Senin, 6 April 2026
Beranda blog Halaman 13982

Tak Miliki Izin, 12 Warnet Disegel Satpol PP

0
Satpol PP saat merazia salah satu warnet di Batubesar, Nongsa, Kamis (2/6). Foto: Cecep Mulyana/ Batam Pos
Satpol PP saat merazia salah satu warnet di Batubesar, Nongsa, Kamis (2/6). Foto: Cecep Mulyana/ Batam Pos

batampos.co.id – Dua belas warnet tak berizin di sembilan Kecamatan Kota Batam disegel, kemarin (2/6) pagi. Saat razia, tim gabungan juga menjaring 9 pelajar yang tengah bermain warnet pada jam sekolah.

Razia yang berlangsung selama 4 jam ini sempat mendapat perlawanan dari pemilik warnet. Mereka tak terima tempat usaha mereka disegel oleh tim gabungan yang terdiri dari Satpol PP, Polisi, TNI, Dinas Pendidikan Batam serta BPM-PTSP Kota Batam.

“Dalam razia ini, kita menyegel 12 warnet yang tak memiliki izin,” kata Kabid Sumber Daya Aparatur Satpol PP Batam, Hendra Felani di Mako Satpol PP, Batamcenter.

Razia kemarin merupakan kegiatan rutin tim gabungan dalam penegakan Perda no 16 tahun 2007 tentang ketertiban umum, serta Perwako no 3 tahun 2015 tentang izin warnet. Yang mana, sebelum razia, pihaknya membagi tiga tim untuk menyisiri warnet di sembilan kecamatan. Seperti tim pertama bertugas di wilayah Lubukbaja, Bengkong, Batuampar, tim kedua daerah Sagulung, Sekupang, Batuaji serta tim ketiga di wilayah Nongsa, Batubesar dan Seibeduk.

“Tiga tim yang kita bentuk bekerja serentak di 9 Kecamatan tersebut. Selain mempertanyakan izin, kita juga melihat kondisi warnet,” terang Hendra.

Dikatakan Hendra, dalam perwako, sebuah warnet tak boleh memiliki sekat dengan ketinggian lebih dari 120 centimeter ataupun berbentuk kamar. Warnet juga wajib memblokir situs yang berbau pornografi. Serta memiliki CCTv

“Pemilik atau penjaga warnet juga dilarang menerima pelajar yang masih mengenakan baju seragam di jam sekolah. Kecuali ada izin tertulis dari pihak sekolah bersangkutan untuk mengerjakan tugas,” jelas Hendra.

Menurut dia, seluruh warnet yang telah disegel dilarang untuk membuka segel sebelum izin dari BPM-PTSP keluar. Jika nekat, pemilik warnet bisa dikenakan sanksi pidana sesuai dengan KUHP.

“Ancaman pidana hingga 2 tahun. Jika izin telah keluar, maka segel bisa dibuka. Dan yang berhak membuka adalah Satpol PP, Polisi dan BPM-PTSP,” imbuh Hendra.

Beberapa nama warnet yang disegel yakni Warnetku di ruko Angeline Batamkota, The Battle Net di Sagulung, Hari Net di Sagulung, Wilsbeke Net di Sagulung, Duta Net di Sagulung dan beberapa warnet lainnya.

“Kita akan pantau terus sampai mereka memiliki izin usaha. Mereka yang kita segel ini juga sudah pernah diperingati hingga tiga kali. Karena tak juga mengindahkan intruksi kita, makanya disegel,” beber Hendra.

Sementara untuk pelajar yang diamankan, menurut Hendra akan diserahkan ke Dinas Pendidikan Kota Batam. Namun, sebelum diserahkan pelajar tersebut dibina dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, mengucapkan sila-sila Pancasila serta baris berbaris.

“Nanti yang menjemput mereka itu para guru dan orang tua dari Dinas Pendidikan,” sebut Hendra.

