Jumat, 15 Mei 2026
Beranda blog Halaman 13764

Setahun Kosong, Direktur RSUD Dijabat oleh Gunawan Budi Santoso

0
dr Gunawan Budi Santoso

batampos.co.id –  Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Embung Fatimah Batam di Batuaji resmi dijabat oleh dr Gunawan Budi Santoso. Gunawan menggantikan dr Irjani Komariah yang selama ini sebagai pelaksana tugas (Plt) direktur RSUD.

Sebagai direktur baru, Gunawan bertekad akan terus meningkatkan pelayanan medis di rumah sakit bertipe B Paripurna itu.”Selama ini sudah baik, namun sebagai direktur baru saya tentu harus berkerja keras untuk menjalankan rumah sakit ini dengan baik sesuai visi dan misi yang ada,” ujar Gunawan, saat menggelar acara serah terima jabatan (Sertijab) di RSUD, Kamis (17/3) sore.

Meskipun belum menjelaskan secara detail terkait upayanya meningkatkan pelayanan di rumah sakit berplat merah itu, Gunawan menuturkan hal pertama yang akan dilakukannya adalah menciptakan suasana yang kondusif. “Baik itu karyawan, petugas medis, pasien dan masyarakat harus sama-sama saling mendukung. Ciptakan suasana kondusif itu yang penting,” ujar Dokter spesialis kandungan itu.

Selama ini memang pelayanan medis di RSUD telah berjalan dengan baik, namun persoalan-persoalan sering dihadapi karena ketidak kondusifan tersebut. “Kalau semua kondusif tentu akan bagus semuanya,” ujarnya.

Mulai dari kemelut karyawan dan tenaga medis terkait ketersendatan gaji atau insentif, hingga persoalan tagihan-tagihan yang tersendat pembayaran semua akan diselesaikan sesuai dengan prosedur yang ada.

“Kami akan coba selesaikan semua secepatnya dan tentunya berkoordinasi dengan instansi-instansi pemerintah terkait,” ujar Gunawan.

Saat ini RSUD yang telah menyandang statu tipe B itu, diakui Gunawan sudah dilengkapi dengan fasilitas dan tenaga medis yang memadai. Mulai dari poli-poli pelayanan sudah tergolong lengkap sebagai rumah sakit rujukan regional. “Begitu juga tenaga medis kami sedikitnya sudah memiliki 57 dokter spesilis dan itu sudah cukup ideal untuk tipe B,” ujar Gunawan.

Dilantikanya Gunawan sebagai direktur baru itu disambut baik masyarakat yang ditemui wartawan di lingkungan rumah sakit tersebut. Warga berharap agar perubahan pelayanan medis dari yang kurang baik menjadi lebih baik lagi kedepannya.

“Harapan semoga lebih baik lagi kedepannya. Obat-obatan jangan habis lagi dan pelayanan pasien BPJS jangan dianak tirikan,” ujar Herman, keluarga pasien yang ditemui di RSUD, kemarin.

Seperti yang diketahui, hampir setahun lebih sejak Februari 2016, RSUD Embung Fatimah Batam kekosongan posisi direktur, sebab Fadilla R.D. Malarangan direktur sebelumnya diberhentikan karena tersandung dugaan kasus korupsi alkes tahun 2011 lalu. Jabatan direktur selama ini diisi oleh plt Irjani. (eja)

Walikota Desak BP Batam Serahkan ROW Jalan

0
Walikota Batam, Muhammad Rudi. foto:cecep mulyana/batampos

batampos.co.id – Walikota Batam Rudi meminta pemerintah pusat untuk segera menyerahkan ROW Jalan.

Ini sangat penting agar pelebaran jalan tidak terbentur dengan peraturan. Jalan yang bersih, luas dan nyaman akan mendukung perkembangan ekonomi dan dunia pariwisata di Batam.

“Kami sudah bertemu dengan menteri keuangan. Dan kementerian meminta agar BP Batam segera memberikan luasan ROW jalan yang ada. Tetapi setahu saya sampai sekarang itu belum ada,” katanya Saat menghadiri acara pembukaan Rapim Kadin Kota Batam di Hotel Sahid Batam Center, Jumat (17/3).

