Kamis, 23 April 2026
Beranda blog Halaman 14133

Residivis Pencuri Motor Nyaris Dibakar Massa

0
ilustrasi
ilustrasi

batampos.co.id – Pencuri sepeda motor yang tertangkap di Bengkongbaru, Kecamatan Bengkong, Kamis (28/4), nyaris dibakar massa.

Beruntung, polisi segera datang.

Pelaku berinial WS, 29, warga Aviari Batuaji itu diketahui mencoba mencuri motor milik salah seorang warga. Namun naas, aksinya tersebut diketahui pemilik motor. Sebelum tertangkap, ia sempat mencoba kabur dari kejaran warga.

“Di sini sudah sering kehilangan motor. Kalau tak ada polisi sudah kami bakar dia (pelaku-red),” ujar Amir, warga yang diminta menjadi saksi.

Kapolsek Bengkong, AKP Hendrianto yang dikonfirmasi membenarkan penangkapan warga tersebut. Warga meluapkan emosi karena dalam satu bulan ini, sudah ada tiga kali warga yang mengaku kehilangan motor.

“Baru percobaan, kami amankan sebelum warga berbuat anarkis,” ujar Hendrianto, Jumat (29/4).

Pelaku yang sudah babak belur dihajar warga langsung dibawa ke rumah sakit. Dari pengakuan WS, ia sudah dua kali mencuri motor di Bengkongbaru.

“Pelaku merupakan residivis curanmor,” sebut kapolsek.

Awalnya polisi mengamankan Yamaha Mio Sporty warna putih yang merupakan hasil curian pelaku di Bengkongbaru pada 19 April 2016. Lalu, Yamaha Jupiter Z warna merah yang dicuri di Bengkongseken pada tanggal 24 April 2016.

“Saat ditangkap warga, ia mencoba mencuri Yamaha Mio BP 5018 GE di Bengkongbaru. Motor-motor yang dicuri ini dijual kepada salah seorang penadah dengan harga Rp 500 ribu per unitnya,” ujar Hendrianto lagi.

Dari hasil pengembangan, kata Hendrianto, pihaknya kembali menemukan empat motor curian lagi dari tangan pelaku.

“Hari ini kami temukan empat motor lagi. Untuk penadahnya, kita masih buru keberadaannya,” pungkasnya. (rng)

Kenapa Orang Senang ke Singapura? Salah Satunya karena Angkutan Umumnya Bagus; Kritik untuk Batam

0
Angkutan umum yang ngetem di Simpang Panbil, Mukakuning membuat jalan jadi macet. Foto: Dalil Harahap/ Batam Pos
Angkutan umum yang ngetem di Simpang Panbil, Mukakuning membuat jalan jadi macet.
Foto: Dalil Harahap/ Batam Pos

batampos.co.id – Kedutaan RI untuk Singapuran mengkritisi transportasi di Batam yang masih jauh tertinggal dari kota lain. Padahal Batam memiliki potensi yang sangat besar untuk mendatangkan wisatawan asing. Kedutaan meminta agar transportasi di Batam harus dibenahi.

“Transportasi harus dibenahi. Harus dibuat senyaman mungkin,” kata Sigit Suryantoro Widianto, counsellor KBRI di Singapura, Kamis (28/4).

Sigit mengatakan untuk meningkatkan kunjungan wisata, maka akses transportasi adalah hal pokok. Di  mana di pelabuhan dan bandara haruslah tersedia transportasi yang aman dan nyaman.

“Kalau misalnya, kita senyum saja, turis akan semakin banyak. Apalagi kalau kita ramah dan mereka merasa nyaman. Dan angkutan massal juga penting dan harus bisa menjangkau tempat-tempat wisata,” katanya.

Menurut Sigit, Batam punya potensi yang sangat luar biasa. Destinasi wisata juga tidak kalah dari Singapura. Menurutnya, masih banyak pelancong asal Singapura yang belum pernah ke Batam. Padahal Singapura adalah salah satu market utama untuk pemasaran pariwisata Indonesia.

