Rabu, 29 April 2026
Beranda blog Halaman 1410

Sebanyak 212 Merek Beras Tidak Sesuai Mutu, Ini Tips Menghindari Beras Oplosan di Pasaran

0
ilustrasi beras Kamboja (freepik)

batampos – Beras merupakan bahan pokok utama di sebagian besar rumah tangga Indonesia.

Sayangnya, popularitas beras sebagai makanan pokok juga membuka peluang bagi oknum nakal untuk mencari untung dengan cara curang, salah satunya dengan menjual beras oplosan.

Beras oplosan adalah campuran dari beberapa jenis beras dengan kualitas berbeda, bahkan bisa jadi mengandung pemutih sintetis, atau pewangi buatan untuk membuatnya tampak menarik.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengungkapkan 212 merek beras dari 268 yang diuji di laboratorium terbukti tidak sesuai dengan mutu, takaran, dan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.

Temuan berasal dari hasil pengawasan di 10 provinsi bersama Satgas Pangan, Kejaksaan, dan Badan Pangan Nasional, dan langsung dilaporkan kepada Kapolri serta Jaksa Agung untuk ditindaklanjuti.

Konsumen yang tidak waspada bisa tertipu dan mengkonsumsi produk yang tidak layak atau bahkan berbahaya.

Menurut riset Food Safety Authority dan laporan dari Badan POM RI pada 2024, beras oplosan dapat mengandung zat tambahan kimia seperti klorin atau pemutih tekstil yang berisiko bagi kesehatan jika dikonsumsi dalam jangka panjang.

Dampak beras oplosan antara lain iritasi lambung, gangguan hati, dan paparan toksik kronis.

Agar tidak menjadi korban, berikut tips cerdas mengenali dan menghindari beras oplosan untuk konsumen rumah tangga:

1. Cek tekstur dan warna beras

Beras asli memiliki warna putih alami, sedikit transparan dan tidak terlalu mengilap. Jika beras terlihat terlalu putih atau mengilap berlebihan, bisa jadi telah dicampur pemutih atau polesan kimia.

2. Cium aromanya

Beras asli biasanya tidak memiliki bau tajam. Bila tercium aroma yang sangat wangi dan tidak natural (seperti parfum atau pewangi ruangan), patut dicurigai beras tersebut telah dicampur bahan pewangi buatan.

3. Perhatikan harga

Harga beras yang terlalu murah di bawah harga pasar bisa menjadi indikasi bahwa beras tersebut adalah hasil oplosan atau campuran kualitas rendah. Bandingkan dengan harga eceran tertinggi yang ditetapkan pemerintah.

4. Beli dari sumber terpercaya

Pilih membeli beras dari toko yang terpercaya atau langsung dari petani/penyedia beras organik. Banyak koperasi petani atau UMKM kini menyediakan beras tanpa proses tambahan dan lebih transparan asal-usulnya.

Konsumsi jangka panjang beras oplosan yang mengandung zat pemutih dapat menyebabkan penurunan fungsi hati dan meningkatkan risiko gangguan metabolisme. Anak-anak dan lansia menjadi kelompok paling rentan terhadap efek ini.

Menghindari beras oplosan bukan hanya soal kualitas makanan, tapi juga menyangkut kesehatan jangka panjang.

Kenali cirinya, beli dari tempat terpercaya, dan jangan tergoda harga murah. Karena memilih beras yang baik, berarti memberi perlindungan terbaik. (*)

Artikel Sebanyak 212 Merek Beras Tidak Sesuai Mutu, Ini Tips Menghindari Beras Oplosan di Pasaran pertama kali tampil pada News.

Sidang Perdana Pembunuhan Honorer Dinas Cipta Karya, Terdakwa Didakwa Pasal Pembunuhan Berencana

0
Faras Kausar usai menjalani sidang di Pengadilan Negeri Batam, Senin (14/7). F.Azis Maulana

batampos – Pengadilan Negeri (PN) Batam menggelar sidang perdana kasus pembunuhan yang menggegerkan lingkungan Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kota Batam.

Terdakwa dalam perkara ini adalah Faras Kausar, seorang pegawai honorer yang didakwa telah menghabisi nyawa rekannya sendiri yang juga merupakan pegawai honorer di dinas tersebut.

Sidang digelar pada Senin (14/7) di ruang sidang utama PN Batam, dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim Verdian. Agenda sidang kali ini adalah pembacaan dakwaan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU), Martua, dengan nomor perkara 531/Pid.B/2025/PN Btm.

Dalam dakwaan, JPU mengungkapkan kronologi peristiwa tragis yang terjadi pada April 2025 lalu di lingkungan kantor Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kota Batam.

Baca Juga: Ombudsman Desak Gakkum KLHK Tindak Dugaan Perusakan Hutan Lindung di Batam

Saat itu, korban menghampiri terdakwa sambil mengulurkan tangan dan mengucapkan, “Mohon maaf lahir dan batin,” dalam suasana pasca-Lebaran.

Namun secara mengejutkan, terdakwa justru merespons dengan tindakan brutal. Faras diduga mengeluarkan sebilah pisau dari pinggangnya dan langsung menggorok leher korban sebanyak tiga kali, menyebabkan korban tergeletak bersimbah darah di lokasi kejadian.

