Minggu, 26 April 2026
Beranda blog Halaman 1378

Yusril Koto Ajukan Nota Keberatan, Kuasa Hukum Sebut Dakwaan UU ITE Cacat Formil

0
Sidang lanjutan perkara dugaan pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dengan terdakwa Yusril alias Yusril Koto, Kamis (17/7). F.Azis Maulana

batampos – Pengadilan Negeri (PN) Batam kembali menggelar sidang lanjutan perkara dugaan pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dengan terdakwa Yusril alias Yusril Koto, Kamis (17/7). Sidang dengan agenda pembacaan nota keberatan (eksepsi) dari tim penasihat hukum terdakwa ini dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim Watimena, didampingi hakim anggota Yuanne dan Feri Irawan.

Dalam sidang tersebut, kuasa hukum Yusril menyampaikan keberatan atas surat dakwaan yang disusun oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU). Mereka menilai dakwaan tersebut prematur, cacat formil, dan tidak memenuhi unsur ketelitian sebagaimana diatur dalam KUHAP.

“Dakwaan ini tidak memenuhi ketentuan Pasal 143 ayat (2) KUHAP, yang mensyaratkan uraian dalam dakwaan harus jelas, cermat, dan lengkap. Jika tidak dipenuhi, maka dakwaan harus dinyatakan batal demi hukum,” ujar Akbar, salah satu penasihat hukum terdakwa, di hadapan majelis hakim.

Baca Juga: Balap Liar Bikin Resah Warga Legenda, Kapolsek: Sudah Kita Cegah, Tapi Berpindah

Akbar juga menyoroti sejumlah poin yang dinilai janggal dalam dakwaan, seperti ketidaktepatan penetapan locus delicti (tempat kejadian perkara), adanya uraian peristiwa yang saling bertentangan, serta penerapan pasal yang dianggap keliru dan tidak relevan terhadap isi konten yang dipermasalahkan.

Lebih lanjut, pihak pembela menilai perkara ini seharusnya dapat diselesaikan melalui pendekatan restorative justice, mengacu pada Surat Edaran Kapolri Nomor SE/2/II/2021 tentang Penegakan Hukum di Ruang Digital yang Sehat.

“Langkah mediasi tidak pernah ditempuh oleh pihak pelapor. Padahal, persoalan ini lebih tepat diselesaikan secara kekeluargaan, bukan dibawa ke ranah pidana,” tambah Akbar.

Dalam nota eksepsinya, kuasa hukum menyebut bahwa konten yang diunggah oleh Yusril di media sosial tidak mengandung unsur pidana. Konten tersebut, menurut mereka, merupakan bentuk opini yang dijamin oleh kebebasan berekspresi dan tidak mengandung pencemaran nama baik sebagaimana didakwakan oleh JPU.

Sebagai penutup, tim pembela meminta agar majelis hakim mengabulkan eksepsi secara keseluruhan, menyatakan surat dakwaan JPU tidak dapat diterima, serta membebaskan terdakwa dari segala dakwaan dan tuntutan hukum.

Baca Juga: Daging Beku Mulai Langka di Batam, Harga Daging Segar Tembus Rp160 Ribu per Kg

Seperti diketahui, kasus ini berawal dari laporan seseorang yang mengaku merasa dirugikan oleh unggahan video Yusril di media sosial. Berdasarkan laporan tersebut, JPU mendakwa Yusril dengan empat pasal, termasuk Pasal 27 ayat (3) jo Pasal 45 ayat (4) UU ITE serta Pasal 310 KUHP tentang pencemaran nama baik.

Majelis hakim belum memberikan putusan atas eksepsi tersebut dan akan melanjutkan sidang pada pekan depan dengan agenda mendengarkan tanggapan jaksa (replik) terhadap keberatan terdakwa.

“Kami berharap majelis hakim dapat mempertimbangkan eksepsi ini secara objektif dan menjunjung prinsip keadilan. Sebab surat dakwaan yang disusun tanpa ketelitian sangat berpotensi merugikan hak-hak hukum terdakwa,” tutup Akbar. (*)

 

Reporter: Azis Maulana

Artikel Yusril Koto Ajukan Nota Keberatan, Kuasa Hukum Sebut Dakwaan UU ITE Cacat Formil pertama kali tampil pada Metropolis.

Fabio Quartararo Frustrasi, Hubungannya dengan Yamaha Memanas

0
Fabio Quartararo sebelum memulai balapan GP San Marino, Minggu (4/9). (motogp.com)

batampos – Fabio Quartararo mengungkapkan bahwa hubungannya dengan Yamaha saat ini mulai mengalami ketegangan.

