Rabu, 22 April 2026
Beranda blog Halaman 1402

Fakta Baru Kematian Bintang Liverpool Diogo Jota

0
Diogo Jota saat membela Liverpool. (Instagram Liverpool)

batampos – Penyerang Liverpool, Diogo Jota, diduga mengebut ketika mobil yang dikendarainya mengalami kecelakaan di barat laut Spanyol. Kecelakaan itu menewaskan dia dan adiknya di lokasi seketika.

Kepolisian setempat menyebut semua bukti sejauh ini menunjukkan sosok yang mengendarai mobil dalam kecelakaan adalah Diogo Jota dan ia kemungkinan besar sedang melaju dengan kecepatan tinggi.

Jota tewas bersama adiknya, Andre Silva, 25 tahun, saat mobil Lamborghini yang mereka tumpangi mengalami pecah ban di barat laut provinsi Zamora pada hari Kamis lalu.

Kepolisian Guardia Civil Spanyol menyatakan bahwa pada saat kejadian, mobil tersebut tampaknya sedang dikendarai dengan kecepatan tinggi di jalan tol A52 dekat Palacios de Sanabria sebelum keluar jalur dan terbakar hebat.

“Semuanya juga menunjukkan kemungkinan kecepatan mobil yang dikendarai secara berlebihan di luar batas kecepatan jalan [jalan raya],” kata polisi lalu lintas lokal Zamora dilansir dari laman BBC.

Polisi mengatakan bahwa mereka telah mempelajari tanda yang ditinggalkan oleh salah satu ban Lamborghini dan menyimpulkan: “Semua pemeriksaan yang telah dilakukan sejauh ini menunjukkan bahwa pengemudi kendaraan yang mengalami kecelakaan adalah Diogo Jota.”

Meski ada dugaan aspal di lokasi kecelakaan tidak rata, polisi menyatakan kepada media Spanyol bahwa lokasi tersebut bukanlah “titik rawan kecelakaan” dan jalan tersebut seharusnya masih bisa dilalui dengan aman, bahkan di atas batas kecepatan 120 km/jam.

Semua bukti mengarah pada kecepatan berlebih sebagai faktor utama kecelakaan, diperkuat oleh jejak ban dan kondisi mobil pasca kecelakaan.

Laporan lengkap masih menunggu hasil investigasi akhir dan akan diserahkan ke pengadilan setempat. “Semua juga mengarah pada kemungkinan kecepatan berlebih melampaui batas kecepatan jalan tol,” lanjut keterangan Polisi Lalu Lintas Zamora.

Kematian Jota pada usia 28 tahun telah mengejutkan dunia sepak bola dan sekitarnya, dengan pesan-pesan belasungkawa yang mengalir dari para pemimpin negara dan juga rekan-rekan sesama pemain sepak bola.

Jota dan saudaranya, Andre Silva, yang bermain untuk Penafiel di divisi dua Portugal, diyakini sedang menuju ke pelabuhan Santander, Spanyol, agar Jota dapat kembali ke Liverpool untuk menjalani latihan pra-musim.

Jota telah menikahi pasangannya, Rute Cardoso, yang telah dikaruniai tiga orang anak, kurang dari dua minggu sebelum kecelakaan itu terjadi. Pemakaman kedua pemain berlangsung di kampung halaman mereka di Gondomar, Portugal pada hari Sabtu. (*)

Artikel Fakta Baru Kematian Bintang Liverpool Diogo Jota pertama kali tampil pada Olahraga.

Kebocoran Pipa di Dekat Hotel Vista, Ini Wilayah Wilayah yang Terdampak Suplai Air 

0
Ilustrasi kebocoran pipa

batampos– PT Air Batam Hilir (ABH) menginformasikan telah terjadi kebocoran pipa air di jalur distribusi utama Sei Ladi-Tanjung Uma, tepatnya di dekat Hotel Vista, Kamis (10/7).

Corporate Communications PT ABH, Ginda Alamsyah, menyebut kebocoran terjadi akibat pergeseran tanah yang menyebabkan pipa mengalami kerusakan.

