Rabu, 3 Juni 2026
Beranda blog Halaman 137

BP Batam Beri Kesempatan Kerja kepada Alex di Ditpam, Ariastuty sebut Bentuk Kepedulian

0
Ariastuty. F. Istimewa

batampos – Badan Pengusahaan (BP) Batam membenarkan perekrutan Alex, warga yang sempat viral dalam polemik penertiban aktivitas pengambilan pasir ilegal di kawasan sekitar Bandara Hang Nadim, sebagai tenaga outsourcing di Direktorat Pengamanan (Ditpam) BP Batam.

Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, mengatakan langkah tersebut merupakan bentuk kepedulian dan bantuan kepada warga yang kehilangan pekerjaan usai viralnya peristiwa tersebut.

Ariastuty menjelaskan, Alex diketahui sebelumnya sudah tidak lagi bekerja sebagai petugas keamanan di salah satu kawasan perumahan di Batam. Setelah mendapat informasi itu, BP Batam kemudian melakukan pengecekan dan memutuskan untuk membantu dengan memberikan kesempatan kerja di lingkungan Ditpam BP Batam.

“Memang Alex ini informasinya sudah tidak bekerja lagi sebagai sekuriti. Kemarin juga dari Dinas Sosial sudah membantu, dan sekarang kami pekerjakan di Direktorat Pengamanan sebagai pegawai outsourcing,” ujar Ariastuty, Kamis (7/5).

Ia mengatakan, proses administrasi Alex saat ini sedang berjalan dan yang bersangkutan sudah datang ke Markas Komando Ditpam BP Batam untuk pengurusan awal.

“Hari ini sudah mulai proses pengurusannya, Alex juga sudah datang ke Mako Ditpam,” katanya.

Menurut Ariastuty, BP Batam terbuka membantu masyarakat yang membutuhkan pekerjaan, selama ada ruang dan kebutuhan di lingkungan kerja.

“Intinya kami membantu, kalau memang dibutuhkan dan bisa dibantu, tentu kita bantu,” ujarnya.

Sebelumnya, Alex menjadi sorotan setelah muncul dalam video inspeksi mendadak Wakil Wali Kota Batam sekaligus Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, saat menertibkan aktivitas pengambilan pasir ilegal di kawasan Kawasan Keselamatan Operasional Penerbangan (KKOP) Bandara Bandara Hang Nadim.

Video tersebut memicu polemik di tengah masyarakat setelah adanya pernyataan keras terkait warga pendatang yang bekerja di lokasi itu. Namun, dengan direkrutnya Alex ke Ditpam BP Batam, langkah tersebut dinilai menjadi bentuk tindak lanjut sekaligus pembinaan terhadap warga yang terdampak secara sosial dan ekonomi.(*)

Artikel BP Batam Beri Kesempatan Kerja kepada Alex di Ditpam, Ariastuty sebut Bentuk Kepedulian pertama kali tampil pada Metropolis.

Delapan Hari Hanyut di Laut, Dua Nelayan Batam Pulang dari Malaysia dengan Selamat

0
Nelayan foto bersama dengan petugas setelah dijemput dari perairan perbatasan Malaysia. F. Istimewa

batampos – Dua nelayan asal Pulau Pecong, Kota Batam, akhirnya kembali berkumpul dengan keluarga setelah sempat hanyut di laut selama delapan hari akibat kerusakan mesin pompong saat melaut.

Kedua nelayan tersebut ditemukan dan ditolong oleh nelayan Malaysia sebelum akhirnya dibawa ke Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Malaysia untuk proses penanganan lebih lanjut.

Proses penjemputan kedua nelayan dilakukan oleh Satuan Polisi Air (Polair) Polresta Barelang di wilayah perbatasan perairan Indonesia-Malaysia, Kamis, (7/5).

Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Provinsi Kepulauan Riau, Distrawandi, mengapresiasi gerak cepat seluruh pihak yang terlibat dalam proses pemulangan nelayan tersebut.

