatkan jabatan sebagai akibat adanya penggabungan, penurunan status kelembagaan (unit kerja) atau yang urusan dan kewenangannya beralih ke pemerintahan yang lebih tinggi,” terang Tasdik di Jakarta, Selasa (11/4/2017).

Sedangkan seleksi terbuka dan kompetitif bisa dilaksanakan bila setelah proses pengisian jabatan pimpinan tinggi melalui proses pengukuhan serta job fit masih terdapat jabatan pimpinan tinggi yang lowong.

Bagi pejabat pimpinan tinggi yang tidak mendapatkan jabatan setara, bisa diangkat ke dalam jabatan administrator atau jabatan fungsional sesuai peraturan perundangan.

Menurut Tasdik, dalam pelaksanaan PP 18/2016 tersebut terjadi banyak pelanggaran.

“Banyak pemda yang tidak melakukan pengukuhan, tapi memberhentikan pejabat dari jabatannya, melakukan mutasi, promosi hingga demosi yang tidak sesuai dengan aturan,” ucapnya.

Selain itu banyak daerah yang melakukan assessment seadanya untuk dijadikan alasan pemberhentian pejabat.

Ada juga yang melakukan mutasi, promosi dan demosi pejabat beberapa hari sebelum pengukuhan tanpa melalui prosedur.

Bahkan ada yang memindahkan pejabat (yang mau diberhentikan) ke jabatan yang akan dihapus beberapa hari sebelum diberlakukannya OPD baru.

Tasdik menambahkan, hingga saat ini banyak pemda yang sudah melakukan pengukuhan tapi belum melaporkan ke KASN.

Ada juga yang melakukan pengukuhan terlebih dahulu, baru kemudian melapor ke KASN, tetapi pengukuhannya tidak mengacu SE MenPAN-RB.

“Kasus lain, ada pemda yang sudah mendapat rekomendasi KASN sebelum pengukuhan, tapi pelaksanaannya menyimpang dari SE. Banyak juga pengaduan ke KASN mengenai adanya transaksi uang dalam mempertahankan jabatan,” pungkasnya. (esy/jpnn)

Karnaval Fashion Tutup Festival Pesona Teluk Tomini 2017

0

Karnaval fashion menutup penyelenggaraan Festival Pesona Teluk Tomini (FPPT) 2017.

Karnaval itu diikuti oleh sekitar 100 peserta karnaval termasuk peserta dari luar negeri  ,dalam perhelatan puncak FPPT di Pantai Kayu Bura Parigi Tengah, Kabupaten Parigi Moutong Sulawesi Tengah, Minggu 9 April 2017.

Bupati Parigi Moutong Samsurizal Tombolotutu melepas puluhan perahu layar tradisional yang mengambil start dari Kecamatan Moutong dan finish di lokasi puncak acara Pantai Kayu Bura.

“FPTT 2017 ini memang digelar spektakuler agar dapat menarik perhatian wisatawan, baik wisnus maupun wisman untuk berkunjung kesini. Banyak potensi yang bisa lebih dikembangkan seperti lokasi pulau kelelawar, air terjun Liku Nggavali, semua kami perlihatkan lewat festival ini,” katanya

Seperti diketahui, kegiatan ini sudah dimulai rangkaian acaranya dengan perhelatan lomba lari marathon internasional  bertajuk `Equator 10 Km`yang sudah dimulai sejak Sabtu, 1 April 2017 dan diikuti pelari dari tiga negara yang dimenangkan Pelari asal Kenya. Dalam acara puncak, ribuan orang berduyun-duyun datang ke puncak acara tersebut.

Selain lomba lari, perhelatan tersebut juga dilakukan lomba pegelaran musik dangdut, pop dan rock serta pemilihan putra dan putri bahari Parigi Moutong. Bukan itu saja, rangkaian FPPT juga ada sejumlah perlombaan yakni lomba lukis, pameran kerajinan rakyat dan festival kuliner. Beragam makanan tradisional juga ditampilkan di acara tersebut, salah satunya adalah Lalampa, hidangan sejenis lemper berisi ikan cakalang yang tahun lalu berhasil mencetak rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) membakar Lalampa dengan peserta terbanyak.

“Inti dari acara ini adalah bagaimana Tugu Khatulistiwa yang ada di Kecamatan Sinei dipakai untuk lomba lari marathon equator 10 km internasional. Kami harap peserta pelari dari mancanegara itu pasti akan menceritakan keindahan dan keunikan Tugu Khatulistiwa ke dunia, sehingga pariwisata bisa semakin terangkat ke mata dunia,” ujar Bupati.

Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Esthy Reko Astuti mengatakan, sejak Sail Tomini digelar pada 2015 dan diikuti berbagai kegiatan kepariwisataan serta pertemuan skala nasional dan internasional, kunjungan wisatawan nusantara dan mancanegara ke daerah itu mulai menggeliat dan bergairah.

“Kami akan terus mendorong berbagai kegiatan yang mendukung pengembangan sektor kepariwisataan untuk menjadikan pariwisata sebagai lokomotif pembangunan ekonomi dan kesejahteraan rakyat,” ujar Esthy yang juga diamini Kepala Dinas Pariwisata Parigi Moutong Hamka Lagala.

Hamka memaparkan, pada 2016, jumlah kunjungan wisatawan ke Parigi Moutong, Wisnus sebanyak 383.587 orang dan Wisman 3.432 orang, sedangkan pada 2017 ditargetkan kunjungan wisnus 400.000-an orang dan wisman 5.000-an orang.

Bagi Kemenpar, perhelatan dengan tema “Teluk Tomini ang Surga di Khatulistiwa” ini unggulannya adalah karena memiliki keindahan alam bawah laut yang mempesona.

Menpar Arief Yahya mengakui Parigi Moutong  punya keindahan atraksi yang berkelas. Kontur pegunungan, pesisir pantai, dan laut beserta semua isinya, sudah masuk radar wisata kelas dunia. Teluk Tomini termasuk salah satu destinasi bahari yang dilirik dunia.

“Natural resources kita naik kelas dari peringkat 19 ke 14 dunia. Masih top 20 yang dikalibrasi oleh Travel and Tourism Competitiveness Index (TTCI), World Economic Forum 2017. Keindahan alam kita sudah diakui dunia, karena itu yang terkaiat dengan 14 pilar dan dinilai untuk menghitung daya saing pariwisata itu harus diperhatikan dengan baik,” ujar Menpar Arief Yahya.

Di lokasi ini terdapat 1.031 ha kawasan terumbu karang dan 785,10 ha hutan mangrove. Dan saat ini, teluk seluas 6 juta hektare itu sedang didorong menjadi kawasan wisata laut terbesar di dunia.

“Teluk Tomini adalah surga bagi para penyelam, karena posisi geografis Teluk Tomini itu sendiri yang dilintasi garis khatulistiwa. Titik selamnya ada ratusan. Dan semuanya world class. Dari mulai terumbu jenis apollo, pinnacle, menara, dan barracuda, ikan warna warni, lumba-lumba, semua ada di sana. Silahkan kunjungi lagi Teluk Tomini,” katanya.(*)

The National Booth With Impressive Decoration Award di VITM 2017 Digenggam Indonesia

0

Minggu (9/4), Kementerian di bawah komando Arief Yahya itu juga suskes menyabet penghargaan terbaik, The National Booth with Impressive Decoration di perhelatan Vietnam International Travel Mart (VITM) 2017.

Betul-betul hari Minggu yang membanggakan! Penghargaan kedua ini diserahkan di Ha Noi International Center for Exhibition (I.C.E Ha Noi) Vietnam, dalam event yang dilangsungkan sejak tanggal 6 hingga 9 April 2017. Congratulation! Wonderful Indonesia.

Penghargaan tersebut diumumkan oleh panitia VITM di acara Closing Ceremony VITM 2017. Plakat kehormatan langsung diterima oleh perwakilan Kemenpar Kepala Sub Bidang Pameran Wisata Umum Pasar Asia Tenggara Nurdiansyah. Juru Bicara Panitia Pelaksana VITM 2017 Le Dinh Chien mengatakan, panitia VITM memutuskan Indonesia meraih penghargaan tersebut karena memang tampilan paviliun Indonesia sangat menawan.

“Kita sudah tidak perlu banyak penjelasan soal penghargaan Indonesia ini, baru masuk ke dalam ruang pameran saja, Kapal milik Indonesia sudah terlihat jelas dan unik. Sangat kreatif dan membuat kami ingin menghampiri booth Indonesia. Ini membuat VITM lebih berwarna dan menarik. Selamat kepada Kementerian Pariwisata Indonesia,” kata pria yang juga menjabat sebagai Secretary General Vietnam Society of Travel Agents itu.

Jelas kabar ini membuat sumringah delegasi Indonesia yang hadir ke acara tersebut. Duta Besar (Dubes) Indonesia untuk Hanoi Vietnam, Ibnu Hadi mengatakan, bahwa ini memang sebuah kebanggan yang dia rasakan selama kiprahnya menjadi Dubes di Vietnam. Maklum, ini adalah pameran kedua yang diikuti Indonesia di ajang pameran terbesar di Vietnam tersebut.

