Jumat, 15 Mei 2026
Beranda blog Halaman 1398

Polda Kepri Musnahkan 4,3 Kg Narkoba dari 25 Tersangka, Selamatkan 22 Ribu Jiwa dari Bahaya Narkotika

0
Wakil Direktur Resnarkoba Polda Kepri, AKBP Ahmad Suherlan.

batampos – Direktorat Reserse Narkoba Polda Kepulauan Riau memusnahkan 4,3 kilogram narkotika berbagai jenis, Jumat (1/8). Barang bukti itu merupakan hasil pengungkapan kasus sepanjang Juni 2025 dengan 25 tersangka. Pemusnahan barang bukti dilakukan di lantai 3 Polda Kepri, dengan cara dibakar, diblender hingga dicampur air.

Wakil Direktur Resnarkoba Polda Kepri, AKBP Ahmad Suherlan menjelaskan, barang bukti yang dimusnahkan berasal dari 17 laporan polisi yang ditangani selama satu bulan terakhir. Dari 17 kasus tersebut, polisi menetapkan 25 orang tersangka yang sebagian besar ditangkap di wilayah Batam dan sekitarnya.

“Jumlah total barang bukti yang kami musnahkan hari ini sebanyak 2.870 gram sabu, 1.504 gram ganja, dan 165 butir ekstasi. Semua kasus ini merupakan hasil kerja tim kami selama Juli,” kata Suherlan di sela-sela pemusnahan.

Barang bukti sabu yang dimusnahkan merupakan bagian dari total 3.015 gram yang disita polisi. Sisanya disisihkan untuk keperluan pembuktian di pengadilan dan pemeriksaan laboratorium. Sementara dari total ganja sebanyak 1.509 gram dan ekstasi sebanyak 193 butir, sebagian kecil juga turut diamankan untuk keperluan serupa.

“Kalau dikalkulasikan, dari seluruh barang bukti ini negara telah menyelamatkan sekitar 22.817 jiwa dari penyalahgunaan narkoba,” ujar Suherlan.

Sejumlah kasus menonjol menjadi sorotan dalam pemusnahan ini. Salah satunya melibatkan tersangka MHA yang ditangkap dengan barang bukti 425 gram sabu dan lebih dari 1,5 kilogram ganja. Ada pula tersangka MA yang ditangkap dengan sabu seberat lebih dari satu kilogram. Dalam kasus lainnya, tersangka MP diamankan dengan hampir 50 gram sabu, sedangkan SH ditangkap dengan 90 butir pil ekstasi.

“Ini menunjukkan bahwa jaringan narkoba masih terus mencoba masuk ke wilayah Kepri. Tapi kami tegaskan, kami tidak akan beri ruang,” ucap Suherlan.

Beberapa kasus lainnya:

• RA diamankan dengan barang bukti 19,76 gram sabu.

• MP dengan 48,67 gram sabu.

• SH dengan 90 butir ekstasi.

• PFV dan RD dengan 41,56 gram sabu.

• KS dengan 188,24 gram sabu.

• RPB, RAS, dan RP dengan total 84,60 gram sabu.

• SA, IS, YS, dan DN dengan 61,65 gram sabu.

• SG dan AR dengan 35,62 gram sabu.

• HS dengan 113,7 gram sabu dan 50 butir ekstasi.

• SD dengan 225,71 gram sabu.

• RS dengan 146,97 gram sabu.

• EW dengan 295,62 gram sabu.

• FO dengan 42,61 gram sabu.

• MZP dengan 103 gram sabu dan 53 butir ekstasi.

• OT dan SH dengan 148,49 gram sabu. (*)

Reporter: Yashinta

Artikel Polda Kepri Musnahkan 4,3 Kg Narkoba dari 25 Tersangka, Selamatkan 22 Ribu Jiwa dari Bahaya Narkotika pertama kali tampil pada Metropolis.

Resmi Ditinjau! UIB Selangkah Lagi Buka Fakultas Kedokteran

0
UIB Jalani Evaluasi Pembukaan Fakultas Kedokteran, Tim Kemdiktisaintek Tinjau langsung Fasilitas Kampus

batampos-Universitas Internasional Batam (UIB) terus melangkah maju dalam upaya membuka Fakultas Kedokteran. Kamis (31/7), kampus yang terletak di kawasan Baloi ini menerima kunjungan dari tim Direktorat Kelembagaan, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

Kunjungan tersebut bertujuan untuk melaksanakan evaluasi lapangan atas usulan pembukaan Program Studi Kedokteran Program Sarjana dan Pendidikan Profesi Dokter.

Seluruh rangkaian kegiatan terpusat di Gedung B UIB dan dimulai pukul 13.30 WIB. Evaluasi dilangsungkan secara hybrid di auditorium lantai dua dan dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XVII, Dr. Nopriadi, SKM, M.Kes, perwakilan yayasan, Dinas Kesehatan, mitra rumah sakit (RSPU-Elisabeth, RSJKO, RS Bhayangkara), serta kampus mitra seperti UPH, UNHAS, dan UIN. Hadir pula sejumlah pimpinan dari puskesmas dan klinik sebagai wahana pendidikan calon dokter.

