Jumat, 3 April 2026
Beranda blog Halaman 1391

Kalangan Gen Z Masif Terinfeksi Sifilis, Anggota DPR Ungkap Penyebab Utamanya

0
Anggota Komisi IX DPR RI Netty Prasetiyani Aher (Istimewa)

batampos – Peningkatan jumlah kasus menular seksual di kalangan generasi Z atau Gen Z, dengan rata-rata usia 15-24 tahun mengalami pelonjakan, utamanya kasus sifilis. Hal itu berdasarkan data Kementerian Kesehatan (Kemenkes) yang mencatat adanya peningkatan kasus sifilis.

Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani Aher, menyebut peningkatan kasus sifilis menjadi bukti lemahnya perlindungan negara dan minimnya edukasi ke masyarakat. Sifilis merupakan penyakit infeksi menular seksual yang ditularkan melalui kontak seksual dengan seseorang yang terinfeksi.

“Lonjakan kasus sifilis bukan hanya menjadi isu medis, tapi juga sinyal lemahnya perlindungan negara terhadap generasi bangsa,” kata Netty Prasetiyani Aher kepada wartawan, Minggu (22/6).

“Edukasi yang dangkal, akses layanan kesehatan yang terbatas, serta minimnya ketahanan keluarga menjadi salah tiga penyebab yang perlu dibenahi bersama,” sambungnya.

Berdasarkan data Kemenkes, tiga provinsi dengan jumlah kasus tertinggi berada di DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Bali. Pasalnya, ada lebih dari 4.500 kasus insfeksi menular seksual pada rentang usia 15-19 tahun di mana sekitar 48 persennya atau 2.191 kasus merupakan sifilis.

Sementara, kasus IMS pada kelompok usia 25 tahun ke atas tercatat masih mendominasi secara keseluruhan, dengan jumlah konsisten di atas 30.000 kasus per tahun dalam tiga tahun terakhir.

“Angka ini mencerminkan urgensi perlindungan kesehatan reproduksi yang harus dilakukan secara menyeluruh, sistematis, dan berbasis budaya bangsa,” ucap Netty.

Netty mendorong pemerintah segera mengambil langkah-langkah strategis. Utamanya melakukan penguatan edukasi kesehatan reproduksi di sekolah dan masyarakat dengan menekankan pada karakter bangsa Indonesia.

“Kemudian sediakan pelayanan deteksi dini sifilis secara gratis dan rahasia di Puskesmas dan layanan primer, agar masyarakat tidak takut untuk memeriksakan diri,” ujar Netty.

Lebih lanjuut, Netty mengimbau Pemerintah untuk melakukan penguatan ketahanan keluarga, serta perlindungan anak dan remaja untuk mencegah penyakit menular seksual tersebut.

“Ini agar mereka memiliki pegangan nilai dan lingkungan yang mendukung pilihan hidup sehat,” pungkasnya. (*)

Artikel Kalangan Gen Z Masif Terinfeksi Sifilis, Anggota DPR Ungkap Penyebab Utamanya pertama kali tampil pada News.

Gaspol, Rasio Elektrifikasi Kepri Menuju 100 Persen

0
Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad meresmikan penggunaan genset dan infrastruktur kelistrikan di Pulau Bahan, Desa Keban, Kecamatan Sugie Besar, Kabupaten Karimun, Jumat (20/6/2025). (Harun – Diskominfo Kepri)

batampos-Rasio elektrifikasi di Provinsi Kepulauan Riau pada Juni 2025 telah mencapai 99,10 persen. Gubernur Ansar Ahmad akan terus mengupayakan hingga seluruh wilayah di provinsi ini teraliri listrik.

“Akan kita gaspol terus sampai seluruh Kepri teraliri listrik (100 persen),” kata Gubernur Ansar Ahmad usai meresmikan penggunaan genset serta infrastruktur penunjang kelistrikan di Pulau Bahan, Desa Keban, Kecamatan Sugie Besar, Kabupaten Karimun, Jumat (20/6/2025).

