Minggu, 24 Mei 2026
Beranda blog Halaman 13804

10 Ribu Rumah di Melcem Terendam

0

batampos.co.id – Banjir di kawasan Melcem kelurahan Tanjungsengkuang, Batuampar mulai surut siang ini (20/3/2017). Menurut Lurah Tanjungsengkuang Alim Ridwan, jumlah rumah yang terendam banjir itu sekitar 10 ribu unit.

“Sekitar sepuluh ribu rumah yang dihuni 20 ribu jiwa di lima RW,” ujar Alim Ridwan kepada batampos.co.id siang tadi.

Menurutnya, air meninggi dan masuk ke rumah-rumah warga sekitar pukul 07.00 WIB.

Pantauan batampos.co.id, saat ini warga mulai bahu membahu membersihkan lumpur yang masuk ke rumah mereka.

Satuan Polisi Pamong Praja dan pihak kelurahan juga terpaksa membongkar dua kios liar yang berada di atas draenase karena diduga juga menjadi penyebab tersumbatnya draenase di kawasan tersebut.

Akibat musibah itu, banyak anak-anak yang izin tak masuk sekolah khususnya laki-laki. Banyak juga yang izin tidak masuk kerja karena kuatir banjir susulan dan fokus untuk membersihkan rumah dari lumpur.(cr1)

Pesta Obat Batuk, Enam Remaja Diamankan

0
Puluhan bungkus obat batuk disita Satpol PP saat mengamankan senam remaja,kemarin malam. F: Humas Satpol PP untuk batampos.

batampos.co.id – Satuan Polisi Pamong Praja Pemkab Natuna berhasil mengamankan enam remaja sedang pesta ngomix (Obat Batuk,red) Sabtu (18/3) malam kemarin.

Dengan kondisi setangah sadar, enam remaja tersebut diamankan ke kantor Satpol untuk dibina. Dan ternyata empat diantara remaja tersebut masih pelajar.

Tren ngomix ini sedang merambah kalangan remaja di Natuna. Obat batuk disalah gunakan menjadi obat penenang terutama pada saat nongkrong malam Mingguan.

Kabid Trantib dan Penegak Perda Satpol PP Pemkab Natuna, Wendriadi, enam remaja ini sedang tertangkap basah sedang pesta komix di pantai di Ranai. Dan mengamankan barang bukti berupa 3 box Komix dengan jumlah 90 sachet, 3 sachet jas jus dan 2 botol air mineral

Enam remaja tersebut mengaku, mengkomsumsi obat komix dalam jumlah yang banyak bisa mabuk dan untuk merasa senang-senang.

Setelah didata sambung Wendri, enam remaja ini akan diserahkan kepada orang tua dan menyurati pihak sekolah. Tentu remaja harus menyetujui perayaratan dengan membuat pernyataan tidak mengulangi dihadapan orangtua agar tidak mengulangi.

“Remaja konsumsi komix sudah menghawatirkan. Bukan sekali ini kami temukan. Perlu kepedulian semua pihak,” ujar Wendri. (arn)

Integrasikan Jamkesda ke Program JKN-KIS

0
Penyerahan Simbolis Kartu JKN-KIS oleh Kepala BPJS Kesehatan Cabang Batam kepada Bupati Karimun. Foto: batampos.

batampos.co.id – Pemerintah Kabupaten Karimun mengintegrasikan Program Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) Kabupaten Karimun ke dalam Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) yang dikelola Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.

Penandatanganan perjanjian kerjasama antara Pemerintah Kabupaten Karimun dan BPJS Kesehatan dilakukan oleh Bupati Karimun Aunur Rafiq dan Kepala BPJS Kesehatan Cabang Batam Tavip Hermansyah di Halaman Kantor Bupati Karimun, Jumat (17/3) lalu.