BACA JUGA: UIB Soroti Peran Kepri dalam Diplomasi Budaya Lewat Webinar BIPA

Dalam sambutannya, Rektor UIB, Dr. Iskandar Itan, menyampaikan bahwa UIB telah menyiapkan segala aspek penting dalam penyelenggaraan pendidikan kedokteran. Mulai dari kurikulum, tenaga pengajar, hingga jejaring kerja sama dengan institusi kesehatan.

“Kami berharap, melalui Asesmen ini, Tim Asesor dapat melihat kesungguhan dan komitmen kami dalam menghadirkan pendidikan kedokteran yang bermutu . Ini adalah amanah besar yang akan kami jaga dengan sebaik baiknya,” ujar Iskandar.

Kepala Subdirektorat Pengembangan dan Penataan Kelembagaan Perguruan Tinggi, Deny Kurniawan, ST., M.Sc., Ph.D., turut memberikan penekanan bahwa proses evaluasi bukan sekadar formalitas administratif, melainkan langkah untuk memastikan seluruh persyaratan pendirian fakultas telah terpenuhi sesuai ketentuan.

Setelah sesi pembukaan, tim evaluator melanjutkan kegiatan dengan arahan teknis, presentasi dari calon Ketua Program Studi Kedokteran, serta verifikasi dokumen kurikulum dan data administrasi. Para calon dosen juga menjalani sesi wawancara untuk menilai kompetensi dan kesiapan tenaga pengajar.

Evaluasi kemudian berlanjut ke tahap peninjauan fasilitas. Tim mengunjungi sejumlah sarana pembelajaran, seperti laboratorium anatomi, ruang keterampilan klinik, laboratorium dasar, ruang belajar mahasiswa, dan fasilitas akademik lainnya. Kelayakan fasilitas ini menjadi komponen penting dalam menentukan izin pembukaan program studi kedokteran, khususnya dalam memenuhi standar nasional pendidikan profesi dokter.

Evaluasi lapangan ini menjadi tahap krusial dalam proses pendirian Fakultas Kedokteran UIB. Dengan dukungan penuh dari yayasan, mitra institusi, dan masyarakat, UIB optimistis dapat berkontribusi dalam pemenuhan kebutuhan tenaga medis yang berkualitas di Indonesia. (*)

 

Artikel Resmi Ditinjau! UIB Selangkah Lagi Buka Fakultas Kedokteran pertama kali tampil pada Metropolis.

Tana Group Tawarkan Promo Menarik di Proyek Aurum, Bonus Huawei Mate XT untuk Setiap Pembelian

0
Marketing Manager Tana Group, Chandra Wijaya memaparkan proyek Aurum kepada agen properti. Foto. Yofi Yuhendri/Batam Pos

batampos – Tana Group menawarkan promo baru untuk pembelian properti di proyek Aurum, Bengkong. Promonya yaitu setiap pembelian 1 unit properti akan mendapatkan ponsel Huawei Mate XT.

Marketing Manager Tana Group, Chandra Wijaya mengatakan promo ini berlaku untuk pembelian selama bulan Agustus. Promo juga berlangsung selama event Arebi Expo di Grand Mall Batam pada 8-17 Agustus dengan tema Festival Kemerdekaan.

“Kita berkolaborasi dengan Arebi Kepri, dalam rangka Arebi Expo. Dimana Arebi ini merupakan agent properti yang bersertifikasi untuk penjualan properti di Batam. Dari developer sangat butuh kolaborasi, suport dengan agent ini,” ujar pria yang akrab disapa Awi ini.

Awi menjelaskan promo ini berlaku kelipatan untuk setiap pembelian properti. Syaratnya, konsumen cukup melakukan pembayaran sebesar 20 persen.

“Ini handpone terbaru, lipat 3. Karena yang kita jual properti komersil, maka dengan hadiah ini akan mendukung bisnis konsumen,” katanya.

Proyek Aurum sendiri dibangun di atas lahan seluas kurang lebih 20 hektare dengan konsep pengembangan kawasan Urban Hub 24/7. menjelaskan, proyek ini mengusung delapan keunggulan utama, salah satunya danau buatan seluas 2 hektare yang akan menjadi ikon kawasan atau pusat keramaian.

Kawasan Aurum akan dibangun pertokoan (isobis), hunian, fasilitas komersial dan hiburan yang terintegrasi secara modern.

“Ini poyek kawasan terpadu, ada komersial dan hunian. Yang kita pasarkan, komersial dulu. Sehingga nanti ke depannya yang residence akan sangat terbantu,” ungkap Awi.

