Minggu, 19 April 2026
Beranda blog Halaman 1401

Kasus Pencurian dan Pengancaman Dominasi SPDP di Kejari Lingga Semester Pertama 2025

0
Kantor Kejaksaan Negeri Lingga. F. Vatawari/Batam Pos

batampos – Kejaksaan Negeri (Kejari) Lingga mencatat sebanyak 14 Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) telah masuk selama semester pertama 2025.

Data ini menunjukkan tren penanganan perkara yang cukup aktif dibandingkan total 37 SPDP yang diterima sepanjang tahun 2024.

Kepala Seksi Pidana Umum (Kasi Pidum) Kejari Lingga, Dhonny Armandos menyebut, mayoritas perkara yang masuk sepanjang Januari hingga Juli 2025 didominasi tindak pidana pencurian dan pengancaman.

“Untuk semester pertama, kami menerima 14 SPDP. Rinciannya dua perkara pencabulan, tiga pencurian, dua narkotika, dua pengancaman, serta masing-masing satu kasus penipuan dan tindak pidana lainnya,” ujar Dhonny saat ditemui di kantornya, Senin (7/7).

Ia menambahkan, dua kasus yang paling menonjol dan menyita perhatian publik adalah penipuan BNI Life dan pengancaman. Kedua perkara tersebut dinilai memiliki dampak sosial yang signifikan.

“Kasus penipuan BNI Life mendapat perhatian karena menyangkut kerugian masyarakat, sementara pengancaman menimbulkan keresahan di tengah warga,” jelasnya.

Meski belum merinci identitas tersangka dan detail modus operandi, Kejari Lingga memastikan bahwa seluruh perkara tersebut tengah diproses sesuai hukum yang berlaku.

Dhonny juga menegaskan komitmen kejaksaan dalam menuntaskan setiap perkara secara transparan, akuntabel, dan berpihak pada rasa keadilan masyarakat.

“Kami terus mendorong masyarakat agar tidak ragu melapor jika menjadi korban tindak pidana. Penegakan hukum tidak akan maksimal tanpa partisipasi publik,” pungkasnya. (*)

Reporter: Vatawari

Artikel Kasus Pencurian dan Pengancaman Dominasi SPDP di Kejari Lingga Semester Pertama 2025 pertama kali tampil pada Kepri.

Disdik Batam Buka Pendaftaran Tambahan, Fokus Pemerataan Sekolah Negeri

0
Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam, Tri Wahyu Rubianto. Foto. Azis Maulana/ Batam Pos

batampos – Dinas Pendidikan Kota Batam masih membuka layanan pendaftaran tambahan murid baru di Gedung Gurindam, Senin (7/7), khusus bagi calon siswa SD dan SMP yang belum mendaftar sama sekali. Meski demikian, penempatan hanya bisa dilakukan di sekolah negeri yang masih memiliki kuota tersisa.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam, Tri Wahyu Rubianto menegaskan, semua calon murid tetap diakomodir, asalkan bersedia ditempatkan di sekolah yang belum penuh. “Sebenarnya semua bisa kita tampung, tapi harus mau ditempatkan di sekolah yang masih bisa diisi. Tidak bisa memaksakan diri ke sekolah yang sudah penuh,” ujarnya.

Tri mengungkapkan, hingga hari ini masih ada orang tua yang bertahan agar anaknya masuk ke sekolah pilihan awal, meskipun daya tampung sekolah tersebut telah penuh. Kondisi ini menurutnya menjadi tantangan tersendiri dalam upaya pemerataan.

“Kita terus beri pemahaman bahwa setiap sekolah negeri ada batas kuota. Kalau sudah penuh, tidak boleh lagi ada tambahan. Pemerataan penempatan adalah bentuk keadilan untuk semua siswa,” jelasnya.

Baca Juga: Sekolah Swasta Jadi Solusi Pemerataan, Pemko Batam Siapkan Bantuan Pendidikan

Disdik Batam telah mengarahkan calon siswa ke berbagai sekolah yang masih memiliki ruang, sesuai wilayah domisili masing-masing. Contohnya di Sei Beduk, siswa diarahkan ke SDN 16 dan SDN 58 sebagai bagian dari pemerataan sekolah negeri.