“Tim saat ini sedang melakukan perbaikan segera dan diupayakan maksimal agar penanggulangan pekerjaan kebocoran bisa cepat teratasi,” katanya.

BACA JUGA: Warga Kavling Tanjung Buntung Sambut Baik Jaringan Air SLK PT ABH, Rosna: Saya Justru Perjuangkan Air Bersih untuk Warga 

Akibat pekerjaan perbaikan ini, suplai air minum di sejumlah kawasan terdampak mengalami gangguan, berupa aliran air kecil bahkan terhenti untuk sementara waktu.

Adapun area yang terdampak antara lain Baloi View, Kezia Residence, Sandona, Pura, Taman Kota Mas Baloi, Permata Regency, Ruko Pantai Permata, Bukit Permata Baloi, Lili Garden, Palm Beach, Pantai Nelayan, Tanjung Tritip, dan sekitarnya di Tanjunguma.

PT ABH mengimbau kepada para pelanggan di wilayah terdampak agar menampung air untuk kebutuhan sehari-hari selama proses perbaikan berlangsung.

“Mohon pengertian dan kerja sama pelanggan, karena tim teknis kami saat ini bekerja semaksimal mungkin untuk mempercepat pemulihan,” ujar Ginda.

Pihak ABH belum menyampaikan estimasi waktu rampungnya pekerjaan, namun menjanjikan akan memberikan informasi lanjutan terkait perkembangan perbaikan. (*)

Reporter: Arjuna

Artikel Kebocoran Pipa di Dekat Hotel Vista, Ini Wilayah Wilayah yang Terdampak Suplai Air  pertama kali tampil pada Metropolis.

Melaju ke Final Piala Dunia Antarklub 2025, Chelsea Raup Rp1,6 Triliun

0
Skuad Chelsea merayakan gol saat mengalahkan Palmeiras di Piala Dunia Antarklub 2025. (Dok. FIFA)

batampos – Chelsea berhasil meraih tempat di final Piala Dunia Antarklub 2025 dengan kemenangan 2-0 atas tim asal Brasil, Fluminense, di MetLife Stadium, Rabu (9/7) dini hari WIB. Selain torehan positif, The Blues dipastikan mendapatkan berkah di sektor finansial.

Joao Pedro menjadi bintang di laga tersebut. Pemain yang baru saja didatangkan dari Brighton pekan lalu itu, langsung memberikan impak dengan memborong dua gol kemenangan Chelsea atas wakil asal Brasil.

Di luar pencapaian olahraga, kesuksesan ini juga menunjukkan betapa menguntungkannya turnamen ini bagi klub dari aspek ekonomi. Tak terkecuali Chelsea yang sanggup melaju hingga babak akhir turnamen.

The Blues kini dipastikan akan mengantongi pundi-pundi uang yang sangat besar dari partisipasi mereka di Piala Dunia Antarklub. Jumlah pendapatan yang mereka raih bahkan dilaporkan sudah cukup untuk menutupi biaya beberapa rekrutan mahal mereka pada bursa transfer musim panas ini.

Chelsea telah mengantongi 22,1 juta pounds (Rp486,8 miliar) hanya dengan berhasil mencapai final. Angka ini menambah total pemasukan mereka dari turnamen menjadi 33,5 juta pounds (Rp737,9 miliar) hingga saat ini.

Jumlah tersebut belum termasuk fee partisipasi yang diperkirakan mencapai 28 juta pounds (Rp616,7 miliar). Jika dijumlahkan, Chelsea sudah meraup lebih dari 60 juta pounds hanya dari keikutsertaan di Piala Dunia Antarklub. Total, mereka sudah mendapatkan 80 juta pounds atau setara dengan Rp1,6 triliun.

Hal itu belum termasuk jika mampu mengalahkan Real Madrid atau PSG di partai puncak nanti, Chelsea akan mendapatkan tambahan hadiah sebesar 7,3 juta Pounds. Hal ini membuat potensi total pendapatan mereka dari turnamen ini menjadi sangat menggiurkan.