Ia mengatakan, insiden bermula ketika kedua nelayan itu pergi memancing dari Pulau Pecong. Namun di tengah perjalanan, mesin pompong yang mereka gunakan mengalami kerusakan hingga membuat mereka hanyut terbawa arus sampai masuk ke wilayah perairan Malaysia.

“Alhamdulillah mereka ditemukan nelayan Malaysia dan diamankan. Kemudian dibawa ke KJRI Malaysia sebelum dijemput oleh Polair Polresta Barelang di perbatasan,” kata Distrawandi.

Distrawandi bersama Wakil Ketua HNSI Kepri, Jeki, turut mendampingi proses kepulangan kedua nelayan tersebut dan memastikan kondisi mereka dalam keadaan sehat.

Ia menyebut, sekitar pukul 13.30 WIB kedua nelayan tiba dan langsung menjalani pendataan singkat sebelum dipulangkan ke keluarga masing-masing.“Alhamdulillah saya cek langsung kondisi fisik mereka, keduanya sehat walafiat. Yang paling penting, mereka juga pulang bersama alat tangkap dan pompongnya,” ujarnya.

Atas kejadian tersebut, HNSI Kepri menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Kepri, Dinas Kelautan dan Perikanan, Polda Kepri, Polresta Barelang, khususnya Polair Polresta Barelang yang telah membantu proses penjemputan hingga nelayan bisa kembali dengan selamat.

Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada KSOP serta Cabang Dinas Kelautan dan Perikanan Batam yang ikut mendukung proses koordinasi.

Distrawandi mengatakan, wilayah perbatasan memang memiliki risiko tinggi bagi nelayan, terutama ketika menghadapi cuaca buruk atau gangguan teknis saat melaut.

Namun, hubungan baik antara pemerintah Indonesia dan Malaysia, termasuk dukungan KJRI, dinilai menjadi faktor penting dalam mempercepat proses penyelamatan dan pemulangan nelayan.

“Ini menjadi bukti bahwa kerja sama lintas negara di wilayah perbatasan sangat penting untuk keselamatan nelayan kita. Kami sangat mengapresiasi dan berharap kerja sama seperti ini terus berjalan ke depannya,” katanya.

Saat ini, kedua nelayan tersebut telah kembali ke rumah masing-masing dan berkumpul bersama keluarga setelah melewati situasi yang cukup menegangkan di tengah laut.(*)

Artikel Delapan Hari Hanyut di Laut, Dua Nelayan Batam Pulang dari Malaysia dengan Selamat pertama kali tampil pada Metropolis.

Polisi Amankan Enam Motor Hasil Curian, Maling Incar Kelalaian Pemilik

0
Sepeda motor hasil pencurian yang diamankan Satreskrim Polresta Tanjungpinang dalam pengungkapan kasus curanmor. F. Mohamad Ismail/Batam Pos.

batampos – Kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di Kota Tanjungpinang kembali menjadi perhatian. Polisi meminta masyarakat lebih waspada dan tidak meninggalkan kunci kontak di sepeda motor saat diparkir.

Imbauan itu disampaikan setelah Satreskrim Polresta Tanjungpinang mengamankan enam unit sepeda motor hasil curian dari tangan pelaku berinisial ST.

Kasatreskrim Polresta Tanjungpinang, Wamilik Mabel, mengatakan sebagian besar aksi pencurian terjadi akibat kelalaian pemilik kendaraan yang meninggalkan kunci masih menempel di motor.

“Jadi kita minta warga Tanjungpinang tidak lagi meninggalkan kunci di motornya karena memberi kesempatan kepada pelaku,” ujar Wamilik, Kamis (7/5).

Menurut dia, pelaku menjalankan aksinya seorang diri dengan cara berkeliling mencari kendaraan yang kunci kontaknya masih terpasang.

Setelah menemukan target, pelaku langsung membawa kabur motor korban dan menyembunyikannya di sebuah rumah kosong di wilayah Tanjungpinang.