Pemprov Kepri melalui Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) akan terus mengupayakan aliran listrik ke sejumlah kampung yang memang belum terlayani.

“Masih ada sejumlah kampung di pulau-pulau. Ini mengingat di Kepri terdapat 394 pulau berpenghuni,” terang Ansar.

Pemenuhan listrik di kampung di pulau-pulau disebut Ansar memang harus bertahap.

“Tapi kita harus bersyukur karena desa atau kampung yang sebelumnya hanya teraliri 12 atau 14 jam, sebagian besar sekarang telah terlayani selama 24 jam,” pungkas Ansar.

Gubernur menegaskan akan terus melanjutkan program Kepri Terang itu agar masyarakat dapat memperoleh kebutuhan dasar yang penting ini.

“Agar masyarakat bisa melakukan usaha pemberdayaan ekonomi rumah tangga, meningkatkan kecerdasan anak-anak karena dapat belajar dengan baik dengan adanya listrik,” tutup Ansar.

12.764 Penduduk Pra Sejahtera Dibantu Pemasangan Listrik

Dalam rentang empat tahun terakhir (2021-2024), sebanyak 12.764 rumah tangga pra sejahtera di Kepulauan Riau menerima bantuan pasang baru listrik.

Terbagi sebanyak 4.524 rumah tangga pada tahun 2021, 1.739 tahun 2022, 2.895 tahun 2023, dan 3.606 rumah tangga pada tahun 2024.

Total sekeluruhan BPBL yang diberikan kepada rumah tangga pra sejahtera itu dibagi dalam empat pola anggaran, yakni 2.356 melalui APBD, 4.998 APBN, 5.114 menggunakan dana CSR, dan 296 berupa solar home system (SHS).

Demikian sistem kelistrkan PLN pada rentang waktu tersebut mengalami peningkatan cukup signifikan. Dari semula 96 menjadi 114 sistem.

Sistem kelistrikan PLN sepanjang empat tahun itu terbagi dari nyala 24 jam menjadi 36 sistem (semula 30 sustem dan nyala 14 jam menjadi 78 sistem (sebelumnya 65 sistem).

HIngga April 2025 sistem kelistrikan PLN dengan jam nyala 24 jam telah bertambah 8 sistem pada 8 ibukota kecamatan.

Dengan kondisi tersebut, saat ini di Kepulauan Riau masih terdapat 86 pulau non PLN yang masih menyala selama 5 jam dan 36 pulau berpenghuni yang belum berlistrik. (*)

 

Artikel Gaspol, Rasio Elektrifikasi Kepri Menuju 100 Persen pertama kali tampil pada Kepri.

LPTQH XI Kepri 2025 Diikuti 181 Peserta

0
Kemeriahan malam pembukaan STQH XI tingkat Provinsi Kepri, Sabtu (21/6/2025) malam. Perhelatan STQH Kepri tahun ini diikuti oleh 181 peserta dari tujuh kabupaten dan kota. (Diskominfo Kepri/Enji)

batampos-Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadis (STQH) ke-XI tingkat Provinsi Kepulauan Riau tahun 2025 ini diikuti oleh 181 peserta dari tujuh kabupaten/kota.

Para peserta mengikuti perhelatan yang berlangsung sampai 25 Juni nanti.

Peserta akan berlaga dalam empat cabang utama lomba, yaitu tilawah Al-Qur’an, hafalan Al-Qur’an (1 hingga 30 juz), tafsir Al-Qur’an dalam bahasa Arab, serta cabang hadis, termasuk hafalan 100 dan 500 hadis tanpa sanad dan penulisan karya ilmiah Al-Hadis.

Lomba digelar di beberapa lokasi strategis di Tanjungpinang, antara lain Gedung Daerah, Masjid Raya Nur Ilahi Dompak, dan Hotel Aston. Selain lomba, agenda STQH juga mencakup Musyawarah Daerah RPTQ 2025 serta lomba qasidah oleh LAKSI Kepri.

