Selasa, 19 Mei 2026
Beranda blog Halaman 13672

Kemenpar Dukung KasmaRUN 22 April Mendatang di Bintan

0

Kementerian Pariwisata (kemenpar) yang dipimpin oleh Arief Yahya mendukung acara Color KasmaRun 2017 yang akan dilaksanakan 22 April 2017. yang dilaksanakan di Bintan, Kepulauan Riau (Kepri).

“Kami memberikan dukungan di acara ini sebagai usaha untuk terus menarik minat para Wisman di Singapura untuk nyebrang ke Bintan, kami yakin ini berpotensi karena acaranya juga sangat menarik dan sudah terekspose besar di Singapura,” ujar Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Kemenpar Esthy Reko Astuti yang juga didampingi Kepala Bidang Promosi Wisata Alam Asdep Segmen Pasar Personal Kemenpar Hendry Noviardi.

Lantas apa unik dan menariknya acara ini ? Hendry mengatakan, Kemenpar sudah berkoordinasi dengan panitia bahwa event ini bakal diadakan di kawasan Plaza Lagoi. Lagoi Bay, Bintan yang terkenal dengan pantainya yang bersih dan indah. “Menariknya acara sport tourism ini digabung dengan ajang pencarian jodoh. Jadi buat para jomblo bisa mengikuti acara ini sambil menikmati keindahan Bintan,” ujar Hendry sambil tersenyum.

Kata Hendry, rencananya akan ada ada 6 zona yang seru yang bisa dinikmati oleh peserta lari yaitu ; Color Zone (zona tepung warna/Holi Powder), Splash Zone (Zona Air Warna),

Foam Zone (Zona Busa), Kasmarun Box (Zona pencarian jodoh), Run voting

(Zona pemilihan suara untuk slogan cinta), Mellow Rain Zone (Zona Hujan).

“Panitia akan memberikan pelari dengan baju yang bertuliskan status cinta mereka seperti #single, #inrelationship, #complicated, tas, headband, kacamata, tiket doorprize, akses masuk ke Festival Area dan Lagoi Bay Lantern Park. Kita akan tebar branding pesona Indonesia dan Wonderful Indonesia juga di acara tersebut,” ujar Hendry.

Kemenpar juga jeli dan cerdas dalam mendukung acara. Kemasan Sport tourism yang didukung Kemenpar pasti dikombinasikan dengan hiburan musik diantaranya adalah DJ Perfomance, Dance, Live music Band, Games, Photobooth, Doorprize, dan Flashmob.

“Kita akan buat mereka terkesan dengan branding tanah air kita,” ujar Hendry. Data dari panitia, event ini ditargetkan diikuti 1500 peserta dari wisatawan nusantara maupun wisatawan mancanegara.

“Publikasi kami untuk negara-negara tetangga panitia mempromosikan event melalui website Bintan Resort, IG dan Facebook, penyebaran brosur di tanah merah Ferry Terminal, Bandar Bentan Telani Ferry Terminal, juga bekerjasama dengan Hotel di Bintan Resort dan gtravel agent internasional,” kata Hendry.

Hendry memaparkan, kegiatan semacam ini sudah digelar ketiga kali dan selalu mendapatkan animo masyarakat tinggi. Tiket yang dijual selalu ludes di tiap penyelenggaraan.

“Kegiatan seperti ini tidak hanya mengajak orang untuk hidup sehat, tetapi juga membuat mereka bahagia. Ekspektasi kami adalah bisa menciptakan senyum di wajah para peserta, karena keindahan Bintan dan uniknya acara,” kata Hendry.

Menpar Arief Yahya mengatakan, acara crossborder sukses dilangsungkan di banyak area perbatasan di tanah air sepanjang 2016. Karena itu, Menteri Pariwisata RI, Arief Yahya bakal melanjutkan program menangkap peluang baru di titik-titik lintas batas dengan negara tetangga. Terutama di Aruk, Kab Sambas, Kalbar yang berbatasan dengan Malaysia, Atambua NTT yang berdekatan dengan Timor Leste, Merauke dan Irian Jaya, Papua yang berimpitan dengan Papua Nugini.

“Bintan, Batam, Anambas, Tj Balai Karimun juga terus dicarikan program yang bisa menghadirkan wisatawan mancanegara. Karena di mana-mana, crossborder itu bisa menjadi generator baru untuk menembus Wisman. Di Prancis, Spanyol, dan banyak Negara Eropa sudah menempuh cara ini, menaikkan wisman dari crossborder,” jelas Menpar Arief Yahya, di Jakarta.

Pertama, konsistensi Festival Crossborder akan terus dilakukan. Kalau selama ini ditangani oleh Deputi Pengembangan Pemasaran Mancanegara, I Gde Pitana melalui Asdep Rizki Handayani Mustafa untuk wilayah ASEAN, dan Vinsensius Jemadu untuk Asia Pasifik, maka tahun depan dipindahkan ke Deputi Pengembangan Pemasaran Nusantara.

