Senin, 6 April 2026
Beranda blog Halaman 144

Sudah Rutin Olahraga dan Jaga Makan Tetapi Berat Badan Stagnan, Simak 5 Penyebabnya

0
Menurunkan berat badan.

batampos – Penurunan berat badan ideal seringkali menjadi target banyak orang. Namun, meskipun sudah makan sehat dan rutin berolahraga, timbangan kerap tak kunjung bergerak turun.

Sains ternyata punya penjelasan yang tak banyak disadari tentang mengapa berat badan sulit turun.

Banyak orang mengira bahwa turunnya berat badan hanya soal defisit kalori, lebih sedikit kalori masuk daripada keluar.

Secara teori, konsep ini memang benar. Jika tubuh membakar lebih banyak energi dibandingkan yang dikonsumsi, maka berat badan akan turun.

Namun dalam praktiknya, tubuh manusia tidak bekerja seperti kalkulator sederhana. Tubuh memiliki sistem pertahanan alami.

Ketika asupan kalori berkurang drastis atau aktivitas fisik meningkat tajam, tubuh bisa menganggap kondisi tersebut sebagai ancaman kekurangan energi.

Akibatnya, metabolisme melambat untuk menghemat energi, rasa lapar meningkat, dan tubuh cenderung menyimpan lemak sebagai cadangan. Inilah yang sering membuat diet terasa stagnan meski sudah berusaha keras.

Selain itu, berat badan juga dipengaruhi oleh hormon, kualitas tidur, tingkat stres, komposisi tubuh, hingga faktor genetik.

Dua orang yang menjalani pola makan dan olahraga yang sama belum tentu mendapatkan hasil identik, karena respons metabolisme masing-masing berbeda.

Melansir dari laman YourTango pada Jumat (6/3), menyebutkan lima alasan mengapa berat badan susah turun meski usaha sudah maksimal.

1.Stres kronis meningkatkan hormon kortisol

Stres berkepanjangan dapat meningkatkan produksi hormon kortisol. Hormon ini berperan dalam respons tubuh terhadap tekanan.

Kadarnya hormon kortisol yang terlalu tinggi, dapat memicu peningkatan nafsu makan dan penyimpanan lemak, terutama di area perut.

Penelitian menunjukkan bahwa kadar kortisol yang tinggi berkaitan dengan peningkatan risiko obesitas dan gangguan metabolisme.

Dalam kondisi stres kronis, tubuh cenderung mempertahankan cadangan energi sebagai mekanisme bertahan hidup, sehingga berat badan lebih sulit turun.

2.Kurang tidur mengganggu hormon nafsu makan

Tidur bukan hanya soal istirahat, tetapi juga berpengaruh pada keseimbangan hormon pada tubuh.

Kurang tidur dapat meningkatkan hormon ghrelin atau pemicu rasa lapar dan menurunkan hormon leptin atau pemberi sinyal kenyang.

Penelitian dalam jurnal annals of internal medicine, menyebutkan bahwa pembatasan tidur dapat mempengaruhi komposisi penurunan berat badan dan mengurangi pembakaran lemak.

berat badan turun, persentase lemak yang hilang bisa lebih sedikit jika waktu tidur tidak cukup.

3.Sensitivitas atau intoleransi makanan

Beberapa orang mungkin memiliki sensitivitas terhadap makanan tertentu seperti gluten atau produk susu tanpa menyadarinya.

Respons tubuh terhadap makanan yang tidak cocok dapat memicu peradangan ringan, gangguan pencernaan, serta ketidakseimbangan metabolik.

Peradangan kronis tingkat rendah diketahui berkaitan dengan kesulitan menurunkan berat badan.

Mengidentifikasi pola makan melalui food diary atau uji eliminasi dapat membantu mengetahui apakah ada makanan yang memperlambat proses diet.

4.Asupan kalori tersembunyi dari kebiasaan makan

Sering kali seseorang merasa sudah makan sehat saat waktu makan utama, tetapi lupa memperhitungkan camilan kecil di sela-sela aktivitas.

Minuman manis, kopi dengan tambahan gula, atau snack ringan bisa menyumbang kalori ekstra yang signifikan.