Di tempat terpisah, pelatih Enzo Maresca mengaku tidak merasakan adanya tekanan ekstra dari para pemilik klub terkait potensi hadiah uang yang besar ini. Menurutnya, pemilik klub hanya ingin timnya bisa menunjukkan performa terbaik di setiap laga tanpa terlalu memikirkan hadiah akhir.

“Tidak, secara pribadi saya tidak peduli. Saya turut berbahagia untuk klub, namun saya tidak peduli, karena ketika saya mempersiapkan sebuah pertandingan, saya tidak mempersiapkannya dengan berpikir jika kami menang, kami akan mendapatkan lebih banyak uang,” ujar Maresca.

“Karena itu adalah keuntungan bagi klub, bukan untuk kami, sayangnya. Kami sudah memiliki gagasan yang jelas tentang apa yang perlu kami tingkatkan untuk musim depan. Dan mudah-mudahan kami bisa mendapatkannya.”

Besarnya hadiah uang yang didapat oleh Chelsea ini memberikan sebuah gambaran betapa masifnya skala finansial dari turnamen ini. Pendapatan mereka sejauh ini saja sudah lebih dari cukup untuk bisa menutupi biaya transfer Joao Pedro yang mencapai 60 juta pounds.

Bahkan, masih ada sisa dana yang cukup banyak yang bisa digunakan untuk menutupi biaya transfer pemain lain seperti Liam Delap, Estevao Willian, atau Jamie Gittens. Dua gol kemenangan dari Joao Pedro di laga semifinal seolah sudah langsung membayar sepertiga dari harga transfernya. (*)

Artikel Melaju ke Final Piala Dunia Antarklub 2025, Chelsea Raup Rp1,6 Triliun pertama kali tampil pada Olahraga.

Jaksa Kembalikan Berkas Penyidikan Penyelewengan Pertalite di SPBU Kabil ke Polisi

0
Polda Kepri saat menyegel nozel bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Kabil, Nongsa.

batampos – Penyidikan dugaan penyelewengan BBM bersubsidi jenis pertalite oleh operator SPBU Kabil yang dilakukan Ditkrimsus Polda Kepri dikembalikan Jaksa. Alasannya, hasil penyidikan masih kurang, dan minta penyidik melengkapi.

Kasubdit IV Ditreskrimsus Polda Kepri, AKBP Zamrul Aini mengatakan saat ini pihaknya tengah melengkapi petunjuk dari jaksa. Pada pengembaliaan berkas, jaksa memberikan petunjuk untuk dilengkapi.

“Kami sedang melengkapi hasil penyidikan yang masih kurang,” ujar Zamrul.

Zamrul tak bisa menjelaskan terkait apa hasil penyidikan yang kurang menurut jaksa. Alasannya karena hal itu masuk ke ranah penyidikan.

Baca Juga: Pemasangan Kanstin Tanpa Pelebaran Jalan di Bengkong Picu Kemacetan, Warga Ngeluh

“Intinya kami melengkapi, jika sudah lengkap akan kami kembalikan lagi ke jaksa,” sebutnya.

Disinggung terkait tersangka, menurut Zamrul dalam perkara tersebut hanya ada satu tersangka. Penetapan tersangka berdasarkan beberapa alat bukti yang kuat.

“Untuk tersangka masih satu, berdasarkan alat bukti yang kami sidik,” tegas Zamrul.

Sementara Kasi Penkum Kejati Kepri, Yusnar Yusuf belum bisa dikonfirmasi terkait pengembalian berkas ke polisi. Namun beberapa waktu lalu, Yusnar menyebutkan bahwa jaksa akan mengembalikan berkas karena masih ada yang kurang.

Baca Juga: Pendaftaran Khusus Calon Siswa Tambahan di Kantor Disdik Batam Resmi Ditutup

Seperti diberitakan sebelumnya, tersangka Dedy yang telah bekerja 13 tahun di SPBU Kabil, Batam, ditetapkan sebagai tersangka karena menyalahgunakan QR code MyPertamina milik konsumen lain. Sebanyak 38 barcode yang diperoleh melalui mesin Automatic Data Capture (ADC) digunakan untuk membeli BBM subsidi ke dalam jeriken.

