Jumat, 20 Februari 2026
Beranda blog Halaman 13898

Lagi, Pemko Batam Keluhkan Tak Punya Lahan untuk Bangun Rusun

0
Rusun Mukakuning di Simpang Dam yang dikelola Pemko Batam. Foto: Dalil Harahap/ Batam Pos
Rusun Mukakuning di Simpang Dam yang dikelola Pemko Batam.
Foto: Dalil Harahap/ Batam Pos

batampos.co.id – Pemerintah Kota Batam sangat serius untuk membangun banyak Rumah Susun (Rusun) untuk menampung sekitar 150 ribu warga  Rumah Liar (Ruli) ke rusun. Tetapi Pemko khawatir rencana tersebut tidak akan terealisasi mengingat susahnya mendapatkan lahan untuk pembangunan Rusun.

“Kami terkendala lahan. Kalau dibilang butuh, saat ini Batam ini butuh banyak rusun. Ini penting untuk mengurangi jumlah ruli yang terus bertambah,” kata M Diki, kepala UPT Pengelolaan Rusun Dinas Tata Kota Pemko Batam., Minggu (7/3).

Sementara Purnomo Andiantono, Direktur Humas dan Promosi BP Batam mengatakan permintaan lahan untuk Rusun ini akan tetap dikoordinasikan dengan bagian lahan. Intinya, tidak akan mempesulit Pemko Batam untuk mendapatkannnya.

“Kalau memang lahan yang diminta masih ada dan masih kososng, Kenapa tidak. Kami pasti berikan,” katanya.

Kata Diki, permintaan rusun ini sangat besar dan sangat tinggi. Tingkat hunian di etiap rusun di atas 90 persen. Bahkan ada yang tingkat huniannya sampai 100 persen. (ian)

Hutan di Dam Mukakuning Terbakar, Sebab…

0

kebakaran_lahan_besarbatampos.co.id – Kebakaran hutan kembali terjadi di Batam. Minggu (6/3), siang, hutan yang melingkupi Dam Mukakuning, terbakar.

Di lokasi kebakaran ada empat unit mobil pemadam dikerahkan yakni dua mobil  dari Pemadan Kebakaran (Damkar) Pemko Batam dan dua lagi mobil dari Penanggulanan Bahaya Kebakaran (PBK) BP Batam.

Sebelumnya kebakaran juga pernah terjadi tidak jauh dari lokasi ini. Kejadian waktu itu Selasa (23/2) pagi.  Api berhasil membakar hutan seluas tiga hektar. Kini kebakaran itu kembali terjadi. Tiga hektar lahan kembali hangus terbakar.

Menurut salah satu petugas pemadam kebakaran dari Pemko Batam saat ditemui di lokasi titik api mengatakan, kebakaran sudah terjadi sejak pukul 12.30 WIB. Hingga pukul 17.00 WIB, pihak pemadam masih bekerja memadamkan api.

“Belum tahu penyebabnya apa,” ujar Ramli komandan regu dari Pemadan Kebakaran (Damkar) Pemko Batam.

Kejadian itu baru diketahui ketika salah seorang satpam PT Adhya Tirta Batam (ATB) yang berada ada di Dam Mukakuning menelpon meminta bantuan karena api terus membesar.

“Setelah diberi tahu kami langsung turun,” ujar petugas pemadam kebakaran dari BP Batam, Minggu.

Ada tiga lahan titik api yang terbakar. Pertama kebakaran terjadi di hutan belakang Kampung Aceh, di sana hutan seluas setengah hektar terbakar dan dua titik kebakara lagi terjadi di pinggir Dam Mukakuning, tepat di pintu masuk  ATB, hutan yang terbakar seluas 2,5 hektar. (cr14/ray)

Kesetrum, Heru Dirawat di ICU RSUD Batam

0
ilustrasi
ilustrasi

batampos.co.id – Heru Santoso, 23, asal Tembilahan, Riau. Merantau ke Batam menjadi seorang buruh bangunan.