“Hari ini kita fokus melayani mereka yang belum mendaftar sama sekali. Tapi sekali lagi, penempatannya tidak bisa pilih sekolah sendiri. Harus ikut aturan dan pemerataan,” tegas Tri.

Dalam upaya mengatasi keterbatasan daya tampung sekolah negeri, Tri juga mengimbau kepada orang tua yang mampu secara ekonomi untuk mempertimbangkan menyekolahkan anaknya di sekolah swasta. Hal ini agar peluang lebih terbuka bagi siswa dari keluarga tidak mampu untuk masuk ke sekolah negeri.

“Bagi orang tua yang secara ekonomi mampu, kami sarankan mempertimbangkan sekolah swasta. Ini akan sangat membantu pemerataan dan mengurangi tekanan di sekolah negeri,” katanya.

Pemerintah sendiri tengah menyiapkan skema bantuan biaya pendidikan bagi siswa dari keluarga kurang mampu yang masuk ke sekolah swasta. Bantuan ini sedang digodok bersama pihak sekolah swasta dan dinas terkait.

“Kita sedang atur skemanya. Bantuan untuk siswa tidak mampu di sekolah swasta sedang dalam proses pemetaan. Kategori mampu dan tidak mampu akan jadi dasar pemberian bantuan,” tambahnya.

Sejak pekan lalu, lebih dari seribu calon murid tercatat belum tertampung di sekolah negeri akibat kendala administrasi dan keterbatasan kuota. Melalui posko di Gedung Gurindam, Disdik Batam terus memfasilitasi pendaftaran tambahan hingga Jumat pekan ini.

Dengan pendekatan pemerataan dan dukungan bantuan pendidikan, Pemko Batam menargetkan seluruh anak usia sekolah di Batam tetap dapat melanjutkan pendidikan tanpa terkendala lokasi atau ekonomi. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Artikel Disdik Batam Buka Pendaftaran Tambahan, Fokus Pemerataan Sekolah Negeri pertama kali tampil pada Metropolis.

Ratusan Warga Tempuh Jalur Hukum atas Dugaan Penipuan Kavling oleh PT Erracipta Karya Sejati

0
Lokasi lahan kosong yang disebut sebagai  lapak kaveling yang dijual belikan. Foto. Eusebius Sara/ Batam Pos

batampos — Kasus dugaan penipuan jual beli kavling oleh PT Erracipta Karya Sejati terus bergulir. Senin (7/7), Lurah Seibinti, Jamil, mengungkapkan bahwa perusahaan tersebut memang pernah menyampaikan rencana pematangan lahan kepada pihak kelurahan pada tahun 2022. Namun, saat diminta menunjukkan legalitas lahan, pihak perusahaan hanya mengklaim bahwa dokumen perizinan sedang diproses di BP Batam.

“Saat itu mereka hanya sampaikan mau clearing lahan. Kami tanya dokumen legalitas dan peruntukannya, tapi mereka bilang masih proses. Setelah itu, kami dengar mulai ada transaksi jual beli kavling,” ujar Jamil.

Jamil mengatakan, pihak kelurahan telah berulang kali mengingatkan masyarakat agar tidak tergiur tawaran kavling murah tanpa kejelasan status hukum. Ia menegaskan bahwa program Kavling Siap Bangun (KSB) dari BP Batam sudah dihentikan sejak tahun 2016. “Kami sudah ingatkan warga. Kalau ada yang tawarkan lahan, silakan cek dulu ke BP Batam, apakah benar punya legalitas atau tidak,” tegasnya.

Baca Juga: Kaveling Bodong: Masalah Lama, Korban Baru

Setelah pertemuan mediasi yang digelar Minggu (6/7) kemarin, puluhan warga korban penipuan sepakat akan menempuh jalur hukum. Mereka berencana mengajukan laporan resmi ke Polresta Barelang agar kasus ini bisa diusut tuntas dan pelaku diproses secara hukum.