Tanpa disadari, kelebihan kalori kecil yang terjadi setiap hari dapat menggagalkan defisit kalori yang dibutuhkan untuk menurunkan berat badan.

Mencatat asupan makanan harian bisa menjadi cara efektif untuk mengevaluasi pola makan.

5.Olahraga berlebihan tanpa istirahat cukup

Berolahraga secara rutin memang penting, tetapi latihan yang terlalu intens tanpa pemulihan yang cukup justru dapat meningkatkan stres fisik. Kondisi ini kembali memicu produksi kortisol yang tinggi.

Kombinasi latihan kekuatan, kardio secukupnya, serta hari istirahat dapat membantu tubuh membakar lemak lebih efektif dibandingkan olahraga berlebihan setiap hari.

Berat badan yang susah turun bukan semata-mata karena kurang disiplin atau kurang usaha. Faktor hormon, kualitas tidur, stres, pola makan tersembunyi, hingga pola olahraga dapat mempengaruhi hasil diet secara signifikan.(*)

Artikel Sudah Rutin Olahraga dan Jaga Makan Tetapi Berat Badan Stagnan, Simak 5 Penyebabnya pertama kali tampil pada Lifestyle.

Iran Murka Kapal Perangnya Ditenggelamkan AS, Selat Hormuz Memanas

0
Kapal perang Iran IRIS Dena saat berlabuh di Rio de Janeiro, pada Februari 2023. Kapal tersebut ditenggelamkan oleh kapal selam AS di Samudera Hindia. F. Ricardo Moraes/Reuters

batampos – Ketegangan geopolitik antara Iran dan Amerika Serikat kembali memanas setelah kapal perang Iran, IRIS Dena, dilaporkan tenggelam akibat torpedo yang diduga ditembakkan dari kapal selam militer AS di Samudera Hindia, dekat perairan selatan Sri Lanka.

Insiden tersebut memicu reaksi keras dari Teheran dan berpotensi memperluas konflik kawasan yang juga melibatkan Israel. Pemerintah Iran memperingatkan akan adanya balasan atas serangan tersebut.

Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, mengecam keras tindakan militer Amerika dan menyebutnya sebagai aksi brutal di laut lepas.

Baca Juga: Iran Resmi Pilih Mojtaba Khamenei sebagai Pemimpin Tertinggi Baru

“Amerika Serikat telah melakukan kekejaman di laut, sekitar 2.000 mil dari pantai Iran,” kata Araghchi pada Kamis (5/3) waktu setempat.

Ia memperingatkan Washington bahwa serangan tersebut akan membawa konsekuensi serius.

“Catat kata-kata saya: Amerika Serikat akan sangat menyesali preseden yang telah mereka buat,” tegasnya.

Araghchi menjelaskan fregat IRIS Dena saat itu merupakan “tamu Angkatan Laut India” setelah mengikuti latihan militer di Teluk Benggala. Kapal tersebut membawa sekitar 130 pelaut saat diserang di perairan internasional.

Baca Juga: Dampak Konflik Israel-AS vs Iran: Aktivitas Umrah dan Haji Tertekan

Puluhan Pelaut Tewas

Menurut pejabat Sri Lanka, lebih dari 80 pelaut Iran dilaporkan tewas dalam insiden tersebut. Sementara lebih dari 30 orang dirawat di rumah sakit dan sejumlah awak kapal lainnya masih dinyatakan hilang.

Operasi pencarian dan penyelamatan masih berlangsung di wilayah laut selatan Sri Lanka.

Menteri Kesehatan Sri Lanka, Nalinda Jayatissa, menyebut sebuah kapal Iran lain kini berada di dekat perairan teritorial negara tersebut.

“Kami melakukan langkah-langkah yang diperlukan untuk mengatasi situasi ini, membatasi ancaman terhadap nyawa, dan memastikan keamanan kawasan,” ujarnya dalam sidang parlemen.

Pentagon Sebut Operasi “Kematian Sunyi”

Di Washington, pejabat militer AS menyebut operasi tersebut sebagai demonstrasi kekuatan militer global Amerika.

Baca Juga: Petinggi Golkar Minta Pemerintah Bersikap Tegas Soal Konflik AS–Israel dengan Iran

Menteri Pertahanan AS, Pete Hegseth, mengatakan kapal perang Iran itu tenggelam setelah terkena torpedo dari kapal selam Amerika.