“Saat ini saya rasakan kemenpar memang ngebut, semua kualitas dijaga, destinasi dijaga, promosi juga diperhatikan. Ini iklim yang baik untuk pariwisata Indonesia. Buktinya saya lihat Boothnya memang sangat elegan. Saat saya masuk, terasa sekali sangat Indonesia. Kami bangga dengan penghargaan ini,” ujar Ibnu yang sempat menyambangi Booth Kemenpar.

Dalam pameran tersebut, Kemenpar menampilkan paviliun seluas 54 sqm (6 booth) dengan mengangkat tema kapal phinisi sebagai ikon yang menjadi ciri khas booth Indonesia di pameran. Menteri Pariwista Arief Yahya bangga dengan seluruh prestasi yang diraihnya selama dia memimpin. Kemenangan-kemenangan dan penghargaan yang diraih Kemenpar membuktikan bahwa Wonderful Indonesia menunjukkan kelasnya di level internasional.

Ia menilai, semua penghargaan dan kemenangan itu menunjukkan bahwa Indonesia dalam hal ini Kemenpar sudah bisa berkalibrasi dengan standar dunia. “Kualitas kita harus sama dengan cara dunia melihat kualitas kita,” katanya.

Selain itu, Arief optimis bahwa kemenangan-kemenangan yang dicapai Indonesia selama dua tahun mampu menjadi modal utama untuk meningkatkan daya saing pariwisata Indonesia di kancah global.

“Penghargaan-penghargaan itu disadari atau tidak, sudah mendongkrak kepercayaan diri kita, bahwa bangsa kita memang punya kapasitas, punya kemampuan dan berani bersaing. Kemenangan itu direncanakan! Bukan datang sendiri,” ujar Arief Yahya.

Lebih lanjut, Arief juga berharap agar Indonesia ke depannya mampu meraih gelar yang lebih tinggi di semua lini promosi Indonesia. (*)

Kemenpar Seriusi Garap Sail Sabang 2017

0

Sail Sabang 2017 digarap serius oleh Kementerian Pariwisata (Kemenpar) di bawah komando Arief Yahya

Mengapa Aceh, salah satunya karena Sabang sudah menjadi salah satu ikon wisata bahari nasional yang berpotensi menjadi pintu masuk wisman ke tanah air dari ujung barat utara Indonesia.

Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Industri Pariwisata Kemenpar RI, Dadang Rizki Ratman menjelaskan, bahwa pihaknya telah dan terus berkoordinasi dengan Pemkot Sabang untuk mengetahui perkembangan terkini terkait kesiapan pelaksanaan Sail Sabang 2017.

Aksesabilitas dan amenitas pendukung juga telah disiapkan seperti peningkatan pelayanan dermaga Ulee Lheue-Balohan dan Bandara Maimun Saleh.  Hal yang juga membutuhkan perhatian adalah penambahan frekuensi kapal penyeberangan dan penerbangan dari dan ke Kota Sabang.

“Kami terus berkoordinasi dengan Pemerintah Aceh dan Pemkot Sabang. Bahkan BPKS sudah berkoordinasi dengan pelaku wisata di Langkawi dan Phuket. Kita berharap dari sana akan banyak wisatawan yang hadir. Kami juga sudah siapkan Yacht Rally. Setidaknya ada 11 kapal Yacth Rally yang akan hadir,” ungkap Dadang.

Pelaksanaan Sail sabang 2017 di Sabang diwacanakan akan digelar sejumlah atraksi, diantaranya Yacht Rally, Seminar dan Pameran Iptek memperingati 20 tahun Jambore Iptek Sabang, Kapal Pemuda Nusantara, Pekan Kebudayaan Aceh, Parade dan Karnaval Sail Sabang, Work Parachute Championship, International Aerobatic Show, kedatangan Cruice Ship International, dan International Diving Competition.

Ditempat terpisah, Tim Kementrian pariwisata pada Sabtu (8/4) berada di Darwin Australia untuk mempromosikan sail Sabang 2017. Tidak hanya mensosialisasikan, Tim Kemnpar juga bertemu dengan para yachter untuk bisa menikmati kekayaan bahari Indonesia di Sabang. Selain itu dalam acara sosialisasi atau promosi di Darwin ini, telah dibahas revitalisasi jalur Darwin-Ambon International Yacht Race, yang sudah dimulai  sejak tahun 1976 lalu.