BACA JUGA: 20 Qori-Qoriah Karimun Siap Memberi yang Terbaik di STQH Kepri

Gubernur Kepri Ansar Ahmad dalam sambutannya menekankan pentingnya integritas Dewan Hakim dalam memberikan penilaian, karena pemenang STQH kali ini akan mewakili Kepri ke tingkat nasional yang dijadwalkan berlangsung pada September atau Oktober di Kendari, Sulawesi Tenggara.

“Kami berharap Dewan Hakim dapat memberikan penilaian yang seadil-adilnya dan objektif, karena kualitas peserta akan mencerminkan kualitas wajah Kepri di level nasional nanti,” kata Ansar.

Wagub Kepri, Nyanyang Haris Pratamura. f.ihsan

Penghargaan untuk Pegiat

Sementara itu, Ketua LPTQ Kepri, Nyanyang Haris Pratamura, dalam laporannya menyebutkan bahwa STQH tahun ini memberikan penghargaan khusus kepada dua tokoh pegiat Al-Qur’an yang telah berjasa dalam syiar Islam di Kepri.

“Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi terhadap para tokoh yang telah bertahun-tahun membina generasi Qurani dan menyebarluaskan nilai-nilai Islam di tengah masyarakat,” jelas Nyanyang.

Adapun Cabang dan Golongan STQH Provinsi Kepri Tahun 2025 terdiri dari:

1. Cabang Seni Al Quran: terdiri dari golongan anak-anak putra dan putri dan golongan dewasa putra dan putri.

2. Cabang Hifz Al Quran: terdiri dari golongan 1 juz & tilawah putra dan putri; golongan 5 juz & tilawah putra dan putri; golongan 10 juz putra dan putri; golongan 20 juz putra dan putri, serta golongan 30 juz putra dan putri.

3. Cabang Tafsir Al Quran: golongan bahasa Arab putra dan putri, dan

4. Cabang Hadits: golongan 100 hadits dengan sanad putra dan putri; golongan 500 hadits tanpa sanad putra dan putri, dan golongan karya tulis ilmiah al hadits putra dan putri. (*)

Artikel LPTQH XI Kepri 2025 Diikuti 181 Peserta pertama kali tampil pada Kepri.

ART Babak Belur Dianiaya, Diduga Dilakukan Majikan dan Rekan Kerja

0
Ilustrasi.

batampos– Intan, Asisten Rumah Tangga (ART) di rumah elit kawasan Sukajadi, Batam Kota diduga menjadi korban penganiayaan oleh majikannya. Wajah wanita asal Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) ini babak belur dan tubuhnya dipenuhi memar.

Penganiayaan ini terkuak setelah korban meminjam ponsel tentangga dan mengadu ke keluarganya. Laporan tersebut diteruskan ke paguyuban Flobamora Batam dan Tim menemui korban di tempat kerja atau kediamannya.

“Hari ini Tim Flobamora mendatangi korban ditempat majikannya untuk mengambil keterangan serta menindak lanjuti masalah tersebut,” ujar Jesicha, Tim Flobamora Batam.

BACA JUGA: Kasus Penganiayaan oleh Dua WNA Vietnam di Klub Malam Dihentikan

Dari keterangan Intan kepada Tim Flobamora, penganiayaan tersebut dilakukan oleh majikannya. Bahkan, majikan meminta rekan kerjannya sesama ART untuk turut menganiaya korban.

“Majikan laki-laki kabur saat Tim datang ke rumahnya. Istrinya berhasil dijumpai dan salah satu teman kerja korban,” katanya.

Sementara Ketua Tim Flobamora Batam, Yulius mengatakan pihaknya mewakili korban untuk melaporkan kasus ini ke pihak kepolisian. Sedangkan korban menjalani penanganan medis di Rumah Sakit Elisabeth Batam Kota.

“Ini kami sedang melaporkan pihak kepolisian,” ujarnya.

Sementara Kanit Reskrim Polsek Batam Kota, Iptu Bobby Ramadhana Fauzi membenarkan kejadian ini. Ia mengatakan pihaknya mendatangi lokasi dan mengarahkan korban untuk membuat laporan polisi.