Hal ini disebabkan karena ia tidak melihat kemajuan signifikan dari motor Yamaha MotoGP untuk musim 2025, seperti yang diharapkannya.

Dilansir dari laman Crash pada Jumat (18/7), setelah menjadi juara dunia bersama Yamaha pada 2021, performa motor yang menurun membuat pembalap asal Prancis tersebut terperosok ke papan bawah klasemen.

Pada awal 2024, Quartararo menandatangani kontrak baru berdurasi dua tahun dengan Yamaha, sebagian besar karena diyakinkan oleh kehadiran direktur teknis baru, Max Bartolini.

Namun, meskipun terdapat beberapa peningkatan performa musim ini, seperti empat posisi pole dan dua podium dari sprint dan grand prix, Quartararo mulai menyuarakan rasa frustrasinya dalam beberapa pekan terakhir.

Salah satu titik perhatian utama adalah proyek pengembangan mesin V4 baru yang direncanakan Yamaha akan rilis pada 2026.

Meskipun pengenalan mesin V4 tersebut menjadi topik hangat, Quartararo menyatakan bahwa mesin baru bukan segalanya. Yang paling penting baginya adalah kinerja lap time yang kompetitif.

Dalam pernyataan yang disampaikan saat Grand Prix Jerman, Quartararo menyatakan tidak terlalu peduli apakah Yamaha menggunakan mesin V4 atau tidak.

“Saya hanya ingin motor yang kompetitif untuk tahun depan. Performa putaran jauh lebih penting daripada rasa berkendara,” ujar Quartararo seperti dikutip pada Crash.

Quartararo juga menambahkan bahwa Yamaha mengetahui dengan jelas apa yang harus dilakukan agar ia tetap bertahan bersama tim.

Ketegangan ini dipicu karena ia merasa bahwa saat ini, Yamaha belum memberi solusi konkret terhadap masalah performa motor. Meski mendapatkan umpan balik positif dari V4, waktu putaran tetap dianggap lambat.

Quartararo mencatat hasil baik pada akhir pekan Grand Prix Jerman dengan finis ketiga dalam sprint basah dan keempat di balapan utama.

Namun, Quartararo tetap menunjukkan ketidakpuasan atas performa Yamaha saat melaju dalam kondisi lintasan kering, yang dianggap tidak memadai untuk bersaing di papan atas.

Dengan masa depan Quartararo bersama Yamaha yang belum pasti setelah 2026, masa depan kerja sama antara pembalap dan pabrikan Jepang itu kini bergantung pada kemajuan nyata dari sisi teknis.

Jika tidak ada perbaikan berarti, bukan tidak mungkin Quartararo akan mencari peluang di tempat lain. (*)

Artikel Fabio Quartararo Frustrasi, Hubungannya dengan Yamaha Memanas pertama kali tampil pada Olahraga.

Ini Cara Menghadapi Hari yang Berat dengan Teknik Psikologi

0
Ilustrasi seseorang merasa stres menjalani hari yang berat. (Pixabay)

batampos – Di tengah tekanan pekerjaan, tugas rumah tangga, ekspektasi sosial, dan berbagai tantangan hidup lainnya, tidak sedikit orang yang merasa seperti “meledak” ketika hari-harinya berjalan begitu berat.

Tidak semua orang memiliki ruang untuk rehat panjang atau liburan instan. Namun, sebenarnya ada cara sederhana yang efektif untuk menghadapi hari yang berat dengan penuh tekanan dan itu berasal dari teknik psikologi.

Berbagai pendekatan psikologis terbukti mampu membantu seseorang mengelola stres, menenangkan diri, dan mengembalikan rasa kendali dalam hidup.

Bukan hanya dalam dunia terapi, teknik ini juga semakin banyak dibagikan oleh psikolog maupun content creator di sosial media untuk membantu masyarakat menghadapi hari yang buruk tanpa merasa kewalahan.

Dikutip dari laman Psychologytoday.com dan Numberanalytics.com, terdapat 7 teknik psikolog yang dapat membuat hari berat terasa lebih ringan. berikut beberapa teknik psikologi yang bisa langsung diterapkan:

Latihan Grounding 5-4-3-2-1

Teknik ini dikenal sebagai grounding method untuk mengurangi kecemasan dan membantu kamu kembali ke saat ini.

Cara melakukannya:

-Sebutkan 5 benda yang bisa kamu lihat.
-Sentuh 4 benda yang bisa kamu rasakan.
-Dengarkan 3 suara yang kamu dengar di sekitar.
-Hirup 2 aroma yang kamu cium (atau bayangkan jika tidak ada).
-Katakan 1 hal positif tentang dirimu.

