Kamis, 16 April 2026
Beranda blog Halaman 14143

Di Batam, Oknum Polisi Tembak Kekasih Hati

0
ilustrasi
ilustrasi

batampos.co.id –  Oknum polisi menembak orang dekatnya kembali terjadi. Kali ini oknum polisi yang bertugas di Batam.

Ya, dia oknum polisi berinisial Ys. Dia menembak kekasihnya, MS, 23, di Komplek Ruko Penuin Blok Y Nomor 9, Lubukbaja, Batam, Kepri, pada Jumat (1/4/2016).

Sebelum menembak kekasihnya itu, kedua pasangan sejoli ini terlibat pertengkaran. Penyebab pertengkaran polisi berpangkat brigadir itu dengan sang kekasih masih dalam penyelidikan.

Saksi di lapangan menyebutkan ada pertengakaran antara keduanya.

“Kejadiannya itu malam, sekitar pukul 22.40. Rs ini mendatangi korban di kamar kosnya,” kata sumber koran Batam Pos di Polresta Barelang, Sabtu (2/4/2016).

Ia menyebutkan Brigadir Ys ternyata memiliki kunci duplikat kamar kos MS, dan membuka pintu kamar kos tersebut. Ss pada saat itu sedang tidur terlelap. Tak mengetahui ada orang yang telah memasuki kosnya.

“Tak berapa lama terdengar suara orang sedang berantem, mungkin ketika MS terbangun melihat ada Ys di kamarnya,” ungkapnya.

Kemudian, kata sumber, setelah ribut-ribut, MS mencoba untuk keluar dari kamarnya, namun dicegat oleh Ys dan mengancam pelaku.

“Kalau aku keluar, kau yang mati atau aku yang mati,” ujar sumber itu menirukan perkataan pelaku.

Namun MS, tetap memberontak ingin keluar. Tapi pelaku lebih kuat dan menarik tangan korban, sehingga korban terjatuh di kasur. Entah apa sebab, pelaku menodongkan senjata ke arah korban. Sehingga korban menutup mukanya dengan bantal.

Melihat hal ini, pelaku melepaskan tembakan ke arah kepala korban. Namun tembakan tersebut mengenai tangan kanan korban, menembus di sela antara jari korban. Akibatnya, korban dilarikan ke RS Harapan Bunda.

“Korban di rumah sakit sekarang, sedangkan pelaku diamankan oleh Polda Kepri,” kata salah satu sumber koran Batam Pos di kepolisian.

Adapun barang bukti yang diamankan pihak kepolisian yakni satu pucuk pistol dan amunisi. (ska/ray/jpnn)

Sesosok Mayat Ditemukan di Kawasan Golden Land

0

mayat

batampos.co.id – Salah seorang mayat laki-laki bernama Anwar Bapa Lego (24), ditemukan oleh temannya Pascal di kawasan Golden Land, Batam Centre Sabtu (2/4) sekira pukul 01.30 WIB.

Saat ditemukan, Pascal menuturkan terdapat luka tusuk di bagian leher Anwar. Korban sempat dibawa Pascal ke Rumah Sakit AwalBros untuk mendapat pertolongan. Namun nahas, nyawa korban tidak bisa tertolong.

Jenazah Anwar lalu dibawa ke kamar jenazah RSOB Sekupang untuk dilakukan otopsi. Namun pihak keluarga menolak untuk dilakukan otopsi.

“Tidak usah pakai otopsi, kami langsung bawa pulang saja ke kampung,” kata salah seorang keluarga korban.

Korban sendiri rencananya akan dibawa pulang ke kampung halamannya di Adonara Provinsi Nusa Tenggara Timur. (egi)

Wow, Marga Nababan se-Indonesia Gelar Rakernas di Batam

0

nababanseindonesia

batampos.co.id – Mantap, Marga Nababan se-Indonesia menggelar Rapat Kerja Nasional I Parsadaan Borsak Mangatasi Nababab Boru Bere (PBMNBB) di Batam, Sabtu (2/4/2016).

Ketua Umum PBMNBB Anthon Nababan mengatakan bahwa saat ini Indonesia memasuki pasar bebas masyarakat Ekonomi Asean (MEA).

“Saat ini, Vietnam sudah mulai belajar bahasa Indonesia. Dan kita, marga Nababan, tidak boleh hanya berdiam diri saja,” kata Anthon.