“Kami sudah datang ke lokasi. Dan korban melapor ke Polresta Barelang,” tutupnya. (*)

Reporter: Yofi

Artikel ART Babak Belur Dianiaya, Diduga Dilakukan Majikan dan Rekan Kerja pertama kali tampil pada Metropolis.

Ekonomi Batam Jadi Motor Utama Pertumbuhan Kepri

0
Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra. F. Humas BP Batam untuk Batam Pos

batampos– Di bawah kepemimpinan Amsakar Achmad dan Li Claudia Chandra, BP Batam terus mendorong penguatan iklim investasi dan percepatan pembangunan infrastruktur sebagai fondasi pertumbuhan ekonomi jangka panjang.

Keduanya memainkan peran penting dalam membentuk arah kebijakan yang progresif dan adaptif terhadap dinamika global.

Sebagai hasil dari kerja kolektif tersebut, Kota Batam kembali menegaskan posisinya sebagai lokomotif utama perekonomian Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, menegaskan bahwa kontribusi signifikan Batam terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kepri menjadi bukti nyata peran strategis daerah ini dalam mendorong pertumbuhan kawasan.

“Kami berkomitmen menjaga momentum ini dengan menciptakan ekosistem investasi yang semakin ramah, inklusif, dan adaptif,” ujar Li Claudia, Selasa (17/6).

BACA JUGA: Batam Sumbang 66 Persen PDRB Kepri, Jadi Lokomotif Pertumbuhan Ekonomi

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Batam mencatatkan kontribusi sebesar 66,01 persen terhadap total PDRB Kepri sepanjang tahun 2024. Nilai PDRB atas dasar harga berlaku mencapai Rp233,05 triliun, sementara atas dasar harga konstan 2010 tercatat Rp135,51 triliun.

Angka tersebut menegaskan bahwa geliat industri dan investasi di Batam memiliki daya ungkit tinggi terhadap pembangunan ekonomi daerah.

Deputi Bidang Investasi dan Pengusahaan BP Batam, Fary Francis, menambahkan, soal pentingnya keselarasan data sebagai dasar pijakan dalam mengambil kebijakan.

“Kami ingin memastikan akurasi dan keselarasan data PDRB agar tidak terjadi perbedaan dalam publikasi resmi,” kata Fary.

Menurutnya, data yang valid dan terpadu sangat krusial dalam merumuskan kebijakan pembangunan dan menyusun program prioritas daerah.

Fary juga menegaskan bahwa pengelolaan data yang baik akan memperkuat kepercayaan investor. “Presiden mengamanatkan agar Batam menjadi pusat ekonomi dan investasi baru di Indonesia. Oleh sebab itu, kami berharap langkah ini memberi dampak positif terhadap rencana pembangunan jangka pendek dan panjang,” ujarnya.

Dalam konteks ini, BP Batam bersama BPS menjalin sinergi menyusun basis data ekonomi yang tidak hanya akurat, tetapi juga adaptif terhadap dinamika industri dan investasi. Langkah ini menjadi wujud konkret dari arahan Presiden Prabowo Subianto yang ingin menjadikan Batam sebagai kawasan ekonomi unggulan nasional.

Di lapangan, BP Batam juga gencar mendorong sektor potensial lain di luar industri utama. Salah satunya adalah pengembangan agrowisata dan wisata bahari. Dalam kunjungan kerja ke Kampung Sawah, Tanjung Riau, Fary Francis mengungkapkan bahwa kedua sektor ini memiliki potensi besar untuk mendongkrak ekonomi lokal.

“Kami membuka ruang dialog bersama para pelaku usaha. Tujuannya agar aspirasi dan tantangan yang mereka hadapi dapat menjadi bahan evaluasi dalam perumusan kebijakan,” ucap Fary.