BBM itu kemudian dijual ke pembeli yang tidak berhak, termasuk anak-anak di bawah umur. Modus tersebut diduga telah dilakukan sejak awal tahun 2025, dengan potensi kerugian negara mencapai Rp2 miliar. (*)

 

Reporter: Yashinta

Artikel Jaksa Kembalikan Berkas Penyidikan Penyelewengan Pertalite di SPBU Kabil ke Polisi pertama kali tampil pada Metropolis.

PKL Bincen Ditertibkan Satpol PP, Mengeluh Lapak Relokasi di Pasar Sore Tak Layak

0
Para PKL di kawasan Bincen Tanjungpinang saat ditertibkan oleh petugas Satpol PP Tanjungpinang, Kamis (10/7). F. Mohamad Ismail/Batam Pos.

batampos – Puluhan Pedagang Kaki Lima (PKL) di kawasan Bintan Center, Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau, ditertibkan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) pada Kamis (10/7/2025). Sebanyak 36 pedagang dipindahkan ke Pasar Sore Bincen, yang berjarak tak jauh dari lokasi sebelumnya.

Namun, para pedagang mengaku belum sepenuhnya siap untuk berjualan di lokasi relokasi. Mereka menilai fasilitas di Pasar Sore masih belum memadai.

Salah satu pedagang, Mida, menyebutkan meja lapak yang tersedia terlalu tipis dan tidak tahan lama.

“Mau pindah ke Pasar Sore, tapi semua mejanya harus tebal. Karena kita jualan bukan sehari dua hari, tapi bertahun-tahun,” ujar Mida saat ditemui di lokasi penertiban.

Selain soal meja, Mida juga mengeluhkan kondisi atap pasar yang bocor ketika hujan deras. Ia berharap pengelola pasar segera melakukan perbaikan agar pedagang merasa nyaman.

“Apalagi sewa lapaknya cukup mahal. Ada yang Rp500 ribu sampai Rp1 juta per bulan,” tambahnya.

Tak hanya itu, Mida menyebut lokasi baru juga sepi pembeli. Hal ini berbeda jauh dibandingkan saat mereka masih berjualan di trotoar, yang kerap didatangi pelanggan tanpa harus turun dari kendaraan.

“Itu yang bikin kami keluar dari pasar. Di luar ramai pembeli, sedangkan di dalam sepi,” jelasnya.

Sementara itu, Sekretaris Satpol PP Tanjungpinang, Fery Andana, menyatakan bahwa penertiban dilakukan secara persuasif dan telah melalui proses sosialisasi sebelumnya. Langkah ini diambil agar para pedagang tidak lagi menggunakan trotoar sebagai tempat berdagang.

“Tempat yang disediakan jauh lebih baik. Sudah ada atap, jadi saat hujan dagangan mereka tidak kehujanan,” kata Fery.

Fery menegaskan, jika masih ada pedagang yang nekat kembali berjualan di trotoar, maka akan diberikan sanksi tegas sesuai Peraturan Daerah.

“Kalau satu dua pedagang masih berjualan di luar, pembeli pasti larinya ke sana. Itu tidak adil bagi yang sudah taat aturan. Kalau masih melanggar, bisa sampai ke pidana,” tegasnya.

Reporter: M. Ismail

Artikel PKL Bincen Ditertibkan Satpol PP, Mengeluh Lapak Relokasi di Pasar Sore Tak Layak pertama kali tampil pada Kepri.

Jordi Amat Resmi Gabung Persija Jakarta

0
Jordi Amat berlatih bersama Persija di Depok, mengenakan jersey nomor 21. (Dok.persija)

batampos – Bek Timnas Indonesia, Jordi Amat resmi berseragam Persija Jakarta di musim depan. Ia akan menggunakan nomor punggung 21 yang merupakan angka favoritnya sejak kecil.