“Singapura yang berkunjung ke Indonesia sekitar 1,5 juta orang ke Indonesia di tahun lalu. Sekitar 900 ribu orang itu lewat Batam,” katanya.

Menurutnya, saat berkunjung, yang paling penting bagi wisatawan adalah kenyamanan. Termasuk harga atau cost perjalanan itu jangan terlalu mahal.

“Kalau misalnya kita lebih ramah dan lebih baik sedikit lagi saja akan lebih banyak turis ke sini. Sedangkan seperti sekarang ini saja sudah banyak turis yang datang. Apalagi kita tambah baik,” katanya.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Batam Yusfa Hendri mengakui bahwa faktor transportasi dan keramahan sangat berpengaruh besar terhadap kunjungan wisata. Di mana turis hanya akan datang jika memang penduduk yang dituju ramah.

“Kalau misalnya saja sering terjadi kejahatan, maka pelan-pelan sudah pasti berkurang wisman ke sana,” katanya.

Menurutnya, transportasi di Batam memang harus terus dibenahi. Sopirnya harus ramah. Tidak lagi pernah terjadi kejahatan terhadap turis.

“Kalau angkutan ini sangat penting. Kenapa warga senang ke Singapura, salah satunya karena angkutannya bagus. Di Batam juga harusnya mulai diperhatikan angkutan umum ini,”katanya. (ian)

Tamadun Melayu Cara Melestarikan dan Mengenalkan Budaya

0

batampos.co.id – Dinas Pariwisata & Kebudayaan Kota Batam menyelenggarakan Tamadun Melayu Festival Kampoeng Toea 2016 diselenggarakan dari tanggal 29 -30 April 2016 bekerjasama Tim Penggerak PKK Kota Batam di Gedung Sri Indra Sakti, Belakang Padang (29/04).

Kepala Dinas Pariwisata & Kebudayaan Kota Batam  Yusfa Hendri, M.Si yang juga Ketua Panitia melaporkan bahwa Kegiatan ini merupakan sebuah perhatian pemerintah Kota Batam akan budaya melayu terhadap peradaban sesuai dengan zaman dan menjadi daya tarik pariwisata Kota Batam.

“Kita perkenalkan budaya melayu melalui Kuliner, panggung teater, parade tari, pantun, Dengan tema “Batam menari melayu menyapa dunia” ujar Yusfa dalam laporannya.

Kegiatan ini diharapkan Budaya Melayu dan Peradaban Melayu menjadi Daya tarik bagi masyarakat Dunia.

Ketua Rumpun Khazanah Warisan Batam (RKWB) Machmur Is mail yang turut hadir sangat berbahagia Kembali ke Belakang Padang karena bisa mengenang masa lalu. Beliau juga sangat berbahagia dapat diselenggarakan kegiatan ini di Belakang Padang.

Kegiatan Tamadun Melayu Festival Kampoeng Toea ini juga diselenggarakan bertepatan dengan dalam rangka hari tari sedunia pada hari ini 29 April.

Walikota Batam, Muhammad Rudi membuka kegiatan ini bersama Ketua Tim Penggerak PKK Kota Batam, Ny. Marlin Agustina Rudi dengan pemotongan pita dan pelepasan balon. Didampingi juga Danlanal Batam Bapak Eko suyatno.

Dalam sambutannya Muhammad Rudi yang juga Datuk Setia Amanah menyampaikan seperti kata pepatah”Takkan Hilang Melayu dibumi” bukan melayu yang hilang tetapi budayanya, oleh karena itu kita sebagai masyarakat kita harus menjaganya” ujar Rudi.

“Mari kita jaga budaya Melayu yang ada sekarang biar anak cucu kita bisa menikmatinya dan Dunia mengenalnya” ujar Rudi dalam sambutannya.

Rudi menambahkan kedepan di belakang Padang akan lebih banyak lagi even kebudayaan sehingga Budaya melayu semakin terjaga sebagai jati diri Batam.