Ia mengatakan beberapa waktu lalu, dalam pertemuan dengan BP Batam, menteri pernah meminta batas dan luas ROW jalan di Batam. Tetapi BP Batam tidak bisa memberikan jawaban secara pasti.

“Kami sudah bertemu. Dan luasnya sampai sekarang tidak tahu berapa. Ada apa ini. Saya tidak mau komentar lebih banyak lagi,” katanya.

Tahun ini Pemko Batam juga akan memperluas tujuh ruas jalan. Ia berharap dukungan dari semua pihak untuk menyelesaikan ini. Masalah pembangunan jalan di Batam ini seolah hanya menjadi tanggungjawab pemerintah daerah.

Sementara itu Direktur Humas dan Publikasi BP Batam Purnomo Andiantono tidak banyak berkomentar mengenai permintaan Rudi. Menurutnya, apa yang disampaikan Rudi akan diteruskan kepada Kepala BP Batam.

“Kami akan teruskan ke pak Kepala. Tetapi untuk aset ini, baik itu row jalan pasar induk ada mekanismenya. Kita hanya ikut aturan saja,” katanya.

Sementara mengenai luas ROW jalan, Andi tegas mengaku tidak tahu.

“Waduh saya harus cek lagi,” katanya. (ian)

IJTI Minta Media Sosial Blokir Tayangan Aksi Bunuh Diri

0

batampos.co.id – Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) mendesak kedua platform media sosial segera memblokir aksi bunuh diri yang disiarkan secara langsung melalui Facebook kemudian disebarkan juga oleh pengguna Youtube.

“Tayangan live bunuh diri yang ditayangkan Facebook luar biasa mencederai nilai-nilai kemanusiaan. Sama sekali menunjukan platform media sosial tersebut lalai karena menyebarkan kengerian yang berbahaya bagi anak-anak serta generasi muda,” ujar Ketua Umum IJTI Yadi Hendriana dalam keterangan kepada redaksi, Sabtu (18/3).

“IJTI juga menyayangkan karena Youtube justru ikut memuat video tersebut dan menjadi viral. Maaf, ini berbahaya, media sosial harus punya tanggungjawab terhadap konten-konten “gila” seperti ini,” tambahnya.

Menurut IJTI peristiwa ini dapat dijadikan sebagai dasar bagi pembuat kebijakan, dalam hal ini pemerintah, untuk menyusun aturan yang jelas bagi media sosial seperti Facebook dan Youtube.

“IJTI meminta pemerintah untuk menekan Facebook dan Youtube segera menghentikan konten-konten berbahaya, bahkan memberikan sanksi. Jika instrumen hukum belum ada, ada baiknya pemerintah harus mulai berfikir untuk merumuskan regulasi yang pas,” tambah Yadi.

Di sisi lain, IJTI juga meminta media mainstream tidak ikut ikut-ikutan menyebarkan berita ini karena bisa viral dan membuat publik penasaran akan penasaran membuka akses video ini.

“Pasal 4 Kode Etik Jurnalistik menyatakan wartawan tak menyiarkan berita yang sadis, yaitu berita yang mengarah pada perbuatan yang kejam dan tak mengenal belas kasihan dari seseorang termasuk kepada dirinya sendiri. Hal yang sama juga tertuang dalam Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3SPS),” pungkas Yadi.(JPG)

Garuda Bangun Pusat Perawatan Pesawat di Batam

0
foto: panoramio.com

batampos.co.id – Pembangunan fasilitas pusat perawatan pesawat yang akan dilakukan oleh PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia (GMF) tengah memasuki tahap evaluasi kelayakan bisnis bersama.Nilai investasinya 100 juta dollar Amerika. Dan akan menampung lebih dari 10 ribu karyawan

Kepala BP Batam Hatanto Reksodiputro, Kamis (16/3) mengatakan perusahaan ini akan mulai dibangun 2017 ini. “Roll-Royce dan GMF ini tidak hanya akan memproduksi mesin pesawat saja.Ini sangat luar biasa. GMF ini nantinya akan menampung sekitar 10 ribu karyawan,” katanya.