Teknik ini bekerja dengan cara menstimulasi panca indera agar otak berhenti memikirkan ketegangan berlebihan dan kembali ke realita saat ini.

“Labeling Emotions” atau Menamai Emosi

Alih-alih menahan atau menyangkal emosi, coba beri nama pada perasaan yang muncul. Misalnya: “Aku sedang marah”, “Aku merasa kecewa”, atau “Aku cemas karena belum menyelesaikan pekerjaan”.

Affect labeling atau emotional labeling adalah strategi regulasi emosi yang efektif karena mampu mengurangi aktivitas amigdala, yaitu pusat emosi di otak dan merangsang korteks prefrontal yang terlibat dalam logika dan kontrol. Hal ini menurunkan hormon stres seperti kortisol dan adrenalin, sehingga membantu menenangkan sistem saraf dan mengatur intensitas emosi negatif.

Penelitian menunjukkan manfaat jangka panjangnya, selain menurunkan stres dan kecemasan, teknik ini meningkatkan kemampuan regulasi emosi, memperkuat daya tahan psikologis, serta meningkatkan fokus dan ketahanan mental.

Teknik Pernapasan 4-7-8

Cara ini berasal dari metode relaksasi yang dikenalkan oleh Dr. Andrew Weil. Kamu bisa melakukannya kapanpun, caranya:

-Tarik napas selama 4 detik
-Tahan napas selama 7 detik
-Buang napas perlahan selama 8 detik
-Latihan ini dapat membantu sistem saraf parasimpatis aktif dan membuat tubuh masuk ke mode relaksasi.

Self-Compassion Statement

Daripada menyalahkan diri sendiri, ucapkan kalimat belas kasih seperti:
“Hari ini memang sulit, tapi aku sudah melakukan yang terbaik. Aku berhak istirahat.”

Menurut psikolog klinis Kristen Neff, self-compassion adalah kunci untuk tidak tenggelam dalam rasa bersalah dan overthinking. Kamu bisa tulis kalimat ini di catatan harian atau ulangi di dalam hati.

Buat Ritual “Pelepas Beban” Kecil

Ritual ini bisa berupa hal-hal kecil seperti menyalakan lilin aromaterapi, menyeduh teh favorit, atau menyiram tanaman. Tindakan kecil ini memberi sinyal pada otak bahwa hari boleh berat, tapi kamu tetap punya ruang untuk dirimu sendiri.

Zoya juga menyarankan untuk menciptakan momen intim dengan diri sendiri agar tubuh dan emosi merasa dihargai.

Teknik “Boxing Thoughts”

Jika pikiranmu terlalu liar dan membuat kepala penuh, bayangkan kamu menyimpan pikiran-pikiran itu ke dalam kotak. Tutup rapat, dan katakan dalam hati: “Saya akan pikirkan ini nanti.”

Teknik ini berguna untuk mengelola overthinking, terutama saat kamu butuh fokus atau istirahat sejenak.

Tulis 3 Hal yang Bisa Disyukuri Hari Ini

Terakhir, cobalah membuat gratitude journal atau jurnal rasa syukur. Tuliskan tiga hal yang kamu syukuri hari ini, sekecil apa pun itu, seperti menikmati makanan favorit, mendapatkan senyum ramah dari orang yang tak dikenal saat di jalan, atau bisa beristirahat di tempat tidur yang nyaman.

Kegiatan ini bukan bertujuan untuk mengabaikan kesedihan, melainkan untuk menyeimbangkan cara pandang kita terhadap hidup. Dengan begitu, kamu bisa lebih menyadari bahwa di balik hari yang berat, tetap ada hal baik yang layak disyukuri.

Kesimpulan

Hari yang buruk memang tak terhindarkan, namun kamu tidak perlu membiarkan stres menguasai segalanya. Dengan beberapa teknik psikologis sederhana, kamu bisa mengatur kembali emosi, mengembalikan kendali, dan tetap menjaga kewarasan di tengah tekanan. Hari berat tak selalu harus disikapi dengan berat. (*)

Artikel Ini Cara Menghadapi Hari yang Berat dengan Teknik Psikologi pertama kali tampil pada Lifestyle.

Tak Cukup Jadi Juara Nasional, BP Batam Bidik Jejaring Ekonomi Global

0
Amsakar Achmad.

batampos – Kepala BP Batam yang juga Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, memastikan Bandar Dunia Madani harus membangun keberanian baru dalam menatap masa depan ekonomi. Ia menilai, sudah waktunya Batam tidak lagi sekadar bangga pada capaian nasional, melainkan harus mulai menembus pasar regional dan internasional.