“Akibat tindakan terdakwa, korban mengalami luka terbuka di bagian rahang bawah dan sisi kanan leher, yang menjadi penyebab utama kematian,” terang JPU Martua saat membacakan dakwaan.

Hasil visum et repertum dari pihak forensik memperkuat dakwaan tersebut, dengan temuan luka fatal akibat benda tajam yang mengarah pada unsur kesengajaan.

Atas perbuatannya, terdakwa didakwa dengan pasal berlapis yakni Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana, atau Pasal 338 KUHP tentang Pembunuhan, atau subsider Pasal 354 ayat 2 KUHP tentang Penganiayaan Berat yang Mengakibatkan Kematian.

Baca Juga: Sabu Dilempar dari Balik Pagar Lapas, Polisi Amankan 7 Orang Warga Binaan

Di hadapan majelis hakim, Faras mengaku telah menerima surat dakwaan dan menyatakan telah ditahan sejak April 2025 di Polsek Sekupang lalu di Rumah Tahanan (Rutan).

“Iya, saya sudah ditahan sejak April di Polsek Sekupang dan sudah terima surat dakwaan,” ucap Faras dengan nada tenang.

Usai pembacaan dakwaan, penasihat hukum terdakwa menyatakan tidak mengajukan eksepsi atau keberatan atas materi dakwaan.

Dengan demikian, Majelis Hakim menetapkan agenda sidang selanjutnya yakni pemeriksaan dan pembuktian dari pihak jaksa melalui keterangan para saksi.

PN Batam dijadwalkan kembali menggelar sidang lanjutan dalam waktu dekat untuk menggali lebih jauh motif dan kronologi secara lengkap dari para saksi yang akan dihadirkan. (*)

 

Reporter: Azis Maulana

Artikel Sidang Perdana Pembunuhan Honorer Dinas Cipta Karya, Terdakwa Didakwa Pasal Pembunuhan Berencana pertama kali tampil pada Metropolis.

Viral Mobil LCGC Diseruduk Damkar Karena Tak Memberi Jalan

0
Damkar seruduk LCGC yang nggak memberi jalan. (Platform X).

batampos – Sebuah video viral kembali mengguncang jagat media sosial, kali ini memperlihatkan momen dramatis ketika sebuah mobil pemadam kebakaran menyeruduk kendaraan pribadi yang menghalangi lajunya.

Kejadian ini tak hanya bikin panas suasana jalan, tapi juga membakar amarah warganet yang menuntut edukasi etika berkendara darurat.

Dalam rekaman yang beredar luas di Instagram, tampak mobil pemadam dengan sirene meraung-raung melaju tergesa menuju lokasi kebakaran.

Namun sayangnya, laju mereka terhambat oleh sebuah mobil yang disebut dikemudikan oleh seorang emak-emak, mobil berjenis LCGC alias mobil murah berwarna merah.

Alih-alih menepi, mobil itu malah berjalan santai seolah tidak mendengar suara sirene atau teriakan dari petugas damkar.

Tak tahan lagi dengan hambatan tersebut, mobil damkar akhirnya menyeruduk bagian belakang mobil tersebut. Aksi nekat ini sontak menyulut kontroversi dan perdebatan panas di dunia maya.

Lewat kolom komentar, seorang pemilik akun bernama @bangdjuned yang mengaku sebagai petugas damkar di Balikpapan Utara, angkat bicara soal kejadian itu.

“Ijin menjelaskan kronologi: Jadi itu unit mobil damkar milik regu saya. Kami sudah nyalakan sirine, klakson, bahkan teriak dari atas mobil, tapi kendaraan itu tetap ngeyel. Akhirnya kami terpaksa mendorong dari belakang, daripada kami lambat sampai dan disalahkan warga,” tulis akun tersebut.

Komentarnya langsung diserbu netizen, sebagian besar mendukung penuh aksi damkar yang dinilai sedang berjibaku menyelamatkan nyawa. Namun ada pula yang mempertanyakan soal prosedur dan keselamatan.

Kenapa Damkar Harus Diprioritaskan?

Banyak yang mungkin belum paham, tapi dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas, disebutkan bahwa kendaraan seperti pemadam kebakaran, ambulans, dan polisi dalam keadaan darurat wajib diprioritaskan.

Bukan karena mereka mau sok-sokan, tapi karena setiap detik sangat berharga saat menyelamatkan nyawa atau mencegah kebakaran meluas.

Kendaraan darurat seperti damkar, ambulans dan sejenisnya memiliki hak utama karena keterlambatan mereka bisa berakibat fatal. Dalam kasus kebakaran, api bisa membesar hanya dalam hitungan menit.

Dan jika ada pengendara yang tidak sadar atau malah cuek, maka bukan hanya memperlambat evakuasi, tapi juga membahayakan banyak orang.

Komentar netizen pun riuh di video viral tersebut yang kini banyak dibagikan ulang di berbagai platform media sosial lain.

“Salut sama petugas damkar! Kalau nggak diseruduk mungkin sampai sekarang masih macet di belakang,” tulis netizen

Kesimpulannya, kalau dengar sirine, minggir! Jangan cuma kasih jalan kalau pas kebetulan sempat, tapi pahami bahwa Anda mungkin sedang berdiri di antara hidup dan mati orang lain.