Awi menambahkan untuk unit komersial dibangun sebanyak 88 unit dan sudah terjual 60 unit. Untuk pembangunanya, proyek ini ditargetkan selama 5 tahun.

“Kawasan ini ini juga didukung 8 fasilitas. Selain pengunjung turis domestik, kita menarik pengunjung turis mancanegara,” tutupnya. (*)

Reporter: Yofi Yuhendri

Artikel Tana Group Tawarkan Promo Menarik di Proyek Aurum, Bonus Huawei Mate XT untuk Setiap Pembelian pertama kali tampil pada Metropolis.

Sudah Maksimalkah Investasi di Batam? Ini Komentar Apindo Batam

0
Ketua Apindo Kota Batam, Rafki Rasyid.

batampos – Pemerintah dinilai sudah cukup serius dan bekerja keras untuk mendatangkan investasi ke Batam. Berbagai upaya dilakukan, mulai dari promosi hingga penyederhanaan regulasi. Hasilnya, sejumlah target investasi yang ditetapkan berhasil tercapai. Jum’at (1/8)

Namun, pertanyaannya, apakah langkah yang sudah diambil itu cukup untuk membawa Batam bersaing di tingkat regional?

Menurut Rafki, dari Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Batam, capaian yang sudah diraih patut diapresiasi. Tapi jika dilihat lebih luas, terutama dibandingkan dengan daerah pesaing seperti Johor, Malaysia, Batam masih belum terlalu menonjol.

“Pemerintah sudah cukup optimal. Tapi kita tidak bisa hanya melihat dari tercapainya target saja, kita juga harus membandingkan dengan daerah pesaing, misalnya Johor, yang letaknya sangat dekat dengan Batam, tapi lebih unggul dari sisi jumlah investasi yang masuk,” kata Rafki.

Baca Juga: Jelang Job Fair Batam 2025, Wali Kota Batam Dorong Perusahaan Prioritaskan Tenaga Kerja Lokal

Ia menambahkan, perbandingan seperti itu penting untuk melihat seberapa jauh posisi Batam dalam persaingan menarik investor. Dari situ, akan terlihat apa saja yang masih perlu dibenahi agar Batam tak hanya jadi pilihan alternatif, tapi tujuan utama bagi investor asing.

Salah satu hal yang menurut APINDO masih jadi batu sandungan adalah masalah perizinan investasi. Banyak pelaku usaha, terutama investor asing, merasa proses izin di Batam masih terlalu rumit. Beberapa izin bahkan harus diurus ke pemerintah pusat, dan melibatkan lebih dari satu kementerian.

“Ini sering jadi keluhan. Investor ingin proses yang cepat dan jelas, tapi yang dihadapi justru berbelit-belit,” ujar Rafki.

Namun, ia juga mengakui ada perkembangan positif. Pemerintah pusat telah menerbitkan dua Peraturan Pemerintah (PP) terbaru, termasuk PP 25, yang memberikan kewenangan lebih besar kepada BP Batam untuk mengurus perizinan investasi secara langsung, tanpa harus selalu ke pusat.

“Ini langkah maju. Tapi kita harus kawal bersama pelaksanaannya. Jangan sampai di atas kertas bagus, tapi saat dijalankan masih banyak hambatan,” katanya.

Ia menyoroti bahwa dalam praktiknya, pelimpahan kewenangan dari pusat ke daerah sering tersendat karena ego sektoral antar kementerian. Ada kementerian yang enggan melepas kewenangan, dan ini justru menghambat semangat reformasi perizinan yang diusung Presiden.

“Semua kementerian harus satu visi dengan Presiden, yaitu mempermudah investasi. Kalau masing-masing tetap bertahan dengan kepentingan sektoralnya, maka tujuan besar ini tidak akan tercapai,” tegas Rafki.

Menurut Rafki, percepatan implementasi peraturan tersebut sangat penting. Ia mengingatkan bahwa Batam sedang berpacu dengan waktu. Jika terlalu lambat merespon kebutuhan investor, maka Batam bisa kehilangan kesempatan, dan investor akan memilih daerah atau negara lain yang lebih siap.

Baca Juga: Pendaftar Job Fair Batam 2025 Bertambah, Beberapa Lowongan Belum Terisi

“PP 25 dan aturan lain yang sudah terbit jangan sampai hanya jadi dokumen di rak. Harus dijalankan sekarang. Kita bersaing dengan banyak negara. Kalau kita lambat, mereka yang ambil peluangnya,” kata Rafki.

Ia mengingatkan bahwa Batam sempat beberapa kali kehilangan momentum karena lambannya respons terhadap kebutuhan dunia usaha. Oleh sebab itu, kali ini semua pihak diminta untuk serius, kompak, dan mendukung implementasi regulasi yang sudah disiapkan pemerintah.