Deputi V BP Batam, Gusmardi Bustami menambahkan bahwa pihaknya optimis investasi yang dilakukan oleh GMF dapat menjadi langkah awal menggelorakan investasi di Batam.

“Mereka (GMF) sedang melakukan studi di Hang Nadim. Mereka menyewa lahan di Hang Nadim untuk membangun pusat perawatan pesawat khusus untuk wilayah Sumatera,” ungkapnya.

Dengan masuknya investasi senilai 100 juta Dollar Amerika dari GMF, maka dapat meningkatkan daya tarik Batam di mata investor asing.

“Pembangunan infrastruktur di Batam terus dilakukan. Sekarang ini kita bersaing ketat dengan negara tetangga. Makanya BP Batam akan terus promosi untuk memperkenalkan keuntungan berinvestasi di Batam,” tutup Gusmardi.

Dihari yang sama, VP Corporate Secretary GMF, Arjo Widhoseno,GMF menargetkan pembangunan akan dimulai pada semester kedua tahun 2017 dan segera beroperasi pada semester kedua tahun 2018.

“Pihak-pihak yang terlibat dalam pengembangan ini kemungkinan dari beberapa perusahaan asing yang menjadi partner GMF,” ujar VP Corporate Secretary GMF, Arjo Widhoseno, Kamis (17/3) malam di Rumah Makan Pondok Gurih, Batamcentre.

Aryo mengungkapkan GMF telah menandatangani nota kesepahaman dengan Badan Pengusahaan (BP) Batam terkait hal penggunaan lahan untuk pengembangan industri perawatan pesawat serta sarana pendukungnya di kawasan bandara Hang Nadim, Batam

“Fasilitas perawatan pesawat ini berupa hanggar yang rencananya akan berdiri dengan luas bangunan sekitar 25 ribu meter persegi,” imbuh Arjo.

Fasilitas ini diperuntukkan sebagai hangar untuk pesawat wide body dan secara bertahap akan terus berkembang. Salah satu fasilitas yang akan dibangun adalah gudang logistik.

Keberadaan gudang logistik adalah untuk mendukung kebutuhan persediaan suku cadang untuk operasional hangar di lahan tersebut dan juga untuk line maintenance GMF di area Sumatera dan sekitarnya.”Fasilitas yang akan dibangun nantinya diproyeksikan akan dapat menyerap pasar perawatan pesawat internasional,” imbuhnya.

Sedangkan mengenai jumlah tenaga pekerja belum bisa dipastikan, tapi GMF akan terus membuka lowongan pekerjaan tiap tahunnya.(leo/ian)

Rp667 Juta dari Adara untuk Pejuang Palestina

0
Mehieddine M. Seyfeddine, Humas Ghirass for Society Development (kiri) dan Ketua Adara Relief Internasional, Nurjanah Hulwani, menandatangani dokumen serah terima bantuan bagi keluarga pejuang Palestina di Jakarta (17/3). F. jpg.

batampos.co.id – Adara Relief International hingga saat ini konsisten membantu rakyat Palestina. Kali ini Adara menyerahkan bantuan yang diberikan jumlahnya 50.000 dolar Amerika atau sekitar Rp 667.500.000.

Dana itu berasal dari sumbangan masyarakat Indonesia yang dititipkan melalui Adara Relief International. Donasi ini lantas diserahkan melalui lembaga kemanusiaan untuk Palestina, Ghirass For Society Development.

“Bantuan ini akan  diprioritaskan untuk program-program  pemberdayaan para keluarga pejuang Palestina, khususnya di Gaza,  sehingga bukan hanya ikan yang kami berikan namun juga kail untuk bekal hidup mereka,” ujar Ketua Adara Relief International, Nurjanah Hulwani dalam keterangan tertulisnya kepada JawaPos.com, Sabtu (18/3).

Senada, Humas dan Pengembangan Sumber Daya Ghirass for Society Development, Mehieddine M. Seyfeddine, menyatakan bahwa lembaga ini sejak tahun 2004 sudah berkiprah membantu anak-anak yatim dan para janda. Mereka ini telah ditinggal wafat kepala keluarganya akibat agresi zionis Israel.