Honorary Advisor Menpar Arief Yahya dan sekaligus Ketua Tim Percepatan Wisata Bahari Indonesia Kementerian Pariwisata Indroyono Susilo menjelaskan, bahwa program revitalisasi jalur Darwin-Ambon rencananya akan  ditingkatkan menjadi Program Nasional,  sebagai tindak lanjut kegitan pelayaran internasional Sail Banda pada tahun  2010.

“Program dua Sail yang sekarang ditangani Kemenpar akan menjadi Program Tahunan yaitu Sail Banda 2010 menjadi Darwin-Ambon International Yacht Race,” katanya.

Jalur Darwin-Ambon rencana akan dimulai  kembali pada Juli 2017, dimana jalur tersebut akan kembali melewati Laut Banda.

“Diharapkan Gubernur Maluku dan Walikota Ambon dapat menyambut kapal-kapal yacht ini. Serta Dinas pariwisata provinsi dan kota perlu  ambil andil untukk memeriahkan event internasional ini, Pasca Sail Banda 2010,lebih lanjut dengan adanya even ini, akan lebih meneguhkan posisi kepulauan Indonesia sebagai  ‘Surga Yacht Dunia’,” kata Indroyono.

Tidak hanya itu, Menpar Arief Yahya juga menjadikan Sail Karimata-Tanjung Pinang 2016 menjadi Kepri Gerbang Wisata Bahari Indonesia dan Kepri Marine Festival International Event.

“Banyak yang harus dibenahi di wisata bahari kita, potensi kita besar, performansinya masih belum sebanding dari potensinya,” ujar Menpar Arief.

Dari 14 pilar di Travel and Tourism Competitiveness Index (TTCI) World Economic Forum 2017, daya saing pariwisata Indonesia naik dari posisi 50 ke 42 dunia. “Perbaikan berbagai regulasi, infrastruktur di port dan marina, itu akan membuat daya saing kita akan lebih hebat,” ujar Menpar Arief Yahya.

Menteri Arief Yahya juga menegaskan jika Kepri sebagai border area atau Daerah perbatasan (lintas batas) yang dekat dengan pasar Singapore. Selain itu menetapkan Sail Karimata-Tanjung Pinang pada tahun 2016  yang menjadikanKepri sebagai gerbang wisata bahari Indonesia dan Kepri Marine Festival International Event.(*)

Pesona Jagir Festival 2017 Tawarkan Atraksi Kebudayaan, Religi, dan Kuliner

0

Kementerian Pariwisata RI (Kemenpar) yang dipimpin Menteri Arief Yahya mendukung Pesona Jagir Festival 2017 yang akan dihelat pada 19-20 Mei 2017.

Kegiatan yang digelar Masyarakat dan Komunitas Wisata Budaya ini akan diisi beragam atraksi kebudayaan, religi, dan kuliner.

Mengambil tema “Merawat Pesona Tatar Galuh”, acara yang dihelat tahunan ini dipusatkan di Lapangan Jayagiri, Kecamatan Panumbangan, Kabupaten Ciamis.

Deputi Bidang Pengembangan Pariwisata Nusantara Esthy Reko Astuti didampingi Kepala Bidang Promosi Wisata Budaya Asdep Personal Kemenpar Wawan Gunawan mengatakan, Pesona Jagir Festival 2017 diadakan untuk memunculkan potensi pariwisata Ciamis. Pesona Jagir Festival 2017 adalah atraksi pariwisata berbasis masyarakat, yang banyak mengangkat unsur budaya.

“Festival ini akan menjadi daya tarik bagi wisatawan nusantara (wisnus) maupun wisatawan mancanegara (wisman). Kali ini dengan penguatan pada materi acara yang lebih optimal. Tujuannya membentuk kemasan dan dukungan pada potensi daerah sebagai ciri khas dan jati dirinya menjadikan acara semakin tertata dan lebih meriah serta mempunyai nilai jual,” ujar Esthy, Minggu (9/4/2017).

Beragam atraksi wisata budaya dan religi yang digelar seperti Bersih Desa Ngaruat Jagat, Pameran Bebegig Sawah, Rampak Kolecer, Pawai Obor, Pengajian, Dzikir Akbar dan Manaqib Qubro, Wisata Ziarah, Musik dan tari religi. Tak ketinggalan, Musik Tradisi dan modern, Musikalisasi Puisi penyair Sufi Ridwan Ch. Madris, Tari tradisi dan modern, Lawak Aman Amin dan Bajidoran Balad Pandawa menampilkan parade sinden dan penari yang menarik nan cantik dengan pesona mojang Priangan..

“Untuk kuliner, ada Festival Kuliner Cita Rasa Pasundan, demo masak 100 nasi liwet, dan tumpeng, dipandu Mojang Jajaka Ciamis, dan cara unik ngampar Makan bersama,” ujar Wawan.