“Sebuah kapal perang Iran yang mengira aman di perairan internasional diserang kapal selam Amerika,” ujarnya kepada wartawan di Pentagon.

“Alih-alih aman, kapal itu tenggelam oleh torpedo. Kematian yang sunyi.”

Ketua Kepala Staf Gabungan AS, Dan Caine, menyebut operasi tersebut sebagai bukti jangkauan militer Amerika di seluruh dunia.

Ia mengatakan serangan itu menjadi pertama kalinya torpedo AS menenggelamkan kapal sejak Perang Dunia II.

Ketegangan Menyebar ke Jalur Minyak Dunia

Setelah insiden tersebut, Iran dilaporkan meningkatkan aksi balasan. Pasukan Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) mengklaim telah menyerang kapal tanker minyak milik Amerika di Teluk Persia bagian utara.

Teheran juga memperingatkan kapal tanker milik Amerika, Israel, dan negara-negara Eropa yang melintas di jalur strategis Selat Hormuz berisiko menjadi target serangan.

Selat sempit yang menghubungkan Teluk Persia dengan Teluk Oman tersebut merupakan jalur vital yang dilalui sekitar seperlima pasokan minyak dunia.

Akibat meningkatnya ancaman keamanan, sejumlah kapal tanker dilaporkan menghentikan pelayaran di kawasan tersebut.

Baca Juga: Menlu AS Akui Serangan ke Iran karena Israel

Dampaknya mulai terasa secara global: harga minyak dan gas melonjak, biaya pengiriman meningkat tajam, dan sejumlah perusahaan asuransi menghentikan perlindungan risiko perang.

Ketegangan ini terjadi setelah operasi militer AS dan Israel terhadap Iran beberapa waktu lalu yang disebut menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei.

Sejak saat itu, Iran meningkatkan serangan balasan terhadap berbagai target, termasuk infrastruktur energi dan kapal tanker di kawasan Teluk.

Pengamat menilai situasi tersebut berpotensi berkembang menjadi konflik regional yang lebih luas jika tidak segera mereda. (*)

Artikel Iran Murka Kapal Perangnya Ditenggelamkan AS, Selat Hormuz Memanas pertama kali tampil pada News.

Mobil MBG Tabrak Sepeda Motor di Bintan, Satu Pengendara Terluka

0
Mobil MBG dari salah satu SPPG terekam CCTV saat menabrak sepeda motor di Jalan Nusantara Kilometer (Km) 20, Kecamatan Bintan Timur, pada Kamis (5/3/2026). F. Istimewa

batampos – Kecelakaan lalu lintas melibatkan mobil program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan sepeda motor terjadi di Jalan Nusantara Km 20, Kecamatan Bintan Timur, Kamis (5/3/2026) pagi. Akibat insiden tersebut, satu pengendara motor mengalami luka-luka.

Rekaman CCTV yang beredar di media sosial memperlihatkan mobil box MBG menabrak pengendara sepeda motor yang hendak menyeberang jalan.

Kasi Humas Polres Bintan, AKP HP Bako, membenarkan kejadian tersebut. Peristiwa terjadi sekitar pukul 09.15 WIB di Jalan Nusantara Km 20.

Baca Juga: Traffic Light Simpang Busung Bintan Kerap Mati, Pengendara Khawatir Kecelakaan

Menurut Bako, Unit Gakkum Satlantas Polres Bintan telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengetahui kronologi kecelakaan.

Berdasarkan hasil olah TKP sementara, mobil MBG jenis Suzuki Carry bernomor polisi BP 8357 TY melaju dari arah Km 18 menuju Km 20. Pada saat bersamaan, sepeda motor Honda Beat bernomor polisi BP 2981 BQ keluar dari Gang Jintan menuju Jalan Nusantara Km 20.

Diduga pengendara sepeda motor tidak memperhatikan kondisi arus lalu lintas saat memasuki jalan utama sehingga terjadi tabrakan dengan mobil box MBG tersebut.

Akibat kecelakaan itu, pengendara motor bernama Abelia Rahman mengalami sejumlah luka dan langsung dilarikan ke RSUD Bintan untuk mendapatkan perawatan medis.