“Batam punya potensi besar. Tapi potensi itu tidak akan jadi apa-apa kalau tidak dibarengi dengan kemudahan berusaha. Semua pihak harus berperan, baik pemerintah pusat, daerah, maupun instansi teknis,” tutupnya. (*)

Reporter: M. Sya’ban

Artikel Sudah Maksimalkah Investasi di Batam? Ini Komentar Apindo Batam pertama kali tampil pada Metropolis.

Sama-sama Melanjutkan Proses Hukum, Polisi Segera Panggil Pelapor dan Terlapor Keributan di Saguba

0
Kanit Reskrim Polsek Sagulung, Iptu Anwar Aris. Foto. Eusebius Sara/ Batam Pos

batampos – Polsek Sagulung terus mendalami kasus keributan antar kelompok remaja yang terjadi di kawasan Saguba. Hingga kini, kedua belah pihak yang terlibat masih bersikeras mempertahankan laporan masing-masing dan belum menunjukkan upaya damai.

Kapolsek Sagulung Iptu Husnul melalui Kanit Reskrim Iptu Anwar Aris menyampaikan bahwa proses penyelidikan tetap berjalan dan kedua laporan akan diproses secara seimbang. “Kami akan segera memanggil pelapor dan terlapor dari masing-masing laporan. Prosesnya sama, tidak ada yang diistimewakan,” ujar Aris, Jumat (1/8)

Pihak kepolisian menyatakan komitmennya untuk menangani kasus ini secara adil dan profesional. Saat ini, penyidik masih mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi tambahan serta mencari bukti pendukung untuk memastikan jalannya peristiwa dengan akurat.

Baca Juga: Viral Pengibaran Bendera One Piece, Pemko Batam Imbau Masyarakat Tak ikutan

“Kami masih dalam tahap mendalami dan mencocokkan keterangan dari dua versi laporan. Ini penting agar kita bisa melihat dengan jernih siapa yang memulai dan bagaimana sebenarnya kejadian berlangsung,” tambahnya.

Sebelumnya, kasus ini bermula dari cekcok antara dua kelompok remaja yang berujung pada bentrokan di dua lokasi berbeda dan menyebabkan korban luka serta kerusakan rumah warga. Kedua pihak kemudian saling melapor ke Polsek Sagulung dengan tuduhan penganiayaan.

Aris menegaskan bahwa tidak ada ruang untuk tindakan main hakim sendiri dalam penyelesaian persoalan ini. Kepolisian tetap mengimbau masyarakat untuk menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus kepada aparat.

Baca Juga: Jelang Job Fair Batam 2025, Wali Kota Batam Dorong Perusahaan Prioritaskan Tenaga Kerja Lokal

“Kami juga terus mengingatkan warga untuk menjaga situasi tetap kondusif, tidak ikut menyebarkan isu yang belum tentu benar, apalagi menambah ketegangan,” ujarnya.

Polsek Sagulung berharap proses penyelidikan ini bisa segera menemukan titik terang dan menutup potensi konflik lanjutan di lingkungan warga. Upaya hukum akan terus dijalankan untuk menjamin rasa keadilan bagi kedua belah pihak. (*)

 

Reporter: Eusebius Sara

Artikel Sama-sama Melanjutkan Proses Hukum, Polisi Segera Panggil Pelapor dan Terlapor Keributan di Saguba pertama kali tampil pada Metropolis.

7 Tips Membangun Rasa Percaya Diri

0
Memiliki mindset berkembang adalah salah satu tips untuk membangun rasa percaya diri (freepik)

batampos – Dalam psikologi, kita perlu membedakan dua pilar penting yang mendasari perkembangan Anda yaitu bawaan lahir dan pengalaman yang kita peroleh dalam hidup. Kedua hal ini menentukan seberapa percaya diri atau tidak amannya kita dalam situasi tertentu.

Percaya diri bukanlah sifat bawaan semata melainkan keterampilan psikologis yang bisa dibangun dan dilatih. Dalam psikologi kepribadian, rasa percaya diri berkaitan erat dengan konsep self-efficacy yaitu keyakinan seseorang terhadap kemampuannya untuk menghadapi tantangan dan mencapai tujuan.

Orang dengan self-efficacy tinggi cenderung lebih berani mengambil keputusan, lebih tahan terhadap kegagalan dan mampu tampil autentik di berbagai situasi sosial.

Menurut studi yang dipublikasikan di Journal of Personality and Social Psychology, rasa percaya diri berperan penting dalam kesejahteraan emosional dan keberhasilan jangka panjang karena memengaruhi cara kita berpikir, bersikap dan berinteraksi dengan orang lain.

Dalam artikel ini kita akan membahas beberapa tips penting untuk membangun rasa percaya diri sebagaimana dilansir dari laman Open Up, Sabtu (2/8) :

1. Kenali dan rayakan kekuatan diri (self-awarenes)

Tips pertama untuk membangun rasa percaya diri adalah mengenali dan merayakan terlebih dahulu kekuatan diri.

Sebuah penelitian dari Strength Based Positive Psychology, individu yang memahami kelebihan dan pencapaian kecilnya cenderung memiliki self esteem yang lebih tinggi.