“Program JKN-KIS merupakan program pemerintah. Pemerintah Kabupaten Karimun mengintegrasikan masyarakat kedalam program JKN agar mendapatkan Jaminan Kesehatan. Bagi yang tidak termasuk kedalam peserta PBI dapat mengurus kepesertaan sebagai peserta mandiri dengan iuran yang dibayarkan sendiri. Sampai saat ini pun SKTM tetap berlaku hingga proses integrasi dengan BPJS Kesehatan tuntas,” kata Aunur Rafiq.

Untuk tahap awal, Pemerintah Kabupaten Karimun mendaftarkan sebanyak2.903 jiwa masyarakat Kabupaten Karimun kedalam Program JKN-KIS yang di kelola oleh BPJS Kesehatan. Adapun iuran yang dibayarkan oleh Pemeritah Kabupaten Karimun sebesar Rp23 ribu per jiwa per bulan. Pada tahun 2017 ini pemerintah Kabupaten Karimun mentargetkan jumlah masyarakat yang akan di integrasikan kedalam program JKN-KIS sebanyak 3.600 jiwa.Dengan mengikuti program ini masyarakat Kabupaten Karimun mendapatkan manfaat jaminan pelayanan kesehatan mulai dari fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama di puskesmas sampai dengan fasilitas kesehatan tingkat lanjutan di Rumah Sakit dengan akomodasi berupa layanan rawat inap dengan ruang perawatan Kelas III.

Tavip Hermansyah mengucapak terimakasih dan apresiasi sebesar-besarnya kepada Pemerintah Kabupaten Karimun yang telah mendukung program pemerintah dengan mendaftarkan masyarakatnya sebagai peserta JKN-KIS, terhadap perhatian dan kepedulian Pemerintah Kabupaten Karimun.

“Khususnya perhatian pak bupati Karimun terhadap kesehatan masyarakat ini memang luar biasa, rencananya beliau akan ikut serta bertemu masyarakat untuk membagikan kartu peserta dan sosialisasi program JKN-KIS.Dengan partisipasi pemerintah daerah sepert ini,kami berharap agar Universal Health Coverage pada tahun 2019 dapat terwujud,” kata Tavip Hermansyah.

Sesuai surat edaran Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo telah menginstruksikan Pemda untuk melaksanakan seluruh kewajibannya terkait program JKN-KIS, termasuk di antaranya meminta Pemda mengintegrasikan program Jamkesdanya kedalam program JKN-KIS. Berdasarkan pasal 67 UU 23/2014 tentang Pemerintahan Daerah, salah satu kewajiban kepala daerah dan wakil kepala daerah adalah melaksanakan program strategis nasional.

Selain itu, kewajiban kepala daerah dan wakil kepala daerah adalah menaati seluruh ketentuan peraturan perundang-undangan serta melaksanakan program strategis nasional. Kepala daerahdan/atau wakil kepala daerah yang tidak melaksanakan program strategis nasional dikenai sanksi mulai dari sanksi administratif sampai dengan sanksi pemberhentian tetap.

Kehadiran program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) yang dikelola BPJS Kesehatan dalam rangka menjalankan amanat UU Nomor 40 Tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN), terbukti telah memberikan harapan baru bagi seluruh rakyat Indonesia akan kepastian perlindungan atas hak jaminan sosial terutama di bidang kesehatan. (jpg)

Rumah Kreatif Bantu Pelaku UMKM Promosikan Produk Secara Online

0
Bupati Karimun Aunur Rafiq melihat hasil daur ulang sampah menjadi barang yang berkwalitas bersama Head of Network Services atau Kepala Layanan Jaringan BNI Kantor Wilayah Padang, Dadang Surachman saat meresmikan Rumah Kreatif BUMN BNI Cabang Tanjungbalai Karimun.f. Tri Haryono/batampos

batampos.co.id – Bupati Karimun Aunur Rafiq, Sabtu (19/3) meresmikan Rumah Kreatif BUMN (RKB) BNI Cabang Tanjungbalai Karimun di Coastal Area hall A, yang sekaligus pelatihan daur ulang sampah bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

” Bagi pelaku UMKM kabupaten Karimun silahkan manfaatkan RKB ini untuk memasarkan produk-produknya. Maupun informasi-informasi UMKM yang ada di Indonesia,” ungkapnya.