“Dari hasil pemeriksaan, pelaku berencana mengirim dan menjual motor hasil curian itu ke daerah kepulauan, salah satunya Kabupaten Lingga,” katanya.

Polisi kini masih melakukan pengembangan untuk menelusuri kemungkinan adanya jaringan penadah dalam kasus tersebut.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 476 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP dengan ancaman hukuman penjara maksimal lima tahun dan denda hingga Rp500 juta.

Polisi juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dengan menggunakan kunci ganda dan memastikan kendaraan dalam kondisi aman saat ditinggalkan. (*)

Artikel Polisi Amankan Enam Motor Hasil Curian, Maling Incar Kelalaian Pemilik pertama kali tampil pada Kepri.

Polisi Amankan Enam Motor Hasil Curian, Maling Incar Kelalaian Pemilik

0
Sepeda motor hasil pencurian yang diamankan Satreskrim Polresta Tanjungpinang dalam pengungkapan kasus curanmor. F. Mohamad Ismail/Batam Pos.

batampos – Kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di Kota Tanjungpinang kembali menjadi perhatian. Polisi meminta masyarakat lebih waspada dan tidak meninggalkan kunci kontak di sepeda motor saat diparkir.

Imbauan itu disampaikan setelah Satreskrim Polresta Tanjungpinang mengamankan enam unit sepeda motor hasil curian dari tangan pelaku berinisial ST.

Kasatreskrim Polresta Tanjungpinang, Wamilik Mabel, mengatakan sebagian besar aksi pencurian terjadi akibat kelalaian pemilik kendaraan yang meninggalkan kunci masih menempel di motor.

“Jadi kita minta warga Tanjungpinang tidak lagi meninggalkan kunci di motornya karena memberi kesempatan kepada pelaku,” ujar Wamilik, Kamis (7/5).

Menurut dia, pelaku menjalankan aksinya seorang diri dengan cara berkeliling mencari kendaraan yang kunci kontaknya masih terpasang.

Setelah menemukan target, pelaku langsung membawa kabur motor korban dan menyembunyikannya di sebuah rumah kosong di wilayah Tanjungpinang.

“Dari hasil pemeriksaan, pelaku berencana mengirim dan menjual motor hasil curian itu ke daerah kepulauan, salah satunya Kabupaten Lingga,” katanya.

Polisi kini masih melakukan pengembangan untuk menelusuri kemungkinan adanya jaringan penadah dalam kasus tersebut.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 476 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP dengan ancaman hukuman penjara maksimal lima tahun dan denda hingga Rp500 juta.

Polisi juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dengan menggunakan kunci ganda dan memastikan kendaraan dalam kondisi aman saat ditinggalkan. (*)

Artikel Polisi Amankan Enam Motor Hasil Curian, Maling Incar Kelalaian Pemilik pertama kali tampil pada Kepri.

Koperasi Madrasah di Batam Naik Kelas, Disiapkan Tembus Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah

0
Kemenag Kota Batam gandeng dinas koperasi untuk pendampingan Koperasi Madrasah. F. Istimewa

batampos – Koperasi madrasah di Kota Batam kini tidak lagi hanya diarahkan untuk mengelola kantin atau toko alat tulis sekolah. Melalui pendampingan yang digelar Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Batam bersama Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Pemko Batam, koperasi madrasah didorong naik kelas menjadi pelaku usaha profesional yang mampu bersaing dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kemandirian ekonomi madrasah sekaligus membuka peluang usaha yang lebih luas bagi koperasi di lingkungan pendidikan.

Dalam kegiatan tersebut, pemateri Rinto Silitonga menjelaskan bahwa koperasi merupakan badan usaha yang memiliki dasar hukum kuat melalui Undang-Undang Nomor 25 Tahun 1992, dengan tujuan utama meningkatkan kesejahteraan anggota.

Menurutnya, koperasi madrasah memiliki potensi besar untuk berkembang apabila dikelola secara profesional dan mengikuti perkembangan sistem usaha modern.