Edukasi soal etika di jalan raya bukan cuma urusan SIM, tapi soal kemanusiaan. Dan buat para emak-emak atau siapapun yang sering slow motion di jalanan: jangan sampai kejadian ini jadi pelajaran yang telat. (*)

Artikel Viral Mobil LCGC Diseruduk Damkar Karena Tak Memberi Jalan pertama kali tampil pada News.

Disdukcapil Batam Dekatkan Layanan, Mesin Cetak KTP Akan Tersedia di 12 Kecamatan

0
Pelayanan dokumen kependudukan di Disdukcapil Kota Batam. Foto. Rengga Yuliandra/ Batam Pos

batampos – Untuk mengurai antrean panjang layanan administrasi kependudukan, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Batam mulai mendekatkan pelayanan ke tingkat kecamatan. Salah satu upaya konkret yang dilakukan adalah pengadaan mesin cetak KTP elektronik (e-KTP) di 12 kecamatan yang ada di Kota Batam.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdukcapil Kota Batam, Yusfa Hendri, mengatakan penumpukan antrean di kantor pusat Disdukcapil terjadi akibat seluruh layanan selama ini masih terpusat. Hal ini membuat masyarakat pemohon KTP, Kartu Keluarga (KK), akta kelahiran, dan dokumen lain harus tertumpuk di satu tempat.

“Situasinya sekarang ini kan setelah beberapa lama terpusat semua di Disduk itu terjadi penumpukan dan antrean yang sangat banyak terhadap masyarakat pemohon administrasi kependudukan,” kata Yusfa, Senin (14/7).

Baca Juga: Harga Daging Beku Naik Tajam, Pemko Batam Jadwalkan Rapat Darurat

Untuk itu, Wali Kota Batam dan Wakil Wali Kota Batam telah mengambil kebijakan strategis dengan mendekatkan layanan kepada masyarakat. Salah satunya melalui pengadaan mesin cetak KTP yang diusulkan dalam APBD Perubahan 2025.

“Melalui APBD Perubahan, kita usulkan pengadaan mesin cetak dan printer cetak KTP di 12 kecamatan di Batam,” ujarnya.

Yusfa menjelaskan, dari 12 kecamatan yang ada, saat ini baru 10 kecamatan yang sudah bisa melakukan perekaman e-KTP. Dua kecamatan lainnya, yakni Galang dan Bulang, masih belum memiliki alat perekaman. Namun mulai tahun ini, Disdukcapil menargetkan seluruh kecamatan sudah dapat melakukan perekaman sekaligus pencetakan e-KTP.

“Ditargetkan pelayanan di 12 kecamatan sudah mulai efektif tahun ini. APBD-nya sudah diketok, kita tinggal menunggu hasil evaluasi dari provinsi. Sekarang kita sedang dalam proses pengadaan untuk alat percetakannya,” jelas Yusfa.

Ditambahnya, sebanyak 13 alat pencetak e-KTP direncanakan akan dibeli. Masing-masing kecamatan akan mendapat satu unit, dan satu unit tambahan akan ditempatkan di Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Disdukcapil.

Baca Juga: Tahun Ajaran Baru Dimulai, Disdik Ingatkan Pelajar Untuk Tidak Mengendarai Kendaraan Sendiri

Meski proses pencetakan dilakukan di kecamatan, Yusfa menegaskan bahwa tanggung jawab administratif tetap berada di bawah Disdukcapil. Hal ini sesuai dengan mekanisme yang diatur dalam undang-undang.

“Sesuai UU, mekanisme penerbitan administrasi kependudukan harus dilakukan oleh Dinas Kependudukan. Jadi walaupun pencetakannya di kecamatan, penanggung jawabnya tetap Disduk,” tegasnya.

Untuk mendukung operasionalisasi layanan ini, pihaknya sedang menyiapkan skema pelibatan pegawai. Ada dua opsi, yakni menugaskan pegawai Disdukcapil ke kecamatan, atau menetapkan pegawai kecamatan melalui nota dinas sebagai petugas kependudukan.

“Kita lihat nanti apakah jumlah pegawai kita mencukupi untuk mencover seluruh kecamatan,” ujar Yusfa.

Langkah ini diharapkan mampu mempercepat pelayanan dan memudahkan masyarakat dalam mengakses dokumen administrasi kependudukan tanpa harus datang ke kantor Disdukcapil pusat. (*)

 

Reporter: Rengga Yuliandra

Artikel Disdukcapil Batam Dekatkan Layanan, Mesin Cetak KTP Akan Tersedia di 12 Kecamatan pertama kali tampil pada Metropolis.

7 Fakta MotoGP Jerman 2025: Hanya Sepuluh Pembalap yang Dapat Menyelesaikan Balapan, Marquez Juara

0
Marc Marquez dan tim (Dok. Instagram @marcmarquez93)

batampos – Grand Prix Jerman 2025 meninggalkan banyak catatan penting, mulai dari dominasi Marc Marquez hingga kekacauan massal di Tikungan 1 Sachsenring.