“Yang sudah sukses, harus terus dioptimalisasi agar lebih konkret menghasilkan wisman dan wisnus. Bagi pelaku bisnis, ini menarik. Mereka pasti sudah mulai berhitung untuk membangun amenitas seperti hotel, resort atau akomodasi, lalu membuat atraksi seperti theme park, seni pertunjukan, dan lainnya. Tujuannya agar Wisman lebih lama tinggal,” kata Menpar Arief Yahya. (*)

Pencabul Anak Tiri Ini Dituntut Delapan Tahun Penjara

0

batampos.co.id – Hendrikus Bria (40), terdakwa yang tega mencabuli anak tirinya, sebut saja Mawar, 12, dituntut delapan tahun penjara oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Dani K Daulay, dalam sidang di Pengadilan Negeri (PN) Tanjungpinang, Senin (17/4).

Dalam tuntutannya JPU, menyatakan terdakwa terbukti bersalah dengan sengaja melakukan kekerasan atau ancaman kekerasan, memaksa anak melakukan persetubuhan dengannya atau orang lain, sebagaimana melanggar Pasal 81 ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas Undang-Undang Republik Indonesia nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

“Untuk itu selain menuntut agar terdakwa dihukum delapan tahun penjara. Kami juga memberikan denda Rp 100 juta subsider tiga bulan kurungan,”ujar JPU.

Menanggapi tuntutan JPU tersebut, terdakwa yang didampingi penasehat hukumnya, M Anut, menyatakan akan mengajukan Pledoi (pembelaan) secara tertulis yang akan dibacakan pada sidang selanjutnya.

Setelah mendengar tuntutan yang dibacakan JPU dan tanggapan terdakwa. Majelis hakim yang diketuai Purwaningsih didampingi hakim anggota Guntur Kurniawan dan Santonius Tambunan. Menunda sidang satu pekan dengan agenda mendengarkan pledoi yang akan dibacakan terdakwa.

Perbuatan pencabulan itu sendiri berawal ketika, terdakwa yang melihat korban sedang duduk. Kemudian mengajak untuk mencari kayu bakar. Sebab, kayu bakar yang ada dirumahnya habis. Korban yang menuruti perintah terdakwa kemudian mencari kayu bakar di hutan, Kampung Karang Anom, Toapaya Asri, pada Minggu (1/1) lalu.

Sesampainya di semak-semak, terdakwa kemudian memanggil korban yang saat itu berjarak dua meter darinya. Menyuruh dengan nada membentak agar korban membuka celananya. Korban yang ketakutan, menuruti perkataan terdakwa dengan menurunkan celana yang dipakainya. Setelah itu terdakwa menyuruh korban terlentang di atas rumput dan mencabulinya.(ias)

Inilah Contoh Spirit Indonesia Incorporated

0
Pelabuhan Labuan Bajo. Kemenhub akan membangun pelabuhan khusus pariwisata di Labuan Bajo yang memungkinkan kapal layar (yacht) maupun kapal pesiar berlabuh. Foto: kemenpar/FB

Kementerian Luar Negeri RI pada 16-22 April  menggelar kunjungan dalam rangka Diklat Sesparlu di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT). Lokasi yang dikunjungi adalah destinasi Labuan Bajo dan sekitarnya.

“Destinasi yang dituju adalah Padar, Komodo, Manta Point, Heritage Walk Kampung Ujung, Edukasi Budidaya Mutiara di Pulau Pungu, Kampung Nelayan Papagarang, Pulau Kanawa, Sunset Kalong Rinca, Liang Ndara, Amelia Sea View,” ujar Shana Fatina, person in charge Labuan Bajo dari Pokja Destinasi Prioriras Kementerian Pariwisata (Kemenpar).

Para diplomat itu tak hanya  berkunjung dan melihat-lihat. Sebab, ada aktivitas lainnya.

“Aktivitasnya meliputi clean up beach, forum pemuda, forum perempuan, forum budaya,” sebutnya.

Yang lebih istimewa, kegiatan itu tidak hanya diikuti diplomat senior Indonesia. Ada pula delapan diplomat asing dari Australia, China, Myanmar, Fiji, Laos, Cambodia dan Papua New Guinea yang andil.

Shana -panggilan Shafa- menambahkan, kegiatan itu diharapkan menjadikan para diplomat memiliki pengetahuan yang cukup  tentang destinasi-destinasi wisata, khususnya di wilayah Indonesia timur. Bahkan, Kemlu mencanangkan tanda pagar (tagar) atau hashtag khusus pada kegiatan itu, takni #sesparlugoestobajo #wonderfulindonesia #pesonaindonesia.

“Jadi setiap peserta wajib untuk mengunggah kegiatan dalam bentuk vlog, foto, dan kicauan di Twitter,” ujar Shana tentang kegiatan yang didukung Kemenpar itu.

