Jumat, 1 Mei 2026
Beranda blog Halaman 13928

Bocah Tiga Tahun Tewas Tenggelam di Dalam Safety Tank

0
Septic tank tempat bocah 3 tahun ditemukan tewas. Foto: egi/batampos

batampos.co.id – Seorang bocah Alfredo,3, tewas tenggelam di dalam galian safety tank rumah baru yang berukuran 4 meter persegi di Bengkong Kolam Rt 03 Rw 03 Gang Salak 3, Jumat (23/12/2016) pagi sekitar pukul 09.00 WIB.

Kanit Reskrim Polsek Bengkong Ipda Tigor Dabariba mengatakan, pihaknya pertama sekali mendapatkan laporan anak tenggelam dari masyarakat sekitar pukul 10.30 WIB dan sudah berada di Puskesmas.

“Anggota kemudian cek ke puskesmas dan tempat kejadian. Setelah sampai ditempat kejadian, galian safety tank itu telah ditutup oleh masyarakat sini,” ujarnya.

Menurut Tigor, galian safety tank dengan kedalaman galian setinggi 1,60 meter dan ketinggian air 1,45 meter itu sebelumnya hanya ditutup dengan menggunakan dua lembar papan kayu.

“Kita masih dalami gimana persisnya kejadian ini, karena anggota masih lakukan pemeriksaan terhadap saksi,” katanya.

Dari keterangan beberapa saksi yang telah dimintai keterangan hingga Jumat (23/12) sore, sebelum tewas pada saat itu korban diketahui sedang bermain bersama abangnya, Gleen, 8 dan temannya Mona, 3.

“Dia main bersama Mona yang anak berusia 3 tahun juga dan abangnya Gleen berumur 8 tahun. Saat tenggelam, abangnya sempat menolong, tapi abangnya juga masuk ke dalam galian,” imbuhnya.

Sementara itu, salah satu warga sekitaran rumah korban, Yono mengatakan, pada siang itu ia mendengar teriakan meminta tolong dari ibu korban dan melihat ibu korban telanh menggendong anaknya itu.

“Ada dengar teriakan minta tolong sekitar jam sembilanan gitu lah, kata saya ada apa. Kemudian saya tengok ibu nya sudah menggendong anaknya itu,” katanya.

Melihat ibu korban yang menggendong anaknya tersebut, kemudian Yono langsung melompat pagar dan membantu ibu korban dengan memompa dada anak tersebut.

“Saya loncat tembok, lari ke sini dan bantu ibu itu bawa anaknya, saya puss up, kemudian dibawa ke bidan nurita,” katanya.

Menurutnya, pada saat ia pertama sekali melihat bocah tiga tahun tersebt, kondisinya pada saat itu sudah terkulai lemas dan mulutnya yang mengeluarkan busa.

“Anak itu lidahnya udah keluar dan mengeluarkan air liur. Pertama dibawa ke bidan Nurita, karena peralatan tidak ada baru ke bawa puskesmas, sampai puskesmas saya tinggal pulang karena gak pakai baju,” imbuhnya. (cr1)

61 Ribu Warga Tinggalkan Batam Lewat Hang Nadim, 59 Ribu Datang

0
Calon penumpang yang akan menggunakan pesawat memadati pintu keberangkatan Bandara Hang Nadim Batam, Jumat (26/12/2016). Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Pihak Bandara Internasional Hang Nadim Batam mencatat sebanyak 6.1670 orang telah meninggalkan Batam sejak Minggu (18/12/2016) hingga Jumat (23/12/2016).

Mereka umumnya ingin merayakan natal dan tahun baru di luar Batam.

Namun dibandingkan yang meninggalkan Batam dengan yang masuk ke Batam di waktu yang sama, hampir seimbang. Jumlahyang masuk Batam mencapai 5.9612 orang.

Jumlah tersebut tidak termasuk yang melalui pelabuhan laut, hanya yang melalui Bandara Hang Nadim Batam.

“Puncaknya pada Jumat (23/12/2016) kemarin, kalau Sabtu  ini (24/12/2016) penumpang yang keluar maupun masuk ke Batam masih tinggi,” kata General Manager Umum Bandara Internasional Hang Nadim Batam, Suwarso pada Sabtu (24/12/2016).