Adanya RKB ini diharapkan bisa meningkatkan hasil produk UMKM itu sendiri. Baik secara pelatihan, maupun apa saja untuk mengembangkan UMKM kedepan.

”Bangunan ini milik masyarkarat, jadi silahkan siapa saja yang mau mempromosikan produknya. Semuanya ada disini informasi, untuk dimanfaatkan,” katanya.

Sementara itu Head of Network Services atau Kepala Layanan Jaringan BNI Kantor Wilayah Padang, Dadang Surachman menyampaikan, bahwa BNI mendapatkan tugas dari Kementerian BUMN untuk membangun RKB BNI diwilayah Padang yang mendapatkan dua lokasi yaitu Padang dan Tanjungbalai Karimun.

”RKB BNI ini dibangun untuk membentuk digital ekonomi ekosistem, melalui pembinaan bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam meningkatkan kapasitas dan kapabilitas UMKM itu sendiri. Sehingga dapat terwujud UMKM Indonesia yang berkwalitas secara menyeluruh,” ungkapnya.

Dikatakan, RKB BNI ini akan berperan sebagai pusat data dan informasi serta sebagai pusat edukasi dalam pengembangan digitalisasi UMKM. Sehingga, produk-produk yang dihasilkan dari UMK tidak lagi terbatas dalam pemasarannya. Secara umum jumlah UMKM Indonesia mencapai 95 persen, dari total pelaku usaha yang ada saat ini. Namun, jumlah yang sebesar tersebut tidak menjadi dominan.

Artinya, perkembangan UMKM tidak signifikan dikarenakan ada tiga permasalahan kopetensi, akses pemasaran dan modal. Berdasarkan hal tersebut, Kementerian BUMN berinisiatf untuk membangun RKB diseluruh wilayah Indonesia sebagai solusi untuk berkembangnya UMKM.

” Sebagai kelanjutan peresmian RKB ini, BNI Cabang Tanjungbalai mengadakan pelatihan e-commerce bagi pelaku UMKM yang ada di kabupaten Karimun. Agar para pelaku UMKM bisa mengelola produk-produk unggulannya, untuk dijual secara online melalui belanja.com,” tuturnya.(tri)

Kerugian Masih Didata, Api di Pasar Aviari Telah Padam

0

batampos.co.id- Api yang melahap 23 kios di pasar seken Aviati, Batuaji telah padam. Empat unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk menjinakkan si jago merah beberapa saat setelah kebakaran terjadi.

Tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut. Data yang dihimpun batampos.co.id, api diduga berasal dari korsleting listrik di kios elektronik seken milik Maem.

Satu unit sepeda motor Yamaha Mio ikut terbakar dalam musibah tersebut. Sampai siang ini, kerugian akibat kebakaran itu belum diketahui. Namun demikian, pedagang seken lain tetap berjualan. Aktivitas di pasar seken terbesar di Batam itu terlihat seperti biasanya. (eja)

Potensi Pantai Ketapang Belum Mendapat Perhatian

0
Limbah bongkahan ranting kayu menumpuk di pinggiran pantai ketapang desa Kundur. Foto:batampos.

batampos.co.id – Sejumlah pengunjung menyayangkan banyaknya limbah bongkahan kayu di tepi pantai Ketapang desa Kundur kecamatan Kundur Barat. Kondisi ini mengurangi kenyamanan bagi pengunjung untuk menikmati panorama dan hamparan pasir di pantai Ketapang tersebut. Pengunjung berharap pemerintah dan dinas terkait memperhatikan kondisi pantai tersebut.

Hamdani, 35 seorang pengunjung mengeluhkan limbah serabut kelapa dan bongkahan kayu di pinggiran pantai. Padahal panorama pantainya cukup indah ditambah hamparan pasir putih yang lembut cukup bagus. Sayangnya belum ada perhatian dari pemerintah maupun dinas terkait, bahkan akses jalan menuju pantai juga masih sulit dilewati kendaraan.