Kemenpar juga sudah berencana memajang Labuan Bajo di ajang  Malaysia International Dive Expo (MIDE) pada 12-14 Mei mendatang di PWTC Kuala Lumpur, Malaysia. Selama ini, MIDE dikenal sebagai pameran wisata minat khusus selam terbesar di Malaysia.

Karenanya, Kemenpar akan mengirimkan sales mission ke MIDE 2017 untuk mempromosikan wisata selam bawah laut dan komodo. “Singapura dan Malaysia merupakan penyumbang diver visitor terbanyak ke Indonesia untuk negara ASEAN,” sebutnya.

Lebih lanjut Shana mengatakan, Labuan Bajo memang terus berupaya berbenah dari sisi sumber daya manusia (SDM) maupun sarana dan prasarana. Dari sisi SDM, usulan untuk mendirikan Akademi Komunitas Pariwisata di Kabupaten Manggarai Barat telah mendapat lampu hijau dari Kementerian Riset dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti).

“Yakni untuk tingkat diplomas satu dan diploma dua. Sedangkan kurukulum dan dosen vokasinya dari kalangan industri melalui proses RPL (rekognisi pembelajaran lampau, red),” tuturnya.

Sedangkan untuk mengebut aksesibilitas, sedang ada proses percepatan pengalihan pengelolaan Bandara Komodo ke PT Angkasa Pura I. “Ada juga pendekatan ke airlines internasional untuk masuk Labuan Bajo, yaitu dari Garuda dan Air Asia,” sebutnya.

Sedangkan untuk akses laut, rencananya akan ada relokasi pelabuhan peti kemas di Kampung Tengah. Nantinya, area bekas pelabuhan peti kemas akan menjadi Kawasan Pelabuhan Pariwisata Terpadu di bawah koordinasi PT ASDP.

“Selanjutnya,  Kemenhub dan Pelindo III membentuk tim untuk mencari lokasi relokasi pelabuhan peti kemas, karena lokasi baru tidak memungkinkan,” sambung Shana.

Adapun untuk akses darat, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) pada 2016 telah menyelesaikan pembangunan Jalan Labuan Bajo-Terang Kedindi tahap I, II, III, IV dan V. “Saat ini ada persiapan Jalan Utara Terang-Kedindi lanjutan di 2017,” katanya.

Lantas, bagaimana soal amenitas? Labuan Bajo juga terus berupaya menambah ketersediaan kamar bagi wisatawan. “Data pengajuan homestay Labuan Bajo Flores terakhir berjumlah 315 unit kamar, meliputi homestay renovasi kamar dan pembangunan vila baru,” pungkasnya.

Menpar Arief Yahya memang meminta para diplomat di manapun berada, di KBRI, KJRI maupun perwakilan RI organisasi dunia, untuk mempromosikan Wonderful Indonesia. Juga meminta mereka mencarikan investor untuk menanamkan modal di sektor pariwisata Indonesia. “Para diplomat itu adalah ujung tombak di mancanegara. Kami sangat terbantu dalam promosi pariwisata dan investasi,” kata Arief Yahya.

Karena itu, ketika Kementerian Luar Negeri RI pada 16-22 April menggelar kunjungan dalam rangka Diklat Sesparlu di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT), Menpar Arief pun merasa senang. Spirit Indonesia Incorporated menyebar ke semua lini Kabinet Kerja Presiden Joko Widodo. (*)

Satu Orang Penyelam Hilang

0

batampos.co.id – Kanit Reskrim Polsek Singkep Barat Iptu Asian Wirga membenarkan adanya kecelakaan kerja yang menewaskan satu orang penyelam saat melakukan survei lokasi pengangkatan tongkang di perairan Pulau Serak, Desa Marok Tua, Kecamatan Singkep Barat, Sabtu (15/4) sekitar pukul 14.00 WIB.

“Korban bernama Efri Agum, 20, warga Tanjungbalaikarimun. Sudah tiga hari pihak kepolisian mencari korban,” ujar Asian kepada Batam Pos, Senin (17/4) pagi.

Kejadian bermula saat sejumlah pekerja sedang melakukan penyelaman untuk mengecek kapal tongkang. Namun setelah melakukan penyelaman, Efri Agum tidak kembali ke atas permukaan laut, selanjutnya teman penyelam lainnya mencari keberadaan Efri dan tidak berhasil ditemukan.

Menurut salah seorang warga sekitar yang dimintai keterangan mengatakan, kejadian hilangnya salah seorang penyelam pada hari ketujuh. Saat itu, pekerja sedang berusaha untuk mengangkat tongkang dari dasar laut berkedalaman 20 meter. Salah seorang pekerja telah naik ke atas laut namun Efri tidak kunjung muncul.

Hingga saat ini, kepolisian dan AL masih di lokasi kejadian untuk melakukan penyisiran mencari korban.

Ditempat berbeda, menurut salah seorang pekerja di CV Sarana Bahari Sugito mengaku hanya sebagai perusahaan agen pelayaran yang membantu terkait pengurusan izin pelayaran. Selebihnya, kami tidak mengetahui terkait pekerjaan yang dilakukan di lokasi tersebut.