Ia mengatakan arus mudik natal terjadi semenjak Minggu (18/12/2016), dimana sebanyak 10.300 orang yang meninggalkan Batam. Sementara itu sebanyak 9.658 orang yang datang.

Pada Senin (19/12/2016), jumlah penumpang yang yang berangkat sebanyak 9.885 orang. Lalu penumpang yang datang sebanyak 9.017 orang.

Selasa (20/12/2016) penumpang yang berangkat sebanyak 9.566 dan datang ada 9.118 orang.

Rabu (21/12/2016), tercatat sebanyak 10.344 tiba di Bandara Hang Nadim Batam. Sementara yang berangkat meninggalkan Batam tercatat sebanyak 10.677 orang.

Pada Kamis (22/12/2016) sebanyak 10.344 orang keluar dan 10.294 yang datang ke Batam. “Kemarin (23/12) ada 10.547 meninggalkan Batam, dan datang 10.515,” ucapnya.

Lonjakan penumpang ini diperkirakan Suwarso hingga 31 Desember. Karena libur natal ini, disambut langsung dengan libur tahun baru.

“Tak hanya itu, anak sekolah juga memasuki masa liburan,” tuturnya.

Dalam satu harinya, Suwarso mengatakan pihaknya melayani sebanyak 68 penerbangan dalam satu harinya. (ska)

Tarif Pelabuhan Sudah Disepakati, Berlaku Mulai Pekan Depan

0
Pelabuhan Batuampar di lihat dari udara. Foto: istimewa/singapuraterkini

batampos.co.id – Badan Pengusahaan (BP) Batam mengklaim telah berdiskusi dengan asosiasi pengusaha pelayaran terkait penentuan tarif jasa pelabuhan.

Hasilnya sudah dituangkan dalam berita acara resmi dan sudah disetujui oleh Ketua Dewan Kawasan (DK), Darmin Nasution dan akan segera berlaku mulai pekan depan.

“Mengenai tarif pelabuhan tidak ada masalah. Asosiasi pelayaran sudah melakukan diskusi, dan penetapan tarif itu juga sudah dituangkan dalam berita acara,” ungkap Deputi V BP Batam, Gusmardi Bustami, kemarin (24/12).

Menurut Gusmardi, tarif pelabuhan yang berlaku dalam Peraturan Kepala (Perka) Nomor 17 Tahun 2016 sebenarnya masih lebih rendah dari tarif kota lain, seperti Medan, Tajungpriok, dan Surabaya.

“Karena pada tarif pelabuhan, kami tidak memberlakukan tarif atas,” jelasnya.

Jika masih ada yang keberatan, Gusmardi menerangkan bahwa hal tersebut tidak beralasan. Jika dibandingkan dengan pelabuhan besar lainnya seperti Tanjungpriok, Malahayati, Belawan, dan Makasar, tarif di Batam paling rendah.

“Jadi kalau ada keberatan, saya kira tak beralasan,” katanya.

Pelabuhan merupakan aset penting karena banyak kegiatan ekonomi dimulai sejak kapal merapatkan jangkarnya. Dengan tarif saat ini, maka pengusaha pelayaran harus menyiapkan dana sekitar 1 juta Dollar Amerika pertahunnya jika ingin mendapatkan pelayanan di pelabuhan Batam. Tarif jasa pelabuhan antara lain tarif labuh tambat kapal, tarif bongkar muat dan lainnya.

Salah satu contoh tarif baru dengan harga yang dianggap tinggi adalah tarif tambat untuk kapal yang ingin melakukan reparasi di Batam.

“Sekarang tarifnya dikenakan sebesar 50 persen dari normal dan tarif tambat itu seharusnya untuk kapal yang bongkar muat bukan yang melakukan perbaikan,” jelasnya.

Selain itu, kenaikan sewa kantor berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia No 148 tahun 2016 tentang tarif layanan badan layan umum badan pengusahaan kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas Batam yang ditindak lanjuti melalui penetapan Perka BP Batam no 17 Tahun 2016.

Kenaikan tarif sebesar 500 persen jelas sangat memberatkan. Jika kenaikan sewa kantor menjadi 100 persen atau 200 masih bisa dipertimbangkan pengelola ketika gedung yang baru sudah bisa ditempati.

