Sabtu, 4 April 2026
Beranda blog Halaman 1366

11 Manfaat Pepaya untuk Kesehatan, Melancarkan Pencernaan hingga Mengurangi Stres

0
6 makanan alami membantu cegah penuaan dini. (Pixabay)

batampos – Buah pepaya bukan hanya mudah ditemukan, tetapi juga memiliki manfaat luar biasa bagi kesehatan tubuh. Dari yang masih muda hingga matang sempurna, pepaya bisa diolah menjadi berbagai hidangan yang lezat dan menyehatkan.

Dilansir dari laman YouTube Kunci Sehat, pepaya mengandung berbagai nutrisi penting seperti vitamin C, A, E, K, dan sejumlah mineral. Bahkan, satu buah pepaya bisa mengandung hingga 235 mg vitamin C, jumlah ini 2–3 kali lipat lebih tinggi dari kebutuhan harian.

Kandungan kalori pepaya tergolong rendah, namun kaya akan antioksidan, serat, dan enzim alami. Kombinasi inilah yang menjadikan buah dengan biji hitam ini sebagai pilihan ideal untuk menjaga kesehatan tubuh secara menyeluruh.

1. Melancarkan Pencernaan

Pepaya mengandung enzim papain yang berperan dalam memecah protein sehingga membantu proses pencernaan.

Selain itu, kandungan seratnya tinggi dan terbukti membantu mengatasi masalah sembelit dan perut kembung jika dikonsumsi secara rutin.

2. Mencegah Penuaan Dini

Buah ini mengandung antioksidan kuat seperti vitamin C, E, dan A yang efektif menangkal radikal bebas penyebab kerusakan sel kulit. Enzim papain juga membantu merevitalisasi kulit, mengurangi garis halus, dan memudarkan noda hitam.

3. Menjaga Kesehatan Mata

Pepaya mengandung vitamin A dan flavonoid yang bermanfaat untuk menjaga kelembapan mata dan melindungi kornea. Dengan konsumsi rutin, risiko mata kering dan penurunan fungsi penglihatan bisa diminimalkan.

4. Meningkatkan Kesehatan Rambut dan Kuku

Vitamin A dalam pepaya merangsang produksi sebum, yaitu minyak alami yang menjaga rambut tetap lembut dan sehat. Kandungan nutrisinya juga mendukung pertumbuhan kuku yang kuat dan tidak mudah rapuh.

5. Mengurangi Risiko Kanker

Antioksidan seperti beta karoten, flavonoid, dan fitonutrien dalam pepaya membantu melindungi tubuh dari efek buruk radikal bebas.

Sebuah studi bahkan menemukan bahwa pepaya berpotensi mencegah kanker prostat dan usus besar jika dikonsumsi secara teratur.

6. Meningkatkan Daya Tahan Tubuh

Kandungan vitamin C dalam satu buah pepaya mampu memenuhi kebutuhan harian tubuh hingga dua kali lipat. Ini sangat membantu meningkatkan sistem imun dan mencegah infeksi ringan seperti flu dan batuk.

7. Menjaga Kesehatan Kulit

Likopen dalam pepaya berperan sebagai antioksidan yang memperlambat kerusakan sel akibat paparan sinar matahari dan polusi. Selain melembapkan kulit dari dalam, pepaya juga menjaga elastisitas dan membuat kulit tampak lebih cerah alami.

8. Mendukung Kesehatan Jantung

Kandungan vitamin C dan likopen dalam pepaya membantu menurunkan kolesterol jahat (LDL) dan meningkatkan kolesterol baik (HDL). Dengan begitu, pepaya dapat mendukung kesehatan jantung dan menurunkan risiko penyakit kardiovaskular.

9. Menunjang Program Penurunan Berat Badan

Dalam satu buah pepaya berukuran sedang hanya terdapat sekitar 120 kalori, sehingga aman dikonsumsi saat diet. Kandungan seratnya juga memberikan rasa kenyang lebih lama dan membantu mengontrol asupan kalori.

10. Mengurangi Stres

Pepaya mengandung vitamin C yang terbukti membantu menurunkan kadar hormon kortisol, yaitu hormon penyebab stres. Dengan rutin mengonsumsi pepaya, suasana hati bisa lebih stabil dan tubuh terasa lebih rileks.

11. Baik untuk Penderita Diabetes

Meskipun rasanya manis, pepaya memiliki indeks glikemik rendah dan tidak menyebabkan lonjakan gula darah. Bahkan, kandungan alami dalam buah ini membantu mencegah risiko diabetes pada individu sehat.

Melihat begitu banyak manfaatnya, sudah saatnya kita mulai memasukkan pepaya dalam pola makan sehari-hari. Baik dikonsumsi langsung, dijadikan jus, atau ditambahkan ke dalam menu salad, pepaya tetap menyajikan manfaat kesehatan yang luar biasa.

