
batampos– Sebuah rumah milik warga di Pulau Lipan, Desa Penuba, Kecamatan Selayar, Kabupaten Lingga, roboh akibat tertimpa pohon mangga yang lapuk. Dalam insiden ini tidak ada korban jiwa, namun satu keluarga yang menghuni rumah tersebut harus diungsikan.
Rumah tersebut diketahui milik Yuda (34), seorang nelayan yang tinggal bersama istri dan seorang anaknya.
“Benar, sebuah rumah warga di Pulau Lipan RT 003/RW 001 roboh akibat tertimpa pohon mangga yang dahannya sudah lapuk,” kata Kepala BPBD Lingga Oktanius Wirsal saat dikonfirmasi pada Selasa (17/6).
BACA JUGA: Batu Miring di Puncak Indah Pinang Longsor Nyaris Timpa Rumah Warga
Setibanya di lokasi, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD bersama masyarakat setempat langsung melakukan pengecekan dan mendata korban. Beruntung, penghuni rumah selamat dan saat ini telah diungsikan ke rumah orang tua mereka yang berada di desa yang sama.
“Seluruh bagian rumah mengalami kerusakan berat. Saat ini keluarga korban sudah kami evakuasi dan kami sedang berkoordinasi dengan pihak desa untuk tindak lanjut,” ujarnya.
Penyebab utama robohnya rumah diduga karena pohon mangga di sekitar rumah sudah lapuk dan tidak kuat menahan beban dahan. Saat cuaca cukup berangin, pohon tersebut tumbang dan menghantam rumah.
Upaya tanggap darurat telah dilakukan BPBD Lingga, termasuk koordinasi dengan pihak desa dan pendataan korban. Warga sekitar juga turut membantu proses evakuasi dan pembersihan reruntuhan.
“Ini adalah bentuk kesiapsiagaan kita dalam merespons cepat kejadian bencana di wilayah kepulauan. Meski lokasi cukup jauh dan akses terbatas, tim tetap bergerak cepat,” ungkapnya.
BPBD Lingga mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap kondisi pohon-pohon besar di sekitar rumah, terutama saat cuaca ekstrem.
“Bagi warga yang tinggal dekat pohon besar dan tua, kami imbau agar rutin memeriksa kondisi pohon dan memangkas dahan-dahan yang membahayakan,” katanya, mengakhiri. (*)
Reporter: Vatawari
Artikel Pohon Mangga Roboh dan Timpa Rumah Warga Desa Panuba pertama kali tampil pada Kepri.