“Yang kami lakukan tidak hanya memberikan santunan atau kafalah kepada anak-anak yatim dan para janda, namun semua kebutuhan mereka kami coba penuhi,” ujar Mehieddine.

Lebih lanjut, Humas lembaga yang berpusat di Libanon ini memaparkan bahwa dari 2.500 anak yatim yang perlu dibantu, masih ada 1.700 anak yang belum tersentuh bantuan.

“Kami berharap bantuan datang dari masyarakat muslim di Asia khususnya di Indonesia, supaya bisa menambah jumlah anak yatim yang dibantu,” tutur Mehieddine.

Ke depan, mereka akan membangun Skill Youth Center di Gaza di atas lahan seluas 3.000 meter persegi, sebagaimana mereka telah membangun Bee Skill Center di Libanon yang telah memberi pelatihan keterampilan hidup bagi 1.200 anak.(JPG)

Aksi Bunuh Diri Pahinggar Live di Medsos

0

batampos.co.id – Aksi bunuh diri yang disiarkan secara live kembali terjadi. Jika sebelumnya pelakunya pria berusia 22 tahun asal Thailand, kali ini dilakukan Pahinggar Indrawan, 36, yang tinggal di Jalan Kemenyan Nomor 5, Kelurahan Ciganjur, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan.

Dua video merekam saat-saat menjelang bunuh diri itu. Keduanya berisi curhat tentang kondisi rumah tangganya. Total durasi video 1 jam 45 menit 5 detik.

Kapolsek Jagakarsa, Jakarta Selatan, Kompol Prayitno mengungkapkan kronologi insiden tersebut. Menurut dia, Pahinggar nekat mengakhiri hidup lantaran terbakar api cemburu kepada istrinya, Dina Febriyanti, 33.

Diduga, si istri dekat dengan seorang pria. Prahara rumah tangga pria kelahiran Kota Solo, Jawa Tengah, itu sempat memicu cekcok pada Jumat dini hari. “Sekitar pukul 04.00, keduanya sempat bertengkar,” ujarnya kemarin (17/3).

Tidak menemukan solusi, sekitar pukul 8.00, keduanya memutuskan mencari solusi dengan mendatangi Muhammad Shidiq, ketua RT setempat. Berdasar kesaksian Shidiq, amarah Pahinggar dan Dina bisa diredam pagi itu. Namun, rupanya Pahinggar masih menyimpan perselisihan tersebut di dalam hati. Pukul 13.00, anak kedua Pahinggar, Adinda Ayu Zahra, 15, mendatangi rumah Shidiq. Adinda menceritakan kondisi ayahnya yang terus murung.

Keduanya lantas kembali ke rumah. Namun, sesampai di rumah, Shidiq dan Adinda dikejutkan dengan kondisi Pahinggar yang telah menggantung. Dia berada di ruang tamu. Saat kejadian, sang istri tidak ada di rumah. Hanya ada Adinda dan korban. “Pak RT dan si anak langsung melapor ke Polsek Jagakarsa,” kata Prayitno.

Lalu, Pahinggar dibawa ke Rumah Sakit Umum Pusat Fatmawati, Jakarta Selatan. Menurut Prayitno, berdasar penyelidikan awal, polisi tidak menemukan tanda-tanda penganiayaan. “Namun, nanti didalami kembali dalam penyidikan. Kami akan segera memeriksa saksi-saksi,” katanya.

Di TKP, polisi mengamankan tambang biru dengan panjang sekitar 10 meter serta handphone (HP) merek Oppo tipe A 37F warna gold. Diduga, HP tersebut digunakan untuk merekam detik-detik sebelum Pahinggar mengembuskan nyawa terakhir.