Namun jika mencapai 500 persen dari Rp 60 ribu menjadi Rp 300 ribu permeter setiap bulannya, jelas sangat memberatkan. (leo)

Mudik Natal dan Tahun Baru Lancar

0
Sebanyak 425 penumpang mengantre untuk naik ke kapal KM Kelud tujuan Tanjung Priok, Jakarta di Pelabuhan Batuampar, Sabtu (24/12). Sebagian penumpang pulang untuk merayakan natal dan tahun baru di kampung halaman. Foto: Rezza Herdiyanto/Batam Pos

batampos.co.id – Mudik dan tahun baru 2017, ribuan penumpang memadati Pelabuhan Domesti Sekupang, sejak Sabtu (24/12/2016). Meski padat namun berjalan lancar.

Kepala Syahbandar Pelabuhan Domestik Sekupang (PDS), Komaruddin mengatakan hingga saat ini pergerakan arus mudik tidak begitu signifikan.

Penumpang yang melewati PDS masih tidak jauh dengan hari biasanya. Hanya ada sedikit peningkatan.

“Seperti biasanya, mudik natal tidak terlalu ramai, karena kebanyakan mereka (pemudik, red) yang pulang ke Medan dengan KM Kelud,” kata dia, Sabtu (24/12/2016).

Menurut data di Syahbandar, pada Jumat (23/12/2016) jumlah penumpang yang berangkat berjumlah 2.385 orang, sedangkan yang datang sebanyak 2.272.

“Masih normal dan belum ada lonjakan,” sebut pria yang akrab disapa Komar ini.

Menurutnya bila dibandingkan dengan penumpang mudik, jumlah penumpang yang datang berjumlah lebih banyak, apalagi memasuki masa libur anak-anak sekolah, natal, ditambah dengan tahun baru.

“Banyak yang masuk ke Batam seperti dari Tanjungbalai, Tanjungbatu, Moro, dan beberapa pulau lainnya,” ujar pria kelahiran Jakarta ini.

Meskipun begitu, pihaknya tetap menyiagakan 10 armada untuk melayani penumpang selama arus mudik dan balik nanti.Setiap harinya, PDS melayani pelayaran antar pulau seperti Tanjungbatu, Karimun Tanjungbalai, Moro, Muaratungkal, Jambi  hingga Dumai.

Selama perjalanan mudik ini, dia mengimbau masyarakat tidak membawa barang yang melebihi kapasitas dan barang berharga. “Karena crowded (ramai, red), jadi penumpang diminta membawa barang seadanya saja,” imbaunya. (cr17)

Di Batam, 4.962 Orang Menderita HIV/Aids, 682 Meninggal

0
Silvi bersama temannya dari perwakilan dari siswa-siswi SMAN 3 Batam yang menjadi duta HIV pada acara kampanye peduli HIV Aids pada siswa SMA dan Sederajat para peringatan hari aids sedunia di Dataran Engku Putri Batamcenter, Rabu (19/10/2016). Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Kasus HIV-Aids di Batam terbilang tinggi. Hingga November 2016, tercatat penderita HIV 4.962  penderita, Aids sebanyak 2001. Sedangkan korban meninggal sebanyak 682 orang.

Data ini diungkapkan Sekretaris Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Batam, Pieter Pureklolong, berdasar data dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Batam.

“Tahun 1992, pertama kali ditemukan satu kasus. Baru sampai November 2016, Desember belum masuk,” katanya.

Menurutnya, kasus HIV/Aids di Batam masuk 10 besar kota dengan jumlah temuan kasus HIV/Aids. Di Kepri sendiri, Batam berada pada posisi pertama penyumbang jumlah kasus HIV/Aids dari tujuh kabupaten/kota.

“Batam sudah pasti posisi pertama, angka  yang disumbang sekitar 50 hingga 60 persen dari total jumlah kasus di Kepri, sisanya daerah lain,” ucapnya.

Menurutnya HIV/Aids dapat dicegah melalui Gerakan ABCDE. Gerakan tersebut meliputi Absen Sex khusus bagi remaja, pasangan muda-mudi belum menikah, janda, dan duda. Bersikap setia dengan pasangan bagi yang sudah menikah. Penggunaan kondom untuk kelompok beresiko, seperti PSK di lokalisasi.