Namun, seperti semua hal yang baik, konsumsilah pepaya secara seimbang dan tidak berlebihan. Jika Anda memiliki kondisi medis tertentu, konsultasikan terlebih dahulu kepada ahli gizi atau dokter agar manfaatnya bisa dirasakan secara maksimal. (*)

Artikel 11 Manfaat Pepaya untuk Kesehatan, Melancarkan Pencernaan hingga Mengurangi Stres pertama kali tampil pada Lifestyle.

Peringatan 1 Muharram di Dataran Engku Putri Batam, Hadirkan Ustaz Das’ad Latif

0
Ustaz Das’ad Latif. (F.Antara)

batampos – Pemerintah Kota (Pemko) Batam akan menggelar Malam Peringatan Tahun Baru Hijriyah tingkat Kota Batam, pada Sabtu (28/6) malam. Kegiatan ini dipusatkan di Dataran Engku Putri, Batam Center, dan akan dimulai pukul 19.30 WIB.

Peringatan 1 Muharram 1447 H tahun ini akan menghadirkan penceramah nasional, Ustaz Das’ad Latif. Kehadirannya memberi semangat spiritual dan memperkuat ukhuwah di tengah masyarakat Batam yang majemuk.

Wali Kota Batam sekaligus Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, bersama Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra dijadwalkan turut hadir dalam kegiatan tersebut. Acara ini merupakan bagian dari cara pemerintah setempat dalam menjaga tradisi keagamaan dan mempererat kebersamaan warga.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdako Batam, Yusfa Hendri, mengatakan kegiatan ini akan diramaikan dengan bazar kuliner UMKM.

“Ada 28 tenant UMKM yang ikut, semuanya binaan Dinas UMKM dari berbagai kecamatan di Kota Batam. Semuanya fokus pada kuliner,” katanya, Jumat (27/6).

Dia menambahkan, pemilihan lokasi di Dataran Engku Putri mempertimbangkan kenyamanan dan kapasitas tempat, termasuk kesiapan teknis menyambut kehadiran penceramah utama. “Kita buat di Engku Putri saja, ini juga tergantung penceramahnya,” tambahnya.

Selain tausiah keagamaan, acara juga akan dimeriahkan dengan berbagai penampilan religi dan suasana syiar Islami yang khas. Pemerintah mengajak seluruh warga untuk hadir dan meramaikan kegiatan ini.

Peringatan tahun baru Islam ini menjadi momentum refleksi bagi umat Muslim di Batam untuk memperkuat nilai keimanan, mempererat silaturahmi, dan meningkatkan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Pemko Batam pun mengajak masyarakat untuk datang bersama keluarga ke acara ini. Kehadiran warga menjadi bentuk dukungan atas pelestarian nilai-nilai religius di ruang publik, sejalan dengan visi Batam sebagai kota modern yang tetap menjunjung nilai-nilai spiritual. (*)

 

Reporter: Arjuna

Artikel Peringatan 1 Muharram di Dataran Engku Putri Batam, Hadirkan Ustaz Das’ad Latif pertama kali tampil pada Metropolis.

Legislator Kritik Rencana Toko Online Dikenakan Pajak

0
Ilustrasi pajak. (Dok Jawa Pos)

batampos – Anggota Komisi VI DPR RI Mufti Anam melontarkan kritik keras terhadap rencana pemerintah memungut pajak dari transaksi para penjual di toko online (marketplace) termasuk pelaku UMKM digital. Menurutnya, rencana tersebut menunjukkan ketidakpekaan pemerintah terhadap penderitaan rakyat yang sedang berjuang dalam tekanan ekonomi.

“Rakyat sedang berdarah-darah, terutama pelaku UMKM yang berjualan di online maupun offline. Persaingan usaha tidak sehat, daya beli menurun, ekonomi global juga belum pulih. Dalam situasi seperti ini, bukannya diberi nafas, malah mau ditambah beban rakyat dengan pajak lagi,” kata Mufti Anam kepada wartawan, Jumat (27/6).

Ia menegaskan, para pelaku UMKM online sudah cukup terbebani dengan potongan komisi dari marketplace, biaya iklan, ongkir, diskon promo, hingga berbagai biaya tersembunyi lainnya. Ia menilai kebijakan fiskal seperti ini justru mengkhianati semangat Presiden Prabowo Subianto yang selalu menyerukan keberpihakan pada ekonomi rakyat.

“Pak Prabowo selalu menekankan soal keberpihakan pada wong cilik, pada ekonomi rakyat. Tapi kebijakan Kemenkeu ini justru menusuk dari belakang semangat itu,” tegasnya.

“Jangan rampok uang rakyat dengan dalih pajak, kalau negara belum memberi ruang yang adil dan mudah bagi mereka untuk bisa bertahan dan bersaing!” sambungnya.