Hs, siswa SMP yang terjaring razia di kawasan Bengkong mengaku sudah meminta izin kepada orang tua untuk bermain warnet. “Sudah minta izin, lagian saya sudah selesai ujian,” ujar remaja yang tampak mengenakan baju seragam olah raga SMP negeri di Batam ini. (she)

Sebelum Membunuh Ketua RT Tiban Lama, Para Pelaku Sempat Tenggak Miras

0
Tiga dari enam pelaku pembunuhan Ketua RT Tiban Lama saat di Polresta Barelang. Foto: Dalil Harahap/Batam Pos
Tiga dari enam pelaku pembunuhan Ketua RT Tiban Lama saat di Polresta Barelang. Foto: Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Enam pelaku yang menyerang warga Tiban Kampung dan menewaskan ketua RT03/RW01, Syahrial ternyata dipengaruhi minuman keras (miras). Miras itu ditenggak mereka saat nongkrong di sekitar Baloi Kolam atau di kawasan Edukits, Batamkota.

“Saat penyerangan itu mereka dipengaruhi alkohol. Mereka meminum miras saat berkumpul di Edukits,” ujar Kasat Reskrim Polresta Barelang, Kompol Memo Ardian, kemarin (2/6) di Mapolresta Barelang.

Dia menambahkan setelah menenggak miras tersebut, para pelaku mengendarai sepeda motor menuju Sagulung untuk menghadiri pesta. Namun, saat diperjalanan seorang pengendara motor memepet mereka dan menendang sepeda motor yang mereka kendarai.

“Kemudian pelaku mengejar sepeda motor ini ke arah Tiban Kampung,” tutur Memo.

Menurut Memo, pihaknya turut melakukan pra rekontruksi sesuai keterangan pelaku dan saksi. Dari pra rekontruksi tersebut dipastikan An sebagai pelaku penikaman terhadap Syahrial.

“Makanya kita lakukan pra rekontruksi untuk mencocokkan keterangan saksi dan pelaku lainnya,” tutur Memo.

Memo menambahkan masih melakukan pengejaran terhadap dua pelaku yang masih buron. Dua pelaku tersebut diketahui ikut terlibat memukul dan menyerang warga, termasuk Syahrial.

“Mereka (dua pelaku buron) ikut memukul korban yang masih hidup dan yang meninggal dunia,” pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Sat Reskrim Polresta Barelang mengamankan 14 orang yang diduga terlibat sebagai pelaku penyerangan dan membunuh Syahrial, ketua RT03/RW01 Tiban Kampung. Dari 14 orang tersebut, 6 ditetapkan sebagai tersangka. (opi)

Baca juga:

Dari Sepuluh Orang Terduga Pembunuh RT Tiban Lama, Salah Satunya Perempuan

Polisi Amankan Sepuluh Orang Diduga Pelaku Pembunuh RT Tiban Lama

IKSB Batam Desak Polisi Segera Tangkap Pembunuh Ketua RT Tiban Lama

Polisi Terus Buru Pembunuh Ketua RT Tiban Lama

Polisi Batam Sudah Kantungi Ciri-ciri Penikam Ketua RT

Pembunuh Ketua RT di Tiban 20-an Orang

Tadi Pagi, Supir Taksi Ditusuk di Leher di Tiban

 

Pulang Belanja, Lim Bi Hien Kritis Ditabrak Polisi

0
Ilustrasi
Ilustrasi

batampos.co.id – Tabrakan antara polisi dan warga sipil kembali terjadi di kawasan Simpang Jam. Kecelakaan itu menyebabkan salah seorang pengendara bernama Lim Bi Hien mengalami luka serius dan harus dilarikan ke Rumah Sakit Awal Bros (RSAB) Batam.