“Korban mengalami luka lecet di kaki kiri dan kanan, luka robek di kepala serta di bibir. Saat ini masih menjalani pemeriksaan rontgen,” ujar Bako.

Baca Juga: Bagikan Takjil di Toapaya, Kapolres Bintan Ingatkan Warga Utamakan Keselamatan Berkendara

Sementara itu, pengemudi mobil MBG tidak mengalami luka dalam kejadian tersebut.

Polisi telah mengamankan kedua kendaraan yang terlibat kecelakaan. Kerugian materiil diperkirakan sekitar Rp 1 juta.

Saat ini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan tersebut. (*)

Artikel Mobil MBG Tabrak Sepeda Motor di Bintan, Satu Pengendara Terluka pertama kali tampil pada Kepri.

Hammok Teken Kontrak dengan Sargent House, Siap Rilis Album Baru

0
Band punk-noise rock asal Norwegia ini merilis single “The Scene” sebagai pembuka album terbaru When Does This Place Become Our Scene. Sumber gambar: x.com/ChrisRyanNYC.

batampos – Band punk dan noise rock Hammok resmi menandatangani kontrak dengan label rekaman independen Sargent House sekaligus mengumumkan perilisan album terbaru mereka yang dijadwalkan rilis pada 5 Juni 2026.

Album tersebut berjudul When Does This Place Become Our Scene dan akan menjadi rilisan kedua dari band asal Norwegia itu. Pengumuman album disertai peluncuran single utama berjudul The Scene yang juga dirilis bersama video musik.

Single tersebut menggambarkan arah musikal album terbaru Hammok yang masih mengusung perpaduan punk, noise rock, dan post-hardcore. Lagu ini lahir dari pengalaman band tersebut saat menjalani tur di sejumlah kota di Eropa.

Melalui lagu tersebut, Hammok merefleksikan dinamika komunitas musik lokal serta hubungan mereka dengan para penggemar baru yang ditemui selama tur berlangsung.

Album When Does This Place Become Our Scene akan berisi 12 lagu, di antaranya “The Scene”, “Semi Automatic Machines”, “CND”, “Thirst”, serta lagu penutup “When the Kids Are Too Old”.

Album ini juga menandai eksplorasi tema yang lebih luas dari Hammok, termasuk soal identitas, hubungan sosial, hingga perasaan kesendirian di tengah perkembangan media sosial.

Hammok memulai debut resmi mereka pada 2022 lewat EP Jumping/Dancing/Fighting. Band ini kemudian merilis album penuh pertama berjudul Look How Long Lasting Everything Is Moving Forward for Once pada 2024.

Grup musik tersebut terdiri dari Tobias Osland (vokal dan gitar), Ferdinand Aasheim (drum), serta Ole Benjamin Thomassen (bass).

Album terbaru ini diproduksi secara mandiri oleh para personel Hammok. Melalui proyek tersebut, mereka ingin menegaskan visi kreatif band sekaligus memperluas jangkauan musik mereka di bawah label Sargent House yang dikenal menaungi berbagai musisi rock alternatif. (*)

Artikel Hammok Teken Kontrak dengan Sargent House, Siap Rilis Album Baru pertama kali tampil pada Lifestyle.

Traffic Light Simpang Busung Bintan Kerap Mati, Pengendara Khawatir Kecelakaan

0
Kondisi traffic light di Simpang Busung, Tanjunguban, Bintan, terlihat tidak menyala, Kamis (5/3). Pengguna jalan mengeluhkan lampu lalu lintas yang sering mati karena dinilai membahayakan. F. Slamet Nofasusanto/Batam Pos.

batampos – Sejumlah pengguna jalan yang melintas di Simpang Busung, Tanjunguban, Kabupaten Bintan, mengeluhkan kondisi traffic light yang sering tidak berfungsi.

Lampu lalu lintas di persimpangan yang berada dekat Rumah Sakit Jiwa dan Ketergantungan Obat (RSJKO) Engku Haji Daud (EHD) Provinsi Kepulauan Riau itu disebut kerap mati sehingga membuat pengendara harus lebih berhati-hati saat melintas.

Yani, salah satu pengguna jalan, mengatakan kondisi traffic light yang sering mati membuat arus lalu lintas di simpang tersebut menjadi tidak teratur.