Teknik seperti jurnal harian bisa membantu mencatat momen sukses yang bisa memperkuat rasa percaya diri.

2. Fokus pada hal-hal positif

Tips lain dalam membangun rasa percaya diri adalah fokus pada hal-hal yang positif. Anda bisa menulis 3 poin untuk diri sendiri setiap malam, fokus pada apa yang Anda lakukan dengan baik atau apa yang berjalan baik karena Anda.

3. Menetapkan tujuan kecil yang bisa dicapai

Rasa percaya diri bisa dibangun dengan cara menetapkan beberapa tujuan kecil yang bisa dicapai. Hal ini didukung dengan teori self-efficacy dari Albert Bandura bahwa pengalaman meraih pencapaian meskipun kecil adalah sumber utama keyakinan diri.

Anda bisa membagi tujuan besar menjadi langkah-langkah kecil yang jelas dan terukur.

4. Jangan terlalu membandingkan diri sendiri dengan orang lain

Membandingkan diri dengan orang lain adalah hal yang sangat manusiawi. Namun,ketika kebiasaan ini dilakukan secara terus-menerus dan tanpa kontrol maka hal itu bisa menjadi salah satu penyebab utama menurunnya rasa percaya diri hingga, munculnya rasa iri hingga gangguan kesehatan mental.

Ketika seseorang terus-menerus melakukan perbandingan diri dengan orang lain terlebih di media sosial maka dia bisa mulai merasa tertinggal,tidak layak dan gagal. Hal ini yang sering kali tanpa sadar merusak rasa percaya diri.

5. Menggunakan self-affirmations dan self compassion

Tips lainnya yang bisa Anda lakukan untuk membangun rasa percaya diri adalah menggunakan self-affirmation dan self compassion. Self affirmation adalah praktik mengingatkan diri sendiri tentang nilai-nilai pribadi dan kekuatan diri secara positif.

Dalam jurnal Personality and Social Psychology Review, Steele menjelaskan bahwa individu yang rutin melakukan afirmasi positif lebih mampu mengatasi stres dan lebih terbuka terhadap pengalaman baru sehingga bisa menumbuhkan kepercayaan diri.

Sedangkan self-compassion adalah kemampuan untuk bersikap lembut pada diri sendiri saat mengalami kegagalan, kesalahan atau kekurangan. Kedua hal ini mampu mengurangi kritikan diri yang berlebihan, membangun validasi internal dan mendorong pertumbuhan positif.

6. Membangun mindset bertumbuh (growth mindset)

Salah satu pilar utama dalam membangun rasa percaya diri adalah memiliki mindset berkembang. Orang yang memiliki mindset berkembang mampu melihat kegagalan sebagai tanda kelemahan melainkan sebagai peluang untuk belajar dan bertumbuh.

Dalam konteks membangun percaya diri, mindset berkembang ini membuat seseorang lebih tahan terhadap kritik, lebih terbuka terhadap masukan dan tidak mudah menyerah saat menghadapi tantangan.

Ketika seseorang percaya bahwa dirinya bisa berkembang maka dia cenderung memiliki harapan yang realistis namun positif terhadap dirinya sendiri.

Ini tentu bisa memperkuat kepercayaan bahwa dia mampu menghadapi berbagai situasi sulit sehingga memperkuat rasa percaya diri secara keseluruhan.

7. Keluar dari zona nyaman secara bertahap

Zona nyaman adalah tempat yang terasa aman,familiar dan minim risiko. Tapi justru karena terlalu nyaman, banyak orang terjebak di dalamnya dan enggan mengambil langkah baru yang dapat mengembangkan potensi diri.

Padahal salah satu pilar utama dalam membangun rasa percaya diri adalah keberanian untuk mengambil tantangan baru.

Anda bisa mulai belajar dari hal sederhana misalnya memulai percakapan dengan orang baru, mencoba presentasi di depan umum atau belajar keterampilan baru. (*)

Artikel 7 Tips Membangun Rasa Percaya Diri pertama kali tampil pada Lifestyle.

Jelang Job Fair Batam 2025, Wali Kota Batam Dorong Perusahaan Prioritaskan Tenaga Kerja Lokal

0
Wali Kota Batam Amsakar Achmad saat Forum Group Discussion (FGD) bersama jajaran HRD dari berbagai perusahaan, Jumat (1/8). F.M. Sya’ban

batampos – Menjelang pelaksanaan Job Fair Batam 2025, Wali Kota Batam Amsakar Achmad menggelar Forum Group Discussion (FGD) bersama jajaran HRD dari berbagai perusahaan. Kegiatan ini berlangsung di Aula Lantai IV Kantor Wali Kota Batam, Jumat (1/8).

FGD ini menjadi bagian dari langkah persiapan menuju gelaran bursa kerja yang dijadwalkan berlangsung pada 5 – 7 Agustus 2025.