Informasi yang didapatkan, kecelakaan itu terjadi pada Minggu (29/5) lalu. Saat itu Lim Bi Hien bersama anaknya Nini mengendarai sepeda motor Honda Scoopy. Mereka melaju dari arah Nagoya menuju Simpang Kabil dan berencana pulang menuju rumah di Pancur, Seibeduk.

“Mereka baru saja pulang belanja dan mau pulang ke rumah. Kemudian melalui Simpang Jam,” ujar Jhonson, salah seorang kerabat korban di RSAB.

Namun saat melintas di traffick light Simpang Jam dengan kecepatan tinggi, sepeda motor mereka ditabrak seorang anggota polisi. Anggota polisi dari Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) tersebut diketahui ke luar dari pos Lantas dan langsung menabrak korban hingga terpental.

“Cerita pastinya saya tidak tau. Setelah ditabrak langsung dibawa ke sini (rumah sakit),” tuturnya.

Menurutnya, saat ini kondisi korban dalam keadaan kritis. Tempurung kepala korban terluka parah hingga harus menjalani operasi dan dirawat intensif di ruang intensive care unit (ICU).

“Barusan tangannya sudah bisa digerakkan. Namun belum terlalu sadar,” paparnya.

Sementara Ana, adik korban mengecam oknum polisi lalu lintas yang menabrak kakaknya tersebut. Menurutnya anggota Satlantas itu harus bertanggung jawab.

“Kami dari keluarga meminta kebijaksanaan yang seadil-adilnya kepada polisi sebagai aparat penegak hukum. Karena polisi yang menabrak kakak saya,” tegasnya.

Kasat Lantas Polresta Barelang, Kompol Andar Sibarani membenarkan anggotanya telah terlibat kecelakaan tersebut. Menurutnya, anggotanya hanya mengalami luka ringan.

“Saya sudah terima laporannya. Tapi saya belum mengetahui persis penyebabnya,” ujar Andar.

Menurutnya, dari pemeriksaan saksi sementara, saat itu korban mengendarai sepeda motor dalam keadaan lampu merah. Sehingga anggota polisi tersebut menduga korban berhenti.

“Tapi akan kita telusuri dulu penyebabnya dengan memeriksa keterangan saksi mata dan CCTv di lokasi,” pungkasnya. (opi)

Ruang Inap Diresmikan, Puskesmas Diminta Utamakan Pelayanan ke Masyarakat

0
Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Chandra Rizal. Foto: Immanuel Sebayang/ Batam Pos
Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Chandra Rizal. Foto: Immanuel Sebayang/ Batam Pos

batampos.co.id – Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Chandra Rizal didampingi Kepala Puskesmas dan Camat Sekupang meresmikan ruang inap Puskesmas Sekupang, Kamis (2/6). Ruangan lantai dua itu dilengkapi dengan ruangan bersalin dan ruangan gawat darurat.

“Lantai satu dua tempat tidur, satu ruangan bersalin, sedangkan lantai dua ada empat kamar dilengkapi dengan peralatan yang lengkap,” kata Chandra setelah peresmian.

Saat ini sebanyak 16 Puskesmas sudah memiliki ruang rawat inap. “Tinggal yang di Tibanbaru saja lagi, kita sudah ajukan semoga tahun depan sudah berdiri,” harapnya.

Pembangunan ruang inap Puskesmas Sekupang ini, lanjutnya masuk dalam anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2015. “Jumlah pastinya saya lupa, tapi besar anggaran tiap puskesmas sekitar 600 hingga 800 juta,” jelasnya.

Dia berharap dengan adanya ruang inap ini bisa menangani pasien untuk memperoleh fasilitas. “Biasanya rumah sakit sering menumpuk pasiennya, nah sesuai dengan keinginan pimpinan setiap puskesmas harus dilengkapi ruang inap untuk memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat banyak,” katanya.