“Saya mendukung langkah warga untuk melapor ke polisi. Supaya ada kejelasan dan tidak semakin banyak korban. Ini penting sebagai bentuk perlindungan masyarakat,” ujar Jamil.

Sementara itu, Henni, salah satu korban, menyatakan bahwa laporan resmi akan disampaikan ke Polresta Barelang pada Selasa (8/7). “Kami sudah sepakat. Semua korban akan datang bersama-sama. Totalnya ada sekitar 200 orang,” ujarnya.

Henni menambahkan, sebagian besar korban mengalami kerugian antara Rp30 juta hingga Rp140 juta per orang. Lahan yang dibeli berada di tiga lokasi: belakang Kantor Lurah Seibinti, belakang SP Plaza, dan kawasan Tembesi. Namun hingga kini, tak satu pun lokasi tersebut menunjukkan tanda-tanda pembangunan.

Korban juga mengaku sempat percaya karena proses transaksi dilakukan secara formal, lengkap dengan kwitansi dan surat perjanjian yang mengatasnamakan PT Erracipta Karya Sejati. Nama Restu Joko Widodo tercantum dalam dokumen sebagai penanggung jawab, dan seorang pria bernama Joko diduga menjadi perantara utama penjualan.

Namun hasil penelusuran di lapangan menunjukkan lahan yang dijanjikan masih berupa kebun milik warga, dan tidak masuk dalam alokasi pemukiman dari BP Batam. Tidak ada aktivitas pembangunan ataupun papan proyek di lokasi-lokasi tersebut.

Kini, warga berharap laporan yang mereka ajukan bisa segera ditindaklanjuti aparat hukum. Mereka mendesak agar pelaku penipuan segera ditangkap dan ada kepastian hukum terkait uang yang telah mereka setorkan. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Artikel Ratusan Warga Tempuh Jalur Hukum atas Dugaan Penipuan Kavling oleh PT Erracipta Karya Sejati pertama kali tampil pada Metropolis.

Tradisi Bubur Syuro Warnai Peringatan 100 Tahun Masjid Baiturrahim Tarempa

0
Wakil Bupati Anambas, Raja Bayu mencicipi bubur syuro dalam peringatan 100 hari Masjid Jami’ Baiturrahim Tarempa. F. Ihsan Imaduddin/Batam Pos.
Wakil Bupati Anambas, Raja Bayu mencicipi bubur syuro dalam peringatan 100 tahun Masjid Jami’ Baiturrahim Tarempa. F. Ihsan Imaduddin/Batam Pos.

batampos – Tradisi makan bubur syuro mewarnai peringatan 100 tahun Masjid Jami’ Baiturrahim di Tarempa, Kabupaten Kepulauan Anambas, Senin (7/7).

Tradisi ini menjadi simbol kebersamaan dan syukur warga atas perjalanan seabad salah satu masjid tertua di daerah tersebut.

Sejak pagi, masyarakat berbondong-bondong datang ke halaman masjid untuk mengikuti doa selamat sekaligus menikmati bubur syuro yang dimasak secara gotong royong.

Bubur khas ini memang selalu hadir dalam momen penting keagamaan dan adat, sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai kebersamaan dan kearifan lokal.

“Bubur syuro ini bukan hanya makanan, tapi simbol kebersamaan. Setiap momen besar, masyarakat berkumpul dan masak bersama. Inilah bentuk syukur dan solidaritas,” ujar Ardhan, Ketua Pengurus Masjid Baiturrahim.

Wakil Bupati Anambas, Raja Bayu, yang turut hadir dalam acara tersebut menyampaikan apresiasinya atas terjaganya tradisi dan kekompakan masyarakat dalam memakmurkan masjid. Ia berharap semangat kebersamaan seperti ini terus dijaga lintas generasi.

“Tradisi seperti bubur syuro ini penting untuk dirawat. Ia mengajarkan kita nilai-nilai gotong royong dan kebersamaan dalam bingkai keislaman,” ujarnya.