“Kami hanya membantu izin olah gerak kapal saja,” ujar Sugito.

Namun lebih lanjut, Sugito menyarankan untuk langsung meminta keterangan kepada pimpinan perusahaan tempat dia bekerja. Namun hingga saat ini Karyadi tidak dapat dikonfirmasi.

Sementara itu, pihak kepolisian mendapat laporan terkait pekerjaan penyelaman tersebut hanya sebatas pengecekan lokasi tongkang yang tenggelam. Namun di lokasi kejadian, sejumlah penyelam atau pekerja sudah melakukan pengangkutan terhadap tongkang tersebut. (wsa)

Sriwijaya Minati Rute China – Indonesia, Termasuk ke Bintan

0

Kemenpar terus menggoda turis asal China untuk datang ke Indonesia. Untuk mereka bisa datang tentu harus ada konekvitas. Program air connectivity ini dimaksudkan untuk mendukung target pariwisata 15 juta hingga 2017 dan 20 juta pada 2019 mendatang.

Untuk itu Menpar Arief Yahya meminta Maskapai Penerbangan Sriwijaya Air mengembangkan direct flight dari China.

“Dan harus menuju regular flight, tidak lagi chartered flight,” kata Menpar Arief Yahya.

“Wisman China yang menggunakan Sriwijaya kurang terdeteksi, karena kebanyakan menggunakan chartered flight. Wisatawan China mempunyai pangsa pasar yang sangat tebal, dan China adalah pasar utama Indonesia, selain Singapore, Malaysia, Australia, dan Jepang. China dari secundary city, itu masih sangat besar size, sustainable dan spread,” ujar Menpar Arief Yahya, seusai berkunjung ke Kantor Sriwijaya, Tangerang, Senin (17/4).

Menpar menjelaskan, dari delapan direct flight yang dimiliki Sriwijaya dari China, tiga flight sudah full reguler.

“Nanti mohon rekan-rekan dari Kementerian Perhubungan dan dari Angkasa Pura II dan Angkasa Pura I yang di Bali, lima flight ini sudah terbang, tetapi statusnya masih charter. Status dari charter semoga nanti bisa diubah ke schedule sehingga ada delapan direct flight reguler dari Sriwijaya,” ujarnya.

Menpar Arief Yahya memaparkan, jika target nasional setiap airlines harus memiliki pertumbuhan atau growth sekitar 25%, ini sama seperti target pertumbuhan wisman Indonesia tahun ini.

“Target kita dari 12 juta wisman menjadi 15 juta di tahun ini, itu presentasinya growth-nya juga25%. Total armada di Sriwijaya itu mencapai 52 dan akan tambah 13 armada di tahun ini. Jika dari sisi banyaknya maskapai, Sriwijaya sudah memenuhi meskipun yang 13 itu Narrow body dan saya berharap Sriwijaya bisa membantu target wisman yang ditetapkan pemerintah,” papar Arief Yahya.

Commercial Director Sriwijaya Air, Toto Nursatyo mengatakan, Sriwijaya siap menggarap wisatawan dari China tidak hanya menuju Bali dan Lombok saja. Tetapi juga sedang menggarap tujuan Bintan, Belitung dan Danau Toba.

“Bintan sedang kita garap, tetapi di Bintan sendiri sedang ada masalah mengenai aksebilitas, bandaranya masih belum maksimal. Lalu ada destinasi Belitung, bandara di Belitung baru saja dibuka untuk internasional. Setelah itu ada Danau Toba,” ungkap Toto yang dipercaya Chandra Lee, CEO Sriwijaya Air.

Toto menambahkan, Danau Toba sangat ‘seksi’ bagi wisatawan asal China, meski insfrastruktur bandara masih belum memadai pesawat besar.

“Di Bandara Silangit, saat ini hanya bisa dilandasi pesawat kecil saja belum bisa menggunakan pesawat kami dengan tipe 738. Selain itu, Tarakan yang akan digarap. Meski Tarakan di-enanged sebagai side trip dari Kinabalu Malaysia, tetapi tidak apa kita optimis lama-lama akan menjadi destinasi utama,” ujar Toto.

Tidak hanya itu, Manado juga akan dimaksimalkan, kota yang sudah diterbangi Sriwjaya ini cukup sukses mendatangkan wisatawan China kesana. “Berikutnya Ternate yang sangat diminati karena terdapat Morotai dan sekelilingnya. Seperti diketahui market China memang sangat suka dengan pantai,” tambah Toto.

Tahun ini, tambah Toto, Sriwjaya akan menambah sebanyak 13 pesawat, di dalamnya juga terdapat pesawat berjenis Wide Body. “Kita menargetkan jumlah penumpang tahun ini naik 12% dari 7%. Tahun 2017 Kita berharap bisa membawa Wisman sebanyak 1 juta, tahun lalu sebanyak 530 ribu wisman. Saya yakin itu bisa karena pasarnya ada,” jelas Toto.