Sebanyak 38 perusahaan telah memastikan keikutsertaan mereka dalam job fair tersebut. Di antaranya adalah PT Epson, PT Smoe Indonesia, PT Pegahunian Tecnology Indonesia, PT Philips, dan PT Tumas Karya Indoswasta. Total lowongan yang dibuka mencapai 1.141 posisi, sementara jumlah pencari kerja yang mendaftar telah menyentuh angka 5.243 orang.

Sejumlah pejabat turut hadir dalam pertemuan itu, termasuk Ketua DPRD Kota Batam Muhammad Kamaluddin, Asisten Ekonomi dan Pembangunan Firmansyah, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Salim, serta Plt. Kepala Dinas Tenaga Kerja Nurul Iswahyuni. Dalam sambutannya, Amsakar menyampaikan penghargaan kepada seluruh perusahaan yang aktif mendukung program rekrutmen terbuka tersebut.

Baca Juga: Jaga Investasi di Batam, Kapolresta: Tidak Boleh Ada Premanisme

“Terima kasih kepada teman-teman HRD atas dukungan yang konsisten. Ini bukti bahwa kita bersama-sama berusaha menekan angka pengangguran di Batam,” ucapnya.

Amsakar juga menekankan pentingnya kontribusi sektor industri dalam memperluas akses kerja bagi masyarakat lokal, terutama untuk posisi non-keahlian. Ia mengimbau agar perusahaan dapat merekrut minimal 10–12 persen tenaga kerja dari warga setempat.

“Kebijakan ini harus dijalankan dengan sungguh-sungguh. Memberikan peluang bagi tenaga kerja lokal adalah wujud nyata tanggung jawab sosial perusahaan,” ujarnya.

Ia turut mengungkapkan bahwa lonjakan investasi di Batam tidak selalu diiringi dengan peningkatan jumlah serapan tenaga kerja. Oleh sebab itu, Amsakar meminta agar perusahaan penyalur tenaga kerja (PJTKI) ikut memberi ruang lebih besar bagi anak-anak daerah.

“Fakta di lapangan menunjukkan investasi belum tentu linier dengan pembukaan lapangan kerja. Maka kita perlu sinergi untuk memastikan Batam tumbuh secara merata, tidak hanya di sisi ekonomi tapi juga sosial,” katanya.

Baca Juga: Pendaftar Job Fair Batam 2025 Bertambah, Beberapa Lowongan Belum Terisi

Ia berharap penyelenggaraan job fair tahun ini lebih tertib dan terorganisir dibandingkan tahun sebelumnya.

“Jangan ada lagi ada insiden pelamar kerja berdesakan seperti tahun lalu. Pengaturan teknis kegiatan harus diperbaiki,” imbuhnya.

Menutup arahannya, Amsakar kembali mengajak seluruh pelaku usaha untuk memperkuat kolaborasi dalam membangun Batam.

“Kita harus membangun Batam yang tak hanya ramah bagi investor, tapi juga ramah dan berpihak kepada tenaga kerja lokal,” tutupnya. (*)

 

Reporter: M. Sya’ban

Artikel Jelang Job Fair Batam 2025, Wali Kota Batam Dorong Perusahaan Prioritaskan Tenaga Kerja Lokal pertama kali tampil pada Metropolis.

Bivitri Susanti Sindir Pemberian Abolisi untuk Tom Lembong dan Amnesti untuk Hasto Kristiyanto

0
Mantan Menteri Perdagangan Thomas Trikasih Lembong atau Tom Lembong di dampingi istri Franciska Wihardja keluar dari di Rutan Cipinang, Jakarta Timur, Jumat (1/8/2025). (Salman Toyibi/ Jawa Pos)

batampos – Langkah Presiden Prabowo Subianto memberikan abolisi untuk Tom Lembong dan amnesti untuk Hasto Kristianto dinilai Pakar Hukum Tata Negara Bivitri Susanti sarat nuansa politik.

Ia menyebut keputusan ini bisa jadi preseden buruk untuk pemberantasan korupsi. “Ini politisasi hukum dibereskan dengan politik lagi. Konsisten,” ujarnya di Jakarta, Jumat (1/8).

Sebetulnya, dasar hukum khusus atau teknis untuk abolisi dan amnesti ini belum ada. Adanya, aturan general yang mengacu pada pasal 14 ayat 2 UUD 1945.

Di mana pemberian kebijakan tersebut merupakan wewenang presiden yang harus mempertimbangkan persetujuan DPR. Karenanya, tak ada syarat khusus untuk siapa saja yang bisa menerima abolisi ini.

“Dasar hukum maksud saya teknis itu tidak ada, jadi tidak ada syarat. Harus ini, harus itu, tidak boleh korupsi, tidak ada, benar-benar keputusan presiden,” ungkapnya.