Peringatan 100 tahun Masjid Baiturrahim juga menjadi refleksi sejarah dan perjuangan para pendahulu. Masjid ini telah lama menjadi pusat aktivitas ibadah dan sosial warga Tarempa.

Dalam usianya yang genap seabad, pengurus dan masyarakat bertekad menjadikan masjid sebagai ruang dakwah dan pendidikan yang lebih kuat ke depan. (*)

Reporter: Ihsan Imaduddin

Artikel Tradisi Bubur Syuro Warnai Peringatan 100 Tahun Masjid Baiturrahim Tarempa pertama kali tampil pada Kepri.

SMAN 27 Batam Akan Diubah Menjadi SMKN 12, Jawab Lonjakan Minat ke Sekolah Kejuruan

0
SMAN 27 Batam di kawasan Batuaji yang akan menjadi SMKN 12. Foto. Eusebius Sara/ Batam Pos

batampos — Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Riau (Disdik Kepri) berencana mengubah SMAN 27 Batam di kawasan Batuaji menjadi SMKN 12. Langkah ini diambil untuk mengurai penumpukan siswa baru yang tidak tertampung di sejumlah SMK Negeri favorit seperti SMKN 1 dan SMKN 5 Batam.

Kepala Cabang Disdik Kepri wilayah Batam, Kasdianto, menyebut rencana tersebut sudah masuk dalam skema SPMB tahun ajaran 2025/2026. Bahkan, penerimaan siswa SMKN 12 sudah mulai diakomodir lewat posko penyaluran siswa baru. “Itu memang sudah diwacanakan. Tapi kepastian dan teknisnya nanti dari Pak Kadisdik Kepri,” ujarnya, Senin (7/7).

Menurutnya, tingginya minat masyarakat terhadap SMK membuat daya tampung di sekolah-sekolah tertentu membludak. Sementara itu, sekolah negeri lainnya terutama SMA masih memiliki kuota. Karena itu, Disdik Kepri membuka posko pemerataan siswa di empat titik sekolah untuk membantu penyaluran calon peserta didik.

Baca Juga: Respons Kebutuhan Pendidikan Vokasi, Gubernur Ansar Dukung Konversi SMA di Batam Jadi SMK

Posko ini dibuka sejak 3 hingga 5 Juli lalu di SMAN 1 Batam, SMAN 5 Batam, SMKN 7 Batam, dan SMAN 16 Batam. Tujuannya agar lulusan SMP/MTs yang tidak lolos PPDB reguler tetap bisa mendapatkan sekolah negeri yang tersedia sesuai zonasi.

Kepala Disdik Kepri, Andi Agung, menegaskan bahwa pemerintah bertanggung jawab memastikan seluruh lulusan SMP mendapat akses pendidikan yang merata. “Tidak boleh ada siswa yang kehilangan hak atas pendidikan karena keterbatasan daya tampung,” katanya. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Artikel SMAN 27 Batam Akan Diubah Menjadi SMKN 12, Jawab Lonjakan Minat ke Sekolah Kejuruan pertama kali tampil pada Metropolis.

Pemprov Kepri Wacanakan Pinjam Dana ke PT SMI untuk Bangun Jalan dan Rumah Sakit

0
Sekretaris Daerah Provinsi Kepri, Adi Prihantara. F. Mohamad Ismail/Batam Pos

batampos – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) mewacanakan peminjaman dana ke PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) untuk membiayai sejumlah proyek pembangunan infrastruktur di daerah.

Uang hasil pinjaman ini rencananya akan digunakan untuk perbaikan jalan, fasilitas rumah sakit, hingga pelantar amblas.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kepri, Adi Prihantara, menyebut pihaknya telah menggelar pertemuan dengan PT SMI pada Senin (7/7) di Kantor Gubernur Kepri, Dompak, Tanjungpinang. Pertemuan itu membahas mekanisme dan skema pinjaman yang dimungkinkan.

“Baru sebatas pembahasan teknis, belum ke angka pasti. Kita ingin tahu dulu alurnya seperti apa,” ujar Adi kepada wartawan.