Maka dari itu, Ia meminta kepada seluruh marga Nababan untuk mulai berubah. “Karakter dan mental kita harus dirubah. Kita tidak boleh lagi hanya duduk dan diam. Kita harus terus bergerak,” pinta pria yang juga anggota DPR RI.

Rakernas ini semakin istimewa karena dihadiri tokoh Nababan dunia, Dr.SAE Nababan mantan Ephorus HKBP sebagai pembicara utama.

Dr.SAE Nababan, mengaku gembira dengan rakernas ini. “Yang paling susah adalah mengumpulkan orang Batak. Tapi ketua kita Anthon ini, berhasil mengumpulkan kita marga Nababan dari seluruh penjuru Indonesia,” kata SAE.

Melalui rakernas ini, Ia juga sepakat dengan Anthon agar anak-anak Nababan meningkatkan kemampuannya. “Selain kemampuan, kredibilitas, dan dapat dipercaya. Hal inilah yang harus dimiliki anak-anak kita nanti,” kata SAE.

Sebab, kedepan, sambungnya, orang-orang yang dapat dipercaya akan terus dicari. “Saya memuji PBMNBB ini. Karena dari organisasi ini kita mulai belajar terbuka. Itu kunci dari orang yang dapat dipercaya,” tegasnya.

Sebelumnya, ketua panitia Rynaldi Nababan mengatakan bahwa pemilihan Batam sebagai tempat rakernas karena dekat dengan Singapura dan Malaysia. “Agar kita bisa melihat dan belajar langsung dari negara tetangga kesiapan mereka menghadapi MEA. Kami berharap semangat itu bisa ditiru kita marga-marga Nababan,” harapnya.

Rakernas pertama ini dihadiri para pengurus Nababan dari seluruh Pulau Sumatera, Kalimantan, Jawa dan Sulawesi. Dalam rakernas ini, para pengurus berencana menyusun rencana kerja Nababan kedepannya. (*)

Menteri Anies Cari Siswa Batam yang Terancam Tak Ikut UN karena Tak Mampu Bayar SPP

0
Anies Baswedan
Anies Baswedan

batampos.co.id – Khairani, siswi SMK Muhammadiyah Batam yang terancam tak bisa ikut UN karena dilarang pihak sekolah, kini dicari Menteri Pendidikan Anies Baswedan. Sang Menteri mencarinya karena tergerak hatinya untuk membantu Khairani melunasi tunggakan pembayaran SPP.

Anies Baswedan mengetahui kisah Khairani setelah membaca berita dari Batam Pos (batampos.co.id). Sebelumnya diberitakan Khairani terancam tak bisa ikut UN yang akan dimulai pekan depan karena pelajar yatim piatu itu masih menunggak pembayaran SPP.

Selain menunggak sumbangan penyelenggaraan pendidikan (SPP), Khairani juga belum membayar biaya pemantapan UN. Sehingga total tunggakan yang harus dibayar senilai Rp 4 juta. Jika tunggakan itu tak dilunasi, maka Khairani tak diizinkan ikut UN di sekolahnya.

“Sekolah memperbolehkan ikut UN asal ada kepastian kapan tunggakan itu dibayar,” kata Khairani, Jumat (1/4).

Bersama neneknya Siti Aisyah, 78, pelajar jurusan Teknik Komunikasi Jaringan (TKJ) ini sebenarnya sudah berupaya keras untuk melunasi tunggakan itu. Keduanya sudah pontang-panting mencari pinjaman. Tekat Khairani cuma satu, ia harus ikut UN tahun ini. Namun sayang, mereka hanya mampu mengumpulkan uang sebesar Rp 500 ribu dari pinjam sana-sini.(uma)

Hanoi Unesco Travel Club akan Jual Wisata Batam di Vietnam

0
Rombongan Hanoi Unesco Travel Club yang terdiri dari pimpinan agen travel di Vietnam saat Fam Trip di Batam. foto:istimewa
Rombongan Hanoi Unesco Travel Club yang terdiri dari pimpinan agen travel di Vietnam saat Fam Trip di Batam. foto:istimewa

batampos.co.id – Hanoi Unesco Travel Club bekerjasama dengan Vietnam Airlines melakukan Fam Trip di Batam selama dua hari, Jumat dan Sabtu (1-2 April). Ini pertamakalinya rombongan agen travel dari Vietnam melakukan penjajakan di Batam sebagai salah satu tujuan wisata bagi Vietnam.