Mufti menyoroti banyaknya pelaku usaha yang gulung tikar akibat tekanan ekonomi dan potongan biaya yang tinggi dari platform digital. Ia meminta agar pemerintah tidak gegabah dalam memberlakukan kebijakan pajak ini tanpa insentif dan fasilitas yang jelas.

“Jangan asal pajak, tanpa ada insentif, tanpa ada kejelasan. Rakyat harus tahu, kalau mereka bayar pajak, apa kemudahan dan fasilitas yang mereka dapat?” ujarnya.

Ia juga mendesak agar kebijakan ini dikaji secara menyeluruh, dengan melibatkan pelaku UMKM sebagai pihak terdampak langsung. Menurutnya, kebijakan perpajakan semacam ini harus dibarengi dengan regulasi, sistem pendukung, dan sosialisasi yang matang.

“Jangan tambah luka rakyat yang sedang berdarah ini. Negara seharusnya jadi pelindung, bukan pemalak yang memanfaatkan keadaan,” ujar legislator dari Dapil Jawa Timur II itu.

Mufti menambahkan, kebijakan ini bukan hanya soal fiskal, tapi menyangkut keadilan sosial dan kepercayaan publik terhadap negara.

“Kalau pemerintah tetap memaksakan diri tanpa empati dan keberpihakan, maka ini bukan lagi soal fiskal, ini soal keadilan sosial. Jangan sampai negara kehilangan kepercayaan rakyatnya hanya karena kebijakan yang tidak bijak,” paparnya.

Meski pentingnya pajak untuk pembangunan, Mufti menegaskan bahwa pemungutan pajak harus adil dan memperhatikan kondisi sosial masyarakat.

“Pajak harus proporsional, adil, dan memperhatikan konteks sosial,” ujarnya.

Ia pun meminta pemerintah menjelaskan parameter teknis dari kebijakan ini, seperti batas omzet yang dikenakan pajak, mekanisme pemungutan, dan peran marketplace dalam hal tersebut. Ia khawatir, kebijakan ini justru menimbulkan kebingungan dan beban tambahan, terutama bagi pedagang kecil yang minim pengetahuan perpajakan.

“Edukasi kepada pelaku UMKM dan perlindungan terhadap risiko pungutan ganda juga harus menjadi bagian integral dari kebijakan,” pungkasnya. (*)

Artikel Legislator Kritik Rencana Toko Online Dikenakan Pajak pertama kali tampil pada News.

Potret SDN 005 Berlian, Tak Miliki Toilet Sekolah, Gambaran Pembangunan Fasilitas Sekolah di Pesisir Pulau Lingga Masih Minim

0
Gedung Sekolah Dasar Negeri 005 Kelurahan Berlian, Kecamatan Singkep Selatan, Kabupaten Lingga. F. Agustina untuk BATAM POS

batampos– Kondisi memprihatinkan terjadi di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 005 Kelurahan Berlian, Kecamatan Singkep Selatan, Kabupaten Lingga.

Hingga saat ini, sekolah tersebut tidak memiliki fasilitas toilet atau jamban bagi para siswa dan guru. Akibatnya, para siswa dan guru terpaksa pulang ke rumah untuk buang air meski saat di jam belajar.

Kepala Sekolah SDN 005 Berlian, Agustina, mengungkapkan bahwa ketiadaan fasilitas sanitasi ini sudah berlangsung cukup lama.

Meskipun telah mengajukan permohonan bantuan ke dinas terkait, hingga kini belum ada realisasi pembangunan toilet sekolah.

BACA JUGA: Hanya 16 Pelajar Saja Sekolah di SDN 005 Pulau Berhala

“Anak-anak kalau ingin ke toilet harus izin pulang rumah. Ini tentu mengganggu kenyamanan belajar mereka. Apalagi jika sedang ujian, hal ini bisa sangat mengganggu konsentrasi,” ujar Agustina kepada awak media, Jumat (27/6).

Selain mengganggu proses belajar-mengajar, kondisi ini juga menimbulkan kekhawatiran akan kesehatan dan kebersihan lingkungan sekolah.

Orang tua siswa berharap pemerintah daerah segera turun tangan untuk memperhatikan kebutuhan dasar sekolah yang selama ini terabaikan.

Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Lingga belum memberikan jawaban terkait persoalan tersebut.

Meski sebelumnya sempat direncanakan akan dibangun pada tahun 2024 lalu, namun hingga saat ini masih belum tampak realisasi dari pernyataan Plt. Kepala Disdikpora sebelumnya.

Kasus ini menjadi potret buram fasilitas pendidikan di daerah, di mana kebutuhan dasar seperti sanitasi masih menjadi persoalan yang belum tersentuh.

