
batampos – Penyerang Liverpool, Mohamed Salah, melontarkan kritik tajam kepada UEFA terkait unggahan penghormatan untuk legenda sepak bola Palestina, Suleiman al-Obeid, yang tidak menyebutkan penyebab kematian sang pemain.
Al-Obeid, 41 tahun, dijuluki “Pele Palestina” oleh Asosiasi Sepak Bola Palestina (PFA) berkat torehan lebih dari 100 gol sepanjang kariernya, termasuk dua gol dari 24 laga internasional.
Menurut PFA, ia tewas pada Rabu (6/8) akibat serangan udara Israel saat menunggu bantuan kemanusiaan di Jalur Gaza bagian selatan.
UEFA lewat akun X pada Jumat mengunggah pesan perpisahan untuk al-Obeid. “Selamat jalan Suleiman al-Obeid, ‘Pele Palestina’. Bakat yang memberi harapan kepada banyak anak, bahkan di masa tergelap sekalipun,” tulis UEFA.
Unggahan itu langsung direspons Salah sehari kemudian. “Bisa jelaskan bagaimana dia meninggal, di mana, dan mengapa?” tulisnya menyindir. Hingga Minggu (10/8), UEFA belum memberikan komentar terkait kritik tersebut.
PFA kemudian merilis pernyataan di Facebook yang mengutip Presiden UEFA Aleksander Ceferin, menyebut al-Obeid sebagai sosok yang memberi harapan kepada anak-anak Gaza. Namun, pernyataan itu tetap tak menyinggung penyebab kematiannya.
Sejak perang Israel–Hamas pecah pada 7 Oktober 2023, PFA mencatat setidaknya 325 pemain, pelatih, wasit, dan pengurus sepak bola Palestina tewas. Konflik bermula dari serangan lintas batas Hamas yang menewaskan sekitar 1.200 orang di Israel dan menyandera lebih dari 250 lainnya.
Salah, yang dikenal vokal soal isu kemanusiaan, sebelumnya juga menyerukan agar bantuan kemanusiaan segera diizinkan masuk ke Gaza dan mendesak para pemimpin dunia menghentikan pertumpahan darah terhadap warga sipil. (*)
Artikel Mohamed Salah Sindir UEFA Tak Sebut Penyebab Kematian Suleiman al-Obeid pertama kali tampil pada Olahraga.


PINTI memiliki harapan dengan acara lomba pentas seni adalah memajukan anak – anak agar bisa melihat kebutuhan mereka di sekolah agar lebih bagus. Generasi muda saat ini harus berkembang dan mengharumkan nama Indonesia.
batampos-Komisaris Utama PT Pertamina Patra Niaga, Sudung Situmorang bersama Komisaris PT Pertamina Patra Niaga, Tina Talisa melakukan kunjungan kerja atau Management Walkthrough (MWT) ke wilayah operasional Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) pada 7–8 Agustus 2025. Kegiatan ini bertujuan meninjau langsung kesiapan infrastruktur energi, tata kelola operasional, dan pelayanan kepada masyarakat di lapangan.
Selama kunjungan, Dewan Komisaris tidak hanya mendengarkan paparan manajemen, tetapi juga secara langsung menyapa Awak Mobil Tangki (AMT) dan operator SPBU Nelayan serta membagikan bingkisan simbolis sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka.