Hanya sepuluh pembalap berhasil menyelesaikan balapan, menjadikannya salah satu Grand Prix paling brutal dalam sejarah MotoGP modern.

Berikut adalah tujuh deretan fakta MotoGP Jerman 2025 yang hanya dapat diselesaikan oleh 10 pembalap hingga 30 putaran, seperti dilansir dari laman The Race dan Crash pada Selasa (15/7).

1. Tikungan 1 Sachsenring Jadi Momok Berbahaya

Tikungan pertama Sachsenring menjadi pusat kekacauan dengan banyaknya pembalap yang terjatuh. Tikungan kanan ini datang setelah delapan tikungan kiri, menyebabkan sisi kanan ban mendingin.

Akibat suhu ban yang tidak ideal, beberapa pembalap kehilangan kendali saat menikung. Banyak yang tidak bisa menjelaskan sebabnya, menyebutnya sebagai anomali yang sulit diantisipasi.

2. Hanya 10 Pembalap Selesaikan Balapan, Terendah sejak 2011

Grand Prix Jerman 2025 hanya diakhiri oleh sepuluh pembalap dari total 18 yang start. Ini merupakan pertama kalinya sejak Australia 2011 jumlah finisher hanya sepuluh pembalap.

Kecelakaan masif membuat delapan pembalap gagal mencapai garis finis. Hal ini menandai salah satu balapan paling berdampak di era modern MotoGP.

3. Marc Marquez Dominan, Kembali Pimpin Kejuaraan

Marc Marquez tampil dominan sejak awal balapan hingga menyentuh garis finis. Ia menghindari segala kekacauan dan mencetak kemenangan ke-69 di kelas utama.

Kemenangan ini membuatnya unggul 83 poin di klasemen kejuaraan dunia. Kini ia berada di posisi kedua daftar pemenang terbanyak sepanjang masa, di bawah Valentino Rossi.

4. Banyak Pembalap Tersingkir, Dari di Giannantonio hingga Acosta

Delapan pembalap gagal finis, termasuk Fabio Di Giannantonio dan Marco Bezzecchi yang sempat memperebutkan posisi podium. Mereka bergabung dengan Pedro Acosta, Joan Mir, Ai Ogura, Lorenzo Savadori, Miguel Oliveira, dan Johann Zarco.

Beberapa dari mereka jatuh akibat kondisi ban dingin. Lainnya mengaku kesalahan kecil saat mengontrol motor menyebabkan kecelakaan fatal.

5. Fermin Aldeguer Waspada Sejak Jumat, Sukses Finis P5

Fermin Aldeguer menjadi salah satu pembalap yang sukses menyelesaikan balapan. Ia mengaku pernah terjatuh di Tikungan 1 saat latihan hari Jumat.

Pengalaman itu membuatnya lebih berhati-hati di balapan utama. Sikap waspada tersebut membuahkan hasil, dengan Aldeguer berhasil finis kelima.

6. Penyebab Kecelakaan Tak Seragam, Tiap Pembalap Punya Teori Berbeda

Beberapa pembalap punya teori sendiri mengenai penyebab jatuhnya mereka. Zarco menyalahkan suhu ban yang di bawah 70°C.

Bezzecchi menyebut pendekatannya yang lebih santai justru membuatnya kehilangan grip. Di Giannantonio mengakui ia melakukan kesalahan kecil dalam pengereman yang berdampak fatal.

7. Absennya Pembalap Kurangi Jumlah Peserta sejak Awal

Jumlah pembalap yang mengikuti balapan juga sudah berkurang sejak sebelum Minggu. Somkiat Chantra dan Enea Bastianini absen karena cedera dan sakit.

Vinales dan Morbidelli mundur usai kecelakaan di babak kualifikasi dan sprint. Akibatnya, hanya 18 pembalap yang memulai Grand Prix Jerman 2025. (*)

Artikel 7 Fakta MotoGP Jerman 2025: Hanya Sepuluh Pembalap yang Dapat Menyelesaikan Balapan, Marquez Juara pertama kali tampil pada Olahraga.

Korsel Jajaki Peluang Investasi di Bintan

0

batampos– Rombongan dari Kedutaan Besar (Kedubes) Korea Selatan (Korsel) melakukan kunjungan dalam upaya menjajaki peluang investasi di Bintan, Senin (14/7).

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Bintan, Indra Hidayat menyambut baik kunjungan ini.

Kepala DPMPTSP Bintan, Indra Hidayat menyambut rombongan Kedubes Korea Selatan di Bintan, Senin (14/7). F. Zoko untuk Batam Pos.

Ia berharap, kunjungan ini menjadi langkah awal untuk mempererat kerja sama antara Indonesia khususnya Bintan dengan Korsel.

“Semoga ini menjadi langkah strategis hubungan kerja sama khususnya di bidang ekonomi lewat investasi,” katanya.

BACA JUGA: Korban Investasi Bodong Rp7,3 M di Lingga Berharap Keadilan, Kejari Perketat Proses Hukum

Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan, ada 4 sektor unggulan di Bintan yaitu sektor pariwisata, industri, perikanan dan pertanian.

Dia juga menjelaskan, Bintan memiliki kawasan Free Trade Zone (FTZ) dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).