Sriwijaya optimistis program 8 destinasi direct flight dari China bisa berjalan. Diharapkan tahun ini sudah berjalan, mrski tahap awal harus menggunakan charter dulu. “Tetapi penerbangan ke Solo, Tanjung Pandan, dan Bintan kita sudah dapat kontraknya untuk kita kembangkan,” pungkas Toto. (*)

Hatta Rajasa Terkesan dengan Menu RM Mahkota Bundo

0
Mantan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian era SBY, Hatta Rajasa saat menikmati menu di RM Mahkota Bundo. F Yusuf/batampos.

batampos.co.id – Mantan Menteri Keuangan dan mantan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian era SBY, Hatta Rajasa begitu terkesan dengan menu yang dihidangkan kepadanya saat berkunjung ke RM Mahkota Bundo yang baru dibuka beberapa waktu lalu. Di antara rombongan Hatta, juga hadir mantan Menteri Negara Riset dan Teknologi Kusmayanto Kadiman dan mantan Kepala Badan Pengusahaan Batam Mustofa Widjaja, yang tergabung dalam Tim Fortuga Golf ITB seusai mengikuti event golf di Batam.

Tidak hanya masakan Padang yang disajikan, menu seafood juga ditawarkan. Dari gonggong rebus, sop ikan, kakap asam pedas, cumi goreng tepung, dan lainnya. Kata Hilda, Hatta dan rombongannya makan dengan lahap. Sampai-sampai Hatta mencari tukang masaknya karena penasaran. “Pak Hatta itu penasaran sama tukang masaknya, menurut dia masakannya beda dengan yang lain,” ungkap Hilda kemarin.

Hilda pun memanggil Uni, sang koki. Uni mengaku grogi ketika menghadap petinggi Partai Amanat Nasional itu. “Kamu tahu ya, kalau saya suka jengkol, sampai saya susah berdiri (karena gara-gara jengkol sambalado tanak, nafsu makannya menjadi kuat),” tutur Uni meniru ucapan Hatta.

Belum sempat menjawab, Hatta kembali melontarkan tanya apakah rahasianya, kok sambal hijaunya enak sekali. “Grogi iya, tapi saya senang karena pak Hatta suka masakanku,” ungkap Uni.

Kata Uni, rahasia sambal hijaunya terletak pada teknik penggilingannya. Ketika cabai hijau, bawang merah, bawang putih, garam dicampur harus ditumbuk dengan benar. Begitu pula ketika dimasukkan ikan asin, terong dan petainya.

Sebelum meninggalkan Mahkota Bundo, Hatta berpesan kepada Uni, “nanti kalau saya ke sini lagi, jangan ganti rasa masakannya ya,” pesan Hatta. Uni mengangguk dan tersenyum puas.

Lahan Parkir Luas dan Punya Meeting Room

Terletak di ujung atau hook, RM Mahkota Bundo yang berlokasi di Komplek Rumah Toko Mahkota Niaga Blok B nomor 15-16 Jalan Raja Isa, Batamkota. punya lahan parkir yang luas di samping kiri dan depan. Di samping kiri, kira-kira muat untuk enam bus besar, sedangkan di bagian depan bisa muat belasan mobil.

“Tamu-tamu dari travel senang makan ke sini karena parkirnya luas, busnya gak repot untuk mencari parkir,” kata Hilda Dewiza.

Minggu sore, ruang VIP RM Mahkota Bundo di-booking kumpulan arisan ibu-ibu Orchid dan Arisan Diamond. Selain menjaga silaturrahmi, mereka juga ingin menikmati menu istimewa Mahkota Bundo.

Effy Radayani, 50, salah satu peserta arisan mengaku masakannya enak. “Semuanya dan rasanya nendang,” ucapnya.

Dari puluhan menu yang disajikan, Effy mencicipi beberapa menu, di antaranya rendang, gulai cincang, dendeng, dan ayam goreng.

Hilda mengatakan ruang VIP selain bisa untuk rapat, bisa juga untuk presentasi. Perempuan berhijab ini menyatakan dengan total karyawan 14 orang, yang terdiri dari palung, pramusaji dan tukang masak, pihaknya akan melayani dengan maksimal kepada setiap pelanggannya, mulai pukul 10.00 sampai 21.00 WIB. “O ya, kami juga terima orderan nasi kotak ya,” pungkasnya. (ryh)

Novianto Berpeluang Jadi Kepala Biro

0

batampos.co.id – Kepala Bidang di Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah, Novianto berpeluang untuk duduk jabatan sebagai Kepala Biro Humas, Protokol dan Penghubung menggantikan Nilwan. Lantaran keluarnya rekomendasi Komisi Aparatus Sipil Negara (KASN) beberapa waktu lalu.

Berdasarkan hasil seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) Pemprov Kepri beberapa waktu lalu yang disampaikan Panitia Seleksi (Pansel) ada sistem penilaian yang salah. Menurut Rekomendasi KASN, untuk posisi Jabatan Kepala Biro Humas, Protokol dan Penghubung berdasarkan nilai ril untuk posisi teratas adalah Novianto dengan nilai 86,3.