Pada kesempat tersebut Rudi beserta Muspida berkesempatan bermain Gasing

Kegiatan ini juga dimeriahkan dengan  penampilan Dzikir Bermadah Tim Penggerak PKK Kota Batam juga persembahan Tari wan Sendari dari Sanggar Wan Sendari dan Tari Duriangk  satu dan dua pada Parede Tari Kota Batam tahun 2016 tarian  Duriangkang dari sanggar duta Sanggar  wan sendari.

Walikota Batam, Muhammad Rudi, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Batam, Ny. Marlin Agustina Rudi dan rombongan mengunjungi stand bazar kuliner tradisional, Foto – foto Batam Tempo Dulu, peninggalan tempo dulu dan alat – alat permainan tempo dulu.

Masyarakat Belakang Padang juga mempersembahkan permainan tradisional yang mulai jarang kita temui. Seperti permainan congkak, gasing dan engrang.

Dalam kesempatan ini Walikota Batam, Muhammad Rudi juga mencoba untuk memainkan permainan gasing, yang merupakan permainan traditional yang mulai sulit ditemui.

Turut hadir pula Forum FKPD Kota Batam, Kapolsek Belakang Pandang, Kepala Dinas Pariwisata Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, Camat Belakang Padang, Kepala Kantor Agama Kecamatan Belakang Padang, Tokoh Masyarakat Kecamatan Belakang Padang, Alim Ulama, Lembaga Adat Malayu Kecamatan Belakang Padang, SKPD Pemko Batam, Camat se – Kota Batam dan Masyarakat Belakang Padang. (mta)

BP Batam Pastikan SEZ Batam akan Beri Insentif untuk Investor Canada

0
Duta besar Canada untuk Indonesia, Mr. Donald Bobias berbincang dengan Kepala BP Batam, Hatanto Reksodipoetro
Duta besar Canada untuk Indonesia, Mr. Donald Bobias berbincang dengan Kepala BP Batam, Hatanto Reksodipoetro

batampos.co.id – BP Batam Terima Kunjungan Kehormatan Duta Besar Canada untuk Indonesia

Hubungan kerjasama antara Canada dan Indonesia khususnya BP Batam telah berlangsung sejak tahun 2002.

CIDA (Canada International Development Agency) bahkan pernah menempatkan tenaga ahlinya untuk membantu membuat logo BP Batam juga menjadi marketing strategi bagi BP Batam.

Di lain pihak, banyak produk-produk Canada yang telah masuk market Indonesia dan cukup dikenal, mulai dari kosmetik, dan keuangan.

Adapun produk Indonesia ada pasaran Canada antara lain kertas, garmen, sepatu, industri kreatif dan lainnya.

Dengan status FTZ Batam semakin membuat Canada tertarik untuk masuk dan ingin tahu lebih banyak terkhusus dalam bidang software, animasi, human resources, auto parts untuk injection molding dan sebagainya.

Dalam rangka menjajaki kerjasama antara Canada dengan Batam, Indonesia, Duta besar Canada untuk Indonesia, Mr. Donald Bobias didampingi Trade Commissioner Canada, Mrs. Melani, melakukan kunjungan kehormatan kepada Kepala BP Batam, Hatanto Reksodipoetro.

Pertemuan khusus tersebut bertempat di Ruang Rapat Kepala BP Batam, pada Jumat (29/4).

Kunjungan ini merupakan kunjungan pertama ke Batam bagi Mr. Donald, dirinya menyampaikan bahwa kunjungannnya guna mencari tahu lebih jauh apa keuntungan dari berinvestasi di Batam khususnya bagi pengusaha Canada.

Hal utama utama yang ditanyakan adalah kemudahan untuk perijinan investasi, serta prosedur eksport dan import.

Kepala BP Batam menanggapi dengan optimis kunjungan Kedubes Canada kali ini.

Hatanto manyampaikan bahwa perubahan FTZ menjadi SEZ nantinya tidak akan mengurangi insentif apapun yang telah ditawarkan Batam dalam bentuk Free Trade Zone. Sebaliknya, akan diberikan insentif dan kemudahan lebih bagi para investor yang ingin berinvestasi di Batam.