Selanjutnya, dihindari pemakaian jarum suntik bergantian, khusus pada pengguna narkoba, tindik maupun tato. Terakhir yakni Edukasi tentang bahaya HIV/Aids yang berkelanjutan.

Pihaknya berharap pencegahan HIV/Aids juga dapat didukung dengan diterbitkannya peraturan daerah yang dijadikan landasan pencegahan  HIV/Aids.

“Di Karimun udah ada Perda nya, padahal DPRD Karimun itu konsultasinya ke kita KPA Batam,” pungkasnya. (cr13)

Tarif Pelabuhan di Batam Sudah Disepakati

0

batampos.co.id – Badan Pengusahaan (BP) Batam mengaku telah melakukan diskusi dengan asosiasi pengusaha pelayaran terkait penentuan tarif jasa pelabuhan. Hasilnya sudah dituangkan dalam berita acara resmi dan sudah disetujui oleh Ketua Dewan Kawasan (DK), Darmin Nasution dan akan segera berlaku mulai pekan depan.

“Mengenai tarif pelabuhan tidak ada masalah. Asosiasi pelayaran sudah melakukan diskusi, Dan penetapan tarif itu juga sudah dituangkan dalam berita acara,” ungkap Deputi V BP Batam, Gusmardi Bustami, Sabtu (24/12).

Menurut Gusmardi, tarif pelabuhan yang berlaku dalam Peraturan Kepala (Perka) Nomor 17 Tahun 2016 sebenarnya masih lebih rendah dari tarif kota lain, seperti Medan, Tajungpriok, dan Surabaya.

“Karena pada tarif pelabuhan, kami tidak memberlakukan tarif atas,” jelasnya.

Dan jika masih ada yang keberatan, Gusmardi menerangkan bahwa hal tersebut tidak beralasan. Jika dibandingkan dengan pelabuhan besar lainnya seperti Tanjungpriok, Malahayati, Belawan, dan Makasar, tarif di Batam paling rendah.

“Jadi kalau ada keberatan, saya kira tak beralasan,” katanya. (leo)

Batam Optimis Target Kunjungan Wisman Tercapai

0
Wisman Tiongkok. Foto: istimewa

batampos.co.id – Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Batam optimis target wisatawan asing ke Batam mencapai target. Meski data publikasi resmi pemerintah pusat menyebutkan angka kunjungan ke Batam masih minus 7 persen.

Kepala Disparbud Kota Batam Yusfa Hendri mengatakan minusnya angka kunjungan dikarenakan berbagai faktor. Salah satunya adanya penangkapan beberapa kali teroris di Batam. Padahal, pihaknya sendiri memiliki target kunjungan untuk tahun 2016 sebanyak 1,6 juta wisman.

“Hingga Oktober angka wisman asing sekitar 1,3 juta. Masih minus tujuh persen dari target kita. Adanya penangkapan teroris, juga menjadi faktor berkurangnya angka kunjungan,” kata Yusfa kepada Batam Pos.

Meski begitu, lanjut Yusfa pihaknya optimis angka 1,6 juta kunjungan wisman itu akan tercapai. Sebab, pada bulan November lalu Pemko Batam maupun pihak swasta banyak menggelar kegiatan. Kegiatan itu diyakini mampu menarik jumlah wisawatan ke Batam.

“November banyak event, salah satunya festival bahari Kepri yang banyak digelar swasta. Dan saya yakin itu berpengaruh terhadap kunjungan,” jelas Yusfa.

Apalagi, kata Yusfa. Akhir tahun ini pihaknya juga menggelar beberapa kegiatan. Yang tak hanya dapat menarik wisatawan asing, namun juga lokal.

“Hingga akhir tahun, akan banyak event di Batam. Kami juga menggelar malam pergantian tahun baru di Dataran Engkuputri,” sebut Yusfa.

Selain itu, Yusfa juga menyebutkan angka kunjungan wisman masih di dominasi warga negara Singapura. Hal itu terlihat dari data resmi pemerintah pusat, yang mana dari Januari hingga Oktober sudah ada 754.384 wisman Singapura yang ke Batam.

“Bulan Oktober saja jumlah mereka sudah hampir 70 ribu orang. Yang kemudian disusul wisman Malaysia, Filipina, India dan Taiwan,” terang Yusfa.

