Anggota DPRD Kepri asal Dapil Karimun, meninjau jalan Soekarno Hatta yang akan diusulkan peremajaan jalan tahun 2017 mendatang.foto:tri haryono/batampos
batampos.co.id – Lima anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kepri, selama dua hari melakukan reses di Kabupaten Karimun. Dari hasil reses tersebut, telah diputuskan akan memprioritaskan pembangunan infrastruktur jalan, khususnya jalan menuju kantor pemerintahan dan instansi vertikal.
”Jalan Soekarno Hatta atau Jalan Poros, kita usulkan untuk diaspal atau overlay jalan. Sebab, sejak dibangun belasan tahun lalu tidak pernah dilakuka peremajaan jalan. Anda bisa lihat sendiri, banyak yang rusak itupun tambal sulam di beberapa titik saja,” kata anggota DPRD Kepri Rocky Marciano Bawole saat meninjau jalan poros di depan RSUD Karimun, Kamis (31/3).
Selain itu, jalan di sekitar Kecamatan Tebing juga banyak yang rusak dan sudah masuk dalam daftar yang akan diaspal dengan menggunakan anggaran APBD Provinsi Kepri tahun 2017 mendatang. Dengan demikian, jalan provinsi yang ada di Kabupaten Karimun nantinya sudah bagus dan dapat dimanfaatkan untuk beraktivitas masyarakat.
”Sama juga di Kecamatan Tebing, banyak yang tambal sulam. Ini sudah prioritas kita bersama, nantinya dari simpang RSUD Karimun sampai stadion Badang Perkasa langsung dapat bertemu dengan jalan di Kecamatan Tebing,” tambah ketua rombongan reses Ing Iskandarsyah. (tri/bpos)
Para pengurus organisasi dan paguyuban Se kota Batam berfoto bersama. Foto: Iman Wachyudi/ batampos.co.id
batampos.co.id – Barisan Muda Tionghoa Indonesia (BMTI) bersama organisasi dan paguyuban Se kota Batam akan mengadakan aksi sosial donor darah, Sabtu (2/4) di pintu barat Mega Mall, Batamcentre.
Donor darah ini dilakukan guna memenuhi kebutuhan darah Palang Merah Indonesia Batam. Kegiatan yang bertema ‘Satu Nusa, Satu Bangsa, Satu Darah’ ini rencananya akan dimulai pukul 11.00 WIB dan menargetkan 150 kantong darah.
Ketua BMTI Joni Angkadjaya mengatakan, kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk penggalangan darah untuk kemanusiaan dan terbuka untuk umum.
“Sejauh ini kita selalu berkoordinasi dengan PMI Kota Batam untuk mengetahui ketersediaan darah, dan diketahui kebutuhan darah untuk Kota Batam cukup banyak. Mulai dari proses persalinan, kecelakaan hingga pemenuhan kebutuhan untuk kasus penyakit spesifik yang membutuhkan darah,” kata Joni di Hotel Nagoya Mansion, Lubukbaja. Jumat (1/4).
Selain donor darah, Joni juga mengatakan bahwa BMTI bersama organisasi dan paguyuban Se kota Batam telah merancang beberapa kegiatan lain seperti, baksos, pagelaran seni budaya, pemberian beasiswa kepada siswa kurang mampu dan lainnya.
“Dari pertemuan ini kami juga sudah mengagendakan beberapa kegiatan untuk kami laksanakan bersama-sama seperti baksos juga pemberian beasiswa kepada siswa kurang mampu,” katanya.
Sementara itu, Syafii Rangkuti dari Pergerakan Pewarta Publik Wajah Batam (P4-WB) mengatakan, dengan berkumpulnya organisasi dan paguyuban Se kota Batam akan menjadi kekuatan yang lebih besar dan sebagai langkah awal untuk melakukan kegiatan-kegiatan yang lebih besar lagi.
“Dengan bersatunya organisasi dan paguyuban Se kota Batam maka kegiatan-kegiatan yang lebih besar untuk kepentingan masyarakat banyak tidaklah mustahil untuk dilakukan,” katanya. (iwa)
batampos.co.id – Salah satu poin penting dalam 100 hari kerja Bupati Linnga Alias Wello atau Awe ialah meningkatkan pelayanan dan kedisiplinan PNS dijajaran Pemkab Lingga. Namun setelah satu bulan lebih menjabat, PNS maupun PTT Lingga masih saja membolos saat jam kerja. Melihat gelagat tak sehat tersebut, Awe melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke kantor-kantor yang membuatnya kecewa, Kamis (31/3).