Persija Jakarta memboyong Jordi Amat dari klub Malaysia, Johor Darul Ta’zim dengan kontrak dua tahun dan opsi perpanjangan satu tahun. Pembelian ini dilakukan Macan Kemayoran untuk menambah kekuatan di barisan pertahanan.

Bersama klub ibu kota, pemain 33 tahun ini akan merasakan atmosfer perdana pentas di liga Indonesia yang mulai musim depan bertajuk Super League.

Jordi mengaku adaptasinya berjalan lancar, terlebih ia telah beberapa kali bertanding di Jakarta ketika bersama tim nasional. Di Persija Jakarta, ia juga telah mengenal beberapa rekan tim yang pernah bersamanya di kamp skuad Garuda.

“Adaptasi berjalan sangat bagus. Saya pun mengenal beberapa rekan setim dari tim nasional. Skuadnya banyak diisi pemain muda. Selain itu, saya pikir akan ada lebih banyak pemain yang datang. Jadi, saya senang berada di sini,” ucap eks Swansea itu.

Di Persija Jakarta, Jordi akan mengenakan jersey bernomor punggung 21. Ia mengungkapkan memilih nomor tersebut lantaran itu adalah angka favoritnya sejak kecil.

“Di sini saya akan menggunakan nomor punggung 21 karena memang itu adalah nomor favorit sejak kecil,” katanya seperti dikutip dari laman resmi klub, Kamis (10/7).

Kendati merupakan nomor favorit, Jordi mengaku jarang menggunakannya dan lebih sering memakai nomor 5 atau 4 seperti saat ia membela timnas.

“Di sini saya bisa menggunakannya jadi itu sangat bagus untuk saya. Saya membedakan nomor saat di timnas dan klub,” tandasnya. (*)

Artikel Jordi Amat Resmi Gabung Persija Jakarta pertama kali tampil pada Olahraga.

Septia Siregar Curhat Soal Dugaan Perselingkuhan Putra Siregar

0
Septia Siregar curhat di media sosial soal dugaan perselingkuhan suaminya, Putra Siregar. (Instagram: septiasiregar17)

batampos – Septia Yetri Opani atau akrab disapa Septia Siregar mencuri perhatian publik atas curhatannya di akun media sosial menyinggung dugaan perselingkuhan sang suami, Putra Siregar, dengan perempuan lain.

Dalam unggahannya tersebut, Septia mengunggah foto Putra Siregar sedang bersama perempuan dalam rangka membeli perhiasan. Septia merasa telah ditelantarkan sejak sang suami diduga selingkuh dengan perempuan lain.

“Aku juga mau dong dibeliin emas dan dipakaikan kayak gitu. Kapan terakhir beliin aku emas? Dan buat cewek yang dipakaikan harusnya tahu diri itu suami orang!” tulis Septia Siregar kesal.

Belum diketahui siapa identitas perempuan yang diduga sebagai selingkuhan Putra Siregar. Namun, Septia menyinggung adanya perlakuan sang YouTuber yang juga pengusaha memberikan treatment spesial kepada karyawannya.

“Karyawan kayak istri. Istri kayak janda,” ungkap Septia Siregar yang sejumlah unggahan curhatannya diunggah ulang di Instagram Lambe Turah.

Dia membongkar dugaan perselingkuhan Putra Siregar dengan perempuan lain karena merasa sudah tidak kuat. Septia khawatir kondisinya akan tambah buruk jika tidak menumpahkan kesedihan dan emosinya.

“Aku cuma sudah gak tahan, itu saja. Selama aku tahan, aku diam,” ungkap Septia Siregar. (*)

Artikel Septia Siregar Curhat Soal Dugaan Perselingkuhan Putra Siregar pertama kali tampil pada Lifestyle.

Gerobak dan Barang Dagangan Dilarang Ditinggal di Trotoar dan Taman Kota

0
Petugas Satpol PP menegur PKL yang berjualan di trotoar lorong gambir, Senin (13/5). f.peri

batampos– Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Tanjungpinang menerbitkan surat edaran terkait penertiban gangguan terhadap jalur hijau, taman kota, fasilitas umum, serta jalan dan angkutan di kawasan Pasar Bintan Center dan sekitarnya.