Selain itu pria yang juga berprofesi sebagai dokter gigi ini, juga menyoroti pelayanan di puskesmas yang akhir-akhir ini menjadi perbincangan. “Kemarin ada yang telpon katanya buka cuma setengah hari,”

Lanjutnya, tidak ada puskesmas yang buka setengah hari, itu hanya salah komunikasi saja,” kilahnya.

Dia berjanji akan menegur pegawai yang tidak ramah atau melayani pasien dengan setengah hati, apalagi saat ini semua puskesmas sudah beroperasi selama 24 jam. “Saya butuh masukan, jika ada yang tidak bagus akan segera diperbaiki,” ucapnya.

Sementara itu Kepala Puskesmas Sekupang, Anna Hashina mengungkapkan dengan diresmikannya ruang inap ini bisa melayani pasien lebih baik lagi. Diakuinya saat ini masih kekurangan tenaga dokter maupun perawat. Saat ini Puskesmas Sekupang memiliki 56 tenaga termasuk yang honorer. Kita masih butuh tiga orang dokter, empat bidan, dan 5 perawat. Kita sudah ajukan,” jelas wanita berkacamata ini.

Camat Sekupang, Zurniati yang turut hadir dalam peresmian itu menilai ruang inap sudah memiliki standar yang bagus. Ia berpesan kepada petugas puskesmas untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. “Layani pasien jangan lupa senyum,” sebut Zurniati.

Semoga masyarakat yang berada di wilayah Sekupang dapat memanfaatkan fasilitas ini dengan baik. “Ya, untuk pelayanan kita pasti senang dengan sudah beroperasinya ruang rawat inap ini,” tutupnya. (cr17)

Curah Hujan di Batam Diprediksi Tetap Tinggi Hingga Akhir Juni

0
Ilustrasi
Ilustrasi

batampos.co.id – Kepala Stasiun Meteorologi Hang Nadim Batam, Philip Mustamu mengatakan, hingga akhir Juni 2016 diperkirakan wilayah Kepri khususnya Kota Batam masih mengalami curah hujan yang cukup tinggi. “Di Batam tidak memiliki musim, tapi bisa dikatakan saat ini lagi banyak hujan,” ujar Philip.

Biasanya, lanjut Philip, curah hujan tinggi di Batam berlangsung dalam bulan Mei saja. “Sekarang diawal Juni baru dimulai tingginya intesitas hujan tersebut,” sebutnya.

Ia menjelaskan, hal ini dikarenakan penguapan tinggi dan uap air yang dibawa angin sangat banyak, sehingga membentuk awan konvektif (media pembentuk hujan) yang terjadi berulang-ulang. “Semakin banyak terjadinya awan konvektif itu, maka semakin deras hujan yang turun,” terangnya.

Selain itu, awan konvektif juga berpengaruh dalam durasi hujan yang turun. “Sekarang ini, durasi hujan turun bisa mencapai 5 hingga 7 jam dari hujan ringan hingga lebat,” sebutnya lagi.

Dengan keadaan cuaca yang demikian, Philip menganjurkan untuk masyarakat Batam bisa lebih waspada menghindari hal-hal buruk yang bisa terjadi. “Kontak listrik, kesehatan, menjadi perhatian utama saat keadaan hujan seperti ini, karena kedua hal itu sangat rentan dengan hujan,” pungkasnya. (cr15)

Rintihan Hati Orangtua Kembar Siam Rahma-Rahmi: Tolonglah Kami!

0
Tim medis Rumah Sakit Awal Bros (RSAB) Batam bercengkrama dengan si-kembar siam Rahma-Rahmi. Foto: cecep mulyana/batampos
Tim medis Rumah Sakit Awal Bros (RSAB) Batam bercengkrama dengan si-kembar siam Rahma-Rahmi. Foto: cecep mulyana/batampos

batampos.co.id – Tak banyak yang dapat dilakukan Junaidi Bakri Ratulolly, ayah kandung bayi kembar siam Rahma Fairuz Maknunia-Rahmi Fahira Nahlanisa.