“Selama ini koperasi identik dengan usaha kecil di lingkungan sekolah. Padahal, jika dikelola dengan baik, koperasi juga bisa masuk dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah,” ujarnya.

Ia menjelaskan, terdapat tiga sektor usaha yang dapat dikembangkan koperasi, yakni usaha utama, usaha pendukung, dan usaha tambahan. Ketiganya dinilai dapat menjadi pondasi dalam memperkuat ekonomi koperasi secara berkelanjutan.

Rinto juga menyoroti pentingnya legalitas usaha melalui Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI). Untuk pengelolaan kantin madrasah, koperasi dapat menggunakan KBLI 47212 tentang perdagangan eceran makanan. Sementara usaha penjualan alat tulis kantor (ATK) dapat menggunakan KBLI 47611 terkait perdagangan eceran alat tulis dan gambar.

Tak hanya itu, koperasi madrasah juga disebut memiliki peluang ikut dalam sistem pengadaan pemerintah melalui INAPROC yang terhubung dengan Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE).

Peluang tersebut terbuka terutama untuk paket pengadaan berskala kecil yang diprioritaskan bagi UMKM dan koperasi.
Meski demikian, Rinto menegaskan bahwa koperasi harus memenuhi sejumlah syarat administratif agar mampu bersaing, mulai dari kepemilikan Nomor Induk Berusaha (NIB), kesesuaian KBLI, hingga kesiapan dokumen dan manajemen usaha.

“Legalitas dan tata kelola menjadi kunci. Kalau koperasi ingin berkembang dan dipercaya, semua harus dipersiapkan dengan baik,” katanya.

Sementara itu, Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kemenag Kota Batam, Andika Setiawan, menyebut kegiatan ini sebagai langkah strategis dalam membangun kemandirian ekonomi madrasah di tengah perkembangan dunia usaha yang semakin kompetitif.

Ia berharap koperasi madrasah tidak hanya menjadi unit usaha internal sekolah, tetapi mampu bertransformasi menjadi badan usaha yang profesional, mandiri, dan kompetitif.

“Kami ingin koperasi madrasah memiliki daya saing, tidak hanya di lingkungan internal, tetapi juga mampu terlibat dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah dengan tetap mematuhi aturan yang berlaku,” ujarnya.

Melalui pendampingan ini, koperasi madrasah di Batam diharapkan mampu berkembang lebih modern dan adaptif, dari sekadar pengelola kantin sekolah menjadi pelaku usaha yang siap bersaing di tingkat yang lebih luas.(*)

Artikel Koperasi Madrasah di Batam Naik Kelas, Disiapkan Tembus Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah pertama kali tampil pada Metropolis.

Opel Perkenalkan Corsa GSE EV, Mobil Kencang Ramah Emisi

0
Tampilan Opel Corsa GSE terbaru yang resmi hadir sebagai hot hatch full listrik dengan tenaga 278 hp dan desain sporty khas mobil performa Eropa. Sumber: x.com/Opel.

batampos – Opel resmi menghidupkan kembali era hot hatch legendaris melalui peluncuran generasi terbaru GSE yang kini hadir sepenuhnya menggunakan tenaga listrik.

Model terbaru ini disebut sebagai Corsa paling bertenaga yang pernah diproduksi Opel. Mobil dibekali motor listrik bertenaga 278 hp dengan torsi 345 Nm yang disalurkan ke roda depan.

Performa mobil cukup mencuri perhatian. Opel mengklaim Corsa GSE mampu berakselerasi dari 0 hingga 100 km/jam hanya dalam waktu sekitar 5,5 detik.

Kehadiran model ini sekaligus menandai perubahan besar dunia hot hatch di Eropa yang mulai meninggalkan mesin bensin demi memenuhi regulasi emisi yang semakin ketat.

Meski beralih ke tenaga listrik, Opel tetap mempertahankan karakter sporty khas hot hatch melalui desain bodi kompak dan tampilan agresif.