Jaminan kemudahan juga diberikan dengan percepatan perijinan dan sistem berbasis online. Ditambah lagi dukungan pemerintah pusat terhadap percepatan pertumbuhan investasi Batam dalam hal ini berbagai Kementerian yang tergabung dalam Dewan Kawasan, tentu akan memberikan kepastian investor dalam berinvestasi.

“Kalau ada investor yang tertarik kami persilahkan datanglah kepada kami, Karena kami yang mengelola investasi,” terang Hatanto menyambut baik kelanjutan dari kunjungan ini.

Sektor lain yang langsung menjadi perhatian bagi Mr. Donald adalah industry coklat.

Canada mencari perusahaan Indonesia yang bisa mennyuplai bahan cocoa powder.

Batam memiliki beberapa pabrik coklat yang memiliki focus pada penghasil coklat ekspor.

Hatanto beserta jajaran menyambut baik penjajakan dari Dubes Canada ini. Kedua belah pihak bertekad untuk semakin meningkatkan kerjasama antara kedua negara, dan lebih khusus lagi antara Indonesia terkhusus Batam dengan Canada.

Kunjungan ini diterima langsung oleh Kepala BP Batam, Hatanto Reksodipoetro; didampingi Anggota 2/Deputi Bidang Perencanaan dan Pengembangan, Junino Jahja; Direktur Promosi dan Humas, Purnomo Andiantono; Kepala Biro Perencanaan Program dan Litbang, Horman Pudinaung, dan sejumlah pejabat eselon III dan IV di lingkungan BP Batam.

Cabuli Siswi SMP, Juma Dibui 7,5 Tahun

0
Ilustrasi
Ilustrasi

batampos.co.id – Ahmad Juma termasuk pria yang tega. Sebab, ia mencabuli DS, siswi SMP yang masih duduk di bangku SMP hingga kehilangan masa depan. Padahal mereka baru kenal melalui media sosial facebook.

Kemarin, majelis hakim Pengadilan Negeri Batam menjatuhkan hukuman setimpal kepada pria pengangguran ini. Majelis hakim memutuskan Juma bersalah dengan sengaja melakukan tipu muslihat, serangkaian kebohongan serta membujuk anak melakukan persetubuhan.

Yang mana perbuatan itu terjadi pertengahan bulan Desember 2015 lalu. Juma yang kenal dengan DS lewat facebook mengajak dara berusia 15 tahun itu untuk bertemu. Beberapa hari setelah pertemuan, Juma mengajak DS berhubungan badan di Bukit Mentarau Sekupang.

Awalnya korban menolak, namun terdakwa melakukan bujuk rayu hingga korban menyerah. Hal itu diketahui oleh orangtua korban dan langsung melaporkan pria pengangguran ini ke polisi.

“Hal yang memberatkan, terdakwa meresahkan masyarakat, merusak masa depan korban dan membuat malu keluarga korban. Sedangkan hal yang meringankan terdakwa mengakui kesalahan,” ujar hakim July Handayani sebagai pimpinan majelis membacakan surat putusan.

Karena terbukti bersalah, lanjut July, maka terdakwa harus mendapat hukuman setimpal. Sebab terbukti melanggar pasal 81 ayat (2) UU RI No 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas UU RI No 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

“Menjatuhkan hukuman tujuh tahun dan enam bulan penjara. Mewajibkan terdakwa membayar denda Rp 100 juta, dan apabila denda tak dibayar diganti kurungan 4 bulan,” jelas July.