Pemerintah dan pemangku kepentingan diharapkan segera mengambil langkah konkret demi masa depan anak-anak yang lebih layak dan sehat. (*)

Reporter: Vatawari

Artikel Potret SDN 005 Berlian, Tak Miliki Toilet Sekolah, Gambaran Pembangunan Fasilitas Sekolah di Pesisir Pulau Lingga Masih Minim pertama kali tampil pada Kepri.

RS Awal Bros Batuaji Resmi Dibuka, Hadirkan Layanan Medis Modern Berbasis Teknologi

0
Peresmian RS Awal Bross Batuaji, Kamis (26/6) . F.Eusebius Sara

batampos – Rumah Sakit (RS) Awal Bros Group resmi membuka cabang barunya di kawasan Batuaji, Batam, Kepulauan Riau, Kamis (26/6) Dengan kapasitas 175 tempat tidur dan fasilitas unggulan berteknologi tinggi, RS Awal Bros Batuaji diharapkan menjadi pusat layanan kesehatan modern yang menyeluruh untuk masyarakat Batam dan sekitarnya.

CEO RS Awal Bros Group, Arfan Awaloeddin, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kehadiran rumah sakit ini merupakan langkah konkret menjawab kebutuhan masyarakat terhadap layanan kesehatan yang mudah dijangkau dan bermutu.

“Batuaji adalah kawasan berkembang, dihuni banyak keluarga muda dan pekerja. Mereka layak mendapatkan layanan medis terbaik tanpa harus pergi jauh, apalagi ke luar negeri,” ujarnya.

Rumah sakit ini dirancang dengan konsep Smart Hospital, mengintegrasikan sistem digital dalam layanan medis. Beberapa layanan unggulan yang ditawarkan meliputi IGD dan EMS 24 jam, trauma center, bedah minimal invasif, layanan ibu dan anak, hemodialisa, fisioterapi, terapi wicara, serta fasilitas radiologi canggih seperti MRI 1.5 Tesla dan CT-Scan.

Baca Juga: DLH Batam Gelar Uji Emisi di Tiga Lokasi, 40 Persen Kendaraan Pengguna Solar Gagal

Arfan juga menambahkan bahwa pembangunan RS Awal Bros Batuaji dilandasi semangat untuk memperkuat kemandirian layanan kesehatan dalam negeri. “Kami terpanggil untuk melayani masyarakat yang selama ini harus ke luar negeri untuk berobat. Komitmen kami adalah membangun kepercayaan lewat mutu pelayanan dan kedekatan dengan masyarakat,” katanya.

Wakil Gubernur Kepri, Nyanyang Haris Pratamura menyampaikan apresiasinya kepada RS Awal Bros Group karena telah mempercayakan Kota Batam sebagai lokasi ekspansi. Ia menilai kehadiran rumah sakit ini sangat penting untuk menjawab kebutuhan layanan kesehatan di wilayah dengan populasi terbanyak di Kepri.

“Batam butuh rumah sakit yang bukan hanya lengkap tapi juga profesional dan terjangkau. Kami harap RS ini menjadi rujukan yang dapat diandalkan masyarakat,” kata Nyanyang. Ia juga berpesan kepada tenaga medis agar melayani dengan hati, penuh kejujuran dan tanggung jawab.

Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, menyebut kehadiran RS Awal Bros Batu Aji sebagai kabar baik yang membanggakan. “Ini bukan sekadar tambahan fasilitas kesehatan, tapi langkah serius menuju peningkatan kualitas hidup masyarakat Batam. Rumah sakit ini membawa dampak positif bagi investasi, lapangan kerja, dan rasa aman warga,” tegasnya.

Peresmian ini turut dihadiri Ketua DPRD Kota Batam, pimpinan BP Batam, Kadin Kepri dan Batam, HIPMI, Apindo, serta sejumlah tokoh industri dan penyedia asuransi kesehatan. Acara ini juga menjadi bukti kolaborasi lintas sektor dalam memperkuat infrastruktur kesehatan di Batam.

Baca Juga: Cegah Narkoba, Lapas Batam Perketat Pemeriksaan Pengunjung

Sebagai jaringan rumah sakit swasta yang telah berdiri sejak 1998, RS Awal Bros kini mengelola 10 rumah sakit di Riau dan Kepri. Komitmennya adalah menghadirkan layanan berbasis nilai-nilai PRIMA: Profesional, Rapi, Ibadah, Mendengarkan, dan Asertif, demi pelayanan yang manusiawi dan terpercaya.

Informasi lebih lanjut mengenai layanan dan fasilitas RS Awal Bros Batu Aji dapat diakses melalui situs resmi awalbros.com atau call center di 1500 088. Rumah sakit ini siap menjadi bagian dari masa depan pelayanan kesehatan yang lebih baik bagi Batam dan Indonesia. (*)

 

Reporter: Eusebius Sara

 

Artikel RS Awal Bros Batuaji Resmi Dibuka, Hadirkan Layanan Medis Modern Berbasis Teknologi pertama kali tampil pada Metropolis.