Ia menambahkan bahwa keberhasilan pembangunan ekonomi tidak bisa dilepaskan dari keterlibatan masyarakat dan pelaku usaha.
Tak hanya itu, BP Batam juga tengah menyusun langkah-langkah strategis untuk mempercepat proses investasi. Salah satu upaya konkret adalah Simplifikasi Perizinan yang dipaparkan oleh tiga deputi BP Batam dalam forum bersama investor, Selasa (3/6/2025) di Balairungsari BP Batam.

“Untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi Batam sebesar 10 persen di tahun 2029, kami harus menata ulang proses perizinan. Hal ini penting agar tidak lagi menjadi hambatan bagi masuknya investasi baru,” ujar Fary.

Langkah-langkah strategis yang disiapkan antara lain penghapusan kewajiban Fatwa Planologi dan Izin Pematangan Lahan, pengembalian perizinan dari kementerian/lembaga pusat ke BP Batam, serta penciptaan Dashboard Pengaduan Real Time bagi pelaku usaha.

Deputi Infrastruktur BP Batam, Mouris Limanto, menyampaikan bahwa penyederhanaan alur perizinan akan memangkas waktu proses yang sebelumnya mencapai 70 hari. “Fakta di lapangan menunjukkan banyak lahan dimatangkan tetapi tidak dimanfaatkan. Ini juga memberi dampak ekologis berupa banjir,” ujar Mouris.

Kebijakan simplifikasi ini pun disambut positif oleh para pelaku industri. Ketua DPD REI Batam, Robinson Tan, menilai kebijakan ini sebagai terobosan luar biasa. “Kalau izin bisa ditarik ke daerah dan ada kepastian waktu, kami sebagai pengusaha properti sangat siap mendukung,” ungkapnya.

Diskusi juga dihadiri perwakilan dari Pemerintah Kota Batam, Polda Kepri, Ketua Kadin Kota Batam Jadi Rajagukguk, dan sejumlah pimpinan asosiasi lainnya. Forum ini menjadi ruang interaktif dalam menjembatani regulasi dan praktik investasi.

Dengan sinergi antarinstansi, dukungan data yang akurat, dan kebijakan yang berpihak pada pertumbuhan, Batam optimistis akan terus mengokohkan posisinya sebagai episentrum ekonomi Kepulauan Riau dan menjadi model kawasan investasi masa depan Indonesia. (*)

Reporter: fiska Juanda

Artikel Ekonomi Batam Jadi Motor Utama Pertumbuhan Kepri pertama kali tampil pada Metropolis.

Ekonomi Batam Jadi Motor Utama Pertumbuhan Kepri

0
Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra. F. Humas BP Batam untuk Batam Pos

batampos– Di bawah kepemimpinan Amsakar Achmad dan Li Claudia Chandra, BP Batam terus mendorong penguatan iklim investasi dan percepatan pembangunan infrastruktur sebagai fondasi pertumbuhan ekonomi jangka panjang.

Keduanya memainkan peran penting dalam membentuk arah kebijakan yang progresif dan adaptif terhadap dinamika global.

Sebagai hasil dari kerja kolektif tersebut, Kota Batam kembali menegaskan posisinya sebagai lokomotif utama perekonomian Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, menegaskan bahwa kontribusi signifikan Batam terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kepri menjadi bukti nyata peran strategis daerah ini dalam mendorong pertumbuhan kawasan.

“Kami berkomitmen menjaga momentum ini dengan menciptakan ekosistem investasi yang semakin ramah, inklusif, dan adaptif,” ujar Li Claudia, Selasa (17/6).

BACA JUGA: Batam Sumbang 66 Persen PDRB Kepri, Jadi Lokomotif Pertumbuhan Ekonomi

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Batam mencatatkan kontribusi sebesar 66,01 persen terhadap total PDRB Kepri sepanjang tahun 2024. Nilai PDRB atas dasar harga berlaku mencapai Rp233,05 triliun, sementara atas dasar harga konstan 2010 tercatat Rp135,51 triliun.

Angka tersebut menegaskan bahwa geliat industri dan investasi di Batam memiliki daya ungkit tinggi terhadap pembangunan ekonomi daerah.