Posisi kedua ditempati Inov Hendra Kurniawan dengan nilai 84,2. Sedangkan Herry Adrianto pada kedudukan ketiga dengan nilai 77.5. Sementara Nilwan tidak masuk dalam posisi tiga besar. Akan tetapi lewat keputusan Pansel JPTP Kepri, Nilwan nangkring di posisi teratas dengan nilai 87,1. Ditempat kedua adalah Novianto 86,3. Sedangkan Inov Hendra Kurniawan dengan nilai 84,2.

Hasil yang sama juga dipersoalkan oleh KASN adalah untuk bidang Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Kesehatan Hewan. Karena Ahmad Izhar tidak masuk dalam kategori tiga besar berdasarkan nilai ril yang didapat KASN. Terkait persoalan ini, Anggota Komisi I DPRD Kepri, Ruslan Kasbulatov mendesak Gubernur Kepri, Nurdin Basirun untuk segera bertindak.

“Ini merupakan kesalahan fatal yang dibuat Pansel JPTP Kepri. Rekomendasi KASN telah mencoreng tentunya, boleh dikatakan proses yang dibuat hanya formalitas saja,” ujar politisi PDI Perjuangan tersebut.

Belum lama ini, Ketua Pansel JPTP Kepri, Arif Fadillah yang merupakan Sekda Kepri mengatakan, terkait persoalan ini Gubernur merupakan Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK). Sehingga punya kewenangan untuk merotasi maupun promosi jabatan Eselon II, III dan IV di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov).

Arif yang merupakan Ketua Badan Pertimbangan Pangkat dan Jabatan (Baperjakat) Provinsi Kepri tersebut juga mengatakan, meskipun demikian tetap menerima masukan dari Baperjakat. Termasuk dari KASN. (jpg)

Pernikahan Dini di Kepri

0
Ilustrasi buku nikah

batampos.co.id – Data BKKBN Kepri tahun 2016 yang beberapa bulan lalu pernah dirilis oleh Kepala BKKBN Provinsi Kepri Uliantina Meity. Angka anak perempuan di bawah umur yang menikah dini pun mencegangkan. Mencapai 69.075 anak perempuan. Umurnya berkisar 10 tahun hingga di bawah 18 tahun.

Dari 69.075 anak perempuan yang menikah dini di Kepri, kejadian terbanyak secara berurutan ialah

  • Kabupaten Bintan 10.012 anak perempuan.
  • Kota Tanjungpinang dengan 8.204 anak.
  • Kabupaten Lingga 5.078 anak,
  • Kabupaten Natuna 4.756 anak,
  • Kabupaten Anambas 3.605 anak,
  • Kota Batam 2.814 anak,
  • Kabupaten Karimun 928 anak.

Sedangkan untuk anak laki-laki yang menikah dini di Kepri selama 2016 tercatat ada 18.574 anak. Secara berurutan ialah

  • Kota Batam dengan 7.659 orang.
  • Kabupaten Bintan 2.676 anak,
  • Kabupaten Karimun 2.459 anak,
  • Kota Tanjungpinang 2.075 anak,
  • Kabupaten Lingga 1.357 anak,
  • Kabupaten Natuna sebanyak 1.341 anak,
  • Kabupaten Anambas 1.008 anak.

Dibandingkan tahun 2015, anak menikah di usia dini 2016 sebenarnya sedikit berkurang. Tahun 2015 ada 131.826 orang menikah muda.

Rinciannya, pria 27.700 orang dan perempuan 104.126 orang.

Namun angka 2015 ini masih tercampur yang menikah usia 18-21 tahun dengan data anak yang menikah di bawah 18 tahun. Sebab, semua masuk dalam kategori Usia Kawin Pertama (UKP) kecil di bawah usia 21 tahun.

“Memang kebanyakan anak perempuan menikah dini itu karena hamil duluan. Begitupun anak laki-laki pasangannya hamil duluan,” ungkapnya.

Syaifuddin menyebut era globalisasi dimana arus informasi media hiburan tak terbendung berpengaruh besar terhadap pemikiran remaja. Apalagi saat ini beragam informasi dan hiburan bisa dinikmati anak-anak dari genggaman tangannya. Dari smartphone yang dibelikan orangtua mereka.

Ironisnya, banyak orangtua yang abai mendidik moralitas anaknya sehingga si anak terbiarkan terjerumus ke pergaulan bebas.

“Harusnya mereka dampingi dan berikan penjelasan anak-anak mereka mana yang boleh ditonton dan mana yang tidak,” terangnya.

Tak hanya itu, ada juga yang terpaksa dinikahkan karena faktor pelecehan seksual. Orangtuanya si anak tak ingin aib itu terungkap sehingga memilih menikahkan si anak baik dengan orang yang melakukan tindakan pelecehan seksual (umumnya suka-sama suka, red), maupun dengan orang lain untuk menutupi aib.