“Traffic light di sini sering mati, jadi kami harus lebih waspada saat melintas,” kata Yani, Kamis (5/3/2026).

Ia berharap pihak terkait segera melakukan perbaikan agar keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan dapat terjamin.

Keluhan serupa juga disampaikan pengguna jalan lainnya, Anto. Menurutnya, ketika lampu lalu lintas tidak berfungsi, pengendara harus saling mengalah agar tidak terjadi kecelakaan.

“Kalau lampunya mati, kami harus ekstra hati-hati dan sabar saat melintas,” ujarnya.

Kondisi tersebut juga dikhawatirkan dapat meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas di persimpangan yang cukup ramai dilalui kendaraan itu.

Menanggapi keluhan tersebut, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bintan, M Insan Amin, mengakui bahwa traffic light di Simpang Busung memang sudah berusia lama sehingga sering mengalami gangguan.

“Iya, sering mati karena peralatannya sudah tua,” kata Insan.

Menurutnya, Dinas Perhubungan Bintan sebenarnya telah beberapa kali mengusulkan pengadaan traffic light baru di sejumlah titik, termasuk di Simpang Busung. Namun usulan tersebut belum disetujui karena kebijakan efisiensi anggaran.

“Kita sudah ajukan ke BPTD dan Kantor Bupati, tapi belum disetujui karena efisiensi,” ujarnya.

Insan menjelaskan, pihaknya mengusulkan pengadaan delapan unit traffic light baru dengan konsep awal yang mendukung sistem tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE).

“Total ada delapan titik yang kami ajukan, dengan model cikal bakal ETLE. Anggarannya sekitar Rp1 miliar,” jelasnya.

Sementara untuk mengatasi gangguan yang terjadi saat ini, Dishub Bintan akan meminta teknisi segera melakukan perbaikan agar lampu lalu lintas di Simpang Busung kembali berfungsi normal.

“Kita akan minta teknisi segera memperbaikinya,” kata Insan. (*)

Artikel Traffic Light Simpang Busung Bintan Kerap Mati, Pengendara Khawatir Kecelakaan pertama kali tampil pada Kepri.

Pemkab Karimun Siapkan Rp32 Miliar Bayar THR ASN dan PPPK

0
Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten Karimun, Djunaidy. F. Sandi Pramosinto/Batam Pos.

batampos – Pemerintah Kabupaten Karimun memastikan Tunjangan Hari Raya (THR) Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 untuk aparatur sipil negara (ASN) dan pegawai non-ASN akan segera dibayarkan. Untuk pembayaran tersebut, pemerintah daerah menyiapkan anggaran sekitar Rp32 miliar.

Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten Karimun, Djunaidy, mengatakan anggaran THR telah dialokasikan dalam APBD 2026. Dana tersebut diperuntukkan bagi ASN serta pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK), baik penuh waktu maupun paruh waktu.

“Untuk pembayaran THR ASN dan non-ASN seperti PPPK penuh waktu dan PPPK paruh waktu sudah dianggarkan dalam APBD 2026. Total kebutuhan anggaran mencapai sekitar Rp32 miliar,” ujar Djunaidy saat dikonfirmasi, Kamis (6/3).

Ia menjelaskan, seluruh anggaran THR tersebut bersumber dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Karimun. Dengan kemampuan keuangan daerah yang ada, pemerintah memastikan pembayaran THR tetap dapat dilakukan sesuai ketentuan.

Menurut Djunaidy, besaran THR yang diterima pegawai setara dengan satu bulan gaji. Ketentuan ini berlaku bagi ASN maupun PPPK yang bekerja di lingkungan Pemkab Karimun.

“Sesuai aturan, THR diberikan sebesar satu bulan gaji. Termasuk juga bagi PPPK penuh waktu dan paruh waktu. Alhamdulillah daerah masih mampu menutup kebutuhan tersebut dari PAD,” katanya.

Ia menambahkan, berdasarkan hasil rapat internal pemerintah daerah, pembayaran THR direncanakan mulai dilakukan pada pekan depan.

Djunaidy pun meminta seluruh pegawai untuk bersabar karena proses administrasi tengah disiapkan agar penyaluran dapat berjalan lancar.