Hal tersebut disampaikan Amsakar saat membuka Batam Investment Forum 2025, Kamis (17/7), yang digelar atas kolaborasi BP Batam bersama Bisnis Indonesia dan Himpunan Kawasan Industri (HKI), melalui inisiatif Deputi Bidang Investasi dan Pengusahaan.

“Batam tidak boleh hanya puas menjadi juara nasional. Kita harus mulai membangun jejaring baru dengan negara-negara sahabat, menatap peluang yang lebih besar di luar negeri,” ujarnya.

Baca Juga: Jaga Iklim Investasi, BP Batam Perkuat Perlindungan Investasi

Posisi geografis dan sejarah pembangunan Batam sebagai kawasan industri menjadikannya sangat strategis untuk perdagangan lintas batas. “Batam memang ditakdirkan sebagai kawasan investasi internasional. Kita harus percaya diri,” tambahnya.

Waspadai Tantangan Kebijakan Tarif

Meski diliputi optimisme, Amsakar juga mengingatkan adanya tantangan yang harus diwaspadai. Salah satunya adalah kebijakan tarif lokal sebesar 19 persen, yang menurutnya dapat berdampak pada keberlangsungan investasi dan daya saing Batam.

“Kita tidak boleh lengah. Kebijakan seperti ini bisa jadi penghambat jika tidak disikapi dengan cermat,” katanya.

Dia menilai forum investasi seperti ini penting untuk menjadi ruang komunikasi terbuka antara pemerintah dan pelaku usaha. Dengan demikian, arah kebijakan bisa disusun berdasarkan realitas di lapangan.

Dalam paparannya, ia menyampaikan kekuatan ekosistem Batam yang saat ini ditopang oleh 31 kawasan industri, 135 industri galangan kapal (shipyard), empat Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), serta tiga Proyek Strategis Nasional (PSN). Infrastruktur ini, kata dia, menjadi tulang punggung ekonomi daerah.

“Ekosistem ini yang membuat kita percaya diri menghadapi pasar global. Namun kita juga terus berbenah, bukan hanya fisik, tapi juga dari sisi regulasi,” kata dia.

Baca Juga: Daging Beku Mulai Langka di Batam, Harga Daging Segar Tembus Rp160 Ribu per Kg

BP Batam telah memangkas durasi pengurusan izin dari yang sebelumnya bisa mencapai enam bulan, menjadi kurang dari 60 hari. Selain itu, beberapa kebijakan yang dinilai menghambat juga telah dihentikan, termasuk fatwa planologi.

“Langkah-langkah ini bagian dari penyederhanaan dan efisiensi. Kita ingin investor datang tanpa harus terhalang prosedur yang rumit,” kata Amsakar.

Dengan semangat reformasi dan kerja sama lintas sektor, Amsakar pun berharap Batam mampu mempertahankan posisinya sebagai kawasan strategis unggulan, tak hanya di tingkat nasional, tapi juga di mata dunia. (*)

 

Reporter: Arjuna

Artikel Tak Cukup Jadi Juara Nasional, BP Batam Bidik Jejaring Ekonomi Global pertama kali tampil pada Metropolis.

Tunggal Putra Habis, Tiga Wakil Indonesia Melaju ke Perempat Final Japan Open 2025

0
Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri siap tampil di babak 16 besar Japan Open 2025. (Dok. PBSI)

batampos – Tiga wakil Indonesia dari sektor tunggal putri, ganda putri, dan ganda putra melaju ke perempat final BWF World Tour Super 750 Japan Open 2025 setelah mencatat kemenangan pada fase 16 besar, Kamis, (17/7).

Dikutip dari Antara, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri menjadi wakil terakhir yang memastikan tempat di delapan besar setelah menundukkan pasangan Denmark Rasmus Kjaer/Frederik Sogaard melalui laga tiga gim dengan skor 21-14, 19-21, 21-11.

Tampil agresif sejak awal pada pertandingan yang digelar di Tokyo Metropolitan Gymnasium, Fajar/Fikri mendominasi gim pertama dan ketiga dengan variasi serangan cepat di area depan.

Meski sempat kehilangan momentum pada gim kedua karena lawan mengubah pola permainan, pasangan Indonesia mampu merebut kembali kendali di gim penentuan.

Dua wakil Indonesia lainnya yang lebih dahulu memastikan tiket perempat final adalah tunggal putri Putri “KW” Kusuma Wardani dan ganda putri Lanny Tria Mayasari/Siti Fadia Silva Ramadhanti.