Sabtu (5/3) pukul 14.00 WIB ia mengalami nasib nahas, tersengat listrik.

Kini ia dirawat di ruang ICU di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Embung Fatimah, Batam, Kepri.

Atas kejadian itu korban mengalami luka di sekujur tubuh. Sebagian kulitnya gosong dan terkelupas.

Heru tersengat listrik saat membangun rumah bersama 11 orang rekannya di Perumahan Marina Raya, Sekupang.

Saat itu, korban sedang mengikat papan ke besi untuk pengecoran di lantai dua. Ketika berdiri ternyata tepat di atas kepalanya ada kabel listrik tanpa pembungkus. Spontan kepala korban kesetrum dan tubuhnya pun terlempar.

“Saat kesentrum sempat terdengar suara ledakan kuat, kami pun terkejut,” ujar Idris rekan korban sesama pekerja, Minggu (6/3).

“Kami kira korban sudah meninggal waktu itu,” tambah Idris.

Melihat kejadian itu kemudian korban pun langsung dibawa oleh rekan-rekannya ke RSUD Embung Fatimah untuk mendapatkan pertolongan medis.

“Mungkin tubuh korban basah berkeringat, jadi cepat kesetrum,” tutur Agus rekan lainnya.

Saat ini korban masih dirawat di ruangan ICU, RSUD Embung Fatimah.

“Sudah bisa ngobrol sedikit-sedikit,” tutur Agus.

Humas RSUD Embung Fatimah, Nuraini saat dikonfirmasi mengatkan saat ini korban sudah mendapatkan petolongan dari pihak rumah sakit oleh dokter. Korban dirawat di ruang ICU.

“Masuknya semalam,” kata Nuraini.

Nuraini mengatakan belum mengetahui secara pasti apa saja luka yang diderita korban.

“Hari ini libur, besok saja saya tanya dokternya,” tutup Nuraini singkat. (cr14/ray/JPNN)

Pajang Foto di Instagram Dendi Gustinandar Dikira Anak Ireng Maulana

0

Dendi Gustinandar, Kepala Bidang Komersial Bandara Hang Nadim, punya kenangan tak terlupakan dengan musisi jazz legendaris Ireng Maulana, yang Minggu (6/3) tutup usia.

Di akun Instagramnya, Dendi sempat memajang fotonya bersama Ireng. “Nah, lucunya, teman-teman saya ada yang gak tahu siapa Om Ireng, malah dikira bapak saya, hehe..” kata Dendi kepada Batam.top.

Pria Bertato Kupu-Kup Ditemukan Jadi Mayat di Bengkong Garama

0
Petugas jenazah RS BP Batam mengecek kondisijenazah pria bertato yang ditemukan warga di Bengkong Garama, Minggu (6/3/2016). Foto: eggi/batampos.co.id
Petugas jenazah RS BP Batam mengecek kondisijenazah pria bertato yang ditemukan warga di Bengkong Garama, Minggu (6/3/2016). Foto: eggi/batampos.co.id

batampos.co.id – Serang pria bertato kupu-kupu di tangan kiri, dan tato tengkorak di tangan kanan ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di kawasan Bengkong Garama, Kecamatan Bengkong, pukul 03.00 WIB, Minggu (6/3/2016) dinihari.

Belum diketahui identitas maat tersebut, namun bisa dipastikan korban pembunuhan karena di tubuhnya ditemukan luka tusuk.
Saat ditemukan, pria ini mengenakan kemeja kotak-kotak coklat bergaris merah, dan memakai celana jins panjang warna biru.
Kapolsek Bengkong AKP Syamsurizal mengatakan saat ini anggotanya masih melakukan penyelidikan terhadap penemuan mayat laki-laki ini.
“Sampai saat ini kita belum mendapatkan identitasnya, laporan kehilangan anggota keluarga juga belum kita terima,” katanya.
Berdasarkan pantauan batampos.co.id di RSOB Sekupang, terdapat luka tusuk di tubuh korban. Luka tusuk tersebut, tepat berada di bagian dada kanan atas. (eggi)

