Kamis, 23 April 2026
Beranda blog Halaman 13823

TCC Gelar Oriental Empire

0

batampos.co.id – Pusat perbelanjaan Tanjungpinang City Center (TCC) Mall, akan menggelar beragam kegiatan menarik dalam acara bertajuk festival TCC Oriental Empire untuk memeriahkan perayaan tahun baru Imlek yang akan dilaksanakan, Minggu (22/1) mendatang.

“Kegiatan ini untuk menghibur pengunjung, memeriahkan tahun baru Imlek,” ujar Amril, Marketing Communication TCC Mall.

Beragam kegiatan menarik yang dihadirkan, meliputi lomba fashion show, dan lomba karaoke Mandarin untuk kategori anak-anak, mulai dari tingkat Taman kanak-kanak (TK) hingga Sekolah Dasar (SD).

“Lomba fashion show ini unik, harus menggunakan baju tradisional Tionghoa (cheongsam), sehingga kesannya lebih terlihat menarik, sesuai tema,” ujarnya.

Tak hanya perlombaan, pertunjukan pesta barongsai juga akan ikut memeriahkan acara tersebut dengan mengelilingi area TCC Mall. “Pesta barongsai akan digelar tanggal 27 Januari 2016,” katanya.

Selain itu, juga akan digelar noodle festival dalam bentuk bazar dengan aneka macam mie mulai dari mie tarempa, mie lendir, mie goreng, dan lainnya, sehingga pengunjung bisa memilih aneka pilihan mie tersebut.

“Hanya menukarkannnya dengan kupon seharga Rp 5 ribu yang bisa di beli langsung di TCC Mall,” tutupnya. (cr20)

Ribuan Lalat Serbu Tabanan, Bali

0

batampos.co.id – Ribuan lalat menyerbu warga Banjar Delod Peken, Desa Timpag, Kecamatan Kerambitan, Tabanan, provinsi Bali.

Mereka pun panik dan resah.

Diduga lalat mulai menyerbu setelah peternak ayam yang ada di sekitar Banjar mulai memotong ayamnya.

Menurut salah seorang warga setempat, Made Sudarmawita, 45, kondisi tersebut sudah terjadi selama 10 hari terakhir ini sehingga membuat dirinya resah, terlebih ia memiliki cucu yang masih balita sehingga dikhawatirkan akan membawa wabah penyakit diare.

“Beraktivitas jadi terganggu juga karena dikerumuni lalat,” ungkapnya.

Tak hanya beterbangan di halaman rumahnya, lalat tersebut juga sampai masuk ke dalam rumah mulai dari kamar tidur hingga dapur sehingga makanan didapurnya harus ditutup dengan rapat.

“Bahkan sering makanan di dapur terpaksa kami buang karena dihinggapi lalat,” sambungnya.

Untuk membasmi lalat yang berkerumun dirinya pun bisa mengeluarkan uang hingga ratusan ribu rupiah untuk membeli racun lalat baik yang bentuknya cair maupun serbuk.

Biasanya racun lalat ia beli di toko kimia atau di warung dekat rumahnya.

“Kadang juga pakai lem lalat itu, tetapi baru diletakkan beberapa menit sudah penuh, sehari bisa menghabiskan sampai 4 lembar lem,” lanjut Wita. (ras/gup)

Disdag Segera Pasang Harga Sembako di Papan Reklame

0

batampos.co.id – Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM dan Energi Sumber Daya Mineral Karimun, akan memasang harga sembilan bahan pokok (Sembako) di papan reklame di depan Polsek Balai. Tujuannya, untuk memberikan informasi kepada masrayarakat tentang harga sembako di pasar.

“Kita tetap akan pantau harga sembako di pasaran. Salah satunya, di papan reklame untuk mempermudah masyarakat melihat harga sembako dalam sepekan. Kan, di malam hari jelas itu berapa harga sembako dalam sepekan ini misalnya,” kata Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM dan Energi Sumber Daya Mineral Karimun M Yosli, kemarin (17/1).

Selain itu, pihaknya akan tetap turun ke pasar maupun distributor untuk survei harga dalam rangka mengendalikan harga sembako. Agar harga sembako tersebut dapat terkendali, hingga ditangan konsumen atau pembeli dari pengecer pedagang. Sebab, di Karimun sendiri bukan daerah penghasil pangan seperti cabe, beras, tepung dan sebagainya.