Baca Juga: Biaya Operasi Pemisahan Rahma-Rahmi Butuh Rp 1 Miliar, Baru Terkumpul Rp 63 Juta, Yuk Bantu!

Pria yang kini tengah menganggur itu mengaku tak mungkin mampu menanggung biaya operasi anaknya yang diperkirakan mencapai Rp 1,1 miliar. Dia hanya bisa pasrah sambil berharap derma dari para donatur.

“Uluran tangan para dermawan sangat kami harapkan. Semoga keduanya (Rahma-Rahmi) sehat, kami mohon doa pada masyarakat Kepri, khususnya Batam,” kata Junaidi saat ditemui di Rumah Sakit Awal Bros (RSAB) kemarin (2/6).

Jangankan untuk membiayai operasi pemisahan putrinya. Untuk kebutuhan sehari-hari saja semua serba pas-pas an. Beruntung istrinya, Warmin Bahruddin, saat ini masih bekerja di salah satu perusahaan garmen di Batamcenter.

Tak bekerja bukan keinginannya. Sebab dia mengaku sudah berupaya mencari pekerjaan. Tak terhitung lagi berapa lamaran kerja yang sudah dikirimkan ke perusahaan. Namun tak satupun yang diterima.

“Sekarang kadang ngojek juga,” ungkapnya.

Saat berbincang dengan Batam Pos, mata Junaidi berkaca-kaca. Apalagi saat ditanya soal keadaan anaknya, bulir-bulir bening air matanya nyaris tumpah.

“Sedih pastinya melihat anak dengan kondisi ini. Mereka masih kecil tapi yang dihadapinya cukup berat,” ucapnya sedikit terbata-bata.

Baca Juga: Operasi Pemisahan Rahma-Rahmi Dipimpin Dokter dari RSUD Dr Soetomo

Seperti diketahui, Tim Operasi Rahma-Rahmi sengaja membuka rekening donasi untuk menggalang bantuan melalui rekening BRI 0331-01-006402-53-8 atas nama Kembar Siam Kepulauan Riau. Namun hingga Rabu (1/6) lalu baru terkumpul dana Rp 63 juta. Padahal biaya operasi pemisahan Rahma-Rahmi diperkirakan mencapai Rp 1,1 miliar.

“Saya ucapkan terima kasih kepada para dermawan yang sudah membantu. Semoga niat baik mereka dibalas oleh Allah,” ucapnya. (cr13)

Harris Resort Waterfront Charity, Berbagi Keceriaan Bersama Anak-anak Pulau Akar

0
Tim Harris Resort Waterfront memandu anak-anak Pulau Akar untuk melakukan permainan menarik di Pulau Akar jembatan dua Barelang, Kamis (2/6). Foto: Ist
Tim Harris Resort Waterfront memandu anak-anak Pulau Akar untuk melakukan permainan menarik di Pulau Akar jembatan dua Barelang, Kamis (2/6). Foto: Ist

batampos.co.id – Jelang hari ulang tahun Harris Resort Waterfront, Marina, yang jatuh di tanggal (1/8) mendatang, berbagai kegiatan mulai digelar pihak Harris Resort Waterfront, salah satunya kegiatan sosial dengan mengunjungi Pulau Akar di jembatan dua Barelang, Kamis (2/6).

Kegiatan ini merupakan charity dari Harris Resort Waterfront kepada anak-anak Pulau Akar, dengan mengangkat tema ‘Sharing happiness with children’.

Ketua pelaksana event tersebut, Tika mengatakan, memilih Pulau Akar sebagai tempat tujuan acara mengingat anak-anak yang berada di pulau pun dirasa perlu untuk mendapatkan hiburan dengan permainan nan menarik, agar mereka juga bisa tahu dan bisa mengenal Harris Resort Waterfront lebih dekat.