“Sebenarnya di pulau Kundur sendiri banyak obyek wisata pantai yang pemandangan cukup bagus, hanya saja belum dikelola dengan baik serius. Sehingga obyek wisata yang ada dikelola secara swadaya oleh masyarakat setempat,” terang Hamdani.

Lebih lanjut dikatakan akses jalan menuju obyek wisata pantai Ketapang juga belum diperhatikan oleh pemerintah. Seperti jalan menuju obyek wisata pantai Ketapang masih sulit dilewati kendaraan karena belum ada pengerasan jalan. Masyarakat berharap agar pemerintah juga memperhatikan nasib obyek wisata di pulau Kundur yang tak kalah menariknya dengan wisata di daerah lain. (ims)

 

Tergiur Rp1,2 Miliar, Oknum PNS Terlibat Perampokan

0
Edi Ahmad, tersangka pelaku percobaan perampokan dibawa polisi ke Puskesmas untuk mendapatkan perawatan setelah ditangkap dan diamuk massa. Foto: Sandi/batampos.

batampos.co.id – Isna, seorang ibu rumah tangga, RT 002 RW 001, Kelurahan Teluk Air, Kecamatan Karimun berhasil selamat dari aksi perampokan, Sabtu (18/3) sore pukul 18.30 WIB. Saat itu korban kedatangan tiga orang tamu yang ke rumahnya dengan berpura-pura ingin mengantarkan kiriman uang dari Singapura. Beruntung, korban berhasil lari keluar dari rumah dan berteriak minta tolong yang akhirnya salah satu pelaku ditangkap warga dan menjadi sasaran amuk massa.

”Saya di rumah bersama dengan anak dan juga keponakan saya. Setelah selesai salat magrib, tiba-tiba ada tiga orang datang ke rumah sambil mengatakan mau ketemu Andut. Nama panggilan saya Andut. Lantas, saya bilang saya andut. Pelaku bilang ada kiriman uang dari Singapura. Salah satu dari tiga orang yang datang tersebut saya kenal wajahnya, tapi tidak tahu nama,” ujar Isna kepada Batam Pos, yang ditemui di Puskesmas Tanjungbalai Karimun.

Akhirnya lanjut Isna, pelaku berusaha memaksa masuk ke dalam rumahnya dengan alasan tidak enak menyerahkan uang di liuar. Tapi, Isna tidak izinkan masuk. Akhirnya pelaku berhasil masuk secara paksa dan mengeluarkan pisau dari kantong plastik yang dibawanya.

Pada saat pelaku menodongkan pisau sambil mengatakan minta semua uang yang ada di dalam rumah, korban mengaku tidak punya uang. “Saat itu saya hanya berdoa kepada Allah agar dapat diselamatkan. Kemudian, anak saya coba menyelamatkan saya berkelahi dengan pelaku (R Edi Ahmad, red),” ungkap Isna.

Kemudian Isna berusaha keluar dari rumah, namun ada pelaku lain yang menunggu di pintu samping lainnya dengan menggunakan pisau. Namun Isna berhasil keluar dari rumah sambi berteriak minta tolong.

Akibat perkelahian tersebut, anak Isna mengalami luka tusukan pada bagian bahu selelah kiri. Kemudian, warga ramai-ramai datang ke rumah mengamankan satu orang pelaku. Sedangkan, dua orang pelaku lainnya berhasil melarikan diri.

Kapolsek Kota Balai Karimun, AKP Lulik Febyantara secara terpisah membenarkan peristiwa percobaan perampokan atau pencurian dengan kekerasan dengan modus berpura-pura mengantarkan kiriman uang.

”Pelaku ada tiga orang. Satu orang berhasil ditangkap massa bernama R Edi Ahmad. Sedangkan, dua orang lagi berinisial Jm dan Dn masih dalam pengejaran bersama Sat Reskrim Polres Karimun,” paparnya.