Video bunuh diri itu kemarin langsung viral dan menyebar luas di masyarakat, termasuk di YouTube. Menanggapi hal tersebut, Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kemenkominfo Semuel Abrijani Pangerapan meminta publik untuk tidak menyebarkan video aksi tersebut. “Konten seperti itu tidak boleh disebar,” ujarnya. (jpg

Rumah Mewah Ini Ada Subsidi UWTO Rp 20 Juta

0
Costa del Castilo

batampos.co.id – Developer PT Tanamas Duta Niaga menawarkan promo khusus pembayaran proses Kredit Kepemilikan Rumah (KPR) ada subsidi Uang Wajib Tahunan Otorita (UWTO) sebesar Rp 20 juta, setiap pembelian unit di Perumahan Costa Rica Residence dan Costa Del Castillo, Batamcenter.

Bukan hanya itu, pengembang juga menyuguhkan bonus tambahan berupa, gratis satu unit solar cell water heater setiap rumah, gratis Air Conditioner (AC) satu PK terpasang di setiap kamar tidur, dan membership club house selama satu tahun untuk empat orang.

“Untuk solar cell water heater dan AC sudah dalam keadaan terpasang disetiap kamar,” ujar Marketing Executive, Wily di kantor Gallery Marketing Batamcenter, Kamis (16/3).

Tak tanggung-tanggung pengembang juga menawarkan bonus tambahan berupa taman depan disetiap rumah. Serta gratis pengurusan sertifikat Akta Jual Beli (AJB), dan Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB).

Wily mengatakan kawasan Costa Rica Residence berada di atas tanah seluas 21 hektare dimana di dalamnya terdapat hunian elit seperti Cluster Alto, Delmonter, Salvador, Venicia, Montere serta Boulevard tahap 1, 2 dan Perumahan Costa Del Castillo. Selain itu dalam kawasan ini sudah dihuni sekitar 400 hingga 500 Kepala Keluarga (KK), dengan total hunian 500 unit

“Semua tipe cluster, yang terdiri dari satu lantai saja, sedangkan Boulevard dan Costa Del Castillo menghadirkan hunian dua lantai,” ucapnya.

Sementara itu, Perumahan Costa Del Castillo hadir diatas tanah seluas tiga hektare, dengan total 145 unit. Terdiri dari tiga tipe, yakni tipe 110/126, dimana terdapat tiga kamar tidur dan dua kamar mandi, tipe 128/144 dan tipe 193/200 hadir dengan empat kamar tidur dan tiga kamar mandi.

“Khusus tipe 193/200 kami hadir dengan empat kamar tidur dan satu kamar tidur pembantu,” kata Wily.

Lebih lanjut, Wily mengatakan Perumahan Costa del Castillo mengusung konsep kehidupan yang ramah lingkungan, dilengkapi fasilitas-fasilitas pendukung seperti taman median yang hijau, modern club house, kolam renang dewasa dan anak-anak, kafetaria, gym center, barbegue, dan pusat business center. Keunggulan lain dari hunian ini dekat dengan sarana pendidikan seperti Sekolah Nasional Kalista, pusat perbelanjaan Mega Mall, pusat pemerintahan, dekat pelabuhan Ferry Internasional Batamcenter, dan hanya 15 menit ke Bandara Internasional Hang Nadim, Batam.

“Lokasi sangat strategis berada di pusat Kota Batam, sehingga memudahkan penghuni beraktifitas,” ucap Wily.

Adapun spesifikasi bahan bangunan diantaranya dinding memakai batu bata merah yang dilapisi cat Nippon Paint (setara), pondasi tapak beton bertulang, baja ringan anti karat, atap genteng flat Monier, serta sanitair berkualitas seperti Amstad atau setara.

“Untuk spesifikasi rumah sudah berkualitas tinggi, dibandingkan kompetitor sekelas,” ujarnya.

Mengenai pembayaran, pengembang menawarkan kemudahan berupa cash bertahap bisa dicicil selama 36 bulan, DP Kredit Kepemilikan Rumah (KPR) sebesar 20 persen, bisa dicicil selama 24 bulan dengan booking fee mulai dari Rp 10 juta. Adapun progress pembangunan sudah ada yang siap huni, dengan data penjualan 50 persen sudah terjual dari total keseluruhan.

“Secara keseluruhan 70 persen sudah siap huni, dan bagi unit yang sudah serah terima, kebanyakan mereka sudah langsung tinggal,” kata Wily.