Sementara, perwakilan Kedubes Korsel, Suk Hwan Yang selaku Customs Attache, Emmbassy of South Korea, menyampaikan kedatangannya ke Bintan untuk mendapatkan secara langsung informasi yang akurat terkait peluang investasi.

Hal ini dikatakannya sebagai tindak lanjut hubungan ekonomi yang baik antara Indonesia dan Korea Selatan yang selama ini dirasa masih terpusat di Pulau Jawa.

Ia menegaskan niat untuk menjajaki peluang investasi di Indonesia yang lebih luas dan menyatakan ketertarikannya terhadap Kabupaten Bintan yang dinilai punya potensi strategis.

Secara gamblang, ia juga menawarkan beberapa sektor investasi yang mereka miliki. Mulai dari elektronik, teknologi informasi, otomotif, industri baja hingga infrastruktur. Infrastruktur yang ditawarkan pun meliputi infrastruktur perdagangan, logistik dan ritel. (*)

Reporter: Slamet

Artikel Korsel Jajaki Peluang Investasi di Bintan pertama kali tampil pada Kepri.

BGN Minta Tambah Anggaran Rp 118 Triliun, Komisi IX DPR Ingatkan MBG Tak jadi Pemborosan Uang Negara

0
Ilustrasi siswa saat menyantap makanan pada program Makan Bergizi Gratis (MBG). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

batampos – Badan Gizin Nasional (BGN) mengusulkan penambahan anggaran sebesar Rp 118 triliun untuk pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) tahun 2026. Usulan itu disampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi IX DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.

Tambahan ini akan melengkapi pagu indikatif tahun 2026 sebesar Rp 217 triliun, sehingga total anggaran yang diminta mencapai Rp 335 triliun. Dana tersebut dibutuhkan untuk menjangkau 82,9 juta penerima MBG, dengan kebutuhan anggaran per bulan diperkirakan mencapai Rp25 triliun.

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Yahya Zaini, mengingatkan agar program tersebut tidak menjadi ajang pemborosan anggaran negara. Ia mengimbau, BGN dapat secera cermat menurunkan angka kekurangan gizi di Tanah Air.

“Program ini akan menjadi pemborosan terbesar jika hanya difokuskan pada pengadaan makanan tanpa menyentuh akar masalah yang selama ini menjadi penyebab krisis gizi,” kata Yahya Zaini kepada wartawan, Senin (14/7).

Yahya menyoroti sejumlah persoalan mendasar yang menjadi penyebab kekurangan gizi di masyarakat, seperti rendahnya edukasi gizi sejak usia dini, lemahnya akses terhadap pangan sehat di daerah, dan minimnya literasi nutrisi di sekolah-sekolah.

Ia pun mengingatkan, program MBG tidak boleh berhenti sebagai proyek pembagian makanan massal, tetapi harus menjadi tonggak reformasi sistem gizi nasional yang masih lemah, terfragmentasi, dan tidak berorientasi jangka panjang.

“Anggaran yang besar harus diarahkan tidak hanya untuk memberi makan, tetapi untuk mengubah pola konsumsi, memperbaiki rantai pasok pangan lokal, dan memperkuat kesadaran masyarakat terhadap pentingnya gizi yang benar dan berimbang,” jelasnya.

Menurutnya, perlu kehadiran sistem digital untuk memantau status gizi anak secara real-time, agar program tidak hanya mencatat distribusi makanan, tetapi juga berdampak nyata terhadap kondisi gizi masyarakat.

“Jika anggaran besar hanya disalurkan tanpa disertai reformasi sistemik, maka kita hanya mengulang pola bantuan pangan konvensional yang tidak menyelesaikan persoalan struktural,” cetusnya.

Lebih lanjut, Yahya menegaskan bahwa pengawasan harus diperketat agar anggaran digunakan secara efisien dan tepat sasaran.

“Anggaran sebesar ini harus dipertanggungjawabkan secara terbuka kepada publik. Bukan hanya audit oleh BPK, tetapi juga pelibatan masyarakat, akademisi, dan media dalam mengawasi jalannya program,” pungkasnya. (*)

Artikel BGN Minta Tambah Anggaran Rp 118 Triliun, Komisi IX DPR Ingatkan MBG Tak jadi Pemborosan Uang Negara pertama kali tampil pada News.

Ombudsman Desak Gakkum KLHK Tindak Dugaan Perusakan Hutan Lindung di Batam

0
Kepala Ombudsman RI perwakilan Kepri, Lagat Parroha Patar Siadari. (istimewa)

batampos – Ombudsman RI Perwakilan Kepulauan Riau mendesak Balai Penegakan Hukum (Gakkum) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Wilayah Sumatera segera turun tangan menindak dugaan perusakan hutan lindung dan lingkungan hidup di sejumlah titik di Kota Batam. Salah satunya berada di kawasan hutan lindung Panaran, Kelurahan Tembesi, yang diduga dibabat oleh satu badan usaha.

Kepala Ombudsman RI Perwakilan Kepri, Lagat Siadari, menyebut aktivitas pematangan lahan yang dilakukan di lokasi itu telah menimbun alur sungai dan menutup kawasan hutan lindung yang statusnya jelas dilindungi negara.