Sementara untuk wisman asal Tiongkok juga mengalami peningkatan meski tidak signifikan. Pada bulan Oktober saja, wisman yang Tiongkok yang berkunjung ke Batam mencapai angka 3 ribu lebih.

“Untuk Wisman Tiongkok memang tidak terlalu banyak. Namun meningkat dibandingkan tahun lalu,” pungkas Yusfa. (she)

Jaga Investasi, BP Batam akan Benahi Infrastruktur

0
Pelabuhan Batuampar, Batam.
foto: cecep mulyana / batampos

batampos.co.id – Situasi ekonomi global yang belum stabil menyebabkan Badan Pengusahaan (BP) Batam dan stakeholder terkait harus melakukan upaya ekstra  untuk menjaga stabilitas ekonomi di Batam. Untuk tahun 2017, BP Batam memperkirakan pertumbuhan ekonomi sama seperti tahun ini berkisar hingga 6 persen.

“Batam tak kepas dari pengaruh ekonomi global. Dan diperkirakan akan mengalami penurunan kontinu pada 2017. Pertumbuhan ekonomi akan terus berjalan walau tidak sebaik tahun 2016,” ungkap Deputi V BP Batam, Gusmardi Bustami, Sabtu (24/12).

Gusmardi menegaskan tahun depan, seluruh komponen masyarakat dan pemerintahan di Batam tidak bisa bekerja seperti biasa lagi.

“Semua komponen harus bersatu. Perlu upaya ekstra untuk bisa menjaga kondisi perekonomian tahun depan,” ungkapnya.

Lalu apa yang menjadi fokus BP Batam untuk bisa menjaga stabilitas ekonomi pada tahun 2017. Pria berkacamata ini mengungkapkan BP Batam akan memperbaiki infrastruktur dan perizinan.

“Pelabuhan dan bandara akan ditingkatkan. Proyek-proyek perbaikan akan dilakukan dan itu membutuhkan studi dan proses,” jelasnya.

Infrastruktur yang baik sangat penting untuk menjaga tingkat realisasi investasi yang masuk ke Batam.

“Obat perbaikan ekonomi Batam adalah investasi. Infrastruktur sangat erat kaitannya untuk menumbuhkan investasi,” jelasnya.

Prioritas berikutnya adalah pembenahan masalah lahan, khususnya lahan tidur.

“Masalah lahan harus diselesaikan. Jangan orang datang cari lahan saja susah, padahal lahan tidur kan banyak,” ungkapnya.(leo)

Rakernas Hidayatullah II dan Munas VI Syabab Hidayatullah Digelar di Batam

0
Ketua DPW Hidayatullah Kepri, Khairul Amri, Ketua Panitia Rakernas, Jamaluddin Nur, Sekretaris Jenderal PP Syabab Hidayatullah, Suhardi Sukiman, Biro Data & Informasi PP Syabab Hidayatullah, Ainuddin Chalik usai mengelar konferensi pers terkait Rapat Kerja Nasional (Rakernas) II Periode 2016/2020 Hidayatullah dan Musyawarah Nasional (Munas) VI Syabab Hidayatullah yang akan digelar di Batam bertempat di Kampus Peradaban Hidayatullah 2 Tanjunguncang, Batuaji. Foto: Rezza Herdiyanto/Batam Pos

batampos.co.id – Rapat Kerja Nasional (Rakernas) II periode 2016/2020 Hidayatullah dan Musyawarah Nasional (Munas) VI Syabab Hidayatullah digelar di Batam, tepatnya di Kampus Peradaban Hidayatullah 2 Tanjunguncang.

Rangkaian acara akan diawali dengan pembukaan Munas VI Syabab Hidayatullah, Senin (27/12) pukul 08.00 WIB, turut hadir ketua MPR RI, Zulkifli Hasan yang sekaligus akan meresmikan Gedung Hidayatullah Asia Raya. Sementara Rakernas Hidayatullah akan dibuka Selasa (28/12) pukul 08.00 yang rencananya akan dibuka oleh Gubernur Kepri, Nurdin Basirun.