Informasi lebih lanjut mengenai Perumahan Costa del Castillo, kunjungi kantor pemasaran PT Tanamas Duta Niaga yang beralamat di Komplek Pertokoan Costa Rica Blok B1 Nomor 6/7. (cr12)

Warga Diimingi Miliaran Rupiah untuk Kuasai Pulau

0

batampos.co.id – Koordinator Ormas Gema Lingga Zuhardi menilai penguasaan salah satu pulau di Lingga dilakukan perusahaan tidak sesuai aturan. Ia meyakini sudah terjadi transaksi antara Kades dan Investor di Tanjungpinang. Ditaksir jumlah kedua pulau tersebut miliaran rupiah.

“Kades dan pengusaha sudah transaski di Tanjungpinang. Tanpa diketahui Pemda dan tidak prosedural,” ungkap Zuhardi saat hearing bersama Pemkab Lingga beberapa waktu lalu.

Dikatakan aktivis tersebut, setidaknya investor yang hendak berinvestasi minimal mengikuti prosedur yang berlaku di Lingga .

Sangat disayangkan, kata Zuhardi  investor  tersebut menjual nama bupati dan petinggi provinsi bahkan nama besar seperti nama Tomi Soeharto, Wiranto, dan Luhut.

Selain itu, pemda juga jelas pria yang akrab disapa Juai harus berkomitmen untuk tidak mudah menjual sejengkal tanahpun kepada investor maupun pihak asing tanpa komitmen yang jelas, terutama dalam menjamin hak-hak masyarakat untuk dilibatkan dalam investasi.

“Kami minta pemerintah tunjukkan komitmennya. Jangan diamkan persoalan ini, selesaikan sampai tuntas,” kata Juai.

Sehubungan dengan dugaan kasus penjualan pulau ini, Wakil Ketua I DPRD Lingga Kamaruddin Ali minta Pemkab Lingga selesaikan persoalan dugaan jual beli pulau di Kecamatan Senayang. Pencatutan nama sejumlah pejebat mulai dari bupati Lingga, gubernur Kepri dan Menko Maritim beberapa waktu lalu menurut Kamarudin sangat fatal. Hal ini harus menjadi atensi khusus pemerintah.

“Saya sangat sayangkan hal ini. Bukan hanya soal jual beli pulau namun pencatutan nama pejabat, bahkan menteri. Ini bahaya. Pada gilirannya, kepala desa yang tertipu dengan modus itu,” kata Wakdin sapaan akrab politikus Golkar kabupaten Lingga kepada Batam Pos, Jumat (17/3).

Wakdin menilai, cara-cara investasi yang tidak sehat seperti ini tidak boleh terjadi di Lingga. Untuk bisa berinvestai haruslah mengikuti aturan yang ada. Baik itu pendekatan kepada pemerintah daerah maupun pemerintah pusat dan mengikuti syarat-syarat berinvestasi.

”Hari ini sejumlah kades tertipu oleh provokator investasi. Kami minta pak bupati panggil oknum-oknum kadesnya dan selesaikan masalah ini,” pungkas Wakdin.

Selain pihak desa dan calon investor lanjut Juai, di lapangan juga melibatkan pihak Badan Pertanahan Nasional (BPN) untuk mengukur lahan hutan tersebut kepada pihak investor.

“Ada enam buah pulau yang menjadi target investor. Untunya empat pulau lain, kades nya lebih paham dan tidak mau gegabah. Dilapangan nama Bupati dicatut oleh investor yang membuat kades setempat percaya. Kami akan melangsungkan aksi pekan depan. Kami minta DPRD juga melakukan kontrol dan BPN jangan coba-coba bermain,” jelasnya.

Sementara itu Camat Senayang, Rosmalisa yang dihubungi Batam Pos membenarkan peristiwa penjualan pulau dikawasannya. Hal ini kata Dia telah sampai langsung kepada Bupati untuk diselesaikan.

“Saya sudah ingkatkan kepada Kades jangan gegabah menjual tanah. Ini untuk anak cucu kita kedepan. Bukan kita tidak pro terhadap investor yang mau masuk. Harus ditanya dulu dokumen yang jelas, apa yang akan dibangun dan giring mereka kepada pemerintah daerah. Agar lebih jelas,” tuturnya.