Selain itu, juga akan diadakan Helaran & Karnaval budaya menampilkan Bebegig Baladewa, Wayang Landung, Buta Kararas, Sisingaan, Kuda Bajir, komunitas pedagang ikan, komunitas motor hias dan motor cross, pesona pakaian adat nusantara, Angklung Dogdog dan Buncis.

“Prosesi Pesona Jagir Festival dibagi dua sesi, siang dan malam. Pada siang, akan menampilkan komposisi musik 500 suara terektek bambu. Kemudian Pesta Rakyat Gubyag, tangkap ikan, Perang Leutak, pentas seni Pencak Silat lumpur wargi Saluyu,” kata Wawan.

Sementara Prosesi Pesona Jagir Festival yang digelar malam, akan menampilkan komposisi tari dan lagu, lanjut menari bersama “Bangbung Hideung” diikuti seluruh pengunjung yang hadir di pandu Penyanyi Pop Sunda Rita Tila dan Yanti Puja. Lalu ditutup dengan semarak pesta kembang api.

Menurut Wawan, realisasi dukungan Kemenpar pada kegiatan Pesona Jagir Festival yang sempat menjadi tranding Topik saat pelaksanaan tahun 2016 lalu. Diharapkan, Pesona Jagir Festival dengan dukungan Pesona Indonesia Kementerian Pariwisata, dan Dinas Pariwisata Kabupaten Ciamis, semakin berkembang menjadi milik masyarakat dunia.

“Ini acara sangat khidmat dan akan didatangi puluhan ribu orang, pasti melebihi tahun lalu. Semoga dapat memberikan kontribusi untuk kemajuan pariwisata nusantara dan semakin dapat memeratakan dan mensejahterakan masyarakat,” ujar Wawan.
Sekadar informasi, Galuh Haritage, dengan bentangan tema lokal kontennya Pesona Galuh Nagari “The Art of Galuh” artinya merawat, memelihara, menjaga, melestarikan, mengembangkan, dan memanfaatkan sektor pariwisata sebagai Pesona Tatar Galuh untuk dikembangkan dan dimanfaatkan dalam mencapai dan pemerataan kesejahteraan masyarakat.(*)

Segera Unduh Aplikasi Malang Menyapa, Jalan-Jalan Jadi Makin Asyik

0

Malang Menyapa. Ini bukan tagline ini nama sebuah aplikasi berbasis android yang diluncurkan Pemerintah Kota Malang, Jawa Timur.

Aplikasi “Malang Menyapa” untuk memperkenalkan destinasi wisata Malang. Aplikasi pariwisata ini sudah bisa diunduh secara gratis di Google Play Store.

Kasi Pemasaran Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Malang, Agung H Buana mengatakan, semua yang dilakukan pihaknya adalah untuk pariwisata Indonesia.

“Aplikasi pariwisata berbasis Android ini untuk memudahkan pelaku pariwisata ataupun wisatawannya sendiri. Saat ini terus dikembangkan sampai sesempurna mungkin,” kata Agung, Minggu (9/4/2017)

Dalam aplikasi ini, Agung memaparkan, ada tujuh fitur yang tersedia. Di antaranya, destinasi, belanja, hotel, makanan, travel, oleh-oleh, dan hiburan. Pengelola usaha pariwisata di Kota Malang akan dibebaskan untuk melakukan promosi di dalam aplikasi itu.

“Para pelaku usaha tinggal melakukan pendaftaran dan membubuhkan konten di dalam aplikasi itu yang sesuai dengan usahanya. Pelaku wisata mendapatkan promosi gratis. Jadi dengan masuk ke aplikasi ini bisa mempromosikan usahanya. Pelaku wisata secara mandiri melakukan upload data,” ujar Agung.

Untuk menjaga aplikasi ini dari info palsu, Pemerintah Kota Malang sudah menyiapkan tenaga admin untuk melakukan verifikasi terhadap semua bentuk usaha pariwisata yang ingin masuk ke aplikasi Malang Menyapa.

“Jika data yang dimasukkan tidak sesuai, admin berhak menolak untuk memasukkan konten itu. Kita punya admin yang bertindak untuk memfilter, yang layak atau tidak. Siapapun yang register harus divalidasi dulu oleh admin,” tegas Agung.

Di dalam aplikasi itu, pengguna yang mendaftar harus mencantumkan alamat lengkap lokasi usahanya dan terdeteksi di aplikasi Google Maps. Hal itu untuk mengarahkan wisatawan jika tertarik mengunjungi usahanya.