98 WNI Nyaris Jadi Korban Perdagangan Orang, Ada yang Akan Dikirim ke Sarang Scam Online

0
Pencegahan WNI pergi ke luar negeri dilakukan oleh Polri bersama instansi terkait lainnya untuk membantu mereka agar tidak menjadi korban TPPO. (Polri)

batampos – Tindak pidana perdangan orang di luar negeri dengan menyasar korban dari Indonesia masih terus terjadi. Pelaku datang ke Tanah Air dengan beragam modus untuk merayu warga negera Indonesia (WNI) untuk bekerja di luar negeri. Padahal para korban akan dibawa ke negara rawan konflik atau sarang penipuan atau scam online.

Untuk mencegah TPPO tersebut, Polri dan Ditjen Imigrasi terus melakukan upaya pencegahan pengiriman orang ke luar negeri tanpa prosedur. Alhasil, 98 WNI yang berhasil diselamatkan dan mengakui mereka ditawari bekerja di luar negeri yang menjadi daerah konflik dan sarang scam online.

Upaya itu dilakukan oleh Direktorat Tindak Pidana Pelindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (Dittipid PPA dan PPO) Bareskrim Polri dengan Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Bandara Soetta.

Upaya itu dilakukan sejak 1 Juni hingga 25 Juni dan berhasil mencegah keberangkatan 98 WNI. Mereka diduga akan menjadi korban TPPO dengan modus pengiriman sebagai Pekerja Migran Indonesia (PMI) nonprosedural.

Kasubdit III Dittipid PPA dan PPO Bareskrim Polri Kombes Amingga Primastito menjelaskan, upaya itu merupakan bagian dari langkah preventif dalam memberantas jaringan TPPO yang menyasar WNI untuk dikirim ke kawasan rawan konflik dan eksploitasi di luar negeri.

“Upaya pencegahan ini dilakukan agar para WNI tidak menjadi korban konflik seperti di Timur Tengah yang saat ini sedang terjadi peperangan,” ujar Kombes Amingga saat ditemui di Bandara Soekarno-Hatta, Rabu (25/6).

Amingga mengungkapkan, para korban sebagian besar direkrut oleh orang-orang yang dikenal secara pribadi, seperti kerabat atau tetangga. Pelaku TPPO itu membentuk jaringan perekrutan terselubung. Para korban dijanjikan pekerjaan sebagai asisten rumah tangga (ART), pekerja restoran di Timur Tengah, serta sebagai tenaga di industri perjudian dan penipuan online (scam online) di Myanmar dan Kamboja.

“Kondisi ini sangat memprihatinkan, apalagi di negara tujuan seperti kawasan Timur Tengah yang saat ini tengah terjadi konflik akibat peperangan, dan di perbatasan Thailand dengan Kamboja akibat sengketa wilayah,” jelasnya.

Seluruh WNI yang dicegah keberangkatannya akan menjalani proses asesmen untuk menelusuri jaringan perekrut. Setelah itu, mereka akan diserahkan kepada Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) untuk diberikan sosialisasi dan edukasi terkait migrasi aman.

“Setelah proses tersebut, mereka akan diserahkan kepada BP2MI untuk diberikan sosialisasi dan edukasi terkait proses migrasi yang aman agar mendapat pelindungan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Bandara Soekarno-Hatta Johanes Fanny Satria Cahya Aprianto mengatakan, pihaknya telah menggagalkan upaya keberangkatan 98 calon PMI nonprosedural ke berbagai negara, termasuk Yaman, Qatar, Arab Saudi, Kamboja, Myanmar, dan Malaysia.

“Seluruhnya diduga berangkat tanpa prosedur resmi yang ditetapkan oleh pemerintah,” ungkapnya.

Menurut dia, para calon PMI ini menggunakan modus berpura-pura sebagai wisatawan, pelajar, atau jemaah ibadah agar lolos pemeriksaan. “Banyak dari mereka menyamar sebagai pelancong atau wisatawan, ibadah, dan belajar. Identifikasi seperti ini tidaklah mudah karena dilakukan secara terselubung,” ujarnya.

Pihak imigrasi dan kepolisian terus berkomitmen memperkuat sistem pengawasan dan penindakan terhadap jaringan perdagangan orang guna melindungi warga negara dari eksploitasi di luar negeri. (*)

Artikel 98 WNI Nyaris Jadi Korban Perdagangan Orang, Ada yang Akan Dikirim ke Sarang Scam Online pertama kali tampil pada News.