President Director Kurnia Djaja Wisata Tour and Travel, Simon Budi, yang membawa delegasi dari Vietnam ini mengatakan inilah kesempatan untuk mempromosikan pariwisata Batam bagi agen tour dan travel dari Vietnam. Terutama objek wisata di Batam, hotel, resort dan lapangan golf. “Mereka mengunjungi beberapa tempat di Batam, terutama resort dan lapangan golf,” ujar Simon Budi, kemarin.

Delegasi dari Vietnam tersebut tiba di Batam Centre Jumat pagi (1/4). Mereka langsung mendatangi spot-spot wisata untuk mengambil foto seperti Engku Putri, Masjid Raya Batam, dan Bukit Clara dengan Welcome Batam signboard. Mereka juga mencicipi kuliner Batam, utamanya seafood, di Restoran Golden Prawn Batam.

Mai Tien Dzung, Honorary Chairman Hanoi Unesco Travel Club mengatakan Batam cocok untuk dipasarkan di Vietnam karena cuaca dan makanannya sesuai dengan selera orang Vietnam. “Harga makanannya masuk akal. Lebih murah dibanding makanan di Malaysia. Orang Batam juga mengesankan, mereka selalu tersenyum,” katanya usai santap siang di restoran Golden Prawn.

Setelah itu mereka melanjutkan inspeksi ke sejumlah hotel, di antaranya Planet Holiday Hotel dan Allium Hotel. Dari city tour, mereka menikmati suasana yang tenang di Nongsa Point Marina and Resort. Di sana mereka bermalam.

Untuk hari kedua, rombongan Fam Trip dari Vietnam ini mengunjungi lapangan golp Palm Spring dan Sukajadi Golf. Selanjutnya, saat makan siang, mereka akan bersantap di Bandung Resto. Selain menjajaki untuk membawa turis Vietnam, mereka juga menjajaki untuk membawa rombongan yang ingin melaksanakan MICE di Batam.

“Memang tidak ada penerbangan langsung dari Vietnam, tapi kunjungan ke Batam bisa digabungkan dengan wisata ke Malaysia dan Singapura,” Mai Tien Dzung. (uma)

Executive Screening di KPJ Pasir Gudang hanya RM 559.20

0

kpjpasbatampos.co.id – Hospital Pakar KPJ Pasir Gudang (KPJ PGSH) tawarkan potongan harga 20 persen paket pemeriksaan kesehatan dalam gelaran Batam Medica Expo 2016 ke VI dari 31 Maret hingga 3 April.

Pegawai Pemasaran KPJ PGSH, En Mohd Erman Saniran mengatakan potongan harga paket pemeriksaan tersebut yakni Executive Screening baik untuk pria maupun wanita.

“Harganya RM 559.20 dari harga asli RM 699,” katanya.

Lanjut dia, Executive Screening meliputi konsultasi dokter spesialis termasuk laporan medis, X-Ray dada, Elektrokardiogram (ECG), tekanan darah, USG Abodemen, penanda kanker serta saluran air kencing.

“Kami menyambut baik wisatawan yang di bawah naungan BAtam Medica Expo 2016, sehingga mengetahui lebih lanjut pariwisata medis oleh Hospital Pakar KPJ Pasir Gudang,” tambahnya.

Menurutnya KPJ PGSH akan meneyediakan fasilitas transportasi gratis untuk pelanggan dari Batam yang akan ke Johor Bahru melalui dua terminal yakni Pasir Gudang Pasengger Terminal dan The Zone Ferry Terminal Stulang Laut.

Dengan adanya paket yang ditawarkan tersebut, pihaknya berharap industri pariwisata kesehatan dapat berkembang pesat.

“Ada konsultasi gratis oleh dokter spesialis juga, yaitu dr Che’ Wan Aminud-din Hashim. dia ahli dalam hal asma , bronkoskopi terapeutik srta sub-spesialis pernapasan,” pungkasnya. (cr13)

Pak Walikota, Pemilik Kios Liar Tetap Membandel Nih . . .