“Tidak hanya itu, di dalam aplikasi itu juga terdapat fitur kalender event. Fitur itu untuk mengabarkan kepada semua wisatawan terkait event-event wisata yang akan berlangsung di kota Malang,” kata Agung.

Melalui aplikasi itu, Pemerintah Kota Malang menargetkan ada peningkatan kunjungan wisatawan, terutama kunjungan wisatawan asing. Tahun ini, target kunjungan wisatawan asing untuk Kota Malang sebanyak 800 ribu hingga 1,5 juta orang.

Seruan Menteri Pariwisata Arief Yahya yang ingin mendigitalkan pariwisata makin menggema ke seluruh pelosok negeri. Menurutnya, kondisi pasar sudah berubah, hampir 63% transaksi jasa travel dilakukan secara online sehingga bila travel biro tidak segera menyesuaikan diri ke digital atau tetap konvensional maka nasibnya akan seperti Wartel (Warung Telekomunikasi).

“Perubahan pasar ini dipengaruhi oleh gaya hidup wisatawan juga berubah. Wisatawan dalam melalukan perjalanan (travelling) tak lepas dari digital; mulai dari mencari dan melihat-lihat informasi (look), kemudian memesan paket wisata yang diminati (book) hingga membayar secara online (pay). Sekitar 70% wisman melakukan search and share menggunakana media digital,” kata Menpar Arief Yahya.


Digital tourism, menurut Menpar Arief Yahya, menjadi strategi yang harus dilakukan untuk merebut pasar global khususnya pada 12 fokus pasar yang tersebar di 26 negara. Program digital tourism ini dimulai dengan meluncurkan ITX (Indonesia Tourism Exchnage).

ITX merupakan platform digital market place dalam ekosistem pariwisata atau sebagai pasar digital yang mempertemukan buyer dan seller dimana semua travel agent, akomodasi, atraksi dikumpulkan untuk dapat bertransaksi.

Di ITX, industri diberikan website yang commerce dan sudah lengkap dengan look, book dan payment.

“Dan bisa dengan mudah dan cepat diakses melalui smart phone. Dengan begitu, memudahkan customers dalam memesan fasilitas hotel, airlines, homestay, atraksi yang ada di Indonesia.(*)

Tunjangan dan Uang Makan Tak Jadi Dipotong

0
Seorang ASN melakukan absen dengan Finger Print di Kantor Gubkepri Dompak, Senin (10/4). F.Yusnadi/Batam Pos

batampos.co.id – Pemprov Kepri akhirnya mengalah dan membatalkan untuk sementara waktu Pergub No 6 tahun 2017 tentang disiplin pegawai.

Dalam Pergub ini disebutkan jika ASN tidak melakukan finger print maka dilakukan pemotongan tunjangan dan uang makan. Adanya penundaan ini diduga dipicu adanya pergerakan dari sejumlah ASN yang mengancam akan melayangkan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK).

 

Penundaan ini ditandai dengan dikeluarkannya surat edaran kepada masing-masing OPD di lingkungan Pemprov Kepri.

“Oleh karena penggunaan sistem finger print masih dalam tahap penyempurnaan, maka pemberlakukan sanksi bagi yang melanggar ketentuan tersebut dimulai 1 Mei 2017,” tulis Sekda Arif dalam surat edarannya.

Meskipun demikian, lewat surat edaran tersebut, Arif juga menegaskan kepada setiap kepala OPD untuk memastikan semua ASN sudah melakukan sidik jari. Karena kepala OPD bertanggung jawab langsung kepada gubernur terkait kedisiplinan pegawai.

“Kita mengharapkan setiap ASN tetap melakukan absensi dengan menggunakan finger print. Karena disiplin adalah kebutuhan dalam pekerjaan,” tegas Arif.

Sementara itu Anggota Komisi II DPRD Kepri, Rudy Chua menilai kebijakan disiplin memang ada baiknya. Namun demikian, pelaksanaanya harus didukung dengan peraturan dan ketentuan yang jelas. Tidak adanya juklak dan juknis memang berpotensi menimbulkan reaksi dari garis bawah.

“Sudah banyak persoalan yang terjadi. Harus menjadi evaluasi, jangan sampai kebijakan yang dibuat salah kaprah,” cetus legislator asal Tanjungpinang tersebut.(jpg)

Kaldera Raksasa, Unggulan Tambora

0
foto: ekliptika.files.wordpress.com

Tambora memiliki kaldera raksasa yang ada di Taman Nasional Gunung Tambora (TNGT). Kaldera raksasa ini ialah bekas letusan gunung Tambora pascaletusan tahun 1815 lalu.