Putri KW tampil solid saat menghadapi unggulan keenam asal Jepang, Tomoka Miyazaki. Ia menang dua gim langsung 21-17, 21-14.

Sementara itu, Lanny/Fadia juga tampil impresif saat menghentikan pasangan Jepang Mizuki Otake/Miyu Takahashi dengan skor 21-17, 21-14.

Sementara itu sejumlah wakil Indonesia lainnya harus terhenti langkahnya di babak 16 besar. Alwi Farhan, satu-satunya tunggal putra tersisa, gagal melewati unggulan kedelapan asal Prancis Alex Lanier setelah kalah dalam tiga gim, 21-14, 15-21, 18-21.

Ganda putri Febriana Dwipuji Kusuma/Amallia Cahaya Pratiwi yang sebelumnya menjadi andalan juga tersingkir setelah kalah dari unggulan ketujuh asal Korea Selatan Kim Hye-jeong/Kong Hee-yong 22-20, 19-21, 11-21.

Di sektor ganda campuran, tiga pasangan Indonesia juga harus mengakhiri perjuangan.

Rehan Naufal Kusharjanto/Gloria Emanuelle Widjaja kalah dari pasangan unggulan ketiga asal Hong Kong Tang Chun Man/Tse Ying Suet 17-21, 19-21. Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah menyerah dari unggulan kedelapan tuan rumah Hiroki Midorikawa/Natsu Saito 21-23, 21-18, 14-21.

Lalu Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu takluk dari unggulan keempat asal Malaysia Chen Tang Jie/Toh Ee Wei dengan skor 21-17, 16-21, 12-21.

Dengan hasil ini, Indonesia masih memiliki tiga wakil yang akan berjuang pada perempat final, Jumat (18/7), untuk menjaga asa meraih gelar di turnamen Japan Open 2025.

Rekap hasil wakil Indonesia di babak 16 Besar Japan Open 2025:

Tunggal Putra:
Alwi Farhan vs Alex Lanier (Prancis/8) 21-14, 15-21, 18-21

Tunggal Putri:
Putri Kusuma Wardani vs Tomoka Miyazaki (Jepang/6) 21-17, 21-14

Ganda Putra:
Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri vs Rasmus Kjaer/Frederik Sogaard (Denmark) 21-14, 19-21, 21-11

Ganda Putri:
Febriana Dwipuji Kusuma/Amallia Cahaya Pratiwi vs Kim Hye-jeong/Kong Hee-yong (Korea Selatan/7) 22-20, 19-21, 11-21

Lanny Tria Mayasari/Siti Fadia Silva Ramadhanti vs Mizuki Otake/Miyu Takahashi (Jepang) 21-17, 21-14

Ganda Campuran:
Rehan Naufal Kusharjanto/Gloria Emanuelle Widjaja vs Tang Chun Man/Tse Ying Suet (Hong Kong/3) 17-21, 19-21

Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah vs Hiroki Midorikawa/Natsu Saito (Jepang/8) 21-23, 21-18, 14-21

Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu vs Chen Tang Jie/Toh Ee Wei (Malaysia/4) 21-17, 16-21, 12-21

Artikel Tunggal Putra Habis, Tiga Wakil Indonesia Melaju ke Perempat Final Japan Open 2025 pertama kali tampil pada Olahraga.

Mencuri Moor, Dua Remaja di Tanjungpinang Diringkus Polisi

0
Remaja inisial R (kiri) dan remaja inisial B diamankan di kantor polisi. F. Polresta Tanjungpinang

batampos– Dua remaja di bawah umur harus berurusan dengan pihak kepolisian setelah nekat melakukan aksi pencurian motor di wilayah Tanjungpinang.

Keduanya ditangkap usai terbukti mencuri motor milik warga dengan modus mematahkan stang kendaraan sebelum membawa kabur motor hasil curian.

Kasi Humas Polresta Tanjungpinang Iptu Sahrul Damanik mengatakan, penangkapan dilakukan setelah polisi menerima laporan dari korban yang kehilangan motor. Dua remaja itu beraksi mencuri motor korban saat parkir di halaman Hotel Tanjungpinang, Senin (14/7) dinihari.

BACA JUGA: Buang Air Besar ke Laut, Kebiasaan Lama yang Belum Pupus di Bintan

Setelah melakukan penyelidikan, lanjut Sahrul, polisi berhasil mengidentifikasi dua remaja yang ternyata masih berstatus pelajar di salah satu sekolah di Tanjungpinang. Berdasarkan penyelidikan, polisi berhasil menangkap dua remaja di dua lokasi berbeda di Tanjungpinang, Kamis (18/7).