Bupati yang terkenal gesit dan tepat waktu ini mula-mula meninjau ruang-ruang di kantor bupati dan Satuan Perangkat Daerah (Setda) Kabupaten Lingga. Jaraknya hanya beberapa langkah dari ruang kerjanya. Ruang-ruang kosong, hanya jajaran kursi dan meja tanpa manusia yang ia temukan. Sementara sejumlah ruang seperti bagian Hukum, bagian Agraria, Bagian Pemerintahan masih terkunci meski jam telah menunjukkan pukul 14.00 WIB. Diruang lainnya, bidang Ekonomi, bidang pembangunan hanya terdapat 1 sampai 3 orang PNS saja.
“Ini baru lima jengkal dari mata, sudah tidak yang datang kerja,” kesal Awe yang baru pulang dari Pulau Berhala menemani kunjungan kerja (Kunker) Wagub Kepri, Nurdin Basirun .
Setelah melakukan sidak di kantor Setda, Awe kemudian meluncur ke kantor Dinas Pertambangan dan Energi (Distamen) Lingga. Kantor dinas ini mendapat sorotan tajam dari Awe. Pasalnya, dari 39 tenaga PNS dan PTT yang ditempatkan di sana, hanya 4 orang saja yang ada. Ruang kadis, dan bidang-bidang lainnya kosong.
“Catat namanya yang hadir. Kalian lihat sendirikan, inilah yang membuat saya kecewa,” kata Awe.
Jika kedisiplinan pegawai terus seperti ini, singgung Awe bagaimana bisa memberikan pelayanan kepada masyarakat. Kedisiplian, kata Awe adalah kunci utama menata pemerintahan yang lebih baik.
“Kecewa saya. Macam mana melayani masyarakat. Kalau kita sendiri tidak disiplin. Dari jam 13.00 WIB sampai jam 14.00 WIB kita tunggu, tidak ada juga yang datang,” kata Awe.
Melihat kondisi ini, pada Senin (4/4), Awe akan kenakan sanksi tegas kepada pelanggar disiplin. Ia akan memanggil langsung kepala dinas terkait. Selain itu, Awe juga menyorot soal taman kantor Distamben yang tidak terurus. Lalang tumbuh liar, bak kantor tak berpenghuni sebut Awe.
“Kita akan panggil kadisnya masalah disiplin ini. Kantornya juga seperti tak terurus. Meski banyak kegiatan, bukan berarti saya lupa meninjau masalah klasik ini,” tutur Awe.
Sebelum kembali ke Gedung Daerah, Awe sempat sambangi kantor Bappeda Lingga. Di sana Awe bertemu langsung M Ishak dan pegawai sedang sibuk-sibuknya. Para pegawai ramai yang hadir. “Ini bagus. Berkurang sedikit tensi saya,” canda Awe kepada M Ishak. (mhb/bpos)
batampos.co.id – Kapolresta Barelang, Kombes Pol Helmy Santika akan memanggil para pihak terkait untuk proses penyelesaian penutupan Gelanggang Permainan (Gelper) pada Kamis (24/3) lalu.
“Ada beberapa yang sudah kita hubungi untuk mempercepat penyelesaiannya, namun ada juga yang sudah dihubungi tapi tak aktif,” ungkap Helmy saat dijumpai diruang kerjanya, Jumat (1/4).
Adapun para pihak yang dimaksud Helmy sendiri, mulai dari pemilik hingga pihak yang memberikan izin yang dalam hal ini Badan Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (BPM PTSP).
“Untuk pemerintah yang dalam hal ini BPM PTSP kemungkinan minggu depan,” lanjutnya.
Sebelumnya diberitakan, polisi menutup seluruh Gelper yang ada di Kota Batam sebagai bentuk respon dari keluhan masyarakat yang disinyalir ada tindakan perjudian di arena Gelper dan penyalahgunaan izin yang dikeluarkan BPM PTSP.
“Langkah selanjutnya kita akan melakukan pendalaman. Apakah benar terdapat pelanggaran izin yang dikeluarkan oleh BPM PTSP. Kalau nantinya tidak terdapat pelanggaran izin kita kembalikan ke pemerintah,” pungkas Helmy. (eggi)
batampos.co.id – Sebanyak 20 regu voli putra-putri siap menunjukkan yang terbaik pada kompetisi bertajuk Ikatan Pemuda Bukit Cermin (IPBC) Cup IV, mulai Sabtu (2/4) esok pagi di lapangan voli Bukit Cermin, Tanjungpinang. Selama 13 hari ke depan, seluruh regu bakal berjibaku guna menjadi yang terbaik pada kompetisi rutin tahunan ini.