Hasil penyelidikan yang dilakukan polisi, kata Lulik, bahwa pelaku sebenarnya ada empat orang. Yang satu lagi adalah rekan dari tersangka R Edi Ahmad. Yakni, Zulkepli yang merupakan aparatur sipil negara (ASN/PNS). Karena, membantu mencarikan dua orang pelaku untuk menemani tersangka R Edi Ahmad dalam beraksi. Dan, malam itu juga dilakukan pengejaran dan akhirnya Zulkepli berhasil ditangkap di Pelabuhan Sri Tanjung Gelam.

”Dari keterangan tersangka R Edi Ahmad, bahwa dia mendengar dari omongan orang bahwa korban mendapatkan asuransi sebesaar Rp1,2 miliar. Lantas hal ini diceritakan tersangka Edi kepada Zulkepli. Kemudian, tersangka Zulkepli mendatangi rumah korban dengan berpura-pura mencari tempat untuk ngekos. Ternyata tujuannya, untuk memastikan dimana letak kamar korban, sehingga mudah untuk mengambil uang tersebut. Dari pengakuan korban sendiri memang ada menerima uang asuransi, namun nilainya bukan Rp1,2 miliar, melainkan hanya Rp1,1 miliar,” jelasnya. (san)

Melcem Terendam Banjir

0

batampos.co.id – Warga yang tinggal di kawasan Melcem, Batuampar khususnya di RT RW 6, RW 7, RW 9, RW 18 dan RW 19 kelimpungan. Rumah mereka diterjang banjir hingga lebih dari 50 centimeter. Hujan deras yang mengguyur Batam pada subuh tadi (20/3/2017) menyebabkan ratusan rumah kebanjiran.

Informasi yang dihimpun batampos.co.id, selain banjir, sejumlah rumah ikut tertimpa longsor. Hingga siang sekitar pukul 10.30 WIB, air mulai surut. Warga mulai membersihkan lumpur yang masuk ke rumah mereka.

Atiq Sarwo Edi, Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan Batuampar yang berada di lokasi banjir mengatakan, banyak warga tak sempat menyelamatkan perabot rumah mereka karena banjir tiba-tiba menerjang. “Kasur, televisi banyak yang tak bisa diselamatkan,” ujar Atiq via telepon selulernya. (spt)

Demi Duit Rp45 M, Ling Ling Diculik dan Disekap di Batam

0
Kombes Herry Heryawan (kanan) berbincang dengan korban penyekapan Ling Ling di Mapolda Kepri, Minggu (19/3). F. Istimewa untuk batampos.co.id

 

batampos.co.id – Seorang warga negara Malaysia bernama Ling Ling dirampok kemudian diculik pada Selasa (21/2/2017) lalu sekira pukul 19.25 waktu Malaysia di daerah Kulai Johor, Malaysia. Lima orang bersenjata api kemudian membawa kabur wanita tersebut menggunakan mobil dan kemudian dibawa ke Batam.

Ling Ling dibawa kabur melalui pelabuhan tikus (ilegal) di Batam kemudian disembunyikan di salah satu rumah di Seitemiang, Seiharapan. Para penculik itu terdiri dari WN Malaysia serta WN Indonesia.

Mabes Polri kemudian membentuk Tim Satgas untuk menemukan Ling Ling di Batam. Kapolri Jenderal Tito Karnavian kemudian menunjuk Kombes Herry Heryawan yang kini menjabat Kapolresta Depok untuk mengungkap kasus tersebut di Batam.

Para penculik ini menurut Herry sempat meminta uang tebusan sebanyak 5 juta dollar Singapura atau sekitar Rp 45 Miliar (kurs 9000,red) dari suami Ling Ling.

Sebelum membawa kabur Ling Ling ke Batam, para pelaku berkali-kali menelpon suami Ling Ling untuk meminta uang tebusan tersebut. Suami korban dan pelaku sempat nego nilai tebusan hingga menembus angka 3 juta dollar Singapura kemudian diturunkan lagi menjadi 2000 dllar Singapura.