Saat penangkapan, kata Sahrul, polisi juga berhasil mengamankan satu unit motor hasil curian beserta dua lembar surat kendaraan (STNK).

“Dua remaja masih di bawah umur. Remaja inisial B berusia 15 tahun dan remaja inisial R berusia 16 tahun,” kata Sahrul, Kamis (18/7).

Berdasarkan pemeriksaan, lanjut Sahrul, dua remaja mencuri dengan cara merusak atau mematahkan stang motor yang sedang terparkir. Dua remaja itu kemudian mendorong dan membawa kabur motor.

“Kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait motif dan alasan dua remaja ini melakukan pencurian,” sebutnya.

Polresta Tanjungpinang mengimbau masyarakat untuk lebih waspada dalam memarkirkan kendaraan, terutama tidak meninggalkan kunci di motor dan memasang pengaman tambahan.

Polisi juga mengimbau dan mengingatkan para orang tua agar lebih memperhatikan pergaulan anak-anak agar tidak terjerumus ke dalam tindakan kriminal. (*)

Reporter: Yusnadi

 

Artikel Mencuri Moor, Dua Remaja di Tanjungpinang Diringkus Polisi pertama kali tampil pada Kepri.

KPK Resmi Tahan 4 Tersangka Kasus Dugaan Pemerasan TKA di Kemnaker

0
KPK resmi menahan empat tersangka kasus dugaan pemerasan dan penerimaan gratifikasi terkait pengurusan RPTKA di lingkungan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) RI.

batampos – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menahan empat tersangka kasus dugaan pemerasan dan penerimaan gratifikasi terkait pengurusan Rencana Penggunaan Tenaga Kerja Asing (RPTKA) di lingkungan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) RI. Penahanan ini dilakukan, setelah KPK menetapkan delapan tersangka pada 5 Juni 2025 lalu.

“Setelah adanya kecukupan bukti pada proses penyidikan, hari ini KPK melakukan penahanan terhadap empat tersangka dari total delapan tersangka yang telah ditetapkan sebelumnya,” kata Ketua KPK Setyo Budiyanto dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (17/7).

Keempat tersangka yang ditahan itu yakni, Suhartono (S) Direktur Jenderal Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja (Binapenta & PKK) Kemnaker periode 2020–2023; Haryanto (HY) Dirjen Binapenta periode 2024–2025 sekaligus Staf Ahli Menteri Ketenagakerjaan; Wisnu Pramono (WP) mantan Direktur Penggunaan Tenaga Kerja Asing (PPTKA) tahun 2017–2019; serta Devi Angraeni (DA), Direktur Pengendalian Penggunaan TKA (PPTKA) Kemnaker periode 2024–2025.

Penahanan terhadap empat tersangka itu dilakukan untuk kepentingan penyidikan selama 20 hari pertama, terhitung sejak 17 Juli 2025 sampai dengan 5 Agustus 2025.

“Para tersangka akan ditahan di Rutan Cabang Gedung KPK Merah Putih,” jelas Setyo.

Setyo menjelaskan, RPTKA merupakan dokumen perizinan penting bagi perusahaan yang ingin mempekerjakan tenaga kerja asing. Pengurusan izin ini dilakukan di Direktorat PPTKA, di bawah Dirjen Binapenta dan PKK Kemnaker. Namun dalam praktiknya, proses tersebut diduga menjadi ajang pemerasan oleh sejumlah oknum pejabat dan pegawai.

“Dalam proses penerbitan pengesahan RPTKA, pihak-pihak di Kemnaker diduga melakukan pemerasan kepada para pemohon,” ucap Setyo.

Menurut Setyo, pemerasan dilakukan melalui berbagai modus, seperti memberi informasi kekurangan berkas kepada pemohon yang sudah memberi atau berjanji memberi uang. Sementara pemohon yang tidak membayar, tidak diberi informasi atau bahkan tidak diproses.

“Petugas di Kemnaker juga secara aktif menawarkan ‘bantuan’ untuk mempercepat pengesahan RPTKA dengan imbalan sejumlah uang, yang kemudian disetorkan ke rekening tertentu,” ungkapnya.

Bahkan, pemohon yang tidak membayar juga dipersulit dalam proses wawancara via Skype yang menjadi syarat dalam penerbitan RPTKA.

“Jadwal wawancara dengan TKA diatur manual. Jika tidak memberi uang, jadwal tidak diberikan, dan ini bisa menghambat izin kerja dan tinggal TKA,” ujar Setyo.

Akibat keterlambatan tersebut, perusahaan dikenakan denda Rp 1 juta per hari, yang akhirnya membuat banyak pemohon terpaksa membayar uang pelicin. Total pemerasan yang dilakukan para tersangka mencapai Rp 53 miliar.