Atas vonis yang lebih ringan satu tahun dari tuntutan jaksa, Juma yang didampingi kuasa hukum Wieta mengaku menerima. Sementara jaksa penuntut umum Immanuel pikir-pikir. (she)

Pendaftar Bintara Khusus Sumber Sarjana Sepi Peminat

0
Kabag Sumda Polresta Barelang, Kompol Helfi Nawazir. Foto: Eggi/ batampos.co.id
Kabag Sumda Polresta Barelang, Kompol Helfi Nawazir. Foto: Eggi/ batampos.co.id

batampos.co.id – Pendaftaran Bintara Khusus Sumber Sarjana tahun 2016 di Polresta Barelang masih sepi peminat. Semenjak pendaftarannya dibuka pada 7 April lalu, hingga Kamis kemarin (28/4) tercatat baru ada satu orang yang sudah menyerahkan berkasnya kepada Panitia penerimaan di Polresta Barelang.

“Pendaftaran bintara khusus sumber sarjana hingga kemarin (Kamis) baru terdaftar satu orang,” ungkap Kabag Sumda Polresta Barelang, Kompol Helfi Nawazir, Jumat (29/4).

Nawazir berharap kepada warga Kota Batam agar segera mendaftar, karena pendaftaran hanya tersisa satu hari lagi (Sabtu 30/4/2016).

“Pendaftaran akan ditutup besok, bagi yang belum mendaftar agar segera mendaftar,” jelasnya.

Ia mengungkapkan, Polresta Barelang sudah melakukan sosialisasi terkait Penerimaan Bintara Khusus Sumber Sarjana ini. Antara lain dengan memasang spanduk di berbagai lokasi, publikasi di media cetak maupun elektronik, maupun sosialisasi oleh Bhabinkamtibmas pada pertemuan-pertemuan di masyarakat.

“Sosialisasi telah kita lakukan sejak jauh-jauh hari. Mulai dari pemasangan spanduk, sosialisasi, hingga publikasi melalu media, dan radio,” katanya.

Helfi Nawazir menjelaskan, pendaftaran Penerimaan Bintara Khusus Sumber Sarjana sudah dibuka secara online sejak 7 April – 30 April 2016 melalui website http://www.penerimaan.polri.go.id.

“Belum tahu penerimaannya berapa orang, kita lihat animonya dulu, nanti baru dikirimkan ke Polda. Nanti Polda yang akan tentukan kuotanya,” jelasnya.

Sementara itu, pendaftaran calon Bintara menjadi yang paling tinggi peminatnya, hingga Kamis (28/4) lalu tercatat ada 468 orang yang telah mendaftarkan dirinya.

“Untuk bintara ini yang paling banyak peminatnya, dari catatan yang kita punya jumlah pendaftarnya saat ini telah mencapai 468 orang,” terangnya.

Helfi Nawazir menjelaskan banyaknya pendaftar tidak lolos di seleksi awal kebanyakan terkait dengan masalah tinggi badan.

“Banyak yang tidak lolos karena masalah tinggi badan. Karena kurang satu mili saja peserta langsung gugur,” jelasnya.

Selain masalah tinggi badan peserta juga diharuskan menyiapkan surat pernyataan belum pernah memiliki anak dan belum menikah. Karena sebelumnya banyak ditemukan anggota polisi yang telah lulus memiliki anak atau sudah menikah.

“Kita tidak akan memberikan toleransi terhadap masalah ini. Jika setelah lolos dan diketahui mempunyai anak, langsung diberikan sanksi pemecatan,” pungkas Helfi Nawazir. (eggi)

Kader Posyandu dan Kader Kelurahan Siaga Terima Honorarium

0
Warga desa Setokok, Barelang, memenuhi Posyandu Anggrek I.  Warga di sana sangat antusias membawa Balitanya untuk mendapatkan pelayanan di Posyandu tersebut. Foto: Immanuel Sebayang/ Batam Pos
Warga desa Setokok, Barelang, memenuhi Posyandu Anggrek I. Warga di sana sangat antusias membawa Balitanya untuk mendapatkan pelayanan di Posyandu tersebut. Foto: Immanuel Sebayang/ Batam Pos

batampos.co.id – Pemerintah Kota (Pemko) Batam menyerahkan secara simbolis bantuan honorarium kepada kader posyandu dan kader kelurahan siaga se Kota Batam untuk tahun 2016 di Sekolah Harapan Utama, Batamcentre, kemarin (28/4).