“Alhamdulillah, di beberapa daerah harga cabe meroket. Tapi di Karimun turun harga cabenya, serta stok mencukupi walaupun menjelang hari raya kebesaran Imlek,” ujarnya.
Namun, demikian tetap saja pihaknya melakukan pemantauan harga beberapa komoditi yang cukup digemari oleh masyarakat. Terutama lima komoditi yang dibutuhkan masyarakat banyak yaitu daging, minyak goreng, telor, beras, gula. Yang harus benar-benar di jaga, supaya tidak naik terlalu tinggi yang berdampak terhadap masyarakat nantinya.

“Pokoknya, kita (Pemkab Karimun-red) berusaha menekan harga sembako. Dan saat ini harga sembako masih relatif normal harganya,” tambah mantan Kabag Humas Karimun. (tri)

BP Batam akan Ketatkan Pengawasan di Duriangkang

0
Seorang petugas mengecek kandungan bakteri pada air di laboratorium microbiologi milik PT Adhya Tirta Batam (ATB), Mukakuning, Selasa (17/1). Pengecekkan dilakukan setiap hari untuk memenuhi standar dari World Health Organization (WHO) untuk menjamin kualitas air. F.Rezza Herdiyanto/Batam Pos

batampos.co.id – BP Batam meminta seluruh pemangku kebijakan di Batam tak mempolitisir aktivitas ternak babi di kawasan Dam Duriangkang.

“Politisir dalam arti, seperti kasihan rakyat kecil lah, anak sekolahnya, apalah. Padahal, memakai tempat itu saja salah. Kami tidak mau dibenturkan lagi dengan elemen-elemen masyarakat yang mempertahankan itu,” ujar Deputi Bidang Pengusahaan Sarana Lainnya BP Batam Purba Robert M Sianipar, Selasa (17/1).

Menurutnya ternak liar di lokasi Dam tersebut seringkali muncul kembali, padahal BP Batam bersama tim terpadu kerap melakukan penertiban. Untuk itu, BP Batam berkomitmen untuk sesegera mungkin persoalan ini dituntaskan dan tak membiarkan aktivitas ternak kembali terjadi.

“Sekali turun kami harapkan tuntas. Kami sudah rapat dengan Ditpam dan harus bersihkan, kita bisa lihat sediri pimpinan sekarang, tegas,” paparnya.

Ditanya, apakah pengawasan dari BP Batam dalam hal ini Ditpam, dia mengatakan pihaknya akan terus meningkatkan kinerja Ditpam BP Batam.

“Kemarin itu… gimana ya, Ditpam perlu ini lagilah supaya lebih baik. Tapi kami tegas kok, apalagi sekarang,” ucapnya.

Namun karena penertiban melibatkan tim terpadu, penertiban masih menunggu keputusan bersama, termasuk soal anggaran.

“Ini memang kesepakatan daerah, kami tak bisa tindak sewenang-wenang (turun sendiri),” ucapnya.

Dia berharap, setelah aktivitas ternak liar di Dam Duriangkang ditertibkan, masyarakat diminta untuk sama-sama menjaga. Seperti tidak merusak pagar atau asilitas pengamanan yang telah disiapkan.

“Mohon jangan dipotong-potong atau dibongkar lagi, itu bisa jadi akses masuk lagi,” harapnya.

Tak hanya itu, karena Dam Duriangkang dekat dengan Kawasan Industri yakni Batamindo Industrial Park dan Panbil ndstrial Estate untuk terus meningkatkan sistem pengolahan limbahnya.

“Sehingga, sebelum dibuang ke saluran dan mengalir ke Dam, bukan air yang toxic atau beracun yang ikut,” harapnya.

Sementara itu, terkait anggapan jika air Dam tercemar oleh aktivitas ternak babi akan haram, Presiden Direktur ATB Benny Andrianto tak ingin berkomentar banyak, namun dia menegaskan air ATB sesuai standar World Health Organisation (WHO).

“Saya tidak terlalu menguasai domain itu (soal haram), tapi dari sisi kualitas semua air yang dikelola ATB memenuhi standar WHO, bersumber dari septic tank sekalipun, air yang sudah didistribusikan dijamin sudah memenuhi standar WHO,” ucapnya. (cr13)

52 Orang Tewas Terkena Bom Salah Sasaran

0
ilustrasi

batampos.co.id – 52 orang tewas dan puluhan korban lainnya terluka saat bom jet milik Angkatan Udara Nigeria salah sasaran.

Sejatinya bom itu diarahkan ke kelompok teroris Boko Haram di perbatasan dekat Kamerun, tapi jatuh di Rann, utara-timur Nigeria.