Uang hasil pemerasan itu juga diduga mengalir kepada 85 orang pegawai Direktorat Pengendalian Penggunaan Tenaga Kerja Asing (PPTKA) senilai Rp 8,94 miliar. KPK menyatakan akan terus mendalami perkara ini, termasuk menelusuri aliran dana serta menindak tegas pihak-pihak yang masih berperan aktif dalam praktik korupsi di lingkungan Kemnaker.

“KPK tidak akan mentoleransi tindakan korupsi yang menyusahkan masyarakat dan pelaku usaha yang ingin menjalankan kewajiban administratifnya secara sah,” pungkasnya. (*)

Artikel KPK Resmi Tahan 4 Tersangka Kasus Dugaan Pemerasan TKA di Kemnaker pertama kali tampil pada News.

Balap Liar Bikin Resah Warga Legenda, Kapolsek: Sudah Kita Cegah, Tapi Berpindah

0
Ilustrasi, polisi mengamankan pengendara yang diduga ikut dalam balap liar. F. Humas Polresta Barelang untuk Batam Pos

batampos – Aksi balap liar hingga saat ini masih ditemukan di kawasan Batam Kota. Bahkan, pembalap yang didominasi remaja ini kerap menimbulkan kecelakaan dan memakan korban jiwa.

Seperti di Jalan Sudirman atau di sekitar kawasan Legenda, Batam Kota. Aksi balap liar yang menggunakan knalpot brong ini dimulai pada dini hari.

“Bising kali balap motor di jalan besar Legenda dan Mediterania,” ujar Mahmud, salah seorang warga.

Baca Juga: Yusril Koto Jalani Sidang Kedua, Ajukan Eksepsi Atas Dakwaan Jaksa

Ia turut mempertanyakan keberadaan aparat kepolisian. Menurut dia, aksi ini harus dibubarkan demi kenyamanan masyarakat dan pengguna jalan.

“Apa tidak ada polisi patroli. Balap liar ini hampir setiap malam,” keluhnya.

Sementara Kapolsek Batam Kota, Kompol Anak Agung Made Winarta mengatakan pihaknya terus melakukan pencegahan terhadap aksi balap liar ini.

“Kita lakukan patroli dan tempatkan personel di lokasi rawan. Seperti di Engku Putri, Simpang Kara, Legenda,” ujarnya.

Baca Juga: Ketersediaan Beras Premium di Kepri Menipis, Stok Beras Medium Aman

Selain pencegahan, kata Agung, pihaknya juga rutin melakukan penindakan, khususnya pada akhir pekan.

“Tapi mereka berpindah. Dari Engku Putri, pindah lagi ke Legenda. Begitu seterusnya,” katanya.

Menurut dia, aksi balap liar ini harus dicegah dengan peran seluruh pihak. Ia juga meminta orangtua untuk meningkatkan pengawasan kepada anaknya. “Batasi jam anak keluar malam,” tutupnya. (*)

Reporter: Yofi Yuhendri

Artikel Balap Liar Bikin Resah Warga Legenda, Kapolsek: Sudah Kita Cegah, Tapi Berpindah pertama kali tampil pada Metropolis.

Masa Depannya Tidak Pasti Bersama Manchester United, Rasmus Hojlund Diincar AC Milan

0
Rasmus Hojlund usai laga Manchester United vs Galatasaray. (Instagram MU@manchesterunited)

batampos – Setelah dikaitkan dengan Inter selama berbulan-bulan lalu, kini striker Manchester United Rasmus Hojlund justru diminati rival sekota mereka, AC Milan yang juga sedang berburu penyerang baru di bursa transfer musim panas ini.

Menurut pakar transfer Sky Sport Italia, Gianluca Di Marzio, Rossoneri telah menghubungi Manchester United dalam 24 jam terakhir untuk menanyakan ketersediaan Hojlund yang masa depannya tidak pasti di musim depan.

Pemain kebangsaan Denmark ini sempat dikaitkan dengan klub lain di San Siro, tetapi Inter telah lama pengejaran itu setelah berhasil mengamankan Ange-Yoan Bonny dari Parma dan mempercayakan transfernya kepada pemain muda Pio Esposito.

Bukan rahasia lagi bahwa Milan sedang mencari penyerang tengah yang tubuh besar dan kuat di lini depan untuk skema pelatih baru Max Allegri, dan pemain berusia 22 tahun itu akan memenuhi kriteria Rossoneri.