Bantuan yang diberikan sebesar Rp 150 ribu perbulan selama setahun yang dipotong dengan Pajak Penghasilan Final (PPh Final) sebesar 6 persen dan tahap awal ini dicairkan untuk tiga bulan. Dana ini akan disalurkan kepada 3.150 kader posyandu yang berasal dari 450 posyandu se Kota Batam dan 128 kader kelurahan siaga dari 64 kelurahan se Kota Batam.

Dinas yang bertanggung jawab mengelola anggaran honorarium ini adalah Dinas PMP-UKM Kota Batam yang mengambil alih tugas ini dari Dinas Kesehatan Kota Batam.

“Pergantian ini berkat temuan dari Badan Pemeriksa Keuangan yang menyakan secara aspek kelembagaan dan pembinaan, PMP-UKM yang lebih tepat, karena berhubungan dengan pemberdayaan masyarakat dalam hal ini kader posyandu dan kader kelurahan siaga,” jelas Kepala Dinas PMP-UKM Kota Batam, Febrialin.

Penyerahan bantuan honorarium ini dilakukan secara online lewat pembuatan rekening Bank Riau Kepri agar Pemko Batam bisa mengawasi penyalurannya secara seksama.

Di tempat yang sama, Walikota Batam, Rudi mengatakan kader posyandu sangat berjasa bagi pembangunan masyarakat Batam. “Tugas kader posyandu ini membantu masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan yang maksimal,” katanya.

Contohnya adalah membantu proses persalinan. Dalam sudut pandang orang nomor satu Batam ini, anak-anak yang dilahirkan sekarang bukan hanya harus sehat, tapi juga harus pintar.

“Selama tiga tahun usia anak sejak kelahiran adalah masa pembentukan otaknya sehingga tugas kader posyandu adalah membantu fasilitasi gizi yang cukup untuk tumbuh kembangnya,” ujarnya lagi.

Rudi mengingatkan kepada dinas terkait agar kader yang menerima honor hanya mereka yang terdata di SK Lurah. Dan kader diminta melengkapi berkas berupa fotokopi KTP.

Kepada kader, Rudi berpesan agar tidak memotong honor di awal. Jika mau ada sumbangan untuk rekan yang lain, supaya dilakukan setelah pencairan.

“Ini semuanya guna menghindari masalah hukum,” kata Rudi. (leo)

DPRD Tuding Siemens Batam Ilegal

0
Anggota Komisi III DPRD Kota Batam, Muhammad Jefri Simanjuntak. Foto: Yashinta/ batampos.co.id
Anggota Komisi III DPRD Kota Batam, Muhammad Jefri Simanjuntak. Foto: Yashinta/ batampos.co.id

batampos.co.id – Komisi III DPRD Kota Batam menuding PT Siemens Batam yang berada di Kawasan Batuampar, ilegal. Perusahan tersebut tak mengantongi izin pendirian usaha, izin lingkungan, tempat pembuangan limbah, hingga UKL dan UPL. “Izinnya yang dipergunakan milik perusahaan lain,” kata anggota Komisi III DPRD Kota Batam Muhammad Jefri Simanjuntak, Kamis (28/4).

Bahkan tempat pembuangan sementara (TPS) limbah terpaksa disegel oleh Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Badan Pengendalian Dampak Lingkungan Daerah (Bapedalda) Kota Batam. Karena keberadaannya tidak sesuai dengan peruntukannya.

Jefri menyampaikan, aktifitas yang dilakukan mengatasnamakan PT Siemens. Atribut pegawai hingga gedung kantor mengunakan merek Siemens. “Namun perusahan tak bisa menunjukan keabsahannya,” ungkap Jefri.

Communications Manager PT Siemens Indonesia, Julieta Glasmacher mengatakan, saat ini pihak Siemens sedang berdiskusi bersama perwakilan dari Eugoss, perusahaan yang berbasis di Singapura. “Guna mencari solusi,” katanya.