“Dengan kebersamaan ini, keberadaan kita diharapkan bisa memberikan sedikit kecerian di wajah polos mereka, dan bisa berkesan bahwa kakak-kakak dan abang-abang dari Harris Resort Waterfront pernah mengunjungi mereka,” ujar Tika.

Tidak hanya sekedar mengunjungi dan bermain sejumlah permainan, anak-anak Pulau Akar turut dihibur dengan aksi Harris Move atau welcome dance khas Harris Hotel yang dilakukan oleh keseluruhan karyawan Harris Resort Waterfront yang datang ke lokasi acara saat itu.

General Manager Harris Resort Waterfront, Romain Huet menuturkan, melihat semangat anak-anak mengikuti gerakan Harris Move juga dalam bermain game, tidak salah rasanya untuk memilih Pulau Akar sebagai tempat tujuan. “Tema yang diangkat sangat sesuai dengan kegiatan kita karena semuanya happy,” ungkapnya.

Sebagai cinderamata, sebanyak 70an anak-anak Pulau Akar mendapatkan perlengkapan alat-alat tulis yang bisa digunakan untuk belajar. Selain itu, beberapa hadiah menarik sebagai pemenang game juga tidak ketinggalan untuk dibagikan.

“Kedepannya, kita akan mengundang anak-anak Pulau Akar untuk datang langsung ke Harris Resort Waterfront, agar juga bisa menikmati fasilitas hotel yang tersedia,” tutup Romain. (cr15)

Kucing Anda Ingin Menang di Batam Pos Fun Cat Show 2016, Ini Syaratnya

0

kucingbatampos.co.id – Batam Pos Fun Cat Show 2016 dan Bazzar Pet shop kian dekat. Ajang yang akan digelar di Grand Ballroom Radisson Golf and Convention Centre, Sukajadi Batam, Minggu (5/6/2016) nanti bakal semarak dengan penampilan aneka jenis kucing baik lokal/domestik dan ras.

Seperti diketahui, dalam ajang ini nanti akan digelar tiga lomba di antaranya fashion show /foto kucing, lomba lari dan lomba makan. Terkait hal ini, Drh Fery Firdaus, Chairman Jury di acara tersebut memberikan tips bagaimana kucing anda bisa menjadi juara.

“Syarat utamanya harus sudah di vaksin, bebas kutu dan jamur,” ujar pemilik De Chruse Pet Centre, saat di temui di kliniknya, ruko Puri Loka Blok E no 3 Seipanas, Batam, sore kemarin.

Khusus lomba fashion show, yg dinilai tak hanya kostum tetapi juga ekspresi si kucing dan pemiliknya harus serasi sehingga bisa mendapat gambar yang bagus saat difoto oleh fotographer,, Intinya eksplore dan ekspresi antara kucing dan pemiliknya. “Kucingnya harus bisa senyum juga,” terangnya.

Untuk lomba makan dan lari, si kucing harus dlm kondisi sehat/ fit.  Boleh menggunakan suplmen kucing, berikan  makanan yang bernutrisi bagus, dan jangan lupa menjaga kebersihan kucing nya,” sarannya.

Fery tak lupa mengingatkan, agar peserta jangan sampai melupakan empat syarat yang wanib dipenuhi. Pertama, wajib membawa kandang ukuran 60 x 70 cm untuk display kucing. Kedua, membawa litter box beserta pasir untuk si kucing bila buang kotoran. Ketiga, Membawa tempat serta makan dan minumnya, dan terakhir membawa kantong plastik untuk menjaga kebersihan dari kotoran hewan comel tersebut.

“Di event ini nantinya akan tampak bagaimana kucing yang terawat dngan baik ., sehat dan tetntu saja dengan kasih sayang yg tulus..,” jelasnya.