Adi menegaskan, rencana ini masih dalam tahap konsultasi dan belum final. Menurutnya, pinjaman ke PT SMI akan diambil jika pemerintah daerah kesulitan mengeksekusi pembangunan dalam waktu dekat karena keterbatasan anggaran.

“Kalau secara fiskal tidak memungkinkan dilakukan dalam waktu dekat, ya kita cari solusi. Pinjaman ini bisa jadi alternatif untuk percepatan pembangunan yang manfaatnya langsung ke masyarakat,” jelasnya.

Sejumlah proyek yang mungkin akan didanai lewat skema pinjaman ini antara lain perbaikan Pelantar I Tanjungpinang yang amblas, sejumlah ruas jalan rusak, serta pengadaan utilitas rumah sakit di Kepri.

Namun, berapa nilai pinjaman yang bakal diajukan masih belum ditentukan. “Untuk nilainya belum, ini masih tahap konsultasi. Mungkin tahun depan baru bisa difinalkan,” tutup Adi. (*)

Reporter: M. Ismail

Artikel Pemprov Kepri Wacanakan Pinjam Dana ke PT SMI untuk Bangun Jalan dan Rumah Sakit pertama kali tampil pada Kepri.

Puluhan Tambak Udang di Lingga Belum Punya IPAL, Terancam Cemari Laut

0

 

Salah satu tambak Udang Vaname yang ada di Kabupaten Lingga. F. Vatawari/Batam Pos

batampos – Puluhan tambak udang vaname di Kabupaten Lingga terancam mencemari perairan setempat. Data Dinas Perikanan dan Kelautan Lingga mencatat ada 45 unit budidaya, milik kelompok maupun perorangan, namun hanya satu yang sudah dilengkapi instalasi pengolahan air limbah (IPAL).

Tambak-tambak tersebut mulai dikembangkan sejak 2017, sebagian besar dikelola secara berkelompok. Ironisnya, para pelaku usaha belum pernah menyetor retribusi sesuai ketentuan perizinan budidaya perikanan.

“Kami tidak ingin pelaku tambak terlena dan melupakan kewajiban legalitas, termasuk izin dan pengelolaan limbah,” kata Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Lingga, Sutarman, Senin (7/7).

Menurut Sutarman, IPAL wajib disiapkan sebagai tanggung jawab pelestarian lingkungan. Pemerintah daerah siap memfasilitasi pengurusan perizinan dan pembangunan IPAL jika pelaku usaha serius melengkapinya.

Sebagai langkah awal, pihaknya telah mensosialisasikan kewajiban IPAL dan perizinan kepada petambak, terutama yang tergabung dalam kelompok budidaya.

Minimnya pengelolaan limbah dikhawatirkan menurunkan kualitas air laut, merusak terumbu karang, hingga memicu konflik dengan nelayan tradisional.

“Kita ingin tambak maju, tapi bukan dengan mengorbankan lingkungan. Lingga punya potensi maritim besar; jangan sampai rusak karena pencemaran,” tegas Sutarman.

Pemkab Lingga juga membuka peluang kolaborasi dengan sektor swasta dan lembaga pendamping agar tambak yang belum memenuhi standar bisa dibina secara bertahap. (*)

Reporter: Vatawari

Artikel Puluhan Tambak Udang di Lingga Belum Punya IPAL, Terancam Cemari Laut pertama kali tampil pada Kepri.

Pasien Indonesia Eksodus Berobat ke Luar Negeri, Gerus Devisa Ratusan Triliun

0
Ilustrasi dokter spesialis saat melakukan operasi. (Antara)

batampos – Fenomena warga Indonesia yang lebih memilih berobat ke luar negeri bukan hal baru. Tapi jumlahnya kini mengejutkan, hingga mendekati Rp 200 triliun per tahun lari ke luar negeri hanya untuk layanan kesehatan.

Ini jelas bukan sekadar soal pilihan, tapi juga sinyal serius soal kepercayaan publik terhadap sistem kesehatan dalam negeri. Fenomena ini menjadi sorotan dalam podcast Helmy Yahya Bicara yang mengundang Tantowi Yahya sebagai tamu.