0
Deretan kios liar yang berada di Simpang Kara, Batam Kota. Ketua Tim Terpadu Penertiban Kota Batam, Syuzairi menyatakan telah memberikan batas waktu (deadline) bagi kios-kios liar di Batam untuk menertibkan sendiri bangunannya sampai 30 Maret mendatang. Foto: Reza Herdiyanto/ Untuk Batam Pos
Deretan kios liar yang berada di Simpang Kara, Batam Kota. Ketua Tim Terpadu Penertiban Kota Batam, Syuzairi menyatakan telah memberikan batas waktu (deadline) bagi kios-kios liar di Batam untuk menertibkan sendiri bangunannya sampai 30 Maret tapi mereka masih saja bandel.
Foto: Reza Herdiyanto/ Untuk Batam Pos

batampos.co.id – Pemerintah Kota Batam melalui Sat Pol PP Batam akan segera membongkar kios liar. Namun Surat Peringatan (SP) Bongkar yang dilayangkan seakan tak diindahkan pemilik dan penyewa kios liar. Hari pertama berlakunya SP Bongkar, Jumat (1/4), aktivitas di kios liar masih saja ada. Pedagang masih membandel. Salah satu titik kios liar yang telah mendapat SP Bongkar adalah kios liar Pasir Putih, Batamcenter.

“Belum ada informasi dari pengurus,” kata salah satu penyewa kios liar Pasir Putih yang tak mau namanya disebutkan.

Sementara tahapan surat peringatan (SP) sudah dikeluarkan, dari SP I, II, III hingga SP bongkar. Surat ini mendesak pemilik kios liar untuk membongkar sendiri kiosnya, sebelum diratakan oleh tim terpadu. Penertiban kios itu nantinya merupakan peringatan keras untuk kios lain.

SP Bongkar akan berlaku selama empat hari dimulai Jumat. Setelah itu Satpol PP, TNI dan Polri akan turun menertibkan.

Kasatpol PP, Hendri beberapa waktu lalu mengatakan penertiban kios liar Pasir Putih direncanakan sekitar Senin (4/4), Selasa (5/4), atau Rabu (6/4).

Hendri tegas mengatakan janji tim terpadu akan ditepati. Kios liar yang sudah mendapat SP 3 dan SP Bongkar akan ditertibkan.

”Kami tidak main-main, kami akan tertibkan. Pelan-pelan kami lakukan secara bertahap,” katanya.

Menurut Hendri, penataan kota tetap akan dilakukan. Semua kios liar akan ditertibkan. Setelah dari Pasir Putih kemungkinan akan bergerak ke titik lain kawasan Batamcenter.

”Memang kalau tidak ditertibkan semua akan ada kecemburuan sosial. Makanya semua kita tertibkan. Tetapi bertahap,” katanya. (bpos)

SMA 3 Batam Siap Laksanakan UN Online

0
ilustrasi
ilustrasi

batampos.co.id – Pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat akan melaksanakan ujian nasional (UN), Senin (4/4) nanti. Para siswa diharapkan sudah tiba di sekolah 15 menit sebelum UN dilaksanakan, sehingga bisa fokus mengerjakan soal-soal ujian.

”Jangan datang terlambat. Para siswa sudah berada di sekolah 15 menit sebelum pelaksanaan ujian,” kata Wakil Kepala SMA Negeri 3 Batam Bidang Kurikulum, Sugiyarto kepada Batam Pos kemarin.

Selain itu, Sugiyarto juga meminta kepada seluruh siswa-siswinya yang akan melaksanakan ujian nasional dapat menjaga kesehatan dan stamina, sehingga bisa tetap fokus dalam mengerjakan soal-soal mata pelajaran yang diujikan.

Dia menyebutkan, SMA Negeri 3 Batam salah satu yang akan melaksanakan UN secara online. Dia optimis, UN online yang berlangsung selama lima hari, yakni tanggal 4, 5, 6, 7, 11, dan 12 April itu, anak-anak didiknya bisa meraih hasil optimal. Sebab pihak sekolah telah merancang dan mempersiapkan jauh-jauh hari untuk pelaksanaan UN online ini.

Masih kata Sugiyarto, fasilitas laboratorium baik itu jaringan internet, komputer, listrik, dan penunjang lainnya telah dipersiapkan secara matang. Dengan harapan, dapat meminimalisir terjadinya hal-hal yang tak diinginkan selama UN online.