Deputi Bidang Investasi dan Pengusahaan BP Batam, Fary Francis, menambahkan, soal pentingnya keselarasan data sebagai dasar pijakan dalam mengambil kebijakan.

“Kami ingin memastikan akurasi dan keselarasan data PDRB agar tidak terjadi perbedaan dalam publikasi resmi,” kata Fary.

Menurutnya, data yang valid dan terpadu sangat krusial dalam merumuskan kebijakan pembangunan dan menyusun program prioritas daerah.

Fary juga menegaskan bahwa pengelolaan data yang baik akan memperkuat kepercayaan investor. “Presiden mengamanatkan agar Batam menjadi pusat ekonomi dan investasi baru di Indonesia. Oleh sebab itu, kami berharap langkah ini memberi dampak positif terhadap rencana pembangunan jangka pendek dan panjang,” ujarnya.

Dalam konteks ini, BP Batam bersama BPS menjalin sinergi menyusun basis data ekonomi yang tidak hanya akurat, tetapi juga adaptif terhadap dinamika industri dan investasi. Langkah ini menjadi wujud konkret dari arahan Presiden Prabowo Subianto yang ingin menjadikan Batam sebagai kawasan ekonomi unggulan nasional.

Di lapangan, BP Batam juga gencar mendorong sektor potensial lain di luar industri utama. Salah satunya adalah pengembangan agrowisata dan wisata bahari. Dalam kunjungan kerja ke Kampung Sawah, Tanjung Riau, Fary Francis mengungkapkan bahwa kedua sektor ini memiliki potensi besar untuk mendongkrak ekonomi lokal.

“Kami membuka ruang dialog bersama para pelaku usaha. Tujuannya agar aspirasi dan tantangan yang mereka hadapi dapat menjadi bahan evaluasi dalam perumusan kebijakan,” ucap Fary.

Ia menambahkan bahwa keberhasilan pembangunan ekonomi tidak bisa dilepaskan dari keterlibatan masyarakat dan pelaku usaha.
Tak hanya itu, BP Batam juga tengah menyusun langkah-langkah strategis untuk mempercepat proses investasi. Salah satu upaya konkret adalah Simplifikasi Perizinan yang dipaparkan oleh tiga deputi BP Batam dalam forum bersama investor, Selasa (3/6/2025) di Balairungsari BP Batam.

“Untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi Batam sebesar 10 persen di tahun 2029, kami harus menata ulang proses perizinan. Hal ini penting agar tidak lagi menjadi hambatan bagi masuknya investasi baru,” ujar Fary.

Langkah-langkah strategis yang disiapkan antara lain penghapusan kewajiban Fatwa Planologi dan Izin Pematangan Lahan, pengembalian perizinan dari kementerian/lembaga pusat ke BP Batam, serta penciptaan Dashboard Pengaduan Real Time bagi pelaku usaha.

Deputi Infrastruktur BP Batam, Mouris Limanto, menyampaikan bahwa penyederhanaan alur perizinan akan memangkas waktu proses yang sebelumnya mencapai 70 hari. “Fakta di lapangan menunjukkan banyak lahan dimatangkan tetapi tidak dimanfaatkan. Ini juga memberi dampak ekologis berupa banjir,” ujar Mouris.

Kebijakan simplifikasi ini pun disambut positif oleh para pelaku industri. Ketua DPD REI Batam, Robinson Tan, menilai kebijakan ini sebagai terobosan luar biasa. “Kalau izin bisa ditarik ke daerah dan ada kepastian waktu, kami sebagai pengusaha properti sangat siap mendukung,” ungkapnya.

Diskusi juga dihadiri perwakilan dari Pemerintah Kota Batam, Polda Kepri, Ketua Kadin Kota Batam Jadi Rajagukguk, dan sejumlah pimpinan asosiasi lainnya. Forum ini menjadi ruang interaktif dalam menjembatani regulasi dan praktik investasi.