Pada Selasa (14/3/2017) lalu, Polisi Diraja Malaysia (PDRM) berhasil menangkap 6 pelaku yang merupakan WN Malaysia. Mereka kata Herry Heryawan yakni Beh Joo Siong, Lee Fa Xian, Soh Wei Lon, Beh Joo Wi, Chew Chee Boon, dan Lim Siou Siang.

Kepada polisi, pelaku mengaku rekan-rekan mereka yang lain telah membawa kabur Ling Ling ke Batam. PDRM kemudian meminta bantuan Bareskrim Polri untuk menyelamatkan Ling Ling di Batam.

Herry Heryawan yang telah tiba di Batam sejak awal pekan lalu langsung menyelidiki keberadaan korban penculikan itu. Untuk mengetahui keberadaan Ling Ling di Batam, polisi harus bergerak ke Palembang untuk mencari wanita bernama Sallyna, yang diduga merupakan istri dari Wak Lan (otak penculikan).

Keberadaan Ling Ling pun terungkap pada Minggu (19/3/2017) sekira pukul 05.15 dini hari. Herry Heryawan cs langsung menyergap penculik lainnya serta mengamankan Ling Ling dalam keadaan selamat.

Mereka yang ditangkap di Seitemiang itu sebanyak 6 orang yakni Puncahyadi, Saleh, Atanassius, Baltasar, David dan Hartadi.

Informasi yang dihimpun batampos.co.id, pagi ini (20/3/2017) Atanassius dan Baltasar telah dilepas karena diduga tidak terlibat dalam kasus tersebut. (spt)

128 Anak Ikut Lomba Mewarnai

0
Sejumlah anak mengikuti lomba mewarnai di Pinang City Walk Tanjungpinang, Minggu (19/3). F.Choky Nainggolan/Batam Pos

batampos.co.id – Manajemen Canbo Lemonade bekerjasama dengan Batam Pos, menggelar lomba mewarnai yang diikuti sebanyak 128 peserta dari kategori Taman Kanak-kanak (TK), dan Sekolah Dasar (SD), di Pinang City Walk, Minggu (19/3).

Acara ini bertujuan untuk mengembangkan kreativitas anak sejak usia dini yang dikhususkan mulai dari usia 4 sampai 6 tahun, dan 7 sampai 10 tahun.

“Ini lomba yang kesekian kalinya kami adakan, untuk mencari bakat dari bibit-bibit mudah,” kata Alnaziran, ketua panitia lomba.

Al mengatakan semua peserta yang mengikuti lomba ini, tentunya sangat antusias dalam menyelesaikan tantangan yang diberikan, yakni mewarnai sebuah gambar pemandangan yang dipadukan dengan gambar Canbo yang disiapkan oleh panitia.

“Kami senang semua peserta yang ikut lomba memiliki bakat yang luar biasa. Hasil mewarnainya juga sangat bagus,” ungkapnya.

Ia berharap dengan digelarnya lomba ini, tentunya dapat memajukan pola pikir anak dalam mengembangkan imajinasi untuk melatih bakat yang dimilikinya.

“Perkembangan anak seyogyanya memang harus dilatih sejak kecil. Mudah-mudahan kegiatan ini (Lomba mewarnai, red) bisa memberikan rangsangan untuk menggali lagi bakat yang dimiliki sang anak sejak usia dini,” imbuhnya.

Regional Sales Promotion Manager, PT Panca Rasa Pratama (PRP) Group, Mustardi, mengatakan kegiatan ini, tentunya akan terus dilakukan, dengan tujuan untuk mengembangkan potensi bakat yang dimiliki oleh anak usia dini.

“Rencananya kegiatan ini akan rutin kami lakukan. Paling tidak 3 bulan sekali diadakan. Mudah-mudahan bisa memberikan manfaat untuk memajukan kreatifitas anak,” ungkapnya. (cr20)