Nah kini, kaldera ini jadi ikon utama yang paling diminati wisatawan domestik maupun mancanegara.

Silakan datang pada Festival Tambora Menyapa Dunia nanti pada 12-16 April 2017.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata NTB, Lalu Moh Faozal menjelaskan, Kaldera raksasa ini memiliki nilai jual tersendiri lantaran tidak semua taman nasional memilikinya.

“Karena itu, tahun ini Kaldera Tambora akan dikembangkan sebagai destinasi wisata yang difokuskan untuk pendakian yang akan dekelola Taman Nasional Gunung Tambora,” ujar Faozal, Minggu (9/4/2017).

Kedepan, lanjut Faozal, TNGT juga akan mengembangkan atraksi wisata di empat jalur utama pendakian, yakni jalur pendakian Piong, Doro Ncanga, Kawinda Toi dan Pancasila.

“Dari empat jalur tersebut, dua jalur di antaranya dikonsep untuk wisatawan minat khusus murni petualangan, seperti di jalur pendakian Kawinda Toi dan Pancasila. Sementara untuk konsep pendakian happy funs dengan tidak mengurangi nilai adventure-nya akan dibuka di jalur Doro Ncanga dan Piong,” tambah Faozal.

“Jalur Piong ini memiliki karakteristik relatif datar, track medanya tidak terlalu berat dan bisa dijangkau dengan kendaraan roda empat. Pengunjung hanya memerlukan waktu dua sampai tiga jam untuk bisa menikmati Kaldera Tambora. Juga bisa digunakan untuk wisata berkuda,” jelasnya.

Pengembangan konsep pendakian happy funs ini, sebut dia, semata-mata untuk mengakomodir keinginan wisatawan yang tidak mau menguras tenaga cukup banyak. Selain dua konsep ini juga akan ada pengembangan jalur pendakian berbasis masyarakat.

“Contoh yang di jalur Doro Ncanga nanti akan kita bentuk asosiasi usaha penyewaan mobil jeep, dibentuk kelompok. Kalau sekarang masih individu,” pungkas Faozal..

Menteri Pariwisata Arief Yahya menilai, wisata pendakian sangat menantang dan bakal mempopulerkan track Kaldera Tambora, yang memiliki sejuta pesona keindahan pariwisata. Di Tambora, mantan Dirut PT Telkom itu diwakili oleh Prof Ahman Sya, Deputi Kelembagaan dan SDM Kemenpar.

Di Dompu, Ahman Sya dan Kepala Badan Ekonomi Keeatif Triawan Munaf, disambut Bambang Bupati Dompu NTB sebelum lokasi acara Festival Tambora.

“Pendakian di Kalder Tambora ini cukup berat, tetapi bagi para pendaki dunia, ini sangat asyik dan penuh tantangan. Apalagi diberi pemandangan yang sangat indah,” ujar Menpar Arief Yahya, yang juga hobi mendaki gunung itu.

Menurut Data Taman Nasional Gunung Tambora (TNGT), Jumlah kunjungan Wisatawan Mancanegara (Wisman) pada tahun 2016 30.847 orang. Wisman yang berkunjung ke TNGT didominasi Amerika Serikat, Belanda, Jerman, Malaysia, Singapura, dan Perancis.

Jumlah wisman sepanjang tahun 2016 naik sebanyak 3.661 orang. Pada tahun 2012 wisman yang berkunjung ke TNGT sebanyak 10.956 orang dan tahun 2013 sebanyak 17.634 orang. Sedangkan tahun 2014 sebanyak 24.176 orang dan tahun 2015 sebanyak 27.186 orang. (*)

PLN Operasikan Genset di Sekolah

0
Wakil Bupati Natuna Ngesti Yuni Suprapti bersama kadis pendidikan Natuna Marka tinjau persiapan UNBK SMAN 1 Bunguran Timu. F. Aulia/batampos.

batampos.co.id – Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di Kabupaten Natuna berjalan lancar. Sebelumnya pelaksanaan UNBK di Natuna sempat dikhawatirkan batal, karena leletnya jaringan internet. Sehingga Dinas Pendidikan dan pihak sekolah menyiagakan mesin genset di sekolah selama UNBK.

Wakil Kepala Sekolah SMAN 1 Bungtim, Khoidirin mengatakan, UNBK perdana ini sangat was-was. Pasalnya untuk pertama kali digelar, pihaknya turut mengantisipasi kondisi jaringan internet dan listrik di Natuna yang tidak seoptimal daerah lain.