Namun ada juga yang seperti kisah “Datuk Maringgih”. Si anak perempuan dinikahkan dini dengan orang yang berada meski beda usia, namun jumlahnya tidak banyak.

“Kultur kita sangat berpengaruh dalam hal ini himpitan ekonomi. Banyak orangtua beranggapan anak perempuan adalah beban dalam keluarga. Setelah dinikahkan, diharapkan dapat mengurangi beban tersebut,” ungkapnya.

Syaifuddin menjelaskan, secara fisik maupun psikologis pasangan yang menikah dini belum siap. Akibatnya, paling berat dialami oleh remaja putri. Mulai dari resiko melahirkan di usia muda yang berpotensi merenggut nyawa mereka, hingga resiko perceraian karena belum siap secara mental dan ekonomi.

Menyikapi banyaknya anak di bawah umur yang menikah dini, BKKBN Propvinsi Kepri sudah melakukan berbagai upaya. Antara lain menyiapkan berbagai program untuk mengurangi angka pernikahan dini tersebut.

“Kami terapkan upaya pra dan pasca nikah dini. Kenapa harus ada upaya pasca nikah dini, agar mengurangi angka perceraian dan dampak 4T yang sebabkan kematian ibu saat melahirkan,” katanya.

Apa itu 4T? 4T singkatan dari terlalu dekat jarak anak satu dengan anak lain, terlalu sering melahirkan, terlalu tua, dan terlalu muda.

BKKBN Kepri telah menggalakkan pebinaan keluarga remaja. Sebab kalangan remajalah penyumpang pernikahan terbesar di wilayah Kepri. Bagi keluarga baru yang melangsungkan pernikahan, wajib mengikuti program KB yang mencanangkan dua anak cukup. Sebab melalui program tersebut kehidupan dalam bekeluarga bisa tertata dan terencana dengan baik serta kesejahteraannya lebih terjamin.

Upaya mengurangi remaja yang menikah dini, BKKBN Kepri juga menggalakkan program Generasi Berencana (GenRe) yakni generasi yang mampu merencanakan masa depan dengan lebih baik dan sehat.

“Mengapa GenRe ini penting, karena dengan menjadi GenRe, remaja mampu menghindari seks pra nikah, mencegah pernikahan dini, dan menjauhi narkoba, disamping itu juga memiliki bekal kecakapan hidup,” jelasnya.

Selanjutnya adalah program Tri Bina, yakni bina balita, bina lansia dan bina remaja yang bertujuan untuk memberi ketahanan dari dalam internal keluarga itu sendiri.

“Nah, kami prioritaskan program Bina Keluarga Remaja. Untuk mengurangi resiko terpaparnya pergaulan bebas dan pelecehan seksual,” ujarnya.

Syaifuddin kembali menceritakan, Belia memahami kehidupan dia dan suami bukanlah contoh gagal dari kasus pernikahan dini. Namun, situasi itu jarang dialami keluarga pernikahan dini lain.

Saat seorang perempuan menikah dini, awalnya harapan keluarga adalah menyelesaikan tanggungjawab dan menyerahkan kepada suami. Namun, rata-rata suami yang menikah dini juga berusia muda yang belum mapan secara ekonomi.

Banyak kasus mengenai pernikahan yang disebabkan hamil di luar nikah, keluargalah yang punya peran penting.

“BKKBN akan mendukung pemenuhan informasi bagi keluarga dan remaja untuk pencegahan, tapi tetap saja tergantung pada lingkungan terdekat remaja tersebut,” pungkasnya. (cr18)

Bisnis Properti Membaik, Pameran 11 Hari, REI Bukukan Transaksi Rp 75 Miliar

0
Pameran property di antrium Mega Mall, Rabu (5/4). F Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Real Estate Indonesia (REI) Khusus Batam berhasil membukukan transaksi sebesar Rp 75.633.248.000 selama 11 hari pameran di Mega Mall Batam. Angka tersebut Rp 5 miliar lebih tinggi dari target yang dipasang panitia.

Ketua DPD REI Khusus Batam, Achyar Arfan, mengatakan capaian tersebut sekaligus menandai bangkitnya bisnis properti di Batam. Menurut dia, memasuki triwulan kedua 2017, sektor properti terus mengalami perbaikan.

“Walaupun ekonomi kurang baik, tapi penjualan kali ini lebih bagus dari bulan Oktober tahun lalu,” kata Achyar usai penutupan REI Expo 2017 di Mega Mall Batam, Minggu (16/4).

Namun Achyar mengatakan, para pengembang anggota REI Khusus Batam tidak hanya fokus pada pembangunan permukiman untuk mengejar keuntungan. Akan tetapi, pihaknya tetap memperhatikan tata ruang dengan membangun fasilitas umum (fasus) dan fasilitas sosial (fasos).