Presiden Muhammadu Buhari sangat menyayangkan sekali.

“Ini merupakan kesalahan yang militer Nigeria lakukan untuk pertama kalinya dalam sejarah,” tuturnya seperti dikutip dari BBC, Rabu (18/1).

Alexandra Matijevic selaku ketua Palang Merah menuturkan, para korban merasa sedih karena orang dicintai tewas akibat bom salah target. Instansinya mencatat, korban keseluruhan mencapai 200 orang, termasuk di dalamnya anak-anak. (wid/rmol/iil/JPG)

Pegawai Wajib Buat Laporan Evaluasi Kinerja

0

batampos.co.id – Bupati Bintan, Apri Sujadi menjadi inspektur upacara (irup) dalam Apel 17 Hari Bulan di Halaman Kantor Bupati Bintan, Bandar Seri Bentan, Kecamatan Teluk Bintan, Selasa (17/1). Apel rutin bulanan ini juga dihadiri Wakil Bupati Bintan, Dalmasri Syam, Pelaksana tugas (Plt) Sekda Bintan, Adi Prihantara, asisten I dan II, seluruh staff ahli dan Kepala Organisasi Daerah (OPD), camat, lurah dan staf kepagawaian di lingkungan Pemkab Bintan.

Bupati Bintan, Apri Sujadi mengatakan seluruh OPD yang saat ini bekerja di 28 instansi harus mampu melaksanakan tugas pokok dan fungsinya (tupoksi) sesuai yang diamanatkan undang-undang kepegawaian. Apabila ditemukan pegawai yang keluar koridor dalam melaksanakan tupoksi maka akan diberikan sanksi tegas.

“Kita minta honorer maupun pejabat yang baru ditempatkan dalam OPD baru segera bekerja. Cepatlah menyesuaikan diri dengan lingkungan kerjanya. Ingat laksanakanlah semuanya sesuai dengan tupoksi masing-masing,” ujarnya.

Penyesuaian diri dalam lingkungan kerja, Kata dia, harus segera dilakukan demi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Namun semua itu harus didasari dengan semangat baru, semangat membangun daerah serta mengedepankan kebersamaan dan kekompakkan. Tujuannya agar program kerja yang telah direncanakan oleh Pemkab Bintan dalam rentan waktu 2016-2021 bisa berjalan dan tercapai semaksimal mungkin.

Agar program kerja yang direncanakan itu berjalan, lanjutnya, diminta seluruh kepala dinas atau badan mengawasi kinerja bawahannya yang berstatus pegawai maupun tenaga honorer kontrak. Ingatkan kepada mereka untuk membuat seluruh laporan terkait evaluasi kerja selama menjalankan tugas di instansinya masing-masing.

“Kita ingatkan kembali, ada komitmen bersama yang telah sama-sama kita sepakati. Yaitu harus ada laporan evaluasi kinerja dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat setiap orang. Itu akan kami lihat secara terus menerus setiap bulannya,” ungkapnya. (ary)

Pernak Pernik Ayam Api Laris Terjual

0
Dirman pedagang pernak pernik imlek di Pasar Penuin menunjukan pernak pernik bergambar ayam api, Senin (16/1). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Penanggalan Tionghoa, tahun baru Imlek 2568 yang bertepatan dengan tanggal 28 Januari 2017 mendatang merupakan Tahun Ayam Api. Alhasil, pernak-pernik Imlek yang bergambar ayam api, laris terjual.

Salah satu pedagang di Pasar Penuin, Dirman mengatakan dua minggu sebelum imlek, Pernak pernik imlek bergambar ayam api hampir habis terjual.

“Ini saja, 12 hari sebelum imlek tinggal enam buah. Padahal ku ambil 200 buah kemarin,” katanya.

Walau laris, dia mengaku tak ingin lagi memesan, karena biasanya satu minggu setelah imlek sudah jarang lagi yang beli. “Ini saja dulu,” ucap pemilik Toko Badminton Penuin Snack ini.

Seorang pembeli Mei Li mengatakan memang kerap mengoleksi pernak pernik yang mewakili imlek pada tahun yang bersangkutan.

“Ini beli satu yang ayam, kemarin (imlek 2016)beli juga yang monyet,” katanya.

Walau pernak pernik ayam api jadi buruan. Bukan berarti yang lain tak dilirik, seorang warga etnis Tionghoa Fira telah membeli pernak pernik lain.