“Ini pertama kali, ngeri-ngeri sedap juga. Tapi untuk kondisi jaringan pihak Telkom sudah punya komitmen menunjang kelancaran UNBK. Untuk tahapan sinkronisasi data dengan kemendikbud pun nantinya, Telkom sudah menunjuk PT. Multimedia Nusantara sebagai mitra mereka di Natuna, ” ujar Khoidir, Seinin (10/4)

Untuk Kabupaten Natuna, dari 19 SMA di Natuna yang melaksanakan ujian nasional, hanya dua sekolah yang melaksanakan ujian nasional berbasis komputer. Yakni SMAN 1 Bunguran Timur dan SMKN 1 Kelautan dan Perikanan.

 

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Pemkab Natuna, Marka DJ mengatakan, UNBK di Natuna diupayakan bertahap berbasis komputer.

Sebanyak 1.022 siswa tercatat sebagai peserta UN dan UNBK dari 19 SLTA di Kabupaten Natuna.

“Ke depan bertahap semuanya kita upayakan. Sekarang kami minta PLN untuk mengoperasikan genset di dua sekolah yang melaksankan UNBK,” kata Marka didampingi Wakil Bupati Natuna Ngesti Yuni Suprapti saat tinjau UNBK di SMAN 1 Bunguran Timur, Senin (10/4).

Menurut Marka, sarana pendidikan di Natuna masih kurang mendukung jika keseluruhan melaksanakan UNBK. Persoalannya ada di jaringan internet, listrik dan fasilitas komputer juga terbatas.

Kepala Sekolah SMAN 1 Bunguran Timur Prihatno Budi mengatakan, pihak PLN sudah menyiagakan genset selama ujian berlangsung.

“Kita pakai genset. PLN yang operasikan, karena kalau tidak, bisa saja nanti kondisi listrik berubah,” kata Budi.

Ia mengatakan, berbagai simulasi sebelumnya sudah dijalankan para siswa. Sehingga yakin, pelaksanaan UNBK di sekolahnya berjalan lancar. Apalagi seluruh siswa dipastikan ikut.

Terkait infrastruktur, pihak SMAN 1 juga menambah 26 unit laptop. Pasalnya jumlah komputer yang tersedia hanya sebanyak 66 unit. UN di sekolah tersebut digelar dalam 3 sesi

“Laptop yang digunakan siswa juga sudah dipastikan terkoneksi dengan baik programnya. Pastinya bebas dari virus,” sebutnya. (arn)

Jaringan Internet di Anambas Kembali Normal

0
Sejumlah tower telekomunikasi yang ada di kota Tarempa. F. Batampos.

batampos.co.id – Kepala Dinas Komunikasi, Informasi dan Statistik Kabupaten Kepulauan Anambas Jefrizal, mengaku lega karena saat ini provider yang awalnya melakukan penurunan kapasitas bandwidth, dari 745 mbps menjadi 346 mbps di kawasan Anambas, kini sudah dikembalikan seperti semula menjadi 475 mbps.

“Pengembalian kapasitas bandwidth sudah dilakukan sejak Minggu (9/4) kemarin. Untuk di wilayah Tarempa, dan Matak sudah pasti, tapi untuk di kecamatan Jemaja belum dicek ulang apakah sudah kembali seperti semula atau belum,” ungkapnya kepada wartawan kemarin.

Dikatakannya dirinya mengaku berterimakasih kepada semua pihak karena kembalinya kapasitas bandwidth ini berkat semua pihak karena setelah adanya penurunan kapasitas bandwidth ini semua pihak melakukan protes termasuk dari pemerintah Natuna Anambas yang didukung dengan pemberitaan-pemberitaan dari beberapa media cetak maupun elektronik bahkan melalui media sosial.

“Karena banyak komplain dan ocehan di beberapa media sosial yang didukung dengan pemberitaan, maka provider langsung menaikkan
bandwidth seperti semula,” ungkapnya lagi.

Diakunya meski sudah menaikkan kembali kapasitas bandwidth yang ada di Anambas bukan berarti jaringan di Anambas sudah baik, tapi jaringan internet dan telekomunikasi di Anambas tetap belum baik seperti di daerah lain, hanya saja sudah terbantu dari yang terburuk menjadi lebih baik.

Diketahui sejak awal Maret ini kapasitas bandwidth sudah dikurangi. Atas pengurangan ini berdampak pada semua pihak. Telekomunikasi di Anambas menjadi terpuruk. Bahkan Badan Pengelola Keuangan (BPK) yang beberapa waktu lalu melakukan pemeriksaan di Anambas geram karena tidak bisa mengirimkan data ke kantor BPK Kepri. (sya)