Dia mengklaim, para developer anggota REI Khusus Batam juga sangat peduli dengan penyediaan drainase yang memadai di kawasan permukiman yang dibangun. Sebab selama ini pengembang sering menjadi kambing hitam jika terjadi banjir di perumahan.

“Kami sering disentil wali kota Batam. Padahal tidak semua pengembang itu anggota REI. Proyek anggota REI lebih baik,” katanya.

Ketua Panitia REI Expo 2017, Lina, mengatakan dalam pameran yang dibuka pada Rabu (5/4) itu, PT Cipta Group membukukan penjualan terbanyak dari segi unit rumah. Yakni 37 unit.

“Sedangkan untuk transaksi terbanyak dicapai pengembang Agung Podomoro Land, yakni sebanyak Rp 23,5 miliar,” ujar Lina, kemarin.

Dia menjelaskan, selama 11 digelar pameran tersebut menyedot 2.178 pengunjung. Selain diikuti 14 pengembang sebagai peserta, pameran tersebut juga melibatkan empat industri pendukung sektor properti, seperti Tunas Interior, Telkom, Mowlex, dan Mortar Utama.

Senada dengan Achyar, Lina menyebut tingginya angka penjualan dalam pameran tersebut membuktikan jika bisnis sektor properti di Batam kembali bergairah.

“Kita berharap masyarakat tidak takut untuk membeli rumah, walaupun ekonomi lesu,” terangnya.

Sementara Kepala Dinas Permukiman dan Perumahan Rakyat Pemko Batam, Herman Rozie, berharap pameran perumahan seperti ini akan membuka akses masyarakat dalam mencari kebutuhan hunian. Sementara dari sisi pengembang, dia berharap agar ada komitmen dalam menyediakan permukiman yang layak dan nyaman.

“Menyediakan hunian yang layak adalah tanggung jawab pemerintah. Tapi tentu kita harus bekerja sama dengan swasta,” kata dia.

Rozie menambahkan, melalui kebijakan pusat, Pemko Batam juga terus menyediakan rumah murah untuk masyarakat kurang mampu. Namun lagi-lagi dia berharap ada dukungan dari para pengembang, khususnya anggota REI Batam.

Terkait perizinan, dia mengaku Pemko Batam akan selalu mempermudah urusan izin, khususnya izin mendirikan bangunan (IMB). Sebab jika bisnis sektor properti membaik, dia yakin sektor lainnya akan ikut terkerek.

“Kita bersyukur transaksi jual beli properti terus naik,” katanya. (lenni)

Gurun Pasir Busung, Destinasi Wisata Baru

0
Sejumlah warga mengunjungi Gurun Pasir bekas Tambang pasir di Desa Busung Kecamatan Sri Kuala Lobam, Bintan, Minggu (16/4). F.Yusnadi/Batam Pos

batampos.co.id – Cuaca panas tidak menghalangi sejumlah warga berekreasi dan menikmati hari libur dengan mengunjungi lokasi bekas tambang pasir di kawasan Desa busung Kecamatan Sri Kuala Lobam Bintan, Minggu (16/4).

Kawasan yang kini disebut sebagai wisata gurun pasir Busung tersebut menjadi salah satu destinasi wisata bagi warga di Bintan dan Tanjungpinang. Seperti yang dilakukan Dedi, ia rela menyewa kendaraan untuk memboyong keluarga besarnya dari Tanjungpinang menuju kawasan tersebut.

“Penasaran aja, keluarga pun pengen lihat gurun pasir yang ramai dibicarakan orang ini,” kata Dedi.

Tidak hanya itu, ia pun menyempatkan diri bersama keluarga mengabadikan gurun pasir yang mirip dengan gurun sahara tersebut dengan berswafoto. “Pemandangannya sangat indah dan cantik, mirip gurun pasir betulan, jadi cocok untuk foto-foto di sini (Gurun Pasir, red),” ujarnya.

Kawasan yang dikelola Badan Usahan Milik Desa (BUMDes) ini, tentunya bisa menguntungkan warga sekitar dengan berjualan di sekitar gurun pasir tersebut sehingga bisa meningkatkan perekonomian warga setempat. “Yang jualan masih sedikit, jadi ke depannya pengelola bisa menyediakan tempat untuk warga sekitar yang ingin berjualan,” kata Dedi.

Mahidin, salah seorang warga setempat yang juga pengelola parkir mengatakan, sejak delapan bulan terakhir khusunya setiap hari libur, bekas tambang pasir yang pernah beroperasi tahun 90an ini memang ramai dikunjungi warga.

“Kalau hari libur, khususnya hari Sabtu dan Minggu, dari pagi hari sudah ramai, banyak yang datang dari Tanjungpinang,” katanya.

Mahidin berharap dengan adanya wisata gurun pasir, dapat memajukan pariwisata di Bintan dan meningkatkan pendapatan masyarakat setempat yang membuka usaha di kawasan tersebut. “Kami berharap wisatawan luar daerah bisa mengunjungi gurun pasir ini sebagai tujuan wisata,” pungkasnya. (odi)