Kuota Siswa Terbatas, Orangtua di Batam Resah Menanti Pengumuman SPMB

0
Panitia SPMB SMKN 7 Batam saat melakukan verifikasi pendaftaran SPMB tingkat SMK di Posko SMAN 3 Batam, Rabu (24/6). F Cecep Mulya a/Batam Pos

batampos – Menjelang pengumuman Seleksi Penerimaan Peserta Didik Baru (SPMB) tingkat SMA dan SMK di Kota Batam pada Sabtu (28/6), keresahan mulai dirasakan para orangtua. Mereka khawatir anak-anak mereka tidak terakomodir di sekolah negeri lantaran keterbatasan daya tampung sesuai petunjuk teknis (juknis) yang berlaku.

Kepala Kantor Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Cabang Batam, Kasdianto, menegaskan bahwa hingga saat ini kuota penerimaan siswa baru di SMA dan SMK masih mengacu pada juknis yang telah ditetapkan sebelumnya.

“Sampai sekarang belum ada perubahan kuota. Kita masih menunggu keputusan dari pimpinan, dalam hal ini Gubernur Kepri dan Kadisdik Kepri,” ujarnya.

Menurut Kasdianto, dalam kunjungan Wakil Menteri Pendidikan ke Batam beberapa waktu lalu, pihaknya telah menyampaikan kondisi riil terkait lonjakan pendaftar di sejumlah sekolah favorit. Namun keputusan soal penambahan kuota sepenuhnya merupakan wewenang pimpinan pusat dan provinsi.

Baca Juga: Orang Tua Keluhkan Anak Tak Bisa Daftar Sekolah Negeri, Pemerintah Diminta Hadirkan Solusi Nyata

Ia mengakui sejumlah sekolah, baik tingkat SMA maupun SMK, mengalami lonjakan jumlah pendaftar yang signifikan.

“SMKN 5 dan SMKN 1 misalnya, masing-masing menerima lebih dari dua ribu pendaftar, padahal daya tampung tidak sampai separuhnya. Di SMA juga sama, SMAN 1, 3, 5 dan 8 sangat membludak,” tambahnya.

Kondisi ini membuat ribuan calon siswa terancam tidak lolos seleksi, karena kuota yang tersedia tidak sebanding dengan jumlah pendaftar. Situasi tersebut menimbulkan kecemasan bagi para orangtua yang sangat berharap anak mereka dapat menempuh pendidikan di sekolah negeri.

Marsel, warga Kavling Lama, Sagulung, misalnya, menyampaikan kekhawatirannya jika anaknya tidak diterima di SMAN 5.

“Sekolah itu paling dekat dari rumah. Kalau anak saya tidak lolos, saya akan terus datang ke sekolah berharap ada tambahan kuota,” ujarnya penuh harap.

Senada dengan itu, Endang, warga Marina, juga menyatakan tekadnya agar anaknya tetap masuk sekolah negeri.

“Tujuan kami SMKN 5. Kalau gagal, saya akan terus mencoba datangi sekolah, berharap ada kebijakan. Sekolah negeri biayanya lebih terjangkau bagi kami,” katanya.

Baca Juga: DLH Batam Gelar Uji Emisi di Tiga Lokasi, 40 Persen Kendaraan Pengguna Solar Gagal

Banyak orangtua menyuarakan hal serupa, bahwa keterbatasan kuota sebaiknya diimbangi dengan penambahan daya tampung agar tidak terlalu banyak siswa yang harus tersingkir. Apalagi sebagian besar berasal dari keluarga ekonomi menengah ke bawah.

Pihak Dinas Pendidikan Kepri Cabang Batam pun mengaku siap menyampaikan aspirasi masyarakat ini ke pimpinan provinsi sebagai bahan pertimbangan. Namun, keputusan akhir tetap menunggu arahan resmi dari Gubernur dan Kadisdik Kepri.

Dengan pengumuman SPMB yang tinggal sehari lagi, ribuan pasang mata masih menanti kabar baik. Harapan pun menggantung tinggi, bukan hanya bagi siswa, tetapi juga bagi para orangtua yang ingin masa depan pendidikan anak-anaknya terjamin tanpa terbebani biaya mahal di sekolah swasta. (*)

 

Reporter: Eusebius Sara

Artikel Kuota Siswa Terbatas, Orangtua di Batam Resah Menanti Pengumuman SPMB pertama kali tampil pada Metropolis.

Media Italia Kabarkan Masa Depan Kiper Timnas Indonesia Emil Audero

0
Kiper Timnas Indonesia Emil Audero pada pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2026 putaran ketiga Grup C di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis (5/6/2025). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

batampos – Masa depan kiper Timnas Indonesia Emil Audero kembali menjadi sorotan. Palermo dikabarkan bersikeras mempertahankan penjaga gawang kelahiran Lombok tersebut agar tidak kembali ke Como FC, klub pemilik kontraknya.