Dia cukup menyayangkan keputusan tersebut. Sebab, keputusan ini bisa jadi preseden buruk untuk pemberantasan korupsi. “Mungkin seperti menyelesaikan masalah buat TL dan HK dan pendukung-pendukungnya, tapi ya politisasi,” tegasnya kembali.

“Padahal ada cara hukum normal lainnya,” sambung Master of Laws di Universitas Warwick, Inggris tersebut.

Seperti diketahui, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI telah menyetujui dua surat Presiden Prabowo Subianto terkait pemberian abolisi untuk Tom Lembong dan amnesti untuk Hasto dalam rapat yang digelar Rabu malam (31/7).

Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco mengungkapkan, pihaknya telah memberikan pertimbangan dan persetujuan terhadap dua surat presiden.

Yakni Surpres nomor R43/Pres/072025 tanggal 30 Juli 2025 atas pertimbangan persetujuan DPR RI tentang pemberian abolisi terhadap Tom Lembong dan Surpres Nomor R42/Pres.07.2025 terkait amnesti terhadap 1.116 orang, termasuk, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto.

“DPR RI telah memberikan pertimbangan dan persetujuan terhadap Surat Presiden Nomor R43/Pres tanggal 30 Juli 2025 tentang permintaan pertimbangan DPR RI tentang pemberian abolisi terhadap Saudara Tom Lembong,” ujarnya dalam konferensi pers Kamis (31/7) malam. (*)

Artikel Bivitri Susanti Sindir Pemberian Abolisi untuk Tom Lembong dan Amnesti untuk Hasto Kristiyanto pertama kali tampil pada News.

Viral Pengibaran Bendera One Piece, Pemko Batam Imbau Masyarakat Tak ikutan

0
Bendera One Piece. (Instagram)

batampos – Menjelang HUT ke-80 RI, sebuah fenomena tak biasa mencuat dan viral di media sosial: sejumlah masyarakat Indonesia, terlihat mengibarkan bendera berwarna hitam bergambar tengkorak bertopi jerami, ikon dari anime dan manga terkenal: One Piece.

Bendera tersebut dikenal sebagai Jolly Roger, simbol bajak laut dari kru Topi Jerami yang dipimpin oleh karakter fiktif Monkey D Luffy. Pengibaran bendera ini sontak menimbulkan perdebatan publik, mulai dari yang melihatnya sebagai bentuk ekspresi budaya pop hingga yang menafsirkan sebagai simbol perlawanan terhadap ketidakadilan.

Menanggapi hal itu, Pemerintah Kota (Pemko) Batam melalui Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Rudi Panjaitan angkat bicara. Ia mengimbau masyarakat Batam untuk tetap mengikuti tata cara pengibaran bendera secara resmi sebagaimana mestinya menjelang perayaan kemerdekaan RI.

“Kami mengimbau masyarakat Batam untuk memasang atau mengibarkan bendera Merah Putih sebagaimana mestinya. Dipasang di tiang, tidak yang aneh-aneh seperti kabar yang beredar soal bendera One Piece itu,” ujar Rudi, Jumat (1/8).

Baca Juga: Jaga Investasi di Batam, Kapolresta: Tidak Boleh Ada Premanisme

Menurutnya, semangat menyambut hari kemerdekaan perlu diwujudkan dengan cara-cara yang sesuai aturan. Pengibaran bendera nasional bukan hanya untuk formalitas belaka, tapi penghormatan atas perjuangan dan pengorbanan para pahlawan.

“Mulai 1 Agustus sampai 31 Agustus ini, mari kita kibarkan bendera Merah Putih. Tunjukkan kecintaan kita terhadap Tanah Air, bukan dengan simbol-simbol lain yang bisa menimbulkan salah paham,” kata dia.

Fenomena pengibaran bendera Jolly Roger sendiri bukan hanya bentuk tren atau kesenangan terhadap budaya populer Jepang. Dalam semesta cerita One Piece, bendera ini merupakan simbol perlawanan terhadap otoritas dunia yang korup dan penindas.

Bendera tengkorak bertopi jerami itu menggambarkan semangat hidup bebas dari segala bentuk penindasan, sekaligus penolakan terhadap sistem global yang dianggap menutup kebenaran sejarah. Di tangan penggemarnya, simbol ini kemudian digunakan untuk menyuarakan kritik terhadap kondisi sosial-politik di Indonesia.

Sejumlah video yang beredar di media sosial menunjukkan masyarakat dari berbagai daerah mengibarkan bendera One Piece di pekarangan rumah hingga area publik. Tak sedikit pula yang menyebutnya sebagai bentuk sindiran terhadap pemerintah.

Baca Juga: Jalan S Parman Seibeduk Mulai Diperbaiki, Warga Harap Bukan Tambal Sulam Lagi

Meski demikian, Pemko Batam menyampaikan, pengibaran bendera selain Merah Putih pada momentum kemerdekaan bisa disalahartikan sebagai bentuk ketidakhormatan terhadap simbol negara.