Ketua Panitia Pelaksana, Irwan mengatakan, ajang olahraga ini merupakan cara pemuda yang tergabung dalam IPBC merayakan hari jadinya keempat. “Ini cara positif dan bisa dinikmati oleh banyak pihak,” kata Irwan, kemarin.
Selain dilaksanakan rutin setiap tahun, ajang IPBC Cup ini juga menyajikan hadiah uang pembinaan puluhan juta rupiah. Untuk tahun ini, panitia telah menyiapkan hadiah total senilai Rp 24 juta. “Itu belum termasuk dengan piala tetap dan bergilir yang bisa diperebutkan,” ungkap Irwan.
Ditambahkan Irwan, dari 20 regu yang bakal berlaga, 12 di antaranya adalah tim voli putra dan delapan sisanya adalah tim voli putri. Seluruhnya berasal dari Tanjungpinang, Bintan, Anambas, dan Batam. Tingginya antusiasme ini membuat Irwan meyakini bahwa potensi atlet voli Kepulauan Riau masih-masih sangat tinggi. “Mungkin belum terdata saja,” ungkapnya.
Karena itulah, Irwan mengharapkan gelaran IPBC Cup IV dapat mnelahirkan atlet-atlet voli muda yang ke depannya bisa menorehkan prestasi di bidang olahraga. Dukungan pemerintah daerah, kata dia, juga adalah hal mutlak. “Bagaimana pun, pemerintah mesti memberi perhatian terhadap perkembangan kemajuan olahraga di Kepri. Ajang IPBC Cup ini hanya memberikan laluan bermain saja,” pungkas Irwan. (aya/bpos)
Danlanud Ranai Kolonel Pnb Nurtantio Affan menyerahkan alat kebersihan kepada warga Kampung Penagi bersempena HUT ke-70 TNI AU di Lanud Ranai, Kamis (31/3). foto:aulia rahman/batampos
batampos.co.id – Komandan Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Ranai Kolonel Pnb Nurtantio Affan, mengatakan, untuk mewujudkan kemanunggalan TNI dengan rakyat, Lanud Ranai mengadakan Karya Bhakti bersama masyarakat Kampung Penagi, Kamis (31/3).
Seluruh anggota Lanud bersama puluhan warga di Kampung Penagi membersihkan lingkungan di sekitar pantai. Karya Bhakti tersebut juga melaksanakan pengecetan rambu marka jalan karena Kampung Penagi yang mayoritas bekerja sebagai nelayan, lokasinya berbatasan dengan Lanud Ranai.
”Karya bhakti ini sekaligus rangkaian kegiatan memperingatai Hari Ulang Tahun (HUT) ke-70 TNI AU,” ujar Nurtantio di Lanud Ranai, Kamis (31/3).
Sasaran dalam kegiatan Karya Bhakti ini, kata Danlanud, adalah masyarakat sekitar Lanud Ranai dengan tujuan membawa ekses positif dengan cara menyentuh langsung ke masyarakat dan dapat dirasakan manfaatnya khususnya bagi masyarakat Kampung Penagi.
”Karya Bhakti merupakan kegiatan rutin dalam rangka memperingati HUT TNI. Kami juga mengajak warga peduli kebersihan lingkungan,” ungkap Danlanud.
Sementara itu, Ketua RT 01 Kampung Penagi, Joni, mengaku, kegiatan seperti ini merupakan satu budaya yang patut diteruskan. Bergotong royong dan peduli terhadap lingkungan.
”Kegiatan bersama Lanud ini mampu mendorong masyarakat untuk mau kerja bakti. Kalau saya yang mengajak, agak susah mau kerja bakti,” ungkap Joni. (arn/bpos)
Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam, Muslim Bidin. FOTO: Johannes Saragih / Batam Pos
batampos.co.id – Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam, Muslim Bidin yakin seluruh peserta ujian nasional (UN) di semua jenjang pendidikan di Batam bisa lulus 100 persen pada ujian nasional (UN) yang akan digelar beberapa hari ke depan.
“Tidak hanya sekedar lulus saja tetapi juga dapat bersaing untuk melanjutkan ke universitas-universitas ternama yang ada,” kata di acara zikir dan doa bersama siswa SMA/MA sebelum menghadapi UN di Masjid Raya Batamcentre, Kamis (31/3/2016).
Wakil Walikota Batam Amsakar Achmad yang hadir di acara itu juga optimis. “Mudah-mudahan sesuai target, lulus 100 persen,” kata Amsakar.
Ia sempat memberi motivasi pada ribuan siswa yang hadir. Menurut Amsakar generasi sekarang sangat rentan dengan perubahan dan suka atau ingin mencari hal yang baru.