Negosiasi antara kedua klub Serie B Italia ini berjalan alot dan belum menunjukkan tanda-tanda akan menemukan kesepakatan dalam waktu dekat.

Berdasarkan laporan Tuttomercato, Palermo masih berkeinginan kuat agar Emil Audero tetap memperkuat tim mereka. Kendala utama adalah masa peminjaman kiper berusia 28 tahun tersebut akan berakhir pada 30 Juni 2025. Hingga saat ini, belum ada kepastian mengenai nasib penjaga gawang yang telah menjadi andalan Shin Tae-yong di Timnas Indonesia tersebut.

“Rencana utama Palermo tetap (mempertahankan) Emil Audero, pemain yang dimiliki oleh Como setelah enam bulan (masa peminjaman) yang positif. Namun, negosiasi tidak berjalan mudah karena para petinggi tim masih memperhatikan hal-hal yang dinegosiasikan,” demikian laporan Tuttomercato.

Performa Solid Emil Audero Memikat Palermo

Keinginan kuat Palermo untuk mempertahankan Emil Audero bukanlah tanpa alasan. Performa solid yang ditunjukkan kiper asal Nusa Tenggara Barat ini selama masa peminjaman memang layak diapresiasi.

Dalam 15 penampilan bersama Palermo, Emil hanya kebobolan 21 kali dan berhasil mencatatkan clean sheet sebanyak tiga kali. Statistik tersebut cukup mengesankan untuk ukuran kompetisi Serie B yang kompetitif.

Performa konsisten inilah yang membuat manajemen Palermo enggan melepas Emil untuk mengarungi Serie B musim 2025/2026.

Como FC Belum Memberikan Respons Resmi

Pertanyaan besar saat ini adalah bagaimana respons Como FC selaku pemilik kontrak Emil Audero. Hingga kini, klub yang baru saja promosi ke Serie A tersebut belum memberikan pernyataan resmi terkait masa depan kiper Indonesia ini.

Como FC memiliki hak penuh untuk menentukan masa depan Emil. Mereka dapat menolak perpanjangan masa peminjaman jika memang membutuhkan jasa Emil untuk memperkuat skuad di Serie A musim depan.

Keputusan Como FC akan menjadi faktor penentu dalam drama transfer ini, mengingat posisi tawar mereka yang kuat sebagai pemilik kontrak.

Palermo Menyiapkan Rencana Alternatif

Mengantisipasi kemungkinan Emil Audero dipulangkan ke Como, Palermo telah menyiapkan daftar nama-nama pengganti. Manajemen klub tidak ingin terlambat dalam mencari sosok penjaga gawang berkualitas.

“Dua nama utama adalah Devis Vasques yang sudah kembali ke Milan setelah berseragam Empoli. Lalu nama kedua adalah Jesse Joronen dari Venezia,” tulis Tuttomercato dalam laporannya.

Devis Vasquez merupakan kiper asal Kolombia yang baru saja menyelesaikan masa peminjaman di Empoli dari AC Milan. Sementara itu, Jesse Joronen adalah penjaga gawang asal Finlandia yang pernah menjadi rekan setim Jay Idzes di Venezia pada musim lalu.

Dilema Como FC dalam Menentukan Keputusan

Situasi ini menempatkan Como FC dalam posisi dilema. Di satu sisi, mereka membutuhkan kiper berkualitas untuk bertahan di Serie A setelah berhasil promosi. Emil Audero jelas memiliki pengalaman dan kualitas yang mumpuni untuk level tersebut.

Namun di sisi lain, Emil telah menunjukkan performa impresif di Palermo dan tampak nyaman dengan sistem permainan tim. Jika dipaksa kembali ke Como tetapi tidak mendapat posisi sebagai pilihan utama, hal tersebut berpotensi menghambat perkembangan kariernya.

Kepentingan Emil Audero sebagai Pemain

Dalam dinamika transfer ini, Emil Audero sendiri memiliki hak untuk menyuarakan preferensinya. Sebagai kiper yang telah menjadi pilar penting Timnas Indonesia, ia tentunya menginginkan waktu bermain yang optimal untuk menjaga konsistensi performa di level internasional.

Keputusan yang diambil nantinya harus mempertimbangkan aspek pengembangan karier jangka panjang Emil, bukan hanya kepentingan klub semata.

Menunggu Perkembangan Lebih Lanjut

Drama transfer Emil Audaro ini masih akan terus berlanjut dalam beberapa waktu ke depan. Kedua klub memiliki kepentingan dan pertimbangan masing-masing yang harus diselaraskan.

Palermo membutuhkan sosok kiper andalan untuk ambisi mereka di Serie B, sementara Como FC harus memutuskan apakah Emil masuk dalam rencana jangka panjang mereka di Serie A.