Rosmalisa mengatakan pihak kecamatan tidak terlibat dalam hal ini apalagi membenarkan penjualan pulau yang dilakukan kades-kades di Senayang tersebut.

“Saya tidak terlibat. Yang jelas sudah berkali-kali kami ingatkan. Rapat Senin (6/3) kemarin di Daik bersama Pemkab, bupati berjanji akan selesaikan persoalan ini,” pungkasnya. (mhb)

Pak Walikota Batam, Jalan Marina Rusak Parah

0

batampos.co.id – Bagi pengendara yang melewati jalan raya Marina yang terletak di perbatasan Kecamatan Batuaji dan Sekupang harus berhati-hati. Pasalnya, jalan aspal tersebut rusak parah. Puluhan lobang di sejumlah titik mewarnai jalan yang sering dilalui warga Marina ini.

“Harus ekstra hati-hati. tak sedikit pengendara yang jatuh menghindari lubang,” kata Andika, warga Perumahan Jupiter, Jumat (17/3).

Apalagi jika hujan turun, maka jalan tersebut akan digenangi air karena lokasinya berada di dataran rendah. Meskipun sering dilakukan penutupan, dengan cara menambal dengan batu dan kerikil. Namun, kondisi tersebut tidak berlangsung lama, malah jalan raya itu semakin rusak.

“Makanya pemerintah harus turun tangan memperbaiki jalan ini,” sambung pria 29 tahun itu.

Nono, warga sekitar lainnya menambahkan, akibat jalan ini masyarakat sangat terganggu. Ketika musim kemarau, debu jalan akibat jalan rusak akan bertebangan. Namun kondisinya kian parah ketika musim hujan. Banyak pengendara jatuh akibat tak mengetahui lubang jalan tergenang air.

“di musrenbang kemarin sudah kita sampaikan, tapi belum ada hasil,” keluh Nono.

Ia meminta, pemerintah harus adil, jangan fokus memperbesar jalan Lubukbaja dan Nagoya saja. Sedangkan jalan di daerah lain masih banyak yang rusak.

“Ini kan Batam juga, masak perbaikan jalan cuma di kota dan kawasan ramai saja. Sedangkan jalan kami rusak parah,” ucap dia. (rng)

Promosi Wisata Anambas Harus Ditingkatkan

0

batampos.co.id – Gubernur Kepri Nurdin Basirun, meminta Pemerintah daerah Kabupaten Kepulauan Anambas mengedepankan pariwisata. Pasalnya daerah ini sudah memiliki modal besar dibidang tersebut, mulai dari pantai hingga alam bawah lautnya yang menawan.

“Anambas memiliki keindahan yang alami, Anambas jangan mengejar modernisasi karena yang asli seperti ini lebih mahal, tinggal dipromosikan,” ungkapnya pada kunjungannya ke Anambas kemarin.

Jika wisata Anambas sudah berkembang, maka dampaknya sangat nyata bagi masyarakat. Seperti pertumbuhan ekonomi yang saat ini masih terendah di Kepri. Jika pariwisata berkembang kata Nurdin, maka wisatawan banyak yang datang, maka yang diuntungkan masyarakat terutama yang menjalankan UMKM karena saat itu banyak permintaan.

“Perkembangan pariwisata paling berdampak pada masyarakat dibandingkan industri lain,” jelasnya.

Namun pemda harus melakukan pembenahan seperti infrastruktur yang memadai mulai dari jalan jembatan, bandara dan sebagainya sehingga akses trasportasi menjadi lancar. Dirinya juga menginginkan agar akses luar negeri bisa jalan karena di Anambas sendiri sudah ada entry dan exit point. Apalagi jika bandara Letung sudah bisa diperpanjang menjadi 2,2 km, maka diharapkan penerbangan luar negeri bisa langsung ke Anambas.

“Singapura, Malaysia itu dekat dan pasar yang bagus untuk menarik mereka datang ke Anambas,” ungkapnya lagi. (sya)

Play sound