Iming-Imingi Uang Rp 50 Ribu, Predator Anak Ini Terkam 2 Bocah

0
Ini tampang Rio Salipan, sang predator anak saat di introgasi di Polsek Bengkong,  Sabtu (5/3/2016). Foto: Johannes Saragih/batam Pos
Ini tampang Rio Salipan, sang predator anak saat di introgasi di Polsek Bengkong, Sabtu (5/3/2016). Foto: Johannes Saragih/batam Pos

batampos.co.id – Rio Saputra, 27, predator anak asal Sakura Garden, Batuampar, dibekuk polisi dari Polsek Batuampar dan Bengkong karena mengganggu kehormatan dua bocah yakni D dan MA, masing-masing baru berusia 8 tahun.

Kapolsek Bengkong AKP Syamsurizal mengatakan penangkapan tersangka bermula dari laporan BI, orangtua MA. Ia mengaku anaknya digituin pria yang mengendarai motor Beat biru, , Selasa (6/10/2015) silam. Ia menawaro Ma uang Rp50 ribu agar mau ikut dengannya.

“Waktu itu tersangka mengelak dan tidak mengakui,” ujar Syamsurizal.

Namun saat dipertemukan dengan korban, bocan delapan tahun itu langsung berteriak histeris dan menunjuk RS sebagai pelaku yang menggituinnya. Rio tidak bisa mengelak lagi dan baru mengakui perbuatan bejatnya itu.

“Untuk sementara baru ada dua korban. Tidak menutup kemungkinan ada korban-korban lainnya,” tutur Syamsurizal.

Untuk pemeriksaannya, Rio menjalani Berita Acara Pemeriksaan (BAP) di dua tempat. Korban D, di Polsek Batuampar dan Ma ditangani Polsek Bengkong.

Pantauan koran Batam Pos (grup batampos.co.id), usai diperiksa beberapa jam oleh penyidik Polsek Bengkong, tersangka berambut pendek ini lalu digiring kembali ke Mapolsek Batuampar menggunakan mobil sedan abu-abu.

Berdasarkan pengakuan Rio, menganggu kewanitaan bocah itu di lokasi yang sama, yakni di semak-semak Perumahan Villand Park, Bukit Senyum. Modusnya sama dengan korban D, yakni mengimingi-iming uang kepada korban.

“Pelaku minta ditemani korban untuk menjemput anaknya dari sekolah dengan imingi uang Rp 50 Ribu,” lanjutnya.

Dalam melakukan aksinya, Rio mengaku berkeliling mencari korbannya. Targetnya bocah perempuan yang sedang bermain atau tanpa pengawasan orangtuanya. Di sanalah ia akan membujuk korban dengan berpura-pura mencari anaknya. Korban yang akan ikut dijanjikan akan diberi uang saku.

“Saya tak pernah memaksa. Kasih uang Rp 50 ribu,” ujar Rio.

Meskipun sudah memiliki istri dan anak, perbuatan tersebut diakuinya sebagai kebutuhan. Saat ditanya, apakah ia termasuk penyuka anak-anak kecil, Rio membantah.

“Tak tahu saya bang. Datangnya begitu saja. Kalau lihat anak, pikiran saya langsung bagaimana cara membawa anak itu. Yang jelas saya tidak ada memaksa,” ujar predator anak yang layak dihukum berat ini. (rng)

Punya Usaha dan KTP Batam? Bisa Dapat Dana Bergulir Rp 12,3 Miliar

0
Ilustrasi dana untuk UKM. Foto: istimewa
Ilustrasi dana untuk UKM. Foto: istimewa

batampos.co.id – Masyarakat Batam yang sedang merintis usaha atau ingin mengembangkan usahanya menjadi lebih besar, kini bisa mengambil pinjaman dana berguli dari  Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Pasar, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah (PMP-KUKM) Kota Batam.

Pemko Batam tahun ini siap menggelontorkan dana sebesar Rp 12,3 miliar untuk para pemilik usaha. Syaratnya pun dipermudah, yakni warga Batam punya usaha berlokasi di Batam dan peminjamnya juga harus memiliki KTP Batam.