Pemilik nomor punggung 9 di Old Trafford ini memiliki pengalaman Serie A bersama Atalanta, meskipun ia hanya berada di Bergamo selama satu tahun sebelum dijual senilai EUR 77,8 juta plus bonus ke Manchester United pada tahun 2023 lalu.

Hojlund kesulitan mendapatkan waktu bermain di Old Trafford. Musim lalu ia mencetak 10 gol dan empat asis dalam 52 penampilan kompetitif untuk klub. Setelah penampilan tersebut, cap gagal telah tersemat di nama pesepak bola kelahiran Kopenhagen ini.

Jika Milan benar-benar ingin melakukan kesepakatan transfer ini, mereka harus meminjam Hojlund dengan opsi pembelian di akhir musim untuk meyakinkan Setan Merah.

Setelah itu, pemain dengan nama lengkap Rasmus Winther Hojlund itu harus bersaing dengan Santiago Gimenez untuk mendapatkan tempat utama dan kepercayaan Allegri musim depan.

Di bursa transfer musim ini, AC Milan menjual pilar pentingnya seperti Tijjani Reijnders dengan mendatangkan pengganti Samuele Ricci dan pemain beperngalaman Luka Modric dengan status bebas transfer. (*)

Artikel Masa Depannya Tidak Pasti Bersama Manchester United, Rasmus Hojlund Diincar AC Milan pertama kali tampil pada Olahraga.

Terkait Kasus Suap di Pertamina, KPK Amankan Uang Rp 1,3 Miliar dari Rumah Mantan Suami Olla Ramlan

0
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo. (Ridwan/JawaPos.com)

batampos – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengakui mengamankan uang tunai senilai Rp 1,3 miliar yang disita dari kediaman Muhammad Aufar Hutapea (MAH), mantan suami artis Olla Ramlan. Uang tersebut diamankan dalam proses penyidikan kasus dugaan suap pengadaan katalis di PT Pertamina (Persero) tahun 2012–2014.

Dalam kasus ini, KPK telah menetapkan empat orang sebagai tersangka. Mereka di antaranya, Gunardi Wantjik (GW) Direktur PT Melanton Pratama; Frederick Aldo Gunardi (FAG) pegawai PT Melanton Pratama; Chrisna Damayanto (CD) Direktur Pengolahan PT Pertamina; dan Alvin Pradipta Adiyota (APA) pihak swasta.

“Di dalam penyidikan perkara ini, penyidik juga telah menyita uang senilai Rp 1,3 miliar dari MAH, selaku pihak swasta, developer pembangunan apartemen,” kata juru bicara KPK, Budi Prasetyo dalam keterangannya, Kamis (17/7).

KPK menduga, sumber uang itu berasal dari salah satu tersangka dalam kasus ini, Gunardi Wantjik (GW) Direktur PT Melanton Pratama. Diduga, Gunardi melakukan pembelian atas sebuah unit apartemen.

“Sumber uang diketahui dari tersangka GW yang melakukan pembelian apartemen kepada MAH,” ungkap Budi.

Penggeledahan yang mengarah pada penyitaan uang tersebut dilakukan pada Selasa (15/7) di sejumlah lokasi, termasuk rumah tersangka Gunardi Wantjik dan Frederick Aldo Gunardi di kawasan Jakarta Utara. Dari penggeledahan itu, penyidik turut menyita dokumen dan barang bukti elektronik yang mendukung penyidikan.

“Penyidik telah menyita sejumlah dokumen dan barang bukti elektronik,” ucap Budi.

Selain itu, pada 8 Juli 2025, penyidik juga telah menggeledah rumah tersangka Chrisna Damayanto, serta rumah Alvin Pradipta Adiyota yang berlokasi di Kota Bekasi. Upaya paksa penggeledahan itu dilakukan untuk memperkuat penyidikan kasus dugaan suap pengadaan katalis di PT Pertamina (Persero) tahun 2012–2014.

“Semua penggeledahan itu dilakukan untuk menguatkan konstruksi hukum kasus dugaan suap dan gratifikasi,” tegas Budi.

Lebih lanjut, Budi memastikan pihaknya akan memberikan informasi terbaru terkait perkembangan penyidikan kasus tersebut. Hal itu dilakukan sebagai bentuk transparansi dalam kerja pemberantasan korupsi.

“KPK akan terus memberikan update perkembangan penyidikan perkara ini sebagai bentuk transparansi publik dalam penegakan hukum tindak pidana korupsi,” pungkasnya. (*)

 

 

 

Artikel Terkait Kasus Suap di Pertamina, KPK Amankan Uang Rp 1,3 Miliar dari Rumah Mantan Suami Olla Ramlan pertama kali tampil pada News.