Mobil mendapat sejumlah peningkatan performa seperti suspensi sport lebih rendah, diferensial limited-slip Torsen, rem performa Alcon empat piston, serta ban Michelin Pilot Sport 4S berukuran 18 inci untuk meningkatkan pengendalian.

Corsa GSE menggunakan baterai lithium-ion berkapasitas 51 kWh. Jarak tempuh mobil diperkirakan lebih baik dibanding Opel Mokka GSE karena bobotnya lebih ringan.

Meski demikian, bobot mobil tetap berada di kisaran 1.550 kilogram, angka yang tergolong besar untuk hatchback kompak.

Nuansa sporty juga terasa di bagian interior. Opel menyematkan jok dengan penyangga samping lebih tebal, aksen Alcantara, pedal aluminium, hingga jahitan kuning kontras pada kabin.

Mobil ini dijadwalkan tampil perdana dalam Paris Motor Show 2026 dan diperkirakan menjadi salah satu sorotan utama di segmen kendaraan performa listrik.

Sejumlah analis menilai tren hot hatch listrik akan semakin ramai dalam beberapa tahun mendatang. Beberapa produsen seperti Peugeot⁠, Alpine⁠, hingga Volkswagen⁠ juga mulai menyiapkan mobil performa tinggi berbasis EV sebagai penerus model sporty legendaris mereka. (*)

Artikel Opel Perkenalkan Corsa GSE EV, Mobil Kencang Ramah Emisi pertama kali tampil pada Lifestyle.

Mutasi Pejabat Polresta Barelang, Kapolresta Tekankan Profesionalisme dan Pelayanan Publik

0
Proses Sertijab pejabat utama dan Kapolsek di Polresta Barelang. Humas Polresta Barelang Untuk Batam Pos

batampos – Rotasi jabatan kembali bergulir di lingkungan Polresta Barelang. Kapolresta Barelang Kombes Pol Anggoro Wicaksono memimpin langsung upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) sejumlah pejabat utama dan kapolsek jajaran di Aula Wicaksana Laghawa lantai 2 Polresta Barelang, Kamis (7/5). Pergantian pejabat tersebut menjadi bagian dari penyegaran organisasi dan penguatan pelayanan kepolisian di wilayah hukum Kota Batam.

Kegiatan tersebut dihadiri Wakapolresta Barelang, pejabat utama Polresta Barelang, para kapolsek jajaran, personel Polresta Barelang, serta Bhayangkari Cabang Kota Barelang. Prosesi berlangsung khidmat dengan rangkaian pengambilan sumpah jabatan, penandatanganan berita acara sertijab, hingga penandatanganan pakta integritas oleh pejabat yang melaksanakan mutasi dan pelantikan.

Sertijab tersebut dilaksanakan berdasarkan Keputusan Kepala Kepolisian Daerah Kepulauan Riau Nomor: KEP/86/IV/2026 tanggal 22 April 2026 tentang pemberhentian dan pengangkatan jabatan di lingkungan Polda Kepri. Mutasi itu mencakup jabatan Kabagren Polresta Barelang, Kapolsek Bengkong, Kapolsek Bulang, hingga pelantikan Kapolsek Kawasan Bandara Hang Nadim Batam.

Dalam mutasi itu, jabatan Kabagren Polresta Barelang yang sebelumnya dijabat AKP Sasmintoro diserahterimakan kepada Kompol Indra Juniandi. Sementara jabatan Kapolsek Bengkong kini resmi dijabat AKP Tigor Dabariba menggantikan Iptu Yuli Endra. Adapun jabatan Kapolsek Bulang diserahterimakan dari Iptu Bobby Pratama kepada Ipda Jafri Aziz.

Selain itu, Polresta Barelang juga melantik Iptu Rifa Carolina sebagai Kapolsek Kawasan Bandara Hang Nadim Batam. Kehadiran kapolsek baru di kawasan objek vital tersebut diharapkan mampu memperkuat pengamanan serta meningkatkan pelayanan kepolisian di area bandara internasional yang menjadi pintu masuk utama Kota Batam.