“Insyaallah minggu depan sudah mulai dibayarkan. Kami berharap THR ini bisa dimanfaatkan dengan baik untuk kebutuhan Ramadan dan Idul Fitri,” ujarnya. (*)

Artikel Pemkab Karimun Siapkan Rp32 Miliar Bayar THR ASN dan PPPK pertama kali tampil pada Kepri.

BRK Syariah Salurkan Bantuan Operasional untuk 144 Rumah Ibadah di Anambas saat Ramadan

0
Kepala Bank Riau Kepri Syariah Cabang Anambas, Idham Khalid menyerahkan secara simbolis bantuan operasional rumah ibadah kepada Bupati Kepulauan Anambas, Aneng di Anambas, Kamis (5/3). F. Ihsan Imaduddin/Batam Pos.

batampos – Bank Riau Kepri Syariah menyalurkan bantuan dana operasional sebesar Rp118 juta untuk mendukung kegiatan ibadah di 144 rumah ibadah di Kabupaten Kepulauan Anambas selama bulan Ramadan 1447 Hijriah.

Bantuan tersebut diberikan kepada 92 masjid dan 52 surau yang tersebar di berbagai kecamatan di wilayah Kepulauan Anambas. Dana tersebut diharapkan dapat membantu kebutuhan operasional rumah ibadah selama Ramadan.

Kepala Bank Riau Kepri Syariah Cabang Anambas, Idham Khalid mengatakan bantuan itu diperuntukkan bagi berbagai kebutuhan operasional rumah ibadah, seperti kegiatan ibadah, penyediaan konsumsi berbuka puasa hingga kegiatan keagamaan lainnya.

Menurutnya, selama Ramadan aktivitas keagamaan di masjid dan surau meningkat cukup signifikan sehingga membutuhkan dukungan dari berbagai pihak.

“Dana yang kami salurkan sebesar Rp118 juta ini diperuntukkan bagi 92 masjid dan 52 surau yang ada di Anambas. Bantuan ini kami harapkan dapat membantu operasional rumah ibadah selama bulan Ramadan,” ujar Idham, Kamis (5/3).

Ia menegaskan bahwa lembaga perbankan tidak hanya berfokus pada layanan keuangan, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial untuk mendukung kehidupan masyarakat, termasuk kegiatan keagamaan.

Sebagai bank berbasis syariah, kata dia, pihaknya merasa memiliki tanggung jawab moral untuk mendukung aktivitas ibadah masyarakat, terutama pada bulan suci Ramadan.

“Rumah ibadah memiliki peran penting dalam membina kehidupan spiritual masyarakat. Karena itu kami merasa terpanggil untuk memberikan dukungan agar aktivitas ibadah selama Ramadan dapat berjalan dengan baik,” tambahnya.

Sementara itu, Bupati Kepulauan Anambas, Aneng menyampaikan apresiasi atas kepedulian BRK Syariah terhadap rumah ibadah di wilayahnya.

Menurutnya, bantuan tersebut sangat berarti bagi masyarakat dalam menciptakan suasana ibadah yang nyaman selama Ramadan, terutama saat aktivitas keagamaan semakin meningkat menjelang akhir bulan suci.

“Kami sangat mengapresiasi BRK Syariah yang telah membantu masjid dan surau di Anambas. Pemerintah daerah tentu ingin masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan nyaman,” kata Aneng.

Ia berharap sinergi antara pemerintah daerah, lembaga perbankan, dan masyarakat dapat terus terjalin untuk mendukung berbagai kegiatan keagamaan di Kabupaten Kepulauan Anambas. (*)

Artikel BRK Syariah Salurkan Bantuan Operasional untuk 144 Rumah Ibadah di Anambas saat Ramadan pertama kali tampil pada Kepri.

Rekonstruksi Pembunuhan Mutilasi Istri di Tanjungpinang, Nasrun Peragakan 59 Adegan

0
Tersangka Nasrun memperagakan adegan saat memukul korban dalam rekonstruksi kasus pembunuhan disertai mutilasi terhadap istrinya di Perumahan Bintan Permata Indah, Tanjungpinang, Kamis (5/3). F. Mohamad Ismail/Batam Pos.

batampos – Polisi menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan disertai mutilasi terhadap seorang perempuan bernama Hersalena (60) di Kota Tanjungpinang, Kamis (5/3). Tersangka Nasrun (67), yang merupakan residivis, memperagakan langsung rangkaian peristiwa saat menghabisi nyawa istrinya tersebut.