“Syarat itu masih sama seperti tahun-tahun sebelumnya,” kata Kepala Dinas PMP-KUKM Kota Batam, Pebrialin.

Namun, ada juga syarat tambahan seperti usaha sudah harus berjalan minimal enam bulan, melampirkan laporan keuangan, surat keterangan usaha dari lurah serta pernyataan yang diketahui suami/istri.

Besaran pinjaman yang diberikan yaitu maksimal Rp 50 juta untuk usaha mikro yang beromset di bawah Rp 300 juta. Sedangkan pinjaman Rp 150 juta, diperuntukkan bagi usaha kecil beromset di atas Rp 300 juta.

“Bunganya juga kecil, yakni 1,3 persen dengan jangka waktu peminjaman maksimal tiga tahun,” papar dia.

Menurut Kepala Dinas, jumlah besaran dana senilai Rp 12,3 miliar itu berasal dari pengembalian dana bergulir serta tambahan dari anggaran daerah. “Dari APBD 2016 ada tambahan Rp 1 miliar,” terangnya.

Selebihnya, ia melanjutkan, dana itu dihimpun dari pengembalian dana bergulir tahun-tahun sebelumnya.

Kepala Dinas katakan, penyaluran dan pengembalian dana bergulir di Batam selama ini cukup lancar. Pihaknya mencatat, angka non performing loan (NPL) atau kredit macetnya pun tergolong rendah, sekitar 3,5 persen.

“Kita lakukan pengawasan dan pembinaan, supaya usaha mereka berjalan baik, sehingga bisa mengembalikan pinjaman yang diberikan,” tutupnya. (rna)

RSBP Batam Hadirkan Layanan Spesialis Kanker

0
Ilustrasi penangangan kanker. Foto: istimewa
Ilustrasi penangangan kanker. Foto: istimewa

batampos.co.id – Semakin meningkatnya penderita penyakit kanker payudara di Indonesia, membuat wanita merasa waspada. Ada beberapa faktor yang bisa menjadi penyebab di antaranya, faktor internal (gen) dan eksternal seperti makanan atau radiasi.

Humas Rumah Sakit Badan Pengusahaan (RSBP) Wawan mengatakan saat ini Batam masih kekurangan tenaga specialis onkologi atau spsialis yang khusus mempelajari dan merawat kanker payudara.

“Baru dua, yang pertama RSUD, yang kedua kita (RSBP, red) lah,” kata dia, Sabtu (5/3/2016).

Dokter Joshua Partogi Saing, SpB(K) Onk., menjelaskan kanker payudara merupakan salah satu momok bagi kaum hawa. Kebanyakan dari mereka datang ke rumah sakit ketika sudah memasuki stadium 3 atau 4.

“Inilah yang bahaya,” kata Joshua.

Kanker payudara bisa dideteksi secara dini dengan melakukan pemeriksaan sendiri, jika merasa ada benjolan atau rasa nyeri pada area payudara segeralah memeriksakan diri. Pengobatan secara dini membuat wanita tidak kehilangan payudaranya. Dan keberhasilan terbebas bisa mencapai 95 persen.

“Kanker payudara biasanya benjolan muncul di bagian kanan atas payudara,” jelas Pria yang baru menyelesaikan pendidikan di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung ini.

Wanita bisa memeriksakan payudara secara berkala dan sesuai dengan umur. Mulai dari satu bulan hingga sekali enam bulan sekali.

“Selama ini yang datang untuk berkonsultasi masih usia produktif, antara 20 hingga 25 tahun,” ujarnya.

Ia berharap dengan dibukanya specialis onkologi di RSBP dapat membantu masyarakat khususnya para wanita untuk mendapatkan perawatan sekaligus edukasi mengenai kanker payudara.