Diskusi keduanya menyoroti bagaimana eksodus pasien ini menjadi ‘krisis tersembunyi’ yang terus menggerus devisa negara. “Jika dana sebesar ini bisa digunakan di dalam negeri, bayangkan berapa banyak subsidi yang bisa diberikan untuk rumah sakit dan peningkatan fasilitas kesehatan bagi rakyat,” ujar Tantowi dengan nada prihatin dalam podcast tersebut, dikutip Senin (7/7).

Kenapa berobat ke luar negeri?

Dalam perbincangan tersebut, Tantowi pun membagikan pengalamannya berobat ke Penang, Malaysia, yang menurutnya menawarkan pelayanan cepat, murah, dan nyaman. Ia mencontohkan, hasil medical check-up di Penang keluar dalam waktu tiga jam, sementara di Indonesia bisa memakan waktu berhari-hari.

Soal biaya, ia menyebut perbandingannya bisa lebih murah 70 persen dibanding rumah sakit swasta di tanah air. “Pelayanan dokter di sana sangat baik, informatif, rileks, dan mereka bahkan berbahasa Indonesia,” kenangnya.

Ia bahkan dibuat kagum oleh dokter internis yang sangat teliti dan tak buru-buru menganjurkan rawat inap jika tak diperlukan. Obat pun disarankan dibeli di luar rumah sakit karena lebih hemat.

Dimana letak masalahnya?

Helmy dan Tantowi dalam kesempatan podcast tersebut juga mengidentifikasi akar permasalahan mengapa Indonesia kalah saing dalam sektor layanan kesehatan. Pertama, pajak tinggi terhadap impor alat medis menyebabkan biaya pelayanan jadi mahal.

Selain itu, perizinan pendirian rumah sakit yang rumit dan bisa memakan waktu hingga dua tahun, sering kali disertai praktik ekonomi biaya tinggi. Ditambah, komersialisasi rumah sakit, yang lebih fokus pada keuntungan dibandingkan misi sosial dan pelayanan publik juga membuat biaya kesehatan jadi membengkak dan sulit dijangkau masyarakat biasa.

Terakhir, arah subsidi pemerintah yang dianggap keliru. Dalam podcast tersebut, Kakak beradik itu juga menyoroti arah subsidi pemerintah yang justru lebih fokus ke mobil listrik ketimbang infrastruktur kesehatan.

Saatnya membenahi sistem kesehatan

Angka Rp 172 triliun hingga Rp200 triliun bukan jumlah kecil. Dana sebesar itu bisa membiayai pembangunan rumah sakit bertaraf internasional di berbagai kota, mendatangkan tenaga medis berkualitas, hingga menyubsidi alat kesehatan canggih.

Tapi kenyataannya, uang itu justru mengalir ke rumah sakit-rumah sakit di Malaysia, Singapura, Thailand, bahkan Jepang dan Korea. Fenomena ini juga berdampak pada kepercayaan masyarakat, yang makin hari makin beralih ke luar negeri demi mendapatkan layanan yang dirasa lebih manusiawi dan profesional.

Jika tidak segera dibenahi, Indonesia bukan hanya akan kehilangan devisa, tetapi juga kehilangan kesempatan untuk membangun sistem kesehatan yang berdaulat dan dipercaya rakyatnya sendiri. (*)

Artikel Pasien Indonesia Eksodus Berobat ke Luar Negeri, Gerus Devisa Ratusan Triliun pertama kali tampil pada News.

Ini Daftar Top Skor Piala Dunia Antarklub 2025

0
Gonzalo Garcia rayakan gol bersama rekan setim Real Madrid usai cetak gol keempatnya di Piala Dunia Antarklub 2025. (Dok. @realmadrid)

batampos – Ajang Piala Dunia Antarklub 2025 di Amerika Serikat tak hanya menyuguhkan pertarungan antar klub terbaik dunia, tapi juga menjadi panggung para mesin gol dari berbagai penjuru dunia. Seiring turnamen memasuki babak perempat final, persaingan meraih Golden Boot alias sepatu emas pun semakin memanas.