Hal tersebut diharapkannya dapat saling menguntungkan atas persoalan kontrak pekerjaan yang melibatkan kedua belah pihak. “Kami semua berupaya untuk dapat mencapai kesamaan pandangan yang mencerminkan kepentingan bagi seluruh pemangku kepentingan dan karyawan di proyek terkait,” ungkapnya.

Aksi demo di Kawasan Industri Batu Ampar, Batam, Senin tanggal 18 April 2016 lalu lanjutnya terjadi sebagai akibat dari sengketa dalam pelaksanaan proyek antara Siemens dan Eugoss, selaku kontraktor proyek.

Tindak lanjut dari diskusi yang tengah berjalan akan diwartakan segera setelah kesamaan pemahaman atas permasalahan dan solusi bersama berhasil dicapai.

Dalam beroperasi dan melakukan kegiatan usahanya, Siemens tambah Julieta berkomitmen untuk selalu mematuhi peraturan dan sistem hukum yang berlaku di Indonesia. (hgt)

Baca juga:

Dua Bulan Tak Gajian, Ratusan Pekerja Menuntut Haknya ke PT Siemens

Atasi Macet, Dinas PU Buat Jalur Alternatif Bagi Warga Bukit Kemuning

0
Jalan Bukit Kemuning yang rusak akibat longsor. Foto: Dalil Harahap/ Batam Pos
Jalan Bukit Kemuning yang rusak akibat longsor. Foto: Dalil Harahap/ Batam Pos

batampos.co.id -Semenjak musibah longsor yang terjadi beberapa waktu yang lalu, arus lalu lintas di Jalan S Parman menuju Tanjung Piayu menjadi macet, apalagi pada waktu jam kerja maupun pulang kerja.

“Macetnya antara jam 6 sampai jam 7 pagi, terusnya kalau sore mulai jam 5 sampai 7 malam,” ujar Dina salah satu warga Bidaayu, Kamis (28/4)

Dina juga mengatakan tidak hanya macet, di jalan tersebut kerap terjadi kecelakaan, “Semenjak longsor, karena gak ada jalan lain, kendaraan kan banyak lalu lalang di sini, banyak juga terjadi kecelakaan,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Batam, Yumasnur mengatakan saat ini jalan menuju Bukit Kemuning memang belum diperbaiki, alasannya anggaran perbaikan begitu besar. Untuk itu, Dinas PU Kota Batam pun hanya bisa membuat jalur alternatif yang berada di Komplek Bidaayu.

“Saat ini jalan alternatifnya masih dalam proses pengerjaan, dan belum diaspal,” katanya kepada koran Batam Pos (grup batampos.co.id).

Sedangkan saat disinggung banyaknya jalan berlobang di komplek Bidaayu dan kerap banjir saat musim hujan, Yumanur mengaku semuanya butuh waktu. “Kita pasti akan perbaiki, tapi bertahap, tidak semua jalan diperbaiki sekaligus,” katanya.

Sementara untuk upaya penanganan banjir, pihak mereka sudah pernah berkoordinasi dengan pemerintah pusat, terkait dengan anggaran pembuatan drainase. “Dulu pernah mau bangun drainase, tapi masih terkendala dengan bangunan di daerah sana,” pungkasnya. (cr19)

Baca juga:

Jalan Bukit Kemuning Terputus, S Parman Kerap Macet

Longsor Susulan, Jalan ke Bukit Kemuning Ditutup

Korban Longsor Bukit Kemuning Batam Masih Butuh Bantuan

Sudah 44 Rumah Rusak Akibat Longsor

Longsor Susulan Kembali Rusak Rumah, Warga Perumahan Nusa Indah Pilih Pindah

Longsor Bukit Kemuning Rusak 21 Rumah, Jalan Putus

Khawatir Longsor Susulan Lagi, Warga Pilih Mengungsi

Rasa Jadi Humas PLN Batam saat Listrik Padam

0

batampos.co.id – Bagaimana ya rasanya jadi Humas PLN Batam, apalagi saat listrik padam. Bagaimana tetangganya melihat dia?