“Baru beli nanas, koin koin yang digantung juga,” ujarnya. (cr13)

Istri Dapati Suami Remas Dada Anak, Ternyata Sudah …

0

batampos.co.id – RD, 43, tega menggauli anak tirinya, RJ, 14.

Perbuatan pelaku terungkap saat tengah mencabuli korban saat baru selesai mandi.

RJ yang saat ini masih duduk dibangku kelas 2 SMP telah mengalami pencabulan oleh sang Ayah tiri sejak 2015.

Perbuatan  bejat pelaku terungkap  oleh istri warga Dusun Karang Sidemen Desa Dasan Tereng Kecamatan Narmada itu sendiri, Sabtu (14/1) lalu. Saat itu, korban baru selesai mandi dan langsung menuju kamarnya. Istri pelaku yang juga baru selesai mandi masuk ke kamar korban hendak mengambil handuk. Saat itulah ia melihat pelaku tengah memaksa korban melayani nafsu bejatnya. Ia melihat pelaku tengah meremas payudara korban dengan paksa.

“Ibu korban masuk dan kaget mendapati  suaminya sedang melakukan perbuatan tidak senonoh,” ungkap Ipda Eka Dian Pertiwi STK,  Kanit PPA Polres Mataram seperti ditulis Radar Lombok, Rabu (18/1).

Atas kejadian tersebut akhirnya korban  bersama ibunya pergi ke rumah keluarga dan menceritakan perbuatan pelaku. Pelaku pun akhirnya dilaporkan ke polisi. “Setelah menerima laporan, kami langsung menangkap pelaku,  tambahnya.

Dari hasil BAP, diketahui pelaku menggauli anak tirinya beberapa kali sejak  tahun 2015. Pelaku mengintimidasi korban agar tidak menceritakan kasus ini ke siapa-siapa.  “Kasus tersebut terbongkar karena pencabulan itu, sehingga kasus persetubuhan selama ini diketahui juga. Setiap pelakumelakukan persetubuhan, korban diancam,” ungkapnya.

Pelaku   terancam  hukuman 15 tahun penjara.  “Pelaku terancam dengan hukuman 15 tahun penjara,” ungkap  Ipda Eka.(cr-met/nas/JPG)

Tim Penasihat Hukum Jamaris Siapkan 24 Pengacara

0

batampos.co.id – Sidang perdana kepala bidang kependudukan dan catatan sipil di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disduk Capil) Kota Batam Jamaris, beserta staf-nya Irwanto, dengan status terdakwa digelar di ruang utama Pengadilan Negeri (PN) Batam, hari ini (18/1/2017).

Persiapan dari kedua terdakwa dalam perkara pungutan liar (pungli) pengurusan dokumen Disduk Capil yang terungkap saat operasi tangkap tangan (OTT) Oktober 2016 lalu itu, memang tidak tanggung-tanggung. Pasalnya, penasihat hukum (PH) yang disiapkan untuk mendampingi kedua terdakwa dipersidangan mencapai 24 pengacara. Hal ini diungkapkan ketua tim PH Jamaris dan Irwanto, Beni Zairaltha, kemarin.

Ia mengatakan, dengan tim pembela tersebut dipersiapkan untuk meyakinkan publik di persidangan bahwa, klien-nya (terdakwa) tidak melakukan kesalahan sebagaimana pasal yang ditujukan oleh jaksa penuntut umum (JPU).

“Itu tidak hanya dari Batam saja, tetapi juga dari Jakarta dan Pekanbaru,” ujarnya.

Namun Beni menegaskan, di sidang perdana nanti pihaknya hanya mendatangkan tujuh pengacara saja.

“Karena ini masih sidang awal. Kita masih melihat dulu bagaimana isi dakwaan dari JPU itu,” jelasnya.

Sementara JPU Yogi Nugraha yang menangani perkara kedua terdakwa mengungkapkan, agenda persidangan perdana ini hanya untuk membacakan dakwaan saja.

“Kami belum menghadirkan saksi-saksi,” sebut Yogi.

Menurutnya, dari dakwaan itu kemungkinan akan ditanggapi oleh pihak PH terdakwa dalam bentuk eksepsi.

“Kita harus memberikan kesempatan itu kepada pihak terdakwa,” terangnya.