“Lokasinya berada di titik koordinat 1.010330,104.006622. Berdasarkan SK Menteri Kehutanan Nomor SK.76/MenLHH-II/2015 dan SK.272/Menlhk/Setjen/PLA.06/6/2018, wilayah itu masuk dalam kawasan hutan lindung,” ujar Lagat, kemarin.

Baca Juga: Harga Daging Beku Naik Tajam, Pemko Batam Jadwalkan Rapat Darurat

Lagat mengungkap nama perusahaan yang melakukan pengerjaan tersebut dan tanpa diketahui maksud dan tujuannya. Bahkan, dari penelusuran yang dilakukan, perusahaan tersebut belum mengantongi izin dari Kementerian LHK maupun Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Kepri.

“Belum ada izin, tapi tetap direklamasi,” tegasnya.

Menurut Lagat, dugaan pelanggaran ini sudah masuk dalam kategori perusakan hutan yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan. Dalam beleid itu, setiap orang dilarang melakukan penebangan pohon, penguasaan hasil hutan, hingga penggunaan kawasan hutan tanpa izin resmi dari pemerintah.

“Delik pidananya jelas, dan ini diduga dilakukan secara terorganisasi. Karena itu kami sudah koordinasi dengan Gakkum KLHK untuk segera mengirim tim ke lokasi dan melakukan penindakan,” tegas Lagat.

Ombudsman juga mencatat bahwa Kesatuan Pengelolaan Hutan Lindung (KPHL) Unit II Batam telah melayangkan surat teguran kepada pihak perusahaan pada 9 Juli 2025 lalu. Namun, aktivitas pematangan lahan diduga tetap berjalan.

Baca Juga: Ungkap Penyebab Kebakaran Kapal di PT ASL Tanjunguncang, Polisi Periksa 11 Saksi

Selain kawasan Panaran, Ombudsman Kepri juga mengungkap adanya dugaan perusakan lingkungan di beberapa pulau kecil di Batam, seperti Pulau Layang, Pulau Kapal Besar, dan Pulau Kapal Kecil. Aktivitas di kawasan tersebut diduga dilakukan di atas lahan bersertifikat Areal Penggunaan Lain (APL), namun tanpa mengantongi izin resmi.

“Gakkum harus turun dan periksa keseluruhan aktivitas ilegal ini. Jangan sampai kerusakan hutan dan lingkungan semakin meluas karena pembiaran,” kata Lagat.

Ia menegaskan pentingnya ketegasan pemerintah dalam penegakan hukum lingkungan, terutama di wilayah Batam yang memiliki tekanan pembangunan cukup tinggi.

“Kalau dibiarkan, ini bukan hanya soal hukum, tapi juga soal masa depan lingkungan hidup di Kepri,” pungkasnya. (*)

 

Reporter: Yashinta

Artikel Ombudsman Desak Gakkum KLHK Tindak Dugaan Perusakan Hutan Lindung di Batam pertama kali tampil pada Metropolis.

8 Tanda Orang Overthinking yang Bisa Membuat Kesehatannya Terganggu

0
Ilustrasi orang overthinking atau berpikir berlebihan. (Freepik)

batampos – Setiap orang, pada titik tertentu, pernah larut dalam pikirannya sendiri. Kita terjebak dalam pertanyaan “bagaimana jika” dan terus mengulang-ulang kesalahan masa lalu di kepala.

Ini bukan hal yang asing. Faktanya, riset menyatakan bahwa lebih dari separuh populasi mengalami overthinking secara berlebihan, angka yang menunjukkan bahwa kebiasaan ini jauh lebih umum dari yang kita kira.

Meski tampak seperti hal sepele, terlalu banyak berpikir bisa menguras energi mental dan mempengaruhi kesejahteraan kita secara keseluruhan.

Menyadari bahwa kita tidak sendiri dalam hal ini dapat menjadi langkah awal mengelola pikiran dengan lebih sehat.

Melansir Truity, berikut ini tanda-tanda orang overthinking terhadap hal yang terjadi dalam kehidupannya dan bisa membuat kesehatannya terganggu.

1. Pikiran menyimpan hal-hal yang tidak perlu

Berpikir berlebihan tak selalu tampak negatif di awal. Kadang, ia hadir dalam bentuk yang tampaknya produktif seperti menyusun daftar tugas di kepala. Tapi jika kamu terus-menerus membuat ulang daftar itu atau memikirkannya berulang-ulang tanpa henti, itu bisa jadi tanda bahwa pikiranmu sedang terlalu sibuk.

Alih-alih membantu, kebiasaan ini justru mampu menguras energi mental. Apabila kamu merasa terjebak dalam pola ini, mungkin sudah waktunya memberi ruang bagi diri sendiri rehat sejenak entah lewat aktivitas ringan, bergerak, atau sekadar menarik napas dalam-dalam. Mengalihkan perhatian secara sehat dapat membantu meredakan beban pikiran yang terus berputar.