“Kita tidak ingin ada tafsir yang keliru. Kita ini sedang memperingati hari kemerdekaan bangsa. Jangan sampai ada tindakan yang bisa memicu polemik baru di masyarakat,” katanya.

Rudi juga mengajak masyarakat Batam untuk menyemarakkan bulan kemerdekaan dengan kegiatan positif yang membangkitkan semangat nasionalisme, seperti lomba antarwarga, pemasangan umbul-umbul, dan lain-lain.

Hingga saat ini, belum ada laporan resmi terkait pengibaran bendera One Piece di wilayah Batam. Pemko tetap melakukan pemantauan dan berharap masyarakat tetap mengutamakan simbol resmi negara dalam momen sakral kemerdekaan ini.

“Merah Putih adalah simbol identitas kita sebagai bangsa. Mari kita junjung tinggi bersama,” ujar Rudi. (*)

 

Reporter: Arjuna

Artikel Viral Pengibaran Bendera One Piece, Pemko Batam Imbau Masyarakat Tak ikutan pertama kali tampil pada Metropolis.

Direktur Venezia Ungkap Alasan Pasang Harga Transfer Tinggi untuk Jay Idzes

0
Jay Idzes. (Venezia)

batampos – Direktur Olahraga Venezia, Filippo Antonelli, memberikan sebuah pernyataan tegas terkait transfer Jay Idzes. Menurutnya, dia hanya menjual bek Timnas Indonesia itu dengan harga yang pantas.

Seperti diketahui, Jay Idzes menjadi salah satu komoditi hangat di bursa transfer musim panas, menyusul terdegradasinya Venezia ke Serie B.

Sejumlah tim Serie A ingin menggunakan jasa Idzes, Udinese jadi klub yang sampai saat ini berminat kepada pemain berusia 25 tahun itu.

Sebelumnya, Genoa jadi klub Serie A lain yang ingin mendatangkan kapten Timnas Indonesia tersebut. Hanya saja, karena tidak memiliki kesepakatan harga dengan Venezia, Genoa lebih memilih bek Norwegia, Leo Ostigard.

Saat itu Venezia bersikeras hanya ingin menjual Idzes pada harga 10 juta euro atau setara dengan Rp188,2 miliar. Akan tetapi Genoa menginginkan harga di bawah itu.

Situasi Udinese saat ini dikabarkan tidak jauh berbeda dengan Genoa. Klub berjulukan Le Zebrette itu juga ingin menawa Idzes di bawah harga yang ditetapkan Venezia.

Namun dalam peluncuran skuad Venezia musim 2025/2026 pada Rabu (30/7) waktu setempat, Filippo Antonelli membeberkan alasan mengapa klub kukuh dengan pendirian mereka yang hanya bersedia melepas Idzes senilai 10 juta euro.

“Jika Venezia menjual pemain-pemainnya, itu harus dilakukan dengan memenuhi persyaratan dari kami. Pastinya, itu adalah peraturan nomor satu,” buka Antonelli.

“Jika kami tidak menjual mereka [sesuai harga] paling akhir, pemilik akan marah dan memecat saya. Tetapi setidaknya tim akan aman.”

Apabila klub peminat tidak mau membayar 10 juta euro, maka Venezia tidak akan ragu untuk membiarkan Idzes bertahan bersama mereka.

Kontrak Idzes sendiri di Venezia masih berlaku sampai 30 Juni 2027 sehingga klub memang tidak harus terburu-buru menjualnya.

Jay Idzes menjadi salah satu pemain Venezia dengan penampilan paling konsisten di musim 2024/25. Eks pemain Go Ahead Eagles itu bahkan dipercaya mengenakan ban kapten setelah kepergian Joel Pohjanpalo ke Palermo.

Sejak bergabung dengan Venezia, nilai pasar Idzes terus melesat. Dari hanya 900 ribu euro (16 miliar rupiah) pada Desember 2023, sekarang market value sang pemain itu sudah mencapai 7,5 juta euro (Rp141 miliar).

Dengan statusnya sebagai kapten klub Eropa dan pemain inti Timnas Indonesia, Jay Idzes berada dalam posisi ideal untuk melangkah ke level kompetisi yang lebih tinggi.

Sementara, Idzes sendiri mengutarakan pendapatnya sekaligus sinyal bahwa ia akan bertahan di Venezia sampai kontraknya habis dua tahun lagi. Namun, ia juga tidak menutup kemungkinan akan hengkang dari klub tersebut.

“Saya kapten Venezia, saya bahagia, bursa transfer itu berbahaya, selalu ada sesuatu yang terjadi. Kita lihat saja nanti, tapi kalau saya tetap di sini, saya bahagia dan saya akan membela Venezia,” tutur Jay Idzes dikutip dari Calciomercato. (*)

Artikel Direktur Venezia Ungkap Alasan Pasang Harga Transfer Tinggi untuk Jay Idzes pertama kali tampil pada Olahraga.

Play sound