“Kedepan kita akan bekerjasama dengan yayasan kanker indonesia untuk mensosialisasikan kanker payudara ke masyarakat banyak,” tutupnya. (cr17)

Lomba Mewarnai Batam Televisi Diikuti 2.000 Anak

0
Seribuan anak sedang mengikuti lomba mewarnai yang digelarBatam Tv, Minggu (6/12/2016). Foto: istimewa
Seribuan anak sedang mengikuti lomba mewarnai yang digelarBatam Tv, Minggu (6/12/2016). Foto: istimewa

batampos.co.id – Lomba mewarnai yang digelar oleh Batam Televisi (grup batampos.co.id), Minggu 6/3/2016) di tiga tempat sekaligus diikuti 2.000 anak.

Di Kota Batam dipusatkan di Kepri Mall Batam diikuti 1000 peserta dengan rincian 400 anak kategori A (Paud dan TK), serta 600 anak kategori B (SD).

Sementara di Kota Tanjungpinang diikuti 500 peserta, 200 kategori A dan 300 anak kategori B.

Di Tanjungbalai Karimun juga diikuti 500 anak dengan rincian kategori A 300 anak dan kategori B 200 anak.

“Jadi totalnya 2.000 anak,” ujar Rini, salah satu panitia lomba.

Rini mengatakan, minat anak-anak untuk mengikuti lomba tersebut terbilang tinggi. Terbukti pesertanya membludak.

Menariknya, bukan hanya anak-anak yang antusias, tapi orangtua mereka juga antusias. Bahkan, sejak mall belum dibuka, para orangtua sudah datang mengantar anak-anak mereka.

Begitu pintu mall dibuka, peserta langsung berebut mengambil tempat yang pas.

Lomba sendiri dimulai sejak pukul 10.00 dan selesai sebelum pukul 12.00 WIB.

“Pemenangnya akan segera kita umumkan,” ujar Rini. (nur)

Ini Daftar Pemenang Lomba Mewarnai Batam TV

0
Suasana lomba mewarnai Batam Tv di Kepri Mall, Minggu (6/3/2016). Foto: istimewa
Suasana lomba mewarnai Batam Tv di Kepri Mall, Minggu (6/3/2016). Foto: istimewa

batampos.co.id – Sebanyak 2.000 anak ambil bagian dalam lomba mewarnai yang digelar Batam Televisi di tiga kota/kabupaten di Kepri.

Di Batam diikuti 1000 peserta SD dan TK/Paud, sementara di Tanjungpinang dan Karimun masing-masing diikuti 500 anak di dua kategori yang sama (SD dan TK/Paud).

Saking banyaknya peserta, panitia membutuhkan waktu beberapa jam untuk menentukan pemenangnya. Dan setelah proses penjurian selesai, akhirnya diproleh pemenang untuk masing-masing kategori.

Pemenang kategori SD, juara pertama diraih oleh Zaskia Athaya dari SD IT Darussalam dengan nomor peserta 590. Zaskia berhasil mengumpulkan nilai tertinggi 290.

Ditempat kedua diraih Fadhila Hasyian dari SD 001 Seibeduk dengan nomor peserta 527. Fadhila meraih nilai 280.

Juara ketiga diraih Ozora dari SD IT Luqman Al Hakim dengan nomor peserta 017. Ozora meraih nilai 275.

Lalu harapan pertama diraih Viona dari SD 001 Sagulung, Harapan kedua A. Robithoh dari Putra Batam, dan harapan ketiga Liliana dari SD IT Attaubah.

Sementara untuk kategori TK/PAUD, juara pertama diraih Nabila dari RA An Nur, juara kedua Sasha Berliana Putri dari Kresendo, dan juara ketiga Hanifah dari RA Alif.

Juara harapan pertama diraih Grishsla Almira dari TK Dinpa, harapan kedua diraih Azka, dan juara ketiga diraih Dewi Andriani dari TK Almuhajirin.

“Rata-rata gambar yang dibuat ribuan anak-anak TK dan SD ini bagus-bagus. Para juri harus kerja keras menentukan juaranya,” ujar Rini Elfina, pantia pelaksana lomba. (nur)