Rekonstruksi dilakukan di dua lokasi berbeda, yakni di Perumahan Bintan Permata Indah sebagai tempat kejadian pembunuhan serta di sebuah lahan kosong di kawasan Kampung Bulang, lokasi pembuangan bagian tubuh korban.

Puluhan warga dan keluarga korban turut menyaksikan jalannya rekonstruksi. Aparat kepolisian bersenjata laras panjang juga tampak berjaga di sekitar lokasi untuk mengamankan proses reka ulang agar tidak terjadi gangguan.

Kasatreskrim Polresta Tanjungpinang AKP Wamilik Mabel mengatakan, dalam rekonstruksi tersebut tersangka memperagakan total 59 adegan.

“Pembunuhan terjadi pada adegan ke delapan sampai ke-12. Pelaku mengambil kayu bulat di teras rumah lalu memukul bagian belakang kepala korban hingga meninggal dunia,” ujar Wamilik.

Setelah memastikan korban tewas, tersangka kemudian memperagakan adegan memutilasi tubuh korban menggunakan pisau besar. Bagian tubuh korban kemudian dimasukkan ke dalam karung sebelum dibuang di lokasi berbeda.

Selain itu, tersangka juga memperagakan upaya membersihkan lokasi kejadian, termasuk mencuci lantai rumah dan sepeda motor yang terkena bercak darah korban.

Dalam rekonstruksi tersebut, pelaku juga memperagakan adegan mengancam anaknya menggunakan kayu agar tidak berteriak setelah mengetahui ibunya dibunuh.

“Setelah itu anaknya tetap berteriak. Pelaku kemudian melarikan diri ke Kabupaten Bintan. Di rumah itu ada sekitar 40 adegan, sisanya dilakukan di Kampung Bulang,” jelasnya.

Dari hasil penyelidikan polisi, Nasrun dan korban diketahui kerap terlibat pertengkaran sejak tersangka keluar dari penjara. Bahkan, pelaku diduga sudah memiliki niat menghabisi nyawa korban.

“Pelaku sempat melihat galian di Kampung Bulang dan berencana jika terjadi cekcok lagi, korban akan dibunuh dan tubuhnya dibuang di sana,” kata Wamilik.

Dalam kasus ini, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya kayu bulat, talenan, kain, karung, serta sebilah parang yang diduga digunakan untuk memutilasi korban.

Nasrun dijerat dengan Pasal 459 juncto Pasal 458 ayat (1) dan (2) juncto Pasal 23 KUHP Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang pembunuhan berencana, dengan ancaman hukuman pidana mati atau penjara seumur hidup. (*)

Artikel Rekonstruksi Pembunuhan Mutilasi Istri di Tanjungpinang, Nasrun Peragakan 59 Adegan pertama kali tampil pada Kepri.

Jaksa Usut Dugaan Korupsi BBM Operasional Disperkim Tanjungpinang Rp600 Juta

0
Kajari Tanjungpinang, Rachmad Surya Lubis, menyampaikan perkembangan penanganan dugaan kasus korupsi biaya operasional BBM di Dinas Perkim Tanjungpinang, Kamis (5/3). F. Mohamad Ismail/Batam Pos.

batampos – Kejaksaan Negeri Tanjungpinang tengah mengusut dugaan tindak pidana korupsi penggunaan biaya operasional bahan bakar minyak (BBM) pada Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Tanjungpinang untuk tahun anggaran 2023–2024. Nilai anggaran yang diduga bermasalah diperkirakan mencapai Rp600 juta.

Kepala Kejaksaan Negeri Tanjungpinang, Rachmad Surya Lubis, mengatakan penanganan perkara tersebut kini telah naik dari tahap penyelidikan ke penyidikan.

“Sudah ada sembilan saksi yang diperiksa. Kasus ini sudah naik dari penyelidikan ke penyidikan,” kata Rachmad, Kamis (5/3/2026).

Saksi yang telah dimintai keterangan terdiri dari sejumlah pegawai dinas terkait serta pihak penyedia BBM.