Sidang tersebut akan dipimpin langsung Ketua PN Batam Edward Harris Sinaga, didampingi Hakim Anggota Endi dan Egi Novita.(cr15)

SCADA ATB Batam Terbaik Se-Indonesia

0
Puluhan direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) se-Indonesia berkunjung ke ruang kendali teknologi Supervisory Control And Data Acquisition (SCADA) dan Geographic Information System (GIS) milik PT Adhya Tirta Batam (ATB), Mukakuning, Selasa (17/1). Teknologi tersebut digunakan untuk mengoptimalkan tiga hal yaitu pengawasan kebocoran, produksi dan distribusi air di Batam. F.Rezza Herdiyanto/Batam Pos

Selasa (17/1), puluhan Pimpinan dan Perwakilan dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) yang tergabung dalam Persatuan Perusahaan Air Minum di Indonesia (PERPAMSI) berkunjung ke PT Adhya Tirta Batam (ATB).

Kunjungan tersebut, sengaja dilakukan guna melihat secara langsung pengoperasian teknologi Supervisory Control And Data Acquisition (SCADA) & Geographic Information System (GIS) yang ada di Instalasi Pengolahan Air (IPA) Mukakuning, Batam.

Hadir pada kesempatan tersebut, Direktur Eksekutif PERPAMSI, Ashari Mardiono, President Director PT. Adhya Tirta Batam (ATB) Ir. Benny Andrianto, MM, beserta jajaran Managemen ATB dan tamu undangan.

Sistem yang sudah dibangun sejak tahun 2011 ini, merupakan sistem unggulan yang dikembangkan oleh karyawan ATB secara langsung. Bahkan keunggulannya sudah melebihi beberapa perusahaan air yang juga menggunakan sistem seperti ini.

“Untuk saat ini, sistem SCADA dan GIS yang ada di ATB sudah terintegrasi dan terbilang lebih baik dari perusahaan air di Indonesia. Diantaranya Jakarta, Banjarmasin dan Malang,” terang Corporate Communication Manager ATB Enriqo Moreno.

Mengingat, SCADA di Malang dan Banjarmasin belum dioptimalkan dengan terintegrasi. PDAM Malang hanya menggunakan SCADA untuk Distribusi saja. Sedangkan PDAM Banjarmasin menggunakan SCADA untuk produksi. Begitu juga PAM Lyonnaise Jaya (PALYJA) untuk bagian produksi.

Sementara PT Adhya Tirta Batam , tambah Enriqo, menggunakan sistim SCADA dan GIS tersebut dioptimalkan untuk tiga hal. Yakni Pengawasan Kebocoran, Produksi dan Distribusi.

“Jadi, sementara ini ATB masih lebih baik dalam hal pengoptimalisasi sistem SCADA dan GIS ini. Bahkan untuk beberapa negara di Luar Negeri, ATB masih lebih baik. Diantaranya Kota Manila, Philipina yang masih fokus pada Produksi,” tambahnya.

Sebagaimana diketahui, Sistem GIS dibangun oleh ATB sejak tahun 2011. Seiring berjalannya waktu, sistem ini mengalami perkembangan fungsi dan keunggulan untuk mendukung produktifitas dan efisiensi terutama dalam hal penurunan jumlah kebocoran.

Selain itu, GIS juga berguna untuk meningkatkan pelayanan kepada pelanggan, mulai dari GIS Pelanggan, GIS Sambung baru, GIS Pencatatan meter dan GIS meter services untuk pemasangan meter air baru maupun penggantian.

Ia menambahkan, setelah menggunakan beragam teknologi pendukung, kebocoran air ATB terus menurun. Dan kini, tingkat kebocoran ATB paling rendah bila dibandingkan dengan PDAM besar lain di Indonesia.

“Pada Mei 2016 lalu, tingkat kebocoran air ATB bahkan sempat mencapai 11,90 persen. Angka tersebut jauh lebih rendah dari rata-rata tingkat kebocoran air nasional yang masih diangka 33-34 persen,” jelasnya.

Pengoperasian teknologi SCADA tersebut, terintegrasi dengan GIS dan terbilang sangat penting guna memantau, mengontrol, maupun melakukan otomasi peralatan operasional, baik dalam pengelolaan maupun distribusi air kepada pelanggan.

Dengan sistem ini, debit air, pressure/flow, kapasitas, hingga kualitas air dalam proses produksi yang dibutuhkan untuk disalurkan ke pelanggan dapat dimonitor dan dikontrol secara remote dalam satu tempat.

Hal ini memberikan efesiensi yang dibutuhkan ATB dalam pengelolaan sistem produksi dan distribusi air dalam mengoptimalkan suplai kepada pelanggan. (*)