Surat edaran bernomor B/300/7/6.2.01/2025, tertanggal 6 Juli 2025, ditujukan kepada pengelola pasar, pemilik dan penyewa kios, serta pedagang kaki lima (PKL) yang beraktivitas di wilayah tersebut.

Dalam surat edaran itu, Satpol PP mengimbau agar seluruh pihak tidak memanfaatkan jalan dan trotoar di luar peruntukannya. Aktivitas berjualan, menempatkan barang dagangan, atau meninggalkan peralatan usaha di jalur hijau, taman kota, dan fasilitas umum tanpa izin dari pemerintah daerah juga tidak diperbolehkan.

BACA JUGA: PKL Tarempa Kena Ultimatum Satpol PP, Gerobak Bisa Disita!

Kepala Satpol PP Tanjungpinang Abdul Kadir Ibrahim menjelaskan, aturan tersebut didasarkan pada Peraturan Daerah Kota Tanjungpinang Nomor 7 Tahun 2018 tentang Ketertiban Umum.

Pelanggaran terhadap ketentuan ini, lanjutnya, dapat dikenakan pidana kurungan hingga tiga bulan atau denda maksimal Rp50 juta, sebagaimana tercantum dalam Pasal 25 Ayat (1).

Oleh sebab itu, Satpol PP Tanjungpinang meminta kerja sama dari seluruh pihak-pihak terkait untuk menaati ketentuan dalam Surat Edaran tersebut.

“Apabila hingga 10 Juli 2025 masih ditemukan pelanggaran, maka akan dilakukan tindakan sesuai aturan yang berlaku,” tegas Ibrahim, Rabu (9/7). (*)

Reporter: Yusnadi

Artikel Gerobak dan Barang Dagangan Dilarang Ditinggal di Trotoar dan Taman Kota pertama kali tampil pada Kepri.

Pendaftaran Khusus Calon Siswa Tambahan di Kantor Disdik Batam Resmi Ditutup

0
Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batam membuka layanan posko di Gedung Gurindam, Rabu (2/7).
Layanan posko ini dibuka khusus bagi siswa yang sama sekali belum mendaftar sekolah. Foto: Cecep Mulyana/ Batam Pos

batampos – Layanan posko pendaftaran khusus bagi calon siswa yang sama sekali belum terdaftar sekolah di Gedung Gurindam, Kantor Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batam resmi ditutup pada Selasa (8/7). Posko ini dibuka sebagai solusi terakhir bagi siswa yang terlewat dari tahapan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2025/2026.

Kepala Disdik Kota Batam, Tri Wahyu Rubianto, mengatakan saat ini pihaknya masih melakukan rekapitulasi jumlah siswa yang mendaftar melalui posko tersebut, sekaligus penempatan ke sekolah yang masih memiliki rombongan belajar (rombel).

“Sedang kita rekap, nanti kita infokan,” ujar Tri saat dikonfirmasi, Rabu (9/7).

Dari hasil pemantauan sementara, wilayah Sagulung dan Kecamatan Sungai Beduk tercatat sebagai kecamatan dengan jumlah pendaftar terbanyak di posko khusus ini. Menurut Tri, berbagai alasan menyebabkan orang tua tidak mendaftarkan anaknya saat masa SPMB reguler dibuka.

Baca Juga: Transformasi Layanan, RSBP Batam Bidik Status Rumah Sakit Rujukan Nasional dan Internasional

“Rata-rata seluruh kecamatan di mainland ada yang datang ke posko. Tapi yang paling banyak dari Sagulung dan Sei Beduk,” tambahnya.

Alasan yang umum ditemui antara lain karena domisili kurang dari satu tahun, kelengkapan dokumen seperti akta kelahiran yang belum tersedia, hingga orang tua yang hanya memilih satu sekolah saat pendaftaran daring. Beberapa juga diketahui menargetkan sekolah tertentu, seperti SMPN 6 Batam, yang sudah kelebihan kuota dan tidak lagi bisa menampung siswa tambahan.