Dari hasil penyidikan sementara, penyidik menemukan indikasi penghabisan anggaran operasional BBM tahun 2023 sebelum batas waktu penggunaan anggaran. Setelah itu, pihak dinas diduga menggunakan anggaran APBD tahun 2024 untuk membayar sisa tagihan BBM pada tahun sebelumnya.

Tak hanya itu, bukti penggunaan BBM operasional juga diduga tidak didukung catatan resmi yang sah. Penyidik bahkan menemukan indikasi penggunaan nota pembelian BBM fiktif.

“Kemudian SPJ-nya tidak sesuai. Biaya tahun 2023 juga dibebankan pada tahun 2024,” jelasnya.

Penyidik juga menemukan fakta adanya kendaraan operasional dinas yang tercatat melakukan pengisian BBM hingga empat kali dalam satu hari.

Selain itu, sejumlah staf di dinas tersebut diduga ikut membantu penyedia BBM dalam menyiapkan nota pembelian sebagai bukti transaksi operasional.

Dalam proses penyidikan, tim penyidik turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa bundel nota pembelian BBM hingga dokumen pertanggungjawaban (SPJ).

Saat ini, penyidik masih melakukan pendalaman terhadap perkara tersebut sembari menunggu hasil perhitungan kerugian negara sebelum menetapkan tersangka.

“Untuk saat ini kita masih melakukan pendalaman, sambil menunggu hasil perhitungan kerugian negara dan penetapan tersangka,” pungkas Rachmad. (*)

Artikel Jaksa Usut Dugaan Korupsi BBM Operasional Disperkim Tanjungpinang Rp600 Juta pertama kali tampil pada Kepri.

Dishub Catat 2.362 Penumpang Masuk Lingga Hingga Hari ke-13 Ramadan

0
Kepala Dishub Lingga Hendry Efrizal. F. Vatawari/Batam Pos.

batampos – Arus kedatangan penumpang ke Kabupaten Lingga mulai meningkat meski hari raya Lebaran masih dua pekan lagi. Hingga hari ke-13 Ramadan 2026, tercatat sebanyak 2.362 orang telah tiba di wilayah tersebut melalui jalur transportasi laut.

Ribuan penumpang tersebut merupakan warga Lingga yang bekerja maupun menempuh pendidikan di luar daerah dan memilih pulang lebih awal untuk merayakan hari raya bersama keluarga.

Kepala Dinas Perhubungan Lingga, Hendri Efrizal, mengatakan hingga saat ini belum terjadi lonjakan penumpang yang signifikan. Namun, dibandingkan tahun lalu, jumlah kedatangan penumpang pada periode yang sama mengalami sedikit peningkatan.

“Kami terus melakukan pemantauan serta pengamanan di setiap pelabuhan agar masyarakat merasa aman dan nyaman saat beraktivitas,” ujar Hendri, Kamis (5/3).

Ia menjelaskan, total 2.362 penumpang tersebut merupakan data kedatangan kapal ferry yang bersandar di Pelabuhan Jagoh dan Pelabuhan Sungai Tenam.

Jumlah tersebut belum termasuk penumpang yang menggunakan layanan kapal Ro-Ro ferry transport.

Menurut Hendri, peningkatan jumlah penumpang biasanya mulai terasa pada H-5 Lebaran. Hal ini seiring dengan dimulainya masa libur sekolah dan perkantoran menjelang Idul Fitri.

Sebagian besar penumpang yang datang berasal dari Batam dan Tanjungpinang, melalui Pelabuhan Sri Bintan Pura serta Pelabuhan Telaga Punggur.

“Penumpang terbanyak berasal dari Batam. Biasanya warga Lingga yang bekerja di luar daerah terbang ke Batam terlebih dahulu, lalu melanjutkan perjalanan ke Lingga menggunakan kapal ferry,” jelasnya.

Pihak Dishub Lingga memastikan akan terus memantau perkembangan arus kedatangan penumpang serta menyiapkan pengamanan di pelabuhan guna memastikan perjalanan masyarakat menuju kampung halaman berlangsung lancar. (*)

Artikel Dishub Catat 2.362 Penumpang Masuk Lingga Hingga Hari ke-13 Ramadan pertama kali tampil pada Kepri.