Nantinya, sambungnya, UN online akan berlangsug tiga shift. Dimana shift pertama dilaksanakan pukul 07.30-09.30 WIB. Lalu shift kedua mulai pukul 10.30-12.30 WIB, dan shift terakhir dari pukul 14.00 WIB sampai 16.00 WIB.

Untuk jadwal UN online, Senin (4/3) mata pelajaran yang diujikan Bahasa Indonesia. Selasa (5/3) Kimia untuk jurusan IPA, Geografi untuk jurusan IPS, dan Sastra untuk jurusan Bahasa.

Sedangkan Rabu (5/3) mata pelajaran yang diujikan adalah Matematika. Selanjutnya, Kamis (6/3) Biologi untuk jurusan IPA, Sosiologi untuk IPS, dan Antropologi untuk jurusan Bahasa.

UN online akan dilanjutkan kembali pada Senin (11/3) dengan mata ujian Fisika bagi jurusan IPA, Ekonomi untuk jurusan IPS, dan bahasa asing untuk jurusan Bahasa. Dia menambahkan, di SMA Negeri 3 ada sebanyak 298 siswa yang akan mengikuti UN online. ”Sesi pertama untuk jurusan IPA, kedua IPS, dan sesi terakhir untuk jurusan bahasa,” ungkapnya. (ska)

Pemko Batam Limpahkan Pengelolaan Sampah ke Kecamatan

0
Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad menyerahkan mobil dan motor pengangkut sampah di sela-sela acara penyerahan kewenangan pengelolaan sampah dari DKP ke kecamatan di Dataran Engku Putri, Batamcenter, Jumat (1/4)
Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad menyerahkan mobil dan motor pengangkut sampah di sela-sela acara penyerahan kewenangan pengelolaan sampah dari DKP ke kecamatan di Dataran Engku Putri, Batamcenter, Jumat (1/4)

batampos.co.id – Pemerintah Kota (Pemko) Batam telah menyerahkan sebagian kewenangannya dalam pengelolaan sampah kepada perangkat Kecamatan se-Kota Batam, Jumat (1/4). Dengan begitu, permasalahan sampah diharapkan bisa ditangani dengan baik, sehingga masyarakat tak perlu lagi mengeluh adanya tumpukan sampah di rumahnya yang tak diangkut berminggu-minggu.

”Seiring dengan perkembangan Batam dari segi komersil maupun pemukiman, maka jumlah sampah bertambah semakin banyak, sehingga kami melimpahkan kewenangan pengelolaan sampah ke kecamatan agar bisa layani masyarakat dengan optimal,” kata Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Batam, Suleman Nababan, di Dataran Engku Putri, Batamcenter, kemarin.

DKP Kota Batam mengakui pihaknya tidak bisa menangani pengelolaan sampah secara optimal karena ketersediaan sarana yang terbatas. Pelimpahan kewenangan pengelolaan sampah ke kecamatan dianggap sebagai cara yang efektif mengatasi persoalan ini.

”Pihak kecamatan yang tahu daerahnya masing-masing. Selain itu, hal ini dilakukan untuk menegakkan penyelenggaraan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 11 Tahun 2013 tentang pengelolaan sampah, dimana disebutkan dua kali sehari sampah akan diangkut,” tambahnya.

Suleman juga mengungkapkan selama ini salah satu faktor penyebab terkendalanya pengelolaan sampah di Batam karena pembahasan APBD yang terlambat, sehingga armada DKP mengalami kendala baik dalam hal teknis maupun keuangan.

Nantinya, pihak kecamatan akan mengutip sampah dari perumahan-perumahan dan fasilitas umum untuk dibawa ke tempat pembuangan sementara (TPS). Dan dari TPS, DKP akan mengangkut sampah menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Punggur.

Personel yang ditempatkan di kecamatan untuk mengangkut sampah adalah satuan petugas (satgas) dari DKP dan jumlahnya akan disesuaikan dengan luas kecamatan dan jumlah sampahnya. Sementara biaya operasionalnya tetap dari DKP. ”Targetnya tahun 2017 program ini mampu meningkatkan pelayanan sampah diatas 80 persen,” janji Suleman.

Di tempat yang sama, Wakil Wali Kota (Wawako) Batam, Amsakar Achmad mengatakan program ini ingin memberdayakan perangkat kecamatan yang sangat paham mengenai permasalahan sampah di daerahnya.