Kejelasan mengenai masa depan Emil Audero diharapkan segera terwujud, mengingat waktu yang tersisa sebelum masa peminjaman berakhir semakin terbatas. Respons Como FC dalam negosiasi ini akan menjadi kunci penyelesaian saga transfer yang melibatkan kiper Timnas Indonesia tersebut. (*)

Artikel Media Italia Kabarkan Masa Depan Kiper Timnas Indonesia Emil Audero pertama kali tampil pada Olahraga.

Potensi Retribusi Parkir Diklaim Capai Puluhan Miliar, Realitanya Rp1,7 Miliar Per Tahun

0
Lokasi parkir Jalan Aisyah Sulaiman Tanjungpinang yang tak terdaftar di Dishub Selasa (15/10). F. Mohamad Ismail/BATAM POS

batampos– Potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor parkir di Kota Tanjungpinang, Kepri diklaim menjanjikan. Potensi retribusi parkir per tahunnya diperkirakan mencapai Rp2 hingga Rp3 Miliar per bulannya.

Walikota Tanjungpinang, Lis Darmansyah menyatakan bahwa perhitungan tersebut berdasarkan perhitungan jumlah kendaraan roda dua di di Kota Tanjungpinang, yakni tercatat ada sebanyak 127 ribu kendaraan.

“Untuk perhitungan kita bisa menghasilkan Rp2 hingga 3 Miliar per bulan,” kata Lis, Jumat (27/6).

Sehingga, per tahunnya potensi pendapatan dari sektor retribusi parkir bisa mencapai Rp 36 miliar. “Rp 36 miliar dihitung dari 50 persen kendaraan bermotor dan rata-rata membayar parkir dua kali per hari,” tambahnya.

BACA JUGA: Beraksi saat Siang Bolong, Maling Gasak Sepeda Motor dari Parkiran Kedai Kopi

Selain itu, Lis mengakui telah menugaskan petugas survei untuk memantau langsung beberapa titik parkir di Kota Tanjungpinang, salah satunya di Kedai Kopi Batu 10. Selama lima jam, setidaknya ada 118 mobil dan 63 kendaraan roda dua keluar masuk di kedai kopi Batu 10.

“Total retribusi parkir selama lima jam di kedai kopi Batu 10 yang bisa didapatkan dari mobil Rp256 ribu dan Rp 63 ribu dari motor,” sebutnya.

Namun, realita atau kenyataan retribusi yang berhasil diraup selama satu tahun rata-rata sebesar Rp1,7 Miliar. Angka tersebut dinilai masih belum maksimal, sehingga pihaknya akan melakukan pembenahan.

“Ini persolan di lapangan. Saat ini Tim tengah bekerja untuk membenahi perparkiran di Tanjungpinang,” pungkasnya. (*)

Reporter: M Ismail

Artikel Potensi Retribusi Parkir Diklaim Capai Puluhan Miliar, Realitanya Rp1,7 Miliar Per Tahun pertama kali tampil pada Kepri.

KPK Gelar OTT di Sumut, Amankan 6 Orang

0
Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi Budi Prasetyo (kiri). (Rio Feisal/Antara)

batampos – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan enam orang dalam operasi tangkap tangan (OTT) di wilayah Mandailing Natal, Sumatera Utara. Kegiatan operasi senyap itu dilakukan KPK, pada Kamis (26/6) malam.

Juru bicara KPK, Budi Prasetyo, meyampaikan pihak-pihak yang diamankan dalam OTT itu tengah dalam perjalanan untuk dibawa ke Gedung Merah Putih KPK. Mereka akan menjalani pemeriksaan lanjutan berkaitan dengan dugaan tindak pidana korupsi.

“Sampai saat ini, KPK telah mengamankan 6 orang dan malam ini sedang dibawa ke gedung KPK Merah Putih untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” kata Budi kepada wartawan, Jumat (27/6).

Budi menuturkan kegiatan tangkap tangan itu berkaitan dengan proyek pembangunan jalan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), khususnya pada paket preservasi jalan di Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional (Satker PJN) Wilayah I Sumatera Utara.

Meski demikian, Budi belum merinci siapa saja pihak-pihak yang diamankan dalam OTT tersebut. Ia menegaskan bahwa informasi lebih lanjut terkait identitas para pihak yang terlibat serta konstruksi perkara akan disampaikan dalam konferensi pers mendatang.

“Siapa saja pihak-pihak yang diduga terlibat dan bagaimana konstruksi perkaranya akan kami sampaikan pada kesempatan berikutnya,” pungkasnya.

KPK akan menentukan status hukum pihak-pihak yang diamankan dalam giat OTT itu setelah dilakukan pemeriksaan intensif. KPK memliki waktu 1×24 jam untuk meningkatka status hukum pihak-pihak yang diamankan. (*)

Artikel KPK Gelar OTT di Sumut, Amankan 6 Orang pertama kali tampil pada News.