“Jika tidak ada timbulnya kesadaran diri dan pantauan maupun dukungan dari orang tua maka, dengan mudahnya generasi sekarang menjadi rusak,” katanya kepada ratusan pelajar yang memenuhi ruang utama Mesjid Raya Batamcentre.
Persoalan belajar adalah tekat dan keinginan untuk memperkuat dan memperkokoh diri dalam menghadapi ujian.
Jadilah generasi yang membanggakan yang hormat kepada orang lain dan guru.”Berbuat baiklah kepada semua orang dan siapkan mental dan fisik ananda, tidak ada kata menyerah,” jelasnya. (leo)
Tumpukan sampah dipinggir jalan Bengkongsadai. Foto: Johannes Saragih/ Batam Pos
batampos.co.id – Pemerintah Kota (Pemko) Batam secara resmi memperbantukan pengelolaan sampah yang selama ini hanya ditangani oleh Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Batam ke masing-masing kecamatan.
Penyerahan wewenang untuk membantu mengelola sampah di wilayah kecamatan yang tak terjangkau oleh DKP itu akan ditandai dengan penyerahan kendaraan angkutan sampah dari Pemko Batam ke masing-masing kecamatan di Lapangan Engku Putri, Jumat (1/4/2016).
“Total ada 60 mobil pick up dan 22 becak motor yang akan diserahkan ke sembilan kecamatan di Batam,” ujar Kepala Bagian (Kabag) Humas Pemko Batam.
Meski kendaraan angkut itu diserahkan ke kecamatan, Ardi katakan tenaga yang akan menangani sampah-sampah di sembilan kecamatan itu tetap berasal dari DKP.
Lebih lanjut, Ardi juga jelaskan proses memperbantukan penanganan sampah ke kecamatan itu bertujuan untuk memberdayakan fungsi kecamatan untuk melayani masyarakat.
“Kita ingin memperpendek rentang kendali, sehingga yang tidak terjangkau oleh DKP akan dibantu layani oleh kecamatan,” papar Ardi.
Disinggung beberapa kecamatan yang penanganan sampahnya dikuasakan pada pihak ketiga seperti di Kecamatan Bengkong, Batuampar dan Lubukbaja, Ardi katakan tak akan ada benturan penanganan sampah antara kecamatan dengan pihak ketiga tersebut.
“Karena kan yang ditangani kecamatan itu yang tak terjangkau oleh rekanan DKP tersebut,” jelasnya. (rna/bp)
Ilustrasi pembayaran PBB di Kantor Pos. Foto: mediajurnal.com
batampos.co.id – Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kota Batam mengungkap kenaikan jumlah perolehan Pajak Bumi Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) Kota Batam selama kurun 2015 lalu. Tercatat, PBB-P2 Kota Batam mengalami kenaikan sebesar 3,76 persen atau membukukan angka sebesar Rp 100,65 miliar dari target awal Rp 97 miliar.
“Artinya, PBB-P2 telah berhasil menyumbang kenaikan Pendapatan asli daerah (PAD) Kota Batam,” ujar Kepala Dispenda Kota Batam, Jefridin di acara Bulan Panutan PBB-P2 dan Penyampaian SPT Tahunan PPh Tahun Pajak 2015 bekerjasama dengan Kantor Pelayanan Pajak Pratama Batam, Hotel Planet Holiday Batam, Kamis (31/3/2016).
Menurut Jefridin, peningkatan penerimaan yang cukup besar tidak terlepas dari peran serta wajib pajak yang taat dalam melakukan pembayaran pajaknya. Dispenda, lanjut Jefridin akan terus melakukan langkah-langkah strategis dengan menyempurnakan data PBB-P2 yang sudah ada dengan melakukan pemeliharaan basis data SISMIOP.
“Sehingga akurasi data dapat terjaga, yang pada akhirnya memberikan kemudahan dalam pemungutan PBB-P2 ke depannya,” terangnya.
Sedangkan untuk tahun ini, PBB-P2 memasuki tahun ke-4 sejak peralihan dari pusat menjadi pajak daerah. Pemko Batam menargetkan penerimaan PBB-P2 sebesar Rp 105.706.468.401. Target itu, sambung dia, butuh kesadaran dan ketaatan wajib pajak untuk membayar sebelum tanggal jatuh tempo pada 31 Agustus nanti. Adapun, beberapa bank yang telah bekerjasama untuk menerima pembayaran PBB-P2 Kota Batam yakni Bank Riau Kepri, BRI dan BTN.
“Dengan membayar pajak, maka kita bersama-sama membangun Batam,” kata Jefridin.