2. Sangat kritis dengan orang lain

Jika kamu sering merasa terganggu oleh hal-hal kecil dan cenderung terlalu kritis, berhati-hatilah. Ini bisa menjadi bentuk overthinking yang tak disadari, dan berpotensi memicu konflik atau menyakiti perasaan orang lain. Sikap ini sering muncul dari rasa tidak aman upaya merasa lebih unggul dengan mencari celah pada orang lain. Pola pikir seperti ini dapat tumbuh menjadi pengganggu internal yang merusak hubungan dan suasana hati.

Saat mulai merasa terjebak dalam pikiran negatif, cobalah mengalihkan fokus ke hal yang lebih besar dan menginspirasi, yakni berjalan di alam, merenung, atau bahkan menyelami luasnya alam semesta. Hal-hal ini bisa membantu meredakan sinisme dan menggantinya dengan perspektif yang lebih positif dan memberdayakan.

3. Terlalu berlebihan menyenangkan orang lain

Mungkin terdengar mengejutkan, namun kebiasaan menyenangkan orang lain bisa menjadi bentuk lain dari overthinking. Ketika kamu terus-menerus berusaha membuat semua orang bahagia bahkan hanya satu orang pikiranmu bisa jadi terlalu sibuk hingga kehilangan arah. Lama-lama, kamu mungkin sulit membedakan mana keinginan sendiri dan mana yang datang dari tekanan luar. Ini bisa mengaburkan jati diri dan membuatmu merasa lelah secara emosional.

Langkah awal keluar dari kebingungan ini adalah dengan kembali pada diri sendiri. Dengarkan intuisimu, dan lepaskan ekspektasi orang lain yang tidak perlu ditanggung. Ingat, perhatian dan pengertian yang diberikan pada orang lain juga layak diarahkan pada diri sendiri. Tidak apa-apa untuk tetap percaya pada idemu, bahkan apabila tidak semua orang setuju.

4. Pikiranmu merugikan diri sendiri

Berpikir berlebihan tak selalu soal rencana atau kekhawatiran kadang juga muncul sebagai dialog negatif dengan diri sendiri. Saat stres, kita bisa mulai mempertanyakan nilai-nilai pribadi atau terjebak dalam bayangan ideal yang tak realistis tentang bagaimana hidup seharusnya berjalan. Di momen seperti ini, penting untuk tidak mengurung diri.

Saat kamu terlalu lama menyendiri, pikiran negatif bisa terdengar semakin keras dan meyakinkan. Sebaliknya, beri dirimu waktu beristirahat, lalu cari teman atau orang tepercaya yang dapat menjadi cermin yang lebih objektif. Seseorang yang benar-benar mengenalmu bisa membantu membalik sudut pandang, meluruskan pikiran yang keliru, dan mengingatkan bahwa dirimu tidak sendiri dalam proses ini.

5. Menjadi terlalu curiga

Merasa curiga bahwa seseorang punya niat buruk terhadap kita tentu bukan hal yang menyenangkan. Akan tetapi, ketika kekhawatiran ini berubah menjadi kebiasaan berpikir berlebihan, dampaknya mampu merusak terutama terhadap hubungan yang sedang kita jalani.

Terjebak dalam kewaspadaan terus-menerus sangat melelahkan, baik secara emosional maupun mental. Kita jadi mudah menilai orang lain secara negatif, bahkan ketika niat mereka sebenarnya baik. Contohnya, saat seseorang memberi peringatan atas risiko tertentu, kita mungkin menganggap mereka sedang menghalangi, bukan peduli.

6. Khawatir tentang hasil di masa depan

Kekhawatiran tentang masa depan adalah hal yang manusiawi. Tapi apabila terus dibiarkan, kecemasan ini bisa mencuri ketenangan yang seharusnya dirasakan hari ini. Ironisnya, saat masa depan itu tiba, kamu mungkin hanya akan beralih mengkhawatirkan hal berikutnya. Dalam kondisi stres, banyak orang terjebak dalam pikiran-pikiran negatif mengenai apa yang mungkin salah.

Mereka takut perubahan akan mengguncang kestabilan batin yang telah dibangun. Dalam mengatasi hal ini, cobalah praktik meditasi atau ulangi mantra singkat yang menenangkan. Fokus pada kata-kata tersebut bisa membantu menenangkan pikiran, menarikmu kembali ke momen saat ini, dan mengurangi beban dari kekhawatiran yang belum tentu terjadi.

7. Tidak mampu membuat keputusan

Berpikir berlebihan bisa terasa seperti terus membuka pintu-pintu kemungkinan tanpa pernah menutup satu pun. Ini sering membuat kita terjebak bukan sebab kurang ide, tapi karena sulit memilih satu arah. Memang, overthinking kadang memicu kreativitas dan ide-ide segar. Namun ketika stres, hal ini justru bisa berubah jadi kebingungan, terutama saat harus mengambil keputusan yang berhubungan dengan dunia luar.

Jika kamu terus terpaku pada semua opsi dan takut membuat pilihan yang salah, ingatlah bahwa keputusan tidak perlu sempurna. Fokuslah menyederhanakan pilihan. Bahkan apabila kamu hanya menyisakan dua atau tiga opsi, besar kemungkinan semuanya baik. Keputusan yang baik meski tidak sempurna sering kali sudah cukup untuk membawamu maju.