Dalam amanatnya, Kombes Pol Anggoro Wicaksono menegaskan bahwa mutasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri sekaligus pembinaan karier personel. Menurutnya, rotasi dilakukan untuk meningkatkan kemampuan manajerial dan operasional anggota dalam menghadapi tantangan tugas kepolisian yang terus berkembang.
“Alih tugas dan mutasi jabatan adalah hal yang wajar dalam organisasi Polri sebagai bentuk penyegaran dan pengembangan karier personel,” ujarnya.

Kapolresta juga memberikan apresiasi kepada pejabat lama atas dedikasi dan pengabdian selama bertugas di Polresta Barelang. Ucapan terima kasih disampaikan kepada AKP Sasmintoro, Iptu Yuli Endra, dan Iptu Bobby Pratama beserta Bhayangkari yang dinilai telah mendukung pelaksanaan tugas kepolisian maupun kegiatan organisasi Bhayangkari Cabang Kota Barelang.

Kepada pejabat yang baru dilantik, Kapolresta meminta agar segera beradaptasi dengan karakteristik wilayah hukum masing-masing. Ia berharap para pejabat baru mampu menjalankan tugas secara profesional, humanis, dan bertanggung jawab dalam memberikan perlindungan, pengayoman, serta pelayanan kepada masyarakat.

Pergantian pejabat di lingkungan Polresta Barelang tersebut diharapkan semakin memperkuat soliditas internal kepolisian serta meningkatkan kualitas pelayanan publik dan keamanan di Kota Batam, terutama di kawasan strategis yang memiliki aktivitas masyarakat dan mobilitas tinggi.(*)

Artikel Mutasi Pejabat Polresta Barelang, Kapolresta Tekankan Profesionalisme dan Pelayanan Publik pertama kali tampil pada Metropolis.

Tim Wasev TNI Cek Progres TMMD di Siantan Utara, Jalan Mubur-Bayat Dikebut

0
Tim TMMD yang dipimpin Brigjen TNI Valian Wicaksono meninjau progres pembukaan jalan penghubung Dusun Mubur menuju Desa Bayat di Kecamatan Siantan Utara, Kabupaten Kepulauan Anambas, Kamis (7/5). F. Ihsan Imaduddin/Batam Pos.

batampos – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) di Kecamatan Siantan Utara, Kabupaten Kepulauan Anambas, mendapat perhatian langsung dari Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) TNI, Kamis (7/5).

Tim yang dipimpin Brigjen TNI Valian Wicaksono turun langsung meninjau sejumlah titik pembangunan fisik dan nonfisik yang tengah dikerjakan personel TNI bersama masyarakat setempat.

Dalam kunjungannya, rombongan meninjau progres pembukaan akses jalan dari Dusun Mubur, Desa Piasan menuju Desa Bayat yang menjadi salah satu sasaran utama TMMD ke-128.

Valian mengatakan, kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh program berjalan sesuai target dan benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat.

“Tujuan kami datang ke sini untuk memastikan pekerjaan berjalan baik, tepat sasaran dan benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat,” ujar Valian.

Menurutnya, TMMD bukan sekadar program pembangunan biasa, melainkan bentuk nyata kehadiran TNI dalam membantu percepatan pembangunan di daerah terpencil.

Ia menilai pembukaan akses jalan menuju Desa Bayat menjadi langkah penting untuk membuka keterhubungan antarwilayah yang selama ini masih terbatas.

“TMMD ini merupakan bukti bahwa prajurit TNI hadir bersama rakyat. Kami ingin pembangunan bisa dirasakan secara merata, termasuk di daerah yang selama ini masih sulit dijangkau,” katanya.

Selama ini, akses menuju Desa Bayat dinilai cukup terbatas sehingga berdampak terhadap mobilitas masyarakat dan distribusi kebutuhan pokok.