Selanjutnya Fery mengingatkan acara ini bukan untuk ajang jual beli kucing. Yang dijual hanya aksesori dan makanan kucing saja, ada bazaar petshop. Bagi pengunjung yang ingin berfoto dan memegang kucing peserta, Fery mempersilakan. “Tapi harus seizin pemiliknya, agar kucing tdk terlalu stres,” pesannya.

Fery juga mengimbau agar semua pecinta kucing ikut meramaikan acara ini. Batam Pos Fun Cat Show 2016 dan Bazar petahop ini, menurutnya bisa menjadi ajang silaturahmi bagi pecinta kucing di Batam. Momen ini jarang terjadi.

Tak heran hingga saat ini respon masyarakat pecinta kucing sangat bagus bahkan mereka cukup antusias untuk bisa mengikuti ajang ini.

“Di sini nantinya kita akan saling kenalan, berbagi koneksi dan ilmu tentang kucing. Pokonya fun-fun aja, kita tak memfokuskan pada kualitas anatomi si kucing,” jelasnya.

Menurut Fery, saat ini di Batam populasi kucing sangat banyak. Dari kartu berobat yang terdaftar di kliniknya saja sudah mencapai 4.500 orang, dengan asumsi satu orang bisa memiliki lima kucing atau tiga anjing.

Pecinta kucing ini tak terbatas pada hewan ras, seperti persia , tapi juga kucing domestik. Banyak juga di antara nya yang dipelihara itu  kucing terlantar yang diselamatkan/rescue oleh komunitas pecinta kucing.

“Memelihara kucing jangan sekadar suka, tapi juga harus komitmen seumur hidup, karena kucing adalah mahluk hidup. Karena itu perlu rasa sayang, perawatan dan perhatian seumur hidupnya,” jelasnya.

Saat ditanya mana yang lebih baik perawatan kucing ras atau lokal, Feri menjelaskan yang lokal lebih baik krn Kucing lokal berbulu pendek, jadi perawatannya lebih nyaman utk perawatan bulunya. Beda dengan kucing luar yg  berbulu panjang, harus memerlukan perawatan extra. (Ref)

Funtasy Island Dilistriki PLN Batam

0
Pantai pasir putih di Funtasy Island. Foto: funtasyisland.com
Pantai pasir putih di Funtasy Island. Foto: funtasyisland.com

batampos.co.id – Pengembangan gugusan Pulau Manis menjadi kawasan pariwisata (Eco-Themepark) bernama Funtasy Island membawa berkah bagi PT Pelayanan Listrik negara (PLN) Batam. Kebutuhan listrik Funtasy Island dilayani oleh PLN Batam.

“Ya, listriknya dikelola oleh PLN Batam. Mengenai harga per kilo watt hour (kWh) tak bisa kami sebut. Yang penting harganya itu business to business,” kata Sekretaris PLN Batam, Agus Subekti, Kamis (3/6/2016).

Baca Juga: Tak Ada Pelanggaran, Funtasy Island Tetap Beroperasi

Agus mengatakan nilai investasinya lumayan besar karena terpisah jarak yang cukup jauh. Di Pulau Manis, PLN Batam membangun gardu induk listrik yang menggunakan tenaga gas.

“Sumber tenaganya adalah Compressed Natural Gas (CNG) dan dibawa oleh kapal dari Panaran,” tambah Agus.

Untuk proyeksi pengembangannya, Agus mengungkapkan PLN Batam tidak akan membangun jalur transmisi bawah laut karena pastinya akan memakan biaya yang sangat besar.”Nanti megawatt-nya besar, namun serapan disana kecil,” imbuhnya.

Maka, untuk proyeksi kedepan, kemungkinan besar sistem kelistrikan terpadu akan dipasang disana seperti yang dilakukan di resort Lagoi, Bintan.

Pulau Manis yang berada di kecamatan Belakangpadang kini menjadi salah satu destinasi wisata di Kepri. Berbagai fasilitas akan dibangun di pulau ini, di antaranya restoran bawah laut.