8. Terlalu fokus pada satu hal

Ketika stres, kita cenderung terjebak dalam satu gagasan, mencoba memahami makna tersembunyi di baliknya dan akhirnya mengabaikan hal lain di sekitar kita. Daripada terus membiarkannya berputar di kepala, cobalah menuangkannya ke dalam tulisan. Tulis semua yang dirasakan, lalu biarkan sejenak.

Lihat kembali esok hari, setelah tidur yang cukup. Sering kali, jarak dan waktu memberi kita perspektif baru. Menulis jurnal bisa jadi alat refleksi yang kuat. Ia membantumu untuk mengenali pola, emosi, dan dorongan batin yang tersembunyi di balik pikiran tersebut dan dari situlah jalan keluar biasanya mulai terlihat. (*)

Artikel 8 Tanda Orang Overthinking yang Bisa Membuat Kesehatannya Terganggu pertama kali tampil pada Lifestyle.

5 Fakta Menarik saat Chelsea Menggilas PSG pada Final Piala Dunia Antarklub 2025

0
Pemain Chelsea angkat trofi usai hancurkan PSG 3-0 di final FIFA Club World Cup 2025. (@chelsea)

batampos – Chelsea berhasil menutup musim 2024–2025 dengan gemilang setelah menjuarai Piala Dunia Antarklub FIFA 2025. Kemenangan 3-0 atas Paris Saint-Germain (PSG) di Stadion MetLife, New Jersey, menjadi bukti bahwa The Blues kini kembali ke level tertinggi sepak bola dunia.

Dengan taktik cerdas Enzo Maresca dan performa gemilang pemain seperti Cole Palmer dan João Pedro, Chelsea menunjukkan kapasitas nyata sebagai tim elite.

Prestasi ini menambah daftar lengkap gelar internasional Chelsea dan menjadi momentum penting untuk bangkit di Liga Primer Inggris.

Berikut 5 deretan fakta Chelsea dapat menekuk sang juara Liga Champions 2025 PSG dengan skor telak 3-0, seperti dilansir dari laman Bein Sports dan ESPN pada Selasa (15/7).

1. Chelsea Juara Dunia Usai Bungkam PSG 3-0 di Final Bersejarah di New Jersey

Chelsea tampil dominan dan tak terbendung di final Piala Dunia Antarklub 2025 melawan PSG. Kemenangan 3-0 diraih berkat dua gol dari Cole Palmer dan satu dari João Pedro.

Stadion MetLife menjadi saksi kemenangan telak ini, yang juga dihadiri Presiden AS Donald Trump dan Presiden FIFA Gianni Infantino. Keberhasilan ini menandai gelar internasional kedua Chelsea dalam musim yang sama.

2. Palmer Bersinar, Cetak Dua Gol dan Satu Assist, Jadi Pahlawan Chelsea di Laga Final

Cole Palmer menjadi pemain terbaik pada pertandingan final, menunjukkan kelasnya di level dunia. Ia membuka skor dengan penyelesaian brilian dan mencetak gol kedua dengan ketenangan luar biasa.

Tidak cukup sampai di situ, Palmer juga memberikan assist bagi João Pedro untuk gol ketiga Chelsea. Penampilan ini menegaskan statusnya sebagai bintang masa depan The Blues.

3. Enzo Maresca Ukir Sejarah, Chelsea Lengkap Koleksi Trofi Internasional di Bawah Asuhannya

Enzo Maresca menyusun strategi brilian, termasuk memindahkan Reece James ke lini tengah. Pendekatan taktis ini membungkam lini tengah PSG dan menjadi kunci kemenangan tim.

Kemenangan ini menjadikan Chelsea klub pertama yang mengoleksi semua gelar UEFA dan Piala Dunia Klub versi lama dan baru. Maresca menyebut gelar ini setara dengan trofi Liga Champions dalam arti pentingnya.

4. Chelsea Diakui Dunia, Tapi Liga Primer Tetap Jadi Target Utama Musim Mendatang

Meskipun Chelsea telah memenangkan semua kompetisi internasional, Liga Primer tetap menjadi pencapaian yang belum terwujud. Sejak terakhir kali juara pada 2017, Chelsea belum mampu menguasai liga domestik.

Para pendukung klub menilai kejayaan di tanah Inggris tetap menjadi tolok ukur utama. Maresca kini dituntut untuk membawa kesuksesan internasional itu ke ranah domestik.

5. Tim Solid, Lini Tengah Kuat, dan Palmer-Pedro Kompak, Chelsea Punya Modal Juara Liga Inggris

Duet Palmer dan João Pedro semakin menjanjikan sebagai poros serangan Chelsea musim depan. Kehadiran Moisés Caicedo, Enzo Fernández, dan Reece James di lini tengah memberi keseimbangan permainan.

Lini belakang juga menunjukkan ketangguhan saat menghadapi tekanan PSG, terutama kiper Robert Sánchez. Jika konsistensi dapat dijaga, Chelsea berpotensi kembali bersaing merebut gelar Liga Primer Inggris. (*)

Artikel 5 Fakta Menarik saat Chelsea Menggilas PSG pada Final Piala Dunia Antarklub 2025 pertama kali tampil pada Olahraga.