”Perlu optimalisasi mengenai permasalahan ini, dan Perda yang mengaturnya akan segera digesa menjadi Perwako,” ujarnya. (leo)

Kasus Hotel BCC Terus Bergulir, Conti Gugat Sejumlah Orang

0
Conti Ch
Conti Ch

batampos.co.id – Direktur Utama PT Bangun Mega Semesta, Conti Ch menggugat perdata sejumlah pihak secara Perdata di Pengadilan Negeri Batam. Hingga pekan ini sudah empat kali digelar sidang.

Mereka yang digugat adalah Tjipta Fudjiarta, Rikardo Fujiarta, Jenny, Jauhari, Toh York Yee Winsto sebagai komisaris dan direktur maupun mantan direktur ‘ilegal’ PT BMS. Juga notaris Anly Cenggana, notaris Syaifudin dan empat mantan pemilik saham PT BMS Wie Menf, Hasan, Andreas Sie dan Sutriswi.

Conti menuturkan, pokok perkara Perdata itu Conti adalah pemilik saham dan pendiri sekaligus pengurus PT BMS sejak awal berdiri tahun 2007 lalu. Ia bersama dengan rekan bisnisnya (pemilik saham) mendirikan PT BMS dan menjadi Dirut perusahaan tersebut.

Perusahaan itu awalnya dioperasikan dengan dana pribadi masing-masing pengurus (direksi dan para pemegang lembar saham) tapi pada 1 Juni 2010 PT BMS mengajukan kredit ke Bank Panin sebesar Rp82,6 M.

Dalam pelaksanaan pembangunan hingga 70 persen dana tersebut hanya terpakai Rp69 M. Tapi karena masih belum rampung maka masih butuh tambahan dana tapi karena beda pendapat, Conti akhirnya mengambil alih seluruh saham milik tiga pemilik saham diatas melalui RUPS Luar Biasa PT BMS yang dituangkan dalam akta notaris nomor 89.

Sekitar 2011, Conti dan istrinya ke Medan menemui tergugat Tjipta Fudjiarta dengan maksud meminjam uang sebanyak Rp30M. Proyek BCC terus dilanjutkan, Tjipta yang niat awalnya ingin membantu menjual unit-unit apartemen BCC meminta Conti untuk dibuatkan Surat Keterangan Komisaris.

Berjalannya waktu Tjipta datangi Conti dengan maksud ingin membeli saham PT BMS. Terjadi negosiasi. Conti buka harga sesuai harga appraisal sebesar Rp182,1 M dalam kondisi pembangunan masih 70 persen. Disepakati secara lisan antar keduanya untuk seluruh aset PT BMS sebesar Rp120M.

Tjipta menyuruh Conti untuk buatkan legalitas serupa jual beli saham dengan alasan untuk hindari pembayaran pajak dua kali dan tergugat berjanji uang pembayarannya tetap dibayarkan. Sebagai penjual yang beritikad baik kemudian para turut tergugat dipanggil untuk menggelar RUPSLB. Semuanya berjalan lancar.

Tapi Tjipta tiba-tiba beli saham milik pemegang saham lainnya yakni Wie Meng, Hasan dan Sutriswi. Padahal saham ketiganya sudah tak ada lagi karena pernah dijual seluruhnya kepada Conti.

Berdasar hal ini Tjipta langsung menguasai PT BMS. Conti didepak dari managemen. Tapi ia tidak tahu bahwasannya ada akta notaris nomor 99 bahwa semua saham milik tiga rekan Conti itu telah ditake over ke penggugat.

Tjipta karena merasa telah memiliki PT BMS, ia akhirnya membuat sejumlah akta notaris jual beli saham dari pemegang saham yang awalnya jadi rekan bisnis Conti. Conti pun didepak dari perusahaan. Tak terima, ia melawan dan menggugat para tergugat diatas yang mana sidangnya masih berlanjut hingga saat ini.

Sidang terakhir dilakukan pada Kamis (31/3/2015) lalu dengan genda pemeriksaan saksi ahli. Conti Ch menghadirkan Dekan Fakultas Hukum Universitas Tarumanegara Jakara, DR. Gunawan Djajaputra, SH. SS. MH. (spt)