Peta baru jalur masuk ke Funtasy Island dari Singapura yang sebelumnya warna toska semua, kini sudah diubah jadi warna merah. Sumber: funtasyisland.com
Peta baru jalur masuk ke Funtasy Island dari Singapura yang sebelumnya warna toska semua, kini sudah diubah jadi warna merah. Sumber: funtasyisland.com

PT Batam Island Marina saat ini gencar melakukan pembangunan di Pulau Manis. Selain villa dan pusat perbelanjaan dan hiburan, perusahaan juga akan membangun restoran bawah laut.

Restoran ini akan menjadi proyek unggulan karena wisatawan dapat menikmati panorama bawah laut. Tidak hanya itu, PT Batam Island Marina juga akan membangun gedung khusus  tempat resepsi pernikahan tepat di tengah-tengah pulau. (ref/leo)

Baca Juga: Funtasy Island Kebanggaan Indonesia

Pemko Batam Bagikan 1700 Paket Sembako Murah Jelang Ramadan

0
Warga Lubukbaja saat mengantre membeli paket sembako pada bazar murah yang digelar Pemko Batam di belakang DC Mall, Senin (23/5) lalu. Foto: Dalil Harahap/ Batam Pos
Warga Lubukbaja saat mengantre membeli paket sembako pada bazar murah yang digelar Pemko Batam di belakang DC Mall, Senin (23/5) lalu. Foto: Dalil Harahap/ Batam Pos

batampos.co.id – Menjelang datangnya Ramadan 1437 H Pemerintah Kota Batam, melalui Kecamatan Sagulung membagikan 1700 paket sembako murah kepada masyarakat, untuk membantu memenuhi kebutuhan mereka.

Dalam pembagian sembako murah tersebut, Pemko Batam menyediakan 5 kg beras, 3 liter minyak goreng, dan 2 kg gula pasir yang dimasukkan dalam satu paket. Dalam satu paket masyarakat hanya mengeluarkan uang sebesar Rp 50 ribu.

Sekretaris Camat (Sekcam) Sagulung, Reza Khadapy saat ditemui pada acara pembagian sembako murah mengatakan, kegiatan tersebut merupakan kali pertama dilakukan pada tahun ini, tahap pertama dibagikan hanya di tiga kelurahan, yakni Tembesi, Seilangkai dan Seipelungut.

“Untuk tiga kelurahan lagi yakni Seilekop, Saguba dan Seibinti akan dibagi pada tahap kedua sebelum lebaran, kurang lebih dengan jumlah yang sama,” ujar Reza.

Reza mengatakan, kegiatan ini merupakan agenda tahunan Pemko Batam untuk meringankan masyarakat yang mana harga kebutuhan pokok di pasar saat ini sudah mengalami kenaikan. “Dengan adanya ini, setidaknya dapat membantu mereka,” imbuhnya.

Pembagian sembako murah ini dibagi melalui data disejumlah kelurahan yang ada disetiap kecamatan, sudah survei yang telah dilakukan terlebih dahulu. Yang mendapatkan memang benar-benar masyarakat yang tergolong dalam kategori tidak mampu. “Yang dapat raskin tidak boleh dapat sembako murah, sudah ada jatahnya masing-masing,” kata Reza.

Melalui program ini diharapkan mampu membantu masyarakat dan tepat sasaran, kedepan angka penerimaan bantuan sembako murah juga bisa berkurang. “Kalau berkurang berarti kesejahteraan masyarakat sudah meningkat,” tuturnya.

Nurhayati warga Tanjunggundap Sagulung mengaku senang dan bisa terbantu dengan adanya program Pemko Batam seperti memberikan sembako murah.

“Sudah dua kali saya dapat, tahun lalu juga,” ujar Nurhayati.

Dia mengatakan program seperti ini bisa berkelanjutan untuk tahun yang akan datang. “Warga sangat terbantu sekali,” ungkapnya. (cr14)