“Bahkan pendaftar yang sudah berlebih di sekolah tertentu pun tidak kita fasilitasi. Kita arahkan ke sekolah terdekat dengan domisili,” jelas Tri.

Ia memastikan bahwa proses layanan posko yang berlangsung sejak Rabu (2/7) hingga Senin (8/7) berjalan dengan lancar dan kondusif. Mayoritas yang datang ke posko disebut merupakan orang tua calon siswa sekolah dasar (SD).

“Alhamdulillah semua proses kemarin berjalan aman dan terkendali,” katanya.

Baca Juga: Pajak Reklame dan PBB-P2 Jadi Andalan Pemko Batam Dongkrak PAD 2026

Tri menegaskan bahwa layanan posko ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kota Batam agar tidak ada anak usia sekolah yang tertinggal pendidikan hanya karena persoalan teknis atau ketidaktahuan prosedur pendaftaran.

Selama proses SPMB, lanjut Tri, sejumlah kendala teknis memang ditemukan, terutama pada jalur zonasi. Tercatat sebanyak 984 kasus di jenjang SD dan 441 kasus di SMP terkait penggunaan Kartu Keluarga (KK) yang belum berusia satu tahun.

“Ini tentu berdampak pada sistem penilaian zonasi. Ada juga yang menggunakan KK dari luar Batam atau alamat yang tidak sesuai,” tutupnya. (*)

Reporter: Rengga Yuliandra

Artikel Pendaftaran Khusus Calon Siswa Tambahan di Kantor Disdik Batam Resmi Ditutup pertama kali tampil pada Metropolis.

Kekurangan Dokter di RSUD Tanjungbatu masih Berlanjut

0
Pjs Sekda Karimun, Djunaidy. F. Ichwanul Fahmi/Batam Pos

batampos– Rencana Pemerintah Kabupaten Karimun untuk meningkatkan pelayanan
kesehatan masyarakat di RSUD Tanjungbatu dengan cara merekrut dokter baru segera
dilaksanakan.

Mengingat, dokter dua dokter tambahan yang bertugas rumah sakit tersebut berasal dari dokter yang bertugas di Puskesmas dan juga ada dari rumah sakit.

”Sampai saat ini dua dokter setiap bulan masih ditempatkan di RSUD Tanjungbatu secara
bergiliran. Ini disebabkan keterbatasan tenaga dokter di RSUD Tanjungbatu, sehingga, kita
menerapkan sistem rolling atau bergantian,” ujar Pj Sekda Kabupaten Karimun, Djunaidy kepada Batam Pos, Rabu (9/7).

BACA JUGA: Pemerintah Pusat Dukung Program Beasiswa Dokter Spesialis Pemprov Kepri

Namun, tambahnya, tentunya penempatan dokter secara bergantian tidak bisa dilakukan secara kontinyu. Sehingga, sesuai dengan dengan komitmen Pemerintah Kabupaten Karimun untuk merekrut dua orang dokter umum untuk ditempatkan di sana akan segera dilaksanakan. Dan, untuk pembiayaannya akan diambild ari dana BLUD RSUD Tanjungbatu.

”Kajian ke berbagai lembaga terkait sudah dilakukan bahwa dana BLUD bisa digunakan untuk
membayar gaji dokter. Untuk itu, sesuai target dalam waktu 6 bulan atau sebelum akhir tahun sudah ada dokter yang berhasil direkrut. Untuk pembukaan perekrutan dokter umum akan dilakukan langsung RSUD Tanjungbatu,” jelasnya.

Untuk proses penerimaan, lanjut Djunaidy, selain akan diumumkan secara terbuka, juga
disarankan kepada Dinas Kesehatan untuk menjalin kerja sama dengan relasi dari fakultas
kedokteran umum yang ada di wilayah Riau dan Sumatera. Tujuannya, agar proses perekrutan bisa segera selesai. (*)

Reporter: Sandi P

Artikel Kekurangan Dokter di RSUD Tanjungbatu masih Berlanjut pertama kali tampil pada Kepri.