Sementara itu, Walikota Batam, Muhammad Rudi menyampaikan pembangunan di Kota Batam akan terus dilakukan dan ditingkatkan, terutama pembangunan bidang infrastruktur yang akan menunjang laju ekonomi di Kota Batam. Karena itu, Rudi mengingatkan peran serta masyarakat sebagai wajib pajak untuk membayar pajak yang akan digunakan sebagai biaya pembangunan.
“Kita akan benahi dan kita ciptakan kota metropolitan Batam yang tertib, nyaman, sejahtera dan berdaya saing,” ujar Wali Kota.
Rudi juga mengungkap rencananya untuk menaikkan PAD Kota Batam naik jadi Rp 4 Triliun selama lima tahun menjabat. Namun, itu perlu kerja keras dan dukungan masyarakat, termasuk dalam hal membayar pajak tepat waktu.
“Potensi yang ada harus digali dan yang ada harus dijaga”, kata Rudi.
Lebih lanjut, rudi juga mengatakan pada tahun 2017 sistem keuangan daerah akan transparan dan semuanya menggunakan sistem online. Diharapkan, apabila sudah online akan meminimalisir potensi yang lepas dari sektor pajak. Bahkan, untuk PBB-P2 diharapkan dapat menyumbang Rp 300 miliar bagi PAD Batam.
“Tidak ada face to face (berhadapan langsung) lagi dalam membayar pajak untuk menhilangkan potensi kecurangan, semua tersistem dan pembayaran) langsung melalui bank”, tegas Rudi.
Dalam kesempatan tersebut juga diserahkan SPPT PBB-P2 tahun 2016 secara simbolis kepada perwakilan lurah dan pembayaran PBB-P2 tahun 2016 oleh Wali Kota Batam beserta FKPD serta penyampaian SPT Tahunan PPh tahun pajak 2015. (rna/bp)
Polda Kepri dan BNNP Kepri saat melakukan tes urine. Foto: Ist
batampos.co.id – Polda Kepri dan BNNP Kepri menjaring 43 orang positif narkoba dalam operasi bersinar, Kamis (31/3) dini hari. Operasi menargetkan diskotik dan hotel yang diduga menjadi sarang narkoba.
Hotel yang disinyalir menjadi tempat transit para pengedar narkoba yakni Hotel Singapura dan Bali. Sebab dari tempat ini sering terjadi transaksi narkoba.
Sementara diskotik yang menjadi sasaran operasi ini kebanyakan di daerah Nagoya, salah satunya Diskotik Planet.
“Akan direhab, para pecandu ini semuanya,” kata Direktur Direktorat Reserse Narkoba Polda Kepri, Kombes Pol, Wiyarso pada koran Batam Pos (grup batampos.co.id), kemarin.
Wiyarso mengatakan bahwa operasi ini, akan terus berlangsung hingga 21 April mendatang. Polda Kepri bersama dengan BNNP akan terus melakukan giat dalam operasi bersinar ini. “Lihat saja nanti, kami akan menindak para penyalahguna narkoba,” ujarnya.
Wiyarso menungkapkan saat ini dari 43 orang yang diciduk tersebut, 28 orang ditangani oleh Polda Kepri. “Laki-laki semua yang kami tangani,” ucapnya.
Mengenai rehabilitasi, Wiyarso mengungkapkan itu sepenuhanya adalah wewenang BNNP Kepri. “Tanya saja ke BNNP,” tuturnya.
Sementara itu Kabid Brantas dan Penindakan BNNP Kepri, AKBP Bubung Pramiadi membenarkan bahwa nantinya para pecandu ini akan direhabilitasi. “Tapi melalui proses assessment dulu,” ungkapnya.
Ia mengatakan di BNNP Kepri menangani sebanyak 15 orang. “Wanita semua,” ucapnya.
Pada saat razia ini, pria berusia sekitar 30an tersebut, mengakui bahwa dirinya adalah anggota BNN. Dan marah saat diminta petugas, untuk memisahkan diri dari barisan.
“Saya ini anggota BNN,” ujarnya.
Mendengar hal ini, anggota BNN yang sedang melakukan pengecekan urine. Langsung menghampiri pria tersebut. “Kamu bukan anggota BNN,” ujar petugas dari BNNP Kepri.
Sehingga pihak kepolisian melakukan interogasi kepada pria tersebut. Tak berapa lama, pria itu mengakui dirinya adalah anggota salah satu ormas (organisasi massa) di Batam.
Karena mengaku-ngaku sebagai anggota BNN, petugas memisahkannya dari barisan para pencandu. Untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. (ska)