Ketua Panitia Rakernas, Ustaz Jamaluddin Nur mengatakan, Rakernas yang akan diikuti 180 perwakilan 34 provinsi seluruh Indonesia ini mengusung tema ‘Optimalisasi Program Mainstream Menuju Sukses Gerakan’. Ada juga launching Bank Mini Sekolah (BMS).

Program yang dimaksud adalah pertama Tarbiyah, yang akan dilakukan dengan cara peningkatan pendidikan di lembaga pendidikan milik Hidayatullah dan kedua, dakwah.

“Peran Hidayatullah, Islam harus didemonstrasikan dengan indah dalam kehidupan. Islam itu bukan indah dalam cerita, bukan indah dalam teori namun indah dalam praktek,” katanya.

Sementara itu Sekretaris Jenderal PP Syabab Hidayatullah Suhardi Sukiman mengungkapkan Munas Syabab VI akan mengusung tema ‘Penajaman Gerakan Pemuda untuk NKRI Bermartabat’ yang akan diikuti 250 perwakilan dari seluruh Indonesia.

“Pemuda hari ini cenderung pragmatis, hampir jarang terlibat gerakan sosial. Kita berharap Syabab Hidayatullah sebagai organisasi yang baru bisa memberikan kontribusi untuk pemuda,” katanya.

Dia mengatakan di Munas nantinya, akan ada penetapan program umum, penetapan ketua baru. Tak hanya itu akan ada sosialisasi empat pilar berbangsa bernegara oleh Anggota DPD RI Muhammad Asri Anas.

“Dengan ini, akan menguatkan kiprah Syabab Hidayatullah sebagai perekat atau kohesi sosial di tengah masyarakat. Sebagai penguat kebhinekaan,” pungkasnya. (cr13)

Dewan Kawasan (DK) Batam Setuju UWTO Direvisi

0
Ilustrasi

batampos.co.id – Dewan Kawasan (DK) Batam akhirnya menyetujui dan mengesahkan revisi tarif Uang Wajib Tahunan Otorita (UWTO) yang diajukan Tim Teknis DK Batam. Surat persetujuan tersebut ditandatangani Ketua DK Batam, Darmin Nasution, pada Kamis (22/12) lalu.

Sesuai dengan usulan Tim Teknis, DK setuju tarif UWTO untuk perumahan sederhana, rumah susun sederhana, dan kaveling siap bangun (KSB) tidak mengalami kenaikan. Baik untuk alokasi lahan baru maupun untuk perpanjangan.

Namun tarif UWTO untuk sejumlah peruntukan lahan tetap mengalami kenaikan. Hanya saja, kenaikannya tidak sebanyak pada tarif sebelum direvisi. Kenaikan tertinggi hanya 150 persen, yakni tarif UWTO untuk lahan komersil.

Menanggapi hal ini, Deputi V BP Batam Gusmardi Bustami mengatakan pihaknya akan segera menyusun daftar tarif baru UWTO dalam Perka BP Batam yang baru sesuai hasil keputusan DK Batam. Selain itu, mulai pekan depan dia berjanji layanan perizinan lahan di BP Batam akan kembali dibuka.

“Meskipun sampai saat ini saya belum menerima surat keputusannya,” kata Gusmardi di kantornya, Jumat (23/12).

Anggota Tim Teknis DK, Taba Iskandar membenarkan hal tersebut. Menurut anggota DPRD Kepri ini, jika BP Batam sudah menerima persetujuan dari DK, maka semuanya sudah diputuskan.

“Karena hasilnya sudah ada sejak tiga minggu lalu. Tinggal formalitas saja dari DK untuk merapatkan kemudian memutuskannya,” ungkap Taba.

Intinya, lanjut Taba, jika BP Batam sudah menerima surat persetujuan dari DK, maka usulan revisi tarif tersebut telah resmi dan harus segera dilaksanakan BP Batam.

Sedangkan anggota DK, Jumaga Nadeak mengungkapkan belum menerima atau mendapat kabar mengenai persetujuan dari Ketua DK tersebut. “Mungkin dalam tiga atau empat hari lagi,” ungkapnya.

Jumaga berharap, keputusan DK ini segera disikapi BP Batam dengan kembali membuka layanan perizinan lahan. Sehingga penundaan perizinan tak berlarut-larut.

“Ini kabar bagus bagi masyarakat. Karena sudah ada kepastian,” terangnya. (leo)