Turnamen edisi tahun ini diikuti oleh 32 tim dari berbagai benua, dengan format baru yang menyerupai Piala Dunia antar negara. Klub-klub elit Eropa seperti Real Madrid, PSG, Manchester City, Chelsea, Bayern Munich, Juventus, hingga Inter Milan saling berebut supremasi.

Sementara wakil MLS seperti Inter Miami, LAFC, dan Seattle Sounders mewakili Amerika Utara. Di tengah ketatnya persaingan, sejumlah pemain tampil mencolok berkat ketajaman mereka di depan gawang.

Mantan bintang Real Madrid, Angel Di Maria, menjadi kejutan dengan torehan 4 gol bersama Benfica. Meski timnya tersingkir di babak 16 besar usai dikalahkan Chelsea, Di Maria sempat memuncaki daftar top skor sementara.

Namun, posisinya kini mulai dikejar oleh nama-nama besar lain, termasuk Gonzalo Garcia dari Real Madrid yang juga telah mencetak 4 gol dalam lima pertandingan. Pemain muda Los Blancos ini tampil tajam sejak fase grup dan jadi bagian penting dalam perjalanan Madrid ke semifinal.

Nama Kylian Mbappe juga ikut meramaikan persaingan. Setelah memenangkan Sepatu Emas Eropa musim 2024/2025, Mbappe mencetak gol akrobatik luar biasa dalam kemenangan dramatis Madrid atas Dortmund. Gol tersebut juga menjadi tribut emosional untuk mendiang Diogo Jota, yang dikenangnya lewat selebrasi bertanda angka 20.

Sementara itu, Erling Haaland, Harry Kane, dan Jamal Musiala juga mengisi papan atas top skor, membuktikan bahwa nama besar tetap jadi jaminan gol.

Meski tak memuncaki daftar, dua legenda hidup sepak bola dunia tetap mencuri perhatian. Cristiano Ronaldo masih tercatat sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa di ajang ini dengan 7 gol dalam 8 penampilan bersama Manchester United dan Real Madrid.

Sementara itu, Lionel Messi, yang mendekati usia 38 tahun, punya catatan impresif dengan 5 gol dalam 5 laga serta tiga gelar juara Piala Dunia Antarklub. Keikutsertaannya di edisi kali ini tetap menarik perhatian penggemar sepak bola dunia.

Berikut Daftar Top Skor Sementara Piala Dunia Antarklub 2025:

4 Gol:

  • Gonzalo Garcia (Real Madrid)
  • Angel Di Maria (Benfica)
  • Marcos Leonardo (Al-Hilal)
  • Serhou Guirassy (Borussia Dortmund)

3 Gol:

  • Jamal Musiala (Bayern Munich)
  • Phil Foden (Manchester City)
  • Erling Haaland (Manchester City)
  • Germán Berterame (Monterrey)
  • Harry Kane (Bayern Munich)
  • Michael Olise (Bayern Munich)
  • Kenan Yildiz (Juventus)
  • Wessam Abou Ali (Al-Ahly)
  • Pedro Neto (Chelsea)

2 Gol:

  • Dusan Vlahovic (Juventus)
  • Leandro Barreiro (Benfica)
  • Pablo Barrios (Atletico Madrid)
  • Kingsley Coman (Bayern Munich)
  • Francisco Conceicao (Juventus)
  • Ilkay Gundogan (Manchester City)
  • Igor Jesus (Botafogo)
  • Lautaro Martinez (Inter Milan)
  • Randal Kolo Muani (Juventus)
  • Thomas Müller (Bayern Munich)
  • Iqraam Rayners (Mamelodi Sundowns)
  • Samu Aghehowa (Porto)
  • Wallace Yan (Flamengo)
  • Achraf Hakimi (PSG)

Artikel Ini Daftar Top Skor Piala Dunia Antarklub 2025 pertama kali tampil pada Olahraga.