Kondisi tersebut juga memengaruhi pelayanan listrik di Desa Bayat yang saat ini masih menyala sekitar 14 jam per hari.

Valian menjelaskan, pekerjaan yang dilakukan saat ini masih fokus pada pembukaan badan jalan dan pengerasan.

“Untuk sementara pekerjaan yang dilakukan berupa pembukaan badan jalan dan pengerasan. Sedangkan untuk semenisasi atau pengaspalan nantinya menunggu dukungan dari pemerintah daerah,” jelas mantan Dandim 0503/Jakarta Barat itu.

Selain pembangunan jalan, personel TMMD juga melakukan perbaikan rumah tidak layak huni milik warga serta membantu pemasangan instalasi air bersih.

“Kita juga merapikan rumah warga yang tidak layak huni serta membantu pemasangan instalasi air,” tambahnya.

Sementara itu, Camat Siantan Utara, Amiruddin, menyampaikan apresiasinya atas pelaksanaan TMMD di wilayahnya.

Ia menyebut pembukaan akses jalan menuju Desa Bayat menjadi harapan besar masyarakat karena dapat memperlancar mobilitas sekaligus membuka peluang pertumbuhan ekonomi.

“Kami sangat berterima kasih kepada TNI. Kehadiran TMMD ini sangat membantu masyarakat, terutama membuka akses daerah yang selama ini cukup terisolir,” ungkap Amiruddin.

Menurutnya, sinergi antara TNI, pemerintah daerah dan masyarakat diharapkan terus berjalan agar pembangunan di wilayah kepulauan dan perbatasan dapat lebih cepat dan merata.

Dengan hadirnya TMMD di Siantan Utara, masyarakat kini mulai melihat peluang baru terhadap terbukanya akses pembangunan dan meningkatnya kualitas hidup di daerah yang sebelumnya sulit dijangkau. (*)

Artikel Tim Wasev TNI Cek Progres TMMD di Siantan Utara, Jalan Mubur-Bayat Dikebut pertama kali tampil pada Kepri.

Pengusaha Singapura Mangkir dari Panggilan Polisi dalam Kasus Dugaan Penipuan Pembelian Kapal Irfan Jaya 9

0
Kasat Reskrim Polresta Barelang, Kompol Debby Tri Andrestian. F.Cecep Mulyana

batampos – Penanganan kasus dugaan penipuan dalam pembelian kapal penumpang Irfan Jaya 9 terus bergulir di Polresta Barelang. Penyidik Satreskrim Polresta Barelang kini telah memanggil pihak pembeli selaku pelapor, Frans Tjung, serta pihak penjual dari PT Tiger Trans International yang dilaporkan dalam kasus tersebut.

Dalam proses penyidikan, polisi juga telah melayangkan surat panggilan pemeriksaan terhadap pengusaha galangan kapal asal Singapura berinisial SE untuk hadir pada Rabu (6/5/2026). Namun, SE dikabarkan tidak memenuhi panggilan penyidik atau mangkir dari pemeriksaan yang dijadwalkan.

“Panggilan dari kami untuk hadir kemarin, tapi yang bersangkutan (SE) belum hadir,” ujar Kasat Reskrim Polresta Barelang AKP M Debby Tri Andrestian melalui Kanit I Satreskrim Ipda Muhammad Hafidz Zulfajri, Kamis (8/5/2026).

Polisi saat ini masih menunggu itikad baik dari pihak terlapor untuk memenuhi panggilan pemeriksaan selanjutnya.
Sementara itu, kuasa hukum terlapor, Mustari, membenarkan adanya jadwal pemanggilan terhadap SE oleh penyidik Satreskrim Polresta Barelang. Menurutnya, SE belum sempat hadir lantaran memiliki kegiatan lain. “Iya jadwalnya hari Rabu, beliau belum sempat datang, mungkin ada kegiatan,” kata Mustari saat dikonfirmasi.