Dengan sinergi antarinstansi, dukungan data yang akurat, dan kebijakan yang berpihak pada pertumbuhan, Batam optimistis akan terus mengokohkan posisinya sebagai episentrum ekonomi Kepulauan Riau dan menjadi model kawasan investasi masa depan Indonesia. (*)

Reporter: fiska Juanda

Artikel Ekonomi Batam Jadi Motor Utama Pertumbuhan Kepri pertama kali tampil pada Metropolis.

Beraksi saat Siang Bolong, Maling Gasak Sepeda Motor dari Parkiran Kedai Kopi

0
Parkiran tempat lokasi kejadian pencurian sepeda motor di kawasan batu 10 Tanjungpinang, Minggu (22/6). F. Mohamad Ismail/BATAM POS

batampos– Aksi pencurian sepeda motor kali ini terjadi di parkiran sebuah kedai kopi, yang berada di Jalan Arah Tanjung Uban-Tanjungpinang Batu 10, Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepri. Aksi pencurian ini dilakukan pelaku saat siang bolong.

Menurut Napitupulu, seorang juru parkir di lokasi kejadian menyampaikan bahwa kejadian ini terjadi pada Kamis (19/6) sekitar pukul 14.00 WIB. Dimana pelaku berhasil menggasak satu unit sepeda motor jenis Honda Scoopy.

“Pemilik sepeda motor hanya parkir saja disini. Kebetulan teman saya (juru parkir) yang bertugas. Lalu korban langsung pergi dari parkiran,” kata Napitupulu, Minggu (22/6).

BACA JUGA: Rumah Pegawai PA Tarempa Disatroni Maling, Polisi Imbau Warga Tingkatkan Keamanan Lingkungan

Dalam rekaman CCTV, kata dia pelaku sempat masuk ke dalam kedai kopi batu 10 dengan menggunakan helm. Tidak lama pelaku pun keluar menuju parkiran dan langsung membawa sepeda motor dengan buru-buru.

“Sudah ada polisi juga datang ke sini untuk mengecek,” sebutnya.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Tanjungpinang Timur, Ipda Agus Widodo membenarkan telah menerima laporan dari pemilik sepeda motor. Korban diketahui merupakan seorang pegawai yang menitipkan sepeda motor di parkiran tersebut.

Saat ini Unit Reskrim Polsek Tanjungpinang Timur masih melakukan penyelidikan terhadap kasus curanmor tersebut “Sepertinya ya korbannya pegawai di Pemkab Bintan,” pungkasnya. (*)

Reporter: M Ismail

Artikel Beraksi saat Siang Bolong, Maling Gasak Sepeda Motor dari Parkiran Kedai Kopi pertama kali tampil pada Kepri.

MAN IC Batam Harumkan Kepri di Olimpiade Ekonomi Syariah Nasional

0
Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Riau mendampingi pelajar dari MAN IC Batam dan SMAN 4 Karimun yang menjadi juara di Seleksi Regional Olimpiade Ekonomi Syariah Nasional (OESN) 2025. F. Humas Bank Indonesia untuk Batam Pos

batampos – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan pelajar Kepulauan Riau dalam ajang bergengsi tingkat nasional. Dua sekolah unggulan asal Kepri, MAN Insan Cendekia (IC) Kota Batam dan SMAN 4 Karimun, berhasil mengharumkan nama daerah dalam Seleksi Regional Olimpiade Ekonomi Syariah Nasional (OESN) 2025.

Kompetisi yang ditujukan bagi pelajar SMA/MA/SMK sederajat dari seluruh Indonesia ini menjadi bagian penting dalam mendorong literasi ekonomi syariah sejak dini. Seleksi Regional Sumatra OESN 2025 diikuti lebih dari 1.000 tim dari seluruh wilayah Regional Sumatra.

Dari ribuan peserta tersebut, tim dari MAN IC Kota Batam dan SMAN 4 Karimun sukses menembus 5 besar di babak penyisihan. Keduanya pun melangkah ke babak semifinal yang digelar di venue Festival Ekonomi Syariah (FESyar) Regional Sumatra 2025 di Lampung, pada 22 Juni 2025.