Lion Air Resmi Layani Penerbangan Umrah Langsung Batam – Jeddah Setiap Pekan

0
Lion Air resmi layani penerbangan langsung ibadah umrah dari Bandara Internasional Hang Nadim, Batam (BTH) menuju Bandara Internasional King Abdulaziz, Jeddah (JED), Arab Saudi.

batampos – Lion Air resmi membuka layanan penerbangan langsung ibadah umrah dari Bandara Internasional Hang Nadim, Batam (BTH) menuju Bandara Internasional King Abdulaziz, Jeddah (JED), Arab Saudi. Layanan ini mulai beroperasi satu kali setiap minggu, memberikan akses lebih mudah dan nyaman bagi masyarakat Kepulauan Riau dan sekitarnya untuk menunaikan ibadah ke Tanah Suci.

“Penerbangan ini memberikan kemudahan lebih besar bagi masyarakat yang ingin beribadah umrah, terutama dari wilayah Kepulauan Riau dan kota-kota sekitarnya,” ujar Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro, Senin (7/7).

Batam dinilai sebagai kota penghubung strategis yang dapat dijangkau dari berbagai daerah melalui penerbangan pengumpan (feeder flight) Lion Air.

“Beberapa kota pengumpan antara lain Jambi, Pangkalpinang, Palembang, Lampung, Surabaya, Yogyakarta, Makassar, Pontianak, dan lainnya,” ujarnya.

Baca Juga: Sekolah Swasta Jadi Solusi Pemerataan, Pemko Batam Siapkan Bantuan Pendidikan

Dengan hadirnya penerbangan langsung umrah dari Batam, Lion Air berharap dapat menjawab kebutuhan masyarakat yang mendambakan perjalanan ibadah yang efisien tanpa harus transit di kota besar lainnya.

Lion Air mengoperasikan pesawat berbadan lebar generasi terbaru, Airbus A330-300 dan A330-900NEO, yang masing-masing mampu menampung hingga 433 penumpang kelas ekonomi.

“Kabin pesawat dirancang khusus untuk kenyamanan perjalanan jarak jauh, termasuk ruang duduk yang lega dan sistem hiburan modern,” sebutnya.

Penumpang juga mendapat fasilitas bagasi gratis sebesar 30 kg, bagasi kabin 7 kg, serta jatah air zamzam 5 liter yang akan dibagikan pada saat kepulangan dari Tanah Suci.

Lion Air lepas landas dari Bandara Hang Nadim, Batam pukul 11.55 WIB, dan tiba di Jeddah pukul 17.30 waktu setempat. JT-083. Kepulangan, berangkat dari Jeddah pukul 19.10 waktu setempat, dan mendarat kembali di Batam pukul 08.45 WIB keesokan harinya.

“Lion Air mengimbau seluruh calon jamaah untuk memperhatikan sejumlah ketentuan demi kenyamanan dan keselamatan selama perjalanan,” kata dia.

Baca Juga: Layanan SIM Keliling Tersedia di Nagoya Hill, Khusus Perpanjangan SIM

Barang berharga seperti paspor, uang, dan dokumen penting harus dibawa dalam tas kabin, bukan dimasukkan ke bagasi tercatat. Powerbank hanya boleh dibawa di kabin dengan kapasitas maksimal 100–160 Wh dan tidak digunakan selama penerbangan.

Dilarang membawa barang berbahaya, termasuk benda tajam, cairan lebih dari 100 ml, dan bahan mudah terbakar.

“Setiap tas atau koper sebaiknya diberi label nama dan kontak untuk memudahkan identifikasi,” jelasnya .

Calon jamaah juga dihimbau untuk memesan melalui biro perjalanan umrah resmi yang telah bekerja sama dengan Lion Air guna memastikan layanan yang aman, terpercaya, dan sesuai regulasi.

Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Lion Air dalam memperluas akses ibadah umrah dari berbagai daerah di Indonesia sekaligus mendukung kenyamanan dan keamanan seluruh jamaah dalam menjalankan ibadah suci. (*)

 

Reporter: Azis Maulana

Artikel Lion Air Resmi Layani Penerbangan Umrah Langsung Batam – Jeddah Setiap Pekan pertama kali tampil pada Metropolis.