Mustari menegaskan pihaknya tetap kooperatif dan akan menyampaikan pemberitahuan resmi kepada penyidik terkait ketidakhadiran kliennya tersebut. “Nanti kita surati sesuai prosedur, kami kooperatif,” ujarnya. Meski SE tidak hadir, salah satu kliennya yang lain, yakni AN atau Bu Ani, tetap datang memenuhi panggilan penyidik di Polresta Barelang. “Semalam Bu Ani datang,” tambahnya.

Diketahui, kasus ini bermula dari laporan Frans Tjung ke Polresta Barelang pada 24 Juli 2025 terkait dugaan penipuan spesifikasi mesin dalam pembelian kapal penumpang Irfan Jaya 9. Dalam laporan tersebut, Frans mengaku mengalami kerugian hingga puluhan miliar rupiah setelah mesin kapal yang dijanjikan tidak sesuai dengan spesifikasi awal yang ditawarkan pihak penjual.(*)

Artikel Pengusaha Singapura Mangkir dari Panggilan Polisi dalam Kasus Dugaan Penipuan Pembelian Kapal Irfan Jaya 9 pertama kali tampil pada Metropolis.

Lulusan SMKN 1 Seri Kuala Lobam Dilirik Industri, Langsung Tes Kerja di Sekolah

0
Sejumlah lulusan SMKN 1 Seri Kuala Lobam menjalani tes tertulis masuk kerja PT ESCO Bintan Indonesia yang digelar langsung di sekolah. F. Slamet Nofasusanto/Batam Pos.

batampos – Sebanyak 47 lulusan SMK Negeri 1 Seri Kuala Lobam mengikuti tes masuk kerja PT ESCO Bintan Indonesia yang digelar langsung di lingkungan sekolah, Kamis (7/5).

Rekrutmen ini menjadikan SMKN 1 Seri Kuala Lobam sebagai sekolah pertama di Bintan yang disasar perusahaan tersebut untuk perekrutan tenaga kerja lokal secara langsung.

Tahapan seleksi yang dijalani para peserta meliputi tes tertulis, praktik hingga wawancara. Peserta terdiri dari lulusan baru maupun alumni tahun sebelumnya.

Kepala SMKN 1 Seri Kuala Lobam, Mustafa Kamal, mengatakan kerja sama perekrutan ini berawal dari evaluasi perusahaan terhadap siswa yang menjalani praktik kerja lapangan (PKL) dan kelas industri di PT ESCO.

“Perusahaan tertarik dengan hasil kerja taruna dan taruni selama PKL dan kelas industri, sehingga memutuskan membuka rekrutmen langsung di sekolah,” ujarnya.

Menurut Kamal, para siswa dibentuk dengan karakter disiplin dan kemampuan kerja yang kuat sehingga menjadi nilai tambah di mata industri.

“Lulusan kami dinilai lebih disiplin dan cepat tanggap. Itu yang menjadi daya tarik perusahaan,” katanya.

Ia berharap pola perekrutan seperti ini dapat rutin dilakukan setiap tahun agar semakin banyak lulusan terserap ke dunia kerja.

Sementara itu, HR Executive PT ESCO Bintan Indonesia, Nadila Embunsari, mengatakan pihak perusahaan memang telah menjalin kerja sama dengan sekolah melalui program PKL dan kelas industri.

Melalui program tersebut, perusahaan dapat memantau langsung kemampuan dan keterampilan para siswa.

“Lowongan yang dibuka untuk posisi operator produksi. Nantinya peserta yang lolos akan ditempatkan di bagian processing machine, pengelasan dan assembly,” jelasnya.

Nadila berharap seleksi langsung di sekolah mampu menjaring talenta terbaik dari daerah.

PT ESCO juga membuka peluang untuk melaksanakan perekrutan serupa secara rutin di masa mendatang. (*)

Artikel Lulusan SMKN 1 Seri Kuala Lobam Dilirik Industri, Langsung Tes Kerja di Sekolah pertama kali tampil pada Kepri.