Hasilnya luar biasa. MAN IC Kota Batam berhasil meraih Juara 1, sementara SMAN 4 Karimun menyabet Juara 3. Prestasi ini sekaligus menandai keberhasilan Kepri sebagai salah satu daerah dengan kualitas pendidikan ekonomi syariah yang mumpuni.

Menurut Fakhrana, perwakilan FESyar dari Kepri, pencapaian ini bukan hanya membanggakan secara prestasi, tetapi juga menjadi motivasi besar bagi generasi muda Kepri untuk terus belajar dan mengembangkan diri di bidang ekonomi syariah.

“Anak-anak dari Kepri tampil luar biasa, bahkan mampu menembus level tertinggi di regional Sumatra,” kata Fakhrana.

Lebih lanjut ia mengatakan, partisipasi Kepri dalam OESN merupakan bagian dari komitmen daerah dalam mendukung program Bank Indonesia dan KNEKS dalam mencetak SDM unggul di bidang ekonomi syariah.

Dengan hasil tersebut, MAN IC Kota Batam sebagai peraih Juara 1, akan melaju ke babak final tingkat nasional mewakili Regional Sumatra. Mereka akan berkompetisi dengan para juara dari Regional Jawa dan Kawasan Timur Indonesia dalam Final Nasional OESN yang akan digelar terpusat di Jakarta, bersamaan dengan event Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2025.

OESN sendiri merupakan kompetisi strategis yang digelar dalam rangka membangun ekosistem ekonomi syariah yang inklusif dan berkelanjutan, sekaligus menjaring bibit unggul calon ekonom muda berbasis nilai-nilai islami.

Keberhasilan ini juga menjadi bukti nyata bahwa pelajar di Kepulauan Riau tak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap perkembangan ekonomi berbasis syariah di Indonesia. (*)

Ribuan Warga Antusias Ikuti Jalan Santai HUT ke 17 Kabupaten Kepulauan Anambas

0
Bupati Anambas, Aneng saat melepas peserta jalan santai di Lapangan Sulaiman Abdullah, Tarempa. f.ihsan

batampos– Ribuan warga tumpah ruah mengikuti kegiatan jalan santai dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Kepulauan Anambas yang ke-17 tahun, Minggu, (22/6).

Jalan santai ini mengambil start dan finish di Lapangan Sulaiman Abdullah.

Bupati Anambas, Aneng menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat yang turut serta memeriahkan HUT Anambas.

Menurutnya dengan melalui jalan santai bisa menumbuhkan semangat kebersamaan, kekompakan, dan tentunya hidup sehat di tengah masyarakat.

BACA JUGA: Pohon Getah Tumbang Tutupi Badan Jalan di Desa Lancang Kuning, Bus Tidak Bisa Lewat

“Ini juga bentuk rasa syukur kita atas usia Kabupaten Kepulauan Anambas yang semakin dewasa,” ujar Bupati Aneng.

Selain menikmati udara segar dan keindahan Tarempa, para peserta juga berkesempatan membawa pulang berbagai doorprize menarik, mulai dari kulkas, televisi, hingga hadiah utama berupa dua unit sepeda listrik.

Peserta terdiri dari berbagai kalangan, mulai dari pelajar, pegawai, tokoh masyarakat, hingga ibu rumah tangga dan anak-anak.

Suasana penuh kegembiraan terlihat sejak pagi, bahkan banyak warga yang datang dari kecamatan-kecamatan lain untuk ikut memeriahkan acara ini.

Kegiatan jalan santai ini menjadi salah satu dari rangkaian panjang peringatan HUT Anambas yang diisi dengan berbagai lomba, hiburan rakyat, hingga malam puncak pesta rakyat. (*)

Reporter: Ihsan

Artikel Ribuan Warga Antusias Ikuti Jalan Santai HUT ke 17 Kabupaten Kepulauan Anambas pertama kali tampil pada Kepri.